Come Back, Daddy — Prologue

A Present by Pampin Honnor

“Ayah … apa ayah sedang marahan dengan ibu? Kenapa ayah tidak pernah pulang ke rumah? Aku rindu ayah … ibu juga rindu padamu, ayah.”

Oh Sehun dan istrinya sebenarnya masih saling menyayangi dan mencintai. Tetapi karena sebuah alasan Oh Sehun harus meninggalkan istri dan anaknya, untuk sementara waktu atau ….

 

Come Back, Daddy

 

With Oh Sehun, Ahriana Cho (OC/ YOU)

Family-life, Hurt, Marriage-life, Romance

Rated by General in Chaptered Length

Reading list : [Prologue] – Now

☆|||■■■|||■■■|||■■■|||☆

Tangannya yang kecil dan kurus mengusap lembut lembar demi lembar foto yang menempel di album foto, yang ada di atas pangkuannya. Di setiap sentuhan itu tersirat kesakitan, kekecewaan, kemarahan dan kerinduan yang sangat mendalam.

 

“Pembohong,” jerit Ahriana Cho tertahan oleh tangisannya sendiri saat mata dan jemarinya menunjuk di titik yang sama, foto seorang pria yang sedang tersenyum bahagia. “Pria sialan,” umpatnya sekali lagi lebih pelan. Dengan tergesa ia menutup album foto itu dengan kasar dan menghempaskannya ke lantai dekat tempat tidurnya.

 

Itulah yang selalu dilakukan Ahriana di setiap malamnya sebelum tidur, melihat foto-foto lamanya, mengenang setiap momen manis yang ada di dalamnya dan berujung kemarahan, dengan membanting album tidak bersalah itu. Lalu keesokan paginya, ia akan memungut kembali, seolah merasa bersalah telah membuangnya dan diletakkannya lagi album itu di atas ranjang, ranjang yang dulunya sempat ditiduri Ahriana bersama suaminya.

 

■ ■ ■ ■ ■

 

“Aku sangat mencintaimu, Sehun,” ungkap seorang perempuan lemah dengan suaranya yang pelan terhalang dada bidang Oh Sehun yang sedang memeluknya erat di atas tempat tidur.

 

“Aku juga mencintaimu, tidurlah.”

 

Sehun berbohong. Ia tidak mencintai perempuan yang ada di pelukannya itu. Melainkan mencintai perempuan lain yang sedang tidur sendirian, kesepian di atas ranjangnya, tanpa dirinya.

 

“Kau tidak akan pergi dariku kan?”

 

Sehun tersenyum samar di kegelapan dan berkata lembut penuh nada ragu, “Aku tidak akan … meninggalkanmu.”

 

 

 

–Bersambung.

 

 

Hai hai hai ada yang rindu padaku? /kagak-_-/ Oh ya, mau ngucapin ini dulu ah, Minal aidzin wal faidzin ya, mohon maaf lahir dan batin. Selamat lebaran.

 

Sabar menunggu chapter 1 ya. Mungkin entah di chapter berapa aku bakal nge PW tiba-tiba. Jadi kalian harus siap-siap, oke?

 

Salam hangat terdahsyat dari pacar Taeyong

 

Pampin Honnor

 

 

91 tanggapan untuk “Come Back, Daddy — Prologue”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s