KAJIMA [AFTERWORD] — IRISH

irish-kajima-5

Kajima

Copyright © 2015 – 2016 IRISH, all rights reserved

  1. 10. 02 ~ 2016. 07. 03

Story`s Progress

 TeaserChapter 1Chapter 2Chapter 3Chapter 4Chapter 5Chapter 6Chapter 7 – Chapter 8Chapter 9Chapter 10Chapter 11Chapter 12 – Chapter 13Chapter 14Chapter 15  –  Chapter 16  – Chapter 17Final Part TeaserChapter 18 Bonus Story

Kalau ada seseorang yang mengatakan, makhluk bukan manusia itu ADA. Bagaimana reaksi KALIAN?

Yang lebih penting, seperti apa bayangan kalian tentang MEREKA?

Serba sempurna? Atau mengerikan? Atau kalian TETAP akan percaya pada apa yang kalian percayai?

Sebenarnya, konsep ADA ini yang jadi konsep utama Kajima.

Apa kalian jadi berpikir VPGN dan A-VG itu bener-bener ada?

Konsepnya, saat kalian membaca fantasy, mau gak mau kalian harus percaya apapun yang ada di karya fantasy itu ril dan nyata.

Termasuk soal VPGN, dan A-VG.

Jangan bilang kalo ada yang mencoba nyari beneran di search engine tentang mereka?

Penjelasan serupa prolog di atas agak-agak bikin aku ngakak sebenernya. Kenapa? Tentu aja karena VPGN sama A-VG ini gak ada. LOLOL. Tapi sejujurnya aja, konsep Kajima ini aku dapetin karena konsep ‘ADA’ yang kujelasin di atas.

Bener gak sih makhluk kayak mereka ini ada di dunia? Aku pengen percaya kalau ada, sih. Tapi ngeri juga, karena sisi kemanusiaan aku ini menolak keberadaan mereka, tapi pengen gitu kalo mereka beneran ada.

Ngerti gak perumpamaanku?

Seperti kelakuanku biasanya, aku bukan seorang author yang memilih untuk publish fanfiksi yang belum jelas alur dan endingnya. Afterword ini mungkin sudah pernah aku buat di fanfiksiku sebelumnya yang udah rampung, Irresistible Love. Di sana, aku jelasin kalau Irresistible Love ini rampung kukerjain di bulan Mei 2015.

Kajima ini lebih ekstrim loh. LOLOL.

Percaya gak percaya, Kajima ini karya aku saat aku masih jadi mahasiswa unyu-unyu—semester muda—di perguruan tinggi. Ta-da! Kajima ini aku selesai beta pertama kali itu bulan Agustus tahun 2013. Lumutan sekaleh.

Pembaca pertamanya sudah jelas si voldy yang seiring berjalannya waktu akhirnya pensiun jadi beta-readerku, HUHU. Dan sekali lagi, berkat protesan si voldy, aku berhasil merombak Kajima di tengah-tengah. (walaupun di endingnya sama aja, luHANI BANI SWITI tetep mati. HIKS. Padahal aku Luhan-Injung shipper!).

Berhubung di cerita Kajima ini aku masih anak polos yang percaya pada EXO OT-12 dan kekuatan supranatural mereka, aku gak tega mau menghilangkan konsep OT-12 maupun kekuatan supranatural itu, kawan.

Dan saat aku selesai dengan 18 chapter Kajima, aku lagi-lagi mikir, ini Kajima kalau digabungin bisa jadi berapa ratus page, berapa jam usaha aku mengetik, berapa hari aku habisin buat mengetik ulang dan merapikan tiap katanya meskipun mungkin ceritanya ABNORMAL.

Kembali, aku gak memaksa pihak manapun untuk membaca afterword ini, tapi berhubung di beberapa post sebelumnya aku sudah pamer-pamer soal sebuah teaser dari fanfiksi yang berhubungan sama Kajima, jadi gak afdol ya kalau kalian gak baca afterword-nya.

Afterword Contains:

1 – Prologue

2 – VPGN and A-VG concept

3 – Complicated Life-Love story

4 – ‘SOUL’ and ‘SIXTH SENSE’ concept

5 – ‘KAJIMA’ real meaning

6 – Epilogue

PROLOGUE

Aku cinta prologue. Aku cinta bercuap-cuap. Aku cinta ngoceh. Itu karakterku. Jadi memang gak afdol kalo Irish itu diem-dieman kayak anak alim. Iya kan? Gak kayak prologue yang isinya basa-basi biasa yang mainstream, aku mau pamer dong di prologue. Mungkin banyak yang sudah tau gimana aku selalu berkoar-koar kalo diri nista ini adalah Luhan-Injung shipper. Tapi kenapa pada akhirnya Injung sama Sehun? Nanti kujelasin, karena sepertinya menuai protes (gaya Rish, readers ente banyakan Sehun-Injung shipper keleus.)

Ada alasan yang ngebuat tiap chapter Kajima bisa banyak words-nya. Bisa sampe nembus 4000 words dan kalo aku kemaruk, bisa sampe hampir 6000, itu alasannya karena Kajima sudah selesai bahkan sebelum aku post. Mungkin beberapa ada yang pernah lirik kolom komentar dan liat komentator bernama anneandreas (kak Anne, maaf kumention di afterword /emot kotak-kotak/) dan bilang kalau dia minta aku post terjadwal Kajima sampai end, itu karena kak nne ini tau Kajima udah end. WKWKWKWK.

Eh sudahlah, prologue ku sudah beranak pinak padahal di bawah masih mau ngoceh banyak.

VPGN and A-VG concept

Seperti yang sudah dijelaskan Injung dan hasil pencarian internet di perpustakaan sekolah saat dia dulu dibuat kepo akibat si Byun Baekhyun sang kakak kelas misterius, mungkin konsep imajiner nyata tentang VPGN dan A-VG ini memang seperti mereka.

VPGN adalah manusia versi modifikasi—serupa abang-abang Vampire haus darah—yang di modifikasinya saat mereka sudah mati/sekarat (ini baru aku buka kartu loh kalo mereka diubahnya pas udah mati) yang pada dasarnya punya perbedaan cukup signifikan sama Vampire sesungguhnya.

Pertama, VPGN ini manusia, loh. Cuma di saat-saat tertentu aja butuh darah—karena kandungan zat kimia yang diciptakan Irish buat jadi bahan serum yang diinjeksikan ke mereka sehingga mereka berubah jadi VPGN.

Sedangkan A-VG ini pelengkapnya. Jadi, kekurangan VPGN ini ada di A-VG. Mereka sebenernya satu paket pembantaian (bahasa ente, Rish.) maksud aku, mereka sepasang, sekopel, sejodoh, SOULMATE. Begindang. Sayangnya, mereka diciptakan untuk saling membunuh.

Lalu gimana dengan Jiwa mereka? Gimana dengan sixth sense mereka?

OHO! Aku juga tau akan ada banyak pertanyaan belum terjawab, termasuk tentang bagaimana proses mereka berubah sebenernya. Well, karena Kajima memang belum berakhir, boleh kan aku bilang kalau semua pertanyaan itu akan di jawab di 2nd Story?

Complicated Life-Love story

Hidup itu gak mudah, kawan. Seperti VPGN dan A-VG yang punya masalah semu yaitu harus saling melengkapi. Dua female lead cast kita, Lee Injung, dan Kim Ahri, tidak aku libatkan cuma-cuma alias tanpa alasan. Dengan penuh perjuangan, mereka kubuat berhubungan satu sama lain (iyalah, saudara kok.) dan kubuat sekaligus saling berhubungan sama makhluk-makhluk astral yang Jiwa nya ada di mereka.

Awalnya, saat ngetik Kajima, aku begitu egois karena menonjolkan Injung aja. Dengan kehidupan dia yang tetiba aja berada diantara ketiak Sehun dan Luhan. Kesian. Kesian Ahrinya. Karena dia juga seorang main cast, loh, aku merasa sudah pilih kasih. Maklum, aku manusia, susah buat berusaha adil.

Tapi di tengah, aku berhasil nemuin jalan—sesat—yang benar untuk Ahri. Karena aku sadar Ahri ini dibuang di mana-mana. Sama Sehun dibuang, sama Chanyeol juga. Kampret kan itu cowok dua? Jadi Ahri kukasih sama Chen aja, aku baik kan?

Eh taunya, aku sadar kalo Chen-Ahri pun gabisa bersatu. Lah gimana mau bersatu saat mereka aja mau perang? Itu juga alasan aku nyiptain 2nd Story tentang Kajima ini.

Eum, aku udah ciptain cinta segienam? Segi berapa? Masih untung itu Baekhyun-Kyungsoo gak kubikin sister-compleks sama Injung karena Injung persis sama Byun Injung. LOL.

Eh, p.s. ya, tolong jangan abaikan keberadaan Byun Injung dan Lee Jangmi, mereka akan sering kalian temui di 2nd Story loh.

OHO, p.s. lagi, yang kebetulan itu cuma kepindahan Injung ke Mokpo doang, terus harus ketemu pula sama saudaranya, si Ahri. Dilema sekali~ aku yang nulis pun ikut dilema.

‘SOUL’ and ‘SIXTH SENSE’ concept

Aku bilang kalau VPGN dan A-VG ini asalnya dari manusia biasa kan? Iya, aku bener kok.

Terus, gimana bisa manusia biasa yang mati dan disuntik beberapa miligram serum (serum ini tunggu di 2nd Story ya) bisa berubah jadi punya benda-benda ambigu yang di sebut ‘JIWA’ dan bahkan bisa punya ‘SIXTH SENSE’?

Bisa kok, kupaksa-jelaskan secara ilmiah dengan khayalan dan imajinasi abnormalku.

Begini, pada dasarnya, semua ini akan di jawab di 2nd Story, serius, aku ini jarang boong loh, saat aku bilang aku Luhan-Injung shipper, aku beneran emang nge-ship mereka. Dan saat aku bilang konsep ‘JIWA’ ini akan muncul secara luas di 2nd Story, aku juga ga niat promosi 2nd Story doang loh.

Kujelasin singkatnya aja, ya. Jadi, mereka ini di suntikin serum xxxxxxxx gitu, yang nyiptain modifikasi di tubuh mereka sampe mereka bisa jadi half-human-half-vampire begitu (cakep pula, Rish.) dan ‘jiwa’ ini sebenernya adalah bagian terpenting dari si ‘xxxxxxxx’ tadi yang cuma bisa pemiliknya lihat. Kenapa? Tentu aja karena benda yang disebut ‘jiwa’ ini sebenernya bagian dari elemen yang ngebentuk modifikasi. (penjelasan lebih lanjut, plis baca aja 2nd Storynya, karena ngebahas semuanya di sini akan bikin 2nd Story ku gak laku, HUHUHU.)

Oh iya, lalu gimana dengan Jiwa yang katanya ngehisep nyawa orang lain sebagai pengganti? Kesannya pasti supranatural sekali ya? HAHA. Padahal enggak sama sekali. Aslinya sih, Jiwa ini bereaksi sama ‘darah’ yang pastinya dimiliki manusia. Dan ‘jiwa’ ini gabisa bereaksi sama darah dimana di sana ada ‘jiwa’ lain (ini ngejelasin kenapa Injung dan Ahri gak jadi nyawa pengganti kan?) dan secara otomatis, mereka bereaksi sama ‘darah’ orang terdekat sama penyimpan Jiwa. TBH, itu emaknya Injung-Ahri, sama Kim Jaekyung, gak mati karena kecelakaan. Tapi karena sakit akibat reaksi ‘darah’ tadi, lengkapnya akan aku ceritakan di 2nd Story.

Dan konsep ‘SIXTH SENSE’ ini pun bukan supranatural sebenernya. Tapi karena gelombang elektromagnetik yang ada di mereka itu beda sama di manusia. Itu juga yang bikin mereka beda sama manusia.

Terus kenapa si Cabe beda Rish?

Itu karena si Cabe sebelum jadi VPGN dia udah di uji coba sama Chen. Ini juga ada di 2nd Story. PFT.

MASIH BANYAK MISTERI YA?

IRISH MINTA DIGAMPAR. LOL. BERANI GAMPAR?

Udah tunggu aja 2nd Story juseyo. Gak nyesel gak kalau nunggu. 2nd Storynya gak kalah sama Kajima kok, serius. Aku udah melas banget loh ini minta kalian buat nunggu.

 ‘KAJIMA’ real meaning

Aku rasa, apa arti sesungguhnya dari Kajima sudah tidak perlu aku jelaskan lebih lanjut. Yang jelas, Kajima ini berkonsep dan beride dasar dari kata-kata yang Lee Injung denger saat dia masih engga bisa melihat. Sekaligus jadi plot twist pada akhirnya. Karena banyak orang berpikir kalau yang dulu ditabrak sama Ayahnya Injung itu si Oh Sehun padahal enggak!

Dan ya, ada banyak plot twist berlubang-lubang di Kajima yang patut kalian nantikan karena akan dijelaskan di Season II.

So … Gidaryeo.

Epilogue

Aku sudah enggak akan banyak bicara lagi. Karena beberapa notes sudah aku selipkan di Bonus Story, jadi afterword ini sekedar peresmian aja, yang menandakan kalau cerita Kajima sudah finish. Bener-bener finish.

Karena Season II yang berjudul: GIDARYEO; baru akan dipublish bulan Agustus, mari sama-sama menanti. LOLOL. Untuk bulan ini biarkan aku selesaikan semua cerita yang lain yang sementara terabaikan karena aku terlalu semangat sama Kajima.

Sekian, sampai bertemu di Season II, readers.

194 tanggapan untuk “KAJIMA [AFTERWORD] — IRISH”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s