[EXOFFI FREELANCE] The Little Prince (Chapter 3)

tumblr_o8b0y6p7Un1sb2ekfo1_500.gif

Author     : Nurul Margaritha Aulia

Genre     : Romance, Action, Angst, Sad

Rating     : PG 15+

Length     : Multi Chapter

Main cast     :

        Cho Hyun Ah (OC)

        Oh Sehun (EXO)

Support cast    :

        Park Chan Yeol (EXO)

        Cho Kyu Hyun (Super Junior)

        Im Yoona (SNSD)

Choi Siwon (Super Junior)

        U-know Yunho (TVXQ)

        Lay (EXO)

        Cho Jo Kwon (OC)

        Oh In Sung (OC)

        Other Cast

Note     : Just enjoy read my Fanfic, I hope you like it. Honestly, I like writing and reading but to explain what I feel its so hard so Hope you like it and I need your (Readers) comment or some advice to correct my fanfic (Author)

Cho Hyun Ah

“ Hidup seperti air yang mengalir, walaupun ada penghalang tak menutup kemungkinan air itu akan tetap mengalir sampai menemukan tempat dan membentuk sebuah kubangan, danau, sungai lalu mengalir ke laut, itulah aku ”

Oh Sehun

“ Walaupun berlian tergeletak di tempat sampah, tetap akan menjadi berlian yang sangat indah karena dimanapun dia berada dia tidak akan kehilangan nilai yang ia miliki ”

Story begin

Authour Pov

    Hari ini Hyun Ah berangkat ke sekolahnya dengan diantar supir pribadinya, dia tidak diperbolehkan untuk mengemudi sendiri padahal dia ingin sekali mengendarai mobilnya sendiri. Semua mata tertuju dengan gadis cantik dengan langkah anggunnya, angin berhembus sekaligus menghembuskan rambut gadis ini yang dibiarkan tergerai. Dia tidak risih sama sekali dengan tatapan-tatapan murid-murid ini, ia sudah terbiasa.

“ Siapa yeoja itu? Cantiknya ”

“ Apa dia murid baru? Wah beruntungnya kita ”

“ Apa dia titisan Dewi Athena di Olimpyus. Cantiknya ” Kurang lebih seperti itulah

    Hari pertamanya berjalan seperti biasa tak ada yang special kecuali ia harus satu sekolah dengan Oh Sehun, kenapa dunia begitu sempit menurutnya. Dia pun mempunyai kenalan Im Yoona seorang senior yang cukup dibilang dewinya sekolah ini. Tapi gadis itu tak peduli dengan semua itu, bahkan ia dijuluki Ice Princess karena kedinginan sifatnya itu.

Oh my God ” Hyun Ah menambrak seseorang karena ia terlalu focus dengan buku yang ia baca, entahlah dia sangat berkonsentrasi jika melakukan sesuatu, karena hal itu juga dia pandai dalam bidang IT diusianya yang menginjak 18 tahun ini.

“ Joseonghamnida, aish Mianhamnida ” Dia sangat ramah untuk meminta maaf karena yang keluarga Hyun Ah ajarkan kalau ia salah ia harus meminta maaf duluan. Terlihat sekarang ia yang meminta maaf duluan karena ia menambrak seseorang Karena terlalu berkonsentrasi dengan apa yang ia lakukan

“ Ah ne, Gwenchanayo ” Pria itu membantu Hyun Ah bangun dengan mengulurkan tanganya dan disambut oleh Hyun Ah, karena Hyun Ah pun tak bisa bangun karena pergelangan kakinya sakit

“ Ahh… Appo ” Ringisnya

“ Gwaenchana? Bukankah kau yang pernah datang ke café saat ada badai salju kan? ” Tanya seseorang itu, Hyun Ah hanya bisa memberikan tatapan datar pada Namja itu

“ Apakah aku mengenal mu? ” Tanyanya dingin namun tak mengurangi kecantikannya

“ Ah ania, kita bahkan baru bertemu ” Ucap Namja tersebut dengan senyuman manisnya, Hyun Ah membungkuk sebentar lalu pergi meninggalkan Namja itu

Park Chanyeol Pov

    Akhirnya takdir berpihak pada ku, terimakasih Tuhan. Dilihat dari jauh dia sungguh mempesona apalagi tadi sungguh sangat dekat, mungkin Dewa Zeus pun tahu apa yang aku rasakan. Aku bersekolah disini dan ini tahun terakhir ku, intinya aku seorang Sunbae-nim disini.

Oh Sehun Pov

“ MWO??!! ” Mata hazelnya membulat sempurna dengan mulut yang membentuk huruf O

“……. ”

“ Baiklah, saya akan segera kesana ” Aish ada-ada saja, dan sekarang aku harus mencari seseorang yang tahu jalan keluar permasalahan ini, semoga dia belum pulang. Aish kemana larinya anak itu membuat ku geram saja.

    Kulihat seorang gadis sedang berjalan terpincang-pincang, apa yang terjadi dengannya. Apa jangan-jangan dia baru saja melakukan parkour di gedung-gedung sekolah ini? Kenapa dia pincang jalannya.

“ Ya, Neo wae? ” Tanya ku sembari mensejajarkan langkah ku dengan langkah pincangnya

“ bisakah kau tak datang tiba-tiba seperti itu? Kau mau melihat aku mati muda eoh? ” Lucunya, bahkan saat dia kesal pun dia tetap cantik

“ Geurae Mian, ttarawa !! ” Ku menarik tanganya untuk segera masuk ke mobil mewah ku

“ Eoddiga? Ahh appo…” Aku lupa kalau kakinya pincang entah kenapa, langsung saja ku gendong bridal style tubuh mungilnya agar mempercepat semuanya. Dia tampak kaget dan meronta ingin turun tapi tak kubiarkan, biarkan saja, orang-orang melihat aku menggendongnya pun menatap dengan tatapan Busy Body alias mau tahu saja alias kepo

“ Lepaskan!!! ” Kenapa harus berteriak bukankah jarak mulut dia dengan telingaku bisa dibilang dekat, aish kenapa gadis ini semakin hari semakin ganas saja. Apa dia sering menonton film bergenre action atau thiller?

“ Bisakah kau menurut sekali ini saja pada ku? ” Ucap ku terdengar sedikit dingin, kullihat perubahan di raut wajahnya

“ Neo nuguya? Kenapa aku harus menuruti mu eoh? Lepaskan dan turunkan aku!!! ” Sekarang dia berbalik menjawab dengan jawaban yang cukup membuat ku tersentak, nada bicaranya pun dibilang cukup tinggi. Baiklah aku menyerah ku lepaskan dia

Are you crazy? Kau tak usah berlagak kalau kita sudah kenal lama dan berhenti mengganggu ku dan memerintahku seenaknya, arra?!! ” Hyun Ah terlihat sangat marah padaku

“ Shireo!!! ” Jawab ku tegas. Terdengar suara sirine dari jalan raya, kenapa ini apa ada pawai atau konvoi? Kulihat itu mobil polisi dan apa itu mereka menuju kearah sekolah ini. Ada apa ini sebenarnya kenapa semuanya menjadi rumit, banyak murid yang keluar gara-gara sirine itu dan mereka berhenti diantara aku dan Hyun Ah yang sedang berdiri di depan gerbang sekolah

Salute !! Tuan anda diperintahkan untuk segera membawa Nona Cho ke kantor ” Dia memberikan hormat pada ku dan aku menerimanya, kurasa keadaan di kantor semakin genting buktinya atasan ku memerintahkan anak buahnya untuk membawa ku dan Hyun Ah

“ Baiklah, kalian pergilah dulu. Saya akan menyusul dengan mobil saya sendiri. Beri tahu kapten kalau saya akan segera menuju kantor ” Ucap ku, mereka pun pergi setelah memberikan hormatnya pada ku. Kulihat Hyun Ah bingung dengan apa yang terjadi, segera ku tarik tangannya menuju mobil ku yang terparkir di park area, Hyun Ah tak berontak seperti tadi dia menurut, ku jalankan mobil ku tak peduli dengan tatapan-tatapan penuh Tanya dari penghuni sekolah karena keadaan sangat-sangat genting, ku pacu kendaraan ku dengan kecepatan yang bisa dibilang tinggi

“ Sehun~ah cepatlah… kau bawa orangnya? ” Tanya seseorang yang berpakaian sangat rapi dengan menggunakan uniform kebanggaanya dengan banyak lencana menandakan dia telah menyelesaikan rintangan tersebut

“ Ne ” jawab ku, aku masuk ke dalam suatu ruangan yang sangat ramai karena terjadi sesuatu disini, semua layar datar yang ada di ruangan ini pun seperti hilang termakan komputernya sendiri. Beberapa ahli IT disini pun mencoba memulihkan computer itu. Hyun ah mengambil ponsel dari saku mantelnya

“ Terlambat ! ”

“ MWO??!! ” Semua melihat kearah Hyun Ah yang memberikan statement itu, kucoba cek ponsel ku dan tenyata ponsel ku benar-benar lumpuh tak ada signal yang menangkap ponsel ku. Sial virus itu dalam sekejap mampu melumpuhkan jaringan Korea Selatan

“ Sir, apa yang harus kita lakukan, jaringan kita benar-benar lumpuh dan-” Ucap ku tehenti saat aku mengingat sesuatu

Author Pov

“ Sir, apa yang harus kita lakukan, jaringan kita benar-benar lumpuh dan-”

“ Hyung, bagaimana dengan data penting Negara?? ” Sehun langsung memanggil Do KyungSoo

“ Masih aman tapi kita tak punya banyak waktu kalau tidak semua data Negara akan hilang ”

KyungSoo seorang ahli analisis data terbaik yang dimiliki Korea Selatan yang masih terbilang cukup muda yakni 23 tahun, jangan lihat penampilannya yang terlihat seperti anak yang lugu dan polos tapi tidak dengan kemampuannya dalam meretas jaringan  atau mengatasi semua cyber crime. Keahliannya dalam bidang ini tidak diragukan lagi, dia selalu ditempatkan sebagai pengarah rekan-rekannya saat melakukan tugas di lapangan. Dia tidak selalu terjun dalam sebuah misi langsung ke lapangan karena passion dia tidak bersama loncatan timah panas yang keluar dari senjata yang ditarik pelatuknya tapi dengan semua alat-alat telekomunikasi dan tekhnologi. Dia berkali-kali meretas jaringan musuh untuk mengetahui lokasi musuh berada tak jarang dia juga meretas semua alat komunikasi musuh hanya dengan tarian sepuluh jarinya di mackbook miliknya. Dia ahli dalam hal ini.

“ 10 menit ” Ucap Hyun Ah tanpa melepaskan pandangannya dari semua computer yang seperti termakan oleh computer itu sendiri

“ Maksud mu?? ” Sehun yang bingung dengan statement ke dua gadis ini pun bertanya

“ Memulihkan semuanya dan menyelematkan data Negara ” Matanya seperti terpatok pada semua computer yang ada diruangan tersebut

“ Maldo andwae !! 10 menit waktu yang singkat untuk memulihkan semuanya ” Kyung Soo bingung dengan apa yang sedang gadis yang bahkan ia tak tahu namanya itu lakukan hanya dengan manatap semua computer didepannya dan langsung memberikan statement yang tak masuk akal

“ Beritahu berapa tahun kau bekerja disini?? ” Hyun Ah menatap Kyung Soo yang sedang duduk didepan mackbooknya

“ 4 tahun ”

“ Kurasa kau tak pantas bekerja selama itu disini dari cara mu berbicara tadi ” Dengan nada khas dinginnya Hyun Ah menatap tajam Kyung Soo

“ Mwo?!!! Kau siapa berani berbicara seperti itu, hah ??!!!!! ” Emosi Kyung Soo memuncak saat mendengar apa yang dikatakan Hyun Ah

“ Minggir ! Kurasa kau tak pantas duduk dikursi itu kalau kau tak bisa menangani masalah ini!! ”

“ Kau fikir kau siapa ??!!! Aku bisa menangani…”

“ Kurasa kau membutuhkan ini ” Hyun Ah memberikan Live CD Linux yakni sebuah CD / DVD yang berisi sisitem operasi computer bootable. CD ini berisi system operasi linux yang bisa dipakai untuk booting memakai media Cd dan menjalankan system operasi layaknya harddisk

“ Bisa kau hubungkan mackbook ku dengan semua jaringan computer di ruangan ini ” Hyun Ah duduk disamping Kyung Soo dan mulai membuka mackbook dari ranselnya. Dia meminta Kyung Soo menghubungkan mackbooknya dengan semua jaringan yang sudah lumpuh diruangan ini dan dalam hitungan detik mackbooknya sudah terhubung.

    Seketika ruangan tersebut menjadi hening hanya ada suara ketikan dari dua orang yang jari-jarinya sedang menari diatas mackbook masing-masing. Mereka hanya mempunyai waktu 10 menit. Itulah yang diperkirakan seorang Hyun Ah. 10 menit bukan waktu yang singkat ah ralat bahkan sangat singkat untuk memulihkan segalanya atau semua data Negara akan hilang dan Negara ini akan kehilangan kestabilannya.

“ Kerahkan semua anggota kepolisian untuk menjaga setiap sudut ruangan ini dan pastikan di luar aman terkendali ” Ketua kepolisian Korea Selatan memberikan perintah kepada anggotanya. Dia ingin memastikan semuanya aman terkendali saat kedua orang ini memulihkan semuanya, karena semua jaringan kacau takut akan ada penyerangan tiba-tiba. Mengingat kejadian bom bunuh diri di lotte world membuat kesigapan anggota kepolisian menjadi siaga satu. Semua anggota sudah berada ditempatnya masing-masing siap dengan senjata laras panjanganya. Mobil anggota SWAT pun turun dijalanan guna membuat situasi aman terkendali.

Kembali ke Hyun Ah dan Kyung Soo yang masing bekutat dengan mackbooknya, keduanya sangat konsentrasi dengan apa yang mereka lakukan. Sehun yang berdiri tak jauh dari mereka berdua hanya berdecak kagum melihat kemampuan gadis yang kini tengah berkonsentrasi itu, hampir seluruh konsentrasinya tertuju pada kumpulan angka-angka yang tak beraturan, data yang semua huruf berubah menjadi angka-angka tak jelas karena virus sialan itu.

“ Waktu kalian tinggal 2 menit lagi ” Seru Ketua NIS. Mengingat waktu yang begitu singkat dan mau tak mau mereka harus benar-benar extra untuk memulihkan semuanya

“ Waktu kalian hanya tinggal beberapa menit lagi. Kurasa kali ini game akan lebih cepat over ” Seringai iblis itu terlihat lagi, mungkinkah dia dalang dibalik kekacauan yang terjadi di kantor pusat IT Korea Selatan ??

“ Kurasa mereka membutuhkan keajaiban untuk menyelesaikannya hahaha ” Seseorang disampingnya ikut ambil bicara kali ini

“ Kau hebat Jonghyun. Tak sia-sia aku mengambil mu dari tempat terkutuk itu ”

“ Kau akan melihat kemampuan ku melebihi ini Hyung ” Orang yang bernama Jonghyun itu sedang membanggakan dirinya

“ Aku mengandalkan mu ”

At Head Office of NIS

    Waktu semakin lama semakin menipis bak pedang, hanya tinggal beberapa detik lagi waktu yang mereka miliki tapi belum ada tanda-tanda jaringan itu akan pulih terbukti dengan masih adanya angka-angka yang tak beraturan itu. Hyun Ah segera mengeluarkan sebuah CD yakni Ultimate Boot CD untuk merakit dan menggabungkan lebih dari 100 alat diagnosis perangkat keras PC menjadi satu CD bootable untuk menganalisis dan memperbaiki hard drive dan masalah pada windows. Dia selalu membawa alat-alat itu diranselnya entah untuk apa ia membawa CD-CD itu. Waktu mereka tidak sebentar. Do Kyung Soo meningkatkan kecepatan tangannya menjadi 2x lipat, entah energy dari mana yang tadinya ia bilang ini adalah hal yang sangat mustahil untuk memperbaikinya tapi ucapan itu sangat berbeda dengan apa yang ia lakukan sekarang. Mata bulatnya tak lepas dari macbook miliknya begitu juga Hyun Ah walaupun ia bukan anggota dari kelompok ini tapi ia mempunyai tugas yang penting yakni memperbaiki jaringan Negara kalau tidak cepat diperbaiki dia akan kehilangan game yang ingin sekali ia mainkan, konyol memang alasan gadis ini membantu Negara tapi itulah gadis berambut ikal bervolume itu.

    Waktu mereka hanya tinggal 5 detik lagi tapi tangan kedua orang ini tak lepas dari mackbook masing-masing masih mencoba dan mencoba. Keadaan didalam ruangan ini pun seketika menjadi tegang dan hening.

5…4…3…2…1…

Hening beberapa saat, hanya ada suara angin yang tak sengaja melewati ruangan yang sedang diselimuti rasa tegang itu. Mereka diam beberapa detik, tiba-tiba…

TRING…

    Seketika semua computer kembali menyala seperti biasa, itu artinya…

We did it !!! ” Teriak Do Kyung Soo

Seketika semua orang yang ada di ruangan itu saling berpelukan dan tersenyum lega, mereka berdua berhasil melakukan semuanya dengan baik. Jaringan Negara kembali berfungsi normal dan untuk semua data Negara aman terkendali. Sehun melihat senyuman dari bibir tipis milik gadis yang masih enggan bergerak dari tempat duduknya, dia melihat gadis itu tersenyum Sehun juga ikut tersenyum hangat. ‘ Senyuman itu tak berubah, sama seperti dulu. Kau memang Hyun Ah kecil ku ’ Gumam Sehun dalam hati

“ Kau berhasil melakukannya, Kyung Soo~ah ” Ucap bangga Choi Siwon itulah nama yang terdapat di name tagnya

“ Terimakasih Tuan ” Do Kyung Soo membungkuk tanda terimakasih, kemudian dia melihat gadis yang tengah membereskan mackbook serta CD-CD yang ia keluarkan saat pertempuran dengan virus sialan itu

“ Terimakasih ” Ucap Kyung Soo pada Hyun Ah tapi Hyun Ah entah tak peduli atau tak mendengarnya ia tetap membereskan barang-barang miliknya itu tanpa memperdulikan ucapan Kyung Soo

“ Ya Nona aku berbicara padamu??!! ” Kyung Soo kesal karena tak direspon

“ What did you say? ” Ucap Hyun Ah datar tanpa membalikkan badannya tetap membereskan barang-barangnya

“ Aish, thank you ” Do kembali mengulang ucapanya

“ What for? ” Kini Hyun Ah membalikkan badannya setelah menyelesaikan membereskan barang-barangnya dengan wajah datarnya tapi tak menghilangkan cantik dari wajahnya

“ Just now ”

“ I don’t do anything ” Ucapnya cuek

“ Kau benar-benar gadis yang susah ditebak ” Kyung Soo akhirnya mengucapkan kata yang menggelitik ingin sekali keluar dari bibirnya yakni gadis ini benar-benar susah ditebak

“ Aku sangat berterimakasih pada mu Hyun Ah~shi, rupanya kepintaran Tuan Cho mengalir pada anak bungsunya ” Tuan Choi Siwon seorang Ketua NIS ini mengucapkan tanda terimakasihnya dan gadis itu hanya membalas dengan anggukan kecil. Melihat itu Sehun hanya tersenyum

“ Ah kemana Tuan Nikhun?? Bukannkah beliau ketua IT di sini?? ” Tanya Oh Sehun pada Choi Siwon

“ Beliau sedang ke Jepang ada rapat penting disana ”

“ Kurasa semuanya sudah selesai, bolehkah saya permisi ” Hyun Ah angkat bicara

“ Ah ne, sekali lagi terimakasih Hyun Ah~shi. Sehun antar Hyun Ah pulang, kau yang menculiknya kesini kau juga yang harus mengembalikannya ” Ucap Chpi Siwon

“ Ne Tuan. Kajja Hyun Ah ” Hyun Ah berjalan dibelakang Sehun tiba-tiba berhenti dan menengok kebelakang

In the world, nothing is impossible. You can do everything as long as you believe ” Kyung Soo hanya membulatkan matanya yang sudah bulat itu, tak menyangka kalau gadis yang menurutnya ini masih dibawah umurnya itu berbicara seperti itu

Oh Sehun Pov

“ Aku baru menyadari kalau kau benar-benar cerdas ” Setelah menyelesaikan tugasnya kini aku dan Hyun Ah dalam perjalan pulang tapi sedari tadi kita hanya diam, hanya suara mesin mobil ku yang mewakili suasana didalam mobil ini, sungguh menyiksa. Aku tak suka keheningan kalau bersamanya, kini aku mulai pembicaraan

“ Na arra ” Jawabnya singkat, aish ada apa yeoja ini. Benar-benar tak dapat di tebak

“ Ini bukan jalan pulang. Ya.. kau mau menculik ku lagi eoh? ” Aku tak menggubris ucapanya

“ Turunlah!! ” Suruh ku, kini aku pergi ke café, entahlah gara-gara tadi aku jadi haus dan lapar

Cho Hyun Ah Pov

“ Turunlah!! ” Cih dia benar-benar semena-mena pada ku, awas saja kau cadel. Ah kaki ku kenapa jadi sakit sekali, kulirik kaki ku. Ah matta, aku menggunakan sepatu mana aku tahu kaki ku bengkak atau tidak, bodohnya

“ Cepatlah, jarang-jarang ada penculik yang baik hati memberikan makan dan satu lagi kau diculik oleh penculik berwajah pangeran tampan seperti ku ” ucapnya seraya mengedipkan sebelah matanya, huek apa yang dia bicarakan aku harap aku tak mendengarnya tapi Tuhan berkehendak lain aku mendengarnya dengan jelas.

“ Ahh… ” Kenapa kaki ku sakit sekali untuk jalan, menyedihkan

“ Sehun~ah… ” Mau tak mau aku memanggilnya karena Cuma dia yang aku kenal di daerah ini, good dia menoleh

“ Kau mau kugendong lagi? ” Senyuman yang sangat menjijikan

Authou Pov

    Semua mata menatapa sepasang insan Tuhan yang berjalan dengan kondisi sang pria menggendong sang gadis, pasangan yang manis. Hyun Ah terlihat malu, lalu menyembunyikan wajah cantiknya di dada Sehun, Sehun hanya tersenyum penuh arti.

“ Ada yang bisa ku bantu tuan? ” Setelah mendudukan Hyun Ah di kursi pelanggan, seorang pelayan datang menghampiri

“ Apakah kau punya air es dan kompres? ” Setelah pelayan itu pergi, Sehun menatap Hyun Ah yang sedang meringis kesakitan lalu Sehun menarik kursi di samping Hyun Ah hingga dia duduk berdampingan tadinya mereka duduk berhadapan. Diletakanlah kaki kanan Hyun Ah dipangkuannya membuat sang punya kaki tergelonjak kaget dengan apa yang Sehun lakukan tapi ia hanya diam karena tak ada yang bisa ia lakukan karena nyeri di kakinya.

    Dengan telaten Sehun melepaskan sepatu boots coklat muda milik Hyun Ah lalu kaus kaki warna merah muda itu, pergelangan kakinya sedikit membiru dan sangat kontras dengan kulitnya yang putih. ‘Dia pasti terkilir lalu tak segera diobati dan akhirnya seperti ini, dasar gadis ceroboh’ ucap Sehun dalam hati. Tak sadar ada seorang pria yang sedang memperhatikan mereka berdua, terlihat raut wajahnya yang tidak bisa dijelaskan, Chanyeol. Saat dia ingin show tak sengaja melihat seorang pria menggendong gadis dan ternyata itu Hyun Ah, gadis yang membuatnya senang akan takdir Tuhan.

“ Bisakah kau tak ceroboh eoh? ” Tersirat nada kekhawatiran Sehun

“ Molla~ ” Jawabnya pelan. Alat kompresnya pun datang. Dengan telaten sehun mengkompres pergelangan kaki Hyun Ah. Pelanggan yang melihat ini hanya tersenyum, sungguh manis pasangan muda mudi ini. Hanya itu yang ada dipikiran mereka. Tak sadar Hyun Ah tersenyum melihat Sehun yang telaten mengkompres kakinya, ‘dia tak banyak berubah’ hanya itu yang ada di dalam hati Hyun Ah

“ Cah selesai… nanti kita ke apotik buat beli salep, permisi. Ini terimaksih dan kami pesan dua bubble tea ” Sehun tersenyum manis, tak lama setelah itu bubble tea mereka datang, posisi mereka belum berubah karena sehun melarangnya. Chanyeol pun sudah menjalankan tugasnya dengan gitar kesayangannya. Suasana hangat menyelimuti Sehun dan Hyun Ah berbeda dengan Chanyeol.

“ Gomawo~ ” Ucap Hyun Ah lembut tak lupa senyuman yang tulus keluar dari bibir tipisnya

“ Aku ingin melihat senyuman itu lagi…” Ucap seseorang

To be countinue

9 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] The Little Prince (Chapter 3)”

  1. Ff ini konsisten yaah. Di akhir chapter mesti bikin penasaran. Bikin banyak pertanyaan di kepala. Itu ada nichkhun kaah? Uwaaaaaaa biaskuuhhhh :3
    Di chapter sebelumnya yg ngomong ‘ini hanya awal’ itu siapa? Suho kah? Terus itu yg sama jonghyun siapa pula yg jahat itu? Suho juga kah? Terus sehun itu kerjanya apa? Di NIS itu juga kah? Emm hyunah udah cukup dikenal dikalangan pejabat itu yaah? Daebaakkkk. Ah iyaa judulnya kan little prince. Nah princenya itu siapa sih sebenernya? Apa emang ini belom masuk ke cerita jadi princenya belom ketauan? Karena berasa yg utama itu princess a.k.a hyunah? Ah mollaaaaa. Ditunggu chapter selanjutnya ajaa hehe.
    Semangaatttt!!
    -XOXO-

  2. Aigoo sehunn so sweet 🙂
    “ Aku ingin melihat senyuman itu lagi…” Ucap seseorang. Nugu??? Chanyeol kah?
    Apa sehun?

    Next kakk dtunggu klanjutanya^^

  3. suka bgt sama moment kebersamaan sehun dan hyun ah 🙂
    ah mereka so sweet bgt deh….
    sehun jd anggota apa sih kak sbrnarnya????
    dia koq udh pnya atasan, bukannya dia masih skolah ya?
    itu si chanyoel cmburu ya,hehehe….
    tp aq emg lebih suka kalau hyun ah sama sehun 🙂
    ditunggu next chapternya kak ^_^
    terutama sweet moment antara sehun dan hyun ah 🙂

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s