[FICLET] Sleep Tight, Park Chanyeol [Ver. 2] — IRISH’s Story

c1d4736079f36b0c9ca16fae0d846a0b

   Sleep Tight, Park Chanyeol [Ver. 2]  

  EXO`s Chanyeol & OC`s  

  thriller, gore, violence story rated by M/A served in ficlet length  

Disclaim: this is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted. Warning: jangan di baca kalau Anda tidak kuat dengan adegan thriller, ini serius yang ngetik lagi kena syndrom saikopat. Dan jangan diuji cobakan di rumah ya.

2016 © IRISH Art & Story all rights reserved

Another Sleep Tight Series…

〉〉 Sleep Tight, Byun BaekhyunSleep Tight, Oh SehunSleep Tight, Kim JonginSleep Tight, Do Kyungsoo  Sleep Tight, Oh Sehun [Ver. 2]    Sleep Tight, Park Chanyeol 〈〈

  Sleep Tight, Park Chanyeol [Ver. 2]   

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In OC’s Eyes…

Jangan bilang aku over-protective. Hey, memangnya kau suka melihat pemuda yang kau sukai berciuman dengan wanita lain? Hah, aku tidak terlalu bodoh untuk jadi gadis yang menerima semua itu.

Dan well, Park Chanyeol melakukannya. Berciuman—bahkan tak hanya sekedar mencium—gadis lain yang tak bisa kusebut sebagai gadis. Hell, dia seumuran dengan ibuku! Dan Chanyeol menciumnya.

Bagaimana perasaanmu jika kau jadi aku?

██║│█║║▌    Sleep Tight Series  —  │█║║▌║██

  Sleep Tight, Park Chanyeol [Ver.2]   

Marah? Jelas saja. Cemburu? Sudah pasti. Sedih? Kecewa? Memangnya ada yang tidak merasa seperti itu? Kecemburuan, kemarahan, dan kekecewaan juga yang jadi alasanku tak lagi meninggikan asas cinta pada Park Chanyeol untuk menerima ciuman yang ia lakukan.

Jadi, menurutmu apa yang harus aku lakukan? Tentu saja mengantisipasi segala jenis skandal yang mungkin muncul karena ciuman tersebut. Dan itu lah yang sedang aku lakukan sekarang.

Chanyeol masih bernyawa, tentu saja. Membiarkannya mati sama saja dengan bermain dengan sebuah boneka, tak akan ada kepuasannya. Jadi, kubiarkan ia tetap hidup, terjaga, tapi tak bisa memberontak.

Terdengar mengerikan? Tidak, kau belum tahu mana bagian mengerikannya.

Sekarang, jemariku sedang asyik menusukkan jarum-jarum kecil ke tiap celah yang ada di kulitnya, membiarkan jarum tersebut masuk separuhnya sementara kudengar erangan kesakitan Chanyeol masuk dalam pendengaranku.

Tak cukup sampai disana, aku tak ingin jarum-jarum tersebut lepas begitu saja karena pemberontakan Chanyeol. Jadi, aku meneteskan lilin panas di tiap ujung jarum yang menancap di kulitnya, berwarna-warni, sangat cantik.

Kulit putih Chanyeol sekarang dipenuhi titik-titik berwarna merah, kuning, hijau, dan beberapa warna lainnya. Bagus sekali bukan?

Lagi, jemariku menemukan sebuah cara untuk bersenang-senang.

Erangan kesakitan Chanyeol sekarang mulai terdengar mengganggu. Jadi, dengan baik hati aku akan membuatnya bungkam saja. Toh, mendengar suara itu sekarang tak lagi membuat jantungku berdebar kencang.

Cairan pemutih, juga cairan pembersih lantai, adalah dua hal yang dengan mudah kutemukan di dalam rumahku. Dan mudah saja mencampur dua cairan itu ke dalam sebuah botol, untuk kemudian dengan paksaan, kutuangkan ke rongga mulut Chanyeol.

Sekarang, aku tergelak melihat bagaimana kulit bagian dalam mulut Chanyeol mengelupas, sementara suara erangannya teredam oleh suara cairan yang masuk dalam kerongkongannya.

Well, melihat bagaimana dua cairan itu bekerja di kain dan lantai, aku yakin efek yang sama akan terjadi pada organ tubuh manusia juga bukan?

Segera setelah bau menyengat darah dan dua cairan tersebut menguar, aku menutup mulut Chanyeol. Tentu saja ia melakukan perlawanan, lagi, mengesalkan sekali. Jadi aku terpaksa harus membungkamnya dengan cara lain.

Apa lagi yang bisa kutemukan di rumah? Jarum dan benang.

Ya, ibu sering menggunakannya untuk menjahit. Dan juga, masih ada beberapa buah jarum sisa dari kegiatan menghias kulit Chanyeol tadi.

Terlatih memasukkan benang ke dalam jarum dengan mudah, aku tak butuh waktu lama untuk mempersiapkan rencanaku selanjutnya. Kali ini, dengan hati-hati aku memaksa bibir Chanyeol untuk terkatup. Ya, bibir nakal yang kemarin sudah nekad melumat bibir seorang wanita tua, menyebalkan sekali. Sekarang, bibirnya bahkan tak akan bisa terbuka.

Karena apa? Aku sedang menjahitnya. Dengan jahitan sangat rapi, seperti saat ibu menjahit pakaianku yang robek. Sengaja, aku menjahitnya masing-masing tiga kali di tiap simpul, supaya Chanyeol tidak bisa membuat jahitannya terlepas dengan mudah.

Biar saja kalau nanti terlepas, minimal, bibirnya sudah terkoyak.

Erangan Chanyeol benar-benar teredam saat aku selesai. Dan juga, sepertinya ia tidak ingin banyak memberontak, mungkin dia tahu kalau bibirnya bisa robek karena jahitan yang kubuat.

Omong-omong, sampai di mana aku tadi? Ah, cairan pemutih dan pembersih lantai. Hmm, sekarang, apa lagi yang perlu kulakukan pada Chanyeol untuk mengurangi kekesalan ini? Memaksa kepalanya masuk dalam oven? Tidak, tidak. Nanti rumahku bisa terbakar.

Mengulitinya? Tidak, terlalu lama, nanti nyawanya keburu melayang.

Oh! Benar. Tak perlu susah-susah. Melihat Chanyeol secara tidak sengaja melempar pandang ke arahku, sekarang aku tahu apa yang harus aku lakukan.

Lagi-lagi, aku mengambil botol berisi cairan pembersih lantai. Berhubung aku tak tahu bagaimana efeknya pada kerongkongan Chanyeol, melihat efeknya di bola mata Chanyeol mungkin lebih bisa terlihat jelas.

Hati-hati, aku menarik kelopak mata Chanyeol untuk membuka, kemudian perlahan-lahan meneteskan cairan pembersih lantai di bola matanya, bergiliran. Tak ayal, Chanyeol meronta, bahkan ia mengabaikan bibirnya yang terkoyak, lucu sekali, melihat bagian hitam pada bola matanya berubah menjadi putih seperti sekarang, ia terlihat seperti hantu pada film horror.

Senang dengan hasil kerjaku, aku akhirnya melakukan hal yang sama pada bola mata yang satunya, dan lagi-lagi Chanyeol memberontak, sangat menggelikan.

Oh … Chanyeol, bibirmu sekarang terluka. Berdarah-darah. Bagaimana aku harus membersihkannya? Air, aku butuh air. Hmm, mungkin air panas dari dispenser bisa membantu.

Selesai dengan kedua bola mata Chanyeol, aku akhirnya melangkah ke arah dispenser, mengambil segelas air panas dengan asap mengepul yang menyambut, wah, pasti airnya sangat mendidih.

Segera, aku menyiramkan air tersebut ke bagian berdarah yang ada di bibir Chanyeol, secara tak sengaja juga mengenai bagian wajahnya yang lain. Ups, mungkin aku sedikit teledor, tapi setidaknya wajah Chanyeol terlihat menggemaskan sekarang, seperti bayi, dengan kedua pipi yang memerah. Menggemaskan bukan?

Well, apa lagi yang bisa aku lakukan sekarang?

FIN

.

.

.

Cuap-cuap by IRISH:

BUKAN, INI BUKAN AKU YANG BUNUH PARK CHANYEOL. OC-NYA TUH, OC-NYA SAIKOPAT. Aku mah enggak. Chanyeol bukan bias sih, tapi gatau kenapa feel buat ngebunuh dia dapet banget, bisa selesai dalem waktu 27 menit doang, LOLOLOL.

Mungkin ini efek bawaan dia lumat-lumatan sama tante-tante sih.

Anyway, ada readers Evening Sky di sini? Maaf ya, rabu ini Chapter 4 nya tertunda karena insiden Chan-Yuan, aku mendadak bener-bener gak ada mood sama sekali. Entah kenapa, sekalinya bikin fanfiksi Chanyeol, dianya berulah. Kan kzl.

P.s: serius, itu bukan aku yang bunuh Chanyeol, dia bukan bias aku, tapi kayaknya ada Mba Valaq dalem diri aku ketika ngetik ini fanfiksi. Chanyeol, aku engga mau minta maaf sama kamu ~

BTW, kurang sadis ya?

Aku udah enggak kasih gambar serem loh ~

Catch Me On:

askfm facebook gmail instagram line soundcloud twitter wattpad wordpress

128 tanggapan untuk “[FICLET] Sleep Tight, Park Chanyeol [Ver. 2] — IRISH’s Story”

  1. Di Exo my 1st bias Kris, 2nd Sehun, 3rd Baekhyun & 4th Xiumin, krng sk sm Chanyeol cz spt’ny/in my eyes, dy tu sk nempel2 sm my perfect visual line KrisHun mulu, sk niru2 gaya foto Sehun di Instagram! =_=
    Tp klo channie dah maen alat music, saya heboh sendiri 😀 wkkk~ ky wkt MuBank in Mexico, dy, baekhyun, d.o & suho bw-in lagu Sabor A Mi, kerenn..! he’s crazy & genius in music passion’ny. Wkt bc Sleep Tight PCY yg ver 1 saya eneg, cz sk ice cream tp tega sngt memutilasi pcr krn jealous sm kissing scene 😥 di ver 2 ini, udah lbh siap mental, wlw penyiksaan ini tramat sngt keji!! itu OC masa lalu’ny ky apa smp bs jd psycho?? Rest In Peace yah chan.. yeollie..

    1. XD BUAKAKAKAKAKA KRIS BELUM DAPET GILIRAN DI SLEEP TIGHT XD wkwkwwkkwkwk anyway, kasian Chanyeol XD dia terbully di sini XD wkwkwkwkwkwkwkkw astagfirullah aku juga sama, cuma demen kalo si chan main musik doang XD wkwkwkwk

    2. XD aku belum lihaatt, baru sempet main komputer sekarang jadi bener-bener masih kurang update T.T tapi recommended sekali sepertinya ya XD nanti aku download ~

  2. huwa ini serem pake banget, ini yang bunuh siapa ini? siapa yang bunuh kakak gua? kamu? kamu? kamu? kamu bukan? bukan? kamu ya? jangan jangan kamu ya? /tunjuk satu satu/
    authornya kah? si author kah? jangan jangan si mba valak?
    daebak ini yang bunuh chandalku dengan cara ini.
    siapa lagi habis ini kakak? BaeBaek BonCabe kagak dibuat ff ini lagi kakak? dia ngintip ngintip di trailer moon lovers loh kak, iya kan? colokin matanya dong kak, coloknya pake bambu.

    1. XD buahahahahahahahahah yang bunuh OC, OC yang bunuh XD wkwkwkwkwkkwkw ini saking sadisnya ya XD

      EH ZIYALAN, MOON LOVERS LUMAYAN MENGURAS HATI ~

    2. nih OC keknya harus di kasih penghargaan dah, kkkkkk
      moon lovers menguras hati ampe kering yah, jhaha

  3. aku malah ketawa baca cerita ini, gg tau kenapa, tapi ini lucu sumvah :v 😀
    fighting, kutunggu ff sleep tight selanjutnya 🙂

    aku juga nungguin evening sky kok 🙂 😀

  4. Huaaaaaa feel nya dpet bgt inihhh
    Tapi klo ngingetin Chan pernah begituan Ama tante2 ituhh JD seneng sendiri bca ff inihh…
    Jadi pingin ikutan brg kak irish….
    PGN ikutan ngulitin, nyiksain, ngerobek mulutnya pke piso, robek perutnya trus ngeluarin isinya, botakin rambutnya pke pemotong rumput, cincang abis badannyabpke piso tumpul, ngeluarin bola matanya buat main golep
    Huahahahahhahahahah walaupun saya pensnya Tapi sejujurnya saia kesal sekali denganya…
    Huaaaaaa Daebak KAK….

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s