[EXOFFI FREELANCE] COOL GUY, BUT SWEET (Chapter 2)

cool-guy-but-sweet-poster

COOL GUY, BUT SWEET [Chapter 2]

“ByunPelvis’s Story Line”

 

Cast                 : Do Kyungsoo

                           Jung Hyera (OC/You)

Other Cast      : Oh Sehun,Park Chanyeol,Kim Chanri (OC),and other.

Genre              : Romance,School life, Sad, AU.

Leght               : Chapter

Disclaimer       : ff ini murni buatan saya, no copy no paste. Mohon maaf jika ada kesamaan milik fanfiction author lain. Hanya ketidak sengajaan bila mana alur,nama,kharakter sama.

Anyeong, setelah satu minggu akhirnya dipost juga. ^^  padahal waktuku luang bgt , tapi berhubung saya hanya author freelance jadi yang tugas post admin tercinta di sini. Ok readers happy reading ne!!!

“Jangan mencuri hatiku jika kau tak bisa mengembalikannya”

*

*

 

Chapter 2

Pagi yang sangat cerah membuat setetes embun terlihat bagaikan berlian  yang begitu bening dan berkilau. Sinar matahari masuk melalui celah ventilasi udara pada kamar harum nan idah milik seorang putri cantik yang masih betah bergelut dengan mimpinya.

Benda bulat yang sudah seperti sahabatnya itu sudah  berteriak sejak 15 detik yang lalu. Suara yang ditimbulkan sangatlah memekakan telinga bagi yang memiliki pendengaran normal.

Jung Hyera, mahluk ciptaan Tuhan yang yang dianggap sempurna oleh teman temannya itu tidak merasa terganggu sama sekali dengan suara alarm itu.

‘cklekk’

Pintu kamarnya terbuka lebar dan memunculkan sosok tinggi dan tampan.Namja itu mendengus melihat sepupu wanitanya masih nyenyak tidur bak babi betina.

“Astaga, gadis ini masih saja tidur, aku yakin dia akan seperti orang gila jika tau jam berapa sekarang”

Park Chanyeol semakin mendekat dan membangunkan Hyera menggunkkan kaki kanannya.

“heii Jung Hyera palli ireona!”

“eunghhh” hanya lenguhan yang terdengar. Chanyeol berdecih karena gadis sebesar Hyera masih saja malas dipagi hari.

Hei bahkan dia saja yang namja sudah bersiap sejak subuh tadi.

“haiss Yakk babi betina cepat bangun!atau kau mau aku-.. Aigo!” Chanyeol tersentak kaget saat membuka selimut yang menutupi seluruh tubuh Hyemi. Yang dilihatnya saat ini justru kaki mungil Hyera. Namja tinggi itu lantas beralih membuka selimut bagian bawah , dan benar saja jika sepupunya itu tidur dengan posisi terbalik dari punggung ranjang.  Chanyeol menggeleng heran .

“eumm Ajhuma 5 menit lagi ne?”

“Ajhuma? Ckkk Yakk ini aku sepupumu yang paling tampan dimuka bumi. Naya! Chanyeollie oppa!” ucap Chanyeol dengan penuh penakanan disetiap kalimat.

Lagi Hyera malah semakin membungkus seluruh tubuhnya dengan selimut. Chanyeol tertawa terpaksa dan membuka lagi selimut untuk memulai aksi teganya membangunkan sepupunya.

“aa… appho”

“ya ya cepat bangun !”

“Park Yoda lepas! Yakk pabboya”

Hyera berteriak histeris karena Chanyeol mecubit kedua pipinya sangat keras.

Hyera tambah kesal saat mulut lebar Chanyeol tertawa bak tokoh antagonis yang mengalahkan musuh. Tanpa aba aba Hyera bangun dan menyerang dengan menjambak rambut coklat mulus milik sepupunya itu.

“arghhh Hyera-ya ..aww sakit. Hei lepaskan!”

“ha ha kau fikir hanya dirimu yang bisa membuat orang kesal huh? Rasakan!”

Tanpa ampun Hyera masih terus menarik rambut Chanyeol.

“iya iya Mian, jebalyeo!”

Hyera tertawa puas dan langsung berlari menuju kamar mandi , menutup pintu sangat rapat sebelum Oppa yang satu itu membalas aksinya.

Sedangkan Namja tinggi yang masih berdiri dasana masih meringis sembari mengelus rambutnya, beberapa helai rambut bahkan sampai rontok karena perbuatan Hyera.

“haiss dasar babi betina. Hyera-ya kau harus membayar biaya salonku..aigo sesange!”

.

.

Chanyeol memakirkan Audi silver miliknya di area parkir. Hyera bersiap turun dan mencium pipi Chanyeol cepat. Hal itu sudah sering dilakukannya sebagai rasa sayang terhadap kakaknya.

“Gomawo Chan… ah anhi –  Yoda Oppa!”

“yakk kau kurang ajar . Panggil dengan nama yang benar”

“shireo”

Hyera memelehkan lidahnya dan dengan cepat keluar dari mobil, menghiraukan Chanyeol yang berteriak disana.

Sepanjang koridor Hyera berjalan dengan gaya khasnya, membuat setiap pasang mata menatapnya bagai bak seorang dewi.

“Hyemiya! Disini!”

“eohh Chanri-ya”

Hyemi tersenyum cerah melihat teman akrabnya yang sedang melambaikan tangan disebrang koridor . Gadis itu berjalan menghampiri Chanri.

“ya biar kutebak. Pasti kau berangkat bersama Chanyeol oppa? dan kau juga membuatnya kesal kan?”

“majjaseo. Wahh eothokae arraseo?”

“itu. dia terlihat mencari sesorang. Yaa pasti kau”

Hyera menoleh arah yang ditunjukan , dapat dilihatnya Chanyeol yang sedang celingukan mencari seseorang. Mengkin saja benar jika yang dicari adalah dirininya.

“Chanri-ya palli kha!” Hyera menarik tangan Chanri untuk pergi dari tempat itu, lagipula dosennya akan masuk seperempat jam lagi. Jika ia mau selamat maka sudah haru berada dikelas 5 menit sebelum kelas dimulai.

“Hyera-ya kenapa harus menghindar? Aku ingin bicara dengan Yeollie oppa” protes Chanri setelah berada didepan pintu kelas. “Yeollie? ck ck aigo sudah seberapa jauh kedekatan kalian?” tanya Hyera penasaran karena sebenarmya kakak sepupunya sangat menyukai Chanri. Begitupun sebaliknya.

“emmm… mian telat mengatakannya. sebenarnya kami sudah jadian 2 hari yang lalu.”

Hyera melongo, sungguh tega sahabatnya ini menyimpan rahasia darinya.  yeoja itu langsung bersender pada pintu saat mendengar itu. Pasalnya Chanri pernah mengatakan tak menyukai namja humoris dan suka bertingkah konyol seperti Chanyeol.

“teganya kau tak mengatakannya padaku lebih awal”

“mian. Aku takut kau akan terkena serangan jantung nantinya. Soal aku tak menyuaki Chanyeol oppa hanya bohong . he he” ucap Chanri sembari meringis. Hyera mengeluarkan tawanya , sungguh sangat lucu satu temannya itu.

“dasar kau ini. ayo masuk”

Hyera mengawali memasuki kelas dan menyapa mahasisiwa yang juga baru saja datang. Kini tatapannya diarahkan pada bangku pojok paling atas, tempat dimana ia bisa menemukan orang yang telah menyita seluruh fikirannya semalaman tadi.

“ya apa yang mereka lakukan?” tanya Hyera dengan wajah syok saat melihat Kyungsoo dirubungi tiga yeoja disana. Parahnya lagi mereka menyerahkan sesuatu yang mencolok pada namja itu. Sesuatu itu seperti sebuah kado. Kyungsoo bahkan sempat tersenyum tipis tadi, membuat hatinya menjadi panas saja.

“Chanri-ya!”

“hemmm?”

“kapan ulang Tahun Do Kyungsoo?” Hyera bertanya dengan masih menatap namja favoritnya. Chanri yang sedang membalas pesan  pada ponselnya langsung menoleh.

“ye? Ah chakaman” kemudian Chanri beralih pada memo kecilnya. Gadis itu membaca catatan yang kemarin ditulisnya sebagai bahan penyelidikan Do Kyungsoo.

“dia lahir pada 12 januari 1993. Owh, bukankah hari ini?”

“ya benar. Haih lihat mereka . yakk kenapa tak mengatakannya padaku sejak kemarin Chanri-ya?” tanya Hyera dengan nada kesalnya.g Gdis itu mendudukan pantatnya dan mengendurkan bahunya karena frustasi.

“ya ya kau sendiri yang tak mau mendengar lebih banyak tentangnya kemarin dan bukankah kau langsung pergi saat kita masih mengobrol . Dasar!”

“nde arrayo. Hemm aku harus membelikan sesuatu untuknya. Chanri-ya bantu aku!”

.

.

Hyera berada dipusat toko buku saat ini, ia langsung beranjak setelah jam kuliah berakhir . sekarang yang menjadi targetnya adalah buku yang baru saja ditunjukan oleh Chanri lewat pesan.

“Ah ini dia…yang ini juga. ommo akhirnya” Setelah mendapatkannya gadis itu langsung membawanya   menuju kasir.Hyera menggunakan pembayaran aplikasi mobile , gadis itu tak mau repot menggunakan kartu kredit , debit ,atau uang tunai.

Hyera membungkuk hormat sebelum keluar dari toko .

Membutuhkan waktu 20 menit untuknya sampai lagi diuniversitas, disinilah Hyera. Menantikan seorang namja yang sudah satu jam belum juga memunculkan batang hidungnya. Beberapa kali gadis itu menilik arlogi di pergelangan tangannya. Biasanya jam seperti ini adalah waktu untuk Kyungsoo mengunjungi perpustakaan.

“dimana dia?” keluhnya sembari terus melirik pintu masuk. Ia sesungguhnya paling benci yang namanya menunggu. Hyera terlihat seperti seseorang yang sedang menunggu lotre undian. Sangatlah konyol.

Disadarinya tiba tiba pintu kaca perpustakaan terbuka dan menampakan sosok Kyungsoo masuk sembari membawa tumbukan buku tebal. Hyera tersenyum lebar dan bangkit menghampiri namja itu.

“ekhhm… Anyeong Kyungsoo-ssi. Kau perlu bantuan?”

Yang dipanggil hanya menoleh sebantar dan kembali fokus pada kegiatannya memasukan buku kedalam rak.

“anhiyeo. Waeyo Hyera-ssi?” jawab Kyungsoo tanpa menoleh.

“keugae.. aku-“

“Sunbae-nim!!! Ya Sunbae kami mencarimu” Tubuh Hyera  tergeser karena saat ini beberapa junior heboh mengerubungi Kyungsoo. Hatinya menjadi panas seketika melihat Kyungsoo sedikit menujukan senyumnya untuk meladeni para Senior.

Ia mengira namja dingin seperti Kyungsoo tak akan memiliki pengemar atau semacamnya.

“ya Kyungsoo-ssi “ lagi lagi Hyera gagal bicara karena tubuhnya semakin terdorong mundur.

“Sunbae bantu kami menyelesaikan tugas, kami sangat kebingungan. Ayo!”

Hyera hendak membuka mulutnya saat melihat Kyungsoo ditarik pergi . Gadis itu mengeratkan genggamannya pada tali paper bag yang dibawanya.

Hanya sia sia saja ia menunggu kyungsoo hampir selama satu jam. Bisa saja sekarang ia meneriaki para junior itu agar meninggalkan Kyungsoo berdua dengannya, tapi ia juga tak ingin terlihat menjadi yeoja kasar didepan namja yang disukainya. Bukankah dirinya juga harus menjaga harga diri? Ya tentu saja.

Pada akhirnya Hyera menyerah dan keluar dari perpustakaan dengan menghentakan kakinya . bahkan sapaan petugas perpustakaan tak dihiraukannya sama sekali.

Sedangkan dibangku pojok Kyungsoo menatap kepergian hyera. Namja itu mengerutkan dahinya setiap mengingat sikap Kyungra padanya akhir akhir ini. ia ingat dulu sempat menjadi musuh berat gadis itu dalam masalah kepandaian.

‘dia berubah aneh padaku. Aku harus hati hati’ ucapnya dalam hati. Ia sedang berperasangka buruk jika mungkin saja Hyera sering mendekatinya hanya untuk niat tak baik. salahkan otaknya yang negatif itu.

“Sunbae!”

“e-eoh nde?”

“apakah sunbae kurang sehat? Kau juga melamun” pertanyaan junior membuat Kyungsoo sedikit gelagapan. Namja itu menggeleng pelan dan menunjukan senyum tipis. Sangat sipis sampai kau harus teliti jika ingin melihatnya.

“aku baik baik saja. bab apa yang tak kau mengerti?”

Kyungsoo berusaha mengalihkan pembicaraan, jangan sampai ia tertangkap sedang melamunkan seseorang. Hei Kyungsoo itu sangat tak suka melamun, baginya hanya membuang waktu saja. lebih baik ia menghapalkan rumus fisika daripada mengosongkan fikiran.

Tapi walau Kyungsoo sedang fokus menerangkan materi , namja itu juga sedang berpusat pada suatu hal yang membuatnya sulit tidur semalaman ini.

Hal yang mungkin akan berpengaruh dengan harga diri maupun perasaannya.

.

.

.

Hyera masuk kamarnya dengan wajah lesu, gadis itu melepaskan sepatu nya asal dan langsung berbaring pada ranjang queen sizenya tanpa mau melepas mantel hangat  yang sedikit basah karena gerimis sempat mengguyur tubuhnya tadi.

Beruntunglah Chanyeol tadi mengantarnya dan langsung pulang ke apartement. Itu berarti tak akan ada yang mengganggu waktu malas malasnya hari ini. walau tak kesal karena Chanyeol tapi ia sedang badmood mengingat saat  diperpustakaan tadi. Rasanya ia ingin membuat pengumuman pada semua mahasiswa untuk tidak mrndekati Do Kyungsoo selain dirinya.

“hah molla, aku gila sendiri”

Drtt drttt..

Poselnya berdering, gadis itu merogoh tas dan mengambil smart phone didalamnya.

‘Oh Sehun calling’

Tanpa pikir panjang gadis itu langsung menolak panggilan , begitupun seterusnya sampai namja bernama oh Sehun lelah menelfonnya.

Ini sudah yang ke 10 kalinya gadis itu menolak panggilan tapi ponselnya masih saja berbunyi.

“aishh mengganggu saja”

Kali ini ia sangat ingin membunuh si penelfon karena mengganggunya , Hyera membuka  penutup ponselnya dan melepas batrai. Ia tersenyum miring saat membayangkan ekspresi kesal seseorang disebrang sana.

Hyera memejamkan matanya dan dalam sekejap gadis itu sudah tertidur. Tubuhnya sedang tidak fit membuatnya cepat lelah hari ini.

Hyera POV

Aku membuka mataku saat jam sudah menunjukan pukul 7 malam. Aigoo aku sangat nyenyak sampai tak sadar kini langit sudah mennjadi gelap.

‘eungg’

Aku meregangkan ototku yang sangat kaku  dan bangkit menuju kamar mandi. Sepertinya berendam air hangat sangat menyenangkan.

Kusambar handuk yang berada dibalik pintu kamar mandi dan mengisi bath up dengan air yang sudah otomatis hangat.

 

.

.

Aku selesai setelah 1 jam dikamar mandi. Daebak, pasti Chanyeol oppa akan mengataiku babi betina jika tau ini. Aku mengganti piyama mandi dengan piyama tidur , juga menggelung rambutku keatas yang membuat leher sexy’ku terekpos.

Oh tidak. Aku mengingat kata kata Oh Sehun yang mengatakan seperti itu. Hah ngomong ngomong ada apa tadi dia menelfon?

Beraninya menghubungiku setelah 1 bulan lebih  menghilang. Dia fikir siapa aku ini? simpanannya? Cihhh.

Oh Sehun, namja yang baru kuputuskan satu bulan yang lalu. Aku tak mau menceritakan bagaimana bisa aku berpisah dengannya. tapi sungguh aku sudah tidak tahan mempunyai namja casanova sepertinya.

‘cklekk’

“nona?”

Aku mendengar seseorang mengetuk pintu dan melihat Shim Ajhuma berdiri diambang pintu. Ah ini waktunya ia membereskan kamarku yang super berantakan ini.  ya aku tak pernah malu mengatakan jika aku sangatlah pemalas.

“eoh ajhuma. Masuklah!”

“Nona waktunya makan malam. Aa anhiyeo.. bahkan ini sudah lewat untuk jam makan malam” ucap Shim ajhuma sembari memungut barang barang yang bertebaran dilantai.

“iya ajhuma. Gomawo eoh sudah mengingatkan. Eh.. tapi dimana Do Ajhuma? Aku tak melihatnya hari ini?”

Benar jika aku tak melihatnya hari ini, biasanya wanita yang sudah kuanggap seperti eomma sendiri itu  akan menyiapkan kebutuhanku dan juga mengingatkanku akan segala hal dirumah ini. ya aku ini lebih dekat dengan para pelayan daripada dengan kedua orang tuaku sendiri.

Salahkan mereka yang sangat jarang berkumpul denganku, mereka hanya mementingan pekerjaannya saja. Bisnisnya itu selalu saja berjalan diluar negri dan selalu membuatku kesepian jika ditinggal. Sejak kecil Do ajhuma dan yang lain lah yang mengurusku.

“ahh dia mengambil cuti sejak kemarin nona. kesehatannya sedang memburuk”

“benarkah? Aigo kasihan sekali. “

“Jangan khawatir noona. Dia tak akan nekat kerja . Nati ada yang akan menggantikannya selama cuti”

Aku mengangguk mengerti. Koki pengganti? Huh kufikir adalah ide yang cukup buruk.

Setelah selesai dengan kegiatanku dikamar aku keluar menuju dapur, tercium jelas aroma masakan yang sangat sepertinya enak. Wahh tak jauh berbeda dengan masakan Do Ajhuma.

Ah iya tenggorokanku sangat kering. Tanganku terulur membuka lemari es dan mengambil botol air bergambar rilakuma kesukaanku.

Dengan oneshoot aku meneguknya. Ah sangat segar, lebih baik kuhabiskan saja.

“chogiyo, makan malam anda sudah siap Noona Hyera”

Aku masih meneguk air saat mendengar sebuah suara menegurku. Hei aku tak asing dengan suara ini. Aku menahan air dipipiku dan menoleh,

Seketika itu….

Byurrrrr..

Aku menyemprotkan air yang belum kutelan dan terbatuk. Mataku membulat melihat siapa yang berada dihadapanku saat ini.

Seolma, pasti mataku bermasalah. Ya pasti otakku sedang tidak beres. Ayolah sadar! Mengapa aku seperti melihatnya? Bahkan ini sangat nyata.

“gwemchanayeo?” tanya namja dihadapanku ini dengan tatapan yang bisa dibilang khawatir, mungkin.

Huh mengapa aku mendengar suaranya lagi?. Ototku masih kaku dan mataku tak bisa berkedip sama sekali

Benar jika ini nyata karena aku merasakan sakit saat mencubit pipiku sendiri.

“n-neo? YAKK APA YANG KAU LAKUKAN DIRUMAHKU???”

“…”

Tbc

Duhh gimana nih? Tambah aneh kah? Mian ne .

Author lagi keburu nih so sampai ketemu besok di next chapter^^

Gomawo sudah mampir baca….

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

15 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] COOL GUY, BUT SWEET (Chapter 2)”

    1. Hai.
      terimakasih mampir ninggalin jejak. ^^ .
      ha ha siapa lagi namja pemalu yg pinter masak ?
      .
      jawaban ada dinext chapter. Mungkin perlu persiapkan ambulance takut hyera pingsan 😀 .
      Ha ha.
      ok se you next..

  1. Aduh critanya bikin senyum” sndiri..hihihi
    Aku jdi ke inget sma Exo Next Door waktu hyera menyemburkqn airnya..kkk
    Itu D.O kah??

    Next kakk dtunggu klanjutanya ya^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s