SILHOUETTE | 3

Untitled-1 copy

SILHOUETTE

Starring by :

Oh SehunKang Mirin

T

Sad  | Romance | Lil hurt

Chapter

A. N : { Read First }

Hei ~ aku ga telat updatenya kan? Semoga engga ya wkwkwk.

Oh iya, biar kalian gak bingung ntar disini ada part Mirin PoV jadi diliat aja baik-baik.. dan jangan pusing ya…. kalau mau baca bacotan aku ntar aja aku tulis dibawah wkwkwk….

Happy Reading~

Previous part    :  PROLOG | 1 | 2

***

Melihat Mirin yang akhirnya tertidur entah kenapa membuat Ji Ae lega. Meskipun tempat dan waktunya salah karena Ji Ae tertidur di jam pelajaran matematika. Pelajaran Mrs. Yoon. Ji Ae tahu, gadis itu sudah dua malam tidak tidur. Dan dia semakin yakin saat melihat kantung mata Mirin tadi pagi yang lebih besar dan hitam dari sebelumnya saat dia dan Mirin berencana menemui kakak sepupunya dan teman sepupunya itu –Luhan. Saat itu, sangat menyedihkan sebenarnya. Untuk pertama kalinya melihat senyum Mirin membuat Ji Ae sedih. Bibir Mirin memang tersenyum, tapi matanya kosong. Hari itu, sisi ceria Mirin seperti hilang entah kemana.

Dan hari ini,untuk pertama kalinya dalam dua tahun. Ji Ae duduk disamping Mirin. Tempat yang belum lama ini ditinggali Sehun yang sekarang sudah berpindah tempat di kursi paling belakang. Tidak ada acara usir-mengusir. Seperti ada perjanjian tidak tertulis yang mengharuskan mereka menjauh satu sama lain.

“Umm…” Ji Ae beralih fokus dari Sehun –yang fokus pada papan tulis- ke Mirin yang tertidur membelakanginya dengan sweaternya sebagai bantal. Rambut pendek Mirin terjatuh ke belakang. Memperlihatkan sebagian wajahnya yang berkeringat. Keningnya berkerut. Mirin tidak bisa tenang bahkan dalam tidurnya. Mungkin, itulah penyebab dia tidak tidur selama dua malam.

“Nona Hwang, apa teman sebangkumu itu tidur?” Ji Ae tersentak. Dilihatnya Mrs.Yoon dan orang-orang disekitarnya. Nada wanita itu tajam dan dalam. Sial, semua mata tertuju padanya. Kecuali sepasang mata milik Sehun yang tidak beralih dari buku dan papan tulis.

“Ehmm tidak.. itu… Mirin…dia sedang…”

“Bangunkan dia,” Ji Ae menelan ludahnya yang seketika terasa pahit. Dengan gerakan tidak rela, dia mengguncang bahu Mirin. Merasa bersalah karena harus mengganggu tidurnya yang dua malam ini tidak ia dapatkan.

“Mirin. Bangun,” kali ini Ji Ae mengguncang tubuh Mirin disertai suara yang ia dekatkan ketelinga Mirin. Guncangan pertama, Mirin sama sekali tidak bergerak. Guncangan kedua –sedikit lebih keras- Gagal, Mirin hanya bergumam tak jelas dan bergerak sedikit sebelum akhirnya kembali tenang dalam tidurnya.

Berbanding terbalik dengan Ji Ae yang mulai berkeringat dingin. Mrs. Yoon mulai mendekat ke meja mereka. Sorot matanya tajam, tapi hanya mengarah pada Mirin. Sekali lagi, Ji Ae melirik Sehun diujung ruangan yang masih tidak peduli. Berharap satu keajaiban. Laki-laki itu akan menyelamatkan Mirin. Seperti yang biasa ia lakukan disaat Mirin berada di situasi genting seperti sekarang ini.

“Sehun…”

Mrs. Yoon berhenti saat jaraknya dan jarak meja Mirin tinggal dua langkah. Mukanya syok dan alisnya berkerut. Tidak, bukan hanya dia. Ji Ae juga. Bahkan dari tempatnya dia bisa melihat air mata Mirin. Duapuluh kepala lainnya dikelas ini juga. Termasuk Sehun yang sudah mengalihkan konsentrasinya pada meja Mirin dengan wajah datar tanpa ekspresi.

“Mirin, bangun..”

Berhasil. Mirin mengerjap setelah Ji Ae dengan terpaksa menampar pipinya. Mengangkat kepalanya menampakkan wajah khas bangun tidur dengan alis yang bertaut mengedarkan matanya kesetiap ruangan. Lalu berhenti di Mrs. Yoon yang masih menatapnya sadis.

“Kau di sekolah, Kang Mirin-ssi. Kau dikelasku, “ ucapan Mrs.Yoon menjawab pertanyaan dalam hatinya. Sukses membuat semua nyawanya kembali terkumpul. Ia memutar pandangannya sekali lagi dengan mata yang terbuka sempurna.

“Kalau mencari Sehun, suamimu itu ada disana,”

“Apa?!” Mrs. Yoon mengedikkan bahunya kearah Sehun yang menatapnya datar. Melihat senyum miring Mrs. Yoon dan ekspresi aneh Ji Ae. Ditambah tawa anak-anak yang terdengar mengejek. Mirin tahu, ada sesuatu yang terjadi saat dia tidur. Mirin menatap Ji Ae, dia hampir bertanya apa yang terjadi sebelum Mrs. Yoon lebih dulu berbicara.

“Keluar. Nona Kang. Aku berikan kau waktu istimewa untuk tidur,”

 

 

***

 

Ini gila!

Ji Ae pasti bercanda. Dia bilang aku memanggil Sehun saat tidur tadi. Memangnya aku mimpi apa?

Aku mencoba mengingat mimpiku. Berkali-kali melakukannya. Tapi tidak bisa. Aku tidak ingat apapun. Tapi aku yakin itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan Sehun. Dan masalah anak-anak yang tertawa, mungkin karena Mrs. Yoon jatuh? Rambutnya berantakan? Atau mungkin lidahnya kepeleset.

“Bisa bicara sebentar?”

Deg. Tidak, itu suara jantungku. Aku kaget tentu saja. Tiba-tiba saja ditarik paksa seseorang saat menggerutu dilorong sepi seperti ini. Ditambah lagi wajah orang yang menarikku itu begitu dekat hingga nafas hangatnya menyentuh pipiku.

Tidak. Kang Mirin tidak boleh goyah. Tidak boleh jatuh lagi kehati Sehun.

“Aku sibuk,”

Aku tidak bohong. Alasanku berjalan dilorong ini adalah karena lorong ini mengarah keruang guru. Mrs. Yoon yang terhormat memanggilku –aku yakin kalian tahu kenapa. Dan alasanku berjalan cepat karena Ji Ae menungguku digerbang. Dia bilang ingin mengajakku ke suatu tempat dan aku harus cepat kalau tidak mau ditinggal..

“Sebentar saja,”

“Kubilang aku sibuk,”

“Hanya Sebentar. Sepuluh menit. Ditaman belakang,” kali ini wajahnya memelas. Tapi nada suaranya memaksa.

“Lepas Sehun… sakit,”

Dejavu. Aku seperti pernah melalui ini sebelumnya. Aku melihat tangannya yang melingkar sempurna dilenganku. Kekuatan tangannya yang menggenggamku. Mataku dan matanya yang beradu tatap tidak mau kalah. Dia yang memohon atau mungkin memaksa. Dan aku, yang berusaha melepas tangannya.

Dan iya. Dia melepas tangannya tepat setelah aku meringis seperti itu.

“Terserah. Aku hanya minta konfirmasi kenapa tadi kau memanggilku sambil tidur,” dia langsung berbalik. Meninggalkan aku dengan wajah memerah antara malu dan kesal.

Benar kan? Aku yakin pernah seperti ini sebelumnya

 

***

“Mirin kau dimana? Kau disuruh apa sama Mrs. Yoon?”

“Tidak ada. Dia hanya marah-marah tidak jelas. Kamu dimana?”

“Menurutmu? Aku hampir 30 menit didepan gerbang !!”

Mirin menjauhkan telinganya dari ponsel. Meski terlambat karena suara Ji Ae sudah menyambar telinganya lebih dulu. Hingga dia harus menetralkan dulu telinganya yang tiba-tiba berdenging.

“Iya..iya…maaf.. tunggu sebentar lagi ya. Masih ada satu hal yang harus aku urus,”

Sebelum obrolan bertambah panjang dan akhirnya tanpa sadar Mirin bilang akan bertemu Sehun, Mirin mematikan sambungan telpon. Mungkin Ji Ae sedang mencak-mencak diujung sana. Tapi disini pun, Mirin hampir membenturkan kepalanya kedinding.

Anggaplah dia gila karena kesalahannya sendiri.

Saat dimarahi Mrs. Yoon tadi, tiba-tiba dia ingat apa yang dia mimpikan. Dan sialnya, orang itu memang benar ada disana, dimimpinya. Dengan senyuman hangatnya, dengan pelukan hangatnya. Dan yang Mirin lakukan saat itu adalah menangis.

‘Mungkin kau masih butuh dia,’

Bukan, itu bukan suaranya. Itu suara Ji Ae yang terekam dalam otaknya. Kutipan percakapannya dan Ji Ae saat tadi membahas perihal dia yang menyebut nama Sehun dalam tidurnya. Tidak mungkin. Mirin menggeleng cepat menyanggah suara Ji Ae dalam otaknya. Alasannya menuruti ajakan Sehun tadi semata-mata hanya untuk memastikan pada dirinya sendiri kalau dia sudah tidak apa-apa tanpa Sehun.

‘Cobalah berbaikan.’

Itu suara Ji Ae lagi. Bedanya, kalimat yang ini adalah kutipan saat ia dan Ji Ae berbicara larut malam di telpon. Ketika ia menceritakan tentang dia dan Sehun yang memutuskan untuk mengakhiri semuanya. Saat itu Mirin masih menangis. Dan dengan jelas dia bilang tidak bisa. Dan setelah melihat sikap acuh tak acuhnya orang itu tadi, berbaikan adalah hal termustahil untuk dilakukan.

‘Masih ada waktu untuk memperbaiki semuanya,’

Kali ini Mirin menghentikan langkah cepat lebar-lebarnya. Bukan karena suara Ji Ae yang terakhir ia dengar seperti kaset rusak didalam kepalanya. Bukan juga karena ada benda besar yang menghalanginya untuk masuk ke area taman belakang sekolah. Kalau dia mau, hanya butuh satu langkah dan dia sudah ada di taman belakang. Diteruskan dengan beberapa langkah kecil untuk bisa menghampiri Sehun yang berdiri menyamping.

Hanya saja, dia tidak mau. Tidak bisa.

Dia lebih memilih bersembunyi di belakang dinding tua berlumut sisa bangunan runtuh. Menutup mulut dan hidungnya seakan-akan suara nafasnya bisa menyebabkan keributan. Tapi tidak menutup matanya dari apa yang bisa ia lihat.

“Jadi, Sehun. Kau tadi mau bilang apa?” suara wanita. Membuat Mirin semakin mendekatkan satu telapak tangannya ke mulut dan hidungnya. Sementara tangan satunya mulai merambat naik memegangi dada kirinya.

“Aku mencintaimu. Terimakasih sudah membantuku melepaskan diri dari Kang Mirin,”

Satu tetes air mata mengalir begitu saja dari matanya.  Mirin hafal suara siapa yang didengarnya ini. Tidak perlu clue untuk menebak pemilik suara itu adalah Sehun. Tanpa sadar, Mirin meremas dadanya sendiri seakan menahan benda itu agar tidak hancur sekarang. Perih. Jika sebelumnya separuh bagian hati Mirin masih bisa menguatkan, sekarang bagian itu terkikis saat dilihatnya dada bidang Sehun menjadi sandaran gadis lain selain dirinya dan lengan Sehun memberi kehangatan pada tubuh lain. Mungkin Ji Ae benar. Sampai beberapa saat yang lalu, dia masih butuh Sehun.

“Kalau tidak kuat, tidak usah dilihat,” Mirin terkesiap menyadari ada tangan yang menutupi matanya dari belakang. Dan tanpa aba-aba tetesan lainnya mengikuti hingga membentuk aliran sungai.Tangan yang sama dengan yang merangkulnya, membawanya pergi dari tempat itu. Tidak tahu ada kekuatan apa dibalik tangan itu. Hanya saja, kehadiran tangan dan si pemilik tangan yang sekarang merangkulnya bisa membuat tangisnya lepas hingga dekapan tangannya sendiri dimulutnya tidak dapat menyembunyikan suara isakkan.

 

Dia tidak tahu ada dimana. Kakinya lemas. Dan matanya masih tertutup. Mirin pasrah saja saat tangan itu menuntunnya berjalan. Mungkin sekarang mereka sudah ada di koridor dekat kantin mengingat jaraknya yang sudah lumayan jauh. Atau mungkin saja sekarang mereka sudah sampai di parkiran.

Sehun bilang dia ingin membahas tentang kejadian tadi siang kan? Sekarang Mirin mengerti. Dia sengaja membuat Mirin melihat adegan itu untuk mengusir Mirin jauh-jauh dari hidupnya.

“Aku lelah,” Mirin berbisik tapi masih mampu didengar orang yang mendekapnya. Orang itu tiba-tiba berhenti membuat Mirin juga ikut menghentikan langkah kakinya.

“Mau istirahat dulu?” udara hangat berhembus dipipi Mirin, tanda bahwa orang itu berada dekat dengannya dan sedang menghadapkan wajahnya kearah Mirin.

“Aku ingin berhenti,”

“…”

Hening. Orang itu tidak menjawab pernyataan Mirin. Entah apa yang dilakukan orang itu. mungkin menunggunya melanjutkan kata-katanya yang menggantung.

“Ji Ae salah. Hwang Ji Ae salah,” Mirin kembali terisak dengan tangan orang asing itu yang masih menutupi matanya. Suara Ji Ae yang tadi sempat berputar kembali teringat lagi.

“Tidak ada yang bisa diperbaiki. Semua…….sudah hancur,”

Seperti mengerti Mirin butuh sandaran, orang itu melepas tangannya dari mata Mirin. Beralih menarik tubuh Mirin yang mulai bergetar lagi untuk masuk kedalam dekapannya.

Dan beberapa saat yang lalu, saat tangan itu lepas dari matanya Mirin sempat mendongak untuk melihat siapa pemilik tangan yang sudah menyelamatkannya. Yang sekarang sudah mendekap tubuhnya. Dan merelakan Mirin menyembunyikan air mata di lengkungan lehernya.

Orang itu….

 

Luhan.

 

 

-to be continued-

A.N :

Hai ketemu lagi dengan Keyo disini. seharusnya ff ini keluar hari minggu kemaren, udah setengah jadi, tapi tiba-tiba berhenti ditengah jalan. Alesannya, jiwa fujoshi ku kambuh.  Ditambah video Luhan yang marah-marah itu.. Sumpah dia manly banget. aku speechless liatnya *percaya ga aku ngulang video itu sampe 3x?. Jadinya, setiap mau bikin ini, malah kebayang adegan ‘itu’ dan Luhan yang Manly abis. Mau nekat lanjutin. Tapi takut ntar genrenya malah geser dan ratingnya malah naik jadi NC kan galucu. tambah lagi mood aku hancur karena sesuatu yang melanda di real life /hufttt

terus, aku juga mau minta maaf karena ternyata aku ga bisa nulis panjang-panjang gaess.. segini udah mentok.. mungkin karena aku terbiasa nulis oneshoot. Sekali lagi maaf ya, karena aku Harkos /Bow… Tapi disini Luhan udah muncul walaupun seupil /?

sekian dari Keyo. komen sama like nya ditunggu. jujur aja nih ya.. kalau banyak responnya aku bakal cepet apdetnya tapi kalau responnya rada-rada dan pas diliat sidersnya banyak bisa-bisa mood aku jatoh dan ff ini digantung sampe taun depan.. /apasii

Salam hangat, Kecup basah dari Keyo

XOXO ❤

77 tanggapan untuk “SILHOUETTE | 3”

  1. Pliss banget jan sampe mirin pacaran sama luhan ntar endingnya pliss banget. Dah srek banget sama sehun soalnya. Tolonglah mirin kalo emang sayang sama sehun perjuangin, kalo tau sehun itu sengaja ngelakuin hal td buktiin dunss jan nangis aja😭

    Btw mian baru komen sekarang karna emg baru ketemu ff nya. Keren. Daebakk👏👏

    1. Gpp sih kalo luhan sm authornya biar sehun sm aku *loh hahahah *digetok mirin* wkwkwkk 😂😂😂

  2. wah sehun kenapa sih kok kayak gitu? luhan juga kok bisa ada disitu, emang luhan sekolah disitu ya.? hem lanjut baca part 4 deh siapa tau dapet pencerahan. hahaha, author fighting

  3. Oh wowwww~~~ luhan so sweet dehhh jantan bgt dah perlakuannya. Its look a like angel.
    Sehun mahhh kasian buanget mesti jd peran jht disni kekekeke ;>

  4. Heuuum kok aku mikirnya itu sehun sengaja bikin mirin terluka yaa…kyk yg mirin pikir tapi untuk nguji gitu sih ..nguji hatinya mirin untuk konsumsi pribadi….atauu sengaja nyari pelampiasan buat lupain mirin dan bikin mirin lupa sama ddia juga
    au aaah puyeeng sendiri

  5. Hohoho maapkeun aku yg udh komen di chap 4 malah baru baca yg chap 3😄😄btw ini keren loh kak!beneran deh..tapi ya kurang panjang gitu😂😂next kak

  6. huwaaaa sehuuunnn dikau jahattt
    kyaaaaa
    mirin sama luhan??
    mirin tau itu luhan???
    kan luhan sama sehun gak beda jauh tampangnya.. hehe
    aku lanjut baca ya kak author nim
    cusss~ ~

  7. huaaaa 😥 sumpah sehun jahat banget, tega banget sii dia gituin mirin, sengaja mancing mirin ketemuan biar bisa ngliat sehun nyatai cintanya k cewe lain, jahat bangey sii sehunnn 😥

  8. Thor,bikin penasran aja,semoga mereka bersatu lagi,Sehun Mirin,kmarin aku ff Sehun smpe akhir ehh akhirnya malah ceweknya sama Jungkook T_T
    Semoga FF SILHOUTTE,tidak Mengecewakan,DiTunggu next Chapternya,Aku Suka banget Thor FF Nya,lanjutkan 🙂

    1. Oalahh.. emang dia jodohnya jungkook kali wkwwk
      Aamiin..doakan biar ga mengecewakan yaa..
      Aduhh makasih sangat ^^ selaamt menunggu ^^

  9. Author maafkan akuu TT aku baru komen di part 3, karena pas nemu prolog aku baca eh penasaran dan ketagihan smpe part 3 ;_;
    Yaampun kenapa sehun begini ;_; kok dia jadi jahat(?)
    semangat author keyo lanjutin ini :3 aku ga sabar banget nunggu lanjutannya xD
    fighting authorrr 🙂

  10. Itu Sehun sma siapa???
    Kok jadi mbriwut yah????
    Luhan ada disekolah???
    Penasaran..penasaran…
    Maaf ya keyo.. Baru bisa komen skrng.pdhal bcanya udah dri tadi.. Hihi.😊😊😊😊
    Cpet update ya kak!!
    Fighting

    Aku jga udah liat vidio ny Luhan marah”..
    Ahk**** luhan bisa gtu ya???😭😭

    1. /teka-teki by raisa played
      hehehe gapappa kok.. woles aeee
      update nya diusahain secepaatnya >.<
      bisa dong!! Sisi lain luhan… dan aku makin cinta diaa haahh
      anw makasih udah baca ^^

  11. Tbcnya ganggu banget hahaha
    Sehun kok jahat? Dia sengaja memperlihatkan itu ke Minri 😦
    Next chapternya ditunggu Fighting!!j

  12. Yey… akhirnya luhan muncul juga 😀. Itu…itu kenpa si sehun tega amat… udah tau mirin belum bisa move on(?) klo mirin di ambil luhan baru tau rasa kamu hun.
    Lanjut kak… semangat ^^

  13. Akhirnya Luhan datang dengan hati baiknya yang seikhlasnya dia kasih sandaran ke Mirin…
    Sehun oh sehun…kenapa macam ni pula?? kok kamu jahat sih hun…kesel jadinya…
    Kalo gini bisa-bisa ada LuRin shipper nih..

  14. akhir nya luhan muncul jga,sehun sbner nya mau nya apa,kok bisa nya nyakitin doang..
    udh tau mirin smpe sgtu nya putus dri dy..
    w yakin dy sengaja,ntar klo udh liat mirin pindah k lain hati,baru dehh tau rasa..
    oia wktu author nya bilang klo bnyk siders ff nie bkalan d tunda mpe tau depan,w agk kcewa jga baca nya..jngn mpe d tnda ya,ksian kan sma yg suka comen n yg ska ff nie..klo bnyk siders lbih baik d protect aja,jngn d gantung..

    1. Sehun maunya kamu wwkkwk
      as your wish.. yang digantung sampe taun depan itu gaserius kok say.. semalem aku kalap sepertinya.. mohon maaf atas emosi yang meledak yaa..
      makasih udah sempetin baca ^^

  15. Sehun kenapa sihh.. jahat gitu.. aku kira bakal ngulang flashback yang kemarin.. hehe ternyata bukan.. sehunn aduhh dia pasti sengaja.. nohh kan minrin sekarang malah sama luhan..
    Iya kakk.. luhan emang manly banget waktu marah2 itu.. kakk kamu ngulang 3 kali.. aku lohh udah banyak kali.. sampe nggak ngitung.. bisnya kaget banget luhan bisa kek gitu.. hihi
    Next kakakk.. smeangat..

    1. yess ssehun kena amukkan lagi wkwkwk
      asikk ada yang sepham lagi /toss
      tiga kali sampe kemaren, sekarang gatau udah berapa kali hahaa
      okayy maksih ya… selamat nunggu next nya 🙂

  16. Ngak tahu kenapa berasa bayangin lagu narcissus mulu kalo baca yang part mirin, melepaskan tapi tak bisa merelakan 😂 aduh kak feelnya dapet banget 😂 ngak masalah sih updatenya telat yang penting ceritanya masih ada di satu rel yang sama malah buat aku ff ini cepet updatenya… 😄 so focus sama inti awal ceritanya ya kak, ff kakak keren banyak reader yang suka dan setia menunggu seperti Mirin yang menunggu Sehun #ngaknyambung 😂 oke keep writing and fighting yo.. 😉🙌

  17. Sehun nya jahat ya, tapi aku yakin dia ngelakuin kayak gitu karena takut kebayang mirin terus kaan nanti juga liat bayangan mirin udah klepek klepek lagi wkwk tidak luhaaann jangan rebut mirin dari sehuunn tidaaaakk jangaaan plis banget eon, aku ship sehun mirin jadi end chap sehun mirin aja ya><

  18. Sehun pasti punya makdud tersembunyi.. tapi kenapa hatus gitu caranya hunnie?! Ahhh mirin pasti sakit banget😥 luge kau datang tepat waktu walaupun aku hingung kenapa kamu ada disitu😕..
    Btw yg video luhan itu sumpahh gatau kenapa liat luhan kayak gitu keren banget.. walaupun ga ngerti apa katanye tapi luhan pas marah ganteng wkwkw… next chap fighting!!

    1. iya kayanya ada sesuatu yang sehun sembunyikan /hmm
      ahh seneng banget banyak yang sepikiran sama aku waktu liat luhan ngamuk.. rasanya tuh pengen meluk dari belakang trs bilang ‘Stop ge, pliss.. aku disin buat kamu’ /gila saya
      okyy terimakasih uda baca.. nextnya tungguin ya ^^

  19. Aiishh., itu sehun gmna sihh..
    Luhan kok ada d skolahnya mirin??
    Murid baru d skolah itu?
    Siapa tuh cwe yg sma sehun?
    Kesel deh ah sma sehun..huft

    Next kakk dtunggu klanjutanya 🙂
    Fighting!!

    1. /teka-teki by Raisa played wkwkwk
      tenang. next chap bakal dibuka satu-satu pertanyaannya..
      aku juga kesel banget sampe pengen meluk /eh
      okay makasih yaaa. selamat menunggu ^^

  20. kek nya ini ada kesalahpahaman *apa ini* tp kok luhan bisa ada disana sih? pindah sekolah kah? waaahhh~ jdi baper nih sm sikap luhan . kebayang bgt sikap dia di cerita nya *melting* btw, aku jg sempet kaget liat video luhan yg marah” itu, aku jg trus” ngulang tuh video 😂 coz luhannya keliatan keren bgt #plak
    keyo~ssi ff nya gak kecepetan kok, justru lebih cepat lebih baik *eaa* ntar klu kelamaan bulukan lgi *apa sih 😄 * aku suka konflik yg berliku (?) next chapter ditunggu bgt ^^

    1. Aku juga baper nih wkwkwk.. Luhan disana masih teka teki ya? hahaha
      Nah iyaaa sumpah dia keren banget..
      Kita jahat ga sih baahagia ini diatas kemarahan dia? wkwkwk
      okayy nextnya di tunggu aja ya
      makasih udah baca 🙂

  21. Aku udah senang Luhannya kemarin belum muncul dan sekarang muncul —meskioun seupil kayak kak keyo bilang— tapi aku benar-benar gak rela tuh perjaka China nangkring di part ini 😂 kenapa harus luhan vs Sehun siee? 😭 Aku kan jadi baver 😂😂 /PLAKPLAK/ kenapa? Dan tuh cwek siapakeuh? Jangan-jangan aku yang lagi ngomong sama Sehun disitu /PLAKPLAKPLAKPLAK/ next kak❤

    1. HEiiii perjaka cina itu milikku.. ahh sumpah aku ngakak.. aku juga ga tau kenapa bikinnya kayak gini hahaha
      Oh jadi kamu ceweknya~ /gulunglenganbaju
      next nya ditungggu aja yakk

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s