[EXOFFI FREELANCE] You Are (Chapter 2)

poster

Judul :  You Are

Author : Smiley_30

Leght : in chaptered

                                             Rating : PG-15

                                    Genre : comedy, Romance, DLL

                                                                   Main Cast : Zhireen(OC)

                    PARK CHANYEOL

Aditional Cast : OC

Disclaimer:

Ini murni hasil pemikiran author, jadi kalau ada kesamaan judul,alur,tokoh atau yang lainnya itu hanya kebetulan semata. Dan please don’t be plagiator.

Dan thank’s buat posternya cr : Ken’s @ Art Fantasy

A/N:

gimana kalau Idol yang pengen punya fans?

Summary

“berhentilah menggangguku Tiang listrik!”~Zee

“kau mau kemana ?” teriak Chanyeol yang sadar dengan rencana kabur Zee.

“Pulang, aku tidak ingin bertemu lagi denganmu tiang listrik!” Zee meledek Chanyeol dengan puas dan segera keluar dengan cepat.

“ aku akan membuatmu menyukaiku ZEE, aku jamin itu” Chanyeol menampakkan senyuman lebarnya dan sekarang satu kata yang akan selalu ia ingat adalah ZEE

“hyung! Kenapa kau cengengesan begitu ha?” Sehun yang sejak tadi ada di depan Chanyeol menampakkan raut bingung.

“ah.. tidak ada” Chanyeol sadar dan berusaha bersikap sebiasa mungkin.

“Bagaimana event Lucky Fans mu itu? berhasil?” Sehun kemudian duduk dan meminum air mineral ,yang ada di Meja.

“apanya yang berhasil, gadis itu malah mengejekku tiang listrik” Chanyeol memanyunkan bibirnya.

“apa?? Benarkah” Sehun terkejut dan hampir menumpahkan air mineralnya.

“iya”

“kalau begitu dia benar!” Sehun berteriak dengan penuh semangat.

“Ya! Kau ini!” Chanyeol kemudian menjitak kepala Sehun dengan Pelan dan di balas tertawa keras dari Sehun.

“huh, akhirnya aku berhasil juga keluar dari si Tiang Listrik itu!” Zee berjalan terengah-engah saat keluar dari venue dan segera menuju pagar untuk segera keluar, namun sebuah Suara menghentikannya.

“unnie……”

Zee kemudian berbalik dan ternyata yang memanggilnya tadi adalah anak perempuan yang ia temui tadi, namun anak itu tidak menangis lagi, namun sudah tersenyum sumringah kepadanya.

“ada apa gadis manis?” Zee mengelus kepala anak itu pelan dan tersenyum manis kepadanya.

“terima kasih sudah membuatku bertemu dengan Oppa!” gadis itu terlihat bahagia sekali.

“sama-sama!”  Zee kemudian membalikkan badannya dan bersiap untuk pergi.

“unnie?” anak itu membuat Zee berpaling kembali.

“ada apa?” Zee menjawabnya lembut.

“kata Oppa Yeol, Unnnie terlihat cantik kalau lagi marah”

Ucapan anak itu membuat zee merasakan perasaan aneh, antara marah dan…. , dia sekarang tidak tahu apa yang dia rasakan.

“benarkah ?” Zee berusaha bertanya dengan irama yang biasa saja.

“iya! Oppa bilang dia ingin bertemu dengan Unnie lagi.” Anak itu semakin bersemangat memberitahu zee tentang apa yang dikatakan Chanyeol tentangnya.

“sayangnya aku tidak ingin bertemu denganmu lagi Tiang listrik!”guman Zee dalam hatinya, dan ia hanya membalas pernyataan gadis itu dengan senyuman.

“Oh ya! Satu lagi, kata Oppa Unnie itu sangat senang bertemu dengannya, Unnie bahkan sempat berfoto dengannya.”

“apa? Dia bilang begitu! Apanya yang senang, dia yang memaksaku berfoto dengannya! Dasar!”Zee semakin gusar di dalam hatinya.

“Oh ya, anak manis namamu siapa?” Zee mencoba mengalihkan arah pembicaraan.

“Namaku Kim Ta Ma, panggil saja aku Tama” Tama tersenyum sumringah.

“Tama? Pada Nama yang cantik, secantik dirimu” Zee memberikan pujian kepada tama yang membuat tama tersipu.

“Kalau Unnie?”

“namaku Zhireen, panggil saja aku Zee.”

“Zee Unnie sangat Cantik, Oppa Yeol benar!” Tama menunjukkan ibu jempolnya.

“kau bisa saja!” Zee mencubit pipi Tama gemas.

Tak lama di sela-sela pembicaraan mereka, seorang Wanita Paruh baya datang dan tersenyum kepada mereka berdua.

“Tama? Apa yang kau lakukan disini?’” wanita itu meemegang Kursi Roda yang dipakai Tama.

“Eomma? Eomma ini Unnie baik yang kuceritakan itu!” Tama menunjuk Zee dengan semangat.

“benarkah? Terima Kasih sudah membantu tama.” Wanita paruh baya itu membungkukkan badannya.dan di balas Zee dengan Sopan

“ Ah, tidak papa Aljumma, aku senang bisa membantu Tama.”

“baiklah, kalau begitu kami pamit pulang, sekali lagi terima kasih”  Wanita itu pun menarik kursi Roda Tama dan segera membawanya pergi dengan pelan.

“Gomawo, zee Unnie” Ujar Tama saat ia suda mulai jauh dan melambaikan tangannya ke Zee.

Lama-kelamaan bayangan Tama dan Ibunya telah hilang, zee kemudian segera mempercepat kakinya untuk segera keluar dari halaman Venue dan segera pulang. Tak lama setelah cukup lama menunggu Bus di halte, akhirnya Zee berada di dalam Bus dan segera duduk dengan nyaman.

“aku sangat lelah” Zee berbicara kepada dirinya sendiri hingga

Tingg!!

Bunyi nontifikasi Ponselnya berbunyi, Zee segera mengeluarkan ponsel dari kantong Jacketnya, memang dari tadi semenjak Chanyeol mengutak-atik Ponselnya, ia belum melihat apa yang dilakukan oleh Chanyeol.

“Mwo? Apa ini kenapa Walpaper ku berubah” Zee terkejut ketika melihat Walpaper Ponselnya yang kini adalah foto dirinya dengan Chanyeol tadi.

“aish! Dasar Chanyeol, kau memang menyebalkan! Awas kau!” Zee semakin gusar dengan itu dia pun membuka Ponselnya dengan kasar dan melihat Chat baru dari Hyeri.

From Hyeri :

Mianhe… Zee –ya, aku meninggalkanmu tadi. Kau baik-baik saja kan?

To Hyeri :

Aku baik-baik saja tidak usah kawatir.

Zee mengetik Chat itu dengan malas, ia bisa saja marah dengan Hyeri, namun ia tahu Hyeri sedang tidak baik-baik saja.

From Hyeri:

Baiklah, kalau begitu sampai bertemu besok : )

Zee sangat malas untuk membalas Chat itu, karena yang penting Hyeri sudah tahu bahwa ia baik-baik saja. Akhirnya Zee sampai di depan pintu Apartemennya dan membukanya dengan malas, ia segera membantingkan tubuhnya di Kasur dan ingin segera terlelap, Namun …

Ting!!!!

Bunyi Nontifikasi Ponselnya kembali berbunyi.

“siapa lagi ini!” Zee kemudian mengambil Ponselnya dengan malas dan membukanya dan terlihat ada Chat baru yang masuk. Namun ia tidak mengenali  pengirim Chat itu.

 

@real_Pcy:                                      

Hey! Zee pabo, katanya kau bukan Fansku, tapi kenapa kau meng add akun ku Ha?

@Zee_21 :

Kau gila? Aku tidak pernah meng add mu 😛

@Real_Pcy :

Hey jangan bohong : )

@Zee_21 :

 Kau!

apa yang kau lakukan dengan Ponsel ku :<

@real_Pcy :

Apa maksudmu?

@Zee_21 :

Kau merubah walpaper ku, dan sekarang kau meng-add ku dasar Tiang Listrik.

@Real_Pcy :

Walpaper mu itu sangat buruk, jadi kalau kuganti Fotoku akan sangat bagus: )

@Zee_21:

Fotomu itu juga itu tidak bagus 😛

@Real_Pcy :

Hahaha… ternyata si Pabo Zee sangat pemarah 😛

 

@ zee_21 :

Aish…. Kau ini!

Zee kemudian menutup ponselnya dan membantingnya dengan keras di kasur, pikirannya sekarang benar-benar kacau   gara-gara satu nama PARK CHANYEOL.

Zee bangun dari zona mimpinya dan sekarang bersiap untuk pergi ke kampus, ia mengambil kaos abu-abunya dan memakai  rok cream  selutut dan memakai  Jacket untuk segera bersiap dan tak ketinggalan ia mengambil Ponselnya dari tempat tidur.

At CAMPUS

Cuaca yang cerah serta angin yang bertiup sepoi-sepoi sangat memberikan ketenangan kepada setiap orang yang mengalaminya. Suara riuh para Mahasiswa mulai terdengar, ada yang sibuk dengan map-map skripsinya dan ada yang sedang berbicara santai kepada Mahasiswa lainnya.

Derap langkah kaki terengah-engah terdengar di lorong kampus dan lama-kelamaan mulai terlihat sesosok gadis berkacamata tengah membawa banyak dokumen di tangannnya. Dan tampak ia sedang gusar membolak-balik dokumen itu dengan cepat.

Dan akhirnya gadis berkacamata itu bertemu dengan sosok yang dicarinya dari tadi, namun sosok yang dicarinya itu terlihat kesal dan terlihat sangat malas saat datang ke Campus.

“Zee-ya!” teriakan Hyeri sukses membuat semua mata tertuju padanya, kecuali sosok yang ia panggil.  Zee yang dipanggilnya hanya tetap berjalan dengan malas tanpa memperdulikan namanya dipanggil.

Hyeri kemudian berlari dengan cepat hingga posisinya sekarang berada lima centi di samping gadis yang dicarinya itu. Namun bagai angin lalu lagi-lagi gadis yang disampingnya itu, hanya diam dan tak peduli.

“Zee!!” Hyeri menguncang-guncang undak sahabatnya itu denngan keras hingga sahabatnya itu bangun dari lamunannya.

“apa?” Zee menjawabnya dengan nada malas tanpa memandang Hyeri disampingnya.

“kau lupa? Kalau hari ini ada acara seminar, kau sudah mempersiapkannya kan?” Hyeri menunjukan dokumen-dokumen yang ada ditangannya ke Wajah Zee.

“OMO! Maaf aku lupa.” Zee memukul kepalanya dan segera berlari ke aula kampus untuk mempersiapkan semuanya dengan sisa waktu yang tersisa.

“anak itu, tidak pernah berubah!” Hyeri yang melihat Zee berlari-lari dengan cepat sampai-sampai menabrak orang, membuatnya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Aula Kampus memang cukup  luas untuk menampung ratusan orang dan di tambuh panggung yang lumayan bagus di dalamnya sehingga tidak usah bersusah payah untuk banyak mengatur. Namun tetap saja jika sebuah acara  berlangsung tetap saja harus ada kursi yang disusun secara rapi kan? Dan itulah yang dikerjakan oleh setiap Mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Mahasiswa, termasuk Zee yang sekarang tengah sibuk menyusun satu persatu kursi agar tersusun rapi.

“ini agak miring, coba geser ke kanan.” Zee memerintahkan seorang namja berambut cokelat di depannya  dan kemudian segera beralih ke baris belakang.

“bagaimana, sudah siap kah?” Hyeri yang baru datang setelah menyelesaikan urusan lain mulai melihat-lihat persiapan yang tengah dilakukan.

“sudah, hanya tinggal menunggu tamunya saja” Zee  menatap Hyeri dan kemudian tersenyum.

“ngomong-ngomong tamunya siapa?” Seorang Mahasiswi berambut blonde yang sejak tadi membantu Zee mengarahkan kepalanya kepada Hyeri dan Zee.

“EXO.”Pria yang berambut cokelat itu menjawabnya dengan singkat dan segera pergi begitu saja.

“EXO, ya ampun aku harus bersiap sekarang.” Gadis berambut blonde itu mengeluarkan kotak Make-up nya dan dibalas tatapan aneh dari Hyeri dan Zee.

“Hyeri kau tidak bersiap ha?” kali ini Zee memandang Hyeri yang masih sibuk dengan dokumen-dokumen yang ada di tangannya itu.

“aku tidak perlu bersiap, yang penting aku ketemu Oppa!” Hyeri dengan semangat menjawab pertanyaan zee dan kemudian tersenyum manis.

“kau tidak marah lagi dengan Chanyeol itu?”

“tidak, dia telah menjelaskannya di Instagram, dan dia bilang dia berterimakasih terhadap Fansnya yang sangat khawatir kepadanya. Dan kau tahu Zee,  yang menarik Chanyeol bilang dia sangat menyukai gadis yang cerewet di akhir penjelasannya.”

“tunggu, gadis cerewet??” Zee beragumentasi di dalam hatinya .

“Zee kau tidak papa kan?”

“tidak?” Zee terbangun dari lamunannya tentang Chanyeol.

“baiklah ayo kita duduk”

“bb..baiklah.

Suara riuh tepukan tangan terdengar ketika EXO, tamu spesial yang sangat dinantikan datang, suara sorakan”OPPA”,sangat jelas terdengar . Hyeri juga pasti ikut teriak namun Zee yang disampingnya hanya menutup telinganya.

ZEE POV

Teriakan sana-sini terdengar jelas, dan itu sangat membuatku kesal. Apalagi sekarang aku harus duduk di barisan depan karena biasanya yang mengurus acara akan duduk di depan. Bagaimana ini? Kenapa aku harus bertemu dengannya lagi. Dia pasti akan melihatku ketika dia berjalan ke panggung. Sungguh  kenapa aku harus bertemu dengan si tiang listrik lagi.

“mereka datang!!!” satu ucapan itu sudah cukup membuat teriakan makin keras terdengar.

Ya ampun, bagaimana ini kenapa mereka harus lewat di depanku, kenapa tidak terbang saja?                          Satu persatu member EXO mulai lewat di hadapanku. Aku berusaha menutup mukaku dengan buku yang aku pegang namun saat si Tiang listrik itu lewat, aku bisa melihatnya mengedipkan matanya dan berhenti beberapa detik di depanku.

TIME SKIP

Baiklah, sekarang adalah event Lucky Draw, disini kalian bisa beradu akting dengan member EXO, kalian hanya cukup memsukan nama kalian di BOX yang akan diopor-opor dari barisan depan sampai barisan belakang!” MC acara itu sangat bersemangat ketika memberitahukan hal itu, dan tentu saja  dii sambut teriakan histeris dari para mahasiswi yang ada di dalam aula ini. Keuali aku!

Saat BOX itu sampai di HYeri, dia sangat terlihat antusias dan memasukkan dua kertas nama sekaligus, aku sudah tahu motifnya, agar dia terpanggil tentunya.

“Zee ini..” Hyeri menyerahkan BOX itu kepadaku.

Dan saat BOX itu di depanku, aku bisa melihat dengan jelas Chanyeol yang ada di panggung itu sedang menunggu jawabanku, ia bahkan menampakkan raut muka senyuman pedenya.

“tidak, aku tidak ikut” aku langsung menyodorkan  ke pada orang di sebelahku tanpa memasukkan namaku di dalamnya, dan aku bisa melihat Chanyeol menampakkan raut cemberut yang pasti terarah kepadaku.

Aku pun membalas tatapannya itu dengan raut muka enteng, namun ia menampakkan raut muka misterius. Apa yang akan dia lakukan?

“baiklah, karena sudah terkumpul, silahkan para member EXO mengambil Lucky Draw ini” MC itu mempersilahkan member EXO dan kemudian satu persatu member EXO membacakan nama yang ada di kertas Luck Draw itu.

Dan sekarang yang belum mengambil Lucky Draw itu adalah Chanyeol si Tiang Listrik itu,

“lihat saja aku tidak akan lagi terjebak event lucky Fans atau apalah denganmu.” Aku sangat percaya diri dan melipat tanganku dengan santainya ketika melihatnya mengambil kertas dari Lucky Draw itu.

“Zhireen!” teriaknya penuh semangat disertai senyuman lebarnya.

APA!!! Aku sangat terkejut ketika dia menyampaikan hal itu.

Aish.. aku tidak pernah memasukkan namaku.  Dasar kau Tiang Listrik!

A/N

Gimana ni readers? Si Tiang Listrik tercinta berulah, gimana ya nasib zee sama Chanyeol?

So, tetap tungggu ya! 🙂

Please Like and Comment.

Ada yang suka BTS, aku rencananya mau masukin  membernya kesini. Kalian mau gak?tapi kalau kalian maunya member EXO gak papa kok J

Kalau kalian komen aku jawab kok, Tenang aja J.

 

 

18 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] You Are (Chapter 2)”

  1. Mau dong jadi Zee !!! beruntung binggo tuh Zee-nya ? tapi Zee jangan ngata-ngatain
    Chanyeol oppa tiang listrik dong, kan kasihan oppa kita yang kece itu !!!

    Netx author , next ya !!! hwaithing !!!

  2. Hehe baru baca nih langsung chapter 2 aja 😅 tapi oke ko ff nya 😆 bayangin mukanya chanyeol aduuuuh pede banget yaa 😂😂 next thor 😉

    1. Wah ada readers baru!!
      Welcome di dunia smiley…
      Ya tu si tiang listrik kepedean kan kasihan zee/Lebih baik kan aku aja yg di pgg/*kepedean/

      Thanks for your coment**

  3. hehe baru sempat bacaa 🙂
    abang tiang listrik gueh.. kenapa kamu usil sekali?? tak cukup kan fan girl mu yg bejibun itu?? kenapa kau mengincar gadis tak berdosa itu?? /ngomong apa sih??//abaikan/

    next next thor!!

  4. Bwahaha dasar chanyeol, pdahalkan zee gx ikutan.. pinter tuh..wkwkwk
    Mmber Bts^^Aku sih terserah kakknya aja deh..hehehe kan yg buat kakk apapun kputusanya aku trima 🙂
    Next kakk dtunggu klanjutanya^^

  5. Wahhaha… lucu 😂 chanyeol ternyata pintar jga padahal zee ga masukin namanya 😂 tiang listrik bikin anak org kesel aja.. hahaha

    Next thor!! Fighting!!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s