Ice Cream Cake #6( Oh Boy ) END

Untitledh

Ice Cream Cake #6( Oh Boy ) END

EXO`s Kai | EXO`s Sehun | Red Velvet `s Seulgi

Romance,School Life

General

Claralaluchaipark aka TianiEXO

“Oh Boy”

 

“Aku menyukaimu Kai!”

Teriakan Seulgi membuat Kai terpaku. Wajahnya kelihatan kebingungan.

Seulgi yang baru sadar apa yang tadi Ia ucapkan, langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya dan berlari meninggalkan Kai.

“Apa yang aku lakukan?!” Seulgi mengacak rambutnya sendiri, Ia menoleh ke belakang melihat Kai.

Kai masih terpaku di tempat menatapnya dan itu membuat Seulgi makin panik. Ia tambah cepat berlari.

 

“Kata-kata Sehun begitu mempengaruhi diriku!”

 

^^^^^^^^^^^^^^^^^

 

“Kak, sudah pagi sekali, kau tidak ke sekolah hari ini?”

Seulgi perlahan membuka matanya, tampak Joy yang menatapnya dengan malas.

“Cepatlah bangun, buatkan aku sarapan”

Seulgi bangun dari tempat tidurnya sambil memegang kepalanya yang pusing.

“Aku lapar”

Dengan langkah tertatih, Seulgi menuju dapur. Tampak Joy sedang duduk di kursi meja makan.

“Kak, buatkan sarapan yang enak yaa” pinta Joy, Seulgi hanya menghela nafas mengingat kelakukan adiknya ini.

 

“Bagaimana bisa aku ke sekolah nantinya?”

 

 

^^^^^^^^^^^^^^

 

Sehun yang baru memasuki kelas, hanya bisa terheran dengan apa yang dilihatnya. Kai yang biasanya datang agak terlambat sudah lebih dahulu ada di dalam kelas.

 

“Pantas saja, dia tidak ada di kamarnya tadi” Sehun berjalan menghampiri Kai yang tengah tidur terlelap .

“Hei, bangun!” Sehun memukul pundak Kai dan itu langsung membuat Kai terkejut.

“Apa yang kau lakukan dasar maknae!” kesal kai, itu malah membuat Sehun ingin memukulnya lagi.

“Kita berdua hanya beda beberapa bulan saja, jangan sok jadi kakak bagiku” ucap Sehun dengan kesal sambil duduk di kursinya.

“Tumben sekali kau datang pagi-pagi. Apa kau terkena demam tadi malam?” Tanya Sehun, sambil mengeluarkan buku dari tasnya.

“Aku ingin bicara dengan Seulgi” Sehun langsung terdiam sesaat.

“Bicara dengan Seulgi?”

“Kemarin, Ia bilang Ia menyukaiku” ucap Kai.

Sehun hanya bisa melebarkan matanya dan terpaku sesaat.

‘Secepat itukah Seulgi menyatakan perasaannya?’ batin Sehun.

‘Apakah Ia salah tangkap dengan apa yang kukatakan kepadanya waktu itu?’ Sehun terus bertanya dalam hatinya.

 

Sementara Kai kembali tidur, namun Ia tidak tidur sepenuhnya. Di dalam pikirannya Ia hanya memikirkan apa yang harus Ia ucapkan kepada Seulgi nanti.

 

 

^^^^^^^^^^^^^^^^

 

“Kenapa ini bisa terjadi padaku, kenapa?” Seulgi meratapi nasibnya sendiri karena datang terlambat, bisa-bisanya Ia disuruh membersihkan lantai koridor sekolah yang kotor karena ulah para anggota klub sepak bola.

“Sepak bola gila, awas saja kalau kalian begini lagi!” kesal Seulgi sambil menguras air di kain pel. Kemudian mulai mengepel lagi.

“Seulgi!” badan Seulgi langsung membeku. Suara yang memanggilnya itu, itu suara Kai.
Karena gugup, Seulgi tetap melanjutkan mengepel lantai yang sempat diberhentikannya.

 

“Apa kau punya waktu?” entah darimana Kai sudah berada di sampingnya dan itu membuat Seulgi langsung terkaget dan tidak sengaja menyenggol ember air yang ada di dekat kakinya.

“Gahhhh” kaget Seulgi, air di ember langsung tumpah dan menyebar kemana-mana

“Apa urusanmu?!” kaget Seulgi sehinggah Ia tidak sengaja membentak Kai dan itu juga membuat Kai terkejut.

“Maaf, bila kau membuatmu terkejut. Habisnya kau tidak menjawab panggilanku dari tadi”

“Kau bisa pakai cara normal kan?” Seulgi mengangkat ember dan mendirikannya kembali.

“Habisnya, dari tadi kenapa kau menghindariku? Kau juga datang terlambat tadi padahal aku sudah datang dari pagi hari seperti kau biasa datang”

“Ah, itu karena aku masih banyak urusan?”

“Urusan apa?”

“Buat apa kau tahu?”

“Maaf”

 

Seulgi menatap Kai yang tengah tertunduk meminta maaf tadi.

‘Kau jahat Kai. Kalau kau tahu bahwa aku menyukaimu, kenapa kau datang kepadaku?’

‘Padahal kau sudah tahu bahwa kau tidak mungkin membalas perasaanku’
Seulgi hanya bisa memegang dadanya yang dari tadi bergemuruh dan berpacu dengan cepatnya.

“Kai”

“Seulgi”

Di saat yang bersamaan Kai dan Seulgi saling memanggil satu sama lain.

“Kau yang duluan” mereka berucap bersama lagi.

“Hah” Seulgi menghela nafas. “Aku menyerah, kau yang bicara dahulu”

“Maaf”

 

Satu kata yang keluar dari mulut Kai sudah bisa membat Seulgi mengerti apa arti dibalik kata itu. Dadanya terasa sakit memikirkan bagaimana perasaannya terhadap Kai.

“Tidak apa-apa, aku tahu akhirnya akan jadi begini” Seulgi memaksakan senyumannya keluar.

“Seulgi”

“Aku menyukaimu Kai” ucap Seulgi sambil berlinangan air mata.

“Seulgi, maksudku, aku…”

Belum sempat Kai melajutan perkataannya, Seulgi sudah terlebih dahulu berlari meninggakan Kai.

 

“Kau salah paham Seulgi”

“Maaf bukannya aku tidak menyukaimu”

 

^^^^^^^^^^^^^^^^^^

 

“Pakai acara menangis lagi, memalukan sekali” Seulgi mengapus air matanya kasar dengan menggunakan tangannya.

“Seulgi, kau menangis ya?” Seulgi langsung terserentak kaget, ketika Sehun datang menghampirinya.

“Tidak, aku kelilipan!” bantah Seulgi, membuat Sehun tertawa.

“Jangan tertawa!” marah Seulgi sambil memukul lengan Sehun.

“Habisnya, kalau Seulgi berbohong wajahmu itu sangat lucu. Kau ini gampang sekali ditebak” tawa Sehun, Seulgi hanya bisa menatapnya kesal.

“Padahal aku sendiri yang bilang kalau aku harus jadi natural. ‘Be Natural’ katamu” ucapan Seulgi membuat Sehun berhenti tertawa.

“Sepertinya kau salah paham”

“Hah?”

“Maksudku, kau harus tahu dulu apa sebenarnya hubungan Kai dengan guru muda itu” ucap Sehun dengan nada serius.

“Maksudmu?”

“Kau ini memang agak lamban ya Seulgi” Sehun menepuk kepala Seulgi.

 

“Tapi kalau kau kuberitahu kebenarannya…” Sehun mendekatkan wajahnya ke wajah Seulgi dan cup~

Sehun mengecup pipi Seulgi cepat, “Aku bisa patah hati nantinya”

“Karena aku menyukai Seulgi”

Seulgi langsung menegang.

‘Sehun menyukaiku?’ Tanya Seulgi dalam hati sambil terpaku menatap Sehun.

“Aku tahu, Seulgi pasti sangat terkejut. Apalagi dulunya aku yang membuatmu trauma” Seulgi ingin menjawab apa yang dikatakan Sehun namun tidak bisa, lidahnya keluh dan bibirnya membeku.

“Tapi, ada satu hal yang sangat ku tahu. Kau menyukai Kai”

“Kau sangat menyukainya, karena dialah orang yang menolongmu”

Seulgi tidak tahu apa yang ducapkan oleh Sehun, tapi Ia hanya bisa terdiam di tempat sampai Sehun pergi meninggalkannya.

 

“Kebenarannya apa?”

 

“Seulgi!” Seulgi terserentak kembali, kali ini karena suara dari Kai.

“Kai” Seulgi berjalan menghampiri Kai yang terengah karena berlari.

“Kau, sepertinya kau sangat salah paham” Kai memegang kea bahu Seulgi.

“Dengar baik-baik Seulgi, aku tidak pernah menyukai guru itu”

“Hah?! Apa maksudmu?”

“Sebenarnya selama ini aku bepura pura, guru itu kakak sepupuku asal kau tahu”

“Lalu kau menciumnya?!”

“Sudah kuduga, aku itu tidak menciumnya. Tidak pernah sama sekali tahu”

“Lalu apa yang kulihat?!”

“Kau belum melihatnya sampai selesai kan?”

“Hah?!”

“Aku itu meniup matanya, karena kemasukan debu. Kau ini”

“Jangan mempermainkan aku!”

“Siapa yang mempermainkan kau, Seulgi”

“Kau!”

“Aku sungguh menyukaimu”

“Kalau begitu ceritakan aku kebenarannya”

Kai tersenyum miring, “Kalau kau mau tahu kebenarannya…”
Seulgi terus bertanya dalam hatinya, ‘apa yang Ia mau?’

 

“Cium aku”

 

 

^^^^^^^^^^^^^^^^^^

 

 

JAJJAJJAJAJJAJJAJJAAAAAAAAA AKHIRNYA ENDING ^_^ karena udah lama ffnya jadi di endingkan dehhhh ^_^. Dan endingnya kayaknya kurang pas jadi nanti bulan depan akan ada side storynya hahhahahhahha -_- kok kayak saya yang garing diri ya?

Yang udah nonton EXO Monster pasti terpesona dengan Kai ya? Aku sih sama Baekhyun langsung klepek klepek karena biasku Baekhyun dahhhh~

Selamat menunaikan ibadah puasa juga ya buat teman-teman, dan jangan bolong ya puasanya~

Mohon maaf bila ada kesalahan

Dan

Jangan lupa tinggalkan komentar!

 

TERIMA KASIH!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s