[EXOFFI LINE@] Hope (Series 1)

Hope

[FF from adders]
Tittle : Hope
Author : Bajay Bule
Length : Series
Rating : General
Genre : Romance, Friendshif, Life
Cast :
– Kim Shi Ah OMG as Kim Yoo A
– Oh Sehun EXO as Sehun EXO
– Kim Yerim as Yeri Red Velvet
– Lee Tae Young as Taeyeong NCT U
And all SM Artist

Author’s Note : Berharap ini layak baca, maaf kalo alurnya kecepetan, maaf kalo typo, maaf seribu maaf.

Series 1

^Happy Reading^

Yoo A POV
Aku begitu senang ketika mendengar pernyataan SM Ent. Agensi tempat dimana aku berlatih mati-matian setiap harinya dalam 3 tahun ini, yah sudah begitu lama aku membusuk menjadi trainee disini, entah kapan aku bisa debut, terkadang iri melihat yang lain yang telah memulai debut, bahkan aku juga iri melihat yang lain masuk dalam team SM Rookies.

“Apakah hari ini?”

“Ataukah besok?”

“Atau mungkin bulan depan?”

“Atau mungkin taun depan?”

“Atau bahkan aku akan membusuk terus menjadi trainee?”

Semua pertanyaan itu terus menusuk di kepalaku. Takut yang berkecamuk dikepalaku. Apa yang patut kubanggakan suara saja pas passan, Menari ditingkat yang sama, Mungkin SM Ent. Menerimaku atas dasar wajahku yang diatas rata – rata.

“Kringgg… kringgg… kring”

Suara telfon membangunkanku dari lamunanku yang cukup lama.

“Ibu” Bacaku pelan menatap layar ponselku

“Yeobseyo” Ucapku semangat

“Shi ah ya, eoomma rindu kamu” Ucap suara di sebrang sana

Ibu, aku begitu merindukan suaranya dan wangi tubuhnya, sudah 3 bulan aku tak bisa kembali pulang ke rumahku di Gyeonggi

“Nado bogoshipeo” Ucapku sambil meneteskan air mata

“Aahhhh, Bekerja keraslah kau pasti akan jadi orang sukses” Ucap ibuku

“Ne” Jawabku pelan tertahan

“Mohon Do’a kan aku bu” Ucapku tak kuat menahan tangisku yang mulai membanjiri wajahku

“Ne, ibu selalu mendo’akan yang terbaik untukmu” Ucapnya begitu tulus

“Aku akan segera pulang karena aku merindukan ibu” Ucapku tersenyum diatas tangisanku

“Ne, ibu juga merindukkan anak ibu yang nakal ini” Ucap ibu

“Ne, Pai pai” Ucapku tak kuat mematikan telfon ku

Aku menangis hebat merindukan sosok ibuku, Dia orang hebat, orang yang mengurus diriku sendiri dan adik-adikku selama 13 tahun lamanya, ayahku meninggal sejak aku berusia 4 tahun. Aku adalah harapan keluarga ku, ibuku bekerja keras untuk hidupku dan adikku, Aku akan segera debut demi mereka tak peduli apapun itu aku harus memulai debutku.

“Hey gadis sombong, kenapa kau masih disini?” Ucap seorang pria

Dengan secepat kilat aku menghapus air mataku yang menempel dipipiku. Aku berbalik menatapnya lalu berdiri dari dudukku.

“Apa pedulimu” Ucapku lalu pergi berlalu meninggalkannya

Pria itu menahan lenganku.

“Sunbae mu lapar ayo kita makan ramen” Ucap pria itu setengah berbisik di telingaku

“Yak Oh Sehun kau fikir aku mau” Ucapku sedikit berteriak di wajahnya lalu menarik lenganku

“Dasar gadis sombong” Teriak Oh Sehun kesal

Aku tersenyum senang sambil berjalan tak mempedulikan kata-kata sunbae ku itu.

Yah itu pria yang ku cintai Oh Sehun sunbaenimku, tapi aku tak pernah mau memanggil nya Sunbae ataupun Oppa. Dia memang selalu menggoda juniornya tak terkecuali aku, entah mengapa aku begitu menyukainya padahal dia bukan pria yang baik.

Kami sering terlibat pertengkaran yang kekanakkan, bahkan hal kecil saja bisa menjadi besar, tapi aku menyukainya. Aku tak bisa seperti yang lain ketika menyukai seseorang dia akan bersikap selayaknya wanita yang perhatian, namun aku tidak seperti itu.

Oh Sehun POV

“Dasar gadis sombong” Ucapku kesal namun tersenyum dalam hati

Yoo A, dia junior ku gadis sombong yang selalu mencuri perhatianku, aku menyukainya sejak dia datang dan menjadi bagian trainee entah mengapa aku menyukainya aku tak punya alasan untuknya dia gadis yang baik dibalik sifat kasarnya. Aku selalu memperhatikannya walau mungkin dia tak pernah menyadarinya. Dia orang yang tertutup, sulit untuk mengorek kisah hidupnya.

“Ini untukmu” Ucap seorang wanita membangunkanku dari lamunanku

“Gomawo” Ucapku tersenyum manis padanya

“Kau masih latihan? Apakah aku mengganggu latihanmu? Tanyaku panjang lebar pada junior ku

Ini dia Kim Yeri juniorku yang paling patuh pada senior, dia patut menyandang gelar junior paling manis,dia sangat perhatian pada semua sunbae nya tak terkecuali padaku, orang yang sangat bekerja keras dan pantang menyerah.

“Tidak juga, Kenapa oppa masih disini malam-malam?” Tanya yeri sambil memandangi ramen nya

“Aku sedang bosan saja” Ucapku berbohong

“Jinjjayo? Kufikir artis tak akan pernah merasa bosan” Ucap yeri tersenyum padaku

“Kau akan sering merasakannya setelah menjadi artis” Ucapku tersenyum lalu menyenderkan kembali kepalaku ke dinding kaca yang menempel dengan tembok

“Semangat untuk besok” Ucapku Tersenyum datar

“Ne, aku akan melakukan yang terbaik” Ucap Yeri tersenyum padaku

“Kau pasti penasaran sama seperti trainee wanita lain” Ucapku menatapnya

“Ne, aku harap aku berkesempatan untuk debut tahun ini” Ucap Yeri tulus

“Semoga saja itu keberuntungan untuk mu” Ucapku tersenyum sambil menepuk pelan pundaknya

Author POV

Malam berganti menjadi siang, ini adalah hari yang ditunggu oleh semua trainee wanita di SM Ent.tepatnya hari ini akan menjadi penentuan pasalnya girlband baru SM akan menambah jumlah personilnya yang tadinya empat menjadi lima.

Semua trainee wanita begitu tak sabar menantikan pengumannya tak terkecuali gadis berwajah layaknya boneka Kim Shi Ah atau biasa dipanggil Yoo A atau Kim Yoo A.

Yoo A duduk disamping sahabatnya, sahabat sehidupnya Kim Yerim atau biasa di panggil Yeri. Mereka telah menjalin persahabatan sejak 3 tahun lamanya tepat sejak Yoo A mulai bertrainee di SM Ent. Mereka berdua begitu dekat layaknya keluarga. Yoo A begitu menyayangi Yeri begitu juga dengan Yeri.

Seluruh trainee wanita di kumpulkan di sebuah aula besar di Gedung SM. Baik anggota SM Rookies maupun non anggota SM Rookies seperti Yoo A.

“Yang terpilih menjadi member tambahan untuk Red Velvet ialah….” Ucapan PD terhenti cukup lama mengesankan ketegangan bagi para trainee yang ada dalam aula tersebut

Yoo A terlihat menggigit bibirnya.

“Ku tekankan ini berdasarkan penilaian kami selama sebulan ini” Ucap PD kembali

“Dan yang akan menjadi member tambahan Red Velvet adalah……” Ketegangan kembali muncul

Hati Yoo A begitu berkecamuk, tegang itu lah yang ia tengah rasakan.

“Kim Shi Ah” Ucap D lancang

Seketika Yoo A kaget namanya di panggil rasanya jantungnya meloncat keluar lalu kembali masuk kedalam tubuhnya

“Kim Shi Ah atau Kim Yoo A yang akan jadi member tambahan Red Velvet” Ucap PD meyakinkan Yoo A

Yoo A tersenyum senang menatap Yeri dia memeluk Yeri seketika.

Kim Yoo A POV

Jantung ku seketika berhenti ketika PD menyebut namaku lengkap, aku begitu senang sampai-sampai ingin loncat dari atas gedung yah begitulah mungkin bentuk ekspresi kesenanganku.

Aku memeluk yeri erat. Sangat amat senang perasaanku aku akan segera menelfon ibuku. Tapi mungkin menelfon kurang baik jadi aku berniat untuk pergi ke Gyeonggi kampung halamanku untuk memberitakan kabar bahagia ini.

“Kau akan mulai berlatih bersama Red Velvet mulai minggu depan, kuharap kau sukses yah” Ucap PD-nim tersenyum padaku lalu menjabat tanganku

“Ne, Kamshahamnida songsangnim” Jawabku menjabat tangannya kembali lalu tersenyum

Dia berlalu dari hadapanku dan aku membungkukkan badanku 90′ derajat padanya.

“Chukkaee” Ucap Taeyeong mengacak rambutku tersenyum

“Gomawo” Ucapku tersenyum manis padanya

“Aku tidak menyangka kau debut lebih dulu daripada aku” Ucap Taeyong tersenyum

“Aku juga” Ucap Yoo A singkat menatap taeyong datar

“Semoga sukses” Ucap Taeyong menepuk bahu Yoo A pelan

“Gomawo, semoga kau juga sukses” Ucap

Yoo A tersenyum pada Taeyong

Yeri POV

Jujur perasaan kecewa menyelimuti hatiku, keinginanku untuk debut di tahun ini kembali gagal, dan yang mendapatkan nya adalah Kim Shi Ah atau Kim Yoo A sahabatku sendiri, Aku hanya bisa berpura-pura senang dihadapannya, tidak dipungkiri aku begitu iri padanya dia bisa debut lebih cepat dariku, tapi apa daya aku tak bisa mengubah semuanya aku hanya bisa menunggu sebuah keajaiban yang akan datang padaku.

“Kau akan pergi tiga hari untuk menemui ibu?” Tanyaku pada Yoo A yang tengah berkemas

“Ne, Kau kan tau tiga bulan sudah aku tak bertemu ibuku juga adikku” Ucap Yoo A santai sambil terus berkemas

“Hemm, temuilah mereka, mereka pasti senang melihat kau datang” Ucapku sambil ikut membantunya merapihkan bajunya

“Ne, apalagi aku membawa kabar gembira ini, mereka pasti tambah senang” Ucapnua tersenyum senang padaku

Ku lihat kebahagiaan di hatinya, jujur rasanya sakit aku bukan orang yang munafik pada diriku sendiri aku tidak ikut senang melihat kebahagiaannya kali ini, jika bisa bahkan aku ingin merebut kebahagiaannya dan kebanggaannya saat ini.

“Yahhh aku pergi dulu Kim Yerim, aku akan bawa oleh oleh dari Gyeonggi untukmu” Ucapnya tersenyum padaku sambil mengangkat tas nya

“Hemm hati-hati di jalan, jangan banyak merindukanku yah” Ucapku tertawa kecil padanya

“Kau yang akan banyak merindukanku” Ucap Yoo A tertawa kecil menatapku

“Baiklah kutunggu oleh-olehmu” Ucapku tersenyum

“Pai pai” Ucap Yoo A melambaikan tangannya tersenyum padaku

Author POV

Sebuah mobil sedan berwana hitam menyerempet tubuh kecil seorang gadis cantik yang tengah menyebrangi jalan raya kota Seoul di siang hari yang ramai, hingga tubuh gadis itu terpental ke kiri gadis itu jatuh ke trotoar dengan benturan yang begitu keras hingga darahnya tumpah dijalanan.
-To Be Continue

3 tanggapan untuk “[EXOFFI LINE@] Hope (Series 1)”

  1. aku kayaknya pernah baca cerita ini deh tapi gatau dimana-_ pokoknya entar yeri yang debut duluan menggantikan Yoo A yang kecelakaan .

  2. ini yoo A kecelakaan???
    ntr gk jadi debut gitu, trus diganti yeri yg debut duluan????
    yeri koq gitu sih, katanya sahabat tp koq sampe ingin merebut ksenangan sahabatnya sndiri…
    mungkin iri ada tp jgn sampe punya niat buat merebutnya dong, katanya sahabat???

  3. Hwaa itu yg ksrempet siapa?
    Yoo A kah??
    Yg nyrempet siapa?
    Apa mungkin yeri??
    Hwaa klo emg bner yeri kterlaluan

    Next kakk
    Pnasaran sma klanjutanya
    Hwaiting!!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s