[EXOFFI LINE@] One Chance (Ficlet)

one chance

[FF From Adders] One Chance

Author : ByunBaek86
Rating : T
Lenght : Ficlet
Cast : Byun Baek Hyun [EXO] || Im Nae Ra [OC]

Summary :
“Hanya satu kesempatan yang kubutuhkan. Satu kesempatan yang dapat merubah semuanya.”

Happy Reading^^

~”~

Namja itu duduk di pinggir kafe, menikmati angin malam yang menerpa wajahnya, mengenggam gelas kopi panas yang baru saja di pesannya. Kepalanya memutar ke arah kanan maupun ke arah kiri.

“Halo, Baek.” Panggil yeoja itu dengan nada dingin, kemudian duduk dan menaruh tas sandang di sebelahnya. Mukanya menunjukkan aura dingin.

Baekhyun menoleh cepat ke arah yeoja yang berbicara itu.

“Halo, Nae Ra. Sudah lama tidak bertemu.” Baekhyun membalas cepat ketika melihat Nae Ra. Nae Ra hanya menatap tajam ke arahnya.

Pakaian yang dipakai ala kadarnya. Baju t – shirt berwarna hitam pekat, dilapisi dengan jaket kulit berwarna hitam dan celana jeans hitam melengkapi pakaian milik Nae Ra.

Wajahnya yang dulu sangat cantik seketika berubah menjadi wajah yang dingin, penuh kebencian, penuh amarah. Tubuhnya juga semakin mengurus, tulang – tulangnya pun juga mulai tampak tapi, bukan karena penyakit.

“Kau … berubah.” Baekhyun berucap ketika melihat penampilan Nae Ra.

“Kenapa? Inilah aku Baek.” Nae Ra menyanggah cepat. Wajahnya masih menunjukkan ekspresi dingin. “Nae Ra yang kukenal bukan seperti ini. Nae Ra yang ku ken—“

“Seperti apa?” Nae Ra memotong cepat, ia mempertajam tatapannya. “Kurasa, inilah aku Baek. Inilah aku semenjak kau meninggalkan aku.”

Baekhyun hanya terdiam melihat wajah yeoja itu yang masih belum lunak. Wajahnya dingin, tatapannya tajam, seakan – akan aura kebencian berada di dalam dirinya.

“Itu sudah lama, Nae Ra. Lupakanlah itu, aku kembali sekarang. Mari kita memulai hubungan kita yang baru.” Baekhyun berucap sambil menyeruput kopi panas yang sedari tadi dipegang olehnya.

“Kenapa? Kau dicampakkan oleh yeoja itu?” Nae ra berkata sambil terkekeh meledek.

“Kau akhirnya menunjukkan batang hidungmu setelah 4 tahun lamanya. Kau meninggalkanku hanya untuk yeoja itu. Ketika kau melangkahkan kakimu dengan ringan kepada yeoja itu, kau tidak pernah menoleh, Baek. Kau mengabaikanku. Dan lagipula, aku akan menikah minggu depan.” Yeoja itu kembali berucap sambil menunjukkan senyum tajamnya.

Namja itu menghentikan aktivitasnya dengan cepat. Matanya dengan giat mencari ke arah tangan Nae Ra. Matanya kemudian berhenti dengan cepat ketika mendarat ke arah cincin sederhana yang berada di tangan kirinya.

Baekhyun kemudian menurunkan gelasnya dengan perlahan kemudian mendesah.

“Tidak bisakah kau memberi satu kesempatan untukku? Untuk memperbaiki segalanya? Untuk merebutkan hatimu lagi?”

Yeoja itu hanya diam tetap duduk, wajahnya masih sama, tetap dingin. Kemudian ia terkekeh.

“Ketika kau meninggalkanku dengan wajah ceria terpampang jelas di wajahmu, Itu sangat menyakitkan, Baek. Seakan – akan aku sudah benar – benar mati di hadapanmu, Baek. Kau tidak tahu bagaimana ras—“

“Aku tahu, Na Rae – ah. Itu juga membuatku menderita. Yeoja itu juga mengkhianatiku. Maka dari itu, berilah aku satu kesempatan, untuk memperbaiki semuanya, aku ingin merubah semuanya. Aku ingin kita hidup seperti dulu.” Baekhyun memotong pembicaraan Na Rae sembari menggenggam tangan Na Rae yang hangat.

“Hidup bagaimana saling mencintai, saling menyayangi, saling bercanda satu sama lain.” Baekhyun mengangkat senyumnya, mengingat kenangan yang mereka lewati dulu.
Namun, wajah yeoja itu hanya menatap datar ke arah Baekhyun. Tidak ada perubahan emosi di dalam dirinya.

Na Rae kemudian menarik tangannya dari genggaman Baekhyun.

“Aku akan menikah minggu depan, Baek.” Na Rae berucap sambil mengambil tasnya kemudian menyandangnya.

“Kau tahu, Baek. Bagiku kau sudah mati. Ketika kau melangkahkan kakimu dariku, aku menganggapmu sudah mati, Baek.”

Baekhyun menatap wajah Na Rae, sejenak ia mengerti mengapa ia memakai baju serba hitam.

“Maaf Baek, aku harus pergi.” Na Rae beranjak dari tempat duduknya kemudian pergi.

Baekhyun menunduk dalam. Ia mengepalkan tangannya kemudian menopang kepalanya dengan kepalan tangannya. Seribu kata menyesal terpampang di wajahnya.

-FIN-

3 tanggapan untuk “[EXOFFI LINE@] One Chance (Ficlet)”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s