[EXOFFI FREELANCE] They Are My Oppa [Chapter 6]

 ff_tamo

THEY ARE MY OPPA

Author : DOta

Length : Chapter

Gener : family, romance, drama, school life

Rating : PG 15

Cast : Member EXO and Ahn Dayoung/ Samantha (OC), other u can find by ur self

 

The OC and story are belong to me. Please don’t do copy and paste without my permission

Warning! Typos everywhere..

 

Sorry for typo’s ^^

 

^Happy Reading^

“bagaimana kalau besok kita jalan jalan dengan da young” usul suho

“setuju” sahut lay

“kalau begitu nanti kita beritahu dia” ucap chen

“biar aku yang memberitahunya” sahut sehun

“okay”

.

.

.

.

Chapter 6

 

“annyeong oppa, ada apa malam malam menelepon?” tanya da young yang sedikit bingung karena tiba tiba oppanya meneleponnya malam-malam.

“begini young-ah… apa besok kamu ada acara?” tanyanya agak gugup

“heummm…. sepertinya tidak, memangnya ada apa oppa?” jawab da young sambil memikir mikir

“kami ingin mengajakmu pergi jalan jalan besok, apa kamu mau?” tanya sehun sambil mengigit-gigit bibirnya

“woah, tentu saja mau lah oppa, tapi, mau jalan jalan kemana?” jawab da young, semangat 45 nya tiba tiba keluar begitu saja

“OK” teriak sehun tetapi menutup bagian speaker hp nya agar da young tidak mendengar teriakan kegirangan nan plongnya “hmm, aku sendiri tidak tau, mungkin besok kita bicarakan bersama, nanti aku jemput pagi-pagi ya young-ah..(?)” lanjutnya

“ah, tidak perlu oppa, aku bisa langsung ke apartemen oppa, kalau oppa ke sini, nanti para tetanggaku bisa mengerubungi-mu dan akan menjadi lebih lama lagi nanti” sahut da young sambi membayangkan apa yang akan terjadi jika seorang oh sehun ke rumahnya, heol, sangat mengerikan melihat oppanya dikerubungi layaknya sepatu ber-merk yang sedang ada diskon besar besaran.

“ahh…. baiklah kalau begitu jangan lupa besok pagi pagi sudah harus berada di aprtemen oppa, nae?” ucap sehun sedikit kehilangan semangatnya yang sedang menggebu-gebu tadi.

“nae oppa” jawab da young cepat.

“ok, kalau begitu tidurlah, sekarang sudah malam, jangan sampai besok kamu bangun kesiangan, ok?” perintah sehun

“nae, sehun oppa” jawabnya lagi

“dan bila kau belum sampai disini jam 9, akan oppa sampar ke rumahmu, good night” ucap sehun cepat.

“ya! Aku bilang jangan kesini KAU ini –ttuuuttttt- oppa, oppa, yakk…. aish menyebalkan sekali oppa ini, main langsung tutup saja” umpat da young sambil melempar hp nya ke kasur.

“besok aku harus memakai baju apa??? Aish harusnya oppa tau ingin pergi kemana, jadikan aku bisa menyesuaikan pakaianku, argh sudalah mending sekarang aku tidur saja, daripada besok sehun oppa ke rumah ini dan menjadi lebih lama lagi, dan yang pastinya aku akan kasihan dengan sehun oppa yang di kerubutin oleh ibu ibu komplek, mending kalau yang mengerubutinya para yoja cantik, ini sudah pada keriput dan keganjenan lagi, euhhh, membayangkannya membuatku mual, sudahlah… sleep sleep sleep sleeeepppppppppppp….”dan da young langsung tertidur dengan keadaan terbaring di kasurnya dengan memeluk guling kesayangannya.

.

.

.

Kringgg!! Kringg!! ~

Benda putih bersuara nyaring bernama jam weker itu sedang memamerkan suara nyaring yang membuat pengang siapapun yang berada di sekitarnya. Jam itu menunjukan pukul 07:00

“argh, berisik” kesal samantha sambil meraba raba ke arah jam weker yang berada tepat di laci samping tempat tidurnya tanpa membuka matanya sama sekali. Hening, samantha kembali membenamkan tubuhnya di dalam selimut tebalnya.

 

Sekarang bukan suara yang memengangkan telinga, lentuman suara hp alarm samantha yang berdentum sekarang. (growl~)

Na eureureong eureureong eureureong dae~
Na eureureong eureureong eureureong dae~
Na eureureong eureureong eureureong dae~

Sampai lagu sudah ingin selesai samantha masih membenamkan tubuhnya di balik selimut tebalnya itu

[Kai]Na mulleo seoji anheumyeon dachyeodo molla~ BANG BANG!

Molla~ lirik kata terakhir dengan dentuman BANG!BANG! mengakhiri lagu tersebut

Tiba tiba samantha mulai membuka matanya dan berniat melihat jam yang berada di dinding tepat di hadapannya

“MWO! JAM 8?????!!!!! OH GOD” teriak samantha seketika membulatkan matanya lebar lebar melihat jam dinding cantik winnie the pooh nya menunjukkan pukul 08:00. Tandanya dia harus cepat sebelum oppanya yang bernama oh sehun itu benar benar menjemputya.

Samanthapun langsung berlari ke kamar mandi yang berada di luar kamarnya.

 

Dengan tergesa gesa samantha memilih lalu memakai baju santai yang biasa dipakainya saat ingin jalan jalan. Celana levis menjadi pilihannya untuk menjadi pasangan baju santai dan jaket yang ia pakai, tidak lupa topi superme kesayangannya yang sudah ia sematkan di kepalanya.

Dengan cepat samantha keluar kamarnya, lalu kebawah melewati tangga yang sangat setia di injak olehnya.

Dilihat ibunya yang sedang memasak di dapur “ibu aku ingin pergi dengan oppa-deul dulu yaa” ucap samantha yang sudah berada di samping ibunya. Ibunya sedang memotong sayuran.

“kenapa baru bilang sekarang, mama kan bisa memasak lebih pagi”

“tidak usah repot repot mom, sudah… aku tidak ingin terlambat sampai” ucap samantha sambil melihat jam tangannya. “ommo” pekik samantha ketika tahu sudah jam berapa sekarang “mama, aku pergi sekarang, bye . mmuah” ucap samantha sambil memberikan kecupan di pipi ibunya.

“hati hati, tunggu, tunggu”

“ada apa lagi mom, aku tidak mau kalau oppa sampai datang ke sini” celetuk samantha yang sudah memberhentikan langkah tergesa gesanya.

“ini, kamu harus sarapan dulu” ucap ibunya sambil menyumpalkan sendwich ke mulut anaknya.

“mmm~ lezat, kalau begitu aku pergi sekarang, bye eomma~” ucap samantha yang sebenarnya tidak jelas karena ia berbisaca sambil mengunyah sendwich yang ibunya buat tadi.

“dasar anak muda” ucap ibunya sambilmelihat dari kaca dapur saat samantha sudah terlihat di halaman depan rumahnya dengan berlari, sampai sampai topi superme-nya terjatuh

“topimu” teriak ibunya cepat, takut anaknya akan mengira kalau topi kesayangannya itu hilang entah kemana

“ah, nae eomma, annyeong~” mendengar teriakan ibunya, samantha langsung mencari keberadaan topi kesayangannya, langsung ia sematkan kembali ke kepalanya.

“bye” teriak ibunya, ibunya bisa korea sedikit. Ingat hanya sedikit.

.

.

.

“oppa, annyeong~” sapa da young ketika memasuki apartemen oppanya

“oh, young-ah.. baru saja sehun ingin ke rumah mu”

“huft, untung saja aku sudah disini” ucap da young sambil menepuk nepuk dadanya.

Kai, chanyeol dan baekhyun hanya mentertawakan sehun karna ia sudah bersemangat menjemput dayang, tetapi da young sudah sampai duluan. Awkward.

“Hya!” pekik sehun sambil menghentakkan kakinya

“hhhhhhh, sudahlah oppa, lagian kalau nanti oppa diserbu tante tante bagaimana”

“Hya! Memangnya aku tipe untuk tante tante apa!?”

“memang… wlek” ejek dayoung sambil menjulurkan lidahnya

“hya! Lihat saja kalau sampai tertangkap” ucap sehun dengan nada mengancam

“huaaaaaa..” teriak da yooung sambil berlari di ruangan itu, memutari meja, sofa, sampai semua oppa oppanya sudah di putari olehnya

“lelah oppa, apa kau tidak lelah” ucap da young yang sudah berhenti di belakang kyungsoo.

Kyungsoo yang sedang memainkan handphone nya hanya diam saja

“oppa juga pegal young-ah” ucap sehun sambil berjalan ke arah member lain berkumpul, sudah menyerah dengan da young.

 

“oppa, kapan kita berangkatnya?” tanya da young sambil menatap kyungsoo.

“sebentar lagi young-ah, aku sedang mencari tempat yang seru untuk kita berjalan jalan” jawab kyungsoo tanpa menoleh ke arah da young yang sudah tepat berada di depannya.

“ah, pantas saja sedari tadi oppa serius sekali memainkan handphone… aku kira oppa sedang menghubungi ‘seseorang’”

“seseorang? Nugu?” kata ‘seseorang’ mengalihkan perhatian kyungsoo dan langsung menatap da young pennuh arti.

“molla” sahut da young sambil menggedikkan bahunya

“ah kau ini, aku hanya memiliki teman teman lama di ponsel-ku, dan para member, lalu menejer… dan kamu young-ah”

“ahh~” terdengar nada puas dari da young

“oppa, bagaimana kalau aku beritahu tempat yang seru?” saran da young sambil berfikir

“boleh,”

“tunggu, aku akan memberitahu bagaimana tempatnya” ucap da young sambil mengetikkan sesuatu di layar handphone nya

“nah, ini dia” lirih da young sambil menunjukkan ponselnya ke arah kyungsoo yang sedari tadi memang memerhatikan da young

“ah~, sebentar aku ingin memberi tahu yang lain” ucap kyungsoo sambil berjalan ke arah para member berkumpul

“ini, uri young-i menemukan tempat yang seru, aku sih setuju, bagaimana dengan kalian?” tanya kyungsoo sambil menyodorkan ponsel da young ke arah yang lain

“bagus” ucap chanyeol

“woah” lirih baekhyun

“mari kita berangkat” ucap xiumin

“let’s go” sahut da young penuh semangat, karena tempat itu adalah salah satu tempat favoritnya

“kajja~” pekik kyungsoo

 

@di dalam mobil

Xiumin menyetir, suho disamping xiumin sedangakan di bagian tengah terdapat baekhyun, sehun, da young dan kyungsoo, lalu di bagian belakang ada chanyeol, lay dan chen. Beruntung da young memiliki tubuh yang mungil, jadi bisa muat satu mobil saja><

“baek-baek oppa, singing please~” ucap da young memohon

“araso, arasso”

Xiumin seakan tau ekspresi da young, langsung memutarkan lagu (Drop that)

“okay~ singing everyone~” pekik da young sambil memegang handphone-nya layaknya MIC.

diikuti oleh yang lain memegang seseuatu untuk dijadikan MIC

“yeah, everybody get redy to jump~”

“one two three”

“exo drop that”

“jump jump jump jump jump jump~ E X O”

“jump jump jump jump we are E X O”

“yeahhhhh~” teriak da young

Kyungsoo hanya tertawa melihat tingkan da young, apalagi baekhyun yang sangat mengikuti emosi semangat da young. Heboh.

Yang lainnyapun begitu, ikut masuk dalam kehebohannya, dari lagu drop that, XOXO, love me right, call me baby,sampai lightsaber semangatnya masih sama. Daebak.

.

.

.

“sampai!” ucap suho, sementara xiumin masih sibuk memarkirkan mobilnya.

“huaa! Akhirnya sampai juga” seru da young sambil sedikit membenarkan letak rambutnya yang sangat berantakan

“iyaa, a… a… sepertinya kita harus membeli air, tenggorokanku sudah terlalu kering” ucap baekhyun

“iya nih oppa” sahut da young

“bagaimana kalau kita beli buble tea” ucap sehun bersemangat

“sehun oppa selalu saja buble tea, tetapi itu juga enak, menyegarkan” sahut da young sambil terlihat berfikir

“yasudah, kita keluar sekarang” ucap kyungsoo ang menyadari hyungnya sudah selesai memarkirkan mobil.

“kajja~” ucap baekhyun

“tunggu” ucap da young tiba tiba

“wae?” tanyanya

“apa oppa-deul tidak menyamar?” tanya da young sambil melirik ke oppa-opaa nya

“benar juga, tetapi bukannya sama saja akan ketahuan” sahut chanyeol

“benar juga sih, tetapi… yasudahlah” ucap da young

“tetapi tidak salah juga sih, yasudah cepat memakai masker ataupun topi kalian” ucap xiumin yang sedang membetulkan letak maskernya.

“sudah?” tanya shuho

“sudah hyung, kajja~”

.

.

“uwaaah~” kagum da young saat melihat wahana di depannya ini

“cool” lanjutnya

“apa kita akan menaiki itu?” tanya sehun

“excited” sahut chanyeol

“ayo oppa,,, kita naik”

“lets go~” seru chanyeol sambil menggandeng da young, dan yang lainnya hanya membuntut dari belakang

Sementara kyungsoo dan sehun segera berlari ke arah da young, bahkan baekhyun pun tidak mau kalah, ia langsung berlari mendahului kyungsoo dan sehun, dan langsung berada di tengah-tengah chanyeol dan da young

“ih, oppa.. nyempil aja kayak upil” seru da young saat baekhyun tiba tiba berada di tengah tengah dia dan chanyeol dan sontak acara gandengan keduanya terberai begitu saja.

Tidak mau kalah dengan baekhyun sehun langsung segera menghampiri menggandeng da young dan kyungsoo yang datang tiba tiba langsung melepaskan kegiatan menggandeng sehun. Dan sekarang malah kyungsoo yang menarik da young

“uwah, oppa.. ternyata kau lebih tidak sabar dari aku untuk menaiki wahana itu ya…” ucap da young yang sedang sedikit berlari akibat tarikan kyungsoo

“sebaiknya seperti ini bukan?” tanya kyungsoo.

“ya benar, daripada antriannya semakin panjang nanti” sahut da young.

‘maksudku bukan itu, aku menyukai bergandengan tangan erat seperti ini young-ah, ah kau ini..’ gumam kyungsoo

Sehun yang sudah mensejajarkannya dengan iringan berlari da young langsung ikut menggandeng tangan da young yang bebas dan ikut menariknya.

Kyungsoo sontak memberikan lirikan tajam burung hantu miliknya, tidak mau kalah sehun malah menjulurkan lidahnya. Dan da young matanya hanya tertuju pada wahana yang sudah berada tepat di depan matanya

“woah~ kajja” seru da young, dan keduanya segera menghentikan kegiatan ‘nya’

“kajja” sahut chanyeol yang baru saja sampai, sebenarnya bisa saja chanyeol sampai duluan karna ia memiliki kaki yang sangat panjang dan bisa melangkah dua kali lipat da young, tetapi kara baekhyun, ia jadi menyeimbangkan langkahnya.

“hya! Kenapa kalian malah balapan lari, kita kan mau bersenang senang bukannya mendapatkan piala” umpat baekhyun sambil terengah engah dengan memegang lututnya

Tetapi seakan tuli, semuanya hanya diam

“kalian sangat cepat” ucap jong dae yang baru saja menginjakkan kakinya di samping baekhyun

“huh, ternyata tidak butuh lama menunggu antrian” lirih da young sambil segera menduduki kursi wahana tersebut, disusul yang lainnya

Kyungsoo berada si sisi kiri da young dan sehun di sisi kanan da young, baru saja sehun ingin duduk, tiba tiba chanyeol sudah duduk duluan

“eh” pekiknya

“hya! Apa yang kau lakukan, sana” sahut chanyeol sambil sedikit mendorong punggung sehun

“aish jinjja” umpat sehun

Dan baru saja sehun ingin duduk di samping chanyeol tiba tiba sudah ada baekhyun yang sudah memasang sabuk pengaman

“hya, minggir, kenapa kau mendudukiku, berat!” kesal baekhyun

“aish” kesal sehun

Hanya tersisa satu bangku di samping kyungsoo, demi apapun sehun sangat malas duduk di samping kyungsoo. Tidak tahu sejak kapan, dirinya malah seperti sedang bersaing dengan kyungsoo.

“akh” geramnya sambil menuju ke bangku samping kyungsoo.

Kyungsoo hanya menghiraukan sehun yang sudah duduk di sampingnya, dia hanya terus mengoceh asik dengan da young juga chanyeol dan baekhyun

Di belakang mereka terdapat suho, chen, lay, xiumin, dan kai.

Merasa dirinya di acuhkan sehun hanya cemberut memasang muka masam miliknya.

Karena sehun memakai masker, jadi tidak ada yang mengetahui kalau dirinya sedang cemberut memanyunkan bibir bawahnya.

Karena wahana ini belum bergerak, jadi banyak yang menggunakan kesempatan ini untuk berfoto. Dan mulai terdengar teriakan dari bangku barisan depan sehun

“hua!!~ lihat ini, bukannya ini sehun oppa?” ucap gadis yang duduknya tepat di depan sehun

Sontak da young langsung memicingkan matanya saat ada yang berkata seperti itu di dekatnya

“coba kulihat” ucap gadis lainnya

“kya~ benar” ucap gadis itu dan langsung menengok ke arah belakang

“huwaaa!!” teriaknya saat melihat namja tampan yang tidak lain adalah sehun

“se-seh-sehun oppaaaa!!!” teriaknya

Sontak sehun langsung mendongakn mendengar namanya di panggil

“kya~ oppa”

Dan tiba tiba da young langsung menangkis handphone gadis itu yang sudah siap menjepret sehun “tolong perhatiannya ya, agar dia bisa liburan dengan tenang, dan jaga rahasia ini, ok” ucap da young sambil memamerkan senyuman ramahnya

Sehun menyeritkan dahinya, bingun da young sedang berbicara apa “argh, kalau begini aku harus bisa berbahasa indonesia” decaknya.

“nae” ucap para gadis itu serempak dan da young kembali memaerkan senyuman ramanya

“apa itu kyungsoo oppa, uwah sangat tampan, dan itu chanyeol oppa kyaaaaa ganteng banget, itu baekhyun oppa… huaaaaa~ aku ingin menangis sekarang juga” ucap gadis yang berada di depan kyungsoo

Yang disebut namanya hanya tersenyum walaupun tidak terlihat senyumannya karena tertutup masker, tetapi melihat matanya yang menyipit sudah bisa memberi tahu orang orang kalau dia sedang tersenyum

“hya! Kau ini tidak bisa sekali diajak kompromi ya, tadi eonnie itu bilang kalau kita harus menjaga ragasia, kau malah berteriak” ingat yoja berambut panjang itu.

“ah, benar”ucap gadis yang berteriak tadi dan langsung menutup mulutnya rapat.

“maafkan temanku eonnie”

“iya tidak apa, mungkin ia lupa” ucap da young tetap dengan senyuman ramahnya, tetapi kini menjadi sedikit terpaksa karena harus mendengar kata ‘eonnie’ itu. Memagnya dirinya se-tua itukah(?)

“tapi, apa itu dibelakang eonnie member lainnya?” tanya yoja berisik tadi

“eoh” sahut da young

“uwah, daebak” baru saja yoja tadi ingin melanjutkan acara bertanyanya ia sudah di kagetkan dengan wahana yang bergerak tiba tiba

“huaaaaaaaa” terdengat teriakan dari orang di sampingnya

“kyaaaaaaaaaaa” teriaknya, dan seketika melupakan keinginan bertanya lebih dalamnya lagi

Semuanya mulai berteriak, tanpa terkecuali, mengeluarkan semuanya, hingga klimaks

Suara baekhyun yang merdu kini berubah menjad sedikit mengganggu, suara berat chanyeol oppa menjadi sedikit cempreng di telinga da young

Tidak mau kalah dengan suara mereka da young pun ikut menyumkangkan suaranya ke udara

.

.

.

.

Huaaaa~ chap 6 datang…

Jeng jeng^^

Mian kalau gakje, otak aku udha keporsir buat belajar persiapan ulangan besok /jadi curhat kann^^/

Udahhin aja deh, acara cuap cuap  gak je ku ini..hehe… tanganku yang sedang pegel ini jadi makin pegel

Oh iya how this chap???

 

TBC

16 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] They Are My Oppa [Chapter 6]”

  1. Ntah kapan bisa seberuntung dayoung u.u gigit jari aja lah bacanya. Bikin baper. Bikin iri u.u
    Ah iyaa itu yg di mobil kai ga ada yaaa?? Author lupa nambahin kaahhh? Hehehehe.

    Ditunggu kelanjutannya author-nim!!
    Hwaitibg!
    -XOXO-

    1. iya.. jongin oppa nya kelupaan.. hhehe..
      reader satu ini jeli juga yah… hehe

      thanks^^ well.. sudah di next^^

  2. “Hya! Memangnya aku tipe untuk tante tante apa!?”

    “memang… wlek” ejek dayoung sambil menjulurkan lidahnya

    Emang dirimu disukai tante-tante, Oh Sehun 😛

  3. Niceee
    itu sehun kasian amattt sini sini aku peluk #dihajarexol

    iih sumpah jd dayoung enak banget..
    Punya oppa” ganteng, keren, baik, perhatian, kece badai, and bla bla bla #gakbisasebutinsatu”

    neeexxxttttt author
    fighting ^^

    1. thanks^^
      hhhhhhhh, peluk aja sehunnya palingan juga langsung diserbu sama exo-l /kabooorrrrrr/
      hhhhhh
      ok, fighting…

  4. Akhirnya dinext juga 😂 seru chap 6 nya, ngomong2 itu liburan nya dimana ya? Ancolkah? Hehehe kepo..
    Cepet dinext ya min

    1. wahh, daebak, itu kamu tau… aku ngabayanginnya ancol, tapi… sejalan khayalan aku yang ngawur ini.. jadi… gitu deh… hehehee
      thanks^^
      aku usahain nextnya gak bikin kamu lumutan, apalagi jamuran^^

  5. Oppadeul, dayoung, eonnie bogoshippoyo, aku sangat merindukan klian.. 🙂

    Hwaaa senangnyaa, 🙂
    Ahirnya chap 6nya d update juga..
    Ceritanya nmbah serruuu..
    Kakk slalu sukes bkin aku senyum” sndiri..kkk
    Aku ngakak pas da young bilang “ih, oppa.. nyempil aja kayak upil” hahahaha
    Da young benar” sangattt beruntung,
    Hwaaa dayoung d rebutin sma oppadeul..kkk
    Tmpat yg mreka kunjungin dmna sie?
    Aku mikirnya kmana” gtu kakk..kkk
    Ksian sehun oppa mau duduk aja susah bngett..wkwkwk , mnding dduk d smping aku aja oppa, slalu ada tmpat untukmu kox*plaakk/abaikan ok..wkwkwkwk ^^v

    Next kakk
    D tunggu klanjutanya, Slalu.. 🙂
    Hwaiting!!

    1. pertamanya sih mau ngebayangin ancol, eh malahan ikutin khayalanku yang sangat ngaur ini, hehehehe…
      thanks yaa… nado bogoshipoyo… kangen komentar kamu ,,, hehehehe
      thanks again…^^
      aku akan usahain next..^^
      khamsahamnidaaaaaaa

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s