[EXOFFI FREELANCE] DREAM (Chapter 15)

DREAM - CHAPTER 8 (REVISI)

DREAM  –  CHAPTER 15

[SUNRISE]

Author: Azalea
Cast : Bae Suzy (Miss A), Byun Baekhyun (EXO), Kim Myungsoo (Infinite)
Genre : Romance, Sadness.
Rating : +17
Length : Chapter
Disclaimer : Cerita ini murni dari otakku sendiri. Kalian juga bisa baca ff ku ini di wattpad. Nama id ku mongmongngi_b, dengan judul cerita DREAM. Jangan plagiat, ataupun me re-upload ff ini tanpa sepengetahuanku.

Credit poster by RAVENCLAW

Cerita Sebelumnya : CHAPTER 1 ( DREAM )  ->  CHAPTER 2 (REAL?)  ->  CHAPTER 3 (DEJA VOO)  ->  CHAPTER 4 (FATE) -> CHAPTER 5 (설레다 [ SEOLLEDA – BERDEBAR ])  – > CHAPTER 6 (LOCKVOGEL – PEMIKAT) -> CHAPTER 7 (SWEET MORNING) -> CHAPTER 8 (VERWIRRT) -> CHAPTER 9 (LÜGE – KEBOHONGAN) -> CHAPTER 10 (INSTINKT – INSTING) -> CHAPTER 11 (DINNER) -> CHAPTER 12 (BAEKHYUN STORY)  -> CHAPTER 13 (JEJU DO – JEJU ISLAND) -> CHAPTER 14 (GEHEIMNIS – RAHASIA)

Wake up, Baby…” bisik Baekhyun lembut di telinga Suzy, mencoba untuk membangunkan orang yang berada dipelukannya itu, tapi tidak ditanggapi apapun oleh si pemilik nama.

Wake up ~ ” bisiknya lagi di telinga Suzy dan sedikit mengecupnya lembut membuat Suzy menggeliat tidak nyaman dalam tidurnya tapi Suzy masih belum membuka matanya.

Baby ~ ” bisik Baekhyun lagi ditelinga Suzy, dan sekarang tidak hanya telinga Suzy saja yang dikecupnya, tapi seluruh wajahnya.

“Ngg…” Suzy mengerang tertahan saat Baekhyun masih mencoba membangunkannya. Sebenarnya Suzy bukan tipe orang yang sulit untuk dibangunkan, namun karena dia baru tidur tiga jam karena kegiatan panasnya dengan Baekhyun, membuatnya malas untuk bangun.

“Ayolah sayang…kau harus bangun sekarang, kalau kau tidak bangun, akan aku bangunkan dengan cara yang tidak pernah kau pikirkan sama sekali, sayang. Jadi bangunlah sekarang juga!” Ucap Baekhyun selembut mungkin tapi masih berusaha untuk membangunkan Suzy.

“Ini masih terlalu pagi untuk bangun Baek.” Protes Suzy dengan suara seraknya saat Baekhyun masih kukuh berusaha untuk membangunkannya. Suzy mengeratkan pelukan Baekhyun diperutnya dan sebuah senyuman tercetak di wajah Baekhyun saat Suzy melakukan hal itu.

“Aahh…” teriak Suzy kesakitan saat Baekhyun tiba-tiba menggigit daun telinganya sedikit keras dan Suzy pun langsung melepaskan pelukan Baekhyun padanya. Lalu Suzy membalikkan badannya untuk menghadap orang yang sudah menggigit telinganya itu.

YA!!” teriak Suzy lagi saat mendapatkan Baekhyun sedang menatapnya sambil tersenyum jail sedangkan Suzy menatap Baekhyun nyalang.

“Akhirnya kau terbangun juga, sayang…” ucap Baekhyun tanpa dosa, dan Suzy malah mendeliknya dengan tatapan yang tajam karena tidur nyenyaknya diganggu oleh Baekhyun.

“Tapi kau tidak harus menggigit telingaku juga, Baek.” Protes Suzy pada Baekhyun tidak terima telinganya digigit Baekhyun.

“Aku sudah berusaha membangunkanmu selembut mungkin, sayang, tapi kau tidak bergeming sama sekali. Aku sudah hampir putus asa saat melihat kau tidak juga juga dari tidurmu, hingga pada akhirnya usahaku tidak sia-sia. Bukankah tadi aku sudah memperingatkan dirimu jika aku akan membuatmu bangun dengan cara yang tidak pernah kau bayangkan sama sekali? Makanya aku melakukan hal itu padamu.” jelas Baekhyun melakukan pembelaan atas apa yang telah ia perbuat tadi.

“Tapi tidak begini juga caranya.” Balas Suzy kesal masih tidak terima.

“Oke, kalau kau tidak suka, maafkan aku. Aku tidak ingin merusak kenangan indah malam kita dengan bertengkar denganmu di pagi harinya. Jadi, maafkan aku, oke?” ucap Baekhyun tulus sambil mengusap lembut pipi Suzy sayang.

“Baiklah untuk kali aku maafkan tapi jangan pernah kau ulangi lagi, eoh?” ucap Suzy ketus karena dibuat sekesal mungkin.

“Aku janji tidak akan mengulanginya lagi. Gomawoyo, baby.” jawab Baekhyun lembut sambil mengecup bibir Suzy singkat. “Jangan marah lagi, hm?” lanjut Baekhyun setelah mengecup bibir Suzy dan dijawab dengan sebuah senyuman manis oleh Suzy.

Baekhyun selalu memperlakukan Suzy layaknya batu permata yang sangat berharga karena perlu perhatian khusus untuk merawatnya, dan Suzy menyukai perlakuan Baekhyun padanya yang seperti itu, membuatnya begitu jatuh semakin dalam akan pesona dari seorang Byun Baekhyun dan melupakan amarahnya begitu saja.

“Kenapa kau membangunkanku sepagi ini?” tanya Suzy begitu penasaran setelah Baekhyun menjauhkan wajahnya dari dirinya.

“Ada sesuatu yang ingin aku tunjukkan padamu. Kajja!!” ucap Baekhyun begitu antusias sambil menarik Suzy untuk bangun dari tempat tidur mereka.

“Kita mau ke mana?” tanya Suzy lagi saat Baekhyun sedang memakaikan hoodynya pada tubuh Suzy.

“Ke pantai.” Jawab Baekhyun singkat. “Kajja!!” ajaknya lagi pada Suzy sambil menuntunnya untuk berjalan keluar dari villa tersebut menuju pantai.

Suasana pantai masih agak terlalu gelap karena memang ini masih terlalu pagi untuk pergi ke pantai, tapi hal itu tidak meruntuhkan niatan Baekhyun untuk mengajak Suzy ke pantai pagi ini. Terpaan angin laut yang sedikit dingin membuat Suzy mengeratkan hoody Baekhyun yang dipakainya.

Jja,, duduklah.” Ucap Baekhyun lagi saat mereka sudah berada di pantai.

“Kau menyuruhku duduk di pasir pagi-pagi sekali untuk menatap langit yang masih hitam?” tanya Suzy tidak mengerti sambil mengerucutkan bibirnya kesal.

“Kau nanti akan tahu apa yang ingin aku tunjukkan padamu. Duduklah.” Jelas Baekhyun yang membuat Suzy mau tidak mau menuruti permintaannya.

Suzy mendudukkan tubuhnya di samping Baekhyun, kemudian memandang kesal ke arah lautan karena pemandangan yang ia dapatkan hanya kegelapan saja. Terpaan angin laut pada tubuhnya lagi membuat Suzy sedikit merapatkan tubuhnya pada Baekhyun. Bergelayut manja pada lengan Baekhyun dan menyandarkan kepalanya pada pundak Baekhyun.

“Dingin?” tanya Baekhyun yang melihat tingkah Suzy mencari kehangatan pada tubuhnya dan dijawab Suzy dengan anggukkan kepalanya. Baekhyun kemudian mengecup puncak kepala Suzy dan menarik tubuh Suzy untuk lebih mendekat dengan dirinya.

Kemudian mereka terdiam, hanyut akan pikirannya masing-masing sambil menatap kegelapan sejauh mata memandang yang ada di depan mereka. Beberapa menit kemudian semburat jingga dari kejauhan mulai menerangi gelapnya langit malam.

Perlahan tapi pasti warna langit pun mulai berubah. Tidak ada lagi warna hitam pekat, yang ada adalah gradiasi warna antara jingga, kuning, ada pula warna merah muda dan ungu yang berpadu dengan warna biru langit. Tidak ada awan yang menutupi, sehingga sang raja hari pun bisa leluasa menampakkan dirinya tanpa penghalang satu pun.

Suzy begitu tercengang dengan pemandangan di hadapannya ini. Dirinya tidak pernah melihat sunrise atau matahari terbit seindah ini. Walaupun matahari belum sepenuhnya menampakkan diri, tapi efek dari kemunculannya adalah hal yang terbaik yang pernah dilihatnya.

“Bagaimana? Indah bukan?” tanya Baekhyun tanpa mengalihkan tatapannya dari pemandangan yang ada di depannya ini.

“Hmm…” jawab Suzy menyetujuinya sambil menganggukkan kepalanya.

“Aku selalu ingin melakukan hal ini dengan kekasihku, dan baru kali ini akhirnya keinginanku itu terwujud.” Jelas Baekhyun membuat Suzy menjauhkan kepalanya untuk menatapnya Baekhyun langsung karena terkejut dengan perkataan Baekhyun padanya.

“Benarkah? Ini yang pertama kalinya?” tanya Suzy.

Geureom, kau pikir aku sedang berbohong?” jawab Baekhyun sedikit tidak terima.

“Aku kira kau pasti sudah sering melakukannya dengan mantan-mantanmu itu.” Jelas Suzy sedikit kesal saat mengingat mantan-mantan Baekhyun.

“Mereka tidak pernah ada waktu untuk melihat hal seperti ini bersamaku.” Jawab Baekhyun sedikit sedih.

“Jadi kau pikir aku pengangguran sampai punya waktu untukmu melihat hal ini?” tanya Suzy dibuat kesal.

“Bukan seperti itu, hanya saja….” Baekhyun menghentikan ucapannya sedikit berpikir untuk menjawab seperti apa pertanyaan Suzy padanya itu, karena memang sesungguhnya dia tidak pernah melihat ini dengan mantan-mantannya.

Sebenarnya Baekhyun sudah bertekad akan melihat sunrise di pantai ini dengan orang yang akan mendampinginya kelak bukan dengan wanita-wanita yang hanya mencintainnya sesaat saja.

Suzy masih menatap Baekhyun lekat untuk menunggu lanjutan dari ucapan Baekhyun padanya, dan Baekhyun membalas menatap Suzy lekat juga.

“Aku menunggu seseorang yang tepat untuk melihatnya bersama-sama.” Ucap Baekhyun mantap seakan menyakinkan Suzy jika adalah dia orang yang dimaksud oleh Baekhyun.

Sebuah senyuman tercetak jelas di wajah Suzy. Sungguh dia sangat bahagia dan Baekhyun tahu bagaimana caranya membuat dia bahagia dengan melupakan kekesalannya. Semburat merah di pipinya tersamarkan oleh sinar matahari pagi sehingga Baekhyun tidak dapat melihatnya dengan jelas.

Selama beberapa saat mereka hanya saling pandang. Mengungkapkan beribu-ribu kata yang tidak terucap sama sekali. Dan hanya mereka saja yang tahu apa arti dari tatapan itu. Seakan terkurung oleh dunia milik mereka sendiri, mereka melupakan siapa sebenarnya diri mereka.

Ich liebe dich ( Aku mencintaimu )” ucap Baekhyun sambil tersenyum sayang pada Suzy.

Ich liebe auch ( Aku juga mencintaimu )” jawab Suzy memecahkan keheningan di antara mereka, dan untuk pertama kalinya dia mengungkapkan perasaannya pada seorang pria, dan pria itu adalah Baekhyun, bukan Myungsoo.

 

~ TBC ~

33 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] DREAM (Chapter 15)”

  1. Oh My God
    Aku kipas2 wajah saking merasa tersipunyaaaa
    Makin kesini mereka makin sweet aja, apalagi sama sikap baekhyun yg penuh kejutan gimna cewe gak klepek2 coba huaaaaaa
    Pengen punya 1 kaya baekhyunnnn :* 😀

  2. Makin kesini makin banyak moment baek-suzy. Dan tiap chapter baru muncul semakin bikin penasaran dan degdegan. Takut tiba tiba ceritanya klimaks dengan mereka ketauan pacaran. Ntah sama myungsoo langsung atau dari orang lain. Sumpah degdegan dan takut! Mereka terlalu manis. Semakin mereka manis, semakin bikin takut. Yah semoga aja happy ending yahh author lea (gapapa yaa manggilnya lea hehehe).

    Semangat untuk ngelanjutin next chapternya yah author-nim! Cepet kembali dari hiatus hehehe. Hwaiting!
    -XOXO-

  3. aaaaa makin sweet aja mereka berdua hihi, baek bikin baper dahh klo cute kaya gini terus wkwkwk..

    itu suzy nnti hamil ngga yaaaa.? kan maenan terus sama baekhyun hehehe 😀
    jadi makin penasaran sma kelanjutannya.
    nextttttttt………….. 😀 😀

  4. Ah, sweet Baek nya, swmoga mereka bersatu. Amin
    Aku agak gg percaya juga kalo ternyata Suzy adalah orang pertama yg bisa liat Sunrise bareng Baek, huah, mereka cocok bersama
    Fighting 😊

  5. So Sweat + Baper Eeaa , Baekhyun manis bnget, ceritany semakin keren dn sellu buat aku baper bcany, ditungu next chapternya Ya Thor..Fighting!!

  6. Baek suzy bikin iri terus ugh mereka sweet banget. Btw mereka kapan ketauannya? Penasaran sama reaksi orang2 sekeliling mereka ya semoga mereka tetep bisa bersatu
    Nextnya di tunggu. Fighting^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s