[SUHO BIRTHDAY PROJECT] CHEER UP VER. 2 — IRISH’s Story

irish-cheer-up

   CHEER UP VER. 2  

  EXO`s Suho & TWICE`s Sana 

   with EXO`s Chen  

  crime, psychology, romance story rated by T served in ficlet length  

Disclaim: this is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted.

2016 © IRISH Art & Story all rights reserved

Be a man, a real man.

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

MINATOZAKI SANA VER.

Bisa aku percaya pada ucapannya?

Entahlah. Aku tidak mudah percaya pada orang lain, terutama … karena aku tidak mengenal Junmyeon begitu dekat. Walaupun, aku tahu ia seringkali memperhatikanku—hal yang diam-diam juga kulakukan padanya—tapi tetap saja, kami hanya saling mengenal sebatas itu saja. Hanya saling memperhatikan.

“Terima kasih, Junmyeon-ssi.” aku akhirnya menemukan suaraku, setelah terdiam cukup lama dan menciptakan keadaan kaku diantara kami.

Ah … Mengapa Jongdae tidak juga datang? Apa dia tidak tahu aku sekarang terjebak dalam keadaan kaku yang tidak kusukai?

“Jadi … apa kau butuh tumpangan? Maksudku, sepertinya hujan masih betah berlama-lama malam ini.” tuturnya, menjelaskan bahwa ia hanya berniat memberiku tumpangan dan bukannya berniat macam-macam padaku.

“Tidak perlu, Junmyeon-ssi. Sudah ada seseorang yang akan menjemputku.”

“Ah … Temanmu?” tanyanya kemudian.

“Ya, temanku.” lekas aku mengiyakan, agar ia tidak bertanya lebih jauh dan memutuskan untuk meninggalkanku.

Keheningan lagi-lagi menyelimuti. Cukup lama, sampai ponselku akhirnya jadi pemecah keheningan. Sebuah pesan masuk, dari Jongdae. Ah, dia akhirnya sampai.

“Aku akan pulang lebih dulu, Junmyeon-ssi.”

Ia mengangguk mengiyakan.

“Ya, sampai bertemu lagi, Sana-ssi.”

██║♫♪│█║♪♫║▌♫♪│█║♪♫║▌♫♪║██

KIM JUNMYEON VER.

Teman? Mengucapkan kata itu dengan tatapan berbeda dan ekspresi kaku, apa dia pikir aku tidak akan tahu ‘teman’ macam apa yang tadi ia sedang katakan?

Aku bukan seorang bodoh yang bisa dengan mudah dibohongi hanya dengan kebohongan kecil kentara seperti itu.

Melihat bagaimana gadis itu sekarang melangkah tergesa-gesa menerobos hujan kecil yang turun, aku tahu ia berusaha menghindar dariku. Dan mobil sedan hitam yang terparkir tak jauh dari gerbang gedung ini bisa kupastikan berisi ‘teman’ yang ia bicarakan.

Dia pikir seberapa banyak aku tahu tentangnya? Apa ketertarikanku padanya juga sangat kentara hingga ia bersikap menghindariku seperti itu?

Lihat saja, akan jadi seperti apa ‘teman’nya nanti.

██║♫♪│█║♪♫║▌♫♪│█║♪♫║▌♫♪║██

MINATOZAKI SANA VER.

“Kau baik-baik saja?”

Atensiku segera beralih dari jendela mobil, dimana aku sedari tadi memperhatikan pemuda yang masih bergeming di tempat yang sama, Junmyeon.

“Ah, ya, aku baik-baik saja.” segera aku menyahut, tidak ingin Jongdae merasa curiga tentang keadaanku yang sebenarnya.

“Kau terlihat tidak sehat.” gumam Jongdae, sekon selanjutnya, tanpa bicara apapun ia melajukan mobilnya dalam kecepatan sedang meninggalkan tempat itu.

Demi Tuhan, yang membuatku merasa tidak sehat adalah keadaan kaku yang tadi tercipta saat aku bersama dengan Junmyeon.

“Apa tempat itu menyenangkan?” tanya Jongdae membuka konversasi lainnya.

“Hmm, ya. Lumayan. Setidaknya aku hanya akan berhadapan dengan murid sekolah yang benar-benar punya niat untuk belajar. Kau tahu sendiri bagaimana kesalnya aku saat melihat murid tertidur di kelas bukan?”

“Aku tidak harus melihat hal seperti itu sekarang. Dan … rasanya menyenangkan.” tuturku disahuti Jongdae dengan senyuman saat ia terus mendengarkan.

“Kalau begitu, kurasa kau akan betah bekerja magang di sana.” ujarnya berkomentar.

“Sedikit banyak, ya. Tempat itu menyenangkan.” ujarku bersemangat, ya, memang tempat itu menyenangkan jika saja tidak ada Junmyeon dan tingkah anehnya.

“Begitukah? Senang mendengarnya, aku tidak harus merasa khawatir kalau kau di sana seharian.”

██║♫♪│█║♪♫║▌♫♪│█║♪♫║▌♫♪║██

KIM JUNMYEON VER.

Aku merasa jadi orang paling rendah di dunia ketika aku tahu pemuda yang disebut Sana sebagai ‘teman’ adalah seorang office boy rumah sakit. Apa yang begitu menarik padanya sampai-sampai Sana kuketahui adalah tunangannya?

Apa dia seorang jutawan yang berpura-pura menjadi pekerja rendahan? Sungguh menggelikan. Dan … tidak bisa kubiarkan. Ayolah, pria mana yang tidak ingin gadis yang ia sukai hidup bahagia?

Siapapun tahu bahwa Sana bisa bahagia jika seorang sepertiku yang ada di sisinya.

Tidak ada jalan lain, pemuda yang berstatus tunangan Sana ini harus pergi. Dengan cara apapun.

Keadaan sepi di rumah sakit benar-benar membuatku ingin lekas menyelesaikan rencanaku. Terlebih, memberi pemuda ini uang hanya akan membuatnya bertele-tele dan pada akhirnya merugikanku.

Jika nyawa seorang tak berguna sepertinya melayang, tidak akan ada yang dirugikan bukan?

Ia tampak masih sibuk dengan kegiatannya, mengepel lantai, ketika aku mengawasinya diam-diam. Haruskah aku berterima kasih karena rumah sakit memiliki tingkat privasi pada pasien sangat tinggi dan tidak menaruh CCTV dimana pun?

Heran sekali, apa mereka pikir seseorang tidak akan berniat membunuh orang lain di rumah sakit?

Aku segera mengeluarkan palu yang sudah kubawa dari rumah, menunggunya sampai di belokan tempatku berdiri menunggunya sekarang. Aku sudah menumpahkan cairan pembersih lantai di koridor ini, hanya butuh waktu sampai ia berbelok dan terpeleset di tempat ini.

Mendengar langkahnya mendekat, aku segera berjalan cukup jauh, pakaian yang kukenakan juga tidak konyol—mengingat bagaimana pembunuh-pembunuh lain mengenakan pakaian serba hitam dan tertutup—aku malah mengenakan pakaian rapi.

Ia toh akan mati setelah ini dan tak akan mengingat wajahku.

Segera, aku menyembunyikan palu di saku belakang celanaku, dan saat ia muncul di ujung belokan, dengan sedikit tergopoh-gopoh aku melangkah.

Chogi!” aku memanggilnya.

Ia segera menoleh dan berucap. “Ya, Tuan?” ujarnya.

“Bisa minta tolong ke paviliun B? Seorang pasien menumpahkan makanannya di depan pintu.” ujarku.

“Ah, ya.” ia segera melangkah dengan membawa perlengkapan mengepelnya.

BRUGK!

“Astaga! Kau baik-baik saja?” aku segera melangkah menghampirinya—yang sekarang terjatuh di lantai.

Kurasa tubuhnya menghantam lantai dengan cukup keras hingga ia butuh beberapa sekon untuk berorientasi dengan keadaan di sekitarnya.

“Biarkan aku membantumu.” ujarku, mengeluarkan palu yang ada di saku celanaku dan menatapnya dengan sebuah senyum.

“Tidak perlu, aku baik—apa yang kau lakukan?” ujarnya, terkejut melihat benda yang ada di tanganku sekarang.

“Melenyapkanmu, tentu saja. Sudah kukatakan aku akan membantumu bukan?”

FIN

.

.

.

Cuap-cuap by IRISH:

Pft, gak sanggup diriku gak sanggup buat gak bikin cerita ini jadi thriller. Aku cinta thriller. Jadi, besok deh aku bagi-bagi versi 3 nya, karena hari ini kesibukan cukup banyak dan gak memungkinkan buat berleha-leha ria di depan laptop. Huhu.

24 tanggapan untuk “[SUHO BIRTHDAY PROJECT] CHEER UP VER. 2 — IRISH’s Story”

  1. LOL IYA ITU SUHO PSYCHO-NYA MUNCUL
    Ternyata ini sampai versi 3 ya?
    Woah
    Sana bakal diapa-apain?
    Tapi ini Sana-nya beda kan sama yang dibunuh Mijoo? Soalnya Sana di sana masih kuliah eh ga tau deh wkwk kulupa
    Hmm ditunggu aja deh ver 3-nya XD

  2. Wouw, chen jd OB pekerjaan yg luar biasa,hahaha
    Tp Ob punya Sedan?
    Atau itu sedan pinjeman sana?
    Atau seperti kata suho di holkay yg lagi undercover jd Ob, ato punya job lain yg hrs nyamar jd Ob?

    Kebayang betapa gregetnya suho pas tau cewe ditaksirnya cuman suka ama Ob
    Pdhal suho bakal bsa mensejahterakan sana

    1. itu kan kayak kata SUho, cuma alibi doang kerja jadi OB XD wkwkwkwkwkwkwk astagfirullah aku ngakak sampe batuk2 gegara baca komen ini Xd

  3. Yeah~~
    Tampang boleh malaikat jiwanya psiko…
    serem bgt ya si suho….
    udh kemaren mijoo di antuk2in palanya sekarang jong dae pula yg mau dipukul pake palu….
    seremm amirrr…
    Wait for verse 3…
    #bentar lg kelar dong birthday projectnya?? Sedihhh..cuman tinggal chen yg tersisa moga ada link ke kyungsoo..

  4. Waduh.. bang Jongdae jadi OB di rumah sakit?? wah.. ngakak bayanginnya.. Eiya kak Irish, Thriller nya jangan yang serem-serem ya(?) udah gak kuat bacanya :v

  5. well, ff ini membuatku tercengang /smirk/ entahlah, tapi jika kau membacaa ini kau akan menemukan sesuatu yang menjadi kebenaran? bukankah seorang bisa gila karena cinta?
    aku rasa irish sedang meneropong isi kepalaku? atau kau tau isi hatiku pada junmyeon sekarang? #apadah
    apapun itu, ff ini bagus, dan aku menunggu kelanjutannya

    1. tercengang kenapa masya allah XD wkwkwkwk tapi benre sih, kalo kata aku emang di dunia sekarang banyak orang yang bisa gila karena cinta buahahahha XD thanks banget udah nyempetin baca yaaa

  6. Huhu suho, aku kira si Suho bakalan jadi malaikat baik taunya kek diam2 menganyutkan.. suho dibutakan oleh cinta tuh sama Sana

    Lanjut kak! Semangat!!😉

  7. Suho nggak cocok dari psiko! O my god, walaupun dia suka ama Sana tapi dengan membuat alur ceritanya menjadi thriller yang membuatnya membunuh, oh, sama sekali gak bisa ngebayangin deh. Yah, kalo dipikir” image-nya Suho yang mirip guardian angel itu diubah menjadi psiko, jadi agak sedikit aneh :/ (Wkkwkwkwkwkw …… Entah apa yang ada dipikiran Eonni, jadi sampe buat ceritanya begitu XD)
    Hahaha, jalan ceritanya cukup bagus, karena menjelaskan tokoh psychopath-nya dengan keren, walaupun menurutku penggunaan character-nya gak match ama genre-nya (walaupun (lagi) ini Suho Bitrhday). Soalnya mereka berdua menurutku cocoknya jadi pasangan yang lebih ke hubungan yang sering cemburu dan manis >.O<
    Pesanku satu, TETEP SEMANGAT NULIS FF ABNORMAL-NYA IRISH EONNI :D, MOGA" KARYA-KARYA SELANJUTNYA JADI LEBIH BAIK. Annyeong! *ngacir lalu kabur …..

    1. oh iya kah dia ga cocok? XD di imajinasi aku cocok aja sih dia jadi saiko XD wkwkwkwkk karena emang aura-aura epep ini bawaannya semua member eksoh mau aku jadiin saikopat XD wkwkwkwkwkwkwk thanks yaaaa

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s