[SUHO BIRTHDAY PROJECT] CHEER UP VER. 1 — IRISH’s Story

irish-cheer-up

   CHEER UP VER. 1  

  EXO`s Suho & TWICE`s Sana 

   with APRIL`s Jinsol & EXO`s Chanyeol  

  psychology, romance, slice of life story rated by T served in ficlet length  

Disclaim: this is a work of fiction. I don’t own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted.

2016 © IRISH Art & Story all rights reserved

Be a man, a real man.

Previous Birthday Series:

〉〉   Lay’s Project – Dumb Dumb Ver. 1Ver. 2Ver. 3Ver. 4 | Wu Yifan’s Project – Like A Fool Ver. 1Ver. 2Ver. 3 | Chanyeol’s Project Dream Candy Ver. 1Ver. 2Ver. 3 | D.O.’s Project – Sing For You Ver. 1Ver. 2Ver. 3 | Kai’s Project – For You Ver. 1Ver. 2Ver. 3 | Xiumin’s Project – One of These Nights Ver. 1Ver. 2Ver. 3 | Sehun’s Project – High Heels Ver. 1 – Ver. 2Ver. 3 | Luhan’s Project – Crush Ver. 1  – Ver. 2  | Tao’s Project – Destiny Ver. 1  – Ver. 2  – Ver. 3  |  Baekhyun’s Project – Rough Ver. 1 – Ver. 2  – Ver. 3 〈〈

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

KIM JUNMYEON VER.

Ssaem, siapa yang ssaem perhatikan?”

Aku tersadar, sedari tadi rupanya aku sudah melamun. Sialan. Kemana saja pikiranku karena memperhatikan—

Ssaem?”

—guru baru itu?

“Ya, Jinsol-ah?” aku akhirnya mengalihkan pandang ke arah gadis kecil berambut hitam sebatas punggung yang rupanya sudah memperhatikan gerak-gerikku sedari tadi.

Ssaem memperhatikan guru baru?” tanyanya menohokku.

Apa yang kulakukan sekarang sangat kentara?


██║│█║║▌ EXO Birthday Series │█║║▌║██

 Cheer Up Ver. 1

“Tidak, bukan begitu.” aku segera membantah, Jinsol termasuk dalam jajaran murid perempuan dengan tingkat keingin tahuan cukup tinggi. Dan jika ia memperhatikan sikapku sedari tadi, ia mungkin akan—

“Apa aku perlu mengenalkan kalian berdua, ssaem?”

—berencana mempertemukan kami.

“Jinsol.” aku segera berucap dengan nada tegas.

Tak malah mengurungkan niatnya, Jinsol lantas terkekeh. Diperhatikannya wajahku dengan ekspresi geli di sepasang matanya yang begitu jenaka sebelum ia lantas berucap.

“Kenapa? Ssaem kan tampan, dan pintar juga, dia pasti akan suka pada ssaem.”

Ugh, apa sebenarnya yang para orang tua ajarkan sampai anak-anak mereka bisa berpikir begitu dewasa saat usia mereka masih muda?

██║♫♪│█║♪♫║▌♫♪│█║♪♫║▌♫♪║██

MINATOZAKI SANA VER.

Dia memperhatikanku.

Entahlah, apa ini sekedar efek percaya diri, atau memang … ia memperhatikanku sedari tadi. Ugh, kenapa juga aku memilih untuk bekerja magang di tempat kecil ini? Dari wajahnya, memang ia tidak begitu buruk, tapi bukan berarti aku bisa begitu percaya diri mengira ia tertarik padaku bukan?

Ayolah, Sana. Apa yang sekarang kau pikirkan? Berharap guru itu tiba-tiba saja mengajakmu bicara dan—

Umm, Nona.”

Oh, Tuhan. Ia benar-benar mengajakku bicara.

“Y-Ya?” aku mengutuk diriku sendiri karena sudah dengan lancang berani bicara dengan nada seperti ini padanya.

Harusnya aku bersikap sedikit dingin dan ketus, bukannya ramah seperti ini!

“Kau menjatuhkan dompetmu.” ia tersenyum, mengulurkan dompet berwarna cokelat muda yang memang, adalah milikku.

Ugh, kenapa pula aku bisa tidak sadar kalau barangku terjatuh?

“Terima kasih.” akhirnya kutemukan nada ketus yang sedari tadi ingin kugunakan untuk membalas ucapannya.

“Ya,” ia lagi-lagi memberikan sebuah senyuman padaku.

Kenapa? Kenapa tersenyum seperti itu padaku? Apa ia tidak tahu aku bisa dengan mudah menaruh kecurigaan pada siapa saja yang bersikap mencurigakan?

Apa dia tidak tahu kalau yang ia lakukan sekarang justru membuatku merasa curiga padanya?

 ██║♫♪│█║♪♫║▌♫♪│█║♪♫║▌♫♪║██

KIM JUNMYEON VER.

Namanya Sana, Minatozaki Sana. Dan ia masih berstatus mahasiswa tingkat awal di sebuah universitas. Well, entah bagaimana Jinsol, muridku, justru bisa mendapatkan informasi sebanyak itu saat aku bahkan tidak bisa mendapatkannya.

“Keren kan, ssaem? Anak-anak bilang, Sana Unnie sangat pintar di universitasnya.” lagi-lagi aku merasa heran, apa anak-anak sekarang benar-benar dibesarkan dengan cara yang berbeda dengan saat aku masih kecil?

Hey, sungguh, saat aku kecil, walaupun keluargaku tergolong mampu, aku tak pernah merasa begitu penasaran pada urusan orang lain. Tidak juga begitu mudah mendapatkan informasi tentang perseorangan.

Ugh, mungkin beberapa tahun lagi anak-anak tidak akan butuh guru lagi karena mereka sendiri sudah lebih pintar daripada seorang guru.

Ssaem? Kenapa melamun lagi?” Jinsol melambaikan tangannya di depan wajahku, membuatku tersadar.

Ssaem tidak melamun, Jinsol-ah.”

Sebagai jawaban, Jinsol mengulum senyum. Bisa kubilang, Jinsol bersikap seolah ia adik kandungku, kami terlampau dekat dan akrab, padahal kalau kuperhatikan, Jinsol tidak begitu pandai berteman.

Aku yang aneh, atau Jinsol yang aneh?

██║♫♪│█║♪♫║▌♫♪│█║♪♫║▌♫♪║██

MINATOZAKI SANA VER.

Dia tidak begitu buruk, setidaknya, attitudenya menunjukkan bagaimana ia menghargai orang lain. Banyak murid yang juga menyukainya.

Ah … kenapa aku malah jadi memperhatikannya?

Ahjussi, Kim ssaem itu memang keren, sungguh!” suara bernada tinggi masuk dalam pendengaranku saat aku tengah berdiri di depan pintu keluar gedung tempatku bekerja magang, dan ya, suara itu nyatanya milik seorang murid yang terhitung dekat dengan guru itu, yang beberapa hari ini kuperhatikan.

“Iya, Jinsol-ah, kau sudah bilang berulang kali.” pemuda jangkung bersuara bass yang menjemputnya, lantas berucap. Apa pemuda itu pamannya? Mereka terlihat sangat akrab satu sama lain.

“Wah, aku sangat senang Unnie memindahkanku ke bimbingan belajar ini, aku bisa bertemu dengan guru setampan Kim ssaem setiap hari.” tanpa sadar aku mengulum senyum geli.

Anak-anak gadis zaman sekarang memang punya imajinasi dan ketertarikan yang tinggi. Sungguh menggemaskan.

“Astaga, Lee Jinsol, sampai kapan kau mau mendongeng tentang gurumu?” pemuda jangkung itu terdengar kesal, kurasa murid bernama Jinsol itu setiap hari bicara tentang Kim ssaem, sampai orang-orang yang mendengar ceritanya bisa merasa bosan.

“Apa kau butuh tumpangan?” bahuku terlonjak saat suara lembut yang cukup familiar kini terdengar.

Dia. Kim Junmyeon. Guru yang tadi Jinsol bicarakan, sekaligus guru yang beberapa hari ini tanpa sadar kuperhatikan.

“AAh, tidak perlu. Aku akan menunggu sampai hujannya reda, Junmyeon-ssi.”

Sebuah senyum kecil terpasang di wajahnya.

“Aku rasa kita belum berkenalan sebelumnya.” ucapannya kini membuatku menggigit bibir tanpa sadar.

Sialan, Sana, apa yang kau lakukan? Memamerkan padanya kalau kau sudah memperhatikannya tanpa henti?

“Namamu Sana, bukan?”

Nah, sekarang, bukankah aku harus menaruh curiga juga padanya? Bagaimana ia bisa begitu saja tahu—

“Salah satu muridku sangat mengagumimu, dan … dia sering bicara tentangmu.”

—namaku.

“Ah, begitukah? Aku rasa … aku tidak begitu hebat untuk bisa dikagumi.” ujarku merendah, bagaimanapun, dia adalah seniorku di tempat ini, jika beberapa tahun lagi aku lulus dari universitas dan bekerja di tempat ini, ada banyak kemungkinan aku akan bertemu dengannya, dan … aku tak mungkin bersikap tidak sopan.

“Kau cantik.”

“Apa?” jantungku tanpa sadar melonjak mendengar ucapannya.

“Ah,” ekspresinya berubah sedikit kaku, “maksudku, muridku bilang kau cantik, Sana-ssi.” sambungnya dengan sebuah senyuman.

Bisa aku percaya pada ucapannya?

FIN

.

.

.

Cuap-cuap by IRISH:

Yeah, hahaha. Back again dengan series thriller tercinta ciptaanku yang entah mengapa terkadang gak jadi thriller dan malah lawakan thrillernya. Leader Suho akhirnya dapet bagian juga setelah di dua series sebelumnya (re: Tao’s series) dia terbunuh oleh Aa’ Kyungsoo tercinta.

Berhubung di series sebelumnya Suho ini udah dikenal sebagai tersangka cinta buta yang suka blak-blakan main bunuhnya, jadi … saikonya Suho lebih baik kuringkas aja dalam dua versi, LOLOLOL.

Alasannya? Karena aku gak tega mau nyiksa Sana berlama-lama, dia udah jadi cameo yang cukup mencipta adegan thriller bersama Mijoo, dan Suho juga udah terlibat di adegan thriller bersama Mijoo. Pft, Mijoo everywhere … Kyungsoo … ah, kangen kemunculan Kyungsoo.

Sekian bercuap-cuap ria dariku. Hope you like this abnormal story and my presence too. Salam shy shy shy!

Catch Me On:

askfm facebook gmail instagram line soundcloud twitter wattpad wordpress

 

18 tanggapan untuk “[SUHO BIRTHDAY PROJECT] CHEER UP VER. 1 — IRISH’s Story”

  1. Aq jg kalau diliatin terus kayak suho ke sana bakal geer sendiri sh ngira org itu tertarik ama kt,hahhahahaha
    Akhirnya tau si sana ini kehidupannya gimana setelah baru aja pemanasan dia adalah korban pertama yg terbunuh,hahahha

  2. Suho tertarik sama Sana?
    Tapi dia psycho sih ya
    Kasihan Sana 😥
    Ohya,
    Jinsol-nya kenapa tau banget tentang Sana? ‘-‘
    Dan ini tuh sebelum Sana dibunuh Mijoo kan?

    Ini bakal jadi dua ver aja?
    Ditunggu deh kak =D

  3. Kak rish, jgn blg ntar kyungsoo muncul lg d sini :” itu suho mau d jdin saiko sebnerny rada g cocok. Soalny dia receh minta dtabok gt lho orgny, kak. G ada aura pembunuh, yg ada dia yg dibunuh :v. Tp emg sana tuh kl senyum sambil rada nunduk jd kyk mesem2 yg model “mehehehe” :v. Ini suho ngepedo atau gmn kak? Suka sm murid sendiru. Tp kl disukain suho sih g nolak, y. Holkay mah bebas wkwkwk. Semangat kak rish nulisnyaaa ^^

  4. InIiiiiii awal muila cerita di versi tao kan yaaa yang membuat tao menjadi stalker nya sana,,,dan pembunuhan yang ddi lakukan oleh mijoo dan kembali nya sosok kai dan juga kematian suho jadi itu semua flasback nya

  5. Disini ada yang mati gak kak? Sana ya? Soalnya aku udah nyediain lahan kubur nih :v tapi ada genre romancenya? Bakalan seru nih, olkay macam Suho jadi saiko-saiko gitu :v oke ditunggu banget second verse-nya 😉, CHEER UP KAK RISH :V

  6. irishhhhhhhhh, long time sua sua yaa..

    be a man, a real man, yeahhhhh

    kyaaaaaaa itu yang jadi muridnya kok enak banget sih, tiap hari ketemu guru tampan kaya suho haha
    ini ff bikin ketawa geli masa, apalagi bagian sebelum fin irish, wkwk si joonmyeon ternyata bisa juga memanfaatkan si jinsol,

    ehtapi, kok aku baca cuap cuap mu, genre thriller, perssaan ini rada nge fluf gitu, mian mian aku baru baca yang ini soalnya , apa jangan jangan ini thriller pembunuhan, iya pembunuhan hati akan pesona nya suho #lahh ngacoo ..

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s