[EXOFFI LINE@] He Is Beautiful (Oneshot)

he is

[FF from adders]

He Is Beautiful
written by Lavuorenji
T | Hurt/Comfort
Park Chanyeol | Byun Baekhyun (Seo Hyunji)

.

Orang bilang, satu bila dipecah menjadi dua, maka tidak lagi sempurna.

.

“Si Aneh itu tidak akan punya pacar!”

“Jangankan pacar, teman saja tidak akan!”

Park Chanyeol diam menanggapi ocehan itu. Dirinya memang tak seberapa hebat. Dia belum melihat tanda-tanda pertumbuhan yang pesat. Dia pendek, gemuk, berkacamata, berkuping lebar, dan menyukai musang. Bahkan selebar-lebarnya kuping para elf, mereka terlihat beribu kali lebih menawan daripada Chanyeol.

Sama saja seperti hari-hari sebelumnya, Chanyeol duduk di tepi taman bermain, di atas kursi panang tentunya. Melihat anak-anak lain berlari-lari, tertawa, dan bergembira. Dia mendengus mengingat tidak dapat bermain seperti itu, dan merasa bahwa dunia sedikit tidak adil padanya.

“Kau sendirian?”

Chanyeol menoleh, itu seorang anak kecil seperti dirinya. Rambutnya hitam kecoklatan, matanya sipit, bibirnya tipis dan warnanya merah muda, pipi dan puncak hidungnya kemerah-merahan. Entahlah, tapi Chanyeol melihatnya seperti … anak anjing, mungkin?

“Kau tidak menjawabku lho!”

Chanyeol mengangguk dengan cepat.

“Kenapa kau tidak bermain?”

Chanyeol berpikir anak di sebelahnya––yang tiba-tiba mengambil tempat duduk di sebelahnya itu sangat cerewet. Tapi entah kenapa dia menjawab dengan sebuah anggukan.

“Ayo kita berteman!” anak itu nyengir ke arah Chanyeol. “Namaku Byun Baekhyun, kalau kau?”

“Park … Chanyeol ….”

“Park Chanyeol!” Baekhyun bersorak girang. “Suka es krim?” sekali lagi Chanyeol mengangguk, entah kenapa, tapi Baekhyun seakan mengajaknya untuk selalu mengangguk di setiap pertanyaan. Baekhyun meraih pergelangan tangan Chanyeol, “Ayo kita beli beberapa! Aku yang bayar!”

Sebuah kurva terbentuk di wajah Chanyeol. Dia menerka-nerka. Beginilah rasanya memiliki teman. Walau teman yang cukup cerewet dan merepotkan seperti Byun Baekhyun, rasanya tak masalah.

Mereka berakhir dengan masing-masing dua cone es krim di tangan. Bagi Chanyeol, itu adalah es krim pertama yang dibagi bersama seorang teman. Kemudian berangsur-angsur rasa sepi di hatinya pergi, abu-abunya berubah menjadi warna-warni cantik. Mungkin kemerahan seperti warna pipi dan puncak hidung Baekhyun.

Keduanya duduk di bangku taman, mengoyang-goyangkan kaki yang menggantung. Baekhyun menjilati jemarinya. Kemudian nyengir ke arah Chanyeol. Sementara Chanyeol membetulkan posisi kacamatanya, memperhatikan teman barunya itu.

“Baek, kau sekolah di mana?”

Baekhyun terlihat tersentak mendengar pertanyaan itu. Tangannya bertumpu pada kursi, kakinya bergoyang lemah. Di wajahnya terlukis sebuah kurva tipis. “Aku tidak sekolah, Yeol.”

“Geundae, wae?”

“Karena aku belajar di rumah.”

“Apa itu beda?”

“Sedikit.”

Warna wajah Baekhyun tidak seceria yang tadi. Dari kemerahan berubah menjadi kusam. Chanyeol merasa menanyakan hal yang salah. Dia menggumamkan kata maaf, dan Baekhyun kembali tersenyum seperti sedia kala. Menurut Chanyeol, Baekhyun adalah orang yang cepat dalam mengubah ekspresinya. Termasuk, cepat dalam mengubah dunianya yang abu-abu menjadi kemerahan.

Baekhyun juga sangat manis, seperti anak perempuan.
-o-
Chanyeol tak pernah merasa tahun-tahun berlalu dengan cepat. Sejak ada Baekhyun, dan mereka bermain bersama, rasanya semua terlewati dengan sangat cepat. Menyisakan potongan-potongan memori indah di belakang.

Chanyeol bukan anak kecil yang duduk di kelas 2 SD lagi. Sekarang sudah hampir memasuki hari tes untuk masuk ke SMP, hari yang sangat Chanyeol tunggu, dan dia berharap Baekhyun tidak lagi bersekolah di rumah.

Chanyeol juga tak terlihat seperti dulu lagi. Dia tidak pendek, dan juga tidak aneh. Chanyeol sudah melalui proses metamorfosis (sempurna). Dia berubah menjadi Chanyeol yang jangkung, berbadan bagus, tampan, dan menarik. Mengenai musangnya, sejak hewan itu mati, Chanyeol sudah tak ingin memelihara musang lagi. Sebagai gantinya, dia menyibukkan diri dengan gitarnya.

Hari ini dia pergi ke taman dengan membawa gitar lagi. Bukan ingin mencari uang, walau terkadang mendapat uang dari orang yang tak mengenalnya. Remaja tanggung itu hanya ingin bermain gitar, dan Baekhyun akan bernyanyi dengan suara indahnya. Belakangan ini, Chanyeol baru tahu kalau Baekhyun memiliki suara yang luar biasa.

Di pinggir taman, Chanyeol dengan gitarnya dan Baekhyun dengan suaranya. Anak-anak kecil mengerubungi mereka. Bukan hanya anak-anak, tapi juga remaja-remaja tanggung, dan bahkan yang sudah dewasa. Orang-orang itu, semuanya sama saja, merasa terhanyut dengan permainan Chanyeol dan Baekhyun.

Kedua remaja tanggung itu salig lirik dan nyengir satu sama lain. Rasanya menyenangkan. Padahal, mereka hanya bermain, dan tidak berniat mencari penghasilan tambahan.

“Di mana aku harus menaruh uangku?” seorang pria paruh baya bertanya. “Kalau aku tidak membayar, rasanya seperti berhutang pada kalian. Kalian sudah menghiburku, membantuku lepas dari stres di tempat kerja. Di mana aku harus menaruh uangku?”

Chanyeol dan Baekhyun saling bertatapan. Sementara orang-orang di sekitar pria paruh baya itu menyetujui usul pria itu. Chanyeol menggendikkan bahunya, dan Baekhyun dengan segala sifat jahilnya mengambil topi merah yang dikenakan Chanyeol, menengadah di depan orang banyak.

“Kamsahabnida! Kamsahabnida! Kamsahabnida!” dia terus-terusan mengucapkan terima kasih seraya tersenyum. Di belakangnya, Chanyeol yang sibuk membungkuk pada orang-orang. “Kamsahabnida! Aigoo, kalian orang tua yang baik!” Baekhyun memiliki caranya sendiri, dan dia terlihat istimewa dengan itu.

“Whoa!” Baekhyun menaruh topi Chanyeol yang penuh sesak dengan uang di pangkuannya. Jemari-jemari lentiknya mulai mengurutkan uang, menghitung jumlah kesemuanya. “Yeol, pesta besar! Kita benar-benar dapat uang yang banyak!”

“Tapi, Baek, niat kita bukan untuk mengamen kan?”

“Tapi buktinya, mereka suka, Yeol!”

“Ya sudah, kita bagi dua.”

“Ih!” Baekhyun meninju lengan Chanyeol pelan. “Kau sendiri menginginkan uangnya! Baiklah, pertama-tama, kita beli es krim lagi!” Baekhyun kembali menarik Chanyeol, dan Chanyeol kembali terpaksa mengikuti ke mana Baekhyun menariknya.

Mereka kembali menghabiskan masing-masing dua cone es krim. Topi Chanyeol sekarang justru ada di atas rambut kecoklatan milik Baekhyun. Baekhyun terlihat senang sekali, kakinya bergoyang-goyang di atas kursi, dan salah satu tangannya bersandar pada gitar Chanyeol yang sudah dimasukkan ke dalam tas dengan rapi.

Seketika senyuman lenyap dari wajah Baekhyun, dia tertegun selama beberapa saat. “Yeol,” dia melirik sedikit, “kita mungkin tak akan bertemu untuk waktu yang lama sekali.” Kaki-kaki Baekhyun bergerak putus asa. Dia seperti anak anjing yang kesepian.

“Wae?”

“Aku akan pergi.”

“Ke mana?”

“Ke tempat yang jauh. Aku juga, tidak tahu apakah kita bisa bertemu lagi atau tidak. Semua tergantung dengan orang tuaku.”

“Kita akan bertemu lagi?”

Baekhyun memandang langit luas. Menerawang melalui awan-awan yang berarak syahdu. Di wajahnya terbentuk sebuah kurva yang manis, sekali dia menoleh pada Chanyeol, kemudian kembali kepada langit. “Ayo habiskan uang ini!” dia kembali menarik tangan Chanyeol.
-o-

11 tanggapan untuk “[EXOFFI LINE@] He Is Beautiful (Oneshot)”

  1. Maaf admin, di sini authornya. Ini bukan oneshot. Ini chaptered dan masih on going. Udah ada sih lanjutannya, tapi lanjutan dari lanjutan dari lanjutannya lagi belom ada. Ini long chaptered kemungkinan :”v maapkeun gak bilang-bilang

  2. Yahhh masa gantung si?? Itu si Baekhyun mau kemana coba?? terus kenapa ada cewenya?? nama baekhyun dalam kurung nama cewe. Jadi maksudnya apa?? mau squelll. ini mah nanggung!!! hehehehehe 😀

  3. Hwaa hyunie oppa mau kmana??
    Mau oprasi kah?? And klo ggal kmungkinan mninggal kah??cozkan mau ktempat yg jauh and gx mungkin ktemu lg, hwaa eotteoke bnyak pertanyaan yg berkliaran di kpalaku..
    Mungkinkah hyunie pnya rwayat sakit*plaakkksoktau , cozkan wktu kcil skolah drmah and skarang- #ahh molla

    Squel dong kakk#seenak jidat..^^v

  4. ommo ommo, baek baek mau kemana …
    jangan tinggalin akuuuu, huaaaa /kemudian dapet tatapan sinis author/

    next kak author^^
    berharap ada next-an nya /kedip-kedip/

  5. Baekhyun mau kemana ??
    Apa baekhyun main jd 2 peran disini ??

    Kasian donk chanyeol ditinggalin …

    Aku ngebayangin masa kecil mereka berdua.. Geli banget tau gak iiihhh chanyeol ndut baekhyun kyak anak anjing kekekee

    Next authorrr

  6. baekhyun mau mati ya? -…-
    terus aku jadi bingung. nama baekhyun di tulis di cast ada dalam kurungnya. So
    hyunji.
    jangan jangan baekhyun jadi cewek nanti ya?? /plakk

    astaga aku penasaran

Tinggalkan Balasan ke OHitsL Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s