[EXOFFI FREELANCE] Dream (Chapter 10)

DREAM - CHAPTER 10

DREAM  –  CHAPTER 10

[INSTINKT – INSTING]

Author: Azalea
Cast : Bae Suzy (Miss A), Byun Baekhyun (EXO), Kim Myungsoo (Infinite)
Genre : Romance, Sadness.
Rating : +17
Length : Chapter
Disclaimer : Cerita ini murni dari otakku sendiri. Kalian juga bisa baca ff ku ini di wattpad. Nama id ku mongmongngi_b, dengan judul cerita DREAM. Jangan plagiat, ataupun me re-upload ff ini tanpa sepengetahuanku.

Credit poster by RAVENCLAW

 

 

Cerita Sebelumnya : CHAPTER 1 ( DREAM )  ->  CHAPTER 2 (REAL?)  ->  CHAPTER 3 (DEJA VOO)  ->  CHAPTER 4 (FATE) -> CHAPTER 5 (설레다 [ SEOLLEDA – BERDEBAR ])  – > CHAPTER 6 (LOCKVOGEL – PEMIKAT) -> CHAPTER 7 (SWEET MORNING) -> CHAPTER 8 (VERWIRRT) -> CHAPTER 9 (LÜGE – KEBOHONGAN)

 

 

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan saatnya pulang kerja. Hampir semua karyawan sedang membereskan semua peralatan kerjanya, bersiap untuk pulang ke rumahnya masing-masing. Begitu pula yang dilakukan Suzy dan timnya.

Setelah selesai meeting persiapan untuk ke pulau Jeju guna mensurvey lokasi pembangunan hotel Baekhyun secara langsung dan juga melakukan observasi pada hotel-hotel ataupun resort yang ada di sana demi kepentingan desain rancangan bangunan yang akan dibangun nantinya, tim Suzy pun bersiap pulang.

Deadline yang diberikan Baekhyun pada tim desain untuk merancang desain mereka hanya dua minggu. Jadi setelah meeting dengan pihak Baekhyun selesai dilakukan, tim Suzy segera bergerak cepat untuk mendesain rancangan bangunan itu sesuai dengan keinginan pihak Baekhyun.

Semua tim Suzy berjalan keluar bersama-sama. Mereka bercengkrama dengan begitu antusiasnya saat membicarakan perjalanan bisnis mereka sekaligus liburan selama tiga hari di pulau Jeju secara gratis itu, karena memang semua biaya akomodasi perjalanan akan ditanggung oleh pihak Baekhyun.

Suzy hanya tersenyum saat mendengarkan rencana rekan-rekannnya saat di pulau Jeju nanti. Suzy baru menyadari jika Baekhyun ternyata sangat kaya. Jauh dari ekspektasinya selama ini, bahkan mungkin lebih kaya dari dugaan Suzy.

Tanpa sadar Suzy berpikir, apakah Baekhyun juga akan ikut ke pulau Jeju nanti atau tidaknya? Tapi sepertinya dia tidak akan ikut, karena orang yang sangat sibuk. Jawab Suzy atas pertanyaannya sendiri.

Sebuah perasaan kecewa terbesit di hatinya, saat menyadari Baekhyun sangat sibuk. Tadi pagi saja dia tidak menyempatkan diri untuk sarapan di rumah. Benar-benar orang sibuk. Bagaimana jadinya jika dia menikah dengan Baekhyun nanti? Apa Baekhyun akan mengabaikannya dengan makan di luar rumah terus seperti tadi pagi? Atau sebaliknya? Ah, molla.

Omoo…kenapa jadi memikiran tentang kehidupan setelah menikah dengan Baekhyun? Pikir Suzy saat menyadari sedang memikirkan Baekhyun tanpa sadar. Wajah Suzy berubah menjadi merah saat memikirkan kemungkinan hal itu akan terjadi.

Antara senang dan kecewa dia rasakan saat ini. Dan detak jantungnya berubah menjadi sangat cepat tanpa bisa Suzy kendalikan.

Saat mereka sudah berada di pintu masuk gedung, tiba-tiba langkah Suzy terhenti seketika saat dia merasakan ada seseorang yang sedang mengamati setiap pergerakannya. Detak jantungnya semakin cepat saat matanya mengedarkan pandangannya ke segala arah untuk meneliti apa yang salah pada dirinya.

Mata Suzy langsung terpaku pada sebuah mobil sport Koenigsegg CCXR Trevita warna silver yang sedang terparkir manis tidak jauh dari pintu masuk gedung kantor Suzy tersebut.

Tanpa melihat siapa yang berada di kursi pengemudi pun, Suzy sudah tahu siapa gerangan yang memiliki mobil itu karena tidak sembarang orang dapat memiliki mobil sport mewah itu. Tatapannya terus tertuju pada mobil itu, seperti mereka sedang saling tatap menatap secara langsung.

“Kau ikut makan malam bersama kami?” tanya Namjoo sambil menepuk pundak Suzy saat melihatnya diam saja sambil memandang ke arah sebuah mobil sport mewah yang terparkir tidak jauh dari mereka berdiri.

Ne?” tanya Suzy bingung sambil menatap Namjoo saat kesadaran mulai menghampirinya.

“Kau tidak ikut pergi bersama kami?” tanyanya lagi penuh kesabaran.

Suzy bisa melihat semua rekan kerjanya itu sedang memperhatikannya, menunggu jawaban apa yang akan dia lontarkan atas pertanyaan itu.

“Ah, itu rupanya. Mianhae, aku sudah ada janji lain. Mungkin lain waktu aku bisa ikut bersama kalian.” Jawab Suzy sambil tersenyum meminta maaf ke arah semua rekan kerjanya itu.

“Baiklah, kalau begitu hati-hati di jalan.” Balas Namjoo menyerah. Kemudian berjalan menghampiri Kyungsoo dan Jinki yang berada beberapa langkah di depannya.

“Kau yakin tidak ikut bersama kami?” teriak Jinki pada Suzy.

“Hm…Kka!!” jawab Suzy sambil menggelengkan kepalanya, lalu melambaikan tangannya ke arah mereka bertiga.

Melihat hal itu, ketiga rekan kerja Suzy itu hanya bisa membalas lambaian tangan Suzy kembali. Kemudian mereka berbalik, dan berjalan meninggalkan Suzy sendirian di depan pintu masuk.

Suzy hanya bisa memperhatikan punggung mereka bertiga dengan tatapan penuh penyesalan, sampai akhirnya ketiga punggung itu menghilang dari jangkauan pandangannya.

Setelah memastikan ketiga rekan kerjanya itu sudah tidak ada, Suzy pun melangkahkan kakinya menuju mobil sport mewah itu. Tanpa melihat dan menunggu seseorang turun dari mobil itu, Suzy langsung saja membuka pintu penumpangnya dan memasuki mobil itu tanpa banyak bicara.

Begitu di dalam mobil itu, Suzy langsung mencium aroma parfum yang begitu di kenalnya. Suzy kemudian memasangkan sabuk pengaman, dan setelah itu mobil pun langsung melaju meninggalkan kawasan kantor Suzy.

Suzy masih belum melirik ke sampingnya. Suzy terus mengarahkan pandangannya ke arah jalan raya, tidak berani menatap orang yang ada di sampingnya itu. Detak jantungnya terus saja berdetak dengan cepatnya. Dan tanpa sadar, sebuah senyuman tercetak di wajah cantiknya.

“Kau mau makan malam di mana?” tanya sebuah suara yang begitu Suzy hafal.

Padahal mereka baru saja saling mengenal satu sama lain, tapi berkat ikatan yang kasap mata di antara mereka itu, membuat mereka merasa sudah saling mengenal lama.

“Berikan sebuah kejutan padaku.” Jawab Suzy sambil melirik ke sampingnya.

Dapat dilihatnya Baekhyun sedikit mengernyitkan keningnya, tanda bahwa dia sedang berpikir. Senyuman Suzy semakin bertambah lebar saat memperhatikan tampilan Baekhyun.

Dua kancing kemeja putihnya sudah terbuka. Ikatan dasinya sudah longgar. Lengan kemejanya sudah tergulung setengahnya. Tatanan rambut rapihnya sudah tidak ada. Dan jasnya, Baekhyun sampirkan pada jok kursi mobilnya. Bukankah dia sangat tampan? Laki-laki tampan miliknya. Pikir Suzy sambil terus mengamati Baekhyun.

“Aku yakin kau tidak akan pernah bosan saat memperhatikanku.” Ucap Baekhyun tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan yang ada di depannya berusaha menggoda Suzy.

Perkataan Baekhyun itu langsung membuat wajah Suzy semakin merah saja saat menyadari orang yang sedang diperhatikannya sadar akan kelakuan Suzy itu.

“Kau terlalu percaya diri sekali.” Ucap Suzy gugup setengah mati.

Selalu seperti ini. Baekhyun tidak pernah tidak membuatnya malu dan berdebar di saat yang bersamaan. Sebuah tawa renyah terdengar memenuhi mobil itu. Dan setelah itu tidak ada lagi pembicaraan di antara mereka berdua. Suzy dan Baekhyun hanyut akan pikiran masing-masing.

Sampai tidak terasa perjalanan yang mereka tempuh hampir 30 menit, membawa mereka menuju ke sebuah restoran sederhana yang menjadi tujuan Baekhyun. Mobil Baekhyun langsung berhenti di depan restoran itu. Suzy langsung menatap bingung Baekhyun saat mesin mobil dimatikan olehnya.

Waeyo?” tanya Baekhyun saat melihat Suzy hanya menatapnya tidak mengerti.

“Kita tidak makan di restoran mewah?” tanya Suzy bingung.

“Tidak. Tapi aku yakin kau akan suka dengan restoran ini. Kajja!!” jawab Baekhyun sambil membuka pintu mobil tanpa menunggu jawaban dari Suzy.

Melihat Baekhyun sudah berada di luar, mau tidak mau Suzy pun membuka pintu mobilnya sendiri. Begitu dia keluar, dapat dilihatnya Baekhyun sedang menunggunya di bagian sisi mobil yang lain. Suzy mengedarkan pandangannya segala arah mengamati lingkungan itu.

Lingkungan restoran itu tidak berada di kawasan yang mewah. Bahkan sangat sederhana. Hal itu sangat kontras sekali dengan mobil yang dibawa Baekhyun yang begitu mewah.

Saat pandangan mata Suzy beralih ke Baekhyun, dilihatnya Baekhyun sedang mengulurkan tangannya untuk menggandeng tangan Suzy.

Dengan langkah ragu-ragu, Suzy pun berjalan ke arah Baekhyun dan menerima uluran tangan itu. Baekhyun semakin tersenyum bahagia saat Suzy menerima uluran tangannya. Suzy dan Baekhyun masuk ke dalam restoran itu sambil bergandengan tangan.

“Selamat datang…” ucap seorang wanita paruh baya saat menyambut kedatangan Baekhyun dan Suzy.

“Ah…Baekhyun-na~ ” ujarnya lagi saat melihat siapa yang datang ke restorannya.

Senyuman bahagia langsung tercetak jelas di wajah tuanya, dan Baekhyun membalas senyuman itu begitu tulusnya.

Baekhyun melepaskan tautan tangannya dengan Suzy untuk memeluk wanita paruh baya itu. Siapa sebenarnya wanita ini? Pikir Suzy begitu penasaran saat melihat Baekhyun begitu akrab dengannya. Tidak berapa lama kemudian, mereka melepaskan pelukan itu.

Kemudian wanita itu menatap Suzy penasaran, sambil sesekali menatap Baekhyun meminta penjelasan darinya. Ditatap seperti itu membuat Suzy tersenyum kikuk ke arah wanita itu. Baekhyun sedikit menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sebelum menjawab pertanyaan yang tersirat itu.

“Hm..perkenalkan, ini Suzy. Kekasihku.” Jawab Baekhyun sedikit gugup.

Mendengar jawaban Baekhyun itu membuat Suzy membulatkan matanya karena terkejut. Detak jantungnya semakin bertambah cepat. Dan Suzy merasakan ribuan kupu-kupu berterbangan di perutnya. Tanpa sadar dia tersenyum malu saat menyadari hal itu.

Dengan gugup Suzy melirik wanita paruh baya yang ada di depannya ini. Dilihatnya wanita itu sedang tersenyum bahagia menatapnya, dan seperti ada magnet di antara keduanya, Suzy pun membalas senyuman itu dengan tulus. Dirinya sangat bahagia. Benar-benar bahagia. Ya, Suzy adalah kekasihnya. Secara tidak langsung dia adalah kekasihnya, dan Suzy melupakan fakta itu.

 

~ tbc ~

 

Adakah yang kangen aku?? ngga ya?? Ya udah….minggu kemarin aku ngga sempet update apapun…terlalu menikmati liburan…hahahha…maafkan aku.

Aku harap kalian tidak bosan dengan ceritaku yg ini, soalnya alurnya bener2 aku ulur…

Aku males nulis cerita yang panjang kayak yg Baek-Sena series. Males nulisnya, males ngeditnya, karena kepanjangan, dan membutuhkan waktu yg lama….

Bingung mau ngomong apalagi…

Minggu kemarin2 itu aku sempat ngga mood buat nulis, moodku benar2 ancur. Tetapi dengan adanya liburan, itu bisa sedikit membantuku untuk bangkit kembali, walaupun tidak seantusias dulu. /malah curhat ya?

Ya sudah, karena minggu kemarin aku ngga update apapun, buat minggu ini aku update dua chapter dari dream, tapi tidak untuk my lady. Terus terang aku sedikit kesal dan itu yang menyebabkan moodku ancur. Tapi tenang aja, my lady tetap lanjut tapi tidak dalam waktu yg dekat.

Aku tahu selera orang itu berbeda-beda, awalnya aku mencoba untuk mengerti. Kalau kalian tidak puas, kalian boleh protes. Tapi jangan protes tentang masalah gaya menulisku yang agak berubah menjadi monolog. Kalau kalian bosan tinggalkan saja, karena komentar kalian itu mempengaruhi moodku dalam menulis. Entah kenapa aku jadi malas untuk menulis lagi. Aku menerima kritikan seperti, “Kak penulisannya salah, harusnya A bukan B”. Atau “Kak, ceritanya panjangin lagi”…/entar kalo aku panjangin kalian bosan bacanya/. Aku menerima kritikan yang seperti itu, tapi untuk gaya menulis, maafkan aku.

Aku sudah cukup stres dengan memikirkan jalan ceritanya yg akan ku buat rumit, tapi aku merasa eksekusiku pada cerita itu gagal. Sebenarnya aku ingin menahannya, tp aku bukan orang yg sabaran. Aku punya tempramen yang buruk. Aku sendiri heran pada kalian, perasaan aku baca cerita yg banyak monolognya asyik2 aja, tapi kenapa kalian protes? Apa karena cara penulisan ku yg ngga bagus? Aku akan lebih menghargainya jika kalian bilang seperti itu, karena mungkin aku akan memperbaikinya.

Mungkin kedengarannya aku jadi egois, tapi cara penyampaian cerita setiap orang itu berbeda-beda. Dan karena aku masih baru, aku masih mencari gaya menulisku seperti apa. Makanya aku mencoba beberapa gaya. Aku harap kalian mengerti. Aku harap kalian mau memaafkan aku jika kalian merasa tersinggung dengan perkataanku tadi. Aku sungguh menghargai kalian yang sudah memberikan komentar pada ceritaku, karena itu maafkan aku. Sungguh aku itu orangnya gampang tersinggung dan sensitif akan ucapan orang lain terhadap diriku. Jangan dicontoh sifat jelekku ini ya…

Jadi malah curhat ya panjang lebar, nanti luasnya gede banget…./abaikan!!

Kebanyakan kata, padahal dalam cerita aku ngga bisa nyusun kata dengan benar.

Sekali lagi maafkan aku…

Sampai jumpa lagi di chapter selanjutnya…

See You :*

Regards, Azalea

 

 

 

 

 

 

43 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Dream (Chapter 10)”

  1. Aku seneng aja sih kak sm gaya penulisan kak azalea,, ga bikin bosen dan semakin bikin deg degan hahaha
    Cieeee yg akhirnya di akui *colek suzy

  2. Buat azelea..
    keep writing and fihgting…
    ini cerita nya keren banget bagis banget!!
    ya kalau ada yang protes ,cukup di baca aja,pilih mana yang masukan (ambil untuk koreksi),mana yang memojokan( ga usah d hiraukan) memang sih komentar itu ngaruh banget dengan mood ,tapi aku percaya dan yakin kamu dapat menulis cerita yang lebih bagus,ini aja Dream udah bagus banget.. oya maaf ya,baru komentar,karena aku gemes kalau liat orang down gini,aku lebih senang autornya semangat 45!! ^^,

  3. Semoga nnti ending nya BaekZy ya 😦 tpi kasian juga sih Myungsoo nya, kayanya udh cinta banget sama Suzy. Hadeuhh gimana jadinya coba klo ketauan Myungsoo? Mending sini Myungsoo sama aku ikhlas deh sumpah😂 ditunggu next chapternya ya. Fighting

  4. dikit banget cahpter 10 nya tapi gak apa2 udah sedikit ilang sih kangenya ama my lovely baekhyun and my sweet suzy…jangan lama2 chapter 11nya oke

  5. dikit siih, tapi udah lumayan mengobati kerinduan sama mas baek
    heheh

    jgn dimasukin hati kak klo komen yg pedes” gitu nnti kasihan hatinya kakak jadi sakit sendiri😔

    semangat y nulisnya
    di tunggu chap 11 sama my lady nya juga
    fighting..😄😄

  6. YANG DITUNGGU AKHIRNYA MUCUL JUGAAAA #bahagia
    Semangat buat author!! Semoga moodnya selalu bagus yak. Jadinya ceritanya bisa dipanjangin lagi kekeke
    Jujur sedikit kecewa pas ketemu ‘tbc’ terlalu cepat. Soalnya uda nunggu dari lama huhu. Tapi gpp, tetep seneng soalnya tetep diupdate terus hehe
    Sekali lagi semangat ya author-nim. Love you muaah kekeke

  7. Bguss kok qw suka kok alur ceritanya lanjut ea kak tetep mnunggu chapter selanjutnya n sdikit panjangin ea kak coz stiap minggu qw slalu nunggu ni ff heheheheheh fighting kak 😉

  8. Makin suka dan makin gregetttt
    Baek suzy ngegemesin wgwg tp ya gitu ttp aja mereka salah huhu kapan jujurnya mas mbak? Kasian myungsoo
    Mudah mudahan suzy bisa putus dari myungsoo dan keluarga ataupun temen Suzy bisa nerima Baek biar enak gitu mereka kemana mananya hehe btw tadi lagi enak senyum senyum sendiri eh baper liat TBC huhu
    Fighting authornim^^

  9. cerita kakak wow keren banget kok
    udah bikin nge-fly jauh terus penasaran pula lagih, hhehee

    next ya kak^^
    Fighting^^

  10. Yaudah klo.gituu gk usah minta di komentarin…
    Menulis juga melatih kontrol emosi mbak..
    Klo.mmng tdk.suka dg komentarnya gk usah di baca anggep aja ilang…
    Pertahankan apa yg menurut km benar…
    Namun tdk mnutup kemngkinan apa yg dikatakan mreka mrupakan cambuk buat kita jd termotivasi lbh baik…
    Jadiin refrensii ajah lah apa.yg mreka.katakn…
    Gk.penting buang…
    Penting ya di.gunakan…
    Hehehhehe
    Oke semangat buat terus belajr…

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s