[EXOFFI FREELANCE] The Story of Vampire (Chaper 17)

moll

 

Tittle/judul fanfic: The Story of Vampire – Chapter 17

 

Author: Leehaera17

 

Length: Chapter

 

Genre: Mystery,Romance,Vampire,Married Life, supernatural

 

Rating: PG-17

 

Main Cast & Additional Cast:

 

Main Cast :

Xi Luhan, Park Chanyeol – Exo, Park Jongbi (OC)

 

Supporting Cast :

Oh Sehun, Do Kyungsoo, Kim Jongin, Suzy ( missA), Lay, Xiumin, Tao, Suho, Chen, Kris

 

Disclaimer :

FF ini hasil kerja sendiri yang sudah pernah di publish di Wattpat author, bisa baca di sana,ID : Leehaera17, semua tokoh hanya sebagai aktor protagonist dan antagonist, tidak ada maksut untuk melecehkan fandom manapun

jangan lupa Comment dan Dukung terus FFku ya

 

Trimakasih…

 

Enjoy !!

 

CHAPTER 17 – What is Going on ?

 

“ Selamat pagi ” Kyungsoo berjalan masuk kedalam Café yang belum di buka,

 

hati Kyungsoo bertanya – tanya.. seharusnya kursi – kursi sudah tertata rapih dan mesin kasir yang siap di gunakan, tapi yang terlihat hanyalah kegelapan tanpa lampu sedikitpun,

 

dari pintu ruang istirahat terlihat Xiumin melambaikan tangan,

 

“ kemarilah… ” kata Xiumin

 

dengan masih sangat bingung Kyungsoo berjalan kearah masuk kedalam ruang istirahat.

 

Di balik pintu itu, Luhan tengah duduk dengan pakaian kerjanya dan seorang dengan rambut coklat lain yang entah siapa, Sehun, Xiumin, juga pamannya Lay yang ternyata sudah bergabung di sini,

 

“ ada apa ini ?? ” Kyungsoo terus bertanya – tanya,

 

“ tenanglah… kami akan membawamu masuk ke kerajaan Keisus tanpa di ketahui siapun ” kata laki – laki yang beru saja ia temui itu,

 

“ perkenalkan, ia sepupuku, namanya Byun Baekhyun, dia memang ceria seperti itu, jangan bungung… ” kini suara Xiumin terdengar,

“ ya ! aku tidak sepeti kalian berdua yang selalu diam.. ” Baekhyun menjawab angkuh,

 

“ baiklah – baiklah.. sekarang kita harus menjelaskan bagaimana caranya agar bisa masuk ke kerajaan itu tanpa di ketahui siapapun, Paman Lay juga paman Luhan tidak bisa masuk hutan terlarang.. ” kata Sehun tiba – tiba,

 

“ menurut buku yang ku baca, meminum darah dari seorang keturunan darah murni keluarga tersebut memberi waktu setidaknya 4 jam ” kata Xiumin,

 

“ 4 jam..itu cukup.. ” Sehun menjawab,

 

“ dengan kata lain kalian harus meminum darahku..” kini Sehun menundukan kepala,

 

“ apa kau yakin Xiumin ? ” Sehun bertanya lagi,

 

“ aku seorang The fox.. darahku bukan seperti vampire pada umumnya.. ” kata Sehun lagi,

 

“ benar .. ” kata Xiumin,

 

tiba – tiba semua mata tertuju pada Baekhyun yang sedari tadi hanya memandang layar ponselnya,

 

“ ya ! ya !!! ada apa dengan mata kalian !! … aaahh.. sial… baiklah! ” kata Baekyun dan berjalan menuju nakas yang di atasnya terdapat gelas plastik,

 

“ biar ku bantu.. ” Luhan mengayunkan tangannya dan benda tajam berada di tangannya,

 

“ apa tidak ada yang lebih kecil ? ” Baekhyun bergidik ngeri saat melihat pisau lipat di tangan Luhan,

 

“ oh ! ayolah Baekhyun… kami tak punya waktu untuk ketakutanmu! ” Sehun berkata frustasi,

 

Baekhyun memejamkan matanya,

 

“ eerrgg ! Sial !aku masih membenci rasa perih ini.. ” kata Baekyun saat tangannya mulai di beset dengan pisau Luhan,

 

darah segar mulai mengalir dari pergelangan tangan Baekhyun memenuhi gelas kecil plastic itu,

 

“ sudah cukup.. ” kata Xiumin saat melihat gelas itu hampir penuh,

 

Baekyun langsung menjilat sendiri tangannya dan terlihat matanya yang berubah merah darah,

 

Luhan mengambil gelas lain dan menuangkan setengah dari isi gelasnya ke gelas kosong dan memberikannya pada Lay,

 

“ Cheers ! ” kata Luhan dengan senyum lucu di wajahnya membuat Lay memberikan wajah bingungnya kala Sepupunya ini sudah mulai tak waras,

 

“ ah !! berapa wanita yang kau tiduri ! ” kata Lay setelah menegug habis cairan di gelasnya,
“ sudahlah ! kenapa harus di bahas ” kata Baekyun yang bersadar di pintu masih dengan Iphone-nya,

 

“ baiklah.. darah Baekyun akan memberikan kita waktu selama 4 jam, dan perjalanan dari sini ke perbatasaan akan memakan waktu sekitar 1 jam, Sehun ! kau harus menjaga Kyungsoo dengan baik dan Luhan kau akan di pandu oleh Baekhyun, Lay… kau akan pergi denganku.. kita semua akan masuk dari 3 jalur berbeda agar tidak terdeteksi, perjaga paling banyak ada di bagian utara dimana Luhan juga Baekyun akan mengalihkan perhatian mereka, saat sampai di sana Luhan akan mendobrak pintu kerajaan Ekrisi dan Baekyun akan meredupkan lampu di sekitarnya, kalian harus menggunakan waktu itu untuk masuk melalui jalur lain dan Luhan kau juga harus masuk saat penjaga belum tiba dan bersembunyi di tower pengintaian, Baekhyun akan tetap di sana untuk menangani para prajurit, kita akan bertemu lagi di ruang meetingku di lantai 2, apa kalian mengerti ? ” Xiumin menjelaskan details,

 

“ ooo.. Kyungsoo-ya !lihat binatang ini kecil sekali ” Lay menunjukan semut kecil kepada Kyungsoo,

 

“ paman !! kenapa tidak memperhatikan ! ” Kyungsoo hanya menggelengkan kepalanya,

 

“ biarkan saja Kyungsoo, Lay akan pergi bersamaku.. ” kata Xiumin lagi,

 

dengan berakhirnya pertemuan itu semua orang di ruangan kini beranjak pergi satu persatu, tertinggal Sehun dan Kyungsoo yang masih berkutat dengan Ponsel masing – masing, tidak ada kata – kata yang keluar dari bibir mereka, hanya kecanggungan yang terus mengarungi hawa ruangan itu,

 

“ jadi.. kapan kita akan berakat ? ” Sehun bertanya hati – hati,

 

“ apa sebernya rencana ayahmu ? apa yang ingin kalian minta dari keluargaku ? katakan saja sebelum semuanya terlambat, kau kira aku akan percaya pada perkataan Xiumin bergitu saja, maaf aku bukan anak kecil yang bisa kalian tipu begitu saja ” Kyungsoo  berbicara panjang lebar dengan semua pikirannya, dalam hatinya, ia berharap sekali yang ada di pikirannya itu salah, ia berharap keluarga Sehun benar – benar ingin membantu ibunya juga ayahnya untuk mengalahkan musuh yang sebenarnya merekapun tak tau siapa sampai sekarang,

 

Sehun menegadah kepalanya, ia berharap ia bisa menjawab dan memberikan penjelasan akurat dalam bentuk apapun,

 

“ aku.. juga anak dari Park Jongbi, kau mungkin kehilangan bunda saat umurmu sudah besar dan kau masih bisa mengingat setiap inci lekuk wajah bunda, tapi aku… aku bahkan tak sempat mengamati lebih dalam lagi wajah itu, begitu kabur dan tak bisa ku ingat dengan jelas, aku tidak akan pernah menyalahkan kau jika kau membenci aku dan ayahku, tapi asal kau tau aku sama kehilangannya denganmu, aku sama menderitannya denganmu, dan ayahku… ia adalah orang yang paling menderita dari kita semua, jangankan untuk menatap wajah bunda, untuk menatap ujung kakinya saja ayah membutuhkan waktu yang begitu lama, ia benar – benar ketakutan, tapi dalam hatinya ia ingin memperbaiki segalanya, ia juga ingin bahagia, sama seperti aku juga kau, maupun ayahmu, jadi tolong… untuk kali ini saja, percayalah pada ayahku untuk kebaikan kita semua, aku.. akan terus menganggapmu kakakku… walau kau tak pernah mengaggapku ada… ” Sehun mengakhiri kata – katanya dengan seulas senyum manis di wajahnya,

 

ia senang, kakaknya mulai berbicara padanya, mungkin.. memang kesalahan ayahnya tak pernah bisa di tebus dengan apapun, jangankan di tebus, untuk di maafkan saja tidak bisa, tapi di sisi lain, ia tidak pernah menginginkan semua ini terjadi, Sehun terus berharap suatu hari nanti kakaknya akan mengakuinya sebagai adik, ia hanya terus berharap bagai kuntum bunga di siang hari yang hampir layu karna teriknya sinar matahari.

 

Kyungsoo berdiri dari tempatnya dan berjalan keluar dari café, Sehun yang menyadari itu mengikuti Kyungsoo, mereka berdua berjalan kearah hutan terdekat, Hutan itu adalah penghubung dunia manusia juga Vampire, mereka berdua terus berjalan tanpa henti, Sehun dan Kyungsoo masih sangat muda, mereka bisa menembus perbatasan dengan waktu yang cukup singkat,

 

Di sisi lain Baekyun juga Luhan yang lebih terdahulu memulai perjalanannya sudah sampai di perbatasan kerajaan, mereka berdua berteduh di atas pohon rindang tak jauh dari gerbang kerajaan, Pikiran Luhan terus terbang mana kala ia tak melihat wajah manis Jongbi barang sehari,

 

“ sebenarnya apa yang terjadi ? ” Baekyun memecah kesunyian,

 

“ ku kira kau harus tau lebih dariku.. ” kata Luhan menjawab singkat,

 

“ aku ? aku hanya di utus oleh raja tak tau diri itu untuk menjemputmu tanpa alasan… kau tau kan ia begitu menyeramkan.. aku tak berani menolak apapun yang di pintanya ” Baekhyun tertawa renyah,

 

“ begitu kah ? ” kata Luhan lagi,

 

“ sebenarnya siapa yang dalam bahaya sampai harus menyusahkan dua kerajaan seperti ini ? apakah musuh kita begitu hebat ? ” kata Baekhyun lagi,

 

“ aku tidak tau.. ” kata Luhan asal lagi,

 

“ baiklah… lagi pula aku tak peduli.. ” Baekyun menjawab dan memanjat dahan lain agar dapat melihat lebih tinggi,

 

selagi Baekhyun memantau keadaan di gerbang kerajaan Ekrisi, Lay juga xiumin tertinggal jauh,

 

“ Xiumin… tunggu sebentar !!! aku ingin melihat binatang ini… Lucu sekali ” Lay berhenti di dahan pohon saat matanya menangkap sosok tupai di dalam batang pohon,

 

“ Lay!! Ayolah !! aku tidak punya waktu !! ” Xiumin mulai frustasi melihat Lay yang terus membuat mereka telat,

 

“ lihat – lihat mereka punya 2 anak !! ” Lay memasang wajah kagetnya,

 

“ ZHANG YIXING !!!! ” kata Xiumin berteriak agak keras dan mulai menarik tangan Lay untuk terus bergerak

 

“ KITA SUDAH KETINGGALAN JAUH LAY !!! AYOLAH !!! AKU AKAN MEMBAWAMU BERKELILING LAGI SETELAH SEMUANYA SELESAI !! ” kini Xiumin benar – benar frustasi,

 

iya tau persis apa yang akan terjadi dan jika bukan dirinya yang bersama Lay, maka mereka tak akan sampai ke tempat tujuan tepat waktu.

 

“ iya – iya.. kau ini kenapa selalu saja marah – marah .. ” kata Lay kesal dengan tingkah Xiumin yang selalu saja menganggap semua yang di lakukannya itu bodoh.

 

Kini mereka semua berada tepat di point masing – masing menunggu aba – aba dari Baekyun untuk masuk,

 

Kyungsoo berdiri di balik dahan pepohonan memata – matai penjaga yang jumlahnya tidak begitu banyak, sepertinya mereka sedang beristirahat di tower pengintaian, hari itu cuaca Russia memang sangat dingin,

 

“ tidak bisa kah kau meninggalakan ponselmu sebenatar dan membantuku untuk memperhatikan prajurit itu  ? ” Kyungsoo mengucap kesal,

 

“ ya ! ini rumahku.. lagi pula mereka tidak akan menangkapku, kau yang harus berhati – hati ” kata Sehun,

 

tiba – tiba suara yang sangat dasyat terdengar dari bagian utara, tentu itu adalah Luhan yang membuka pintu kerajaan dengan lambaian tangannya saja,

 

para prajut kalang – kabut berlari dari tempatnya menuju suara nyaring itu,

 

“ sekarang ! ” kata Kyungsoo,

 

Sehun juga Kyungsoo berlari cepat menuju gerbang dan melompat kedalam  kerajaan,

 

“ Ikut aku ! ” kata Sehun,

 

Kyungsoo hanya mengekor dari belakang,

 

Di sisi lain Lay juga Xiumin berhasil masuk kedalam kerajaan dengan selamat, mereka bedua langsung menuju lab Xiumin dan masuk kedalam ruang meeting menuggu yang lain,

 

Baekhyun menggelapkan suasana dan membiarkan Luhan masuk dengan mudah, terlihat dirinya yang berada di tengah – tengah gerbang besar itu, berpura – pura mabuk,

 

“ tuan muda Baekyun ” para penjaga berlari kearah baekyun yang berpura – pura sempoyongan karna mabuk,

 

“ YA! YA! YA! Antar aku masuk !! ” kata baekyun berteriak – teriak untuk mengalihkan pandangan para prajurit dari Luhan yang berjalan masuk kedalam istana dan menunggu Baekyun,

 

“ YA!!! Jangan dekati aku ! ” kini Baekyun mulai mencoba memukul pada prajurit agar mereka menjauh dan masuk ke istana dengan mudah,

 

“ acting yang bagus.. ” Suara Luhan terdengar saat Baekyun memasuki pintu utama,

 

“ tentu … wajah tampanku ini adalah asset dunia ” katanya bangga dan berjalan masuk,

 

mereka berdua berjalan masuk ke dalam istana dan mulai mencari ruang rapat yang sudah di tentukan, mereka berjalan menyusuri koridor kerajaan ekrisi, mana kala kaki Luhan terhenti melihat foto besar yang terpampang di koridor, seorang wanita tersenyum manis menggendong seorang bayi yang baru lahir,

 

“ cantik bukan ? tapi sayang, ia mati di tangan suaminya sendiri, cinta memang buta..  ” Baekyun membual,

Luhan hanya menatap sayu foto itu dan menundukan kepalanya,

 

“ ayo.. aku rasa meeting sudah hampir di mulai ” Baekyun berjalan kembali kearah Lab

 

lagi – lagi Luhan hanya terdian dan berjalan mengikuti Baekyun dari belakang,

 

Baekhyun berjalan memasuki ruangan dan Luhan terhenti di depannya, perasaannya kacau, ia tak mengerti apa ia harus mempercayai orang yang membunuh dan merebut istrinya 100 tahun lalu, apa..ia harus melupakan semua kenangan buruk itu dan “ MOVE ON ” ?

 

“ tidak perlu khawatir ” suara berat seorang laki – laki menyapa,

 

“ aku tidak punya maksut jahat, aku hanya ingin melindungi wanita itu ” Suara berat itu kembali menyambar telinga Luhan,

 

Luhan sama sekali tak bergerak, ia terus memperhatikan pintu itu, kalau ia memutuskan untuk masuk, itu sama saja dengan mempercaya Park Chanyeol, tapi jika ia tidak masuk kedalam, keselamatan Jongbi tidak mungkin bisa ia jamin seutuhnya,

 

“ aku tak peduli dengan statusmu dan statusku, aku hanya mencintai Jongbi dan ingin menjaganya di saat aku bisa, jadi jika kau tidak berniat untuk menyumbangkan energy-mu untuk menjaga wanita itu, kau boleh angkat kaki sekarang juga, tapi jika kau juga ingin melindungi Jongbi, aku sudah membukakan pintu rumahku untukmu ” kata Park Chanyeol lantang dan jelas,

 

Park Chanyeol mulai memasuki ruang rapat, kursi – kursi di sekeliling meja yang sudah di penuhi oleh tamu – tamu yang ia harapkan, dari 2 dokter hebat, 3 kekuatan terbesar dan 1 orang pintar yang akan membantunya dalam mengurus rencana,

 

Luhan memasuki ruangan dan mengambil posisi di sebelah Lay, ia duduk dan mulai melihat ke sekelilingnya,

 

“ Baiklah..sepertinya kita semua sudah berkumpul ” kata Park Chanyeol memulai,

 

“ Aku tau ini sangat mendadak dan aku tau kalian juga pasti ragu untuk datang, sekali lagi ku ucapkan terima kasih atas kerjasama kerajaan Elefsis ” Chanyeol kembali mengucap

 

“ Xiumin..kau bisa mulai.. ” kata Chanyeol memberi aba – aba,

 

Xiumin mulai menghidupkan computernya dan layar muncul di papan besar dari projector di tengah meja,

 

“ bisa kalian lihat ini adalah potongan daging warewolf yang mati, warnanya hitam ” katanya lagi,

 

“ kemarin saat Jongbi di serang oleh kerajaan werewolf aku mengambil beberapa sample darah dari tubuhnya, aku berfikir kenapa bangsa warewolf ingin sekali menculik Jongbi, mereka terus bersaha walau mereka tau Sehun juga Kyungsoo selalu ada di samping Jongbi, tanpa sengaja aku menumpahkan sedikit sample darah itu ke potongan daging warewolf yang ku temukan di dalam hutan terlarang, menurut otopsiku, warewolf ini di bunuh oleh vampire liar yang berkelana ke dalam hutan terlarang ada beberapa titik yang ku temukan di badannya tempat vampire itu menghisap darah dan meracuni warewolf itu hingga mati, dengan kata lain, daging warewolf ini berubah hitam karna racun dari vapire, lalu apa hubungannya dengan darah Jongbi ?, seperti yang ku katakana tadi, tanpa sengaja aku menumpahkan beberapa tetes darah Jongbi ke atas daging itu dan ( Xiumin mulai meneteskan darah Jongbi ) lihatlah.. ( perlahan daging itu berbuah menjadi pink ) ” mata Kyungsoo juga Luhan terpanah, begitu juga Baekhyun yang menyaksikan keajaiban itu,

 

“ apa yang terjadi ? ” kata Luhan pelan,

 

“ seperti yang anda lihat, darah Jongbi mampu membangkitkan cell werewolf yang mati ” kata Xiumin lagi,

 

semua orang tertegun, tenggelam dalam pikirannya, mereka tak percaya bahwa darah Jongbi begitu suci,

 

“ aku dan Xiumin mencoba memecahkan misteri ini, tapi.. jawabnnya masih nihil.. ” kini suara Park Chanyeol terdengar,

 

“ Apa ini semua ada hubungannya dengan perempuan bernama suzy itu ? ” Sehun membuka suara,

 

“ kami masih belum tau, tapi sepertinya kerajaan Warewolf memamang bekerja di bawah naungan penguasa dan yang aku tau hanya G-Dragon yang mampu melakukan ini semua ” Chanyeol menjawab pertanyaan anak laki – lakinya,

 

“ Luhan..ceritakanlah semuanya, aku yakin orang – orang yang ada di sini semuanya ingin melindungi Jongbi.. ” Lay mengirim telepati pada Luhan yang duduk di sebelahnya,

 

mendengar itu, dalam hatinya Luhan masih ragu, mana kala ia harus menceritakan kejadian yang menurutnya sakral itu… Memang…. Kejadian yang di lihatnya menjadi bukti bahwa G-Dragon adalah dalang dari semua kejadian ini, tapi di sisi lain, jika mereka tau, Luhan takut orang – orang ini akan seenaknya mencoba untuk membunuh G-Dragon yang sebenranya tidak bisa di tandingi walaupun Tygris juga The Fox ikut berpartisipasi dalam perang kali ini,

 

“ jadi… apa yang bisa kita lakukan sekrang.. ” kini suara Kyungsoo terdengar,

 

“ aku berharap kita bisa membagi tugas dan terus waspada.. di sini ada 7 kesatria yang bisa melindungi Jongbi di saat darurat… ”

 

“ ya ya ya ya !! 7 ?aku tidak ikut dalam hal ini.. dasar gila ! ” kini Baekhyun merasa dirinya terus di gunakan sebagai umpan,

 

“ aku tidak akan ikut melindungi siapapun itu yang harus kalian lindungi, lagi pula aku tidak cukup kuat untuk melawa kawanan Warewolf itu, kekuataku hanya cahaya dan aku sama sekali tidak mengenal wanita bernama Jongbi yang sedari tadi kalian biacarakan.. ” Baekhyun muak dengan pamannya yang selalu tidak pernah peduli dengan perasaannya,

 

“ kau tidak mengenal Jongbi ??? ku rasa kau berhutang budi padanya ” kata Chanyeol lagi,

 

“ apa ? hutang budi … aku saja tidak mengenalnya, bagaimana hutang budi ? ” Baekhyun bingung,

 

“ siapa orang yang membebaskan uniconmu dari kutukan jahat ? ” kata Sehun,

 

“ Iero..ibumu… dan ia sudah tidak ada di dunia ini, hanya ada cerita ku dengar bawa ia akan bangkit 100 tahun lagi sebagai manusia biasa, sayang aku belum sempat mengucapkan terimakasih padanya dan ia telah tiada… ” kata Baekhyun menundukan kepala,

 

“ ini adalah saatnya kau untuk berterima kasih.. ” kata Chanyeol lagi,

 

“ apa ??? ” Baekyun kembali menatap pamannya

 

“ orang yang akan kau lindungi itu Iero… ” kata Chanyeol lagi,

 

“ apa ? aku tidak mengerti…  ” kata Baekhyun lagi,

 

“ bunda sudah ber-reinkarnasi menjadi manusia baru bernama Jongbi, walau ingatannya beum penuh, tapi ia sudah bisa mengingat kami anak dan suaminya.. ” Sehun tersenyum saat mengingat bunda kesayangnya,

 

“ benarkah.. ” kata Baekhyun membelalakan matanya, ia tak percaya, ini maksut di belakang keras kepalanya Chanyeol untuk menyuruh Baekhyun untuk melakukan tugas gila ini,

 

“ baiklah.. aku berpartisipasi.. ” kata Baekhyun,

 

“ baiklah.. kita punya 7 orang yang bisa melindungi Jongbi, kita akan mulai dari hari senin hingga minggu bergilir dan jika punya kesibukan lain, kalian harus mencari pengganti, Xiumin juga Lay akan bekerja di Lab setiap hari, aku menyarankan untuk membawa Jongbi bersama kalian saat kalian ada di Lab ini maupun Lab milik Lay.. juga, aku harap kerajaan Keisus memudahkan Xiumin atau Sehun untuk masuk. ” kata Chanyeol panjang lebar,

 

Luhan tidak menjawab apapun, ia masih terus bersembunyi di bawah pikirannya sendiri mana kala ia mengingat apa yang ia dengar waktu itu…

 

“  bagaimana Luhan-sshi apa kau keberatanan ? ” kata Chanyeol bertanya,

 

“ aku bisa menjaga Jongbi di hari Selasa saat aku tidak ada kelas mengajar, lagi pula Jongbi akan ada di Kampus hari itu, tidak akan aneh baginya jika aku mengikutinya terus ” Luhan menjawab,

 

“ aku bisa menjaga Bunda hari Rabu, di Hari Rabu bunda tidak ada kelas dan akan berada di Café untuk bekerja ” kata Kyungsoo lagi,

 

“ aku akan menjaga bunda hari Senin.. ” kata Sehun,

 

“ biar aku di hari Kamis ” kini suara Baekhyun,

 

“ jadi aku akan menjaga Jongbi di hari Jumat ” kata Chanyeol,

 

“ Lay juga Xiumin kalian harus menentukan sendiri “ Chanyeol melanjutkan,

 

dari semua senyuman di wajah masing – masing hanya Luhan yang terlihat murung, wajahnya terlihat begitu takut akan apa yang ia dengar, ia tidak mengerti, haruskah ia mempercayai orang – orang yang ada di depannya ini.

 

“ aku ingin kalian berhati – hati jangan gegabah dalam pertarungan, panggil kami saat kalian dalam bahaya ” kini suara Luhan terdengar,

 

“ aku harap kita semua bisa bekerja sama … ” kata Luhan menutup perkatannya,

 

“ baiklah ada 1 hal lagi yang ingin aku sampaikan, aku ingin mengadakan meeting setiap minggu agar bila ada tanda – tanda mencurigakan dari mereka, kalian harus menyampaikannya pada kami semua ” kata Chanyeol,

 

“ baiklah.. sepertinya hari ini tugasku.. ”

 

TBC

 

 

10 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] The Story of Vampire (Chaper 17)”

  1. Ayolah bang luhan kasih tau aja.. Biar bisa lebih was was klo ada kris ama gd
    Ademnya klo mereka damai begitu, si Lay baru pertama kali liat semut tak ksian amat sini bang bareng gue ke kebun binatang yok 😂😂

    Semog mereka bisa jaga jongbi
    Next thor fighting!

  2. ya pasti berat buat luhan buat percaya ama chanyeol dan kumpulannya. tapi semoga aja itu beneran emang buat lindungin jongbi.

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s