[Chaptered] Heart Attack (11th Chap) | by L.Kyo

3. heart-attack

Title: Heart Attack | Author: L.Kyo♪ [ @ireneagatha ] | Artwoker: Keyunge Art | Cast: Jung Hyerim (APink), Byun Baekhyun (EXO), Do Kyungsoo (EXO) | Genre: Drama, Romance, Comedy | Rating: PG-17 | Lenght: Chaptered | Disclamer: This story is mine. Don’t plagiarize or copy without my permission.

 

[ http://agathairene.wordpress.com/ ]

 

Prev:: [1st Chap] [2nd Chap] [3rd Chap]  [4th Chap] [5th Chap] [6th Chap] [7th Chap]  [8th Chap]  [9th Chap] [10th Chap]

—oOo—

 

H A P P Y R E A D I N G

 

Mata Hyerim seolah kosong. Ia menatap bukunya tak minat. Padahal ia besok mengikuti kuis dan tak ada satupun materi yang masuk dalam otaknya. Yang ia lakukan hanyalah mengetuk bolpoinnya diatas meja dan memangku kepalanya. “Kau sedang membawa atau sedang melamun?” Mata Hyerim berkedip ketika lambaian tangan itu menggangu konsentrasinya.

 

Hyerim mendongak, menatap Kyungsoo yang fokus pada dirinya. “Sepertinya aku tidak berminat belajar sekarang”. Hyerim menjauhkan bukunya dan bersandar. Sekedar menikmati dinginnya AC tepat dibelakangnya. “Kau bosan? Apa kita perlu berjalan-jalan selesai kuliah nanti?” Tawar Kyungsoo.

 

Lelaki itu terdiam, menunggu gadis itu menjawab. Namun ia tahu, tak ada semburat wajah minat disana. Satu hal lagi yang membuat Kyungsoo ingin menanyakan sesuatu pada Hyerim. Tapi entah, ia tak tahu pertanyaan yang ia lontarkan merupakan hal yang patut ditanyakan sekarang.

 

“Hyerim-ah! Boleh aku menanyakan sesuatu padamu?” Tanya Kyungsoo hati-hati. Gadis itu tersenyum dan mengangguk. “Tentu saja kau boleh menanyakan apapun. Kau ingin bertanya apa?” Hyerim memajukan kursinya, menandakan berminat dengan apapun yang ditanyakan Kyungsoo.

 

“Berjanjilah kau tidak marah padaku!” Suara berat Kyungsoo membuat alis Hyerim terangkat. “Kemarin apa kau bersama Baekhyun? Apa itu membuatmu tak ikut kelas Dosen Ahn? Aku tidak bermaksud menuduhmu atau apa, tapi kau tahu kan aku mendapatkan ponselmu darinya?” Bahkan pertanyaan-pertanyaan Kyungsoo baru saja membuat bola mata Hyerim memutar kesegala arah, mencari celah untuk menutupi semua gundahnya.

 

“Ahh, hari kemarin? Tidak! Aku tidak bersama lelaki bodoh itu. Keperluan apa aku menemui dirinya?” Hyerim terkikik, walaupun ia buat-buat. Gadis itu mencoba fokus pada bukunya, tapi ia tahu Kyungsoo masih menatapnya dan menunggu sebuah jawaban yang realita. Tidak salah bukan berbohong lagi? Hyerim mendongak, menatap Kyungsoo yang masih menunggu.

 

“Begini, aku terlambat kemarin dan 5 menit sebelum aku masuk kelas, aku lupa tidak membawa bukuku. Jadi aku terpaksa mengambilnya di loker. Kau tahu sendiri kan jarak loker dan kelas Dosen Ahn sangat jauh. Lalu, entah kondisi tubuhku lemah, perutku sakit. Kau tahu kan aku sangat menyukai makanan pedas?” Hyerim sengaja berhenti, menanti respon Kyungsoo, namun lelaki itu hanya terdian dan menunggu penjelasan Hyerim selanjutnya.

 

“Jadi perutku sakit dan aku berulang kali kekamar mandi. Dan ponselku ketinggalan di wastafel. Mungkin Baekhyun setelah itu kekamar mandi dan mengetahui ponselku masih disana. Yah, seperti itu ceritanya”. Penjelasan panjang lebar Hyerim berhasil membuat Kyungsoo mengangguk paham. “Jadi, kau tahu dimana Baekhyun kemarin? Aku tidak melihatnya dikelas. Apa kau bertemu dengannya setelah kekamar mandi? Hanya sekilas mungkin?”

 

Walaupun penjelasan Hyerim terdengar masuk akal, tapi Kyungsoo tak sepenuhnya bodoh. Rasa janggal dalam hatinya masih ada. “Aku tidak tahu. Kenapa kau menanyakan hal yang tak penting Kyungsoo-ya?” Hyerim tersenyum, kembali memfokuskan pada bukunya. Gadis itu berharap bahwa penjelasan bodoh ini akan segera berakhir. Sungguh, ia tak ingin mengingat topik ini. Terbilang kemarin Baekhyun menciumnya.

 

Genggaman hangat milik Kyungsoo membuat Hyerim menurunkan bukunya. Rematan erat menyelimuti tangan Hyerim yang dingin karena suhu AC dalam ruangan sedikit terobati. Dan lihat, tatapan intens milik Kyungsoo membuat Hyerim salah tingkah. “Kau milikku Jung. Kau milikku. Kau harus tahu ini”. Senyuman hangat Kyungsoo seakan membuat jantung Hyerim berhenti sepersekian detik.

 

Dan ia sadar, Hyerim merasa serakah. Ia tak seharusnya memikirkan bukan-bukan. Ia tak mungkin memasukkan nama Baekhyun, mencoba membiarkan nama itu merusak semua cintanya dengan Kyungsoo. Walaupun, terasa janggal yang sangat. Perasaan dimana ia tak tahu harus melakukan apa. Tapi bagi Hyerim, ini tetap tidak benar. Ia mencoba mencintai satu orang namun menetapkan satu nama dalam hatinya sekarang teramat sulit.

 

***

 

“Selamat makan!” Hyerim menepuk kedua tangannya mengucapkan selamat makan pada lelaki dihadapannya. “Terimakasih makanannya. Aku sangat menyukai curry ramnyeon”. Dan satu cubitan gemas Kyungsoo membuat Hyerim tersipu malu. Hampir setahun hubungan mereka walaupun bayangan Baekhyun masih menghantui pikiran Hyerim. Tapi Hyerim mencoba tak terlalu memikirkanya.

 

Semua akan hilang termakan waktu, bukan? Bahkan untuk semester baru ini, Baekhyun tak lagi banyak mengambil jadwal hari mata kuliah yang sama dengannya. Itu cukup membuat Hyerim sedikit bernapas lega. Jika saja Baekhyun terus menghantuinya, bisa saja membuat Hyerim frustasi akan perasaannya. Setidaknya ia bisa bernapas lega karena jarang tak melihat Baekhyun akhir-akhir ini.

 

Dan untuk beberapa kali, Hyerim membuatkan sebuah makan malam dengan masakan yang sederhana. Terbilang hari ini Kyungsoo merupakan salah satu 3 mahasiswa dengan IPK tertinggi dijurusan mereka. Sebagai penghargaan, Hyerim membuatkan makanan untuk Kyungsoo. Ia tak punya uang untuk membelikan makan mahal dan sebuah hadiah. Tapi ia tahu, Kyungsoo adalah tipe pria sederhana, ia tak menyukai sesuatu yang terlalu mewah.

 

Dan satu pilihannya adalah membuatkan makan malam dengan tangannya sendiri. Dan Hyerim puas jika melihat Kyungsoo merasa tersentuh dengan kejutanya. “Ini sangat enak Hyerim-ah. Benar kan? Kau terlahir dengan bakat dari kedua orangtuamu. Kau pintar bernyanyi seperti Ibumu dan seorang chef seperti mendiang Ayahmu. Kau adalah gadis yang dipenuhi banyak anugerah”. Senyuman manis Kyungsoo membuat Hyerim lega.

 

Kyungsoo menyeruput makanan itu lahap. Bahkan tak membiarkan mangkuk itu bersisa sedikitpun. “Aku senang kau menyukainya. Kau ingin minum apa? Air putih atau sesuatu yang manis?” Hyerim beranjak dari kursinya bersiap menuju kedapur. “Aku ingin air putih saja.” Kyungsoo membersihkan bibirnya dengan tissue, membuat Hyerim melihatnya gemas. “Siap Tuan. Aku akan datang dengan segelas air putih dari Jung Hyerim. Ini akan terasa segar jika aku yang membawanya”.

 

Hyerim membuat tanda hormat seakan membuat lelucon. Kyungsoo tertawa renyah, menatap Hyerim berlari kecil menuju dapur yang letaknya jauh dari ruang tengah mereka. Kyungsoo menatapi tiap dinding rumah Hyerim dan menatap sebuah foto keluarga Jung. Dan lelaki bahagia menatap senyum Hyerim saat ia kecil bersama Ibu dan Yura.

 

‘Drrt! Drrt!’

 

Perhatian Kyungsoo buyar dan terpusat pada ponsel Hyerim bergetar. Sebagai lelaki, tentu saja setidaknya ada sedikit penasaran dengan apa didalam ponsel Hyerim. Tapi bukankah itu terlihat lancang? Kyungsoo meremat tangannya ragu. Bahkan ia tak yakin dengan apa yang ia lakukan. Tapi bukankah Hyerim adalah kekasihnya? Bukannya tak masalah jika ia hanya melihat sebentar?

 

Kyungsoo memantapkan mengambil ponsel Hyerim yang tergeletak tak jauh darinya. Dan satu pesan dengan tanpa nama, sebuah nomer asing masuk melalui ponsel Hyerim. Dan alis Kyungsoo saling bertautan, saat membaca pesan milik sang nomer ini. Dada Kyungsoo bergemuruh, sungguh.

 

‘Hyerim-ah, tidak bisakah kau memikirkannya lagi?Jangan paksakan dirimu. Jika kau tak mencintai dirinya, lepaskan dia!’

 

Kyungsoo meremat ponsel Hyerim murka. Ia segera menutup pesan itu dan kembali menjelajahi riwayat panggilan terakhir. Baiklah, ia memang lelaki. Ia seharusnya tak melakukan ini tapi rasa khawatir kehilangan Hyerim membuatnya tak bisa terkontrol untuk memeriksanya. Ia tahu ia sudah lancang dan ingin mengetahui hal privacy yang seharusnya ia tak lakukan.

 

Betapa terkejutnya Kyungsoo saat ia membuka log. Panggilan dan beberapa pesan dengan nomer yang sama. Kyungsoo mengigit bibir bawahnya, mencoba menenangkan kegundahannya yang semakin ia tak bisa tahan. Bahkan jarinya semakin brutal membuka lain. Kali ini adalah galeri. Sebelumnya Kyungsoo meminta Hyerim untuk menunjukkan beberapa foto selca diponsel Hyerim.

 

Namun gadis itu selalu menolak untuk menunjukkanya. Dan kali ini kecurigaan Kyungsoo semakin besar. Ia mantap membuka galerinya dan setelah itu, Kyungsoo rasanya ingin mengumpat. Namun ia bukan tipe dengan mengatakan seperti itu. Ia terdiam, menatap beberapa foto dengan tatapan dingin. Ia memejamkan matanya sejenak bersamaan dengan menutup ponsel Hyerim dan mengembalikannya di atas meja.

 

Lelaki itu menyenderkan tubuhnya ke sofa dan menatap kosong langit-langit rumah. Apa selama ini ia tak menjadi lelaki yang diinginkan Hyerim. Perasaan sakit Kyungsoo masih membuatnya tetap penasaran. Ada satu hal lagi yang membuat Kyungsoo ingat dengan perkataan Hyerim beberapa bulan lalu. ‘Aku sering menulis semua keluhanku dalam memo ponselku. Dan kau Kyungsoo-ya, aku akan membunuhmu jika kau membukanya. Ini privasi! Kau mengerti?”

 

Kyungsoo menegakkan tubuhnya dan menatap kembali ponsel Hyerim. Akankah ia kembali melihatnya. Tapi bisa saja pesan, log dan foto itu hanya kenangan lama. Satu-satunya kunci Hyerim menyukainya adalah lewat memo itu. Bisa saja Hyerim sudah mulai memilih dirinya. Kyungsoo mengambil ponsel Hyerim ragu. Ia tahu ini sangat lancang, tapi sungguh. Rasa kesal dan rasa memiliki yang sangat ini membuatnya frustasi.

 

Setidaknya ia ingin tahu kebenaran perasaan Hyerim akhir-akhir ini. Kyungsoo menelan salivanya. Menggeserkan jarinya di layar ponsel Hyerim dan satu aplikasi memo terpampang disana. Dalam satu tekan saja, ia mengetahi semuanya. Haruskah ia tak membukanya dan pura-pura tak terjadi? Tapi keingintahuanya lebih besar dan satu tekan saja sudah terpampang deretan tulisan Hyerim dilayar.

 

‘Apa aku serakah? Mencintai 2 orang pria sekaligus. Sungguh, aku tidak tahu ada apa denganku sekarang. Aku menyukai Kyungsoo awalnya dan membenci Baekhyun. Dan setelah kami sudah berpacaran, perasanku kembali teruji. Setiap aku bertemu dengan Baekhyun, jantungku berdegup kencang. Bahkan lebih kencang daripada saat bersama Kyungsoo. Aku bukan orang yang tidak menghargai perasaan orang lain, kan? Sungguh, aku tidak berpikiran seperti itu.

 

Terkadang aku sangat merindukan ejekan dan celotehan Baekhyun padaku. Aku rindu saat ia menyebut namaku dengan ejekan. Aku rindu saat dia melemparkan beberapa alat kecil untuk menggodaku.Aku rindu saat dia mencemoohku dengan kata pedasnya. Aku rindu saat dia membuatku menangis karena kesal yang sangat. Bahkan aku rindu saat bibirnya menyapu bibirku. Dunia ku saat itu seakan berhenti. Aku wanita apa? Bahkan bersama Kyungsoo pun kami tak pernah melakukan sebuah ciuman. Ciuman pertamaku adalah Baekhyun. Bahkan dia bukan kekasihku! DIA BUKAN KEKASIHKU! Tapi kenapa aku lebih menyukainya!?’    

 

Kyungsoo menutup memo itu dan mengembalikan ponsel Hyerim. Lelaki itu terdiam, bahkan pandangannya terlihat kosong. Kecurigaanya selama ini benar. Kedua tangannya mengepal kuat, mencoba menenangkan suasana murkanya. Pandangannya masih tertuju pada ponsel Hyerim, seolah sudah berhasil membuatnya marah dengan sangat.

 

“Kyungsoo-ya. Maaf sudah menunggumu lama. Aku lupa jika air putih dirumahku habis. Aku sempat memasak air sebentar. Tidak apa jika air ini hangat?” Hyerim duduk disebelah Kyungsoo dan menunjukkan segelas air putih dihadapan Kyungsoo. Namun lelaki itu sama sekali tak merespon. Ia hanya terfokus menatap kedepan, seakan tak peduli dengan kehadiran Hyerim.

 

“Apa yang terjadi? Apa ada masalah?” Hyerim meletakkan gelasnya dan menepuk bahu Kyungsoo lembut. Namun justru ia dapatkan adalah tatapan yang menusuk dar Kyungsoo. Bahkan Hyerim tahu, jika Kyungsoo sedang marah kali ini. “A … ada apa? Apa ada masalah? Ke … kenapa kau menatapku seperti itu? Kau membuatku takut”. Hyerim duduk menjauh, menghindari Kyungsoo yang ia yakini marah terhadapnya.

 

“Apa karena aku membuatmu menunggu lama? Bukan itu, kan? Kau tak mungkin marah karena alasan itu!” Hyerim mencoba mencairkan suasana dengan sedikit guyonan, namun tak ada sunggingan senyuman muncul dibibir Kyungsoo. Lelaki itu kembali fokus pada tangannya. “Apa kau menyembunyikan sesuatu dariku?” Pembawaan tenang dari pertanyaan Kyungsoo berhasil membuat Hyerim tersentak.

 

Bahkan wajah tanpa ekspresi milik Kyungsoo membuat Hyerim semakin tak mengerti. “Menyembunyikan apa maksudmu?” Tentu saja Hyerim tak mengerti. Tatapan Kyungsoo kembali terarah padanya. Lelaki itu mendekat pada Hyerim, semakin dekat dan sangat dekat. Bahkan tangan Kyungsoo menarik tengkuk leher Hyerim untuk mendekat pada bibirnya. Namun justru Hyerim mendorongnya. “Apa yang kau lakukan Kyungsoo-ya?”

 

Hanya senyuman smirk yang tampak diwajah Kyungsoo. Hyerim segera menutup mulutnya. Demi apa, ia ingin menyumpahi dirinya sendiri. Bahkan ia tak sadar ia sudah meneriaki Kyungsoo dengan nada yang cukup tinggi. Bahkan saat Kyungsoo akan menciumnya. Bukankah ini terdengar sedikit kasar? Hyerim menatap Kyungsoo hati-hati, ia tahu sudah membuat Kyungsoo marah padanya.

 

“Lucu. Bahkan kau masih bertanya apa yang aku lakukan. Bukankah sudah jelas jika aku akan menciummu? Dan apa maksud dengan nada tak sukamu itu? Kau bisa berciuman dengan orang lain, KENAPA AKU SEBAGAI KEKASIHMU TIDAK BISA MELAKUKANNYA!?” Teriakan Kyungsoo membuat Hyerim tersentak. Untuk pertama kalinya, Kyungsoo berteriak seperti ini. Hyerim memundurkan duduknya, mencoba sedikit menghindar.

 

Lalu ia menatap ponsel diatas meja. Apakah Kyungsoo sudah tahu? Yang Hyerim lakukan hanya terdiam, bahkan menatap Kyungsoo pun ia tak berani. “Kenapa kau diam Hyerim-ah? Jawab aku dengan sedikit penjelasan darimu. Kau menyukai siapa? Aku akan menuruti semua permintaanmu. Baekhyun?” Gadis itu menatapnya tak percaya. “Kenapa kau menatapku seperti itu? Kau benar-benar menyukai Baekhyun, kan?” Lagi-lagi Kyungsoo kembali bertanya membuat Hyerim semakin terpojok.

 

Jujur itu benar jika Hyerim menyukai Baekhyun. Walaupun mereka jarang bertemu, mereka cukup sering saling mengirim pesan. Hyerim sudah mengatakan pada Baekhyun untuk tak menghubunginya lagi. Tapi siapa yang tak kenal Byun Baekhyun? Lelaki itu tak akan pernah menyerah. “Baiklah jika kau tak menjawab. Aku harus pergi!” Kyungsoo mengambil jaketnya dan berlalu. Meninggalkan Hyerim yang masih terduduk.

 

“Kyungsoo-ya, maafkan aku!” Ucap Hyerim lirih, membuat Kyungsoo menghentikan langkahnya sejenak. “Aku minta penjelasan darimu bukan permintaan maafmu”. Kyungsoo berbalik, menatap Hyerim sayu. “Aku tahu kau menyukai Baekhyun. Aku mencoba berpikir positif dan aku percaya jika lambat laun seiring berjalannya waktu, kau sedikit demi sedikit dapat melupakannya.” Lelaki itu seolah lelah dengan penantiannya.

 

Penantian dimana menunggu hati Hyerim tertuju pada sepenuhnya. Dan justru apakah kali ini Kyungsoo menyerah. “Aku tidak bermaksud…” Hyerim terdiam saat Kyungsoo memintanya diam. “Jangan bohong lagi, kumohon! Jangan membuatku seperti orang kejam Jung. Kalau kau masih menyukai Baekhyun, apa yang harus aku lakukan? Memukulnya lagi? Tidak! Itu percuma!”

 

Penjelasan Kyungsoo membuat Hyerim semakin tak berani memandang mata Kyungsoo. Ia terlalu malu untuk mengakuinya, terlalu menjadi orang bersalah karena telah menyakiti Kyungsoo. Ia yang menginginkannya dulu malah justru menyiakannya. Ia terlalu tak pantas untuk sekedar mendongak saja. “Mari kita akhiri ini!” Dan satu kalimat Kyungsoo membuat Hyerim tersentak. Lalu Kyungsoo berbalik, meninggalkan Hyerim dalam diam.

 

Suara pintu tertutup membuat Hyerim harus melepas nafasnya yang sudah ia tahan. Rasa sakit karena telah menyakiti Kyungsoo membuatnya tak bisa menahan airmatanya. Dan pada akhirnya, suara sesenggukan keluar dari bibir mungilnya. Perasaan cinta memang begitu menakutkan, awalnya baik-baik saja kini hancur sudah hubungan mereka. Hanya sebuah kenangan lama yang tak bisa ia lupakan justru membuat masalah besar. Dan itu adalah Byun Baekhyun. Lelaki yang membuat Hyerim frustasi setengah mati.

 

***

 

Banyak kejadian setelah ia menjadi seorang Hyerim. Tak ada Kyungsoo yang menemani harinya. Tak ada Baekhyun yang berceloteh riang dibelakangnya. Semuanya seakan terasa hening. Setelah acara event akhir tahun lalu, semua menjadi berubah. Dari beberapa kalangan mahasiswa dengan berbagai prestasi akan dipromosikan disebuah agensi dan diperkenalkan menjadi seorang penyanyi.

 

Dan Baekhyun adalah salah satu kandidatnya. Lelaki itu memang hebat. Ia tak pernah belajar dan berlatih keras seperti orang kebanyakan. Baekhyun memang sudah terlahir sebagai seorang penyanyi hebat. Walaupun ia tak terpilih sebagai pemenang utama dan debut, setidaknya popularitas Baekhyun semakin meningkat. Dan inilah salah satu alasan Hyerim lama tak bertemu Baekhyun.

 

Kyungsoo? Jangan ditanya lagi. Mereka sering acap kali bertemu dalam satu mata kuliah. Saat berpapasan pun, lelaki itu sibuk dengan bukunya. Tak ada pandangan sedikitpun untuk sekedar menyapa. Hyerim makin frustasi. Gadis itu berpikir, mungkin ini adalah karmanya. Menyiakan mereka yang benar-benar mencintainya, mengikuti ego yang justru membuatnya seperti orang linglung saat ini.

 

‘BRUK’!

 

Hyerim terdorong dan lututnya sudah terbentur lantai. ‘Ya! Kau buta atau apa!? Kau tidak lihat ada orang berjalan? Kau mencoba menabrakku!?” Suara teriakan murka Hyerim membuat salah satu junior yang menabraknya membungkuk 90 derajat. “Aku tidak butuh hormatmu! Pergi kau!” Kembali teriakan murka Hyerim membuat junior itu lari ketakutan.

 

“Ada apa dengan orang-orang hari ini? Ini masih pagi dan tak ada satu pun kelas akan mulai. Kenapa mereka tergesa-gesa seperti orang bodoh!” Hyerim mengumpat sembari membersihkan kemeja dan celananya yang sedikit kotor. Tak satu seperi tadi yang membuat Hyerim jatuh. Kali ini beberapa sekelompok junior berlari dikoridor dimana Hyerim berjalan. Hyerim menarik salah satu junior dan menatapnya dalam.

 

“A … ada apa sunbae?” Junior itu pun menarik tangan Hyerim dari lengannya, namun Hyerim masih merematnya kuat. “Kenapa kalian ini? Apa ada sesuatu?” Ucapan angkuh Hyerim membuat junior itu menelan salivanya berat. Siapapun yang berurusan dengan Hyerim, bukan membuatnya mereka semakin ramah justru title angkuh sosok Hyerim melekat kuat dibatin mereka. “Bu …bukankah sunbae tahu siapa yang akan datang? Baekhyun sunbae kembali kekampus hari ini setelah mengikuti berbagai latihan untuk debut. Dan ia sudah menjalani aktivitas seperti biasanya”.

 

Penjelasan junior tadi membuat tangan Hyerim mengendur, menjadi celah junior itu dan berlari berkumpul bersama junior lainnya. “Baekhyun?” Tanpa sadar kedua tangan Hyerim saling mengepal. Demi apa ia tak tahu harus memasang ekspresi apa setelah bertemu Baekhyun. Gadis itu terus menerus berjalan tak tentu arah. Dan suatu jeritan dari beberapa mahasiswa wanita semakin histeris. Menandakan bahwa Baekhyun tak jauh lagi dari dirinya.

 

Hyerim berlari dan menuju ke loker dikoridor ujung sana. Ia membuka lokernya, seakan sengaja menutup wajahnya dengan pintu loker. Berharap Baekhyun tak akan tahu jika ia melewatinya. Teriakan kembali semakin kencang saat Baekhyun berjalan. Hyerim tahu, Baekhyun sudah berada dikoridor yang sama. Demi Tuhan, Hyerim mengatakan dalam hati, berdoa semoga Baekhyun tak melihatnya kali ini.

 

Beberapa detik kemudian teriakan itu hening. Sunyi. Tentu saja Hyerim terkejut. Ayolah, beberapa detik lalu suara ganduh berhasil membuat telinganya seakan tuli. Dan sekarang ini terdengar hening bahkan ia tak mendengar suara sepatu berjalan. Hyerim menutup lokernya, bermaksud mengecek sekitar. Tapi siapa sangka, dihadapannya sudah ada Baekhyun yang tersenyum nakal didepannya. Dan jari tangan Baekhyun menjadi fokus utama Baekhyun.

 

Pasalnya tanda stop dalam penggambaran jari Baekhyun seketika membuat para mahasiswa junior itu terdiam. Hebat! Itu yang ada pikiran Hyerim. Gadis-gadis itu seolah tersihir dengan jentikan tangan Baekhyun untuk diam. Dan Hyerim tahu, banyak dari mereka memandangnya tak suka. Ayolah, pengalaman dimana saat Baekhyun menyatakan cinta dengan sebuah nyanyian tak akan dengan mudah luntur begitu saja.

 

“Hai Jung! Lama tidak bertemu! Bagaimana?” Dan nada ‘bagaimana’ yang dilontarkan Baekhyun dengan sedikit bisikan membuat Hyerim bergidik ngeri. Dalam hatinya, ia senang. Sangat senang bisa bertemu Baekhyun sekian lama tak menatap matanya. Rindu akan suara godaan dan ejekan Baekhyun terhadapnya. Tapi ini tak tepat. Setelah event itu, mata kebencian semakin membara tatkala mereka melihat Hyerim.

 

Dan satu patah kata pun tak terlontar dari mulut Hyerim. Mengucapkan salam ataupun menanyakan kabar pun tidak. Hyerim berbalik dan meninggalkan Baekhyun. Mencoba mencairkan suasana karena ini momen tidak tepat baginya. Namun sentuhan hangat menjalar menggenggam tangannya. Dan siapa jika bukan Baekhyun. “Baekhyun-ah, apa yang kau lakukan?” Hyerim mencoba melepasnya namun justru Baekhyun semakin menariknya. “Aku ingin bicara denganmu!”

 

***

 

“Hei, jangan menatapku seperti itu. Apa aku terlihat seperti penjahat bagimu. Apa kau tidak rindu denganku?” Dan kalimat itu seakan membuat Hyerim ingin tertawa. Namun jika ia mengingat akan kesalahan Kyungsoo dengannya, semua akan harapan mencintai Baekhyun menjadi tak benar. “Maksudmu apa dengan perkataanmu itu? Aku tidak menyukaimu. Jangan besar kepala”. Hyerim bersender didinding, seolah malas dengan pembicaraan yang ia anggap tak penting.

 

Lebih benar lagi jika ia tak lagi berurusan dengan Kyungsoo dan Baekhyun. Bagaimana tidak, jika ia bersama Kyungsoo, Baekhyun akan muncul dalam pikirannya. Jika bersama Baekhyun, perasaan bersalah pada Kyungsoo membuatnya harus mengurung diri dari rasa rindu yang sangat terhadap pada Baekhyun.

 

“Kau sudah putus dengan Kyungsoo?” Senyuman lembut dari bibir Baekhyun menjadi fokus utama Hyerim. “Lalu, apa maksud dengan senyuman itu. Kau senang?” Nada sinis Hyerim muncul, membuat Baekhyun semakin tersenyum. Lelaki itu menegakkan tubuhnya dan mendekat pada Hyerim. Mencoba mensejajarkan wajahnya pada wajah Hyerim. “Sudah kukatakan, jika kau tak bersamanya, datanglah padaku. Aku adalah rumah bagimu. Kau mau jadi pacarku?”

 

Dan satu pertanyaan Baekhyun membuat Hyerim membelalakkan matanya. “Pertanyaan apa itu? Kau menodongku atau apa?” Acuh Hyerim dan gadis itu menjauh dari Baekhyun, mencoba pergi dari pembicaraan ini. Namun tangan Baekhyun sudah menahan lengan Hyerim. “Aku menyukaimu, sangat! Bahkan aku sengaja tak melakukan maksimal untuk debut. Aku benar-benar ingin melihatmu Jung! Aku ingin melihatmu. Kumohon, jangan menghindariku!” Ucap Baekhyun lirih.

 

Beberapa detik kemudian bahu Hyerim bergetar. “Baek, apa yang harus aku lakukan?” Baekhyun mendongak, mencoba menatap wajah Hyerim yang tertutup sebagian poninya. “Ada apa?” Baekhyun membalikkan tubuh Hyerim dan meremat kedua bahu Hyerim kuat. “Apa aku melakukan kesalahan? Aku benar-benar frustasi. Bahkan aku seolah mempunyai kesalahan besar jika aku menyukaimu! Sungguh, aku tidak tahu harus berbuat apa!”

 

TO BE CONTINUE

 

Prediksiku, chap selanjutnya sudah eding di Chap 12 ^^ Aku harap detik-detik FF ini final, entah yang biasa komen ataupun yang selama ini siders, tolong beri kritik sarannya kusunya untuk endingnya nanti. Aku mau evaluasi FF HA ku ini buat pembelajaran di FFku selanjutnyaa. Oke, dan ceritanya aku lagi males cuap panjang lebar. Waakss /pla/ Byee~ Sampai jumpa di chap 12 chap ending HA.. Byee. btw jaringan d tempat ku jeleek. aku mau post ini jam 9an dan 2 jam an baru bisa post dari kesekian ratusan kali post gagal terus. hayati lelaah

70 tanggapan untuk “[Chaptered] Heart Attack (11th Chap) | by L.Kyo”

  1. Kyungsoo bukan merelakan dirinya tersakiti, bukan seperti komenku sebelumnya. Tapi kyungsoo rela menunggu hyerim yang tak pernah untuk dirinya.
    Ya ampun hati kyungsoo terluka dan hatiku pun jadi ikut terluka. Sungguh. Hahaha alay banget ya kak kyo. Maklum lah bias. Hahaha.

    Untuk hyerim. Tetapkan hatimu dan jangan membuat 2lelaki di sekitarmu terluka.

    1. Aku disini kok. Lagi hiatus in HA bentar. Ga lama kok. HA baru diplagiat org, mau tak lanjutin jadi ngeblank aku nya. Ihik :” trs mau aku private alias di protect chap terakirnya :” buat menanggulangi siders ama plagiat lagii :”””

    2. ada yg plagiatin HA? waah itu mah fans berat HA atau L.kyo mungkin tapi caranya salah ya dia..
      Semangat L.kyo 🙌
      aku nunggu banget lanjutan HA nya 🙆
      semoga si plagiat cepet sadar sama perbuatannya yah

    3. Hooh d wattpad. Ihiik. Bukan HA aja sih, ff baekyeon ku Pearl Rain juga. Hadeehh.. uda selese masalahnya, diamuk massa ama tmene2ku. Bhaks..skrg lagi usaha bangkitin mood lanjutin HA. Msh sampe 300word. Kkkkk

    1. Ff ku HA baru kena musibah aka ada yg plagiat. Jdi sementara aku diemin bentar :”””””” lagi galauuu bangett. Seydiiih :”””

    2. Yg benerr??…
      Kterlaluan loo tu plagiat,ini ff tinggal 1 chap lgi…
      Dmna thor??..apa judulnya??’.
      Bikin emosi nii plagiator kyk gitu…
      Kasi tau thor,gk bakal ngbash sii sbnernya cma mau liat sberapa persen kmiripan…
      Jgan ptus assa gitu toh thor,ada kami para readers stiamu yg dkung,jgan mau klah ma si tu plagiator…
      Sabar yaa L.Kyo author…

    3. 100% persis, cuma diganti nama author.. bukan HA aja, ff oneshoot ku juga ada judulnya Pearl Rain. Akun wattpad nya uda diblokir ama pihak wattpad kok. Kalo km ngikutin OA line EXOFFI pasti tau salah satunya 2 ff ku diplagiat sama dia. Ihiiikkk

    4. Nahh,kok y smpek gitu yaa thor..
      Mungkin dy penggemar bratmu L.Kyo..
      Mkanya djiplak dehh,,
      Soalnya yaa mnurutq pribadI mang crita”mu keren loo..
      Tuu plagiator uda dtegur blum??
      Biar malu kn…
      Jgan ddiemin ajaa
      Sapa nama authornya emang??
      Dya kurang ide dan kurang kreatif saya rasa…
      Tp lnjutin HA nya yaa L.Kyo,jangan sedihh,jadi ikutan emosi…

    5. Sudah. Udah di ajar sama2 kok. Namanya susah. Pnayswa kalo g salah. Hmmm.. ya begitulah. Wattpas itu emang gudang plagiat sih. Maka dari itu aku g terlalu suka share di wattpad. Kkkkk.

      Iya uda g sedih. Lagi proses ketik didepan PC sih :””””

    6. Syukir dehh klau sedihnya brkurang,aq juga gk suka baca d watpad gk pham aq nyaa..
      Skali lgi smangat yaa L.Kyo author…

  2. Adegan dimana kyungsoo tau rahasia hyerim bener” bikin aku ikutan emosi ..
    Kyungsoo kasian juga, tp hyerim juga gak salah .. Cinta memang tidak bisa ditebak *eeaa* :v
    kyungsoo ngeri yaa kalo lg marah …kekeke *kabuurr*

    baekhyun udah dateng dan ternyata sikap nya masih sama .. Cieee setia nya :v

    hyerim semangka yaa harus bisa memilih yg terbaik 😉

    next author fighting yaaw ^^

    1. Jangan marah ama hyerim.. cieee. Pengalaman di php in ini pasti /plak/ iyaah, dia diem2 keras tauk. Dia g byk omong tpi kalo ud buat dia g nyaman awas kena cipok :”

    1. NAH ITU!! AKU LELAH NAB. LELAAHH!! MAU REFRESH EPEP BARUHH.. MAUNYA GA LAMA TAPI APALAH DAYA KASUR LEBIH MENGGODA NAB.. WAAKSS. DUH 2014 JAMAN MASIH ABAL. VLISSS

  3. lama?
    iya
    lupa?
    lumayan
    saranku jgn lama” aja post nya hehehe

    1 chap lagi ending???
    aah.. gak terasaaa😔😔

  4. Kok mata saya kecolok/? yah? Gegara kecolok jadi nangis pas bagian kyungsoo putus ama hyerim :v
    Chap 12 end? Tidakkkkkk ntar klo kangen gmn /plak
    Klo end gpp ko hayati kuadh seperti barbel/?
    Kyung jomblo dong? Sini ama gue aja kita sama sama jomblo :”v
    Tau ah minggu nextnya ajah semangat untuk sangat author tercintahh *digampar

    1. Knp saya selalu ditimpa typo, penyakit typo semakin memparah sepertinya :v
      Itu minggunya diganti nunggu yak :v

    2. Apaan coba colok2an. Waaakss.. masih perkiraan sih kalo chap12, tdi emang ud bau2 ending sih. Kkkkk~ engga engga, kyung ama sojin /kabur/

  5. ini ngaret juga yah haha duh maapin aku jadi lupa gini sih 😀
    kan, putus juga mereka bedua, tapi kasian juga sama kyungsoo nya 😭
    Hyerim mulai galau mau terima cabe apa nggak 😂
    duhh aku nggak rela kalo 1 chap lagi selesai, nanti aku kehilangan satu epep favorit aku dong 😢
    terus aku kudu baca apaan???

    1. Galau lah wong baek nembaknya kek nodong gitu. Waaaksss.. hahahahah.. kan banyak ff chap author lain disini yg g kalah seruu.. waaaks

  6. Uwaaaah akhirnya muncul juga chapter 11, setelah sekian lamaaaaaa menunggu bisa baca juga. Haaah semangat ya kita disini semua selalu menunggu mu thor. Eh tapi bahasanya apa ya gak enak juga kalo manghil thor hhe. Pokok nya semangat dan sukses terus deh buat kamu L.kyo

  7. Uwaaa,akhirnya dpos juga chap 11nyaa…stelah 2minggu penuh.
    Keren loo L.Kyo alurnya,bener” srasa baca novel,aq suka bnget jlan crita+karakternyaa,keren nii…
    Chap 12nya jgn lma” yaa min,ttep smangat buatnyaa,,
    O y min,boleh request cast gk??
    Buat FF slanjutnya pasangin chanyeol ma eunji dong minn…
    Critanya yg ttang khidupan siswa/mahasiswa seni gitu ya sjenis ma heart attact ini,castnya juga banyakn min,tp idol yaa soalnya klau OC kurang dpt feelnya min,gk da gmbaran adegan…
    Jeball yaa min…L.Kyo fighting!!!!

    1. Kayak novel? Kkkk~ kek nya belum sampe ke arah itu.. waakss.. masih byk typo berseliweran.

      Chanji? Wah, ntah kenapa ak nnton fmv chan kebanyakan dicouplein ama eunji yah.. gak ah.. aku mau buat kaistalhun setelah inii :p.

    2. Ayoolahh admin tercintaaa,,,#maksaa
      Hehe,,sbenernya siapapun castnya aq psti baca sii asal bukan OC ajja klau FFnya buatan L.Kyo…
      Atau klau bkan chanji,sehun hayoung ajja yaa..#maksaa lagii…
      Semangat semangat semangat!!!
      Fighting fighting fighting L.Kyo….!!!!

  8. yey! muncul lg, kekekeke… sorry telat. okay, sekarang kyungsoo udah tahu kalo hyerim cukanya ama baekhyun so mereka udah putus, tapi kasian juga nih si kyungsoo. tapi ini juga giliran si baek kan buat ngedapetin hyerim? ayo baek, berjuang, udah nggak ada saingannnya tuh, juga, hyerim jg udah konpes kan? tunggu apa lagi…. ini udah mau ending ya? sedih sih, tapi harus happy ending lho…. okay thanks for update L.kyo , keep writing and fighting!!! 🙂

    1. Ungcoo ntar ada calonnya kok. Tenang ajaah :” huuh, tapi masih perkiraan. Tapi ud bau2 ending lo. Waakss. Tapi pas ending ntar mau kasih bonus gitu semacam cuplikan percakapan mereka di chap sebelumnya ama tumblr. Kkkk~ acara tumpengan perpisahan baekrim. /plak/

  9. Hallo kak!!!! Uhuuuy updateee!!!!:D
    Jangan end lah kak, masih garela kalo end:( ini ff enak bgt diikutin wkwk
    Hyerim berani2nya mencampakkan kyungsoo, hiks:’) keren ya disini kyungnya karakternya luar biasaa, pencemburu tp baik juga, aaa makin cinta kyungsoo:3 wkwkwk jd salah fokus ke kyungsookan wkwk
    Oohh, baek trainee toh, entar akhirnya debut sama kyung nggak kak ceritanya? Hihi^^
    Hyerim, nyebelin sekali dicium kyungsoo nolak:| coba aku yg jadi hyerim wkwk hahaha
    Keren kak!! Ceritanya makin bikin penasaran, mana disini baek nembaknya kyk maksa lagiii~~
    Next kak nexttt!! Keep writinggg^^ ditunggu next chapnya kak^^
    Kak, kyknya dichap ini aku baru nyadar ada typonya haha:D but, tetep keren kok kak!!^^
    Ishhh, kalo komen jam seginian bakalan dibaca + dibales nggak ya kak? Wkwkwk
    Ahh, apapun ituuuu… Keep writing kak L.Kyo!!!!:D

    1. Kalo ga end aku kudu pie vit? Wkwkwkwk. Masa sampe beratus2 macam uttran? Kkkkkk~
      Bukan, baek itu kan ikut event bakat gitu d kampusnya. Nah dia salah satu kandidat aja, ga sanpe trainee. Dia juga gagal debut soalnya g mau ninggalin hyerim ceritanya
      Makanya dia balik ke kampus yah jadi anak rakjel biasa lagi. Kyung g ikutan event jdi g debut2an. Kkkkk~

      Hooh, soalnya typo nya pas d awal. Waakss. Jadi bakal nyadarr :”

    2. Huuuuh~ jangan smpek beratus2 juga kali kak:’) sedih ntar ngikutinnya, tau2 ntar ada anak baek sama hyerim lagi:( wkwkwk
      Boleh deh kak end*garela sebenernya:’)* tp dibikinin sequel yaaa, ntar kyungsoonya dipairingin sama saya hahaha
      Awwww, baek maniss bgttt:3 tp gajadi rakjel juga kali kak:’)
      Kyungsookan udah debut dihati aku kak:$ wkwkwkwk apalah apalah hahahahah
      Tp aku baru nyadar ada typo dichap ini lho kak wkwkwk pdhl dulu kakak blg ada chap yg typonya parah tp aku ga nggeh wkwwkwk
      Ditunggu kak nextnya, keep writingggg!!!^^

    3. Ratusan juga mau kek uttaran an haa ? GGS? No!!! Ihh, ga kuat sampe beranak. Sequel? Tapi pas ending ada chap bonus kok. Bukan ssmacam ff tapi lihat aja deh. G seru kalo aku bocorin bonusnya. Kkkkkk~ ini typo nya dikit loo. Kamu nya sih, padahal chap sblumnya typo ny paraah sampe byk yg blg bgituh
      . Waaks. Pas di awal kali y typonya

  10. wah daebak thor 🙂
    maunya sih baekhyun dgn hyerim cepetan jadiannya, tapi kasihan kyungsoonya. kyungsoo yg malang. semoga kamu dapet penggantinya
    ditunggu next chapt nya thor…

    1. Lah, emang baek itu tukang rusuh… apa yg dia inginkan g bakal nyerah kok.. lagian baek juga berhasil runtuhin hati yg pnuh muna nya hyerim sampe luntur juga /plak/ ungcoo gampang, mbak sojin sudah menunggu /kabuuur!!!!/

  11. Kasian d.o oppa tapi nggak tega juga sama byunbaek, . Ini kok aku yg jadi di lemah yaah . . Hehe di tunggu next chapternya 😀

  12. Aku puas ko sm part yg ini hehe. Aku harap di part selanjutnya yg akan ending banyak scene romantisnya baek sm hyerimnya hihi. Fighting!

  13. Huaaaa mau ending. Tapi si kyungsoo kasian juga. hmm kereen banget kok, pokoknya so amazing ffnya. see u on last chapter

  14. Oh my,, aku kasian bngt sm kyungsoo, tp seneng jg pas baekhyun dteng,, #labil
    Kalau ak jg hyerim, pas aku sdr sm perasaan sendiri, ak pasti bkln lari buat nyari baekhyun dan gk bkln terlalu lama menyiksa diri sendiri dan bohong sm kyungso

  15. Yah, ffny sudah mau ending. Padahal ceritanya bagus banget 😥

    Ak mau kasih saran, kalu bisa kyungsoo bisa ngeralain hyerim dan balik baik lagi sama hyerim walaupun cuman jadi temen.
    Trus ak mau kasih sarah kalau bisa bnyakin scene ny hyerim sama baekhyun 🙂 .

    Ok, semangat ya kak buat ngelanjutin ceritanya. Ditunggu chapter 12 ny 🙂

    1. Chap ini emang banyak scene hyedo nya. Soalnya proses ptusnya jadi banyakan. Moment baekrim banyak kok di chap selanjutnya. Ini msh prediksi loh yaa untuk chap end nyaa. Kira2 chap 12. Masih kira2 :”)

  16. terima kasih untuk tugas yang buat aku bisa baca HA lebih cepet.HAHA. kak L.Kyo beneran satu chap lagi ending (?) masa ku sedih… ku pen nangis .. nanti ku kangen dirimu lho. ku kangen baek-rim moment. trus ku harus gimana (?) ngasih saran biar endingnya kyungsoo dapetin cwe lain trus hyerim nungguin baek nyatain perasaanya lagi setelah debut atau gimana (?)

    1. Masih prediksi taukkk.. entah aku tambahin stu konflik atai cukup sampai disini /plak/ sesuai mood deh. Waakss. Nanti niatnya setelah ending mau bikin bonus lohh :”v yyeyeyeyee, sekalian tumpengan ama perpisahan sama baekrim. Ihiik :”( ungcoo sama siapa? Sama aku? Sayangnya aku ud taken ama chan2. Kalo ama mb sojin gimana /plak/ /diserang rame2/ baek g debut dia gagal debut soalnya pen liat hyerim lamaa. Kalo debut si baek susah nemuin si hyerim. Kata2 pas ending emang rada ambigu tapi ud dijelasin di paragraf pertama kalo baek itu ceriranya gagal debut. Kkkkkk

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s