[EXOFFI FREELANCE] So Lucky to Have You (Oneshot)

65867c86-e45f-4094-a183-37c09ba4d1f7

So Lucky to Have You

Tittle :

So Lucky to Have You

Main cast :

Oh Sehun (EXO)

Choi Minri (OC)

Other Cast :

Temuin aja sendiri ^^

Author :

Y

Length :

Oneshoot

Genre :

Romance(?), Comedy(masih dipertanyakan), dll

Rating :

PG-17

Disclaimer:

FF ini murni pemikiran author, jika ada kemiripan dengan FF lain, itu bukan kesengajaan dan tidak bermaksud plagiator, mungkin ada beberapa adegan yang hampir mirip dengan drama

No Copas! No Plagiator! No Bush

Author note :

Ini FF gaje kedua author, main cast nya masih tetep sama, tapi alur ceritaberbeda. Ini bukan sequel dari ff with you ya.. Dan juga klo feelnya kurang dapet, bahasanya kurang bagus, judulnya gak nyambung mohon maklum ya..karena ini masih tahap pembelajaran author buat bikin epep #apaansih semua cast disini Cuman pinjem kecuali Sehun teteppunya author #eh:p  #ditabokExoL..

..Ga suka? Silahkan tekan tombol back di ponsel anda..

Happy Reading

.

.

.

Minri POV

Haahh..menikmati bubble tea kesukaanku sambil duduk di bangku taman belakang sekolah adalah hal yang paling menyenangkan menurutku, angin bertiup membelai wajahku lembut. Rasanya tenang dan damai.

Drrt..drrt.. ponselku berdering menandakan pesan masuk, dan ternyata pesan dari ibu

From : Eomma

Minri-ya, apa kau sudah bertemu dengan Sehun? Ibu harap iya, jangan terlambat pulang, sore iniakan ada acara makan bersama dengan keluarga Oh. Jadi jangan sampai terlambat arrajji?

Heuuhh..aku menghembuskan nafasku berat. Lagi-lagi  perjodohan dengan keluarga Oh, kalian tahu, ayah dan ibuku benar-benar sudah gila. Mereka mau menjodohkan anaknya yang masih sekolah kelas 2 SMU.Mereka bilang ini janji antara dua keluarga di masa lalu.Cihh tidak masuk akal bukan? Dan kalian tahu siapa namja yang akan dijodohkan denganku? Dia adalah Oh Sehun, ya Oh Sehun namja paling menyebalkan di dunia ini. Setiap melihat dia rasanya aku ingin menendangnya jauh dari dunia ini, dia selalu mengerjaiku setiap hari dan yah..kalian tahu, aku selalu bertengkar dengannya dan yang lebih menyedihkannya lagi adalah dia teman sekelasku dan guru selalu memasukkan kami kedalam satu kelompok karena kami selalu bertengkar. Entah ini takdir atau kebetulan keluargaku dan keluarganya telah bersahabat sejak dulu sehingga mereka berencana menjodohkanku dengan namja menyebalkan itu huhh..hidupku memang menyedihkan

Aku kembali menyesap bubble tea ku sesekali memainkan ponselku. Beberapa menit kemudian, kulihat Hyejin sahabatku berjalan tergesa-gesa ke arahku. Aku membuang napas kasar karena aku tahu kedatangannya akan membuat ketenanganku terusik.

Ia membantingkan tasnya kasar dan duduk disampingku, kulirik hyejin sekilas wajahnya terlihat kusut dan matanya sembab. Ada apa dengannya?

“ Nappeun namjaa!!! Berani-beraninya dia berkencan dengan orang lain dibelakangku!!!Harusnya aku tadi beri dia pelajaran!” gerutunya tidak karuan

“haha.. sudah kubilang kalau namja itu memang playboy, kau tetap saja tidak mau mendengar..” kataku tertawa renyah dan dia malah mencubit lenganku

“ Yaa!! Bukannya membantuku, tapi kau malah menertawakanku..hishh keterlaluan” katanya sambil mempoutkan bibirnya, haha lucu sekali dia.

“ Lalu kenapa kau tidak memberinya pelajaran saja?” tanyaku sambil menyeruput habis bubble tea-ku. Dankulihat dia menundukan kepala sambil memilin-milin bajunya sendiri

“ aku.. aku tidak berani..” jawabnya ragu. Huhh dasar..kalau aku menjadi Hyejin akan kuhabisi namja itu sampai dia babak belur.

“ lalu, apa yang akan kau lakukan” tanyaku padanya dan dia langsung menatapku menunjukkan puppy eyes-nya

“ Minri-ah.. maukah kau membantukku.. kau saja yang beri pelajaran padanya.. ya ya ya?” rengeknyabergelayutan di tanganku

“aku tidak mau..” kataku beranjak pergi tapi dia menahan tanganku dan memasang wajah memelas. Aku hanya membuang napas berat dan akhirnya aku mengalah           menyetujui permintaannya.

***

Heuhh..aku sudah tidak sabaran menghajar namja bernama Byun Baekhyun itu rasanya pasti menyenangkan sekali. Kukepalkan tanganku sambil meremas-remas tinjuku sendiri.Hyejin yang melihatku bergidik ngeri.Memang, kalau aku sudah seperti ini tidak ada yang bisa berkutik melawanku.Beberapa menit kemudian Hyejin mengguncang-guncang bahuku dan menunjuk pada tiga orang namja yang berdiri dua meter dihadapan kami, ya mereka adalah Bekhyun, Kai dan namja paling menyebalkan Oh Sehun.Tanpa babibu, aku langsung menghampiri mereka dengan tampang murka. Mereka memasang wajah bingung ketika aku berdiri di hadapan mereka

“ yaa! Yeoja aneh! Minggir kau, kau menghalangi jalan kami” Ujar si Sehun padaku aku tidak menggubrisnyaaku tetap fokus pada tujuanku

“ diam kau! Aku tidak ada urusan denganmu, tapi aku punya urusan dengan namja ini!” kataku sambil menunjuk hidung Baekhyun

“ aku?” katanya dengan tampang sok bingung.

“iya kau! Kau telah membuat temanku Hyejin menangis! Berani-beraninya kau berkencan dengan orang lain di belakang Hyejin! Dasar playboy!Kau pikir siapa dirimu?mempermainkan hati wanita seenak jidatmu!” kataku berteriak panjang lebar dan kulihat mereka hanya tetawa mendengarku, aisshh aku semakin naik pitam

“ lalu kau mau apa? Mau berkelahi hhaha..” ledek Kai padaku

“ DIAM KAU!! Aku tida punya urusan denganmu ” bentakku padanya dan kulihat dia langsung terdiam seribu bahasa mendengar teriakanku.

“ kau mau mengajak berkelahi? Hahaa..yang benar sajamemangnya kau bisa apa? ” ck.. berani-beraninya namja menyebalkan itu meremehkanku. Aku langsung berjalan mendekat kearahnya

“ kalau kau berani lawan aku” lanjutnya meremehkan

“baik, bersiaplah menangis darah di hadapanku” kataku menyunggingkan senyum menantang. Baru saja aku akan melayangkan tinjuku, Kai dan Baekyun menarik Sehun mundur dan berbisik padanya

“ sudahlah, jangan diladeni gadis seperti dia, lebih baik kita pergi saja” bisik Bekhyun pada Sehun, tapi kurasa dia tak menggubrisnya dan berjalan lagi mendekatiku.

“ baiklah, kau saja yang duluan menyerang.. ladies first” ujarnya

Saat aku mulai melayangkan tinjuku mengarah pada namja menyebalkan itu lagi-lagi gagal karena tepat pada saat itu Hyejin menghampiriku sambl berteriak-teriak

“ Minri-ah.. hentikan!” aku menoleh kearahnya dan itu membuat konsentrasiku buyar dan tiba-tiba Sehun meraih lenganku dan menarik tubuhku kehadapannya dan

Chu..

Dia mengecup bibirku. Aku tertegun, terkejut, shock, membatu atau apalah namanya..ini benar-benar.. huaaa.. andwaee.. kudorong tubuhnya hingga jatuh kebelakang dan dia malah tersenyum penuh kemenangan. Dia teleh mencuri FIRST KISS-ku..sial.. dasar nappeun, licik sekali dia dan kulihat dia tertawa terpingkal-pingkal begitu juga dengan teman-temannya.

“ dasar brengsek!Apa yang kau lakukan hah” kataku dengan penuh kekesalan

“ternyata yeoja sesadis dirimu jika diberi kecupan langsung terdiam.. bhuahaha..” ejeknya sambil memegangi perutnya. Aku langsungberlalu pergi bersama Hyejin

 

Author POV

Seorang yeoja berbalut gaun selutut berwarna putih berjalan menuruni tangga ditemani sang ibu disampingnya, ia pun duduk di meja makan di hadapan seorang namja yang terus memperhatikannya. ‘kenapa dia sangat cantik hari ini’ batin namja itu

“ aigo.. putrimu sangat cantik ya” puji ibu Sehun pada Minri. Minri hanya tersenyum simpul Sehun terus saja memperhatikan Minri yang sedari tersenyum pada keluarga Sehun.

“aku permisi sebentar..” pamit Minri beranjak dari tempat duduk lalu membungkukkan badan pada semua orang dan pergi menuju dapur

“ aku juga.. permisi” Sehun berlalu mengikuti Minri menuju dapur

Minri yang sedari tadi kesal menghentak-hentakkan kakinya ke lantai sambil mengacak rambutnya frustasi dia benar-benar kesal saat ini tapi saat itu juga Sehun terus memperhatikan tingkah Minri. Minri yang baru sadar keberadaan Sehun, langsung berpura-pura , mengambil air minum.

“ kau tahu? Aku sama sekali tidak menolak perjodohan ini aku menyetujuinya” ujar Sehun berjalan mendekati Minri. Minri langsung membulatkan matanya tidak percaya

“ MWO?! Kau gilaa?!” pekik Minri.Sehun langsung menutup kedua telinganya mendengar pekikkan Minri.

“ sepertinya menyenangkan jika aku menerima perjodohan ini” ucap Sehun tersenyum jahil sambil berjalan mendekati Minri.

“ kau.. kau mau apa?” Tanya Minri khawatir, Minri melangkahkan kakinya mundur berniat menjauhi Sehun tapi sayang langkahnya terhenti karena tembok di belakangnya Sehun terus mendekat pada Minri. Napas Minri mulai tidak beraturan jantungnya berdegup kencang ‘ Ya Tuhan, selamatkan aku..’ batin Minri. Sehun meraih pinggang Minri sehingga tubuh mereka semaikin dekat

“ yaa! Apa yang kau lekukan eoh..?!” Tanya Minri khawatir berusaha memberontak tapi nihil tenaga Sehun jauh lebih kuat. Sehun menampilkan senyuman jahilnya

“ jangan macam-macam.. atau aku akan membunuhmu!” Sehun hanya tertawa renyah mendengar ancaman Minri

“ begitukah? Tapi tadi siang pun kau diberi satu kecupan sudah lari..haha” ejek Sehun

“ yaa! Dasar namja byuntae! Kau tahu kk..kau telah mencuri first.. first kiss-ku! Dasar namja menyebalkan” ujar Minri gelagapan

“ benarkah? Kalau begitu baguslah..” jawab Sehun datar. Sehun mengeratkan lingkaran tangannya di pinggang Minri.Minri semakin membulatkan matanya perlahan Sehun mendekatkan wajahnya ke wajah Minri napasnya menerpa wajah Minri, Minri memejamkan matanya jantungnya berdegup lebih kencang dari biasanya. Sehun terkekeh melihat ekspresi Minri perlahan Sehun memejamkan matanya dan mendekatkan wajahnya semakin dekat..semakin dekat.. dan….

“ aigo.. kalian sedang apa?” suara ibu Sehun sontak membuat keduanya terkaget dan ternyata seluruh keluarga sedang memergoki Sehun dan Minri. Sehun melepaskan tangannya dari pinggang Minri keduanya langsung terdiam salah tingkah Minri menghembuskan nafasnya lega. Semua yang ada di situ langsung terkekeh melihat Sehun dan Minri

“ kurasa kita harus segera menikahkan mereka burdua..” ujar appa Sehun disertai anggukan semua orang

“ MWO?!!!” pekik Minri dan Sehun bersamaan. Semua keluarga langsung tertawa melihat reaksi mereka berdua.

***

Sehun POV

Huhh..rasanya gugup sekali hari ini hari pernikahanku dengan Choi Minri, setelah kelulusan kemarin orang tuaku dan orang tua Minri sibuk mempersiapkan pernikahan kami. Kalian tahu? Awalnya Minri bersikeras menolak perjodohan ini tapi ahirnya ia sendir mengalah karena kasihan pada Appa-nya, pasti kalian berfikir kenapa aku menerima perjodohan ini? Sebenarnya sebelum aku mengenal Minri aku sudah tahu kalau aku akan dijodohkan awalnya aku menolak tetapi setelah aku melihat Minri aku tiba-tiba tertarik padanya. Aku suka sekali menjahilinya, menurutku itu lucu dan menyenangkan. Minri bukan tipe yeoja yang feminim, lemah lembut, gemulai seperti  yeoja lainnya dia bahkan terlihat seperti anak laki-laki tapi itulah yang membuatnya menarik. Minri tidak pernah mengetahui kalau aku menyukainya karena aku terus saja mengerjainya bertengkar dengannya dan ketika dulu aku pernah menciumnya itu sebenarnya hanya untuk membuatnya kesal dan ternyata benar

Kulangkahkan kakiku menuju altar, semua mata tertuju kearahku.Rasnya gugup sekali tetapi aku mencoba menyembunyikannya dengan tersenyum kepada semua orang. Kuliahat Minri berjalan menuju altar mengenkan gaun pengantin ditemani  ayahnya dan juga Hyejin. Ya Tuhan dia terlihat sangat cantik.

.

.

.

Minri POV

“ silahkan untuk mencium pasangan masing-masing ” semua mata langsung terfokus pada kami ini pasti menyenangkan bagi mereka hufft sial.. ‘Ya Tuhan, Bgaimana ini..’ batinku. Sehun mulai mendekatkan wajahnya ke wajahku nafasnya terasa hangat menerpa wajahku.Jujur agu gugup sekali bagaimana ini semoga hanya di pipi ataupun di kening tidak lebih, harapku. Kulihat dia seperti tertawa melihatku aishh..sial pasti dia sedang mengejekku.

“ kau pikir aku akan menciummu..” ejeknya tersenyum jahil

“ siapa juga yang ingin dicium olehm..mmpph” kata-kataku terpotong karena dia langsung menempelkan bibrnya di bibirku, semua orang langsung bertepuk tangan hufft sial ini pasti menjadi tontonan. Aku hanya bisa memejamkan mataku Sehun mencium bibirku-melumatnya lembut.Apa yang harus kulakukan? Haruskah aku membalasnya. Ahh..kugigit saja bibirnya dan kudorong bahunya sehingga ciuman kami terlepas. Semua orang bertepuk tangan bahagia, terutama orang tuaku dan orang tua Sehun.

“ selamat ya.. semoga kalian bahagia” ujar Hyejin sambil memelukku

“ Minri-ah Chukhae.. bagaimana rasanya?” ujar Kai, aku menautkan alisku tidak mengerti apa maksudnya.

“ bagaimana apanya?” tanyaku tidak mengerti

“ kau ini.. maksud Kai adalah bagaimana rasanya dicium oleh Sehun” timpal Hyejin. Blush..wajahku langsung memerah mungkin sekarang ini mukaku sudah seperti kepiting rebus.

“ suadahlah.. kalian ini” kataku menghentikan pembicaraan yang menurutku “”

 

Setelah acara selesai aku dan Sehun diantar ke sebuah apartemen pemberian dari kedua orang tua kami.Sesampainya di apartemen aku langsung merebahkan tubuhku di kasur.Untung di apartemen ini ada dua kamar, jadi aku tak perlu skamar dengan namja menyebalkan itu.Selesai mandi aku berjalan menuju ruang tamu dan kulihat Sehun sedang asyik menonton Tv.

“ hey kau! Cepat masakan makanan aku sudah lapar” perintahnya sembarangan

“ yaa! Seenaknya saja kau menyuruh-nyuruh orang lain! Masak saja sendiri” sergahku

“ yaa! Kau itu harusnya menuruti perkataan suamimu yang tampan ini” aku hanya berdecak kesal mendengar perkataannya.Akhirnya aku pun mengalah aku pergi ke dapur untuk memasak kebetulan perutku juga sudah lapar.

Setelah selesai masak, aku menyiapkan makanan di meja makan. Aku dan Sehun duduk berhadapan di meja makan kulihat dia makan dengan lahap mungkin dia benar-benar lapar

“uhukk..uhhukk..” dia tiba-tiba tersedak, aku langsung memberikan dia minum

“ yaa! Kalau makan itu pelan-pelan kau seperti anak kecil saja” kataku sambil memberinya dia minum

“ gumawo” ujarnya setelah minum. Dia menatapku lalu tersenyum padaku.Melihatnya tersenyum kenapa hatiku tiba-tiba berdegup kencang. Apa yang terjadi padaku, apa aku..ah tidak.. tidak mungkin. Lagipula mana mungkin aku bisa menyukai namja menyebalkan ini.

 

Author POV

Pagi yang cerah, Minri segera bangun dan mandi. Setelah selesai, ia menyiapkan sarapan untuk mereka berdua.

“ Sehun-ah.. kalau kau mau sarapan cepat bangun! Kalau kau tidak mau bangun akan kuhabiskan sarapan ini sendirian”  teriak Minri dari dapur. Sehun yang sedari tadi tidur dengan nyenyak menjadi sedikit terganggu karena teriakkan Minri.“ aishh.. pagi-pagi begini  sudah berisik” gerutu Sehun sambil berjalan keluar kamar.

Setelah sarapan, Sehun dan Minri pergi ke rumah orang tua mereka, disana mereka asyik mengobrol dan seskali tertawa terbahak-bahak mendengar cerita dari Appa Minri dan Appa Sehun.

“ kalian berdua, pergi berlibur sana, kami sudah menyiapkan tiket untuk kalian berdua. Kalian berangkat besok” Sehun dan Minri langsung membulatkan matanya mendengar perkatan ibu Sehun

“ kenapa mendadak sekali Eomma?”Tanya Sehun heran.

“ sudahlah, jangan banyak protes. Pokoknya kalian akan berangat besok” tegas Ayah Sehun

***

Sesampainya di Jeju Island, Minri tak henti-hentinya berdecak kagum melihat pemandangan yang begitu indah.Minri dan Sehun melangkahkan kakinya menuju penginapan.Di penginapan hanya ada satu kamar sehingga Minri harus satu kamar dengan Sehun.

“ aku akan tidur disini” ucap Minri seraya duduk diatas kasur

“ lalu aku?!” Tanya Sehun kesal

“ terserah kau saja” jawab Minri datar

“ Yaa! Mana bisa seperti itu! Itu tidak adil! Mana bisa kau tidur dengan nyaman di kasur aku tidur di bawah! Kau itu tega sekali ya, kau mau suamimu yang tampan ini tidur kedinginan di bawah” gerutu Sehun panjang lebar, Minri bergidik ngeri mendengar kalimat Sehun yang terakhir.

“ bagaimana.. Kalau kita tidur berdua” ucap Sehun jahil sambil menaiki kasur mendekati Minri. Minri langsung bergidik ngeri mundur ke belakang

“ Yaa! Kau mau apa?! Jangan mendekat!” ucap Minri sambil melempari Sehun dengan bantal, Sehun semakin menjahili Minri dengan terus mendekat pada Minri .“ Kyaa!!!” pekik Minri melempari wajah Sehun dengan bantal sambil berlari keluar kamar. Sehun terkekeh melihat tingkah Minri.

Sehun dan Minri berjalan-jalan di sekitar pantai sesekali berdecak kagum melihat pemandangan yang ada. Saat Sehun hendak bicara ada Minri seorang yeoja berparas cantik, berbadan mungil dan berambut panjang menghampiri mereka berdua

“ annyeong.. oppa kau di sini? Sedang berlibur ya?” sapa yeoja itu manja pada Sehun, Sehun hanya memutar bola matanya jengah melihat yeoja itu.Ya, yeoja itu adalah teman Sehun, Kim Eunji. Eunji selalu mengikuti Sehun kemanapun ia pergi dan itu membuat Sehun jengah, tapi Sehun tak menunjukannya, ia menunjukkan bersikap biasa-biasa saja. Minri yang melihat Eunji hanya tersenyum sinis ‘ck..yeoja manja, apa dia kekasihnya Sehun, cihh yang benar saja’ batin Minri.

“ oppa, ayo kita makan bersama.. ayo ikut aku” ajak Eunji manja sambil menarik tangan Sehun. Sehun melirik sekilas pada Minri, Minri hanya memasang wajah datar.

“ Eunji..” ucap sehun terpotong

“ oh ya, eonni pasti sepupunya oppa.. aku pinjam Sehun oppa sebentar ya..” kata Eunji sok polos.

“ oh.. tentu saja, silahkan kau boleh pinjam dia sesukamu tidak usah sungkan, gratis kok ” sindir Minri melirik Sehun seraya tertawa garing, Sehun yang melihat itu hanya berdecak kesal. ‘dia pikr aku apa, dipinjam-pinjam seenaknya’ batin Sehun.

“ Gumawo eonni..”  ucap Eunji sambil menarik lengan Sehun dan bergelayutan manja di lengan Sehun.

Minri POV

Cih..apa aku setua itu?Dia memanggilku eonni?Kuasa umurku dengannya tidak berbeda jauh. Huuhh..kenapa rasanya kesal sekali ya melihat yeoja itu bergelayutan manja pada Sehun. Ishh..apa jangan-jangan aku mulai menyukainya? Ah tidak..tidak mungkin, dia itu namja paling menyebalkan mana mungkin aku menyukainya. Tapi kenapa hatiku terasa sakit melihat Sehun dengan yeoja lain?

Kulangkahkan kakiku menuju penginapan, di kamar aku mengacak-acak semua benda yang ada, aku kesal sekali hari ini rasanya aku ingin menjambak rambut si Eunji itu dan menendang Sehun jauh dari dunia ini. Arghhh..aku benar-benar kesal.. aishh jinjja. Aku pergi ke ruang tamu untuk sekedar menontn TV karena bosan tanpa sadar aku pun langsung tertidur di sofa.

Sehun POV

Huuhh..rasanya benar-benar jengah meladeni celotehan Eunji bocah manja ini arghhh membatku kesal. Baru saja aku mau mengatakan perasanku pada Minri, tiba-tiba Eunji datang mengacaukan semuanya, hufft dasar.

“ cukup sampai.. aku pergi dulu” pamitku pada Eunji. Dia mencoba menahanku tapi aku menepisnya.Kelangkahkan kakiku menuju penginapan.Saat di ruang tamu, kulihat Minri sedang tertidur pulas di sofa.Tadinya aku berniat membangunkannya tapi melihatnya tertidur nyenyak aku jadi tidak tega membangunkannya.Kugendong tubuhnya membawanya ke kamar dan menidurkannya di kasur lalu kuselimuti dia. Aku mengambil bantalku lalu tidur di sofa, biarlah malam mini aku mengalah untuk tidur di sofa.

Author POV

Sinar matahari memasuki kamar melalui celah-celah jendela kamar.Minri yang sedang tertidur pulas sedikit menggeliat dan mengerjap-ngerjapkan matanya.“ kenapa aku bisa disini, bukankah semalam aku di ruang tamu.. apa jangan-jangan” Minri langsung melihat tubuhnya yang tertutupi selimut Minri menghembuskan nafas lega karena pakaiannya masih utuh. Perlahan Minri turun dari kasur dan berjalan ke arah kamar mandi betapa terkejutnya Minri saat melihat Sehun berjalan keluar dari kamar mandi.

“ yaa! Kau mengejutkanku” Ucap Minri sambil memegangi dadanya, Sehun yang melihat itu hanya terkekeh.

Setelah selesai mandi Minri berjalan menuju dapur berniat membuatkan sarapan tetapi langkahnya terhenti ketika Sehun menarik lengannya dan membawanya keluar

“ kita sarapan diluar” ujar Sehun sambil menggandeng Minri

Sehun dan Minri sarapan di sebuah restaurant dekat pantai. Sehun terus memandangi Minri, merasa dipandangi Minri mengalihkan pandangannya ke arah lain menyembunyikan rona merah di wajahnya. “Minri-ya ak..” lagi-lagi ucapan Sehun terpotong karena Eunji menghampiri merka dan duduk bersama mereka. Sehun hanya berdecak kesal begitu juga dengan Minri.

“ anyeong oppa.. kebetulan kita bertemu lagi, ayo kita sarapan bersama” sapa Eunji dengan nada manjanya Sehun hanya memutar bola matanya jengah

“ kalau begitu.. aku permisi, aku tidak akan menggangggu kalian” pamit Minri sambil berlalu

“ Minri-ya..” teriak Sehun tetapi tidak terdengar oleh Minri

“ oppa, tadi itu sepupumu? Kau tahu oppa, menurutku dia itu kuno tidak bisa berdandan sama sekali lihat saja style nya, memang sih dia lumayan cantik tapi jika dibandingkan denganku huhh tentu jauh berbeda” ujarnya sok cantik, mendengar itu Sehun langsung menggebrak meja membuat Eunji tersentak.

“ Diam kau! Dia itu istriku jadi jangan sekali-sekali lagi kau mengejeknya.Menurutku dia menarik, ya walaupun jika dibandingkan denganmu jelas jauh berbeda dia jauh lebih menarik daripada kau” ujar Sehun sambil berlalu.Kata-kata Sehun membuat Eunji diam seribu bahasa.

Sehun terus berjalan mencari Minri, dan akhirnya ia menemukan Minri terduduk di pinggir pantai Sehun menghampiri Minri lalu duduk disampingnya, Minri langsung menoleh pada Sehun begitu Sehun duduk di sampingnya.

“ kau disini? Mana kekasihmu?Kau meninggalkannya?”Mendengar Minri Sehun hanya berdecak kesal.

“ jangan salah paham, dia bukan kekasihku”

“ kekasihmu juga, tidak masalah” jawab Minri lirih

“ kau cemburu??” goda Sehun pada Minri

“ ani.. untuk apa aku cemburu” jawab Minri gugup sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain menyembunyikan semburat merah di wajahnya

“ benarkah?” goda Sehun sambil mengelitiki pinggang Minri

“ haha.. ha Seh..hun-ah.. geumanhae.. geli. Hahah..” Minri menggeliat geli

“ jujur, atau aku akan terus menggeletiku mu seperti ini” ujar sehun sambil terus menggelitiki Minri

“ baiklah.. baiklah.. aku mengaku aku cemburu Puas?..” Sehun pun berhenti menggelitiki Minri dan tersenyum penuh kemanangan.

“ Minri-ah.. saranghae” ujar Sehun yang Membuatnya menoleh dan..

Chup..

Sehun mengecup singkat bibir Minri lalu berlari kabur Minri. Minri yang masih shock langsung mengejar Sehun

“ Yaa! Oh Sehun!!” pekik Minri sambil mengejar Sehun.Sehun tertawa meliahat Minri yang sedang mengejarnya.

 

Sekarang aku tahu, apa alasan Tuhan mengirimkanmu kedalam hidupku

Agar aku tahu apa arti bahagia sesungguhnya

Dan kebahagiaan sesungguhnya dalam hidupku adalah Dirimu

{Choi Minri – Oh Sehun}

END

 

Gimana readers?Gaje yah? Maapin ya..soalnya aku bikin ini ff Cuma 2 hari jadi idenya mentok #malahcurhat. Pokoknya gumawo yang udah mau baca ff ini *peluk abang Kai* RCL ya.. Annyeong..

 

 

7 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] So Lucky to Have You (Oneshot)”

  1. ahaaa manis banget, tapi sayang disaat udah pada mengakui perasaan masing2 gabada lanjutannya malah end hehehe
    berharap ada kelanjutannya

  2. baca ff ini jadi keinget naughty kiss, adegan pas di pulau jeju itu, hampir mirip dgn drama naughty kiss….
    selalu ada pengganggu waktu mereka bulan madu….
    huft….sebel bgt deh sama eunji, pengen tak tendang sampe kutup utara,hahaha…..
    sehun jg gk tegas bgt jadi orang, mau aja digandeng” sama eunji 😦
    tp akhirnya seneng jg sih, akhirnya sehun udh bilang cinta ma minri 🙂
    cuma kurang gteget aja ending nya,,
    mungkin harusnya lbih romantis lg kali ya,hehehe…

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s