[EXOFFI FREELANCE] Bubblegum (Oneshot)

20160421115834.jpg

Tittle : Bubblegum

Author : BabySeo

Genre : Romance, little comedy, school-life, fluff.

Length : Oneshoot

Rating : T

Main Cast : Oh Sehun (EXO)

Kim Seoyeon (OC)

Disclaimer : FF ini murni hasil buah fikirku. Nama cast hanya meminjam dan tidak bermaksud untuk mengubah karakter aslinya. Don’t plagiarism and sorry for typo.

A/N : FF ini sequel dari FF Babyseo sebelumnya yang judulnya Truth or Dare, jadi biar nyambung baca Truth or Dare dulu^^ HAPPY READING ^^

Truth Or Dare

***

 

Aku mempercepat langkahku guna menghindari namja yang selalu saja mengikutiku. Bahkan namja ini juga mengikutiku saat aku akan pulang kerumah. Kulirik dari ekormataku, dia masih saja mengikutiku padahal aku sudah mempercepat langkahku.Ini sudah melebihi batas kesabaranku, Aku membalikkan badanku.

“OH SEHUN BERHENTI MENGIKUTIKU!” aku tidak peduli dengan tatapan aneh orang orang yang melihatku berteriak dijalanan umum.

Ini semua karena teman temanku.Karena permainan truth or dare yang diciptakan teman temanku, aku dipertemukan dengan namja menyebalkan ini.

Sehun mempercepat langkahnya hingga kini dia sejajar denganku, dia menggenggam tanganku layaknya seorang pasangan kekasih.

“aku tahu kau melarangku untuk mengikutimu karena kau ingin berjalan beiringan denganku layaknya suami istri”

Oh Astaga! Darimana dia mendapat sifat kepercayaan diri yang begitu berlebihan? Dan apa itu? Layaknya suami istri?Bahkan aku dan Sehun masih duduk dibangku SMA.Aku melepas genggaman tangan Sehun tapi lagi lagi dia menggenggamku bahkan lebih erat.Dan dengan berat hati aku berjalan dengan bergenggaman tangan dengan Sehun.

“YAK!Apa kau mau membunuhku? Darahku akan berhenti mengalir jika kau menggenggamku terlalu erat” sinisku.Tapi Sehun hanya tersenyum dengan eyesmilenya.

“Aku berani bersumpah kau tidak akan mati hanya karena ku genggam terlalu erat.Ah, aku tahu. Kau melarangku menggenggammu terlalu erat karena pasti sekarang hatimu sedang bergejolak hebat karena sentuhanku kan?”

Aku memutar bola mataku, namja ini benar benar.Apa makanannya sama denganku? Bagaimana bisa dengan makanan yang sama namja ini tumbuh menjadi seseorang dengan kepercayaan diri melebihi standar.

“Benar tuan Oh. Hatiku sangat bergejolak hingga rasanya ingin meledak! Dan jika hatiku meledak maka aku akan mati karna tidak ada lagi organ tubuh bernama hati yang bersarang ditubuhku”

“kau terlalu melebih lebihkan sesuatu Seoyeon-ssi”

Kulirik sinis Sehun tapi tetap saja Sehun tidak peduli dan memasang tampang tanpa dosa miliknya.Sebenarnya tidak burukjuga berada di dekat Sehun.Sehun yang populer diseantero sekolah membuatku juga otomatis populer.Dan yang lebih menguntungkan musuhku bernama Han Yura sekarang sedang menangis tersedu sedu karena patah hati pujaan hatinya menempel denganku.

“Sudahlah, kau pulang saja! Aku juga ingin pulang”

Aku menyerah.Berdebat dengan Oh Sehun bukanlah pilihan yang baik. Karna Sehun terlalu pintar memainkan kata kata dan aku yakin aku akan kalah jika berdebat dengannya.

“Aku ingin mengantarmu pulang”

“Kau mengantarkanku pulang dengan jalan kaki?Bukankah kau orangkaya? Seharusnya kau mengantarku dengan mobil sport”

Sehun berhenti berjalan membuatku otomatis juga berhenti, Sehun menatapku dengan tatapan yang tidak bisa kuartikan dan menit selanjutnya dia tersenyum lalu melanjutkan langkah yang tertunda tadi.

“Aku tidak menyangka kau sangat materialistik, tapi aku suka yeoja materialistik”

“terimakasih pujiannya tuan Oh” ucapku dengan sarkasik.

Sehun tersenyum “sama sama”

Lihatlah! Namja ini begitu sangat menyebalkan.

“Apa rumahmu masih jauh?”

“Tidak.Kau yakin akan mengantarku?”

Sehun menatapku lalu tersenyum “Tentu” ucapnya mantap.

Sudah berapa kali Sehun tersenyum padaku hari ini?dan tak bisa kupungkiri senyumnya benar benar membuat siapapun yeoja yang melihatnya akan meleleh.

“Tapi appaku sangat kejam terhadap namja yang mendekatiku.Pernah waktu itu ada seorang namja yang kubawa pulang.Dan appa langsung mengajaknya adu bela diri.Asal kau tahu appaku sangat hebat dalam bela diri.Namja yang kubawa pulang tadi akhirnya tidak berani lagi kerumahku. Persiapkan dirimu baik baik Oh Sehun”

Sehun sedikit bergidik mendengar cerita penuh kebohonganku.Nyatanyanya aku hanya tinggal sendiri dirumah, orangtuaku berada dijepang untuk mengurus bisnis mereka.

“Akan kuusahakan yang terbaik” terselip nada ragu diucapan Sehun.Dimana keyakinan Sehun tadi? Dasar namja penakut!

“Ini rumahku” ucapku saat aku dan Sehun sudah berada dirumah bercat biru milik keluargaku.

“Gomawo sudah mengantarku Sehun-ssi.Sekarang pulanglah” setidaknya aku tetap harus berterimakasih dengan Sehun karena sudah mengantarku.

“apa kau tidak menawariku untuk mampir kerumahmu?”

Apalagi ini?mampir kerumahku? Tidak!

“kau benar benar ingin babak belur? Appa ada didalam rumah?”

Aku memasang wajah serius mencoba untuk menyakinkan Sehun.

“Kajja!”Sehun menarik tanganku yang masih berada digenggamannya untuk melangkah hingga kini aku dan Sehun berada didepan pintu rumahku. Si menyebalkan Oh Sehun menekan  bell berkali kali. Aish! Untuk apa dia menekan bell? Dirumah tidak ada orang dan kunci rumah pun aku yang membawanya.

“Kau bilang Appamu berada dirumah tapi kenapa dia tidak membukakan pintu?”

Aku melepas genggaman tangan Sehun lalu mengambil kunci yang berada disaku seragamku.

Sehun menatapku dengan raut wajah kesal “Kenapa kau tidak bilang daritadi jika kau yang membawa kuncinya”

Aku membuka pintu rumahku lalu memasukinya, Sehun masih mengekor dibelakangku “Kau tidak bertanya padaku”

Sehun mendudukan dirinya disofa ruang tamu sedangkan aku berjalan menuju dapur untuk mengambil minuman. Setidaknya aku harus menjadi tuan rumah yang baik bukan?

Kuletakkan dua gelas orange jus di meja ruang tamu lalu duduk disebelah Sehun.

Sehun meminum orange jus hingga setengah “woah, ternyata kau juga perhatian. Aku semakin menyukaimu”

Dan kata kata gombalan dari mulut Sehun itu hanya kutanggapi dengan lirikan sinis.

“mau permen karet? Aku menemukannya disaku seragamku”

“tidak, terimakasihku”

Sehun lalu memakan permen karetnya dan kadang meniupnya.Sungguh kekanak kanakan.

“Lalu dimana appamu?”

“Jepang”

“MWO?Kau bilang tadi appamu dirumah?”

Ah, aku lupa jika tadi aku mengarang cerita agar Sehun tidak mengantarku kerumah.

“aku tadi berbohong agar kau tidak mengantarku”

Sehun mendengus kesal “jadi kehadiranku tidak diharapkan”

Aku tersenyum geli mendengar perkataan Sehun.

“Ya, begitulah”

“kau dulu yang mengajakku menikah, tapi sekarang kau malah mengusirku”

Ucapan dari mulut Sehun berhasil membuat wajahku memerah.Ya Tuhan, kenapa lagi lagi dia membahas itu.

“Sudah ku bilang itu hanyalah bagian dari permainan truth or dare”

Aku menunduk, tak ingin Sehun melihat wajah memerahku.

“kau bahkan membalas ciumanku waktu itu”

“itu juga bagian dari truth or dare”

“temanmu bilang itu bukan dari bagian permainan kalian. Dan kenapa wajahmu memerah?”

Namja ini benar benar sangat menyebalkan.

“YAK! OH SEHUN! Berhenti membahas permainan truth or dare yang kita jalani dulu”

Sehun menatapku dengan ekspresi yang sulit untuk ditebak.Selain menyebalkan namja ini juga pintar untuk bermain ekspresi.

“sudah kuduga kau juga menyukaiku”

Belum sempat aku memprotes ucapan Sehun, Sehun sudah mempertemukan bibirku dengan bibir tebalnya untuk yang kedua kalinya.Kali ini aku tidak membalas gesekan lembut yang Sehun berikan.Setelah cukup lama Sehun melepaskan kontak bibir yang dia ciptakan.

Entahlah, aku memang tidak menyukai Sehun. Aku hanya menyukai namja sopan nan teladan bernama Kim Junmyeon. Tapi saat Sehun memberikan lumatan manisnya, aku bahagia, bahkan sangat bahagia.Bagaikan ribuan kupu kupu terbang menggelitik perutku.

“aku hanya ingin berbagi permen karet denganmu”

Sehun berkata dengan entengnya.Dan baru kusadari permen karet milik Sehun sudah berpindah kemulutku.

Aku masih diam, mencerna kejadian beberapa menit yang lalu.Bahkan efek bahagianya masih terasa hingga sekarang.

“Sehun-ssi” lirihku

Sehun lalu menatapku dengan ekspresi bertanya.Persetan dengan cintaku terhadap Kim Junmyeon, aku mendekatkan wajahku lalu melumat bibir Sehun, Sehun membalasnya.menggesekkan bibirnya dengan gerakan yang terkesan tergesa gesa.Sehun mengalungkan lenganku dengan lehernya.Dan itu membuat tubuhku dan Sehun tidak berjarak sedikitpun.Sementara tangan Sehun sendiri sudah melingkar ketat dipinggangku.Aku menahan tengkukku dan meremas rambut Sehun. Bibir Sehun benar benar manis. Dan bagaikan nikotin, bibir Sehun berhasil membuatku merasakan kecanduan.

Setelah dirasa aku membutuhkan oksigen, aku menghentikannya.

“aku hanya ingin mengembalikan permen karetmu”ucapku dengan menatap Sehun yang masih diam.

Daridulu aku tidak terlalu suka dengan permen karet, tapi terhitung dari detik ini aku menyukai permen karet dan aku juga menyukai namja yang memberikan permen karet dengan cara yang membuat permen karet itu terasa lebih manis.

 

END~

Ini sequel truth or dare. Dan mungkin ini lebih aneh dari truth or dare :’ maaflaah jika kurang memuaskan.Ini juga ide tiba tiba terlintas pas lagi ngapalin rumus matematika -_- .

Kenapa permen karet? Karena aku sangat suka permen karet :v apalagi pas niup niupin permen karet :v nikmatnya berasa banget :v  #curhatmulu #plakk 😀

Dan setelah ditimang timang(?) Sehun-Seoyeon jadi couple menetap di ff aku 😀 entahlah mau dibuat series apa Chapter -_- belum kepikiran :’

Oke sekian dari babyseo #ciumsatusatu 😀

Tinggalkan jejak ya readers^^

29 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Bubblegum (Oneshot)”

  1. Tadinya lupa truth or dare yg mana. Terus das dibuka linknya not found 😦 akhirnya aku search ulang deh. Emmm saran dibenerin lagi linknya hehehe.

    Aku suka yg truth or dare ataupun bubblegum! Bikin baperrrr~ sehun cium cium hot gitu bikin degdegan sendiri. Ah aku suka ff inihh ^^
    mau dong dibikin series/chapter yg ngegemesin kaya giniii. Suka banget soalnyaaaaa huehehe.

    Eh iya udah selesai kan ya UNnya? Dilanjut bisa kali yah? Hihihi. Ditunggu kelanjutannya yahhh. Ditunggu dengan sangat! ^^
    hwaiting!
    -XOXO-

  2. Ayey ada sequelnya…..
    Sehun ama seoyeon blm pacaran main ciuman aja, pacar an dulu klo gk nikah aja :v
    Sequel lg dong, terserah deng 😅😅
    Ditunggu sequelnya lg aja klo ada :v 😂

  3. Wah,keren nih kak. truth or dare nya juga bagus bngt loh. dibuat series lagi dong kak. yg udh kuliah bareng apa udh nikah gitu 😁

  4. Panas ya gerah woyy gerahh pagi pagi udah baca ff yg ada adegan kiss yg hot, ya ampun abang sehun udahh besar ya sekarang, udahh jago lo gombal menggombal dan kisseu kisseu,

    1. thehun udah dewatha. :’D
      udah bitha pamer abs pas konser :’
      /mendadak kangen jaman si cadel yang masih suka kiyomi kiyomi/ -_-

      gomawo^^

  5. aaaah….keren…keren…
    sequelnya bagus bgt, gk mngecewakan….
    mereka berdua sweet bgt deh, yah walaupun sering brantem tp mereka lucu,hahaha….
    pasangan ini ngegemesin banget pokoknya….
    ditunggu lanjutan ceritanya…
    terutama sweet moment sehun-seoyeon selalu dinanti…
    dibuat series oke jg kak ini 🙂

    1. makasih ^^
      alhamdulilah kalo ga mengecewakan ^^ soalnya ini idenya juga tiba tiba -,-
      series? entahlah~ nanti setelah UN babyseo buat(?) tapi insyaallah sih -_-

  6. /ninggalin jejak cinta/
    /ditampar kak baby/
    Kak, gigiku ngilu setelah baca ff kk ini. Ff ini manis sekali 😀
    Sequel lagi donk 😉 /kabuuur/

    1. babyseo baik kok. 😀 ga nampar anak orang XD eh engga juga deng :v
      wae wae ? kenapa sampe gigi ngilu.? 😀
      iyadong manis kan buatnya dicampur senyuman unyu ohseh 😀 #apaini #plakk
      sequel -_- entahlah~ babyseo lagi sibuk berkencan sama mtk dkk -,-
      maklum bentar lagi UN :’ #curhat -,-

    2. Eh kakak juga bntar lagi juga UN? sama kak! berarti kita sebaya /senang menemukan temen sebaya/
      Semangat buaut UN nya, senpai :v

    3. berarti kita seumuran :’v
      semangat buat kita 😀 semoga UNnya gampang. XD #aamiin
      gomawo udah baca dan komen ff absurdku -_- :’D

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s