[EXOFFI FREELANCE] The Story of Vampire (Chapter 13)

moll

Tittle/judul fanfic: The Story of Vampire – Chapter 13

 

Author: Leehaera17

 

Length: Chapter

 

Genre: Mystery,Romance,Vampire,Married Life, supernatural

 

Rating: PG-17

 

Main Cast & Additional Cast:

 

Main Cast :

Xi Luhan, Park Chanyeol – Exo, Park Jongbi (OC)

 

Supporting Cast :

Oh Sehun, Do Kyungsoo, Kim Jongin, Suzy ( missA), Lay, Xiumin, Tao, Suho, Chen, Kris

 

Disclaimer :

FF ini hasil kerja sendiri yang sudah pernah di publish di Wattpat author, bisa baca di sana, ID : Leehaera17, semua tokoh hanya sebagai aktor protagonist dan antagonist, tidak ada maksut untuk melecehkan fandom manapun

jangan lupa Comment dan Like ya J

 

Trimakasih…

 

Enjoy !!

 

Chapter 13 – My Past

 

Chanyeol berjalan kearah  perapian, musim dingin kali ini harusnya terasa hangat dengan adanya Jongbi di sisinya, tapi.. yang ia dapat hanyalah hal – hal negative.

 

Chanyeol menuangkan wine yang terbilang mahal kedalah gelas emasnya, memutar mutar pelan Wine di dalam gelasnya dan meneguknya pelan,

Walau seharunya wine ini terasa manis, tapi kali ini terasa begitu pahit baginya,

Chanyeol memutuskan untuk duduk di depan perapian, berharap besok ia dapat melupakan semuanya,

 

Ia kembali mengingat hari di mana kesalahan paling fatal dalam hidupnya ia lakukan, terjadi di hari yang sama seperti hari ini,

 

Saat itu, pertemuan para petinggi di adakan di Australi bagian utara di mana saat itu kerajaan Paling megah di dunia berada,

 

Pagi itu, Chanyeol yang seperti biasa menemani Jongbi tidur setiap malam setelah melakukan “ aktifitas ” mereka di malam hari bergerak dari kasur besar itu menuju kamar mandi,

Rasanya tak rela untuk meninggalkan kehangatan pagi itu, Chanyeol terus menengok kearah belakang, memastikan ia tidak membangunkan istrinya itu,

 

Chanyeol melihat jam di dinding kamarnya,

Sial… ia hampir telat,

 

Chanyeol langsung masuk ke dalam kamar mandi dan mulai membasuh tubuhnya,

Di sisi lain, Jongbi menggeliat pelan di balik selimut tebalnya,

Ya seperti yang kalian tau, Vampire beristirahat di ruangan yang sangat dingin, itu membuat Jongbi setiap malam harus berkumul di balik selimut tebalnya,

 

“hmmm…” kata Jongbi saat menyadari sinar matahari sudah bercahaya terang,

ia melihat ke sekeliling kamar, mencoba mencari suaminya,

 

“ hm ? di mana dia ?” Jongbi bertanya dalam hati,

 

Jongbi baru menyadari bahwa ada suara dari dalam kamar mandi,

“ hmm.. Chanyeol harus bersiap – siap sepertinya.. ” kata Jongbi dalam hati,

 

Jongbi terus berjalan menuju kamar Anemos, mengecek bayi laki – laki nya yang masih tertidur nyenyak, ia menyeka rambut coklat anemos (Sehun) singkat dan berjalan pelan meninggalkan kamar Anemos menuju dapur kecil yang di buat Chanyeol khusus untuk Jongbi, seperti yang kita tau, hanya Jongbi yang makan makanan manusia, walaupun Jongbi hanya memiliki setengah darah vampire, tapi Jongbi juga punya sisi Penyihirnya di mana ia akan makan sama seperti manusia pada umumnya,

 

Jongbi terus berjalan kearah dapur, mengambil selembar roti dan selai strawberry yang semuanya di buat sendiri oleh Jongbi,

 

Ia duduk di meja makan dan menyantap sarapannya, hari itu, Jongbi merasa ada yang ganjil, seperti… ada sesuatu yang salah, tapi Jongbi terus membuang pikiran buruknya, ia harap itu semua hanya perasaannya,

 

“ kau sudah bangun ? ” kata Chanyeol yang baru selesai bersiap – siap, hari itu, Chanyeol mengenakan pakaian kebesarannya, pakaian serba hitam dengan jubbah panjang sampai ke kaki di belakangnya, lengkap dengan tongkatnya dan juga mahkotanya, Jongbi memandang Chanyeol dengan bingung.. pagi ini… ia terlihat tampan dan Jongbi sangat ingin Chanyeol untuk tidak pergi, ia takut…. ia tidak bisa melihat laki – laki itu lagi, entah kenapa… perasaan itu terus saja menghintui Jongbi,

 

Jongbi beranjak dari meja makan, ia terus berjalan kearah Chanyeol dan membenarkan dasi hitam yang di kenakan laki – laki jangkung itu, membenarkan kerah baju laki – laki itu dan menyandarkan kepalanya pada dada Chanyeol, mengikat tangannya pada punggung laki – laki itu,

 

“ ada apa ? ” kata Chanyeol bingung dengan tingkah Jongbi

 

“ sebentar saja.. ” kata Jongbi tiba – tiba,

Jongbi kembali menenggelamkan wajahnya di dada bidang Chanyeol,

 

3 minute berlalu, Jongbi masih setia dengan posisinya,

 

“ apa kau lapar ? ” tanya Jongbi pada Chanyeol sambil mengubah posisinya memandang mata Chanyeol,

“ sebenarnya tidak juga, baru 3 hari lalu aku ‘ makan ’ ” kata Chanyeol dengan bingung,

 

“ kau harus ‘ makan’, bila tidak… ”

mungkin kau tidak akan pernah makan lagi,  kata Jongbi melanjutkan dalam hati

 

“ bila tidak ? apa ? ” kata Chanyeol,

 

“ aahh… tidak ada, kau sepertinya akan pergi ketempat yang sangat Jauh, jadi aku pikir setidaknya, makanlah sebelum kau berangkat.. ” Jongbi kembali tersenyum manis menghilangkan rasa sedihnya,

 

“ tapi… ” kata – kata Chanyeol terputus saat Jongbi memadukan bibir mereka,

 

walaupun ia begitu kaget, tapi seorang Park Chanyeol tak pernah terlihat seperti itu, ia membalas ciuman Jongbi dangen penuh kehangatan,

 

Jongbi terus memberlika ciuman demi ciuman dari bibirnya, dengan mudahnya Chanyeol mengangkat tubuh Jongbi dan meletakannya di atas meja makan,

Jongbi yang duduk di atas meja makan, mecoba mengambil sesuatu yang tajam untuknya menggores tubuhnya sendiri,

 

Ia menemukan pisau roti di atas piringnya mengambilnya dan menggoreskannya tepat di lehernya sendiri, setelah itu, darah merah segar segerah mengalir dari leher Jongbi,

 

Uhuk – uhuk.. Chanyeol terbatuk ketika wangi darah kesukannya memasuki daerah penciumannya,

Chanyeol melepaskan ciumannya dan terlihat mata merah yang menyala terang terpampang di sana,

“ kau lapar… aku tau.. ” kata Jongbi memberikan secercah senyum,

 

Jongbi menangkup wajah Chanyeol dan mengarahkannya tepat di lehernya, tanpa basa – basi lagi, Chanyeol memulai kegiatannya menghisap darah segar dari Leher Jongbi, adapun ia malah memperdalam luka itu dan membuat Jongbi sedikit meringis kesakitan, tapi ini sudah biasa..

 

Jongbi terus meremas kerah kemeja Chanyeol dengan telapak tangannya sedangkan Chanyeol yang terus bersemangat menghisap darah dari tengkuk Jongbi, 5 minute berlalu, Chanyeol mulai mengurangi isapannya perlahan menghabiskan sisa – sisa ‘ makanannya ’, Chanyeol terus menjilat luka yang ia buat, liur Vampire akan menjadi penangkal bagi racun yang keluar dari taring gigi Vampire saat tertancap di tubuh manusia, maka dari itu saat seorang Vampire menancapkan tarinya ia harus menjilat luka yang sudah di buatnya sampai tertutup agar bila ia seorang manusia atau penyihir, ia tidak akan berubah menjadi Vampire liar.

 

Chanyeol mencium pelan leher Jongbi dan kembali melumat pelan bibir Jongbi,

 

“ Huek.. ” Jongbi tiba – tiba merasakan mual yang bertubi – tubi,

“ sepertinya Sehun akan punya adik… ” Chanyeol menggit bibir bawahnya sendiri dan menatap Jongbi,

 

Jongbi menatap Chanyeol dengan bingung,

 

“ aku pergi dulu.. ” kata Chanyoel sambil melepaskan pelukannya dan berjalan pergi,

 

Jongbi terduduk di atas meja itu,  dan menatap kearah lantai,

“ selamat tinggal.. ” kata Jongbi lagi

 

Jongbi mendengar suara tangisan si anemos kecil, ia berlari kearah kamar dan mendapati anemos yang terduduk di tempat tidur kecilnya menangis,

 

“ anak bunda paling tampan… ada apa ?? ”

Jongbi bingung.. ini tidak pernah terjadi, biasanya Anemos akan memanggil namanya saat ia terbangun, bukan menangis,

 

“ mungkin dia lapar.. ” kata Jongbi dalam hati..

 

ia lalu berjalan menuju dapur tepat di peti pendingin milik Chanyeol, yang berisi darah pendonor untuk si anemos kecil,

 

Jongbi mengambil satu kantong dan memasukannya ke dalam botol kecil dengan sedotan di atasnya agar anemos dapat meminum degan mudah,

 

Jongbi memberikan botol itu pada Anemos dan bayi kecil di gendongannya itu terlihat senang, tapi ia tidak melepaskan pelukannya dari rambut sang ibu, iya itu benar, Anemos selalu memegang rambut ibunya yang terkuncir,

 

Anemos mulai meminum sarapan paginya, dan Jongbi duduk di sofa sambil menimang anemos dalam pelukannya,

 

“ anemos sayang.. jangan nakal ya…. Bila bunda pergi… anemos harus dengar apa kata ayah..” kata Jongbi melihat anak laki – lakinya yang setiap hati bertambah besar,

 

di saat yang bersamaan, Chanyeol sampai ke tempat rapatnya, ia melihat banyak petinggi yang datang termasuk Kris juga ayah Luhan, ada juga para petinggi dari kerajaan Warewolf yang datang dengan sekutunya,

 

mereka semua mulai menempati tempat masing – masing, ayah Luhan yang duduk di samping Kris juga Chanyeol,

saat The Big Bang memasuki ruangan mereka semua serentak berdiri dan menyambut kedatangan G-Dragon dan ke 4 anggotanya,

 

setelah 2 jam berdiskusi, tiba – tiba G-Dragon memutuskan untuk tidak melanjutkan meeting tanpa kata – kata, The Big Bang meninggalkan ruang meeting dan menghilang tanpa jejak, maka dari itu, meeting di hentikan dan semua orang satu persatu pergi dari tempatnya,

~ I̱ istoría to̱n vampire ~

 

3 jam yang lalu di kerajaan Ekrisi,

 

Seperti biasa Jongbi akan memulai harinya dengan membereskan tempat tidurnya dan membereskan tempat tidur anemos, sembari bermain kecil dengan si baby lucunya itu,

 

Anemos yang mempunyai kamar cukup besar bisa bermain – main di dalamnya, semua mainannya ia keluarkan dari mobil – mobilan sampai robot – robot besar yang di beli ayahnya di luar negri,

 

“siung siung siung” kata anemos sambil berlari – lari dengan tongkat sihir mainan di tangannya,

 

Jongbi hanya tersenyum manis melihat anaknya yang bertingkah lucu,

 

Jongbi berjalan keluar dari ruangan hendak mencuci pakaian sampai si anemos kecil memeluk kakinya,

 

“ bunda mau kemana ? ” anemos kecil mulai menangis,

 

“ bunda hanya ingin mencuci pakaian Anemos.. ada apa ? ” Jongbi bingung melihat tingkah lucu anaknya,

 

dengan berat hati Anemos melepaskan tangannya dari ibunya itu,

 

entah mengapa anemos merasa benar – benar tidak rela.. ia begitu takut,

 

di sisi lain, Jongbi yang baru keluar dari ruangan anemos berjalan ke tempat mencuci baju sambil menenteng kotak pakaian kotor,

 

Jongbi berjalan terus sampai..

 

GREP !!

 

Tiba – tiba sebuah tangan menahannya dan pakaian kotor Jongbi yang berserakan,

 

“ Iero.. (Jongbi) ” seorang laki – laki yang terlihat lelah setalah bertarung memandang mata Jongbi,

 

“ Ferrum (Luhan) ? ada apa ? ” kata Jongbi melihat tubuh Luhan yang sangat kelelahan,

 

“ komplotan vampire liar akan menyerang kerajaam Ekrisi, kau harus pergi Jongbi..”  kata Luhan lagi..

 

“ ap .. apa ??? ”

 

“ cepat… kau harus pergi ” Luhan menarik lengan Jongbi,

 

“ tidak … aku tidak bisa… Anemos… aku harus membawa anemos.. ”

 

“ tetaplah di sini, aku akan membawanya.. ” kata Luhan dan pergi meninggalkan Jongbi pergi ke kamar anemos,

 

Jongbi yang tidak bisa apa – apa mulai melihat melalui Jendela,

Benar saja, sekomplotan vampire liar berdatangan satu persatu melalu berbagai sisi,

 

Jongbi mulai kebingungan..

 

“Bagaimana ini”  kata Jongbi lagi,

 

ia berjalan kearah  pintu hendak mengunci pintu rumah itu dengan kekuatan sihirnya,

 

tapi

BRAK!

 

Saat Jongbi ingin mengunci pintu, pintu itu terbuka lebar dan menampakan Jongbi yang berdiam diri di depan pintu memandang satu persatu wajah vampire liar itu,

 

Jongbi mengangkat tongkat sihirnya, mengancang – ancang,

 

“ wah… darahmu wangi sekali cantik… ” kata seseorang yang berada di depan barisan,

 

“ mau apa kalian ? ” tanya Jongbi ..

 

tanpa ba-bi-bu Vampire itu menyerang Jongbi

 

Brag !

 

Jongbi jatuh ke tanah dengan sangat keras dan kepalanya terbentur oleh dinding, menyebabkan kepalanya yang berlumuran darah,

 

Jongbi mengangkat tongkat sihirnya dan mengucapkan mantra dan laki – laki itu terjungkal dari pandangan Jongbi,

 

Jongbi terus berlari ke luar kerajaan di mana prajurit kerajaan Ekrisi ternyata sudah babak belur seperti di terpa angina badai,

Jongbi terheti, ia melihat sekelilingnya yang kosong berbalik dan mendapati sekumpulan Vampire yang siap menyerangnya kapan pun, ia mulai membuat kuda – kuda dengan tongkat sihirnya lagi,

 

Tiba – tiba sebuah bola api melayang tepat kepada pemimpin dari ratusan vampire liar itu,

 

Semua mata kini tertuju pada seseorang yang berada tepat di belakang Jongbi,

 

“ jadi ini.. raja kerajaan Ekrisi dengan kekuatan Apinya.. ” kata seseorang yang baru saja di serang oleh Chanyeol,

 

“ apa kabar Dongwoon(Beast) .. ” kata Chanyeol

 

“ sangat di sayangkan… sepertinya kerajaanmu tidak sekuat yang ku duga ” Dongwoon menunjukan smirknya,

 

Chanyeol berjalan mendekat,

 

“ pergi dari sini.. ” kata Chanyeol berbisik pada istrinya,

 

“ tapi.. ” kata Jongbi..

 

“ aku bisa membereskan mereka.. ” kata Chanyeol,

 

Jongbi berlari masuk ke dalam rumahnya, tapi itu di halang oleh beberapa Vampire liar wanita dengan pakaian ketat mereka,

 

Walaupun Jongbi bergitu kesakitan tapi ia tetap meluncurkan serangan demi serangan para Vapire itu,

 

Di sisi lain, Luhan yang baru sampai ke kamar Anemos di kepung oleh sejumlah Vampire liar lainnya,

 

Karna ketakutan, Anemos bersembunyi di balik pintu,

 

“ tenanglah.. paman akan menolongmu.. ” Kata Luhan

 

para Vampire mulai menyerang Luhan, Luhan membuat senjatanya sendiri ya itu pedang dengan ukuran besar dan tajam,

 

Luhan terus menyayat habis kepala dari vampire liar itu, terus dan terus, sebagian dari kerajaan ekrisi mulai hancun berantakan, dan Luhan yang terus melindungi Anemos bagaimanapun caranya,

 

“Sial… mereka banyak sekali.. ” kata Luhan terus menangkap serangan demi serangan yang bertubi – tubi,

 

anemos kecil sangat ketakutan ia terus bersembunyi di balik pintu berharap semuanya akan berakhir,

 

di sisi lain di luar kerajaan ekrisi, Chanyeol terus bertarung dengan vampire liar lainnya,

 

ia terus menghajar vampire – vampire itu tanpa ampun sedikitpun,

 

“ bajingan ! ” kata Chanyeol di sela – sela pertarungannya,

 

Jongbi yang terus menggunakan kekuatan sihirnya menjadi kelelahan,

 

ia terus berharap bahwa Luhan bisa membawa pergi anemos,

 

Luhan yang terus tanpa lelah melawan vampire liar itu melihat bahwa Jumlahnya yang semakin sedikit,

Luhan menggendong anemos dan menerobos keluar dari ruangan itu, sambil sesekali melayangkan pisaunya pada Vampire liar yang memblokir jalannya,

 

Saat sampai di depan rumah, Luhan melihat Jongbi dan Chanyeol yang masih di kerumuni begitu banyak Vampire liar,

 

Ia berfikir setidaknya Anemos selamat dari pertarungan ini,

Luhan berlari pergi membawa Anemos,

 

Belum sempat ia pergi, Chanyeol menghadangnya,

 

“ KAU !!! APA YANG KAU LAKUKAN! KAU MENCULIK ANAKKU ! ” kata Chanyeol,

 

“ tidak.. Chanyeol, KAU SALAH SANGKA ! ” Luhan melepaskan Anemos dan anemos pergi memeluk ayahnya,

 

“ JADI KAU YANG MENJADI DALANG DARI SEMUA INI ? ”

 

“ KEPARAT KAU FERRUM !!  ” Chanyeol berteriak tanpa mau mendengar penjelasan dari Luhan,

 

“ ARG ! ” Chanyeol menyerang Luhan..

tapi Luhan tidak menyerang balik, ia hanya menangkis serangan itu, berharap Chanyeol mau mendengarkannya,

 

“ kau tidak mengerti Chanyeol, aku kesini untuk menolong bukan untuk berperang! ” Luhan kembali berbicara,

 

“ omong kosong kau ! bajingan ! ” Chanyeol kembali melemparkan bola apinya,

 

“ HIAAAAARRRRRRRHHHH!!!!! ” dengan kemarahannya, Chanyeol melemparkan bola api yang sangat besar pada Luhan dan besamaan itu juga, Jongbi yang melihat keadaan itu berlari kearah  Luhan dan

 

“ AAKKH!! ” suara Jongbi terdengar begitu keras,

 

Luhan yang melihat itu, berlari ke arah Jongbi dan memeluknya,

 

“ IERO!! ” kata Luhan berteriak,

 

ibu dan ayah Jongbi yang entah dari mana tiba – tiba muncul dan berlari kearah  Jongbi begitu juga dengan para penjaga istana dan prajurit yang masih hidup, mereka semua berlari kearah  Jongbi yang berada di pelukan Luhan,

 

tapi ada satu laki – laki yang terdiam di tempatnya, ia terus memandang kearah  Jongbi tanpa henti, ia terus berusaha mengela tentang apa yang terjadi,

 

tidak…

ini tidak benar…

hatinya hanya terus berusaha menyangkal,

 

tidak mungkin…

katanya lagi,

 

ini tidak mungkin terjadi,

ia terus membolak – balikan matanya ke tangannya dan juga Jongbi yang tergeletak di tanah.

 

~ I̱ istoría to̱n vampire ~

 

3 jam sudah Chanyeol memejamkan matanya sambil menikmati perapian dan entah botol wine keberapa yang ia buka untuk kali ini,

 

Chanyeol membuka matanya, berusaha mengangkat kepalanya,

Ia menghelakan nafas panjang,

Tanpa ia ketahui Chanyeol berjalan kearah  ruang rawat di mana Jongbi berada, ia ingin sekali melihat wanitanya itu, dengan gontai ia terus tertatih berjalan menuju ruangan yang berada di lantai dua itu,

 

Sesampainya di pintu ruangan itu yang terbuka lebar, menyadari bahwa kedua anaknya tidak ada di tempat, saat ia memalingkan wajahnya ia menemukan Sehun juga Kyungsoo yang tertidur di kasur ibunya dengan keadaan terduduk di kedua pinggir kasur,

 

Seketika Chanyeol tersenyum manis, ia begitu bahagia, anaknya benar – benar mencintai ibunya melebihi apapun,

 

Chanyeol terus berjalan dan meminum botol wine terakhirnya, ia naik ke atas tempat tidur yang terbilang cukup besar itu, dan terlelap tepat di sebelah istrinya meletakan sebelah tangannya di perut Jongbi merasakan naik turun diagpharma istrinya yang teratur.

 

TBC

 

17 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] The Story of Vampire (Chapter 13)”

  1. Ternyata Chanyeol salah paham Luhan dan ia sama mencintai anak-anaknya Kyungsoo maupun Sehun. Pantesan saja ia tak bisa bertemu dengan Jongbi sebab masalah ia menyesal dan sangat sakit mengetahui ia salah paham dan membuat Jongbi terluka. Next chapternya semoga Jongbi Sehun Kyungsoo dapat sadar dan hidup bahagia . Aamiin

  2. Oh jadi ini flasback, ketikan jongbi mati di bunuh chanyeol…duh jadi itu cuma kesalah pahaman to…next aj deh

  3. Woaahh!! Terungkap sudah cerita dulu knp Iero bisa terbunuh oleh Chanyeol.. jadi smpai skrg smuanya hnya kesalah pahaman? Masih penasaran sma kelanjutannya, keep writing author! 😉

  4. chanyeol salah paham tuh niat luhan kan pengen nyelametin sehun.terus kyungsoo itu sp???adik nya sehun???in flashback ya?!?duh ko gw rada gk mudeng ya sm chapter13…
    *nextthor

    1. Ini cerita awal mula kenapa jongbi mati 100 tahun lalu,

      Kyungsoo itu kakak tiri sehun,

      Kyungsoo anak suami pertama Jongbi (Luhan)
      Sehun anak suami ke dua (chanyeol)

      🤗🤗

  5. ooohhhh jd awal mulanya begituuu toh, jd selama ini chanyeol salah paham. aduhh coba chanyeol mau dengerin si luhan dulu pasti ga bakal ginniii. Lanjut thorrr makin penasarannnn

  6. Ternyata chanyeol salahpaham..
    Sehun sma kyungsoo manis bngt sih..
    Gk sbar pengen bca next chap
    Update’a jngn lama” ya eonni..
    Fighting

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s