[Chaptered] Heart Attack (10th Chap) | by L.Kyo

3. heart-attack

Title: Heart Attack | Author: L.Kyo♪ [ @ireneagatha ] | Artwoker: Keyunge Art | Cast: Jung Hyerim (APink), Byun Baekhyun (EXO), Do Kyungsoo (EXO) | Genre: Drama, Romance, Comedy | Rating: PG-17 | Lenght: Chaptered | Disclamer: This story is mine. Don’t plagiarize or copy without my permission.

 

[ http://agathairene.wordpress.com/ ]

Prev:: [1st Chap] [2nd Chap] [3rd Chap]  [4th Chap] [5th Chap] [6th Chap] [7th Chap]  [8th Chap]  [9th Chap] 

—oOo—

 

H A P P Y R E A D I N G

 

‘Kyungsoo-ya! Tolong aku!’ Hyerim tak bisa berteriak. Yang ia lakukan hanyalah berharap ada seseorang menyelamatkannya. Menggapai diatas pun ia tak sampai. Apalah daya kakinya kram dan ia sulit menganyunkan untuk sekedar mengapung. Dan isi parunya seakan menipis. Ia tak akan lagi menghirup air jika ia tak mau menghemat udaranya. ‘Oh God! Aku akan mati konyol?’

 

Hyerim takut. Ini pertama kali dalam hidup ia tenggelam dan betapa menyesalnya ia berenang sendiri tanpa ada pemanasan. Dada Hyerim sesak dan penuh. Ia tak bisa lagi menahan udara selama beberapa menit. Matanya tertutup, menimbulkan warna gelap dalam penglihatannya. Kepalanya pusing bukan main dan kedua tangannya berhenti berayun. Dan sudah dipastikan bahwa Hyerim tak sadarkan diri saat ini.

 

Badannya melayang didalam kolam dan yang benar saja tak ada tahu jika ada seseorang yang membutuhkan pertolongan. Sekelabat tangan menarik tubuh Hyerim didalam pelukannya. Pelukan itu membuat Hyerim sedikit membuka matanya walaupun terlihat rabun karena air yang masuk.

 

Suara percikan air dimana lelaki itu membawanya menepi. Hyerim bisa merasakan bahwa ada seseorang yang memapah tubuhnya. ‘Kyungsoo-ya!’ Hyerim meronta dalam hati. Itu pasti Kyungsoo seperti yang Hyerim duga. Semua akan baik-baik saja jika disisi Kyungsoo. Tapi gadis itu terlalu lemas untuk membuka matanya dan nafasnya masih tersengal. Menandakan bahwa ada air menutupi jalan napasnya.

 

Hyerim bisa mendengarkan bahwa suasana ramai karena ia tenggelam. Dan ia merasakan ada tangan yang menutupi hidungnya. Dan sedetik kemudian bibirnya seakan tertutup oleh benda lembut yang seolah menyedot seisi dalam tubuhnya. Dan benar saja, Hyerim reflek merasakan ada sesuatu naik dari lambungnya. “Uhuk! Uhuk!” Hyerim memiringkan tubuhnya, merasakan sakit luar biasa saat ia berhasil memuntahkan sebagian air yang ia telan.

 

Mata Hyerim terbuka dan kesadarannya mulai membaik. Yang awalnya kabur kini terlihat jelas. Ia bisa melihat sosok rasa khawatir dan tetesan dari rambut basah milik lelaki itu. Dan ia bisa melihat bagaimana dia memanggil nama Hyerim berulang-ulang kali. Sunggingan bibir tertarik, menimbulkan senyuman tipis dibibirnya. “Baek … baekhyun?”

 

Suaranya lirih bahkan ia tak bisa mendengarkan suaranya sendiri. Ia bersyukur, setidaknya Baekhyun tak mengacuhkannya saat ini. Ia tahu bahwa Baekhyun masih memperhatikannya. Beberapa detik kemudian sosok itu hilang menimbulkan kerutan dialisnya. Suara jeritan teriakan disekitar membuat Hyerim harus berusaha untuk duduk. Rasanya Hyerim ingin berteriak namun apalah daya, ia bisa meringis lemas memperhatikan Baekhyun terjatuh terkulas. Menampakkan darah yang muncul diujung bibirnya.

 

“Kyung … kyungsoo-ya!” Percuma! Bahkan panggilan Hyerim untuk Kyungsoo sama sekali tak membuat Kyungsoo menghentikan aksi brutalnya. Untuk pertama kalinya Hyerim tahu, jika Kyungsoo bisa memukul orang dan itu adalah Baekhyun. “Kyungsoo-ya! Hentikan!” Suara Hyerim serak namun cukup membuat Kyungsoo berhasil menghentikan bogemannya.

 

Kyungsoo menatap mata Baekhyun murka. Ia tak henti menggegam tangannya bersiap memukul Baekhyun sekali lagi. Namun ia tak bisa. Bahkan lelaki itu menyungging senyumnya remeh. “Menyedihkan. Bahkan kau sama sekali tak bisa melindungi Hyerim. Pengecut!” Kalimat bisikan Baekhyun yang baru saja dilontarkan membuat Kyungsoo naik darah. Tapi ia harus menahannya. Jika saja Baekhyun tak menyelamatkan Hyerim mungkin saja Kyungsoo akan merasa bersalah.

 

Kyungsoo menarik napasnya dalam dan memundurkan langkah. Meninggalkan Baekhyun yang masih jatuh terkulai dengan goresan memar dibibirnya. “Maaf!” Satu kata singkat Kyungsoo yang terkesan dingin membuat Baekhyun menghentikan membersihkan lukanya. Lelaki itu menatap Kyungsoo dingin dan membiarkan Baekhyun memandang Kyungsoo yang sudah menjauh, bersiap menggendong Hyerim dipelukannya.

 

Kyungsoo menggendong Hyerim sigap, bahkan Baekhyun tak henti menatap Hyerim yang masih terkulai lemas. Dan beberapa detik kemudian mata mereka bertemu dan mereka tak tahu jika detak jantung mereka sama-sama tak stabil. Mata sendu Baekhyun membuat Hyerim tak bisa mengenali perasaannya. Tidak! Hyerim menoleh menghadap kedepan, meremat lengan Kyungsoo yang menggendongnya.

 

Hyerim menutup matanya sejenak dan memeluk tubuh Kyungsoo erat. Tak seharusnya ia mengkhawatirkan Baekhyun. Cukup! “Kau kedinginan?” Bisikan Kyungsoo sama sekali tak direspon Hyerim. Gadis itu terdiam, diam saat Kyungsoo membawanya jauh dari Baekhyun.

 

***

 

Kyungsoo menarik selimut tebal sampai mencapai dada Hyerim. Lelaki itu lega karena mendapatkan beberapa kaus untuk dikenakan Hyerim. Dan untung aja sang tuan rumah mau meminjamkan kamarnya untuk Hyerim beristirahat sejenak. Hyerim terdiam, menatap jendela luar dengan pandangan menerawang. Kyungsoo tahu jika ia melakukan kesalahan. Lelaki itu mengambil segelas susu hangat disisinya dan menawarkan pada gadisnya.

 

“Minumlah. Kau butuh sesuatu yang hangat!” Namun gadis itu justru memejamkan matanya, menutupi sebagian wajahnya dengan selimut. “Kau marah padaku Jung?” Pertanyaan konyol Kyungsoo membuat Hyerim membuka matanya. Gadis itu menatap Kyungsoo dalam diam, kemudian gadis itu terduduk. “Kau seharusnya tak melakukan itu”.

 

Hyerim merebut segelas susu dari Kyungsoo dan meneguk dalam sekali teguk. Ia terlalu emosi untuk membayangkan bagaimana perlakuan Kyungsoo pada Baekhyun. “Aku tahu aku salah Jung. Aku hanya reflek melakukannya” Bahkan pernyataan Kyungsoo baru saja membuat Hyerim kembali enggan meneguk susunya.

 

“Melakukan perkelahian yang tidak masuk akal kau bilang hanya sebatas reflek? Ayolah Kyungsoo-ya! Berhentilah berpikir hal buruk tentang Baekhyun. Dia sudah menyelamatkanku!” Nada Hyerim meninggi dan Kyungsoo seharusnya tak mengatakan itu. Ia tahu, ia sudah memasukkan Baekhyun kembali dalam percakapan mereka. “Maafkan aku!” Dan yang dilakukan Kyungsoo hanyalah minta maaf.

 

“Kau seharusnya minta maaf pada Baekhyun bukan padaku!” Setelah mengatakan itu, Hyerim kembali merebahkan tubuhnya dan menutup selimut hingga kepala. Memunggungi Kyungsoo yang menatapnya sayu. “Aku hanya kecewa pada diriku sendiri Jung. Aku benar-benar terlambat untuk menyelamatkanmu. Dan kenapa dia yang selalu datang padamu. Aku … aku cemburu. Hanya itu”. Kyungsoo beranjak tapi tak membuat Hyerim berbalik.

 

“Aku akan minta maaf padanya. Oh ya, jika kau sudah baikan, hubungi aku! Aku akan mengantarmu pulang”. Suara pintu tertutup tetap tak membuat Hyerim membuka matanya. Bahkan ia berpikir, berpikir keras bahwa ia baru saja mengatakan hal yang membuat Kyungsoo mengatakan itu. Apakah ia terlalu membela Kyungsoo? Tapi memukul seperti tadi bukan hal yang benar. Bahkan rasa canggung dan rasa salah pada Baekhyun semakin besar.

 

***

 

Suara hening dalam perpustakan kampus tak membuat dada Baekhyun bergemuruh. Ia meletakkan tumpukan beberapa buku yang hampir mencapai puncak kepala. Bahkan kelakuan aneh Baekhyun saat ini membuat yang duduk disamping Baekhyun, tak laindan tak bukan Chanyeol dan Jongdae menatapnya curiga.

 

Pasalnya Baekhyun sama sekali tak membaca apapun, bahkan ia malah sibuk menata buku yang ia tata sampai mencapai 10 buku. Kemudian Baekhyun seakan membuat tameng dan berjaga-jaga jika saja monster akan menyerangnya tiba-tiba. “Apa yang kau lakukan bodoh?” Suara berat Chanyeol membuat Baekhyun gelagapan.

 

“Aku hanya bermain. Aku bosan!” Jongdae yang didepannya hanya menggelengkan kepalanya. “Lebih baik kau pergi saja daripada kau mengganggu belajarku. Ingat! Minggu depan kita ada kuis. Jangan main-main dengan dosen Ahn”. Bahkan ceramah Jongdae baru saja tak membuat Baekhyun fokus.

 

Chanyeol dan Jongdae saling memandang satu sama lain. Jujur saja, semenjak kejadian ter HOT menurut Chanyeol dan ter langka menurut Jongdae sejak beberapa bulan lalu. Dimana tragedi yang dialami Baekhyun sampai-sampai lelaki itu mengucapkan sumpah serapahnya karena amarah yang sangat. Dan penyebab dan sumbu utamanya siapa lagi jika bukan Hyerim?

 

“Jika kau tak melakukan apapun, lebih baik kau lupakan saja dia”. Ucap Jongdae sembari tetap fokus pada bukunya. Dan Baekhyun meletakkan buku itu kembali sejajar. “Apa yang aku lakukan? Aku tidak mengerti maksudmu”. Dan nada Baekhyun merendah. Jongdae tahu bahwa itu sedikit menyinggung tapi sungguh, ia tak tahan melihat Baekhyun diam-diam memperhatikan Hyerim dan Kyungsoo yang sedang bersama.

 

“Lagipula mereka sudah bersama Baek. Jika kau masih mengharapkannya, satu-satunya cara adalah buat Hyerim mengatakan yang sejujurnya. Perasaan wanita gampang sekali tertutup dan banyak rahasia dimana kita tak tahu”. Simpul Chanyeol. Baekhyun mengernyitkan dahinya mencoba berpikir. Ayolah, ia tak mungkin menanyakan itu pada seorang wanita yang sudah memiliki kekasih.

 

“Lupakan saja apa yang kau pikirkan itu. Dia belum menjadi miliknya seutuhnya. Anak muda bisa saja memiliki 2 pacar”. Tepokan jidat dari Chanyeol membuat Jongdae terdiam. “Ide apa itu? Bahkan kau belum punya pacar dan mengguruiku. Jangan bercanda”. Chanyeol tertawa bahkan ia tak sadar orang didalam perpustakan menatapnya murka.

 

Dan injakan kaki Jongdae membuat Chanyeol ingat bahwa ia harus tenang sebelum ia terusir secara sepihak. “Aku hanya memberikan ide. Kenapa kau gampang sekali marah”. Jongdae sewot dan kembali membaca bukunya. “Baekhyun-ah! Lupakan pikiran burukmu itu. Yang terpenting adalah memperjelas semua ini. Sungguh, aku capek melihatmu seperti ini. Kau seperti orang linglung. Aku bersedia memberikanmu beberapa tips”.

 

Chanyeol mendekat, membisikkan sesuatu pada telinga Baekhyun. Jongdae hanya nyengir, jika itu ide dari Chanyeol mungkin akan sedikit berhasil. Mana yang tidak kenal sang playboy yang membuat para wanita jatuh hati dengan Chanyeol? “Apa aku harus melakukan itu?” Tanya Baekhyun yang dijawab dengan anggukan Chanyeol.

 

***

 

“Sialan”. Hyerim membuka tas nya terburu-buru sembari memperlebar langkahnya. Jam kuliahnya tinggal beberapa menit dan kali ini ia tak mau berurusan dengan Dosen Ahn jika ia tak ingin mendapatkan nilai C. “Aku bisa mati kutu jika aku tak membawa buku panduan”. Hyerim berlari kecil menuju loker yang tak jauh dirinya.

 

Kunci, kunci, kunci’. Hyerim bergumam sembari mengobrak-abrik tasnya hanya untuk sebuah kunci berharga. Dan ia sudah menemukannya. “Sungguh, aku tidak ingin berurusan dengan dosen botak itu. Kenapa alarm ku sama sekali tidak berbunyi. Bahkan Kyungsoo pun sama sekali tidak meneleponku. Menyebalkan”. Hyerim terus mengumpat sembari mencari-cari didalam loker.

 

“Ketemu!” Dan ia membanting lokernya dan memasukkan buku dalam tas, berlari berharap jika waktu semenit tak akan mendapatkan sumpah serapah dari Dosen Ahn. “Sialan. Kunciku!” Hyerim menepuk jidatnya, ia lupa bahwa kuncinya masih tertancap diloker. Dan pandangan Hyerim berhenti, menatap seseorang yang memperhatikan isi lokernya.

 

Tapi demi Tuhan, ia mengenal rambut itu dibalik lokernya. Hyerim mempercepat langkahnya dan menutup lokernya kasar. “Hak apa kau melihat isi lokerku!” Dan hentakan Hyerim tak membuat Baekhyun menyingkir bahkan lelaki itu menampakkan senyum smirk. “Lokermu terbuka dan siapapun akan ingin tahu apa isi lokernya Jung Hyerim. Dan … foto kalian terlihat manis didalam”.

 

Demi apa dada Hyerim berdetak kuat. Foto bersama Kyungsoo memang ia tempel didalamnya. “Karena kita bertemu, aku ingin mengucapkan terimakasih padamu dan aku minta maaf jika Kyungsoo memukulmu beberapa minggu lalu”. Hyerim ingin marah tapi saat ia ingat kejadian tenggelam itu, ia tak seharusnya bersikap kasar.

 

“Kenapa kau yang minta maaf. Apa dia bukan lelaki gentle?” Kata terakhir Baekhyun membuat Hyerim tersentak. Segitukah Baekhyun kecewa terhadapnya. “Apa yang kau inginkan Byun? Jika kau tidak mau menerima rasa terimakasih dan permintaan maafku, baiklah. Aku akan menurutimu semua kemauanmu dari awal, sebaiknya kita berpura-pura tak mengenal satu sama lain”

 

Hyerim berbalik bermaksud menuju kekelas, tapi ia berhenti. Kembali menatap Baekhyun yang masih mematung. “Jika kau tidak ingin mengenalku, jangan lagi menolongku seperti kemarin. Aku tidak memintamu menolongku! Aku pergi”. Hyerim berlalu. Disisi lain, Baekhyun menggegam tangan nya erat. Ia tidak ingin berakhir seperti ini.

 

Baekhyun melangkahkan kakinya lebar, menarik lengan Hyerim hingga gadis itu hampir saja terhuyung. “Apa yang kau lakukan?” Yang Baekhyun dapatkan adalah teriakan murka gadis itu karena Baekhyun tahu jika Hyerim sedang ada kelas sekarang. Dan sama seperti Baekhyun, ia juga sudah terlambat masuk sebenarnya. “Kita sudah terlambat. Ayo kita bicara!” Baekhyun menarik lengan Hyerim lembut namun gadis itu justru menghempasnya.

 

“Apa? Kau gila. Kita ada mata kuliah dan kau mengajakku membolos. Tidak! Terimakasih. aku masih butuh nilai A”. Namun Baekhyun kembali menarik Hyerim kasar, bahkan ia meremat kuat saat Hyerim mencoba melepasnya. “Byun Baekhyun! Lepaskan aku!” Namun lelaki itu tak mau berhenti. “Jika kau ingin aku menerima rasa terimakasihmu, ikut aku sekarang!”

 

Baekhyun membawa Hyerim diatas balkon, dimana tempat mereka bertemu dulu. Bahkan Hyerim serasa asing karena sudah lama tak pernah singgah. “Apa yang kau bicarakan”. Sudah 5 menit lelaki itu bersender didepan sana, menatap halaman bawah yang sudah terlihat sepi. Namun lelaki itu tak menjawabnya. “Buat apa kau membawaku kesini jika kau hanya diam saja? Apa kau menyuruhku untuk mendengarkan suara nafasmu?”

 

Dan lirikan kesal Baekhyun membuat Hyerim terdiam. “Aku hanya kesal. Marah saja coba marah saja padaku! Yang salah itu kau, kenapa kau menatapku seperti itu. Tck!” Baekhyun mendengus dan melangkah. Menuju kursi tak jauh dari mereka.”Duduklah!” Baekhyun menepuk sebelahnya, meminta Hyerim untuk duduk disisinya.

 

“Apa yang kau lakukan padaku jika aku duduk disebelahmu”. Hyerim mendekat ragu. Baekhyun sedikit tertawa lalu kembali memasang muka datar. “Kau tak akan hamil jika kau duduk disebelahku bodoh”. Dan tanpa sadar Hyerim tersenyum. Sungguh, sebenarnya ia rindu saat Baekhyun mengatakan hal menyebalkan yang baru saja ia katakan.

 

Mungkin keadaan normal seperti sebelumnya akan kembali. Hyerim duduk ragu dan menatap Baekhyun penuh tanya. Berselang detik kemudian ponsel Hyerim berbunyi membuat Baekhyun mendongakkan kepalanya penasaran. “Apa itu Kyungsoo?” Hyerim tak tahu.

 

Gadis itu membuka ponselnya dan benar saja itu memang Kyungsoo. “Ini … ini”. Dan bodohnya kenapa Hyerim berbicara gugup. “Matikan saja! Suara dering ponselmu membuatku pening!” Alasan yang tak masuk akal. Hyerim sewot. “Apa yang kau katakan? Lagu Ariana Grande adalah yang terbaik. Berhenti menghina lagu idolaku!” Bahkan Hyerim lupa jika bisa saja Kyungsoo khawatir padanya. “Berikan ponselmu!” Sepersekian detik berikutnya ponselnya sudah berada ditangan Baekhyun.

 

“Berikan padaku! Yak!” Namun terlambat. Baekhyun melepas baterai ponsel Hyerim dan tak ada lagi deringan ponsel dari Kyungsoo. “Aku tidak ingin pembicaraan kita diganggu oleh siapapun. Termasuk benda ini”. Baekhyun memasukkan ponsel Hyerim dalam sakunya. Sekesalnya Baekhyun, lelaki itu tak berhak mengambil hal privacynya.

 

“Cukup Baek. Kau sudah melihat isi lokerku dan sekarang kau mengambil ponselku. Sekarang katakan padaku! Apa yang ingin kau katakan? Sedari tadi kau hanya membuang waktu untuk melamun bahkan aku sudah menunggumu dari tadi”. Hyerim emosi. Ia lelah terdiam dan kesal karena Baekhyun hanya membahas hal yang tak perlu.

 

“Hmm, aku memang ingin mengatakan sesuatu”. Baekhyun menatap Hyerim dalam, bahkan lama ia menatap hazel kecoklatan milik Hyerim. “Apa yang ingin kau katakan Baek?” Dan jujur, dada Hyerim berdegup kencang. Rasanya ia tak tahu apa yang membuat dadanya sesak. Bahkan pipinya bersemu merah tanpa perintah. “Aku ingin kau mengatakan ya atau tidak. Jangan menjawab hal lain selain 2 jawaban itu. Kau mengerti?”

 

Hebatnya Hyerim mengangguk, menuruti semua perkataan Baekhyun baru saja. “Apa kau menyukaiku?” Suara berat Baekhyun membuat Hyerim tersentak. Lihat saja, bola Hyerim kesana kemari. Mencari maksud apa yang dikatakan Baekhyun. Hei, lelaki itu mengatakan langsung padanya. Ayolah, Baekhyun mungkin sedang bercanda sekarang.

 

Y … Ya! Baekhyun-ah! Berhentilah bercanda”. Hyerim terkikik bahkan tawanya tak membuat raut wajah Baekhyun berubah. Dan Hyerim yakin bahwa Baekhyun benar-benar mengatakan serius. “Aku minta kau menjawab ya atau tidak”. Jujur saja, Hyerim ingin mengatakan. Tapi ia sudah terlambat. Ia sudah milik Kyungsoo. Konyol jika ia mengakui bahwa ia menyukai Baekhyun.

 

“Tidak! Aku tidak menyukaimu!” Hyerim menjawab lantang. Bahkan Baekhyun tersenyum sinis. “Sudah kuduga kau bohong!” Baekhyun beranjak dan mendekat didepan Hyerim masih terduduk. “A … apa yang kau lakukan? Aku sudah menjawabnya”. Baekhyun membungkuk, mensejajarkan posisi wajahnya tepat didepan Hyerim.

 

“Sudah kukatakan jika aku sudah milik Kyungsoo. Ber … berhentilah mengharapkan itu. Lagi … lagipula kau membenciku kan? Kau kata aku bukan tipemu. Benar, aku gadis berdada kecil. Kau tak menyukaikan, kan?” Pembelaan Hyerim justru disambut dengan gelak tawa Baekhyun. “Lihat! Kau bahkan mengatakan macam-macam untuk menutupi semua perasaanmu. Hei, aku tahu siapa kau dan bagaimana semua kelemahanmu. AKu mengetahui semuanya”.

 

Baekhyun bukan paranormal yang mengetahui bahasa tubuh dan isi pikirannya, kan? “Sudah kukatakan aku tidak menyukai …” Hyerim terdiam, bibirnya sudah tertutup sempurna dengan sedikit pagutan lembut melesak masuk dalam mulutnya. Dan Hyerim membuka matanya lebar dan siapa lagi jika pelakunya adalah Byun Baekhyun? Bisa saja Hyerim mendorong dan menjauhkan baekhyun untuk tak menciumnya. Sialnya, Hyerim hanya terdiam. Menikmati suasana kurang hajar yang membuat Hyerim nikmat sesaat.

 

Dan gadis itu berpikir, selama berpacaran dengan Kyungsoo 3 bulan lebih ini. Demi Tuhan, mereka tak pernah melakukan suatu ciuman. Bahkan untuk berpegangan tangan pun hanya momen langka yang Hyerim dapatkan. Tapi yang benar saja, Hyerim sama sekali tak menolaknya saat Baekhyun melakukannya. Ia tidak benar-benar mencintai Baekhyun, kan? Kyungsoo?

 

Hyerim mendorong dada Baekhyun untuk menjauh. “Anggap saja kejadian tadi tidak terjadi”. Hyerim menenteng tasnya dan berlalu. Namun lelaki itu menahan lengannya. “Aku tidak peduli jika kau bersama Kyungsoo. Apa aku salah menyukai wanita yang saat ini sudah menjadi milik orang lain? Aku tahu kau menyukaiku Jung. Aku adalah rumahmu. Kau bisa kapan saja untuk menemuiku”.

 

Baekhyun merenggangkan rematannya dan berlalu, meninggalkan Hyerim yang masih berdiri mematung. Dan tahu saja, dada Hyerim semakin sesak. Bahkan matanya terlihat kabur karena ujung matanya sudah penuh dengan airmata. Ia bisa apa? Ia tak harus memutuskan Kyungsoo, kan? Ayolah, ia tak mau gegabah karena keegoisannya. Hyerim terduduk, menyenderkan kepalanya sejenak. Membiarkan cahaya matahari untuk mengeringkan airmatanya.

 

***

 

“Kau melihat Hyerim?” Gelengan kepala dari beberapa orang membuat Kyungsoo frustasi. Ia sudah berkeliling kampus mencari Hyerim. Ia khawatir karena Dosen Ahn sudah benar-benar membuat mata kuliah Hyerim nilai C jika ia tidak mengerjakan sebuah laporan untuk dikumpulkan sore ini. “Bahkan ponselnya mati. Kemana saja dia?” Kyungsoo kembali mengecek ponselnya, dan tak ada pesan apapun dari Hyerim.

 

Pandangan nya terfokus pada Baekhyun yang berjalan dikoridor yang sama. Kyungsoo ingat bahwa kelas pagi ini, saat absensi Baekhyun tak muncul. Dan Kyungsoo curiga, mungkin saja mereka sedang bertemu pagi ini. Kyungsoo berjalan secepat kilat dan berhenti, membuat Baekhyun yang masih fokus diponselnya menjadi terhenti.

 

Baekhyun melepas earphone nya dan memandang Kyungsoo datar. “Kau perlu apa?” Namun ia dapatkan hanyalah tatapan curiga Kyungsoo. “Dimana Hyerim?” Dan Baekhyun terkikik, bahkan ia merasa geli dengan pertanyaan Kyungsoo baru saja. “Apa kau menganggap aku gangster? Apa aku mencuri kekasihmu? Yang ada kekasihmu akan lari darimu dan suatu saat akan menemui Do”.

 

Sepersekian detik cengkeraman murka Kyungsoo dari kerah Baekhyun membuat tubuh Baekhyun terbentur didinding belakangnya. Namun Baekhyun mencoba tenang. “Aku bilang dimana Hyerim?” Bahkan ucapan ancaman dari Kyungsoo tak membuat Baekhyun ingin tertawa. “Tenanglah. Aku tidak melakukan apapun pada Hyerim”. Dan kemudian Baekhyun mengeluarkan sebuah ponsel dari sakunya.

 

Baekhyun ingat bahwa ia tadi mengambil ponsel Hyerim. Mungkin ini membuat hubungan mereka renggang, tapi itu cukup membuat Baekhyun senang membuat Kyungsoo murka. “Aku lupa mengembalikan ponsel Hyerim. Kau bisa mengembalikannya?” Setelah itu Baekhyun menghempaskan cengkeraman tangan Kyungsoo dari kerahnya dan memasukkan ponsel Hyerim disaku Kyungsoo.

 

“Jika kau over protective seperti ini, tak lama lagi Hyerim pasti akan meninggalkanmu. Aku jamin itu”. Baekhyun menepuk bahu Kyungsoo penuh penekanan lalu berlalu. Kyungsoo menatap Baekhyun murka. Jika ia bisa, ia ingin memukul Baekhyun sekali lagi. “Kau benar-benar pengganggu Byun”. Kyungsoo meremat ponsel Hyerim didalam sakunya. “Hyerim tidak akan pernah menyukaimu”.

 

-TO BE CONTINUE-

 

Sebelumya aku mintaa maaf atas keterlambatan FF ini. Mungkin sebagian reader ada yang lelah nunggu FF ini, mungkin ada juga yang ga ikutin lagi gegara kelamaan aku postingnya. Maaf, hehehe. Bukannya nya apa, soalnya minggu2 ini aku kecapekan. abis aktivitas ku lebih milih buat tidur. Jadi kalian tolong maklumi kalo aku posting lama ya. HA chap 9 update terakhir tgl 17 jadi aku ga posting ud berapa minggu ya? :”D Sumpah, L.Kyo gasadar kalo udah buat kalian lama menunggu. Padhal karena ini libur, chap ini jadi dalam sehari loh. Ahh, L.Kyo kemaren kemana ja sih. Ide itu ada tapi buat bangkitin duduk didepan PC itu susah. Sama udah kayak lebih sayik main laptop daripada ngerjain PR. eaaa  dan sama buat L.Kyo, enak tiduran aja daripada laptop. Karena itu L.Kyo suka tidur. Tidur itu udah bagai surgawi buat L.Kyo /plaaaak/ Udah ah, cuap-cuapnya uda kek dabble. Ayo ini si ByunDo pada makin panas nih. Hyerim juga makin galau. Kalo L.Kyo mau deh embat dua duanya.. WKas. okke deh, see u di chap 11 entah kapan bakal diposting.. /kabur/

62 tanggapan untuk “[Chaptered] Heart Attack (10th Chap) | by L.Kyo”

  1. Dan sekarang aku mulai memenci karakter baekhyun dan kyungsoo sekaligus dalam ff ini.
    Ada apa ini? Aku sungguh dilema kak kyo. Haha aku pengen nangis rasanya, 2cowo disini terluka dengan cara yang berbeda, mereka juga bahagia dengan cara yang berbeda. Tapi satu hal yang sama, mereka sama² mencintai 1 perempuan yang sama pula. Jung hyerim.

  2. Aduh..ini tambah membingungkan demi apa kyungsoo itu cemburu tapi gimana sama eunji nya dia uda jelas jelas suka sama baekhyun..tapi gimana sama si kyungsoo??? Kak L.kyo buatlah akhir yang baik buat kyungsoo kasian dia huwaaa…sini sama aku aja..ih dasar..

    Dan itu si Baekhyun seenak jidat main cium si eunji dasar..kau tahu sakit hati ini huwaaa..

    Tapi bener juga..kalo si kyungsoo nya kayak gitu terus..entar eunji kabur lho nahloh…aaaaaa gemes sama ceritanya..tapi keerennn

  3. Ya ampun hyerim, tinggal bilang iya apa susahnya -____- capek lho bohongin diri sendiri itu 😔 do juga, makin kesini makin ngeselin deh. Udahlah baekhyun buat aku aja yaa 😆

    1. Eh btw kamu tumben komen akiran, biasanya rada awalan loh. Wkwkwkwk..

      Padahal dio karakter awalnya pendiem gtu yah, tpi skrg diem2 tapi jan salah ama rasa memilikinya yg tinggi..

    2. Iya, udah mulai jarang buka wordpress kak, lagi banyak tugas hehe 😁
      Iya gak nyangka sama do, kayanya kalem tapi begitu 😑
      Semangat ya kak, ditungguin terus kok ff ini 😊

    3. L.Kyo author yg cantikk,kpan nii di pos lg chap 11 nyaa??
      Uda gk sabar nii,pnasaran ma klanjutnya baekji??
      Palli palli thorr..
      Jeball ne??

  4. zyukurlah akhirnya update juga Heart attack nya. Aq udah takut aja klo ff ini gk di lanjutin sama penulisnya T^T
    Bagus.. Baekhyun yang menyelamatkn Hyerim, itu artinya Baek terus memperhatikan Hyerim kn? hihihi 😀
    Eh itu yg di balcon, Baek beneran cium Hyerim? Waduh2… nekat juga si Baek…

    1. Gak kok. Aku ud janji ama diriku sendiri bakal eND nin nih ff. Karena ini ff ku 2 taun lalu dan kaga kelar2 mele.. wkwkwk.. tenang ajaah ♡♡

  5. duhh aku greget banget sama mereka ber3 uhh kalo aku jadi Hyerim terima aja kali bekyun nya 😁
    kyungsoo suka banget gitu yah sama Hyerim jangan terlalu over lah soo~
    aakkk maapin yah telat banget aku bacanya 😭
    bdw, akupun greget sama author yg satu ini soalnya beberapa minggu hampir tiap hari aku cek ini wp tapi bellum dilanjut juga, jadilah aku galauin bekyun(?) 😢😂
    pokonya yah aku mah selalu nunggu walau update nya lamaaaaa banget gapapa beneran deh 😉

    1. Jangan digregetin aku nyaa . Aku emang begini adanya… sibuk menyiapkan masa depan sama para cowo impian disana. Napa km jaat? Napa km ga mau galauin aku aja, knp km g nanya aku lama nge post? Ihh km sayang nya ama ff bukan sama aku /plak/

  6. AKU JUGA TELAT BACA KOK CHAP 9 AMA 10 AJA BARU BACA HARI INI, MAAPKAN SAYAH
    LAGIAN KLO TELAT UP GPP JUGA, LAGIAN KAN KAKAK/? JUGA KERJA
    MAKANYA CARI SUAMI /eh
    BTW ITU KOK MAKIN GREGET YA BAEK AMA D.O BERANTEM REBUTIN GUE ,EH MAKSUDNYA HYERIM :V
    JADI RADA RADA/? AMA BAEK, INI SEMUA PSTI ULAH TAPASHA! TOLONG KAMI DEWA, HANYA DEWA YG TAU AKHIRNYA *korban uttaran :v

    DITUNGGU KAWINANNYA
    ENGGAK DENG DITUNGGU NEXT CHAPNYA :3

    1. Eh apaan cari suami? Suami ud dirumah siap sedia menerima makan buatan L.kYo saat dia pulang kerja /read: chanyeol/.

      Eh gilaa, duh uttran mengalihkan otak anak mudaaa.. tung tung taraa traaa tungf tunng

  7. putus putus putus
    aku dukung kalo hyerim sama baekhyun
    hehehe maap ya abank kyungsoo

    next chap jgn lama” ya kak
    fighting

    1. Bikin ff itu susah :’ lagian q ud kerja, capek, kudu byk tidur. Tgl merah aku masih masuk. Jdi cari waktu itu susah, libur seminggu sekali dan aku sempetnya buat pas libur.. wkwkk. Tolong mengertilah aku say seperti kau mengerti kekasih gelapmu /plak/

    1. Kalo byk konflik malah g kelar2 tauk. Udah ah, ntar chap mo abis. mau end. Ud kebanyakan konflik, uda lelah dgn kemunaan hyerim. Kikikijikkkk~

  8. Seru seru o.O
    apa itu ide dari chanyeol ??

    Baekhyun nekat :v

    kyungsoo ngamuk dah tuh :p

    hyerim hmmm entahlah gimana perasaannya >.<

    lanjuuuttt fighting author ^^

    1. Kyaaaa♡ shinersb lagii >\\\\< njir, pangeran kuda. Dia kurang tinggi dan cerewrt nauzubillah :" dia pantesnya jadi tukang kebun unyuuu

  9. Akhirnyaa,terbit juga chap 10…
    Maacii min uda ngusahaain..
    Maap juga uda mmaksaa banget buat nerbitin,padahl kn ssuatu yg dpksaa trus buru” brakhir gk optimal..
    Tp ini keren loo,aq seneng buanget ma alurnya,daebakk…
    Semangat buat chap slanjutnya,dan inget loo min jangan lama” yaaa…
    Jeball…

    1. Ga maksa kok. Emang kemarin pas libur jadi banyak bgt waktu luaang.. kyaaaaa~ makasih sudh kasih support dan vitamin buat aku.. ga janji cepat ato lambat nih. Hihihihi

    2. Bntar lg kn tgl merahnya double tu min..
      Bnyak wktu luangnya loo min..
      Maksa lg yaa..
      Hehe,smangat ajja dehh buat mimin yg unyu” ini,..
      Fighting!!!!

    3. Tgl merah maupun minggu ga ngaruh. Ttp aja libur seminggu sekali.. aku bukan pelajar. Aku sudah bekerja :” bukan kerja kantoran yg tgl merah libur. Pokok ngenes :”v

  10. Haha iyaa nih thor , udah nunggu lama banget sama kelanjutan ff ini , tapi gpp saya masih setia nungguin kelanjutan cerita nya kok 😀

  11. Finally Update!!!:):)
    Baekku manis bgt astagaaaa:3 tbtb pengen bgt jd hyerim wkakak:D
    Wihhh, kyungsooku disini bisa jd brutal yaa qiqiqiqi
    Hyerim tapi suka baekkan kak? Iyakan? Iyadong harus.. Kan ntar kyungsoo buata ku hahaha enggak ding, seriusan hyerim suka baekkan kak?
    Kalo kyungsoo kyk gitu, makin kepo ntar pisahnya hyerim ma kyungsoo gimana cobaa??
    Keren kak ta!!:) sepembacaan aku ini ff dr chap 1 ampe 10 kyknya jarang typo yaaa:)
    Daebaklah pokoknyaaa!! Ditunggu terus kak updatenyaaa!!:) berharap bg sih, update tiap jum’at lagi hahaha:D
    Keep writing kak!! Banyak orang menunggu karyamu!^^ haha
    Fightingggg^^
    #maaf kak kalo kepanjangan dan bikin kakak males baca ini review wkwkwk

    1. Jangan pengen jdi hyerim.. waaakssss.. dia kan cerewet sealam semestaaaaa. Km salah vit, hyerim itu suka sama tukang soomay di kelurahan sebelah.. ungcoo? Stop dreaming kkkkkk~ ungcoo milik sojin nya girl day /buang ke rawa/
      Eh, ada satu chap typo nya paraaaah,, sampe byk reader yg sadar. Ihh masa km g kerasa ada typo? Kkkkkkkkk~
      Gak kok, komenanmu selalu yg favorit. Dripada cuma next thor daebak lanjut thor. Itu lebih sakiit. Palagi aku suka kalo komenan review kek km.

    2. Gpp kak cerewet kalo akhirnya direbutin kyung sama baek mah hahahahaha:D
      Kak:( jangan sama tante soojin bisa kali:( hati ini amat terluka parah kalo kyung sama soojin ahjumma:( *alay ya wkwkwk kenyataan ding tp hahaha
      Aku ganyadar lho kak, mungkin karna terlalu asik baca kali ya, jd nggak nyadar hahaha
      Aku kalo komen tergantung ceritanya sih kak wkwk kalo aku udah jatuh cinta sekali ma ceritanya pasti panjang deh komennya wkwkwk
      Waaa, harusnya aku dpt penghargaan koment terfavorit dong wkwkwk
      Apapun ituuu, tetep ditunggu kelanjutannya kak!! Fightinggg^^

    3. Trs ama siapa?? Ama artis kim so hyun ajaah? Apa sama dedek? Kkkkk~ komenan paporit? Mau apa? Pulsa 5k. Gak deh gak. Emaan udah /kabur/

  12. kyungsoo posesiv banget, emang bener kata si baek, kalo do terus2an overprotective pasti hyerim menjauh, trus kenapa lagi do mukul si baek, padahal kan dia yg nyelametin hyerim,tsk, hyerim nya sih kenapa nggak bilang suka aja sama si baek?

    1. pen name ku PJ, pernah dengar kan? that’s me 🙂 aku reader setia heart attack yg pernah di share di EFF 2th yg lalu tapi berhubung sedikit sibuk jd nggak bisa ngikutin setiap chapter, mianhae 🙂 but i love this story so much

    2. Kyaaaaa~ PJ. Huuh, ak ga asing kan? Sering jadi freelamce di eff juga kan? Kyaaaa♡ yaampun, 2 thn lalu g aku next soalnya shock sama mas lulu yg ninggalin L.Kyo. dulu yaa aku sempet lelah jadi exol, mau brhenti dari ff. Tapi gegara dpt motivaai ama author senpai aku comebaackk

    3. seharusnya gitu, jgn sampe berhenti dari ff, soalnya kamu emang berbakat banget 😉 aku jg shock ama berita Lulu n imbasnya ada satu ffku yg sampe sekarang terbengkalai kekeke… ntahlah idenya ngilang bersamaan ama bang Lulu,btw keep writing ya? fighting!

    4. Shock berat tau. Sampe aku hiatus dri info luhan. Bahkan comeback cmb pun ga berasa wah padahal ada pathcode nya sih. Lmr aku nnton mv nya sebulan kemudian. Pokok dulu dirukiah bener2 buat balik ke exol. Dan chanyeol penyelamatkuu♡♡

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s