[LUHAN BIRTHDAY PROJECT] -Love, Rain And Summer

 (Luhan birthday project)-Love,Rain and SummerB612_20160418_162100.jpg

Title     :Love,Rain,and Summer

Cast     : Xi Luhan,Kim Reina ,OC

Genre  : Romance

Rating  : PG 15

Length  : Oneshoot (1710)

 

~~happy reading~~

Musim panas di Seoul, Korea Selatan.

Ada seorang pria tengah bergumam tanpa hentinya.Dengan pakaian yang lusuh,rambut berantakan tanpa disisir pasti orang yang melihatnya mengiranya orang gila.Ya namanya Xi Luhan,lelaki blesteran Korea dan China Ini tinggal di Korea ikut ibunya.Ayahnya tengah menjalankan bisnis di China jadi jarang pulang.

~Luhan Pov~

“Haduuhh!! Sampai kapan hujan akan berhenti turun padahal inikan musim panas,seharunya yang ada tuh panas bukanya hujan.Huh sebell,bosan selalu aja dikamar,nggak bisa jalan jalan and ngganggu orang pacaran”.Yup hobiku itu suka banget ngganggu orang pacaran terasa sangat menyenangkan bagiku.

Aku terus mondar mandir tanpa hentinya dekat jendela kamarku.”Di Korea aja hujan udah jadi hobi siap-sial, panas terganti”.Bingung,kesal,marah jadi satu nggak tau apa yang harus dikerjakan saat ini.Aku terus bergumam sendiri sambil menanti hujan berhenti.

Disamping itu ada seorang gadis yang sangat menyukai hujan,namanya Kim Reina.

~Reina Pov~

“Yey,hujan…hujan….hujan,yuuuuhuuuu…!!!!!”(sambil lompat-lompat nggak jelas dekat kamarnya saking gembiranya).”Yess,hujan aja terus sampaaaaiiii kapanpun.Untung,untung aku tadi liat berita cuaca hari ini dan benar saja turun hujan yey..yey..”.Aku terus saja lompat-lompat mungkin ini caraku melampiaskan kegembiraanku.

Keesokan harinya di Kampus

~Luhan pov~

Aku berjalan di kampus sambil terus memamerkan senyum termanisku.Wah rasanya amat menyenangkan semua gadis memandangiku dengan penuh senyum.Ya iya dong,aku ini tampan jadi tidak bisa dipungkiri semua gadis pasti mabuk dengan pesonaku ini yup pesona ketampanan.”Ah!!,semoga hari ini menjadi hari yang menyenangkan”.

~Reina pov~

Dengan muka cembberut dan agak ditekuk aku berjalan menuju kelasku.Aku kesal kenapa hari ini nggak turun hujan.”Ish,kenapa hari ini nggak turun hujan kan nggaK seru!!”.

Belpun berbunyi menandakan pelajaran telah usai.

~Luhan Pov~

Aku keluar dari kelas dengan tergesa-gesa.”Ish,tadi aja cerah sekarang mendung semoga saja tidak turun hujan.”Akupun mempercepat langkahku tetapi aku kalah cepat dengan turunya hujan.”Kan,baru aja aku bilang,mulutku saja baru menutup,kenapa juga harus turun sekarang.Seharusnya kalo mau turun itu calling-calling dulu jangan mendadak kan aku bisa siap-siap.Mana lagi aku nggak bawa paying,Sial!!”.Akupun menunggu diteras kampus sambil sesekali memandang sekelilingku dan ternyata sudah tidak ada orang.Saat aku asyik menunggu dikejutkan oleh seorang gadia yang tiba-tiba sudah ada di sampingku.Aku terus melihat gerak-geriknya dan setia mendengar apa yang dia ucap.Kelihatannya gadis itu belum mengetahui keberadaanku.

~Reina pov~

Aku menengadahkan tanganku merasakan tirai hujan itu dengan asyiknya membasai tanganku.”Ah,,,Cantiknya”.Tanpa kusadari ada seorang pria misterius yang selau memandangiku dengan tatapan heran.”Wae?kenapa ka uterus saja memandangku?.Ah aku tau,aku ini cantik iya kan?jujur saja kau terpana kan?”.Pria itu dengan pdnya berkata,”hy…jangan pd lagi pula siapa yang memandangimu?kau yang pasti salting jika aku memandangimu,”.”lalu???”.”Aku hanya memandang seorang gadis yang aneh yang selau bicara sendiri dengan hujan seolah kau ini temanya dan dia bisa bicara.Dan kau tadi bilang apa?Ah cantiknya atau apalah,terserah.Dasar gadis aneh”.”kau cukup untuk memanggilku gadis aneh”.Pria itu berkata,”Ooww,jadi kau menyadari kalau kau itu gadis aneh padahal aku tidak bilang itu kau”.”Maumu sebenarnya apa sich nggak kenal ngajakin rebut”(tantangku denganya walau ada sedikit rasa malu menyelimutiku).Pria itu mendekatkan dirinya denganku dekat,,,,semakin dekat.Lalu ia sedikit menurunkan kepalanya agar sejajar dengan kepalaku.”Tidak buruk,kenapa tiba-tiba mukamu memerah?jangan jangan kau suka padaku ya?.Akupu hanya membisu tanpa bekata.”Wah benar dugaan ku kau benar-benar suka denganku.”Menurutku orang ini aneh baru kenal saja sudah membuat jantungku berdegup kencang.”Heeey jangan pd walau kau tampan jangan harap aku suka dgnmu.”Aku pergi berlawanan arah denganya tanpa mengetahui reaksi apa yang ia tunjukkan.

~Luhan pov~

Aku menatap kepergianya dengan berkata,”Kau itu sungguh cantik abaikan saja perkataan ku tadi.Aku jamin kau pasti akan suka padaku walau itu cepat atau lambat.Mungkin aku ini sudah gila berkata seperti itu,”.Akupun pergi berlawanan arah dengan kepergian gadis itu.

Hari-haripu berjalan seperti biasanya tapi tidak dengan Reina.Ia selalu mengingat kejadian beberapa hari yang lalu.

~Reina pov~

“Kenapa hatiku ini selau saja berdegup kencang setiap hari dan memimpikan bertemu dengan pria itu?”.Harus kuakui kalau aku sudah terkena  pesona tampanya itu.Tapi masalahnya sekarang kau itu ada dimana?padahal kita satu kampus tapi kok nggak pernah bertemu.”Aku sungguh ingin bertemu denganmu dan menyatakan perasaanku yang aneh ini”.Akupun melanjutkan berjalan menuju kelasku tapi tanpa kusadari aku ditabrak oleh seseorang.Untung saja aku tidak jatuh dan mencium lantai kampus karena berkat seseorang yang melingkarkan tangannya di pinggangku.Saat aku berbalik dan melihat siapa orang itu,aku sungguh terkejut karena dia adalah orang yang sama yang tentang kejadian waktu itu.”Oh…..liat siapa ini??? Apa kau baik baik saja?”.Aku membisu tubuhku tak bisa digerakkan seperti ada sesuatu yang menghalanginya.Ah,sepertinya kau baik-baik saja tapi….”.Dalam hatiku tapi apa???.Kemudian dia menurunkan kepelanya agar sejajar denganku.Wah rasanya jantungku mau copot melihat perlakuanya.Aku rasa mukaku sekerang memerah.

~Luhan pov~

Aku menyejajarkan kepalaku agar sama dengannya,sambil aku menahan tawa karena mukanya memerah.Akupun membisikkan sesuatu ditelinganya.Tapi…..kenapa mukamu memerah huh?”.Sontak gadis itu kaget lalu bekata,Huh???Maksudmu???”.Mukamu memerah saat aku mendekatkan kepalaku didepan mukamu,Mungkinkah kau…….”.Kau apa??”.Kau……..Suka padaku ya??,Hahah benar kau itu suka padaku kan ??.Hey,jangan pede dong.Sebenarnya aku mau makasih tapi kamu keburu ngeselin jadinya nggak usah,bye!!.Saat gadis itu mau berbalik aku memegang tanganya.Tunggu…!!”.Kenapa??.”EHM….boleh aku bertanya sesuatu yang penting padamu”.Sesuatu..?Penting?….ehhmmm silahkan.”Wah aku benar benar berani bertanya sesuatu padanya Luhan kau jangan gugup.Ehm namamu siapa??.Huh nama kirain sesuatu penting apa?Nama toh,Kim Reina,panggil aja rein.”Iya dong bagiku orang yang telah mencuri hatiku aku harus tau namanya.Oh ya namaku XI Luhan,panggil aja Luhan.”Siapa yang nanya sich??.Kirain nanti Tanya gitu.Ya udah aku pergi bye…Aku meninggalkanya karena aku sangat gugup melihat wajahnya yang begitu cantik ingin sekali aku meremas pipi dan menciumnya.

 

Tanpa disadari muncul suatu rasa yang aneh menyelimuti kedua manusia yang tanpa disadari mereka sama-sama jatuh cinta.

~Luhan pov~

“Ahh..kenapa akhir-akhir ini aku terus memikirkan Reina,mengapa dia selau hadir disetiap mimpi tidurku??Ah…gadis cantik semua ini karena mu kamu terlalu cantik untuk dilupakan.Mungkin aku benar-benar gila karenanya,sungguh aku harus menyatakan perasaanku padanya.Bodoh amat,setuju nggak setuju,suka nggak suka,malu tapi kalo malu-maluin gimana dong.Hey aku itu Luhan mudah bagiku untuk meneklukkan gadis itu tapi…..ah nggak ada tapi-tapian usaha aja dulu masala diterima atau nggak nanti.Ah kekampus dulu dah.”

~Reina pov~

“Ahh ternyata namamu luhan.Pangeran tampanku..Huh KU??? Belum kali rein jangan harap dia suka sama kamu,tapi aku sungguh menyukainya.Demi Korea-China,hujan salju,aku akan mengatakan padanya bodo ama harga diriku ini mungkin udah mati dia rebut.Oke sekarang dandan cantik dank e kampus capcuss.

Dikampus,bel berbunyi mengakhiri pelajaran.Luhan keluar dari kelas dengan lesu begitupun Reina.Pagi ini mereka tidak bertemu mungkin ini alasanyya mereka ngggak bersemangat.

~Luhan pov~

“Kenapa hari ini aku nggak semangat ya?? Jangan sampai nanti saat mau menyatakan aku malah gugup.Rein kamu dimana sich aku merindukanmu”.Tanpa kusadari hujan turun dengan derasnya.Hujan lagi apa nggak bosen”.

~Reina pov~

“Oh! Hujan lagi,kenapa aku nggak seneng ya?/Mungkin kebahagiaanku terganti oleh lelaki gantengku.Oh kamu dimana,sekarang hujan dan aku takut kamu udah pulang meninggalkanku disini.Padahal aku berharap hari ini kau menyatakan perasaanmu dan menciumku wa;au itu mustahil,sangatlah mustahil”.Kupaksa kakiku melangkah dikoridor kampus sampai aku melihat seorang lelaki tengah menunggu hujan dan bagiku dia bukanlah orang asing.

Luhan menunggu hujan berhenti diteras kampus dan tanpa di sadari datanglah Reina gadis pujaannya.Reinapun mendekati luhan dan berdiri di sebelahnya.

Reina,”Hai”.

Luhan,(terkejut)”oh!! Kau membuatku terkejut.Kenapa kau tiba-tiba ada disampingku seperti hantu??”

Reina,”Hantu..hantu cantik”.

Luhan,”benar kau itu cantik kok.Sejujurnya aku mau membahas soal insiden beberapa hari lalu.Mian waktu itu aku bercanda kok,abaikan pekataanku dan aku mau jujur mengenai satu hal.”

Reina,”Apa??…tapi sebelum kau mau mengatakanya biarkan aku yang mau jujur kepadamu.Sebenarnya waktu pertama kali aku bertemu dengan mu aku sungguh membencinya tapi lamakelamaan tak tau apa yang terjadi perasaan aneh bersaraang dihatiku.

Luhan(Apa maksudnya?? Mingkinkah dia mau melakukan sebuah per…per…pernyataan cinta??)

Reina,”Waktu kau menolongku saat aku hamper saja jatuh dan berkata kalau aku ini cantik sungguh aku menyukainya,walau aku sempat berfikir kalau kau itu bercanda.Dan saat aku mengetahui namau aku kesenengan bukan main,aku mungkin udah jadi gila setiap hari memikirkanmu dan beberapa menit yang lalu aku membuat sebuah harapan.Tapi sebelum mengatakanya aku mau jujur kalau selama ini aku…aku,,,Mencintaimu Luhan.Mungkin aku ini gadis yang nggak punya harga diri,tapi memang benar harga diriku sudah hilang tak pedulu apa reaksimu aku ingin mengeluarkan beban yang nenyesakkan hatiDan aku sudah memperhitungkannya kau tidak mencintaiku.Ah bodoh kau Reina(sambil memukul kepalanya sendiri)Ah jadi malu kan kenapa endingnya selalu aja begini.Em lluhan aku pulang dulu ya bye…

(luhan yang sedari tadi bengong tiba-tiba tersadar dan mengejar Reina yang belu jauh dimatanya.Tak peduli dengan derasny hujan aku terus mengejarnya sampai dia berhenti karena aku emengang tanganya)

Reina,”Why,bukanya tadi sudah jelas.Jangan kau hentikanku kalau kau hanya mau menertawaiku”.

Luhan,”Memang aku mau menertawaimu”

Reina,”Ah sudahlah kalau begitu lepaskan aku”

Luhan,”tidak akan,karena aku mau mengetahui satu hal”.

Reina,”Apa?”.

Luhan,”tentang harapanmu tadi lho,jangan pikun”.

Reina,”kau kira aki ini setua apa sich,tidak akan ku beritau”

Luhan,”ok,tapi setidaknya beri aku kesempatan  untuk bilang kalau aku,,,,,Juga Mencintaimu sangat sangat mencintaimu.Tanpa kau sadari aku sangatlah senang kau mengungkapkannya dahulu,aku kira cintaku bertepu sebelah tangan.

(Luhanpun memeluk Reina yang kaget dengan apa yang dikatakan Luhan)

Luhan.”ternyata cintaku tak bertepu sebelah tangan,apa tadinya kau berfikir kalau aku tak mencintaimu?

Reina,Hm”

Luhan,”tapi aku masih penasaran dengan apa yang tadi kau harapkan”

Reina,”kau pasti akan kaget.Kalau aku berharap luhan mau menciumku”.

Luhan,”Wah kau punya fikiran darimana sich(sambil melepas pelukanya dan menempelkan kedua tanganya dipipi reina.)Lihat saja doamu akan ku kabulkan

(Luhan mencium bibir reina melumatnya dengan lembut tanpa ingin menyakitinya.Tak lama dia melepas tautanya)

Luhan,”Kok terasa asin sich apa tadi kau menggunakan lips garam huh,sini biar aku rsakan lagi”.

(luhan kembali mencium reina dengan penuh perasaanya)

Luhan,”Kok masih asin,sini biar aku rasakan”

Reina,”Ya luhan kau fikir aku bodoh sudah jangan menciumku’.

Luhan,”Ngambeknih yey,tapi kau tampah seksi hahaha.Taukah kau ada 3hal yang membuat kita dipertemukan?”

Reina,”Apa

Luhan,”Love,Rain and Summer.Jika kau bertanya mengapa summer maka seharusnya dimusim panas itu semua orang senang karena cuaca hangatnya yang  membuat orang bisa jatuh cinta.Tapi jika kau bertanya apa hubungannya Panas dengan hujan adalah karena dengan panaslah hujan akan turun dan dengan rinainya membasahi hati kita berdua untuk merasakan apa itu cinta.Bagiku semua musim disini adalah Musim Cintaku bersamamu walau berbeda,hati kita tetap sama dan saling melengkapi.”

Reina,”so sweet”.

Luhan,”Diguyur hujan itu dingin apa kamu mau sakit.Ayo pulang”

Reina,”Nggak mau,walau aku sakit kamu akan selau jadi obat disetiap penyakitku dan mungkin dengan begini aku bisa merasakan kasih sayangmu.”

Luhan,”Jangan ngeGombal ayo pulang sebentar lagi sore(sambil  menggenggam tanganya dan berjalan disisinya)

“Menikmati silih bergantinya musim tanpa mengetahui kejutan apa yang akan terjadi.Bagiku kamu adalah musimku dan setiap hari berbeda.Pperasaan itu tumbuh semakin besar dan menurutku kamu ada disisiku merupakan kejutan yang tak ternilai.”

(Mereka pulang dibawah guyuran hujan yang mulai mereda dengan menampakan sebuah cahaya pelangi di langit Korea sungguh indah).

 

FIN

 

 

 

 

 

 

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s