[Luhan Birthday Project] La Douleur Exquise – by Selviakim

la-douleur-exquise

La Douleur Exquise

selviakim storyline

Xi Luhan – Ahn Saehee

(with Byun Baekhyun)

friendship, hurt, school-life

General

Poster:  Jungleelovely – Poster Channel ( Thank you for an amazing poster again, kak ❤ )

“I know I can never have you.”

I own the plot and OC. Don’t be plagiator!

***

“Luhan-ah! Aku dengar dari adik kelas yang sedang bergosip di depan gerbang tadi, kau akan kembali ke China. Apakah hal itu benar? Berarti kita tidak akan merayakan kelulusan bersama-sama. Tapi untuk apa kau ke sana? Ah, siapa temanku nanti di sini?”

Ucap seorang cewek yang awalnya tadi berteriak memanggil namaku dengan berlari menghampiriku yang sedang bermain game. Dan langsung berbicara tanpa jeda setelah tiba di hadapanku. Tanpa memperdulikan aku yang sudah agak bosan memperhatikannya seperti itu.

“Ahn Saehee. Tak bisakah kau pelan-pelan berbicara?” kataku setelah dia mulai berhenti bicara panjang lebar di hadapanku. “Ah, maaf Xi Luhan!Hehehe…. jawablah sederet pertanyaan-pertanyaan dariku” jawabnya yang awalnya tersenyum lalu berubah menjadi cemberut. Aku pun hanya menghembuskan nafas ku dengan kesal.

“Aku memang akan kembali ke China. Dan akan melanjutkan sekolah di sana. Tapi, satu tahun kemudian saat aku kelas 3, aku akan kembali ke negara ini, dan lulus di sekolah ini. Aku pergi ke China, karena ada urusan dengan kedua orang tua ku. Selama 1 tahun, semoga kau tidak mempunyai teman yang sangat baik sepertiku” jelaskudengan panjang di hadapannya beserta gelak tawaku setelah mengucapkan kalimat terakhir. Melihat matanya yang sipit itu tiba-tiba membulat, aku langsung berlari meninggalkannya sambil menoleh ke belakang melihat ke arahnya. Dan tentu saja, masih menertawainya.

“Yak, Xi Luhan! Kenapa kau suka melihatku menderita?! Yak! Kau mau mati?!” Teriak Saehee sambil berlari mengejarku dengan memasang wajah marahnya.

***

“Ku dengar kau akan pergi ke China selama satu tahun, dan setelah itu akan kembali lagi ke sini. Apakah itu benar?” Ucap seorang laki-laki yang baru saja duduk di tempat duduknya, yang tepatnya di samping tempat duduk ku. Dan menggangguku yang sedang membaca novel ku.

“Iya itu benar. Sepertinya gosip itu memang sangat cepat menyebar” ucapku kepadanya tanpa mengalihkan mataku dari novel yang tengah ku baca.

“Sebelum kau pergi….. bisakah kau membantuku?” Tanyanya sambil tetap menatap ke arahku. Sedangkan aku, masih membaca novel ku. “Membantu apa, Byun Baekhyun? Sampai kau harus memikirkan dulu untuk meminta bantuanku?” Kataku yang masih saja membaca novel ku.

“Karena kau dekat dengan Saehee, aku ingin mengatakan perasaanku padanya. Bisakah kau membantuku?” Tanya Baekhyun yang langsung saja membuatku berhenti membaca buku dan menatapnya secara perlahan. Dia menunjukan raut gelisah. Sepertinya, Baekhyun sudah lama menyembunyikan perasaannya untuk Saehee. Aku hanya tersenyum sedikit.

“Kau hanya perlu mengatakannya secara langsung pada Saehee, Baekhyun. Kau harus memperlakukannya secara baik. Dan kau juga harus menjadi dirimu sendiri. Kau harus ingat hal itu” Jawabku sambil memegang pundaknya dan tersenyum. Sedangkan Baekhyun, hanya mengangguk-anggukan kepalanya. “Terimakasih Luhan, atas bantuannya” Jawab baekhyun yang langsung memeluk Luhan. Luhan yang terkejut karena ‘penyakit’ Baekhyun yang seperti ‘Happy Virus’ ini tiba-tiba langsung muncul yang padahal dari tadi Baekhyun menunjukkan wajah yang gelisah, dan kini wajahnya langsung menjadi cerah.

Aku pun langsung melepaskan pelukannya. “Sama-sama, Byun Baekhyun. Tapi kau tidak perlu memelukku” ucapku sedikit kesal. Sedangkan Baekhyun, hanya tertawa tidak jelas. “Aku keluar kelas ya” Ucapku yang langsung berdiri dari kursiku dab langsung berjalan tanpa memperdulikan teriakan Baekhyun yang bertanya aku akan pergi kemana.

***

Angin yang menemaniku di atas atap sekolah ini. Menemani kesepianku. Dan menemani perasaan terdalamku. Aku pun mengambil ponselku di saku. Dan melihat wallpaper ku yang bergambar fotoku dan Saehee saat di sungai Han. Saat itu Saehee sedang marah karena aku secara tak sengaja, membuang sepatu nya yang baru saja dia beli. Aku mengira itu adalah sepatu orang. Jadinya aku buang, kali aja seseorang dengan sengaja meletakkan sepatunya di depan pagar rumah. Aku pun meletakkan ponselku di samping kananku. Dan melihat ke langit biru.

Aku hanya tersenyum kesedihan.

“Byun Baekhyun, dia juga menyukaimu.”

Ucapku yang masih saja tersenyum sambil menahan air mataku yang akan keluar.

“Saehee, aku menyukaimu. Tapi aku tidak bisa mengatakannya. Aku tidak ingin kau sakit hati. Aku tidak akan pernah bisa memilikimu. Aku kembali ke China, karena ayahku sedang sakit. Dan dia menjodohkan aku dengan putri dari temannya. Dan itu juga membantu memperkembangkan perusahaan. Aku akan menikah ketika aku sudah berkuliah selama satu tahun, Ahn Saehee. Aku sangat mencintaimu dan menyayangimu, Ahn Saehee. Byun Baekhyun, kau sangatlah beruntung.”

-fin.

Sorry for typo(s).

Lebih baik meninggalkan komentar setelah membaca^^

 

4 tanggapan untuk “[Luhan Birthday Project] La Douleur Exquise – by Selviakim”

  1. Ya ampun kasian sama luhan nggak bisa memiliki Saehee.Harus memilih dan merelakan orang yg dicintai itu sulit tapi mungkin inu salah satu jalan yg terbaik menurut luhan.

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s