[EXOFFI FREELANCE] With You (Oneshot)

images(80)

~ With You ~

Tittle :

With You

Main Cast.   :

Oh Sehun (EXO)

Choi Minri (OC)

Other  Cast. :

Park Chanyeol (EXO)

Lee Haera (OC)

Kim Hyejin (OC)

Byun Baekhyun (EXO)

Kim Jongin (EXO)

Kim JunMyeon (EXO)

Author         :

Y

Length:

oneshoot

Genre:

Romance (?), School life, comedy (diragukan)

Rating :

T

Disclaimer:

FF ini murni pemikiran author, jika ada kemiripan dengan ff lain itu tidak kesengajaan dan bukan bermaksud plagiator

Author Note:

Ini ff pertama author jadi maklum klo gaje dan memuakkan atau ceritanya biasa/pasaran atau apalah, dan juga klo gak nyambung ama judul maapin ya,.. Awas typo bertebaran di mana-mana..Semua cast disini milik Tuhan YME, agensinya dan orang tuanya, kecuali Sehun milik author #plakk..  Jangan lupa RCL ya.. Udahlah ga usah banyak ini itu langsung aja..

Warning!! : siapkan keresek baca ff ini

 

Happy Reading..

.

.

.

.

 

Minri POV

 

Aishh mengapa aku harus terlambat?! Ini hari pertamaku sekolah dan juga aku harus berdiri di depan teman-temanku yang baru dan para seniorku sekarang..hufftt ini sangat memalukan!

Oh ya..

Aku Choi Minri, Hari ini hari pertamaku di sekolah, aku menginjak kelas I SMU. Aku sedang menjalani Masa Orientasi Siswa atau lebih sering disebut MOS. Hari ini aku terlambat ke sekolah gara-gara aku bertengkar dulu dengan seorang namja menyebalkan entah siapa itu.

FLASHBACK..

“Yaa! Keluar kau..!” Teriaku pada seorang namja yang berada di dalam mobil dengan tenangnya. Dia hampir saja menabrakku dengan mobilnya itu saat aku menyebrang jalan. Dia keluar dari mobil dengan santainya tanpa sedikitpun rasa bersalah. “Ada apa? Minggir! Kau menghalangi jalanku.”Ucapnya dengan sombong. Mendengar itu darahku semakin naik ingin sekali aku menghabisinya saat ini juga. “Yaa!! Kau! Bukannya minta maaf! Kau hampir menabrakku tadi!” Teriakku kesal padanya. “Minta maaf? Untuk apa? Kau yang menghalangi jalanku! Kau yang tidak melihat ketika jalan”ucapnya datar. “Aishh..!! Kau pikir jalan ini milik ayahmu! seenaknya saja kau bilang aku menghalangi jalanmu! Kau yang tidak mengendarai dengan benar! Aku hampir saja tertabrak tadi.” Kali ini aku benar-benar kesal. “Tapi kau tidak tertabrak kan? Kau juga tidak luka sedikit pun. Sudahlah jangan terlalu banyak bicara.” Ucapnya sambil masuk ke dalam mobil.

“Kalau tidak mau kutabrak, minggir! Aku sedang buru-buru!” Ucapnya lewat jendela mobil. “Yaa!!” Teriakku padanya, tetapi dia tak menghiraukannya dia malah pergi dengan cepat. Sepanjang perjalanan aku menggerutu tidak karuan. Tak sadar aku terlambat 15 menit di sekolah dan ahirnya aku disuruh untuk berdiri didepan teman-teman baruku dan para seniorku.

FLASHBACK OFF

 

Hufftt.. Demi apapun aku sangat malu! Hanya aku yang terlambat di sini. Para senior menatapku dan aku pun hanya bisa menunduk. “Kenapa kau bisa terlambat?” Tanya salah satu senior padaku. “Jeseonghamnida sunbae.. Tadi aku eumm anu..” Jawabku gelagapan tak mungkin aku menceritakan aku terlambat gara-gara namja menyebalkan tadi. “Ck.. Banyak alasan” Sahut senior namja yang satunya. Tt..tunggu, kurasa aku pernah mendengar suara itu, dan benar saja ketika aku mendongkakan kepala kulihat yang tadi berbicara adalah namja menyebalkan tadi pagi dan dia, dia seniorku. “Yasudahlah, kau boleh duduk di tempat dudukmu.” Tutur salah satu senior yeoja yang cantik dan lembut menurutku. “Gamsahamnida sunbae-nim” ucapku sambil membungkukkan badan dan menuju tempat duduk yang tersisa dibelakang.

 

Author POV

 

Minri pun duduk di tempat yang tersisa di belakang. Para senior pun memperkenalkan dirinya masing-masing. “Aku Kim Junmyun atau kalian bisa panggil aku Suho” ucap senior yang pertama. “Dan sunbae ini bernama Lee Haera” suho memperkenalkan  senior kedua, ‘ohh, jadi sunbae cantik itu Lee Haera..’gumam Minri. “Dan ini, sunbae imut ini bernama Byun Baekhyun..” Ucap suho memperkenlkan Baekhyun. “Annyeong..” Baekhyun menyapa seluruh siswa baru di kelas. “Dan terakhir, sunbae ini bernama Oh Sehun, dia putra pemilik sekolah ini.” Semua murid yeoja di kelas itu terkagum-kagum melihat sehun tetapi tidak dengan Minri, Minri menatap sehun sinis. ‘Ck.. Pantas saja sombong sekali.. Dasar orang kaya’ batin Minri.

Skip > bel istirahat

‘Gayoug-ah.. neo eodiga?..’ Batin Minri dalam hati sambil mencari temannya yang tidak sekelas dengannya. Minri melihat ke sekeliling, Minri merasa risih karena semua orang membicarakan tentang perusahaan ayahnya,saham nya dan lain-lain. Minri memang masuk ke sekolah ini karena mendapat beasiswa, keluarga Minri memang terbilang sederhana. Awalnya Minri tidak mau masuk ke sekolah ini karena ia pasti sulit beradaptasi dengan lingkungan orang-orang kaya, tapi apa boleh buat Minri ahirnya masuk ke Sekolah ini karena dibujuk oleh ibunya.  “Minri-ya…” Seru seorang yeoja dari kejauhan, dan ternyata itu Hyejin teman Minri. Melihat Hyejin, Minri merasa senang karena akhirnya ia tidak sendiri lagi, Minri menghampiri Hyejin. “Hyejin-ah.. Kau darimana? Aku mencarimu dari tadi..” Ucap Minri agak kesal, Hyejin hanya terkekeh melihat Minri yang sedang kesal. “Mianhae Minri-ya.. Aku tadi ke toilet sebentar. Tadi, siapa seniormu di kelasmu?” Tanya Gaayoung. “Eoh?.. Tadi di kelasku seniornya ada. Eum.. Suho sunbae, Lee Haera sunbae, Baekhyun sunbae, dan.. Sehun sunbae -_-” ekspresi Minri menjadi berubah ketika menyebut nama terakhir. “Ya! Kau kenapa?” Ucap Hyejin melihat wajah Minri yang terlihat kesal. “An..aniya.. Hanya saja aku tidak suka dengan namja menyebalkan itu..” Terang Minri. “Maksudmu.. Sehun sunbae? Wae? Apa kau mengenalnya?” Tanya Hyejin penasaran. “Tidak.. Hanya saja.. Sudahlah aku tidak mau membahas itu.” Minri.

Setelah istirahat, semua murid masuk ke kelas, termsuk Minri. Di kelas, Minri hanya diam, bahkan saat senior memanggilnya untuk memperkenalkan diri. “Choi Minri” panggil Suho, Minri tak bergeming ia sedang melamun saat ini. “Choi Minri” kali ini suara Suho sedikit lebih keras dari sebelumnya hingga Minri tersadar bahwa namanya di panggil. “Ahh.. Ye? Jeseonghamnida sunbae-nim..” Ucapnya membungkukkan badan dan maju ke depan. “Minri-ya.. Neo gwaencanha?” Tanya Lee Haera dengan lembut. “Ahh ne sunbae, gwaencanha, tadi aku hanya melamun saja jadi tidak terdengar.” Ujar Minri. “Annyeonghaseyo.. Aku Choi Minri kalian bisa menyebutku Minri, aku berasal dari Daejeon, senang bertemu kalian.” Ketika Minri masih di depan kelas, tiba-tiba salah satu senior dari kelas lain masuk. “Eoh..! Kau Choi Minri kan?Kau disini? ” Tanya senior namja itu.

 

Minri POV

 

“Eoh..! Kau Choi Minri kan? Kau disini?” Tanya seorang senior namja dan senior itu adalah Park Chanyeol, namja tinggi, baik, pintar, ramah dan dia adalah senior di SMP ku dulu dan juga, dia adalah cinta pertamaku. Tapi kenapa dia bisa mengenalku? “Kau Choi Minri ‘kan?” Tanya nya lagi. “Ah.. Ne” jawabku sambil menganggukan kepala. “Hyung, apa kau mengenalnya?” Tanya si namja menyebalkan. “Ah.. Ya, dia sesekolah denganku dulu, aku tahu karena dia juara olimpiade sains disekolahnya dulu.”Chanyeol. “Wah.. Kau hebat ya..” Puji Haera sunbae padaku. Aku hanya tersenyum karena malu dan juga aku malu karena ada Chanyeol sunbae di sini. “Ck.. Berlebihan, hanya juara sains saja sudah di puji-puji begitu.” Cibir si namja menyebalkan itu, aku hanya menatapnya sinis. “Ya! Oh Sehun! Memangnya kau bisa apa melakukannya, nilai mata pelajaranmu saja hampir dibawah rata-rata.” Ucap Baekhyun sunbae, mendengar itu aku langsung menahan tawa muka si namja menyebalkan itu langsung memerah mungkin karena malu. “Ah.. Itu aku hanya malas belajar saja.” Ucapnya menutupi rasa malunya. “Sudah-sudah.. Ini tidak akan selesai, Minri kau boleh kembali ke tempat dudukmu.” Ucap Suho sunbae.

 

Sehun POV

 

Sial.. Baekki hyung membuatku malu tadi, hufft menyebalkan sekali. Dan juga si yeoja pembawa sial itu seperti menertawakanku. Mau ditaruh dimana mukaku sekarang! Dasar yeoja menyebalkan, hari ini aku benar-benar sial dan itu semua karenanya. Awas kau! Belum tahu siapa aku. Jangan macam-macam dengan Oh Sehun atau kau akan rasakan akibatnya.

 

Skip> pulang sekolah

Minri POV

Hufft.. Dimana Hyejin ya? Aku tidak ada teman pulang. Drrtt..Drrtt.. Ponselku berbunyi ternyata pesan dari Hyejin

 

From : Hyejin

Minri-ah.. mianhae, jeongmal mianhae.. Aku tadi pulang lebih dulu  karena Appa ku menjemputku dia bilang ada urusan mendadak, mianhae Minri-ah.. 😦

.

To : Hyejin

Gwaencanha Hyejin-ah, aku bisa pulang sendiri.. Ghopjeongmal..

 

Hufftt.. Aku harus pulang sendiri. Tapi tak apalah. Ketika perjalanan pulang aku singgah di minimarket tak sengaja aku bertemu dengan Chanyeol sunbae kami berbincang sebentar, saat aku dan Chanyeol sunbae hendak pulang, tiba-tiba hujan deras. “Minri-ya, apa rumah mu masih jauh?” Tanya Chanyeol sunbae padaku. “Euh.. Ne sunbae-nim, rumahku agak jauh dari sini, tapi tak apa aku akan menunggu hujannya reda.” ucapku sesopan mungkin. “Ahh.. Tidak perlu seformal itu padaku, dan juga ketika di luar sekolah kau tidak perlu memanggilku sunbae” ucap Chanyeol sunbae maksudku Chanyeol oppa , aku pun hanya mengangguk. “Apa kau mau ikut ke rumahku dulu, rumahku tidak jauh dari sini dan juga di sana banyak teman-temanku.” Tawar Chanyeol oppa padaku. Eottokhae? Apa aku harus ikut? Sebenarnya aku ingin, tapi aku malu. “Gwaencanha sunbae, maksudku oppa, aku menunggu hujannya reda saja.” Tolakku. Sebenarnya aku bukan ingin menolaknya, aku hanya malu saja. “Tapi ini akan sangat lama, kau ikut aku saja, di rumahku banyak teman-temanku,eomma dan nuna ku.”Tawar Chanyeol oppa padaku. Aku pun mengangguk menerima tawaran Chanyeol oppa. Aku pun pergi ke rumah Chanyeol oppa dengan berlari-lari karena jaraknya dekat dari minimarket. Ketika aku sampai, bajuku dan Chanyeol oppa basah kuyup. Aku pun masuk ke dalam rumahnya Chanyeol oppa, kulihat memang banyak teman-temannya Chanyeol oppa, dan mereka senior-seniorku, dan juga si namja menyebalkan ada disini, huhh rasanya aku ingin segera pulang, tapi pakaianku masih basah dan diluar hujannya sangat deras.

“Hyung,.. Kau dari mana? Kenapa basah kuyup begitu? Dan juga.. Siapa gadis itu..? ” Tanya seniorku yang berkulit gelap dibandingkan dengan teman-temannya #plakk. “Ini hubae kita,Minri. aku mengajaknya karna rumahnya masih jauh dari sini.” Ucap Chanyeol oppa padanya. “Namaku Kim Jong-in, kau bisa panggil aku Kai.” Ucap sunbae itu mengenalkan dirinya. “Choi Minri imnida..” Balasku sambil membungkukan badan. “Minri-ya.. Kau ganti baju dulu di sana pakai saja baju milik nuna-ku.” Chanyeol oppa tersenyum padaku, senyuman itu.. Demi apapun saat ini aku seperti meleleh.. Sikapnya yang baik,sopan,wajahnya yang tampan,suaranya yang berat.. Aku sangat menyukainya. “Yaa! Apa kau tidak dengar tadi apa yang Chanyeol hyung katakan? Cepat ganti baju sana nanti lantainya bisa basah kau berdiri lama-lama di situ.” Namja menyebalkan itu menggangguku saja. Aku pun berlalu tanpa menghiraukannya.

 

Sehun POV

 

Aishh sedang apa yeoja itu disini? Untuk apa Chanyeol Hyung membawanya ke sini?! Kalau saja aku menjadi Chanyeol hyung,sudah kutinggal saja yeoja itu ditengah hujan deras begini, pasti sangat menyenangkan*senyum evil*. Dan juga kenapa yeoja itu terus saja menatap Chanyeol hyung seperti itu? “Yaa! Apa kau tidak dengar tadi apa yang Chanyeol hyung katakan? Cepat ganti baju sana nanti lantainya bisa basah kau berdiri lama-lama di situ.” Teriakku padanya, mendengarku dia langsung pergi sepertinya saat ini yeoja itu sedang kesal, menyenangkan sepertinya jika aku mengganggunya.

 

Author POV

 

Setelah selesai mandi, Minri  keluar dan menghampiri Chanyeol dan teman-temannya. Ketika Minri datang Sehun langsung tertawa terbahak-bahak melihat Minri memakai baju yang terlalu longgar bahkan sangat longgar, semua yang sedang berkumpul di situ pun hanya tersenyum melihat Minri, Minri hanya menunduk karena malu. Sehun terus saja menertawakan Minri, Minri pun langsung menatap sinis Sehun. “Wae? Kenapa kau menatapku seperti itu? Kau tahu? Kau seperti orang-orangan sawah memakai baju itu.. Hhahaha..” Ucap Sehun sambil terus tertawa, Minri benar-benar kesal saat ini. “Yaaa!!!” Teriak Minri pada Sehun, semua yang ada di situ langsung terdiam mendengar teriakan Minri. “Minri-ya.. Kau tidak perlu mendengarkan Sehun.. Dia memang menyebalkan, Ya! Oh Sehun! Kau tidak boleh seperti itu..!” Ucap Chanyeol mereraikan keadaan. Sehun hanya memasang muka -_- “Sepertinya ini sudah sore, dan hujannya mulai reda. Aku Pamit pulang oppa..dan juga terima kasih untuk pakaiannya besok akan kukembalikan” Ucap Minri berpamitan. “Apa mau kuantar? Ruamahmu masih jauh, nanti kau bisa sampai malam.” Tawar Chanyeol pada Minri. “Gwaencanha oppa.. Tidak usah merepotkan, aku bisa pulang sendiri..gamsahamnida oppa” tolak Minri pada Chanyeol merasa tidak enak. “Tapi..” “Sudahlah hyung! Dia bilang dia bisa pulang sendiri..” Sehun memotong pembicaraan. “Minri-sshi.. Biar kuantar sampai halte eotthe? Agar tidak terlalu jauh” tawar Kai pada Minri. “Eumm..apa tidak merepotkan sunbae-nim?” Tanya Minri ragu. “Tidak.. Kalau begitu kajja, kuantar kau ke halte.” Ajak Kai. Kai pun mengantar Minri sampai di halte. “Gamsahamnida sunbae-nim.. Maaf merepotkan..” Ucap Minri sambil membungkukkan badan Kai pun hanya tersenyum dan mengangguk lalu pergi.

~ At Chanyeol house~

“Huhh.. Syukurlah yeoja itu sudah pergi..” Gumam Sehun, semua yang mendengar Sehun langsung mendelik padanya. “Wae hyung? Kenapa kalian menatappku seperti itu?” Tanya Sehun heran. “Kau! Kau tidak boleh seperti itu padanya.. Dasar bocah..” Ucap Baekhyun pada Sehun, Sehun hanya memasang muka datar mendengar ucapan Baekhyun.

….Keesokan harinya….

At School..

Saat istirahat, Minri meminta Hyejin untuk mengantarnya pergi ke kelasnya Park Chanyeol untuk mengantarkan pakaian yang ia pinjam kemarin. Saat Minri dan Hyejin di depan pintu, mereka melihat Chanyeol sedang bermain gitar dan Baekhyun sedang bernyanyi bersama Chanyeol dikelas, seketika Minri dan Hyejin terdiam mematung melihat Chanyeol dan Baekhyun. “Omona!! Suara Baekhyun sunbae merdu sekali..” Bisik Hyejin pada Minri. “Hmm.. Chanyeol sunbae sangat tampan ketika bermain gitar…”gumam Minri, tanpa mereka sadari ternyata Sehun berada disitu memperhatikan Minri dan Hyejin yang sedang mematung melihat Chanyeol dan Baekhyun. “Ck.. Sedang apa yeoja itu berdiri disitu?!!”batin Sehun. “Eoh.. Minri-ya..kau disini? Kau mencari siapa disini?” Chanyeol yang sedang bermain gitar langsung menghampiri Minri. “Ah..ya, sunbae, ini baju yang kau pinjamkan kemarin.. Terima kasih banyak.. Neomu gamsayo..” Ucap Minri seraya membungkukkan badan, Chanyeol hanya tersenyum pada Minri. “Kurasa dia menyukai Chanyeol.. Lihat saja, dia terus saja tersenyum pada Chanyeol..” bisik Baekhyun pada sehun didalam kelas, Sehun tidak menggubris ucapan Baekhyun dia langsung beranjak keluar kelas dan saat di depan kelas..

Byurr.. #anggap air tumpah.

Salah satu junior perempuan tak sengaja menabrak Sehun dan alhasil seragam Sehun basah karena air yang dibawa gadis tersebut tumpah diseragam Sehun. “Ya! Apa kau tidak melihat ketika berjalan!” Teriak Sehun pada gadis itu, semua yang melihat itu langsung mengerumuni mereka, “Jeseonghamnida sunbae-nim, aku tidak sengaja menumpahkannya.. Jeseonghamnida..” gadis itu beberapa kali membungkukkan badan meminta maaf, “Maaf? Kau bilang maaf? Apa kau tidak lihat seragamku jadi basah karenamu..” suara Sehun lebih meninggi dari sebelumnya, gadis itu hanya bisa menunduk menahan tangis, “Ma.. Maafkan aku sunbae-nim,.. Aku benar-benar tidak sengaja..” ucap gadis itu sambil terisak. “Ck.. alasan..” Ucap Sehun sinis, Minri yang melihat itu merasa kasihan pada gadis itu dan muak dengan sikap sehun, perlahan Minri melangkah mendekati mereka, “ya! Kau mau apa? Jangan buat masalah..” Hyejin yang sudah tahu gelagat Minri langsung menghentikan Minri tetapi Minri tidak menghiraukannya Hyejin hanya bisa pasrah melihat kelakuan Minri ‘hmm.. Entah apa yang akan dilakukan anak itu..’batin Hyejin. “Ya! Apa kau tidak mendengarnya? Dia bilang dia tak sengaja.. Lagipula, seragammu hanya basah sedikit saja, ck.. Dasar..!” Ucap Minri pada Sehun yang membuat semua siswa yang ada disitu terkejut, bagaimana tidak? Belum pernah ada yang berani melawan Sehun karena mereka tau, jika macam-macam dengan putra pemilik sekolah akan fatal akibatnya. Tetapi Minri, Minri tidak peduli akan hal itu, menurut Minri sikap Sehun sudah keterlaluan dan ia tidak tahan melihatnya. “Yaa!! Apa urusannya denganmu.. Aku sedang berbicara padanya, jangan ikut campur..” ucap sehun pada minri sinis. “Kau itu sudah keterlaluan! Kau seenaknya memarahi orang hanya karena minuman tumpah, dan juga dia sudah meminta maaf dan dia bilang tidak sengaja.. Kenapa kau itu keras kepala sekali sih..!” Suasana disitu semakin memanas, apalagi ketika sehun membuka blazer seragamnya dan menyuruh Minri mencucikannya. “Baiklah, aku akan memaafkannya, sebagai gantinya, kau cucikan ini! Sekarang juga!” Ucap sehun sambil melempar blazernya pada Minri. “Sehun-ah.. Itu berlebihan kau tidak boleh seperti itu, itu kekanakan..” Ucap Suho pada Sehun tapi sehun tidak menghiraukannya. Minri awalnya hanya diam dan tersenyum kecut, tapi tiba-tiba…

 

#byurr.. Minri mengambil minuman dari salah satu murid dan menyiramkannya tepat pada wajah sehun dan melemparkan blazer tadi ke wajah sehun. Semua murid yang ada disitu langsung terkejut melihat itu, sebagian siswa ada yang menertawakan Sehun, saat ini wajah Sehun sangat merah karena kesal dan juga sangat malu karena baru pertama kalinya Sehun diperlakukan seperti ini terlebih lagi oleh adik kelasnya sendiri. “Kau!!! Kau pikir kau siapa hah? Jangan karena kau putra pemilik sekolah ini kau bisa seenaknya..! Semua siswa disini bisa saja takut padamu! Tapi aku! Aku sama sekali tidak takut padamu..”. Ucap Minri lalu menarik Hyejin pergi dari situ.

 

Sehun POV

 

Cih..yeoja itu lagi, berani-beraninya dia seperti itu padaku awas saja akan kuberi pelajaran baru tahu rasa! Semua orang yang ada disini masih menatapku dan diantaranya ada yang menertawakanku termasuk si kkamjong. “Yaa sehun-ah..dia benar-benar berani..wahh baru pertama kali aku melihat seorang Oh Sehun langsung terdiam mati kutu oleh seorang gadis..” Si kai terus saja menertawakanku seperti itu. “Diam kau kkamjong..” Ucapku sambil berlalu ke kelas..

 

Minri POV

 

Aku langsung berlalu pergi bersama Hyejin meninggalkan kelas itu. Semua murid masih terus saja menatapku apalagi yeoja-yeoja centil yang menyukai si Sehun itu, ck apa mereka itu buta mereka menyukai si namja menyebalkan itu karena ia putra pemilik sekolah ini.. Ishh sungguh menjijikan. “Minri-ah, apa yang kau lakukan tadi? Kau gila eoh..? Jangan macam-macam dengan Sehun sunbae, kau mau mendapat masalah eoh..?” Ucap Hyejin padaku sedikit khawatir. “Hyejin-ah, orang seperti dia harus diberi pelajaran! Dia itu seenaknya saja melakukan apa yang dia mau.. Aku sama sekali tidak takut padanya” jawabku penuh penekanan pada Hyejin. “Ah.. Molla, terserah kau saja. Dan kalau ada apa-apa jangan libatkan aku, aku sudah mengingatkanmu sebelumnya” ucapnya sambil berlalu masuk kelas.

***

Author POV

 

Semenjak hari itu, Sehun dan Minri semakin tidak pernah akur. tiap mereka bertemu pasti saja ada keributan dan juga Sehun sering sekali mengerjai Minri seperti menyembunyikan barangnya, menjatuhkan makanannya dan masih banyak lagi. Seperti hari ini, saat Minri membuka locker nya, ia melihat buku dan barang-barangnya berantakan dan penuh dengan coretan-coretan dan baju olahraga yang akan ia pakai menjadi basah. Minri hanya bisa mendengus kesal ia tahu bahwa Sehunlah yang melakukan semua ini walaupun bukan Sehun langsung yang melakukannya, Sehun menyuruh adik kelas atau teman sekelasnya melakukan yang ia minta.

“Ck.. namja gila itu! Awas kau! Kau pikir kau siapa hah?! Bisa seenaknya saja melakukan ini..!” Gerutu Minri sambil membereskan lockernya.

Sehun berdiri dari kejauhan bersama teman-temannya menyaksikan Minri yang sedang menggerutu tidak karuan. Sehun terus menertawakan Minri yang sedang kesal akibat perbuatannya, teman-temannya hanya bisa menggelengkan kepala tidak mengerti dengan tingkah Sehun. “Sehun-ah, kenapa kau terus mengerjainya? Jangan-jangan..kau suka pada Minri!” goda Baekhyun pada Sehun. Sehun langsung membulatkan matanya. “Mwo?! Kau gila? Suka? Dengan yeoja itu? Tidak akan pernah!” Sehun langsung pergi menuju kelasnya.

 

Sehun POV

 

Haha.. Menyenangkan sekali mengerjai yeoja itu. Kulihat tadi wajahnya memerah karna kesal. “Sehun-ah, kenapa kau terus mengerjainya? Jangan-jangan..kau suka pada Minri!” kata Baekhyun hyung padaku. Mwo! Apa yang dia katakan. “Mwo?! Kau gila? Suka? Dengan yeoja itu? Tidak akan pernah!” Ucapku sambil berlalu pergi ke kelas meninggalkan mereka. Saat berjalan melewati mading, banyak orang yang sedang berkumpul disitu, dan ternyata hasil ujian kemarin sudah ditempel, aku menghampiri mereka untuk melihat hasil ujianku. Saat aku menghampiri mereka dan mereka seperti menertawakanku! Apa-apaan ini, aku langsung melihat hasil ujian di mading dan namaku.. Namaku ada di peringkat terakhir 100 dari 100 murid kelas 2. Oh tidak! Ya Tuhan! Bagaimana ini? Huffft memalukan sekali dan semua orang menertawakanku. “Daebak.. Putra pemilik sekolah mendapat peringkat terakhir! Sungguh memalukan!” Cibir salah satu yeoja dan yeoja itu adalah Choi Minri yeoja paling menyebalkan di dunia ini. Aku langsung berlalu meninggalkan tempat itu, bagaimanapun aku sangat malu!! Sial!!

***

Author POV

 

Minri berjalan-jalan mencari tempat sewa kamar dan mencari pekerjaan sampingan untuknya.

 

..  Flashback ..

Minri mengerutkan keningnya bingung ketika melihat banyak barang-barang yang ada di depan rumahnya. Minri langsung mengahmpiri ibu dan ayahnya juga adiknya yang sedang menangis. “Eomma, ada apa ini? Apa yang terjadi? Kenapa semua barang kita di luar” tanya Minri panik. Ibunya hanya bisa menangis sesegukan sebelum akhirnnya ia menjelaskan semuanya pada Minri. “Ayahmu berhenti bekerja, karena tempat ayahmu bekerja bangkrut. Dan juga kita tidak bisa membayar sewa rumah beberapa bulan terakhir, jadi pemilik rumah ini menyuruh kita mengosongkan rumah. Kita harus mencari tempat baru, juga ayahmu. Akan mencari pekerjaan baru.” Jelas ibunya pada Minri. Minri menghembuskan nafasnya berat. “Kenapa ibu tidak cerita padaku?! Kalau ibu cerita padaku, aku akan mencoba mencari pekerjaan untuk meringankan biaya” Minri menahan air matanya agar tidak keluar “justru itu, ibu tidak mau belajarmu terganggu karena bekerja.. Dan juga..” Belum selesai ibunya berbicara Minri langsung memotongnya “lalu? Kalau sudah seperti ini bagaimana? Siapa yang akan membayai sekolah hyun jae?” Minri dan ibunya terdiam sejenak. “Hyun jae akan dipindahkan ke Daejeon bersama nenek di sana, dia juga sudah menyetujuinya” ucap ibunya menenangkan Minri.

.. Flashback OFF ..

Minri menelusuri setiap jalan dengan teliti ia melihat-lihat lowongan pekerjaan untuknya, saat ini ayah dan ibunya Minri masih bisa menginap di ruamah tetangganya untuk semlam, sedangkan Minri ia memutuskan untuk bermalam di rumah Hyejin.

***

Sehun turun dari mobil bersama Kai dan Baekhyun, ketika mereka keluar dari mobil banyak siswa yeoja yang mengerumuni mereka terutama para adik kelas. Langkah Sehun terhenti ketika melihat sesosok yeoja yang berjalan sendirian dengan wajah yang sedih dan tidak bersemangat, dan yeoja itu adalah yeoja yang menurutnya sangat menyebalkan, tetapi berbeda untuk kali ini Sehun merasa berbeda melihat Minri perasaannya tidak karuan melihat Minri, entah apa yang sedang terjadi padanya? Tetapi tetap saja, Sehun selalu senang melihat Minri yang kesal karena ulahnya itu. Sehun menghampiri mendekati Minri dengan smirk andalannya tanpa Minri sadari, Sehun sengaja menyandung kakinya, tetapi saat Minri hendak terjatuh Sehun segera merengkuh tangan Minri agar tidak terjatuh. #kebayang ga?# Minri langsung menepis tangan Sehun dan berlalu begitu saja. “Ada apa dengannnya? Biasanya dia langsung berteriak ketika aku menjahilinya? Kenapa dia dingin sekali sekarang?”gumam Sehun dalam hati. Kai dan Baekhyun sedari tadi memperhatikan Sehun mereka hanya tersenyum melihat kelakuan Sehun. “Kau lihat? Kurasa Sehun menyukai gadis itu..” Bisik Baekhyun pada Kai, Kai mengangguk meneyetujui.

***

Sepulang sekolah Minri bekerja paruh waktu di sebuah cafe, dan paginya sebelum sekolah Minri mengantar koran dan susu ke sekeitar komplek, hari sabtu dan minggu, ia mengajar privat putri pemilik cafe tempat ia bekerja, begitulah kesibukan Minri sekarang ini, setelah sekolah dia bekerja dengan begitu ia bisa membiayai kebutuhannya dan tidak memberatkan orang tuanya.

 

Sehun POV

 

Aishhh.. Kenapa aku jadi susah tidur begini. Ahh mungkin mendengarkan musik membantuku agar cepat tidur. Kuputar satu lagu berjudul Everytime, dan saat aku mendengarkan lirk demi lirik lagu itu aku tiba-tiba teringat dengan Choi Minri dan tanpa aku sadari aku tersenyum sendiri. Ya Tuhan! Ada apa denganku? Kenapa tiba-tiba aku jadi mengingat si yeoja menyebalkan itu dan juga.. Kenapa aku jadi tersenyum sendiri?! Apa jangan-jangan…! Ah tidak.. Tidak mungkin! Tapi kenapa aku jadi dag dig dug begini *lebay* oh my god! Apa yang terjadi padaku.

***

Author POV

 

Minri berjalan kaki menuju halte untuk pergi ke sekolah, Minri sengaja pergi sekolah pagi-pagi. saat ia hendak menyebrang dipersimpangan jalan, ia melihat dua orang sedang menyebrang dari arah lain sambil bergandengan tangan mereka terlihat tertawa bersama dan saling berpandangan satu sama lain. Seketika tubuh Minri terasa lemas, nafasnya terasa sesak melihat dua orang itu. Dan mereka adalah Park Chanyeol dan Lee Haera.

 

Minri POV

DEG!

Rasanya dadaku seperti ditusuk ribuan panah melihat mereka berdua dan mereka ternyata Chanyeol oppa dan Haera eonni,  mereka berpacaran? Minri-ah kau bodoh sekali! Seharusnya kau sadar kalau Chanyeol oppa itu pasti sudah memiliki kekasih! Babbo-ya! Kenapa aku bodoh sekali! Dadaku rasanya sesak sekali, tubuhku melemas seketika, aku seperti tidak bisa merasakan kakiku sendri perlahan aku kuatkan diriku berjalan menuju halte. Saat di depan minimarket kulihat seseorang menghadang jalanku dan ternyata itu adalah namja menyebalkan Oh Sehun. Sedang apa dia sekarang?! Dia terus memandang lekat wajahku. “Kau menangis?” Tanyanya di hadapanku. “Minggir! Aku sedang tidak ingin berkelahi denganmu.” Kataku hendak pergi, tapi namja itu menghalangiku lagi. “Kau menangis” tanyanya lagi. Huffftt si bodoh ini! Membuatku ingin menangis sejadi-jadinya. Aku sudah tidak kuat lagi menahan air mataku sekarang dan aku pun menangis sejadi-jadinya di depan namja menyebalkan ini. Melihatku menangis dia langsung panik tidak karuan.

 

Sehun POV

 

Hey! Ada apa dengannya? Kenapa dia langsung menangis? Dia menangis sejadi-jadinya apa yang harus kulakukan? Jika orang melihat mereka pasti menyangka aku yang membuatnya menangis. Aku menjadi panik tidak karuan. “Ya! Kenapa kau menangis? Nanti mereka pikir aku macam-macam padamu..” Bukannya berhenti yeoja ini malah menangis semakin kencang. “Daripada kau menangis bagaimana kalau kau ikut bersamaku bolos sekolah..” Dia hanya meatapku sinis. “Pantas saja kau dapat peringkat 100” ucapnya sambil berlalu melewatiku. Cihh.. Yeoja ini sedang menangis pun masih saja menyebalkan.

 

Author POV

 

Minri berjalan menuju taman semua siswa memandang Minri aneh karena wajah Minri pucat dan matanya sembab mungkin karena ia terus menangis sepanjang jalan menuju sekolah. Ia duduk di sebuah kursi taman ia menatap kosong yang ada di depannya air matanya kembali menetes mengingat kejadian di pagi hari tadi. “Minri-ya, kau tidak apa-apa?” Suara berat itu menyadarkan Minri yang sedang melamun, Minri menoleh pada sang pemilik suara Minri hanya diam menatapnya rasanya sulit sekali untuk bicara sepatah katapun “Chanyeol-ah ayo pergi ke perpustakaan! Haera menunggumu disana” teriak teman Park Chanyeol dari kejauhan.

“Minri-ya, maaf aku harus pergi dulu” ucap Chanyeol sambil berlalu pergi. Minri terus menatap punggung Chanyeol yang semakin menjauh di hadapannya, Minri mengalihkan pandangannya ke arah samping Minri langsung terkejut melihat Sehun yang sudah duduk di sampingnya dan sedang menatapnya. “Wae? Kau terkejut?” Tanya Sehun yang. Masih menatap Minri. “Yaa! Apa kau tidak bosan terus menggangguku” Minri menatap tajam Sehun tapi Sehun hanya menampilkan senyumannya yang konyol. Mereka duduk dalam diam(?) tak ada yang berbicara ataupun pergi dari kursi itu, biasanya salah satu dari mereka langsung pergi jika saling bertemu seperti ini tapi entah kenapa kali ini berbeda. “Kau menyukai Chanyeol hyung?” Tanya Sehun yang membuat Minri menatapnya. “Bukan urusanmu” jawab Minri sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain.

“Chanyeol hyung sudah punya kekasih..”

“Arra”

Minri memainkan ponselnya menghilangkan rasa bosan. “Kau tidak pergi atau pindah ke tempat duduk yang lain?” Tanya Minri yang sibuk memainkan ponselnya “tidak, ini lebih nyaman..” Minri menautkan alisnya tidak mengerti mendengar jawaban Sehun. “Sungguh lucu! Baru pertama kalinya aku berbicara dengan murid yang mendapat peringkat 100” sindir Minri sambil tertawa renyah. “Yaa! Aku hanya malas belajar saja!” Jawab Sehun mengelak. Entah kenapa ketika melihat Minri Sehun selalu ingin mengerjainya seperti sekarang tiba-tiba Sehun mengambil ponsel yang berada di tangan Minri dan langsung berlari. “Yaa! Oh Sehun! Kembalikan ponsel itu padaku!” Teriak Minri sambil mengejar Sehun semua siswa yang ada di taman memperhatikan mereka termasuk Kai dan Baekhyun.

***

Saat Minri sedang makan di kantin bersama Hyejin, Sehun tiba-tiba menghampiri mereka dan duduk di hadapan Minri, Minri hanya mendengus kesal.

“Sore nanti, pukul 5, temui aku di Sungai Han.. Kau harus datang ke sana” ucap Sehun sambil memakan makanan milik Hyejin(?) Hyejin hanya melongo melihat tingkah Sehun. “Yaa! Apa kau tidak bosan menggangguku?!” kata Minri menatap tajam Sehun.

“Tidak, maka dari itu, kau harus datang. Kalau kau tidak datang aku akan semakin mengganggumu” jawab Sehun santai masih terus memakan makanan Hyejin.

“Aku tidak akan datang” kata Minri tanpa melihat Sehun

“Tapi aku akan tetap menunggumu..” ucap Sehun meninggalkan mereka dan membawa makanan milik Hyejin, tetapi setelah beberapa langkah Sehun berbalik badan. “Kau, makananmu ku ambil ya ini sangat enak, kau beli lagi saja sana bilang saja aku yang bayar” kata Sehun pada Hyejin sambil mengacungkan makanannya, Hyejin hanya mengangguk dan tersenyum kikuk.

“Namja gila” gumam Minri sambil tersenyum entah kenapa.

“Kurasa kau dan Sehun sunbae berkencan, kalian memang cocok” kata Hyejin tiba-tiba dan membuat Minri membulatkan matanya.

“Mwo?! Itu tidak mungkin! Jangan sembarangan bicara” kata Minri sedikit berteriak Hyejin hanya terkekeh melihat Minri, ia senang sekali jika menggoda Minri.

***

Sehun POV

 

Aku tiba di Sungai Han sebelum pukul lima, aku menyuruh supir dan pengawalku pulang agar mereka tidak menggangguku, huhh aku duduk di kursi menunggu Choi Minri datang, jika aku terus berdiri bisa-bisa kakiku patah. Huhh rasanya dingin sekali sekarang, memang ini awal musim dingin. Entah kenapa aku menyuruh Minri menemuiku di sini, sebenarnya aku hanya bosan dan kesepian jadi aku menyuruh Minri menemuiku disini. Kalian pasti berfikir aku menyukai mikri ‘kan? Ya mungkin akhir-akhir ini aku menyukainya setiap aku bersamanya aku selalu merasa nyaman walaupun jika kami bertemu kami selalu bertengkar tapi menurutku itu menyenangkan. aku sengaja membuatnya kesal padaku agar ia selalu mengingatku, aku suka ketika ia tersenyum walaupun aku tidak pernah melihatnya secara langsung dan hari ini aku akan memberanikan diri untuk menyatakan perasaanku walaupun itu terdengar konyol.

Minri POV

Hufft.. lelah sekali, setelah pekerjaanku selesai aku duduk di salah satu kursi pelanggan untuk istirahat sejenak, hari ini cafe sangat ramai sampai aku kewalahan mengantarkan pesanan, sekarang ini musim dingin banyak pelanggan yang datang ke sini untuk sekedar mengopi atau mengobrol bersama teman-teman mereka. Kulirik jam dinding dan ternyata ini sudah jam 8, aku merasa melupakan sesuatu tapi apa?

“Jam 5,  temui aku di Sungai Han” kata itu tiba-tiba melintas diingatanku

Ahh benar, namja menyebalkan itu menyuruhku menemuinya, aku lupa akan hal itu. Tapi ini sudah jam 8, apa dia masih disana? Ahh tapi apa dia akan menunggu selama itu? Aku terus berpikir untuk datang atau tidak dan aku putuskan untuk menemuinya barangkali ia masih menunggu di sana, aku bergegas keluar sambil menggunakan mantelku aku pergi menggunakan taksi dan untungnya jaraknya tidak terlalu jauh.

Sesampainya di Sungai Han, aku mencari ke sekeliling tetapi aku tidak melihatnya, saat aku hendak pulang aku melihat seseorang terduduk di kursi sambil menggigil kedinginan dan aku pun perlahan mendekat ternyata dia Oh Sehun! Apa dia masih di sini? Dia menunggu sampai selama ini?

Author POV

Sehun terus melihat ke sekililing berharap Minri akan datang. Sehun masih duduk di kursi sambil menggigil kedinginan. Dari kejauhan ketika Minri melihat Sehun, Minri langsung tertegun ‘apa dia menunggu sampai selama ini? Di tengah salju beini’ batin Minri. Perlahan Minri menghampiri Sehun dan berdiri dihadapan Sehun tapi Sehun belum menyadarinya ia sangat kedinginan sekarang.

“Babbo-ya.. Sudah tahu aku tidak akan datang untuk apa kau menunggu di sini..” Sehun mendongkakkan kepala mendengar suara itu, seulas senyum terukir di bibir Sehun.

“Kau dari mana saja sudah 4 jam aku menunggu tapi kau baru datang” ucap Sehun sambil menggigil kedinginan.

“Aku sudah bilang tidak akan datang..”

“Tapi aku tetap menunggu dan kau tetap datang”

Melihat Sehun yang kedinginan karena menunggu Minri merasa sedikit kasihan dan merasa bersalah. Minri langsung menggosokan kedua tangannya dan menempelkannya pada wajah Sehun. “Apa ini cukup hangat?” Tanya Minri menatap Sehun, Sehun hanya tersenyum dan mengangguk. “Tunggu sebentar aku akan kembali..” Ucap Minri sambil berlalu meninggalkan Sehun dan pergi untuk membeli cokelat panas.

Minri kembali sambil membawa dua cangkir cokelat panas dan duduk di sebelah Sehun. “Kau! Dimana supirmu? Seharusnya kau pulang saja” bukannya menjawab pertanyaan Minri, Sehun malah menyandarkan kepalanya pada bahu Minri. “Sudahlah jangan banyak tanya, aku sudah menyuruh supir dan pengawalku pulang.. Aku kedinginan sekarang” ucap Sehun sesekali meneguk cokelat panasnya.

Minri hanya diam, ia masih bingung sekarang ini. ‘Ada apa dengan namja ini? Kenapa sekarang ia begitu berbeda?’ Batin Minri.

“Apa kau masih menyukai Chanyeol hyung?” Tanya Sehun.

DEG! Lagi-lagi pertanyaan yang membuat Minri mengingat Chanyeol dan membuatnya sulit melupakannya, Minri hanya diam tidak menjawab Sehun sudah tahu apa jawaban Minri dengan Minri diam seperti itu.

“Ternyata kau masih menyukainya rupanya” suara Sehun sedikit memelan

“Tidak.. Hanya saja, aku belum bisa sepenuhnya melupakannya” jawab Minri menatap lurus ke depan.

“Aku tahu, pasti sulit melupakan cinta pertamamu. Walaupun aku bukan cinta pertamamu tapi bisakah aku menjadi cinta terakhir untukmu?” Ucap Sehun tanpa ragu kemudian menatap mata Minri. Minri masih belum bisa mencerna dengan baik apa yang Sehun katakan ia menatap Sehun bingung. “Ayo, kita pulang!” Ajak Sehun tiba-tiba.

“Eoh? Secepat ini?” Minri masih bingung dan Sehun langsung mengajaknya pulang.

“Yaa! Apa kau tidak lihat! Aku kedinginan karena menunggumu, sudah dari tadi aku disini, kau mau aku mati kedinginan..” gerutu Sehun panjang lebar, mereka berdua pun pulang. Sesampainya Minri di rumah, ia langsung merebahkan tubuhnya di kasur, Minri masih memikirkan apa yang Sehun katakan di Sungai Han ‘apa yang dia katakan itu sungguhan, ahh mungkin namja itu hanya bergurau tapi aku tidak melihat kebohongan di matanya’ batin Minri. Pikiran Minri berkecamuk ia terus memikirkan Sehun sampai ahirnya ia tertidur.

***

Usai mengantar koran dan susu, Minri pergi menuju sekolah walaupun ini masih pagi bahkan terlalu pagi untuk datang ke sekolah, Minri memang siswa yang datang pertama ke sekolah, berbeda dengan Sehun, Sehun selalu bangun siang dan datang ke sekolah hampir terlambat.

Di kelas, semua sibuk sendiri karena memang tidak ada guru dikelas Minri, Minri memilih untuk pergi ke perpustakaan setidaknya di perpustakaan bisa lebih tenang daripada di kelas. Setelah Minri mengambil buku di rak Minri beranjak kembali ke tempat duduk tetapi seseorang tiba-tiba muncul di hadapannya, dan lagi-lagi itu Sehun, Minri membuang nafas kasar dan berlalu menuju tempat duduknya, Sehun mengikuti Minri dan duduk di hadapannya, Sehun terus memperhatikan Minri yang sedang serius membaca.

 

Minri POV

 

Namja gila ini! Apa dia tidak bosan menggangguku terus, saat aku sedang membaca dia terus menatapku sambil tersenyum, senyumannya itu.. Ya Tuhan kenapa dia tampan sekali jika tersenyum seperti itu, aku meliriknya sekilas lalu mataku beralih lagi pada buku, tanpa kusadari aku tersenyum sendiri saat membaca. “Kenapa kau tersenyum? Padahal buku yang kau baca buku biologi, apa kau tersenyum padaku?” Tanya Sehun padaku, huhhh dia memang benar aku tanpa sadar tersenyum karenanya mungkin saat ini wajahku sudah memerah. Segera kututup buku yang kubaca dan kutaruh lagi di tempat semula, aku beranjak keluar perpustakaan dan Sehun masih terus mengikutiku.

“Apa aku benar? Kau tersenyum padaku?” Tanya Sehun di depan wajahku. “Ani..” Jawabku cepat. Aku mempercepat langkahku untuk menghindari Sehun tapi Sehun masih terus saja mengikutuku. Langkahku terhenti ketika melihat dua orang dihadapanku lagi-lagi Chanyeol oppa dan Haera eonni, Ya Tuhan kapan aku bisa melupakan Chanyeol oppa jika kau terus mempertemukan aku dengannya seperti ini.

 

Author POV

 

Minri menghentikan langkahnya ketika melihat Chanyeol dan Haera di depannya begitu juga dengan Sehun, Sehun berdiri tepat di samping Minri.

“Annyeong Minri-ya..” Sapa Haera pada Minri, Minri hanya tersenyum simpul.

“Sehun-ah.. Kai bilang kalian berdua berkencan? Apa itu benar?” Tanya Chanyeol, Minri langsung membulatkan matanya tapi Sehun hanya tersenyum jahil.

“Iya/tidak” jawab Sehun dan Minri serempak.

“Ti.. Tidak itu tidak benar, mungkin Kai sunbae hanya bercanda..” Jawab Minri gugup Sehun mengeluarkan smirk nya lalu merangkul Minri

“Chagiya.. Tidak usah malu, jujur saja kita memang sudah berkencan” ucap Sehun jahil sambil merangkul Minri

“Mwo? Apa yang kau katakan? Kau gila! Dan juga.. Jangan panggil aku chagiya itu menjijikan” ucap Minri sambil berlalu

“Chagiya.. Tunggu aku” Sehun mengejar Minri yang meninggalkannaya. Chanyeol dan Haera hanya terkekeh melihat mereka berdua

***

Semakin hari Sehun dan Minri semakin dekat, jika dulu mereka saling bertengkar sekarang mereka mulai mengalah satu sama lain, banyak siswa di sekolah yang mengira mereka berpacaran, tetapi Minri tidak menghiraukan itu.

***

Hari ini Minri berasama Hyejin bermain di taman hari ini libur sekolah, Minri merasa bosan di rumah jadi ia putuskan untuk berjalan-jalan di sekitar taman bersama Hyejin.

 

Sehun POV

 

Hari ini aku akan berangkat ke London menyusul appa dan eommaku. Sepanjang perjalanan aku merasa gelisah, Minri tidak bisa di hubungi sejak tadi, aku ingin bertemu dengannya sebelum aku pergi. “Apa Minri sudah bisa dihubungi?” Tanya Baekhyun hyung padaku aku hanya menggeleng lemah. Baekhyun lalu menelfon Kai dan menyuruhnya menjemput Minri

Sesampainya di Bandara Incheon aku terus gelisah menunggu Minri mataku terus mencari ke sekililing berharap Kai dan Minri datang sebelum aku pergi.

 

Minri POV

 

Saat aku sedang asyik mengobrol bersama Hyejin di kursi taman, tiba-tiba sebuah motor berhenti tepat di depan kami dan ternyata itu Kai sunbae ia terlihat tergesa-gesa. “Minri-ya, cepat ikut denganku kita tak punya banyak waktu lagi” aku menautkan alisku tidak mengerti “Sehun, dia akan pergi ke London hari ini, dia sudah di bandara dia menunggumu” mendengar itu aku bergegas naik ke motor Kai sunbae. “Hyejin-ah aku pergi dulu eoh..” Pamitku pada Hyejin, Hyejin hanya mengangguk. Kai sunbae langsung menjalankan motornya dengan cepat

Sesampainya di bandara aku berlari mencari Sehun. Setelah berputar-putar aku melihat Sehun sedang duduk di kursi dan kudengra penerbangannya 15 menit lagi, aku segera berlari menghampirinya.

 

Auhor POV

 

Sehun terus gelisah karena Minri belum datang. Setelah beberapa saat ia melihat Minri yang sedang berlari ke arahnya, Sehun langsung memeluk Minri begitu mereka bertemu, Minri hanya diam tidak membalas pelukan Sehun sebelum ahirnya Sehun melepaskan pelukannya. “Kau akan pergi..? Berapa lama?” Tanya Minri lirih tetapi masih bisa terdengar oleh Sehun. “Entahlah, tapi aku akan kembali, kau tunggu aku sampai aku kembali, dan kalaupun aku kembali kau sudah menjadi milik orang lain, aku akan merebutmu darinya” ucap Sehun yang membuat Minri tertegun. Minri terus menatap Sehun, begitu juga sebaliknya Baekhyun,Kai,Suho,Chanyeol dan Haera yang melihat mereka berdua seperti menonton drama gratis.

Sehun berpamitan pada teman-temannya dan juga pada Minri.

“Kau! Tunggu aku..! Aku akan kembali! Saranghae…!” Teriak Sehun dari kejauhan. Minri terus memperhatikan punggung Sehun yang terus menjauh.

“Nado Saranghae.. Aku akan menunggumu..” Ucap Minri sambil menitikkan air mata, semua yang berada di situ menoleh pada Minri. “Minri-ah.. Hwaiting..!” Ucap Haera memberi semangat.

 

5 Tahun Kemudian….

 

 

Minri POV

 

Aku melangkahkan kakiku keluar kampus. Pandanganku tertuju pada dua anak SMA yang sedang berdebat itu mengingatkanku pada kenangan manisku bersama namja bernama Oh Sehun. ‘Sehun-ah apa kau akan kembali..’ Batinku.

Saat aku sedang berdiri di depan halte, seseorang bertopi memakai kacamata hitam dan masker hitam tiba-tiba membawaku masuk kedalam mobil, namja itu mengendarai mobil ini dengan cepat. Apa dia penculik? Aah.. Bagaimana kalau aku di bunuh.. Aku berusaha membuka pintu mobil tetapi tidak bisa.

“Nuguya?! Jangan macam-macam padaku atau aku akan..”

“Akan apa?”

“Akan membunuhmu!”

Dia malah tertawa mendengarku,tapi tt..tunggu aku rasa aku kenal dengan suara ini.

 

Author POV

 

Namja itu menghentikan mobilnya di sebuah taman dan membawa Minri keluar. “Ini sudah keterlaluan, kau benar-benar tidak tahu aku?!” Tanya namja itu mendekati Minri. “Si..siapa kau?” Tanya Minri hawatir sambil berjalan mundur. Namja itu menghentikan langkahnya Minri menghembuskan nafasnya lega. “Ini aku” namja itu membuka topi, kacamata dan maskernya. Minri membelalakkan matanya tidak percaya “Oh Sehun!” Teriak Minri histeris. Sehun hanya tertawa melihat ekspresi Minri.

BUG!

Minri memukul lengan Sehun yang sedang tertawa. “Aww apho.. Geumanhae.. Geumanhae..” Sehun merintih kesakitan tapi Minri tidak menghiraukannya. “Yaa! Kau tahu! Kau mengejutkanku! Kau membuatku takut..” Minri terus memukuli Sehun tapi tiba-tiba Minri mulai menangis, Sehun langsung panik ia segera menarik Minri dalam dekapannya.

“Kau tahu? Aku menunggumu.. Kenapa kau lama sekali? Hari-hariku terasa sepi jika tidak bertengkar denganmu.. Aku..”

“Kau merindukanku..?” Sehun tersenyum jahil. “Tidak..” Jawab Minri memalingkan wajahnya, saat ini wajah Minri merona Sehun terus menggoda Minri, ia terkekeh melihat Minri seperti ini

“Minri-ah.. Maukah kau menjadi kekasihku?” Tanya Sehun menatap lekat Minri.

“Tentu saja tidak!” Jawab Minri membuat raut wajah Sehun berubah.

“Tentu saja aku tidak akan menolak..!” Sehun langsung menatap Minri. Keduanya langsung tertawa

.

.

.

Pertemuan pertamaku bersama namja bernama Oh Sehun memanglah terdengar konyol, kami berdua bertengkar setiap hari layaknya anjing dan kucing, tetapi jika diingat lagi itu sangat manis. Oh Sehun, namja menyebalkan yang membuatku kesal setiap hari, yang membuatku berteriak setiap hari, yang membuatku tersenyum sendiri saat mengingatnya, yang membuatku melupakan cinta pertamaku yang tak berbalas, yang membuatku menunggu selama 5 tahun, yang membuatku merindukannya dan.. Yang membuatku jatuh cinta padanya. Gumawo Oh Sehun telah mengisi hidupku menjadi penuh warna..

– Choi Minri-

 

END

 

Gimana? Gimana? Gaje kah? Atau pasaran?  terlalu panjang..? Terlalu pendek?

Mohon maklum ya.. Ini ff pertama author..

Gumowo readers yang udah mau baca ff author *peluk ceye(?)* Jangan lupa RCL.. Annyeong ..

7 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] With You (Oneshot)”

  1. Aaaahhh suiiitt banget sihhh, jadi pengen bungkus ceye/? *digorok exo-l*
    ff nya lucu, sedih sweet ahh pokoknya gado-gado/? Lah *apa ini?*
    semangat terus ya author

  2. Author ceritanya daebakk dech!
    Apalagi pas sehun bilang
    “Aku tahu,pasti sulit melupakan cinta pertamamu.Walaupun aku bukan cinta pertamamu tapi bisakah aku menjadi cinta terakhir untukmu?”
    So sweet banget coba itu gue#abaikan
    Author buat sequel dong,kelanjutan kisah cinta sehun ama minri.Kalau author gak sempet ya udah gak papa
    Author fighting ceritanya aku kasih 5✩

    1. Ahh makasih ya udah mau baca ff author, kalau buat sequel ga ada, mian^^. Tapi masih ada kok cerita Sehun-Minri judulnya So Lucky to Have You #promosi :p . Pokoknya gumawo buat rihun..

  3. kejadian wktu sehun nunggu minri smpe kdinginan terkena salju itu mirip dgn drama BBF dimana jun pyo juga harus mnunggu geum jan di smpe mmbeku terkena salju….
    entah knp wktu sehun mmtuskan untuk prgi ke london,aq jg ikutan nangis 😦
    mnurut aq ini bgus ceritanya, tp alurnya agak kcepetan.
    kurang bnyak moment antara sehun-minri yg akhirnya bisa buat mreka saling jatuh cnta, shingga mmbuat feel antara mreka brdua jd kurang dapet….
    tp bagus koq, aq suka 🙂

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s