[LUHAN BIRTHDAY PROJECT] Hell Paper – LyWoo

 

hell-paper-cover.jpg

Hell Paper

by LyWoo


| Xi Luhan, Oh Sehun, etc | Fantasy, comedy | General | Ficlet |

Author’s Note: Cerita ini terinspirasi dari manga Hell Girl karya Miyuki Eto. Maka kalau ada kesamaan dengan cerita lain, itu murni kebetulan.

The whole story belongs to me. Don’t plagiarize or copy without my permission!


🌌🌌🌌_HAPPY READING_🌌🌌🌌

Luhan memandang kosong ke papan tulis. Kwon seonsaengnim tengah menjelaskan materi yang entah apa, Luhan tidak mengerti.

Ya bagaimana mau mengerti? Sedari tadi pikirannya dipenuhi dengan yeoja bernama Yoo Hyeji.

Yeoja sombong itu! Luhan benci memikirkannya.

Kenapa yeoja itu bersikap dingin padanya?
Kenapa yeoja itu menjauhinya?
Kenapa yeoja itu…

Berselingkuh dengan Oh Sehun?

Demi Tuhan! Luhan bahkan jauh lebih tampan dan berbakat dari namja cadel itu.

Ah tidak. Luhan kurang tinggi dan pada kenyataannya ia tidak lebih tampan dari Sehun. Wajahnya saja mirip dengan artis Song Ji-hyo. Cantik.

Luhan mengerang kesal dan menenggelamkan wajahnya di tumpukan tangannya.

“XI LUHAN!”

“…”

“XI LUHAN! MAJU KE DEPAN!”

“…”

“Psst… Luhan hyung, Kwon ssaem memanggilmu.”

Luhan mengangkat wajahnya dan mendelik pada namja di sebelahnya.

“DIAM KAU DASAR PEREBUT YEOJACHINGU ORANG!”

Siing…

Tubuh Luhan mendadak menegang. Ia lalu mengalihkan tatapannya dan memandang seluruh penghuni kelas ekskul yang tengah menatapnya.

Luhan menggaruk tengkuknya gugup. “Ugh, jeosonghamnida,” ucapnya sambil membungkuk berkali-kali.

Kwon seonsaengnim menghela napas melihat tingkah muridnya yang satu itu. “Xi Luhan, kemari dan ambilah kertasmu.”

Luhan mengerjap bingung. “Nde?”

“Kertas hyung… Tadi Kwon ssaem ‘kan menjelaskan tentang kertas sihir,” bisik Sehun di sebelahnya.

Luhan mendesis. Adik kelasnya ini sok perhatian sekali. Menyebalkan.

Akhirnya Luhan berjalan ke depan dan mengambil dua lembar kertas dari Kwon seonsaengnim. Satu berwarna putih dan satu lagi berwarna merah.

“Kalau digabung warnanya jadi pink, warna khas Hello Kitty kesukaanmu hyung,” Sehun berucap absurd.

Luhan mendesis. “Sejak kapan aku menyukai Hello Kitty? Dan jangan sok akrab dasar cadel.”

Sehun mengangkat alis bingung dengan tingkah aneh Luhan hari ini. Luhan bertingkah seakan ia orang asing dan musuhnya. Entah apa penyebabnya ia tidak tahu. Ia pun mengangkat bahunya acuh dan menulis di atas kertas pemberian Kwon seonsaengnim.

“Nah, ayo tulislah nama seseorang di salah satu kertas itu. Hati-hati menulisnya ya, ini menyangkut nyawa.”

Luhan mengernyit bingung mendengar ucapan Kwon seonsaengnim. Apa maksud wanita itu?

Luhan melirik Sehun. Namja itu sedang menulis di kertas berwarna putih.

Karena tidak mengerti apa yang harus dilakukan dan malas bertanya pada Kwon seonsaengnim-ia pasti akan diomeli karena tidak memperhatikan.

Akhirnya Luhan meyikut lengan Sehun. “Hoii, kita disuruh apa?” tanya Luhan dengan sedikit rasa gengsi.

Sehun menghentikan aktivitas menulisnya. “Kau melamun terus sih.”

“Aku tidak! Hanya memastikan. Kita disuruh menulis nama, ‘kan?” Luhan sok mengerti, tidak ingin dianggap bodoh oleh adik kelas sekaligus saingannya ini.

“Iya.”

Hanya iya? Tidak ada penjelasan?

Sial. Hobbaenya ini benar-benar kurang ajar. Aish! Luhan seharusnya tidak memilih duduk di pojok dengan Sehun. Ia menyesal pernah akrab dengan Sehun.

Luhan akhirnya asal-asalan menulis nama Yoo Hyeji, orang yang ia sukai di kertas merah. Kertas putih ia anggurkan di atas meja.

Merah artinya hati bukan?

Begitulah alasan kenapa Luhan menulis di kertas merah. Mungkin sihir kali ini akan membuat orang yang namanya ditulis di kertas merah akan mencintai si penulis.

“Nah, sekarang letakan kertasnya di pinggir meja. Pastikan sisi atas yang ada namanya.”

Setelah itu, Kwon seonsaengnim memerintahkan semuanya untuk menutup mata.

“Sekarang buka mata kalian. Orang yang kalian suka telah jatuh cinta pada kalian. Dan yang kalian benci kini sudah ada di neraka.”

Oh my God. Neraka?

Hyung, kau sangat membenci Hyeji ya? Karena ia menolakmu dan memintaku menjadi kekasihnya? Dan karena itu kau bersikap aneh padaku hari ini?”

Luhan menatap Sehun jengkel. “Apa maksudmu? Sok tahu sekali! Aku menyukainya, bukan membencinya. Dan sekarang ia pasti sudah jatuh cinta padaku karena kutulis namanya di kertas itu! Ah, Kwon ssaem jjang! Tahu saja keinginanku!”

Sehun menganga mendengarkan penjelasan panjang Luhan.

H-hyung… Tapi kau menuliskan namanya di kertas merah…”

“Hm? Lalu?”

“H-hyeji ada di n-neraka… Kertas merah mengantarkan orang yang ditulis namanya menuju neraka. Kertas putihlah yang membuat orang yang ditulis namanya jatuh cinta.”

M-MWOYA?! Maksudmu yeoja yang kucintai kini berada di neraka karena salahku?”

.

.

.

Poor Luhan. Lain kali perhatikan gurumu yang seksi ini, arraseo? – Kwon ssaem.

FIN


Thanks for read!

Mind to leave a comment? 🙂

Zhun ni shenri kuaile Luhan si rusa china yang sok manly! 🎊🎉🎇🎆 Sehat selalu, makin sukses, dan balik ke EXO ya uhukk 😷

Btw, adakah yang tau manga Hell Girl? Beda kan isinya sama cerita ini? 😮

FYI, ini awalnya niatan mau bikin horror lho. Tapi malah jadi comedy failed yang garing krik krik huft~ 😤

2 tanggapan untuk “[LUHAN BIRTHDAY PROJECT] Hell Paper – LyWoo”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s