[EXOFFI FREELANCE] CJH 2nd (Twoshoot) End

CJH COVER

Title     : CJH 2nd (End )

Author : U.E

Cast     : Jung Seon Mi (OC)

Han Nao Mi (OC)

Oh Se Hun (EXO)

Jeon Jung Kook (BTS)

Other cast find by yourself

Genre   : family, angst, hurt, sad?, little bit romance

Length : Twoshoot

Rating : PG-15

Dislaimer : this story is mine. Ff ini asli hasil pemikiran author. Don’t bash, don’t plagiat!

Author’s note : enaknya sambil baca dengerin lagu lagu selo melo , bikin galau gitu XD #plak

Kyoto , Jepang

Sudah 3 hari Nao Mi berada di jepang, ia bahkan tidak membuat surat izin pada sekolah, ia hanya ingin menenangkan pikirannya sementara waktu, meskipun akan mengancam nilainya nanti, tidak masalah asalkan pikirannya tenang dan akan lebih mudah berkonsentrasi untuk ujian kelulusan nanti.

“ Nao mi Chan.. panggil seorang pria berumur 75 tahun yang sudah duduk di kursi roda saat ini.

“ aa kakek.. kenapa disini. Diluar dingin. Ayo aku antar kedalam.

“ sudahlah, tidak apa. Aku suka udaranya.

“ Bukan begitu, tapi kesehatan kakek tidak menyukainya.

“ biarkan aku merasakannya sebentar cucuku. Kenapa kau sangat cerewet.

“ tidak. Aku hanya khawatir pada kakek. Ujar nao mi muram

“ ada apa? Sepertinya kau bukan hanya mengkhawatirkan kakek.

“ tidak ada. Aku hanya mengkhawatirkan kakek.

“ jangan bohong. Kau cucuku, aku bisa melihat semuanya melalui raut wajahmu itu nao mi.

“ haaaah.. jangan melihatku kalau begitu kakek.

“ nao mi, aku tau kau sedang ada masalah. Aku yakin kau tidak akan meninggalkan sekolah dan lari kesini kalau tidak ada masalah disana.

“ bukan begitu kakek.

“ nao mi. apa kau ingin mendengar cerita kakek mu ini? nao mi mengangguk dan menghadap kea rah kakeknya menatap kakeknya lekat.

“ dulu ada 2 bersaudara. Mereka tidak pernah bertemu sebelumnya, sang adik saat itu berumur 3 tahun, dan dia masih tidak mengerti apapun juga. Dan tiba tiba ada sebuah kejadian, kejadian dimana kedua orangtua mereka tewas didepan anak mereka sendiri.

“ tewas? Apa yang terjadi? Siapa yang membunuhnya? Apa anak anak itu melihatnya? Tanya nao mi memburu, entah mengapa nao mi merasa cerita ini seperti kenyataan dan sangat dekat dengannya.

“ bukan hanya melihat, karena anak itulah yang telah membunuh orang tuanya sendiri. Sang adik.

Nao mi membeku ditempat, matanya memanas. Sejenak cairan bening keluar dari mata indahnya. Ia merasa cerita ini seperti tidak asing baginya.

“ kenapa? Kenapa ia membunuh orang tuanya sendiri?

“ anak seumuran itu, masih menganggap semua yang ia lakukan adalah permainan, dalam pemikirannya semua itu hanya mainan. Dia tidak tau yang mana yang kenyataan ,dia belum banyak mengerti tentang kehidupan.

Hari itu seseorang mendatanginya dan mengajaknya bermain dengan benda yang bisa membunuh orang dalam sekali serang. Anak itu senang karena ia diajak untuk bermain. Ia melakukan itu diluar sepengetahuannya.

“ lalu apa dia tidak tau kalau dia sudah membunuh mereka?

“ ahni. Anak itu dibawa oleh orang misterius itu yang sudah menyebabkan kekacauan itu.

“ bagaimana dengan sang kakak?

“ dia tidak mengetahui apapun, begitu ia dikirim lagi ke ruamh orang tuanya , saat itu ia sudah menjadi yatim piatu.

Kakek memperhatikan Naomi lekat.

“ kenapa kau menangis?

“ aku tidak tau . aku merasa cerita itu sangat tidak asing. Apa sebelumnya aku sudah pernah mendengarnya ya. haha.. nao mi mencoba bersikap biasa pada kakeknya. Mencoba menyembunyikan perasaannya yang sesak, entah kenapa ia bisa merasakan hal itu, dan saat ini satu orang terlintas di pikiranya jung seon mi, seorang wanita yang selalu menganggunya.

“ apa dia sudah menemuimu? Apa kalian sudah bertemu?

Nao mi mengangkat kepalanya, menatap kakeknya dengan tatapan tak mengerti.

“ aku rasa dia sudah menemukanmu dan menemuimu, mencoba bicara tapi lidahnya seperti kalu, ia mencoba untuk tidak membuatmu hilang dari jangkauannya.

Nao mi menekan dadanya, kali ini ia tidak bisa menyembunyikan rasa sesaknya. Kakeknya jelas melihat semua itu. Namun, sang kakek terus membuka pikiran dan mencoba mengungkap kebenaran meskipun secara tidak langsung.

“ menjadi anak yang pintar, dan lulus dengan cepat agar ia bisa kembali ke kota kelahirannya, mencari keluarganya yang tersisa, sang kakak yang ia rindukan, sang kakak ia tidak tau bagaimana dirinya, ataupun kapan terlahir kedunia, ingin memulai kehiduapan bersama sang kakak, namun ia…..
“ cukup kakek.. aku.. tidak ingin mendengarnya lagi.

“ pulanglah.. pulanglah besok,  temui dia, biarkan ia menjelaskan semuanya padamu.

“ haha apa yang kau bicarakan kakek, kenapa aku? Aku bukanlah pemeran utama dicerita itu. Bukan aku dicerita itu. Mencoba menekan perasaannya yang sudah semakin kacau.

“ jangan menyembunyikan perasaanmu nao mi. kalau kau tetap seperti ini, kaulah yang akan semakin tersakiti .

“ kakek…lirih nao mi. cairan bening itu masih setia membasahi pipinya, namun isakan nao mi terdengar sangat tipis, bahkan tak ada.

“ temui dia, dia sudah menunggumu terlalu lama. Han Seon Mi yang sekanrang Jung Seon mi dia sangat menyayangi dirimu Nao mi chan.

“ kakek~~ hiks.. isakan nao mi pun pecah. Kakek nya mencoba mencoba menenangkan nao mi.

“ orang tua mu pasti senang jika kalian kembali bersama. Kalian adalah harta berharga bagi mereka. dan setelah itu nao mi menangis sejadi jadinya di pangkuan kakeknya.

‘maafkan kakek nao mi, aku sudah menyembunyikan segalanya darimu’

———–

Sehun memutuskan untuk pergi ke rumah nao mi , sudah 6 hari ia sama sekali tidak mendengar kabar tentang nao mi. bukan hanya seon mi tapi sehun juga mencemaskan nao mi.

Sekarang sehun sudah berada di depan rumah nao mi. dan bibi Ahn yang lagi membukanya

“ oh.. tuan sehun. Masuklah.

“ apa dia belum kembali? Tanya sehun to the point.

“ belum tuan. Kami juga tidak mendapat kabar kemana nona nao mi pergi. Ujar bibi Ahn.

“ masuklah dulu tuan.

Sehun pun masuk dan duduk di ruang tamu melamun . tak lama sehun bangun dan pergi ke arah atas, tepatnya masuk ke kamar nao mi. ia masih ingat banyak kenangan di rumah ini. masa lalu yang membuatnya bahagia sekaligus membuatnya dingin seperti sekarang. Ia ingat bagaimana tiap pagi ia masuk ke kamar ini dan menganggu tidur sang empunya agar segera bersiap sekolah.

“ haahh… kau dimana nao ya… lirih sehun

“ apa yang kau lakukan disini? Tanya seseorang dari arah belakang. Sehun berbalik dan betapa lega juga senangnya sehun melihat siapa yang ada dihadapannya saat ini. seseorang yang sangat ia khawatirkan dan rindukan? Sudah kembali dan kini sedang berada dihadapannya. Meski didalam hati ia senang, raut wajahnya masih datar. Sehun tidak mau nao mi menganggapnya masih mempedulikannya.

“ apa yang kau lakukan disini? Apa begitu besarnya daya tarik kamarku, sampai sampai orang asing seperti mu masuk kesini?

‘orang asing’? sehun sedikit mencelos ketika nao mi menyebutnya orang asing.

Sejenak terdiam,Nao mi mengambil langkah membuka tirai jendelanya yang menghubungkan ke balkon kamar. Angin malam yang sejuk masuk dan menyapu permukaan wajahnya,

“ kau merindukan kamar ini? Tanya nao mi tanpa mengalihkan tatapannya dari luar

“ apa kau masih…….

“ darimana saja kau? Sela sehun.

“ haaah.. kenapa? Apa itu penting?

“ jawab pertanyaanku.

“ kenapa aku harus menjawabnya? Apa pedulimu? Tantang nao mi

“ haah.. kau tau dia mencemaskanmu lebih dari pada dirinya sendiri. Kenapa kau membuatnya menjadi seperti ini. nada sehun sedikit meninggi.

“ Oh sehun! Apa pedulimu? Ini urusanku dengan dia. Jika dia adalah kekasihmu, kau cukup menjaganya membuatnya untuk tidak mengingat ataupun mencemaskanku. Itu mudah bukan? kau tidak perlu datang dan menuduhku sudah membuatnya seperti itu. Seolah akulah yang menyebabkan semua ini terjadi.  Tandas nao mi.

“ bagaimana aku bisa tenang, jika melihatnya terus mengkhawatirkanmu.

“ tenanglah, kau tidak perlu khawatir untuk kedepan, besok aku akan menyelesaikannya, itulah alasanku kembali. Ujar nao mi. sehun sedikit tidak mengerti.

“ apa yang akan kau lakukan?

“ diamlah, dan lihat saja.  sekarang keluar dari kamarku, aku ingin beristirahat. Ujar nao mi beranjak kea rah tempat tidur.

“ apa kau pergi bersama laki laki itu? Tanya sehun , pertanyaan yang sedari tadi ingin diutarakan sehun. Nao mi hanya diam di tempat.  Tak mendapat jawaban sehun kesal dan keluar dari kamar itu. Nao mi hanya menghela nafas kasar dan menunduk diam.

———

“ jung seon mi. panggil nao mi, seon mi yang merasa terpanggil kaget tak percaya sekaligus senang, akhirnya orang yang ia khawatirkan dan rindukan ada dihadapannya saat ini.

“ nao mi ya… lirihnya.

“ sehun yang tak jauh dari tempat mereka hanya memperhatikan dan mengikuti mereka.

“ ikut aku.

Sekarang nao mi dan seon mi berada di taman belakang.

“ aku akan memberimu waktu. sekarang aku ingin mendengarnya semua darimu, apa yang menyebabkanmu seperti ini kepadaku? Apa masalahmu.  Seon mi diam. Tubuhnya kaku.

“ jangan menangis lagi, aku tidak suka melihat orang menangis, dan jangan mengatakan maaf, aku sudah muak mendengarnya darimu. Sekarang cukup katakan apa masalahmu denganku.

Seon mi bergetar, ia takut, keringat dingin sudah membanjiri pelipisnya, mengepalkan tangannya erat. Ia hanya takut nao mi membencinya dan menghilang dari hadapannya untuk selamanya.

“ katakan atau aku akan tidak akan pernah memberimu kesempatan kedua, karena setelah ini aku akan pergi selamnaya dari tempat ini. jika kau mengataknnya sekarang aku akan memikirkannya.

Seon mi semakin takut. Ia kalut.  Sehun yang sedari tadi berada di balik sebuah tembok terus memantau mereka dan mendengar pembicaraan mereka.

“ nao mi ya… aku… aku…aku lah..

Cairan bening sudah sukses jatuh dengan baik dari mata indah seon mi

“ aku..

“ waktumu habis . aku akan pergi.. lupakan semua ini. anggaplah kita tidak pernah bertemu. Hiduplah dengan baik.  Ujar nao mi melangkahkan kakinya kembali.

“ aku yang sudah membunuh orang tua kita. Hiks… teriak seon mi terus dalam isakannya.

“ aku yang sudah membunuh mereka, aku sudah membuatmu menjadi yatim piatu, aku yang sudah membuatmu hidup seperti ini. mianhae… mianhae…  teriak seon mi keras

Nao mi yang berhenti dari langkahnya, hanya terdiam ditempatnya membelakangi seon mi yang terus memberikan pernyataan pahit dan menyesakkan . cairan bening pun sudah mengalir bebas di wajah  nao mi.

“ aku yang bodoh, aku yang jahat, sudah membunuh orang  yang kau cintai, orang yang sudah melahirkanku kedunia ini, aku sudah membunuhnya hiks hiks haaaa… tangisan seon mi pecah, seon mi tak kuat menahan tubuhnya dan ambruk.

“ aku.. akulah orangnya. Mianhaee..mianhae.. mianhaee.. hiks seon mi memandang punggung nao mi yang belum juga berbalik menghadapnya.

“ kau pikir kau siapa. Ujar nao mi.

“ kau membunuh orang tua kita, dan selama ini bersembunyi, kau pikir apa yang kau lakukan. Tidak taukah kau, aku menjalani hidupku seperti mayat hidup setelah itu. Kau tau , bagaimana rasanya kehilangan orang yang sangat berharga untukku.  kenapa , kenapa kau melakukan ini? apa yang kau pikirkan oo? Apa maumuu?? Teriak nao mi.

Sehun dapat melihat semuanya, seon mi yang sedari awal sudah kacau, dan nao mi seperti seseorang yang kuat tapi nihil ia tidak bisa menahannya. Kini ia mengerti apa yang terjadi antara keduanya.

“ mianhaee..mianhaee …. Lirih seon mi

“ kau boleh membenciku, tapi aku mohon jangan tinggalkan aku.. hiks sambung seon mi

“ aku tau ini kesalahanku , aku tau, aku akan melakukan apapun, tapi jangan tinggalkan aku.. aku mohon, aku tidak ingin kehilangamu. Hiks.. aku mohon..

Nao mi hanya diam dan melanjutkan langkahnya.

“ andwee.. mianhae aku mohon

Kini seon mi sudah sangat berantakan dan kacau, ia menggosokkan kedua tangannya memohon maaf kepada nao mi yang sudah berada jauh darinya.

“ andwee hiks.. mianhae… aku mohon . mianhaee..jangan tinggalkan aku onnieee…..

Aku mohon onnniieeeeee.. hiks teriak seon mi parau di tempatnya. Nao mi yang masih dapat mendengar itu,rasa sesak dan sakit membuat  cairan bening itu tidak bisa ia bendung, namun langkahnya terus membawanya meninggalkan adiknya itu. Seon mi sudah menangis sejadi jadinya. Ia benar benar jatuh kali ini. sehun keluar dari tempatnya dan mendekat kea rah seon mi mendekapnya dan memberikannya ketenangan. Tak lama sehun merasa berat. Tanpa ia sadari seon mi pingsan, sehun segera membawanya ke uks dan menyuruh beberapa teman wanita seon mi menjaganya. Sedangkan sehun pergi mencari nao  mi, ia pikir ada sesuatu yang harus diluruskan disini.

Sehun melihat nao mi di dalam aula kosong yang biasa digunakan untuk acara acara besar. Nao mi sendirian di tengah aula itu , duduk menatap kosong kedepannya. Sehun mendekatinya dan duduk menghadap nao mi dari arah samping. Sehun tau sama halnya dengan apa yang dirasakan seon  mi, nao mi juga merasakan itu. Tapi sikap keras nao mi membuatnya tidak mudah untuk jatuh dan mencoba tegar.

“ menangislah.. ujar sehun. Nao mi masih tidak bergeming

“ aku tau kau sakit, menangislah . ..ulang sehun lagi. Lagi lagi nao mi tak bergeming

“ bagaimanapun dia adikmu dan kurasa kau lebih tau daripada aku, apa yang terjadi saat itu. Lanjut sehun.

“ menangislah nao mi, jangan seperti ini, kau terlihat mengerikan jika seperti ini, menagislah, keluarkan kesakitanmu nao mi ya.. seperti waktu itu nao ya.. Han Nao Mi aku mohon jangan menyiksa dirimu. Nada sehun meninggi dan sedikit memburu, ia tidak tahan melihat nao mi yang seperti ini, terlalu menyakitkan.

Perlahan nao mi menunduk dan terdengar isakan halus. Sehun menghela nafas.

“ aku tidak mengerti..hiks.. aku tidak mengerti..hiks.. kenapa.. kenapa harus aku.. kenapa? Teriak nao mi diakhir. Tangisannya pun pecah. Sehun menatapnya sendu.  Sehun tidak pernah melihat nao mi seperti ini sebelumnya.  Sehun mendekat dan mendekap nao mi.  nao mi terus terisak hebat. Sehun dapat merasakan nao mi Mencengkaram lengan baju nya kuat.  Sehun mengeratkan pelukannya . memberikan kecupan di puncak kepala nao mi. mencoba menenangkannya.

——

“ kau serius dengan semua ini? nao mi mengangguk.

“ aku akan pergi. Aku harus menenangkan pikiranku dulu sampai semua ini bisa kuterima dan aku jalani. Dan sampai saat itu tolong jaga dia sehun ah, hanya itu yang kuminta darimu. Nao mi pun mundur berbalik dan melangkahkan kakinya untuk check in.

“ bisakah kau tidak pergi? Gumam sehun yang masih bisa terdengar oleh nao mi namun nao mi tidak menanggapinya dan tetap pada tujuannya.

—-

“ dimana dia? Teriak seon mi

“ seon mi ah.. apa yang kau lakukan ? Tanya jungkook khawatir melihat keadaan seon mi yang sudah sangat kacau dan berantakan.

“ dimana ayahmu ?? dimana dia? Teriak seonmi lagi

Belum sempat jungkook menjawab, tuan jeon  sudah  muncul

“ wawawawa… anak kesayanganku sudah datang. Bagaimana? Apa kau baahagia? ledeknya

“ diam kau! Semua ini gara gara kau, semua ini gara gara dirimu . akan kulenyapkan kaau. Seon mi menyodorkan pistol ke arah tuan Jeon. Jungkook yang melihat itu membelalak.

“ ternyata kau ingin bermain denganku? Baiklah.

Tuan Jeon mengeluarkan pistol dalam kantongnya.

“ mungkin sudah saatnya kau juga pergi menyusul orangtuamu nak. Aku mengira setelah kau menyadari apa yang kau lakukan dulu saat itu, kau akan terus diam, tapi ternyata kau melakukan sesuatu dibelakangku.Ujar tuan Jeon menyeringai.

Jungkook bergetar, ia benar benar tidak bisa berfikir dan mengambil tindakan apa apa. Ia mengeluarkan ponselnya dan mencoba menghubungi polisi. Namun tuan Jeon mencegahnya.

Dan tanpa jungkook sadari ia menekan panggilan ke nao mi. nao mi yang baru saja selesai check in pun mengangkat panggilan dari jungkook.

“ kenapa? Kau sudah dicampakkan kakak kandungmu sendiri? Dia tidak mau menerimamu sebagai adiknya?  Haah.. sudah kuduga. Kau anak yang tidak berguna

“ diam kau, semua ini gara gara dirimu. Kaulah yang membuat semuanya jadi seperti ini. enyahlah kau.

“ seorang anak yang tidak berguna sepertimu kalau tidak aku manfaatkan maka kau akan sia sia hidup didunia ini. dan apakah sekarang kau ada kata kata terakhir untuk kakakmu itu? Sebelum aku mengirmmu ke neraka bersama orang tuamu?

Nao mi mendengar semuanya, dengan segera ia pun berbalik dan berlari sekuatnya keluar bandara. Ia mencoba menghubungi sehun yang sudah duluan pergi saat nao mi check in.  Dan memberi tau sehun apa yang terjadi juga dimana seon mi . ia takut sesuatu terjadi pada adiknya itu sebelum ia sampai.

“ ayah..ibu, lindungi dia.. aku mohon. Doa nao mi.

—–

“ ayah aku mohon, hentikan hentikan semua ini, teriak jungkook yang sudah tidak tahan lagi.

“ sesuatu yang sudah dimulai tidak bisa dihentikan lagi anakku.

“ ayah aku mohon.

Door…

Seon mi melepas pelatuknya, namun nihil tuan Jeon mengetahui aksi seon mi dan dia menghindar.

“ anak nakal, kau benar benar sudah membuatku marah anak kecil. Ujar tuan jeon.

“ seon mi hentikan aku mohon.

“ jangan menghalangiku. Bentak seonmi

“ ayolah ucapkan kata kata terakhirmu, agar aku bisa menghabisimu dengan baik, lalu menyampaikan kata kata terakhirmu kepada kakakmu itu.  Tidak asyik jika aku tidak bertemu dengannya juga.

“ jangan berharap, sebelum aku mati, aku akan melenyapkan mu dengan tanganku sendiri.

“ wa, kau dan orang tuamu sangat mirip. Kau tau? Ayahmu tuan Han Jong Dae juga mengatakan itu padaku tapi lihatlah siapa yang duluan pergi dari dunia ini.

“ apa maumu? Kenapa kau melakukan ini? kenapa kau ingin membunuh orang tuaku? Waeee? Kenapa kau menggunakanku sebagai tameng , waeee? Teriak seon mi serak.

“ kau ingin tau? Baiklah akan kuberitau. Han Jong Dae dialah yang membuatku kehilangan istri dan anakku, kau tau bagaimana rasa sakit ku saat itu. Teriak tuan jeon

Jungkook menghela nafas.

“ itu bukan kesalahan orang tua ku.

“ bukan katamu. Bagaimanapun juga dia sudah membuat 2 nyawa pergi begitu saja, meskipun dia tidak menggunakan senjata atau lainnya, tetap saja dia pembunuh.  Teriak tuan Jeon lagi.

“ diam kau dan lepaskan benda itu.. teriak nao mi yang sudah sampai dan melihat semuanya. Seon mi kaget dengan kedatangan nao mi.

“ lepaskan itu sekarang, atau aku akan menghubungi polisi saat ini juga.

“ wooow, kau kah Han Nao MI? umm, sepertinya aku akan menghabisi kalian berdua saja, itu lebih menyenangkan. Uajar tuan jeon

“ seon mi ya, aku akan menghabisinya untukmu, kau sudah menyelesaikan 2 orang dan sekarang biarkan aku yang menyelesaikannya oo.. lanjut tuan jeon

“ jangan sentuk kakak ku..teriak seon mi.

tanpa aba aba nao mi maju kea rah tuan Jeon dan merebut benda itu dari tangan tuan jeon, terjadilah perebutan pistol, dan nihil pelatuk terlepas dan mengarah pada seon mi , jungkook yang melihat itu langsung melindungi seon mi

door… semuanya terkejut, jungkook berhasil melindungi seon mi, pelatuk itu menembus kakinya, jungkook merintih kesakitan, sekarang ia tidak kuat untuk berdiri.

“ seon mi, kau tidak apa? Tanya jungkook.

“ jungkook ya, andwee, andwe, jungkook ya gwenchana? Jungkook yaaa…gwenchana?

“ gwenchana seon mi ya..lirih jungkook mengukir wajahnya dengan sebuah senyuman agar seon  mi tidak khawatir.

“ ahni.. ahni.. kau harus segera diobati.

“ gwenchanayo… bantah jungkook.

“ jeon jungkook!!! Apa yang kaulakukan, kenapa kau melindungi nya? kenapa kau melindungi mereka yang sudah membunuh ibu dan adikmu. Waee? Teriak tuan jeon marah.

“ ayah ini salah, ini tidak benar, aku mohon hentikan, mereka tidak bersalah, aku mohon demi aku.

“ tidak ada yang bisa menghalangiku

“ ibu tidak akan senang jika ayah seperti ini

“ terserah apa katamu.

Tuan jeon yang akan menegadahkan pistolnya , berhasil di tepis nao mi, pistol jatuh dan terseret jauh, namun nao mi kalah dalam mengambil pistol itu. Tuan jeon mengambilnya dan mengarahkan nya kea rah nao mi.

“ haha, kau pikir kau hebat nona? heh, kau sama saja dengan adikmu yang tidak berguna itu.

“ jangan samakan aku dengan dia. Tegas nao mi.

“ jika kau tidak menyukainya, kenapa kau harus datang kesini dan membelanya?

“ dia keluargaaku, dia adikku, dia anak yang dilahirkan di raahim yang sama denganku, dia anak orang tuaku. Dia saudaraku. Jelas nao mi tenang.

“ tidakkah kau membencinya? Dia sudah membunuh orang tua kalian. Ujar tuan jeon

“ kau lah yang melakukan itu. Dalam keluargaku tidak ada ada kata kata membenci. Kau lah yang sudah membunuh orang tuaku, memanfaatkan anak yang belum tau apapun, kau kira itu mainan? Hanya orang orang yang tidak tau arti kasih sayang lah dan keprimanusiaanlah yang bisa melakukan itu, dan itu adalah dirimu tuan. Tantang nao mi membuat emosi .

“ diam kau anak kecil…. Teriak tuan jeon yang akan melepaskan pelatuknya.

PRAAANGGG…

Semua mata terlonjak kaget, pecahan kaca sudah bertaburan, darah kental mengalir dari kepala belakang tuan jeon.

“ ahjumma.. lirih jungkook

“ maafkan saya tuan, saya sudah tidak sanggup lagi, maafkan saya. Lirih Kang ahjumma pembantu rumah itu.

Mata mereka kini tertuju pada pria yang baru saja akan melepaskan pelatuknya sudah terkapar tak berdaya di lantai dengan darah yang perlahan mengalir.

“ kita pergi dari sini. Palli….Ajak nao mi dan membantu jungkook untuk berdiri bersama seon mi.

“ ahjumma kajja… perintah jungkook.

Beberapa langkah lagi akan mencapai pintu, seon mi merasa ada yang tidak beres , ia berbalik dan melihat tuan jeon sudah mengangkat pistolnya yang mengarah ke nao mi.

“ mati kau anak kecil , gumamnya,  pelatuk dilepas

“ eonnieeeeeeeee , teriak seon mi , melepaskan kaitan tangan jungkook membuat jungkook hilang keseimbangan dan melindungi nao mi dari arah belakang.

Dooorr..

“ seon mi aaahhhhhh teriak sehun. Peluru pistol berhsil menembus ke jantung seon mi. perlahan eratan tangan seon mi pada nao mi melonggar dan lepas. Nao mi yang masih terkejut ,masih membeku di tempatnya . otaknya tengah mencerna apa yang barusan terjadi. Sehun yang baru saja sampai dan melihat kejadian itu langsung berlari dan membawa seon mi ke pangkuannya.

“ seon mii.. seon mi..andwee andweee, maldo andwee.. panggil jungkook, jungkook melihat ayahnya yang tersenyum puas.

“ apa yang kaulakukan ayah.. teriak jungkook.

“ hehehe, kalian kira hanya dengan memukulku dengan kaca ini aku bisa mati. Itu percuma.

“ seon mi ah, buka matamu, jebal… seon mi ah, aku disini, buka matamu aku mohon.  Teriak sehun kini cairan bening sudah membanjiri wajah sehun. Begitu juga dengan nao mi, meskipun tidak ada isakan, air itu terus keluar dan mengalir. Nao mi berbalik dan melihat yeoja yang berstatus sebagai adiknya sudah terkapar tak berdaya gara gara menyelematkannya.

“ seon mi ah, buka matamu jebal…

Perlahan seon mi yang masih sanggup bertahan membuka matanya.

“ sehun ah… panggilnya parau

“ syukurlah, gomawo kau sudah bertahan,

“ sehun ah.. sa… rang..hae, sarang..haeyo. gomawoyo, mianhaeyo…

“ andweee, jangan meminta maaf aku mohon. Aku mohon bertahanlah seon mi , sebentar lagi mereka akan datang bertahnlah.

“  terima kasih…. sudah berada… disisiku sehun ah, gomawo.

“ andweee, jangan katakan itu seon mi ah… andwee, aku akan terus berada disisimu, bertahanlah seon mi ah.

“ berbahagialah sehun ah…. Lirih seon mi yang sedang sekarat menahan sakitnya.

“ onn.. onnie… nao mi mendekat perlahan, nao mi hanya bungkam, cairan bening itu terus mengalir di wajahnya.

“ mianhaeyo… uljimaaaa.. …. Gwenchanayo… ujar seon mi terbata bata.

“ jangan … menyalahkan dirimu… ini bukan salahmu.. ini keinginanku …menyelematkanmu… karena kita saudara… kau kakakku… kita lahir di Rahim yang sama.. kita saudara…

Rahang seon mi mengeras menahan kesakitan yang semakin membuatnya menderita

“ uljimaa.. uljima.. aku menyayangimu onnie… lebih dari siapapun… aku menyayangimu… kau sudah memaafkanku kan.. aku percaya kau juga menyayangiku…. Terima kasih sudah memaafkanku .. terima kasih sudah …. Datang.. terima kasih untuk takdir yang sudah …mempertemukan kita. Aku…bahagia

Ingin rasanya nao mi berteriak tapi lidahnya kelu, tubuhnya bergetar.  Dan masih bertahan menahan isakannya.

“ aku.. akan bertemu ayah dan ibu kita

“ jangan mengatakan itu seon mi ah, andweee.. lirih sehun sudah tidak tahan.

“ gwenchana sehun ah. …onnie… aku akan menemui…mereka…dan menyampaikan salammu… aku , ayah dan ibu akan melihatmu dari sana…. Hiduplah dengan baik onnie… berbahagialah.

“ bertahanlah seon mi… ujar sehun

Jungkook hanya diam, wajahnya juga sudah banjir dengan air mata dan menunduk. Ia tidak tahan melihat semua ini.

“ onnie bolehkah aku merasakan ………….pelukan darimu?

Nao mi pun mendekat dan mendekap erat adiknya itu. Isakan halus mulai terdengar dari nao mi.

“ kajimaaa.. lirih nao mi di telinga seon mi. seon mi tersenyum.

“ goma..wo onnie… balas seon mi mempertahankan senyuman yang menjadi senyuman terakhirnya, detik berikutnya nao mi merasa berat, tangan yang melingkar di pinggangnya lepas. Ia melonggarkan pelukannya dan melihat mata seon mi sudah terpejam.

“ andwee.. andwee.. seon mi ah.. seon mi ahh.. bangun.. bangun… bangun.. seon mi ah… teriak sehun frustasi. .dan mendekap raga seon mi

Jungkook menutup mulutnya rapat dengan tangannya, menahan isakannya, ahjumma yang menyaksikan itu juga ikut meneteskan air matanya.  Nao mi bungkam, ia memandang raga adiknya yang tidak dihinggapi roh lagi. Pikirnnya blank, tatapannya kosong, terdiam sejenak dan berdiri dari tempatnya, pikirannya sudah tidak bisa mengontrol tindakkannya lagi, kesadarannya sudah kacau. Nao mi mendekat ke arah tuan jeon yang tersenyum miring dan masih memegang pistol.

“ drama yang memyenangkan.. ejek tuan jeon. Nao mi menendang tangan tuan jeon yang memegang pistol dan pistol terlempar, perlahan nao mi mengambil pistol itu dan mengarahkannya pada tuan jeon yang masih terkapar.

“ kau ingin membunuhku? Hahaha.. aku ini punya sembilan nyama, percuma kau membunuhku anak kecil.  Nao mi masih bungkam. Ia menarik pelatuknya perlahan dan..

“ aku harus membunuhmu du…..

Door door door…..3 peluru lepas dan menembus jantung tuan jeon dan dapat dipatikan tuaan jeon sudah tak bernafas lagi.   Sehun ,jungkook yang tidak menyadari gerak gerik nao mi terlonjak kaget.

“ nao mi ah… ujar jungkook.

“ nao mi , apa yang kau lakukan.

Nao mi masih hilang kendali, tatapannya masih kosong.

“ nao mi lepaskan benda itu.. teriak sehun

Polisi pun datang, dan melihat nao mi berada di dekat raga tuan jeon, juga memegang benda berbahaya itu, polisi langsung mengambil tindakan terhadap nao mi.

#flashback End

“ nao mi ssi.. ada kunjungan untukmu. Nao mi  tersadar dari lamunan panjangnya.

“ nuguseyo? Tanyanya

Nao mi dibawa ke ruang bertamu

“ jungkook ya…. jungkook menampilkan senyumnya menyambut nao mi.

“ apa kabar? Tanya jungkook.

“ aku baik baik saja. balas nao mi.

“ baguslah. 1 tahun lagi kau akan keluar kan.

“ em, tapi jungkook ya, kenapa kau menjamin ku? Aku sudah membunuh ayahmu.

“ aku tau apa kebenarannya nao mi ya, aku tau bagaimana kondisimu saat itu. Sudahlah jangan diingat lagi, sekarang pikirkan saja apa yang akan kau lakukan setelah keluar dari sini. Ujar jungkook.

“ entahlah, aku merasa lebih baik hidup sebagai tahanan dan terhindar dari dunia luar.

“ jangan bicara begitu, banyak orang yang menginginkan posisimu karena kau akan keluar dari tempat ini sebentar lagi.

“ haah.. em, lalu apa yang akan kau lakukan?

“ aku? Mungkin setelah ini aku akan pegrgi ke china untuk mengurus bisnisku.

“ oooh.. berhati hatilah kalau begitu.

“ ne, tidak usah khawatir, khawatirkan saja dirimu. Emm nao mi ya ahn ahjumma menitipkan ini.

“ alamat?

“ ne, dia menginginkanmu datang ketempat itu setelah keluar dari sini.

“ em, baiklah, akan kuusahakan. Gomawo jungkook ah..

“ apa kau tidak ingin menikah denganku? Goda jungkook .

“ apa tidak masalah jika mantan kriminal menikah dengan seorang CEO ?

“ hemm, kau ini!! nao mi hanya tersenyum melihat reaksi cemberut jungkook, ia sangat berterima kasih kepada namja satu ini, selama dia di penjara hanya jungkook dan bibi nya lah yang pergi melihatnya ,memberikannya semangat hidup, namun ia tetap merasa bersalah pada jungkook.

————-

Celana jeans, kaos putih lengan panjang dengan cardigan, yeoja itu melangkah keluar dari tempat yang selama 4 tahun ini ia tinggali, menghirup udara bebas yang sudah lama tidak ia rasakan, melepaskan penat tubuhnya. Melangkah kemana kakinya membawanya. Nao mi merogoh saku cardigannya dan menemukan secarik kertas yang pernah jungkook berikan dulu, ia pun memutuskan untuk pergi ketempat itu.

 

Tempat yang sangat nyaman, pemandangan laut lepas membuatnya merasa tenang. Sebuah yayasan di atas perbukitan, nao mi merasa beruntung pergi ketempat ini,

“ nona….

“ ahjumma.. aku kembali. Menyambut ahn ahjumma dengan senyuman hangat yang terlukis diwajahnya

Ahn ahjumma mendekat dan memeluk hangat nonanya itu, ia sudah menganggap nao mi seperti anaknya sendiri, meneteskan cairan bening, merasa sedih dengan kehidupan yang dijalani nao mi. nao mi melepaskan pelukan bibi ahn.

“ uljimayo.. aku sudah disini ahjumma.. keu merindukanku? Goda nao mi

“ tentu saja nona.

“ jangan panggil aku nona lagi, panggil saja nao mi aah.. ujar nao mi.

“ emm, baiklah nak..

Nao mi hanya tersenyum menanggapinya.

Sudah 5 hari nao mi bersama bibi ahn tinggal bersama anak anak yayasan yatim piatu, nao mi banyak bermain dengan mereka dan mengajar mereka, ini membantunya melupakan masa lalunya dan memulai awal yang baru sebagai nao mi yang baru.

“ saatnya makan adik adik… teriak nao mi senang.

mereka menikmati makan siang mereka dengan baik.

“ nao mi ah..

“ ne ahjumma..

“ kau tidak ingin pergi ke peringatan adikmu?

“ tentu saja. besokkan? Tentu saja aku akan pergi.

“ kalau begitu aku akan menemanimu,.

“ gwenchana, aku akan pergi sendiri kali ini. nao mi melihat raut khawatir pada wajah bibi ahn.

“ aigoo.. gwenchanyo, aku baik baik saja, tenang saja bibi.  Ujar nao mi meyakinkan bibinya.

————

Sekarang nao mi berada di pemakaman adiknya, ia tersenyum pahit.

“ bagaimana kabarmu? Sudah lama kita tidak bertemu Han Seon Mi. Kau baik baik sajakan?  Ibu dan ayah pasti juga baik dan bahagiakan disana? Kalian tidak usah mengkhawatirkan aku, setelah semua ini aku akan hidup lebih baik. Berbahagialah disana. Aku akan mencari kebahagiaanku disini. Terima kasih atas semuanya, terima kasih sudah bertahan untukku. terima kasih sudah kembali padaku waktu itu, aku akan menjalani hidupku yang baru dengan Naomi yang baru.lirih nao mi. nao mi pun selesai dan kembali.  Tak lama nao mi kembali seorang namja dengan pakaian khas bandara yang melekat di tubuhnya datang dengan sebucket bunga. Namja itu baru saja mendarat beberapa waktu yang lalu di kota kelahirannya lagi setelah 3 tahun lamanya ia tinggalkan.

“ lama tidak bertemu seon mi ah.. mian selama ini aku jarang kesini. Appa ingin aku menjadi penerusnya , jadi aku harus melakukan semua yang ia perintahkan. Semoga kau baik baik saja disana dan bahagia bersama orang tuamu .

Namja yang ternyata adalah pewaris keluarg OH, yaitu Oh sehun melihat sebucket bunga  baru selain bunga nya di makam seon mi. sehun tampak berfikir. Selanjutnya ia berdiri, dan mengucapkan selamat tinggal, berlari keluar makam mengedarkan seluruh pandangannya , namun ia tidak menemukan objek yang ia cari. Namun sehun tidak menyerah ia berlari menyelusuri trotoar jalan, dan matanya menangkap seorang yeoja yang berjalan memasuki bis, yeoja yang sudah sekian lama tidak ia lihat, dan ia rindukan. Sehun pun kembali ke mobilnya dan mengikuti bis itu.

—–

Kini nao mi bergerak kea rah pantai, sehun yang sedari tadi mengekornya hanya melihatnya dari jauh, nao mi sama sekali tidak menyadari kehadiran sehun. Sehun tersenyum miris, matanya berair, melihat nao mi yang tersenyum puas bermain dengan ombak membuatnya merasa sesak, ia bisa merasakan bagaimana penderitaan yeoja itu selama ini, dan ditambah lagi tidak ada orang disampingnya yang bisa berbagi kesakitannya. Kesepian, sendiri, menanggung segalanya sendiri, kehilangan semua anggota keluarganya.

Sehun memutuskan untuk menaiki perbukitan yang cukup landau karena ia melihat sebuah rumah dan ia yakin nao mi tinggal di tempat itu. Sampai di yayasan, sehun melihat bibi ahn.

“ ahjumma…

“ tuan sehun?? Bibi ahn terkejut dengan kedatangan sehun yang tiba tiba.

Mereka pun duduk dan berbincang bersama.

“ dia sudah baik baik saja tuan. Dia akan mengawali hidupnya sebagai nao mi yang baru. Dia sudah lebih ceria disbanding waktu itu.

“ baguslah.. terima kasih ahjumma, kau sudah berada disisinya dan menjaganya.

“ gwenchana tuan, aku sudah menganggap nao mi seperti anak ku sendiri. Tapi tuan bagaimana denganmu? Aku sangat ingin melihat kalian bersama , bersahabat seperti dulu lagi.

“ haaaah… entahlah , aku juga bingung dengan diriku bi.

—————

Malam datang, udara dingin mulai menyeruak. Nao mi memakai cardigannya dan berjalan jalan keluar.

Sampai dipantai ia merentangkan tangannya merasakan angina laut yang menyapu permukaan wajahnya, sungguh menenagkan. Pikir nao mi.

Nao mi mengedarkan pandangannya , ia menangkap seorang namja yang sedang berdiri di tepi pantai , memasukkan kedua tangannya kedalam saku celannya. Dan tak jauh darinya. Nao mi berfikir untuk mencoba ramah dan mengajak berbincang sedikit dengan namja yang ia tak tau bagaimana rupanya. Nao mi mendekat.  Dan hanya berada tak jauh dari punggung namja itu.

“ chogiyo… sapa nao mi. namja itu tak bergeming

“ apa kau tinggal disekitar sini? Aku juga. Malam ini indah bukan? anginnya sangat menenangkan. Aku setiap malam merasakannya, terlalu menenangkan aku malah membuat bibi ku khawatir dan berdiam disini sampai tengah malam haha.. celotehnya sendiri, namja itu masih tidak bergeming. Nao mi merasa sedikit rishi karena tidak dipedulikan.

“ apa kau sedang  ada masalah? Sepertinya masalahmu sangat berat . maafkan aku jika terus mengajakmu bicara, aku hanya mencoba untuk mengurangi bebanmu. Meskipun aku orang asing dan tidak mengenalmu. Maafkan aku sudah lancang.

“ nao mi ah.. ujar namja itu yang ternyata adalah sehun. Namja itu berbalik dan membuat nao mi kaget, raut wajah nao mi tegang dan ragu ragu menatap sehun. Sehun menatap nao mi lekat dengan tatapan lembut.

“ oraemanieyo. Ujar sehun

“ aaa.. ne, oraemanieyo.. nao mi sedikit terbata bata. Rasa bersalah hinggap pada nao mi.

“ mianhae, aku menganggumu. Nao mi berbalik dan hendak pergi meninggalkan sehun.

“ kenapa kau lari? Nao mi menghentikan langkahnya dan berbalik.

“ sehun ah, mianhae, mianhaeyo, aku tau kau marah padaku, kau kecewa padaku, aku sudah membuatmu kehilangan yeoja yang kau cintai, maafkan aku, aku tidak bermaksud seperti itu, andai saja saat itu aku langsung menerimanya , semua ini tidak akan terjadi. Maafkan aku sehun ah.. gugup nao mi menunduk.

“ lupakan itu. Ujar sehun yang membuat Nao mi keget.

“ bukan itu yang ingin kudengar darimu. Nao mi menatap sehun tidak mengerti

“ aku kecewa, aku marah padamu, ya aku akui, tapi bukan karena itu. Aku marah dan kecewa padamu karena kau terus menghindariku, kau memilih untuk bersembunyi dan lari dariku. Wae? Kenapa kau seperti itu? Kau merasa bersalah padaku karena adikmu?

Nao mi menunduk dan memjamkan matanya.

“ aku marah dan kecewa padamu karena kau memendam semuanya sendiri, ya, mungkin ini kesalahan ku juga karena sudah meninggalkanmu begitu saja hari itu, memutuskan tali persahabatan kita hanya gara gara keegoisanku, egois karena aku hanya menginginkan kau melihatku saja, mempercayaiku dan akan tetap terus bersamaku saja.

“ sehun ah.. bukan seperti itu.. ujar nao mi. sehun mendekat kea rah nao mi

“ mulai sekarang , jangan pernah lari dan sembunyi lagi dariku,

“ sehun ah…lirih nao mi

“ memang kedatangan seon mi membuatku merasa nyaman dengannya, tapi aku tetap tidak bisa menghilangkanmu dari pikiranku, lupakan masa lalu, dan sekarang ayo kita mulai awal yang baru dengan hal hal yang baru sebagai nao mi dan sehun yang baru. Maaf kalau aku tidak pernah melihatmu selama ini di tempat itu dan mungkin karena itu kau berfikir aku membencimu.

Nao mi masih bungkam dan sedikit menunduk.

“ aku yeoja yang buruk sehun, aku tidak bisa berteman dengan orang sepertimu. Lirih nao mi. sehun mengangkat pelan dagu nao mi menghadapnya, tersenyum lembut. Nao mi tidak mengerti kenapa sehun memperlakukannya seolah semuanya baik baik saja.

“ ne, kau memang yeoja yang buruk, yeoja yang jahat karena tidak peka terhadap perasaanku selama ini. kau membuatku sudah memilih pilihan yang berat dan membiarkanku dengan perasaan ini sendiri.

“ sehun ah.. apa yang kau bicarakan?  Sehun memegang tegas kedua bahu nao mi dan menatapnya lekat.

“ ayo kita mulai awal yang baru sebagai seseorang yang baru, mejalaninya bersama, dan terus berpegang satu sama lain. Tetaplah bersamaku nao mi, jangan lati lagi dan sendiri lagi, aku tidak bisa membiarkanmu seperti itu. Aku……… jadilah milikku nao yaa….

Nao mi membelalak, ia terkejut dengan penuturan sehun.

“ lupakan semuanya, terserah apa statusmu sebelum ini, aku tidak peduli, aku hanya ingin kau memulai awal yang baru bersamaku, menjadi seseorang yang terus berada disampingku nao ya.. aku membutuhkanmu, aku merindukanmu,  saranghae nao ya..

Penuturan sehun sukses membuat cairan bening itu keluar dari pelupuknya. Nao mi masih mencerna penuturan sehun yang membuatnya seolah melayang dan menyesakkan untuknya, seorang namja yang sudah bersamanya dari dulu , menyaksikan jalan kehidupannya ternyata memendam perasaan yang dalam padanya seorang yeoja yang buruk dan tidak pernah melihat kearahnya, juga menghancurkan perasaan namja itu.

Sehun perlahan mengecup kening nao mi, nao mi dapat merasakan ketulusan didalamnya,  memejamkan matanya menahan isakannya, merasa bersalah pada namja ini. sehun menurunkan pandangannya dan menghapus air mata nao mi.

“ uljima… lirih sehun. Nao mi menghela nafas pelan dan memaksakan senyumannya agar sehun tidak khawatir padanya.

“ gomawo sehun ah… mianhae.. lirih nao mi dan detik berikutnya sehun mendaratkan bibirnya di bibir nao mi, nao mi hanya diam dan memejamkan matanya , air mata bahagia keluar dari sudut mata kedua insan ini. tak lama sehun melepaskan ciumanya dan membawa nao mi dalam dekapannya , nao mi bisa merasakan kehangatan yang diberi sehun.

“ terima kasih tuhan , terima kasih kau sudah membiarkan yeoja ini untuk tetap ada disisiku.aku akan menjaganya dan membahagiakannya selama aku masih bisa membuka mata ini. Sehun membatin dan menghapus jejak air mata di wajahnya.

“appa, eomma, seon mi ah, terima kasih aku tidak akan pernah melupakan kalian. Terima kasih tuhan sudah mengirim namja ini padaku. Aku akan menjalani kehidupanku selanjutnya dengan baik bersamanya. kehidupan tidak selamanya membuatmu tenggelam dengan keadaan pahit yang pernah kau rasakan, terkadang ada saatnya kehidupan memberikanmu kebebasan merasakan bagaimana nafas hidup yang menyenangkan bersama orang orang yang kau cintai, masa lalu yang gelap tidak selamnya menjadikan mu buruk, tapi berterima kasihlah karena masa lalu itu, kau bisa merasakan bagaimana indahnya kehidupan kedepan jika kau menjalaninya lebih baik dan percaya bahwa orang orang yang kau cintai akan selalu ada didekatmu dan mendukungmu.. Batin nao mi.

END

 

MASIH GAJEKAH?? Mianhaeyo..

Gomawo sudah menyempatkan waktu untuk membaca FF ini ^^

Don’t be silent reader!! Mohon tinggalkan jejak, Kritik dan saran sangat ditunggu untuk pembuatan ff selanjutnya, tidak menerima bashing atau flame. gomawoyo   ><

 

7 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] CJH 2nd (Twoshoot) End”

    1. Miaan 😱 idenya mengalir begitu aja jadideh gini 😁 jungkooknya untuk.reader aja deh 😉
      Gomawooo Udah Baca N komen 😃

  1. Kak Ersyaku.. nyesek tapi akhirnya happy ending. Walaupun Seon Mi meninggal tapi Nao mi dapat bersama dengan Sehun.. kutunggu fanfic yang lainnya . Fighting ne

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s