[ Sehun Birthday Projeck ] Gift – Story By Christy Wu

g2

Gift

 

Cast : Sehun Rouler & Krystal Rouler

Genre : Romance, fantasy, Family | Rating : G | Length : Oneshoot

[ Original Story By Christy Wu]

Disclaimer :

Happy Birthday Mr. Rouler walaupun di real life SesTal tidak bersama tapi kalian akan tetap jadi pasangan paling SoSweat di setiap ff Christy kok. Cerita ini adalah sequel dari Last Generation, semua cast yang ada Christy pinjem dari agensi dan orang tua masing – masing. Alur cerita murni milik Christy seorang.

 

o0o

Mobil lamborgini putih itu memasuki rumah bergaya mediteranian dengan sepanjang jalan menuju pintu utama ditanami mawar biru. Langit masih gelap saat Sehun melirik arloji di pergelangan tangan kirinya menunjukkan waktu pukul 05.30 pagi waktu setempat. Kendati Sehun adalah orang gila kerja, ia tidak pernah memiliki aturan kesopanan untuk berkunjung kerumah siapa – pun termasuk rumah orang tuanya. Sudah mengenakan baju kerja rapi dengan tatanan rambut klimis ala direktur muda masa kini. Kaki jenjangnya menapaki dinginnya lantai marmer yang beradu dengan vantofel hitam yang Sehun kenakan. Suasana masih lengang, jelas pemiliknya masih bergelut dengan selimut hangat diatas ranjang. Hanya ada beberapa Maid yang berlalu lalang membungkuk hormat padanya tiap berpapasan saat Sehun menaiki tangga menuju lantai dua. Langkahnya terhenti Ketika melihat sosok mungil yang masih memakai piyama Doraemon sedang berdiri didepan pintu bercat putih yang masih tertutup rapat sambil memeluk boneka Rusanya erat, rambut hitam panjangnya masih berantakan khas orang bangun tidur.

“ Kau dengarkah Shika kata Daddy 15 menit lagi “ gumam gadis kecil itu berbicara dengan boneka rusa berwarna biru yang ia beri nama ‘ Shika’ dalam bahasa jepang artinya adalah rusa.

“ Lunna sedang apa ? “ tegur Sehun. Obsidian hazel itu kian berbinar mendapati sosok jangkung yang tersenyum hangat dihadapannya.

“ Papa “ girang gadis kecil itu berlari kearah Sehun yang sudah merentangkan kedua tangannya bersiap membawa tubuh kecil berusia 4 tahun itu dalam pelukan.

“ Lunna rindu papa, Mama mana ? “ tanya Lunna masih dengan tangan yang mengalung pada leher Sehun.

“ Mama masih di Manhattan sayang, mungkin baru pulang siang nanti “ jawab Sehun kalem sambil membenarkan rambut Lunna yang berantakan.

“ Apa disana banyak orang sakit sampai Mama belum pulang juga ? “ celotehnya lagi kali ini dengan mata yang mengerjap lucu menatap manik Biru Safir milik Sehun.

“ Ya, karena Mama dibutuhkan disana. Banyak orang yang butuh bantuan Mama “

“ Kalau sudah besar nanti aku mau jadi Dokter seperti Mama Krystal “ – Lunna.

“ Kalau Lunna ingin seperti Mama Krystal, sekaran Lunna harus mandi dan siap – siap berangkat Sekolah hhmm. Apa Lunna mau Papa mandikan ? “ gadis kecil bermata rusa itu menggeleng.

“ Ok Papa tapi Lunna sekarang sudah besar dan bisa mandi sendiri “ Lunna mengecup pipi Sehun singkat sebelum kembali kekamar untuk mandi.

“ Lunna tunggu “ panggil Sehun, menghentikan Lunna yang baru beberapa langkah menjauh.

“ Kalau ada Daddy jangan memanggil Papa ya, tapi – “

“ Ya Lunna ingat kalau ada Daddy, Lunna harus memanggil Papa dengan Oppa. Begitukan Sehun Oppa “ potong Lunna dengan wajah imut yang mirip dengan Daddy – nya.

“ Good, adik Oppa memang pintar “ Sehun mengusap puncuk kepala adiknya. Lalu si gadis kecil segera bergegas menuju kamar. Lunna Rouler adalah adik Sehun yang baru berusia 4 tahun namun karena jarak umur mereka yang begitu jauh, Lunna lebih senang memanggil Sehun dengan panggilan Papa dan Mama untuk Krystal. Keinginan Luhan untuk memiliki seorang anak lagi terpenuhi, terlebih lagi ia mendapatkan anak perempuan yang selama ini ia harapkan mempunyai paras sepertinya. Pemikiran Luhan memang sedikit kekanakan, ia mengira dengan punya anak perempuan ada yang akan lebih menyayanginya dibandingkan dengan Sehun yang terlalu sayang dengan Sera. Namun nyatanya Lunna anak perempuannya lebih menyayangi Sehun kakaknya selama ini, tentu itu menjadi kecemburuan besar bagi Luhan.

Sehun berdiri didepan pintu seperti yang Lunna lakukan beberapa saat yang lalu. Setengah kesal ia menendang pintu bercat putih itu dengan kaki kanannya, hingga menimbulkan dentuman yang menggema kepenjuru ruangan.

“ Kalau tidak bisa mengurus anak, jangan coba – coba membuatkanku adik lagi. Dasar rusa mesum “ teriak Sehun sebelum berlalu ke lantai dasar untuk membuat sarapan sederhana untuknya dan Lunna sambil menggerutu.

Didalam kamar Luhan masih betah mengungkung Sera dibawah kuasanya, tak henti ia mengecupi, menyesap dan melumat bibir ranum itu bersamaan dengan desahan kecil yang keluar dari bibir Sera yang semakin membuat Luhan terbakar dalam gairan dan tak bisa menghentikan apa yang sudah mereka mulai.

“ Sssss Lu ada Se – Sehun Ah – “ gumam Sera dengan susah payah yang malah berakhir dengan desahan di akhir saat Luhan benar – benar mengerjainya.

“ Biarkan saja dan nikmati apa yang aku lakukan pada tubuhmu “ ujar Luhan menatap netra biru Sera yang berkabut terbakar gairah dan kembali melumat bibir istrinya tanpa ampun.

o0o

“ Lunna belajar yang pintar ya “ pesan Sehun pada Lunna saat berada di gerbang TK. Menjadi kebiasaan Sehun dan Krystal kalau mempuanyai waktu luang akan mengantar Lunna berangkat kesekolah. Beberapa orang sempat mengira Sehun dan Krystal adalah orang tua Lunna lantaran Luhan dan Sera jarang mengantarkan putri kecilnya itu.

Gadis kecil bersurai hitam itu mengangguk “ Papa nanti aku akan main kerumah Derren dan Kerren ya, katanya Aunty Freya baru membelikan buku baru untuk Derren. Lunna ingin lihat juga “

“ Apa Lunna sudah bilang Mom “ tanya Sehun pada adik kecilnya.

“ Semalam Lunna sudah minta ijin, jadi nanti siang Papa tidak usah menjemput Lunna “ – Lunna.

“ Baiklah jangan nakal ya disana. Sekarang waktunya Lunna masuk sekolah “ Sehun mengusap puncak kepala Lunna sebelum gadis kecil itu masuk kedalam sekolah dan berbaur dengan temannya yang lain. Senyum itu perlahan luntur, rasa kehilangan itu masih belum sepenuhnya pudar dalam benaknya. Aimee. Sehun merindukan putri kecilnya yang sudah tiada, selama ini ia berusaha kuat tak menunjukkan kekosongan hatinya pada siapapun termasuk pada Krystal. Melihat anak – anak kecil berlarian disekitarnya tak bisa dipungkiri kalau Sehun juga menginginkan seorang anak dalam pernikahan. Anaknya sendiri, darah dagingnya yang akan meneruskan garis keturunannya kelak. Tapi tuhan seakan masih menguji kesabarannya hingga sampai saat ini ia belum dikaruniyai keturunan lagi setelah Krystal keguguran bayi mereka yang ia beri nama Aimee.

Mata birunya kembali berembun, ia mendongak menatap Langit pagi sambil menarik nafas dalam. Kembali teringat dengan bayi mungil berpipi kemerahan yang punya garis wajah dan kulit seputih salju mirip sepertinya. Bayi yang pernah ia gendong beberapa saat sebelum dikebumikan. Apakah Sehun kini menjadi melankolis ?

Tak lama ponselnya bergetar, seutas senyum terbentuk begitu saja saat membaca id si penelfon.

“ Ya sayang selamat pagi “ jawabnya setelah menggeser tombol Hijau.

“ Apa kau sedang bersama Lunna ? “ tanya orang diseberang sana.

“ Lunna baru saja masuk sekolah, dia merindukanmu Krys “ ujar Sehun sambil memutar kesisi mobil untuk masuk.

“ Ah aku juga merindukannya, aku juga sangat merindukanmu Hun “

“ Kalau begitu cepatlah pulang, bagaimana kalau nanti kita kencan ?“ ajak Sehun dengan senyum manis yang begitu Krystal puja, sayangnya saat ini Krytal tak dapat melihatnya.

“ Tentu aku mau, tapi aku nanti masih ada sedikit urusan dirumah sakit. Mungkit akan selesai sore “

“ Aaaiiiss kenapa istriku sekarang di monopoli banyak orang “ gerutu Sehun yang mendapat sebuah tawa renyah dari Krystal diseberang sana. “ Baiklah kalau begitu kita bertemu jam 5 sore di taman kota ok. Aku juga harus menggantikan Kai untuk rapat karena persalinan Hanna sudah dekat. Kai benar – benar menjadi suami siaga “ setelah lulus Senior High School Sehun dan Kai mengambil kuliah bidang managemen bisnis dan juga seni sedangkan Krystal mengambil kuliah kedokteran dan Hanna yang memilih mengambil jurusan pendidikan Kimia. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana S1 – nya Kai dan Sehun menjalankan bisnis yang sudah dirintis oleh orang tua mereka masing – masing. Luhan, Sera, Kris dan Jesica ikut menancapkan cakarnya di dimensi manusia dengan membangun kerajaan bisnis mereka sendiri. Chanyeol sudah menjadi jaksa muda yang sukses dan sosok ayah yang begitu mengagumkan dimata anak kembarnya Derren Vandersmith dan Kerren Vandersmith, Freya sendiri menjadi seorang ibu dan arsitek yang hebat.

“ Baiklah kalau begitu sampai bertemu nanti “ – Krystal.

“ Iya sayang “

“ Sehun “

“ Iya aku masih mendengarmu Krystal “

“ Aku mencintaimu “

Sehun tersenyum lagi “ Aku lebih mencintaimu “

o0o

Krystal duduk disalah satu kursi taman, sepertinya Sehun akan sedikit telat kali ini. Ia memejamkan mata menikmati angin musim semi yang berhembus sepoi – sepoi menerbangkan kelopak bunga sakura yang berguguran berlatar lembayung senja di ufuk barat.

“ Gadis cantik tidak pantas duduk sendirian “ suara husky itu mengalihkan perhatiannya.

“ Gabriel apa yang kau lakukan disini ? “ tanya Krystal dengan gurat bingung diwajah.

“ Ck kenapa kau selalu mengulang pertanyaan itu sih setiap kita bertemu ? “ kesal Gabriel lalu duduk disebelah Krystal tanpa menunggu persetujuan.

Krystal terkekeh melihat wajah kesal Gabriel disebelahnya. “ Baiklah maaf, apa kabar ? “

“ Sangat baik kalau semua malaikat melakukan tugasnya tanpa membuat masalah, aahh bebanku terasa ringan. Tugas mengambil nyawa dan kelahiran berjalan dengan selaras “ ujar Gabriel sambil merenggangkan badannya seperti anak kecil. Krystal tak habis fikir bagaimana bisa penguasa Surga bertingkah seimut ini diluar umurnya yang sudah mencetak kata tua dalam perhitungan manusia.

“ Apa kau sedang merajuk kepadaku ? kerjaanmu tidak pernah berubah “ tanya Krystal.

“ Tenang saja aku hanya curhat hehehe “ kekehnya sambil memamerkan barisan gigi kelinci yang tersusun rapi. “ Aku hanya ingin mengantar hadiah yang kujanjikan tempo hari “ ujar Gabriel dengan manik mata Grey – nya bersirobok dengan manik Merah ruby Krystal yang tersamarkan senja.

“ Ku kira kau melupakannya mengingat kesibukanmu di dunia atas yang tak pernah ada hentinya “ – Krystal.

“ Kau mengatakannya seperti aku ini malaikat yang senang ingkar janji “ gerutu Gabriel lagi sambil berkacak pinggang.

“aku tidak mengatakan seperti itu” balas Krystal acuh. Gabriel hanya bisa menarik nafasnya dalam menghadapi Ice princess yang satu ini.

“ Bagaimana kau bisa sangat menjengkelkan sih “ teriak Gabriel akhirnya dan tawa renyah Krsytal kembali pecah. Ah setelah bersama dengan Sehun kini Krystal sangat mudah tertawa, bisa dibilang ia tidak pelit akan sebuah senyuman seperti dulu. Walau label Ice Princess tetap dipegang mutlak olehnya.

“ Jangan berharap lebih, lidahku memang kadang sedikit tajam “

“ bukan masalah lidahmu tapi – , ah sudahlah yang penting aku hanya mengantar hadiah untuk suamimu Sehun “

“ Ehh begitu saja kau marah “ goda Krystal namun wajah Gabriel sudah terlanjur tertekuk.

“ Sudah ya sampaikan salamku untuk Suamimu, selamat ulang tahun dan kalian harus menjaga hadiahku ini dengan baik atau akan ku ambil lagi nantinya “ setelah mengatakan itu Gabriel beranjak dari duduknya, membawa kelopak – kelopak bunga sakura yang jatuh ke aspal untuk ikut mengelilinginya disepanjang jalan. Bunga bunga yang masih menguncup secara ajaib mekar begitu saja saat tangan kanan tangan tuhan berwajah imut itu lewat.

“ Hei mana hadiahnya “ teriak Krystal namun Gabriel tidak berbalik sama sekali dan semakin menghilang dalam kumpulan bunga yang menutupi seluruh tubuhnya.

“ Bicara dengan siapa ? “ Krystal reflek terlonjak saat sebuah tangan kekar melingkar dipinggangnya. Aroma tubuh yang amat ia kenal menyeruak memenuhi brongga dadanya. Netra merah rubynya mengerjap saat tatapan keduanya beradu, mengungkapkan kerinduan tanpa kata yang dibawa angin.

“ Kau mengagetkanku ? “ rajuk Krystal lalu membalikkan badan untuk lebih leluasa memeluk tubuh suami yang ia rindukan. Dengan senang hati Sehun mengungkung tubuh Krystal dalam dekapannya sambil menyesapi aroma mawar yang membuatnya candu setengah mati. Dulu hingga sekarang dan akan berlangsung selamanya.

“ Sedang bicara dengan siapa tadi ? “

“ Hanya teman lama “ ujar Krystal teredam dalam pelukan Sehun yang begitu nyaman untuknya. Tak hentinya Sehun mengecupi puncak kepala Krystal sambil menyisir surai kecokelatan Krystal yang dibiarkan tergerai.

“ Tapi sejak tadi kau terlihat berbicara sendiri sayang “

Krystal terkekeh sambil merenggangkan pelukannya, mengamati netra biru safir yang selalu menenggelamkan kewarasannya. “ Teman lamaku sedikit berbeda dari yang lain “ ujarnya membuat sebuah kerutan samar di dahi Sehun.

“ Dia menitipkan ucapan selamat ulang tahun untukmu, dan . . . . sebuah hadiah “

“ Benarkah, kalau begitu dimana hadiahnya ? “ tanya Sehun, Krystal menghembuskan nafasnya kesal kemudian.

“ Entahlah sepertinya ia ingin sedikit membuat sebuah teka – teki dengan hadiah yang akan dia berikan “ Krystal mengangkat bahunya acuh sebelum mengamit lengan kekar Sehun untuk berjalan pergi dari tempat mereka berdiri. Belum jauh mereka berjalan terdengan bunyi sesuatu yang terjatuh. Reflek keduanya berhenti dan menoleh kebelakang.

Ada seorang gadis kecil bergaun putih motif bunga – bunga kecil berwarna pink yang tersungkur ke tanah, Krsytal dan Sehun segera menghampiri gadis kecil yang sedang mengusap lututnya yang terluka.

“ Gadis manis apa kau tidak apa – apa ? “ tanya Krystal sambil berjongkok memeriksa luka di lutut si gadis diikuti Sehun yang melakukan hal yang sama. gadis kecil itu mendongak.

DEG

Sehun dan Krystal hampir tak percaya dengan apa yang ada didepan mereka saat ini. Obsidian semerah Ruby yang berkilau dengan tatapan mata tajam yang lembut seperti Krystal. Bibir mungil dengan garis wajah yang tegas seperti Sehun dengan rambut kecokelatan panjang yang bergelombang diujungnya. Mereka sama – sama terdiam saat gadis kecil itu malah tersenyum membuat matanya melengkung seperti bulan sabit dengan deretan gigi putih rapi. Ia meraih setangkai mawar merah yang tergeletak disamping tubuh lalu ia berikan kepada Sehun yang masih mematung menatapnya.

“ Daddy selamat ulang tahun “

Dan inilah hadiah untuk Sehun yang Gabriel janjikan. Aimee Rouler.

Fin

udah ya dengan ini epilog Last Generation kelar. untuk selanjutnya silahkan dilanjut menurut imaginasi masing – masing. maafkan diri ini yang PHP tentang berbagai FF yang berserakan minta dilanjut tapi serius Christy lagi sibuk pakek banget. Christy mengepublis FF ini aja jam 2 pagi permisa,  sedangkan besok harus kerja berangkat jam 8 pagi.  semoga ff ini menghibur untuk kalian semua dan selamat ulang tahun buat bang Sehun. WE ALWAYS LOVE YOU  BANG CADEL .

BONUS PICK

ai
Aimee Rouler

 

kerder
Derren Vandersmith dan Kerren Vandersmith
lun
Lunna Rouler [ adik Sehun ]

Jangan lupa mampir kerumah Christy *_*

[ https://christystory.wordpress.com/ ]

14 tanggapan untuk “[ Sehun Birthday Projeck ] Gift – Story By Christy Wu”

  1. christyyyyyy, akhirnya ada sequel juga, kayaknya masih susah move on deh dari LG
    Boleh kali di ceritain kehidupan Rouler family setelah Aimee datang, hihihi *ReaderBanyakMau

  2. semmpet gra klau lunna anak sehun ma krystal udh sneng aja,ehh gk tau nya mlah adiknya dan lg pas sehun bdiri di dpan pntu bkin ngakak apalagi dgn kta2 blng ”rusa mesum”.
    Semua pnya akhir yg happy ya, apalagi anding storynya bkin baper, kadonya ternyata aimee anak mereka. Keren bget #pgennangis# aduh kyak nanggung aja, pi gk pa2, happy anding soalnya.

  3. Akhirnya publish juga, aku nungguin banget tau sehun birthday project dari kakak. Dari awal lunna muncul sih udah yakin kalo dia anaknya luhan soalnya dia pegang boneka rusa yg identik sama bang lulu 😀 tapi setelah itu aku bingung, loh kok manggil sehun papa? Ternyata alasannya karena sehun lebih punya jiwa kebapak’an dari pada luhan. Hahahaha. Kak christy mah sukses bikin baper. Aku kira hadiah dari gabriel itu krystal hamil lagi. Eh.. Ternyata malah aimee-nya dibalikin lagi ke mereka 🙂 terharu lah bacanya. Ini bener” kado terindah buat sehun. Aku bener” gagal move on dari LG 😥 Pengennya sih dilanjut lagi cerita ini, atau enggak kasih satu epilog lagi aja deh kak christy. Aku bener” pengen liat moment sehun-krystal-aimee secara total 😦

  4. Ah yaampun bisa banget bikin merinding. Di awal sempet bingung sama kehadiran lunna. Tapi akhirnya di jelasin. Terusan luhan rese malah asik asikan berdua anaknya ditelantarin. Jelas lah lunna jadi sayang sama sehun. Lah bapaknya aja malah asik sama istrinya sendiri.

    Terus tadinya feeling kalo gabriel ngasih hadiahnya itu anak buat mereka. Tapi ga kepikiran sama sekali kalo itu aimee yg turun. Soalnya mikirnya kan sehun pengen punya anak. Jadi kali aja si gabriel ngasih keajaiban dengan krystal hamil lagi. Eh ternyataaaaa~~ langsung bikin merinding sumpah sampe akhir.

    Padahal maunya masih ada kelanjutannya. Suka banget sama last generation. Gagal move on nih :” tapi yaudah kalo selesai disini. Ditungguim itu kelanjutannya yg you and i yaahhh hehehe. Semangat christyyyy ^^

  5. aah…suka bgt ma sestal couple 🙂
    akhirnya mreka pnya anak lagi, lengkap sudah kbhagiaan mreka brdua…
    Aimee selamat datang di bumi pertiwi,hahaha

  6. Kak Christy ini fantasy banget, ahhh makasih loh ya udah diobatin rasa kangen sama last generation nya.
    Ahh pengen ada sambungan nya lagi dong, moment keluarga rouler yang utuh sama aimee juga #readergaktaudiri
    Last generation selalu melekat di hati 😘

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s