[EXOFFI FREELANCE] Memories

me

Title :Memories
Author: namnam61
Lenght :Drabble

Main Cast:
Jessie Ricciardo (OC)
Park Chanyeol / Jason (EXO)

Support Cast:
Daniel Ricciardo(Racer)as Jessie’s Brother
Park Yeon Ha (OC) as Chanyeol’s Sister

Genre :Songfic, Drama, AU, Friendship, Hurt
Rating :PG-15

Desclaimer:

Fanfiction ini murni buatan author dan sebagai sesama kpopers yang terhormat mohon untuk tidak men-copy nya secara ilegal.Semua karakter kecuali OC dalam FF ini adalah milik Tuhan dan keluarganya, jadi author hanya meminjam untuk dijadikan sebuah cerita yang mungkin akan menghibur para pembaca.Ingin mengenal namnam61?Silahkan berkirim e-mail di mayangriezqy@gmail.com atau kunjungi instagram dan twitter namnam61 di http://instagram.com/mr.aarmadanidan http://twitter.com/mr_aarmadani Happy reading everyone!

Back Song, Davichi – This Love

Kenangan.
Sebuah kata yang identik dengan masa lalu. Bagi Jessie, kenangan yang terekam dalam otaknya adalah kenangan buruk tentang kesedihan dan penghianatan.
Jessie Ricciardo adalah gadis berusia dua puluh dua tahun yang berdarah campuran Perancis – Korea. Je, begitulah semua orang memanggilnya. Gadis cantik pemilik mata hazelnut ini selalu menatap tajam orang-orang di sekitarnya. Tatapan tajam yang selalu digunakan untuk pertahanan dirinya dari semua cerita kelam di masa lalunya, kenangan di mana dia kehilangan seluruh kebahagiaanya.
Namun ketika dirinya sudah mulai terbiasa akan segala luka di masa lalunya, dan ketika dia sudah mulai melupakan semua kesakitan itu, seseorang yang paling berpengaruh dalam menyumbang kesakitan tersebut hadir kembali di hidupnya, memporak-porandakan semua pertahanan dirinya. Dan laki-laki tersebut adalah Chanyeol, Park Chanyeol. Laki-laki yang pernah sangat dia cintai, dan seseorang yang telah menghianati kepercayaannya.
Sejak umur sembilan belas tahun hingga dua puluh enam tahun, Chanyeol berpisah dengan Jessie. Jessie bagi Chanyeol bukan hanya sekedar teman masa kecil yang saling mengenal sejak mereka berumur tujuh tahun. Jessie sangat berarti bagi Chanyeol, hingga kejadian itu datang dan menyebabkan dia harus berpisah dengan Jessie. Kejadian dimana dia harus menghianati gadisnya demi sebuah dendam masa lalu, kejadian yang berakhir tragis dengan Je yang selalu membencinya. Gadis kecil yang periang dan selalu tertawa berubah menjadi seorang monster tanpa perasaan.
Jessie yang sekarang bukan lagi teman masa kecilnya, Jessie yang sekarang bukan lagi gadis kecil yang periang, dan Jessie yang telah berpisah selama tujuh tahun darinya adalah seseorang yang tak dikenali lagi oleh Chanyeol.Jessie yang tak dikenali lagi oleh Chanyeol, ataukah Chanyeol yang memang bukan lagi Jason kecil bagi Jessie?

Jika waktu kembali,
Akankah kenangan akan terhapus?
(Davichi – This Love)

Suasana gedung pertemuan yang terlihat sibuk karena akan diadakannya pesta pertemuan para pemegang saham dalam proyek pembangunan Mall baru di Kota Seoul, ibukota metropolitan Korea Selatan.

“Excuse me, you can’t do that Sir. Kau harus melakukannya secara perlahan agar bunganya tidak rusak.Tidakkah kau mengerti?aku bahkan sudah sering memperingatkanmu”

Terlihat seorang gadis yang tengah sibuk dengan papan serta beberapa lembar kertas ditangannya yang terlihat bergambar dekorasi gedung tersebut. Sesekali gadis tersebut berbicara dengan nada dingin kepada pekerja yang sedang mendekorasi gedung tersebut. Bagi seorang dekorator ruang pesta yang sangat perfectionist seperti dirinya, tentu saja ruangan yang sedang digarapnya haruslah terlihat perfect dimata semua orang.
Jessie Ricciardo, nama dari gadis tersebut. Dan menjadi seorang dekorator telah digelutinya sejak lulus dari Edinburgh College of Artdengan predikat kelulusan terbaik. Meskipun umurnya yang masih sangat muda, gadis tersebut bahkan telah menjadi seorang yang sangat profesional serta terkenal di bidangnya.

“Jinjja? Dia benar-benar adik dari Daniel Riccciardo?”
“Kalian tidak tahu? Tentu saja iya! Bahkan mereka memiliki nama belakang yang sama.”
“Daebak! Daniel Ricciardo adalah konglomerat muda yang terpaksa bunuh diri karena bangkrut. Dan Adiknya bahkan masih bisa bertahan setelah semua masalah itu? Aku tak dapat membayangkan seperti apa hidupnya.”

Beberapa karyawan perempuan terlihat sedang menggosipkankan Jessie, selalu seperti ini sejak dulu. Latar belakang dan kehidupan masa lalu Jessieselalu menjadi topik yang menyenangkan untuk dibicarakan. Tanpa mereka ketahui, seseorang yang tengah menjadi topik perbincangan tersebut mendengarnya. Jessie hanya mendengarkan tanpa melakukan apa-apa, diam dengan tatapan tajam yang menjurus. Sudah sejak satu tahun dia mulai terbiasa dengan semuanya, mungkin memang sudah saatnya dia melupakan semua kenangan buruk di masa lalunya.

“Yak! Diamlah, sepertinya dia mendengar” Para Karyawan yang sedang bergosip akhirnya menyadari bahwa Jessie memperhatikan mereka.
“Ommo!Bagaimana ini?dia sudah menatap kita dengan tajam. Kalian tau kan, dia tak segan-segan melaporkan karyawan yang tak dia sukai pada atasannya agar mereka bisa dipecat”
“Mwo?Yang benar saja, dia sudah gila!”
“Mmm, aku setuju!Kajja, kita pergi saja sebelum dia lebih mengenali wajah kita.”
Ya, aku adalah Jessie Riccciardo, adik dari Daniel Ricciardo. Ya, aku adalah Putri dari keluarga Ricciardo,salah satu konglomerat di Korea Selatan. Konglomerat terkaya? Ah, itu adalah fakta kehidupan keluargaku sampai ketika aku berusia delapan belas tahun.Ya, aku adalah Je, seorang dekorator berbakat yang selalu hidup sendiri karena semua anggota keluarganya meninggal.Ya, aku adalah monster yang selalu kalian perbincangkan, gadis dingin berwatak keras dan tak berperasaan.

Ku membuatmu merasa lelah,
Membuatmu hidup dalam air mata
Hatiku terasa menyesal seperti ini

Kata-kata yang tak bisa ku katakan,
Apakah kau tahu kata-kataku?
(Davichi – This Love)

“Dimana dia?”tanya seorang pria berjas hitam kepada sekretarisnya.
“Nona Je sudah berada di gedung pertemuan para pemegang saham Tuan” jawab seorang pria paruh baya yang telah menjadi sekretaris perusahaan Park Corp selama hidupnya.
“Apa semua persiapan sudah selesai?”tanya pria yang diketahui bernama Park Chanyeol tersebut, CEO muda dari Park Corp.
“Sudah Tuan, hanya beberapa dekorasi kecil masih dirapikan oleh Nona Je. Apa Tuan benar-benar akan menghadiri acara tersebut? Tuan yakin bukan orang lain saja yang mewakilinya?” tanya Sekretaris Kim khawatir. Sekretaris Kim adalah seorang yang selalu berada di pihak Park Chanyeol, seseorang yang sangat dipercayai oleh keluarganya, karena beliau sudah bekerja sejak Chanyeol masih balita.Tentu saja Sekretaris Kim tau segala sesuatu tentang Chanyeol, termasuk cerita masa lalunya dengan Ricciardo bersaudara.
“Ya, aku sangat yakin untuk bertemu gadisku. Sudah tujuh tahun dan aku tidak dapat menundanya lagi” jawab Chanyeol mantap.
“Bagaimana jika Nona Je mengenali anda sebagai Jason teman masa kecilnya?”Raut wajah kekhawatiran Sekretaris Kim masih tergambar jelas disana.
“Jelas itu yang aku inginkan.Jadi, pastikan dia datang memenuhi undangan, dan duduk sebagai tamu di acara tersebut.”perintah Chanyeol.
“Ya, saya mengerti.Kalau begitu saya pamit Tuan.”jawab Sekretaris Kim sambil berlalu meninggalkan ruangan CEO Park tersebut.

Tapi ku telah mengatakan kepadamu,
Aku tak bisa hidup tanpamu
Bagiku, itu hanyalah dirimu
Waktu berlalu jika diisi bersamamu
(Davichi – This Love)

Malam hari saat pertemuan para pemegang saham, Jessie akhirnya memenuhi undangan Park Corp untuk menghadiri acara tersebut.Dia berdiri disudut ruangan jauh dari keramaian, bukan hal aneh jika dia selalu menghindari orang-orang.Ya, Jessie yang selalu memisahkan diri dari orang-orang atau mereka yang takut terhadap tatapan tajam dan sikap dingin gadis tersebut.
Para tamu mulai berkasak-kusuk bahwa CEO muda dari Park Corp sudah tiba dan akan segera memberi sambutan. Bahkan, tidak sedikit diantara para gadis yang merapikan diri dan berlarian kecil kearah panggung penyambutan.
CEO muda tersebut mulai memasuki gedung pertemuan dan menaiki panggung, sejenak Jessie merasa familiar dengan wajah tersebut.
Lalu, DEG. Hatinya berdegup kencang dan semakin kencang.Seseorang yang sangat berpengaruh di masa lalunya hadir kembali, seseorang yang sangat tak ingin dia temui ada di jangkauan pandangan matanya.

‘Jason’

Satu kata yang terlintas di otaknya adalah nama tersebut. Jason adalah teman masa kecil Jessie di Perancis, mereka selalu bersama sampai suatu ketika Jessie harus pindah ke Korea pada umur lima belas tahun. Meskipun begitu, mereka bertemu lagi setahun sesudahnya dengan keadaan yang sangat amat berbeda.Tidak ada diantara keduanya saling dekat karena fakta mengejutkan tentang Adik Jason melingkupi mereka.
Jason dan adiknya terpisah selama sekian tahun, Park Chanyeol dikirimke rumah pamannya di Perancis dan hidup sebagai sosok Jason kecil, sedangkan adiknya bersama mendiang orangtuanya . Saat itu, Keluarga Ricciardo sedang dalam masa kejayaannya, dan hal tersebut tentu saja membuat grafik bisnis keluarga Park menurun karena mereka adalah rival dalam bisnis. Ibu Chanyeol melarikan diri karena tidak kuat lagi sedangkan Ayahnya meninggal karena penyakit jantung yang dideritanya.Tersisalah adik Chanyeol, seorang Jenius bahkan saat umurnya masih tiga belas tahun pada saat itu.Park Yeon Ha dengan segala strateginya datang menemui Daniel Ricciardo dan meminta bantuan, namun disaat terakhir Yeon Ha berencana mengkhianati Daniel.Tak sampai melakukan hal tersebut, Daniel sudah mengetahuinya dan memerintahkan orang untuk menangkap Yeon Ha.Yeon Ha pergi melarikan diri dan mengalami kecelakaan, dengan sebuah ledakan besar.
Jason mengetahui semuanya, dia kembali ke Korea setahun setelahnya, menjalankan bisnis yang sudah bangkrut, merintisnya kembali dari awal.Jason bertekad untuk membalaskan semuanya, semua hal yang menimpa keluarganya.
Lalu suatu ketika Daniel Ricciardo, Kakak Jessie mengalami kebangkrutan dan memutuskan untuk bunuh diri, pada saat itulah perasaan yang berbeda benar-benar timbul. Jessie tidak lagi menyukai Jason sebagai teman masa kecilnya, dia sangat membenci Jason yang telah berubah nama menjadi Park Chanyeol dari saat tersebut.

Jessie terlalu sibuk dengan segala pikirannya hingga tak sadar bahwa orang yang telah melakukan sambutan tadi telah berada di hadapannya. Satu dua tiga hitungan Jessie mengerjapkan matanya dan mulai menyadari apa yang terjadi.

Aku mencintaimu, terima kasih banyak
Tolong peluk aku dengan hangat
Sehingga kubisa hidup dalam cinta ini

Cinta adalah seperti ini, benarkan?
Tidak peduli apa yang kau katakan,
Ku merasa seperti itu tak bisa memenuhi hatiku
Bisakah kau mendengar hatiku?

Ini keserakahanku
Meski ku berpikir lagi
Hati ini tak bisa dengan mudah hilang
(Davichi – This Love)

“Long time no see, Je.” sapa Chanyeol hangat.
“Nugusseyo?!” jawab Jessie singkat tak ketinggalan tatapan tajam dan sikap dinginnya serta kaki kecilnya yang mulai melangkah mundur ke belakang.
“Jason ibnida” jawab Chanyeol dengan tersenyum dan berjalan mendekati Jessie.
“Kau bercanda?Namamu adalah Park Chanyeol, bukan Jason. Dan aku sama sekali tidak mengenalimu Tuan” setelah mengatakan hal tersebut, Jessie berlalu pergi.
“Je..”panggil Chanyeol namun Jessie tetap berjalan tanpa menghiraukan panggilannya.
“Jessie, “ tak ada respon sama sekali dari Jessie karena kaki kecilnya tetap melangkah menjauhi Chanyeol.
“Jessie Ricciardo, bogoshippeo, saranghabnida” Jessie berhenti sejenak lalu tetap melanjutkan langkahnya.

Hening beberapa saat, lalu Chanyeol berlari dan meraih tangan Jessie, namun dengan mudah dihempaskan oleh Jessie.Jessie kembali berjalan menjauh dari Chanyeol dan menuju mobilnya.

“Aku tak peduli jika kau tak percaya padaku lagi Je, aku bisa pahami itu. Tak apa jika kau masih selalu membenciku. Namun, kau harus tau beberapa hal. Aku, Park Chanyeol masih sama seperti yang dulu. Park Chanyeol yang kini berdiri di hadapanmu masih menjadi Jason yang dulu kau kenal. Dan kau Je, kau masih sama artinya bagiku. Kau masih seseorang yang berharga dihatiku, dulu maupun sekarang itu tak berubah.Kau, Jessi Ricciardo masih menjadi satu-satunya gadis yang membuatku jatuh cinta, dan itu juga tak akan pernah berubah bagaimanapun keadaannya.”Chanyeol mencoba menjelaskan ketika Jessie sudah mulai meninggalkan dirinya, namun akhirnya Jessie berhenti dan mendengarkan ucapannya.
“Kau bukanlah Jason baik hati teman masa kecilku, kau adalah Park Chanyeol yang seorang pembunuh.”jawab Jessie sangat amat dingin dengan membelakangi Chanyeol.
“Jika aku adalah seorang pembunuh, apa sebutan yang tepat untuk Oppa-mu?”tanya Chanyeol sarkatis.
“Kau hanya melihat sesuatu dari pandanganmu saja, kau harus memahami bahwa Adikmu lah yang bersalah. Dan kau, bagaimanapun ceritanya kau tetap seorang pembunuh” jawab Jessi dengan nada yang meninggi.
“Aku hanya membuat Oppamu bangkrut, aku tidak membunuhnya Je.Dia bunuh diri karena keinginannya.”Chanyeol mulai frustasi karena gadis yang dicintainya belum juga memaafkannya.
“Dia merasa tertekan karena dirimu, kau adalah pembunuh Oppaku.”Jessie mulai meneteskan air matanya, lama rasanya dia tak menyebut kata Oppa lagi.
“Well, terserah kau. Dan kau juga taujika Oppamu mutlak pembunuh Dongsaengku.Itu juga tak berubah, dulu maupun sekarang.Dua hal yang hanya diketahui oleh kita.”Chanyeol mulai mengingatkan Jessie tentang kecelakaan di masa lalunya.
“Itu kecelakaan yang tidak disengaja. Sebelumnya, kami bahkan tak pernah tau bahwa seorang Jason mempunyai adik yang tinggal di Korea. Lalu tiba-tiba kau memberitahunya dengan sebuah fakta mengerikan tersebut.Dia tak sampai hati menyakiti seseorang yang telah membuatku bahagia, dia sangat menyayangiku. Tetapi tak sampai disitu, kau bahkan menggunakan politik licik untuk menyingkirkannya dari pasar bisnis ” jelas Jessie.
“Ya tentu saja kau benar, hanya kecelakaan yang tidak disengaja juga aku membuat Oppamu bangkrut dan bunuh diri.”Chanyeol menjawab pernyataan Jessie dengan tersenyum.
“Bitch”umpat Jessie pada Chanyeol
“Nde?penolakan sama artinya penerimaan untukku. Nado Saranghae Jessie Ricciardo” jawab Chanyeol yang memandang punggung Jessie yang kemudian mulai menjauh.

Jika ku bisa kembali, akankah ku bertahan lagi?
Itu waktu yang sangat sulit
Saat ku melihat bahwa kau tak tergoyahkan
Bibirku gemetar
(Davichi – This Love)

Dalam cinta ini, aku bisa hidup
(Davichi – This Love)

Yeay! Akhirnya selesai juga fanfiction Author ^_^ Untuk lebih deket boleh panggil ‘NAMI’ aja ya.Sekian fanfiction dari Nami, mohon maaf jika alur ceritanya ngga berkualitas.Nami buat fanfiction ini dalam waktu satu hari hehe, sebentar atau lama ya?Awalnya sih iseng aja untuk ngisi liburan, tapi akhirnya di post juga. Sekali lagi Nami mohon maaf dan terimakasih kepada para readers yang sudah membaca. Jangan lupa kritik dan sarannya ya! ^_^
Salam Perdamaian EXO Planet!
EXO SARANGHAJA!!!

2 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Memories”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s