[EXOFFI FREELANCE] DREAM (Chapter 1)

aee42883-0e88-4e69-87f0-ee864c4ff3d7.jpg

DREAM

Story by Ravita

Chapter

Action |Romance| Fantasy

Rate General

Kim Jong In of EXO

Lee Tae Yong of NCT U

Cerita ini berdasarkan hasil dari ide dadakan, juga dari beberapa ff dan drakor favorit.Kesamaan alur cerita, tokoh (hanya pinjam nama) cuma ketidaksengajaan. Bukan hasilplagiat, belum pernah dipublish dimanapun.

Mungkin kedepannya akan ada perubahan cast, dan genre.

#@&$^#)#@’;,|`>+÷~]¤¡·#

<<< CHAPTER 1 >>>

 

Kim Jong In POV

 

Berseragam tentara merupakan suatu kehormatan bagiku, apalagi mendapatkan tugas untuk menjaga daerah konflik dan menyelamatkan para korban adalah suatu kebanggaanbagiku, apalagi bertemu dengan sesosok dokter cantik yang memikat hatiku, danmembuatku ingin memilikinya adalah suatu bonus bagiku…

“Hyung! Apa yang kau pikirkan?” tanya seorang namja bernama Lee Tae Yong.

“Ah… Ani… Bukan apa-apa” elakku.

“Ah! Aku tahu! Kau pasti berkhayal lagi kalau kau itu adalah aktor yang ada di drakorini kan?” tunjuk Taeyong ke arah televisi yang sedang ia tonton.

“Bicara apa kau ini?” ucapku sambil mengambil segenggam popcorn yang sengaja kamisediakan untuk menemani tontonan kami.

 

Sialan! Kenapa dia tahu apa yang aku pikirkan? Drama ini membuatku iri. Kalau akuyang ada dicerita itu dan bahkan menjadi nyata, akan jadi seperti apa dunia ini? Kalautidak, aku saja yang menjadi Song Jong Ki dan berperan di drama favoritku yaituDescendant Of The Sun pasti menarik! Mungkin aku akan jadi namja paling populersekarang!

 

“Hyung! Kau mulai lagi berkhayal ya kan?”

“Kau ini! Nikmati saja dramanya! Jangan komentari aku!”

 

Menyebalkan sekali memang kalau harus tinggal bersama dengan sepupuku yang lamatak jumpa, rasanya memang rindu saat-saat mengenang masa kecil yang dilalui bersama,tapi ketika kami bertemu kembali, dan bahkan harus tinggal bersama dengannya, rasarindu itu malah berubah jadi benci. Karena apa? Karena terkadang dia itu menyebalkansekali, dia selalu mengganggu ku. Padahal saat dulu, kami selalu menghabiskan waktubersama, tapi setelah ia tumbuh besar, perilakunya tidak ikut bertumbuh. Terkadang diaselalu bersikap kekanak-kanakkan, meskipun sebenarnya aku pun belum bersikap terlaludewasa, tapi setelah bertemu yeoja maka tingkahku pun akan aku sesuaikan berbedadengan sepupuku yang bernama Taeyong.

 

 

Setelah drama favorit kami selesai, akhirnya kami memutuskan untuk tidur dan segerauntuk mengwujudkan mimpi, yaitu tidur.

 

“Kalaupun hanya mimpi, mungkin rasanya aku tidak ingin bangun dari mimpi indahitu…” ucapku pelan.

 

===== DREAM =====

 

Author POV

 

Kim Jong In adalah seorang namja yang sebenarnya bisa dikategorikan sebagaipasangan ideal, tapi kekurangannya dia adalah dia itu seorang yang pemalas, ia lebihsuka bermimpi, apalagi ketika ia menonton drama korea yang membuat hati kecilnya iri.Meskipun ia tergolong orang yang suka bermimpi, tapi dia bukanlah tipe pembuatmimpi, karena hobinya adalah tidur dan menonton. Dia berusia 22 tahun, dan belumbekerja dimanapun, dan ia pernah membuat usaha bisnis, yang ada malah membuat rugipara investornya apalagi orang tuanya.

 

Mengenai Taeyong, sebenarnya ia ingin membuat sepupunya itu bisa ikut bekerja ditempat Taeyong mencari nafkah, tapi yang ada ia malah menyerah dan jadinya ia sukabanyak bertingkah supaya ia dapat perhatian.

 

Di alam mimpinya, Jong In selalu menjadi apa yang ia inginkan, contohnya saja malamini, ia berkhayal menjadi aktor di drama yang sedang hits belakangan ini di belahandunia, dan benar saja, seolah ia tak mau mengakhiri mimpi tersebut, dan ketika iasadar…

 

“Kenapa aku harus terbangun? Padahak mimpinya indah sekali!” keluh Jong In yangterjaga, dan ketika ia melihat jam di dinding jarum menunjukkan ke arah tepat jam 4dini hari.

“Baru jam segini? Lebih baik kulanjutkan saja mimpinya!” ucap Jong In dan kembalitidur.

 

===== DREAM =====

 

 

Kim Jong In POV

 

 

“Semakin cerah!!!” ucapku sambil berjalan kearah cahaya yang ada didepanku.

“Kau itu kemana saja?” tanya seorang namja berusia 25 tahunan yang belum pernahkulihat sebelumnya.

“Naega??? Entahlah… Tiba-tiba saja aku berada disini…”

“Tiba-tiba??? Tiba-tiba apanya? Memangnya kau ini apa? Apa kau muncul darikahyangan?”

“…”

“Cepat masuk barisan!” ucapnya, dan tiba-tiba ia memegang sebuah senjata tajam yangentah muncul sejak kapan dan kini berada di hadapanku.

“Ne!” jawabku dan mengikuti apa yang ia katakan.

“Jalannya dipercepat!” perintah namja tersebut.

“Ne!” akhirnya sedikit kupercepat jalanku sambil curi-curi kesempatan melihat keadaansekitar.

 

Aneh sekali tempat ini. Sebenarnya ini tempat apa? Aku belum pernah melihat tempatini. Tapi keadaan yang seperti ini sepertinya aku pernah melihatnya. Lalu kenapatanganku langsung dalam keadaan terikat seperti ini? Padahal sebelumnya aku ingatsekali kalau tanganku belum terikat. Ya! Aku yakin itu!

 

“Hhhmmm…. Mian! Aku mau bertanya…” aku pun memulai pembicaraan untukmenjawab semua tanda tanya yang ada di benakku.

“Tanya apa? Lebih baik kau diam saja dan lihatlah ke arah depan, supaya kau tidakmenginjak mayat-mayat yang ada di atas tanah ini…” sarannya dan tetap memegangsenjatanya.

“Ne! Baiklah!”

“Sudah jangan banyak bicara!” tiba-tiba suara namja tadi berubah menjadi suara seorangyeoja.

“Bukankah tadi namja? Kenapa jadi kau?” tanya ku sambil membalikkan badan, danmemang dia yeoja.

“Apa maksudmu? Cepat jalan!” sentaknya.

 

Aneh? Kenapa jadi yeoja? Padahal aku yakin sekali kalau yang tadi itu namja! Akuyakin sekali!

 

Apakah penglihatan dan pendengaranku yang salah? Ah! Tapi tidak mungkin. Kalau inimimpi, aku ingin segera bangun dari tidurku ini…

 

.

.

.

.

“Sudah! Berhenti disitu!” perintahnya padaku.

 

Dengan segera aku pun menghentikan langkahku dan menurutinya.

 

“Mau kita apakan sandera ini?” tanyanya pada seorang namja mungkin berusia 30tahunan.

“Kita bunuh dia!” jawab namja tersebut.

“Mwo???”

 

Sialan!!!! Kenapa hidupku harus berakhir seperti ini? Tragis sekali hidupku ini? Apakahini nyata? Atau apakah aku masih tertidur manis meskipun ini mimpi palingmenyebalkan? Kalau ini mimpi, kuharap aku segera bangun! Ayo! Pemalas! Bangunlah!Jangan lanjutkan mimpi ini!

 

Apakah ini nyata? Kuharap ada seseorang yang menolongku!

 

 

 

>>> TO BE CONTINUE <<<

 

 

 

Hi!

Berjumpa lagi dengan si author sejuta ide dadakan, sedikit terinspirasi juga sama DOTS,tapi g diambil plotnya kok, tenang aja, cuma disempilin dikit aja kalau tokoh utamanyapenggila drama.

Terus ff ini juga dipersembahkan untuk Kai yang baru mengumumkan berpacarandengan Krystal (meskipun aku bukan KaiStal shipper) terus para adik-adik EXO yaituNCT U yang baru aja debut.

 

Gimana next ga ceritanya?

One thought on “[EXOFFI FREELANCE] DREAM (Chapter 1)”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s