#4YearsWithEXO – Floodlights

1460114349851

Floodlights

CAST: Do Kyungsoo | GENRE: General | RATING: PG-13 | LENGTH: Oneshoot |Fiction and the plot is mine. Cast belong to God, their family and company . Enjoy your spare time by reading this story. Leave a comment at the end of the story and don’t plagiarize, dude. Thank you!

Shuu’s Present

“People may say whatever they want, but we are the only ones who know the truth.”

Dibalik tirai itu, ada puluhan ribu manusia yang meneriakkan nama kami. Mereka adalah wajah-wajah sama yang siap sedia melindungi kami dari apapun. Wajah-wajah yang selalu berdiri tegap, memasang diri bagai tameng jika ada yang melunjak. Awalnya aku ragu, akankah mereka tetap mencintaiku sampai akhir? Memikirkannya membuatku takut setengah mati. Aku takut bilamana suatu hari kami khususnya diriku akan dicampakkan.

Berdiri dipanggun sebesar itu tidaklah mudah untuk kami. Aku tahu itu, aku tahu cukup baik. Terkadang aku juga harus menyembunyikan rasa gelisahku saat berdiri disana. Sulit menutupi perasaan dengan senyuman yang seolah baik-baik saja. Aku yakin diantara mereka tahu jika kami sedang lelah atau sedih.

“Kyungsoo-ya,” panggil seseorang di belakangku.

“Hmmm?” jawabku lantas menutup kembali botol minuman yang tadinya aku minum.

“Stage akan siap dalam 10 menit lagi. Pastikan mikrofonmu terpasang dengan baik, jika ada masalah segera beritahukan kepadaku. Arra?” tanya menajer kepadaku.

Ye.” Kataku kemudian membenarkan mikrofon yan tersemat di telingaku.

Semua member tengah berjejer rapi menunggu arahan dari tim untuk naik ke panggung. Semua terlihat bermuka serius. Tiada pembicaraan yang kami mulai kami hanya fokus terhadap acara yang akan dimulai. Munkin, mereka hanya berbicara kepada manajer, kru dan stylish kami.

Aku awalnya cukup ragu dengan apa yang kulakukan ini. Aku merasa pada awalnya hubungan kami dengan fans-fans kami tidak seimbang. Seperti, mereka mencintaiku dengan tulus, tetapi kami meminta imbalan kepada mereka. Terlihat sekali kalau kami matrealistis, tetapi seiring berjalannnya waktu aku meresa ini sudah kodrat yang diciptakan Tuhan.

Akhir-akhir ini aku mendengar lau milik Se7en yang berjudul ‘When I Can’t Sing’. Aku merasa khawatir juga tentang apa yang di jelaskan dilagu tersebut. Hingar bingar, teriakan dari penggemar aku tahu akan berakhir. Juga tidak selamanya aku berdiri di panggung seperti ini. Apakah mereka tetap mencintaiku walaupun aku tidak berada di panggung itu? mungkin satu persatu dari mereka akan meninggalkanku, dan beberapa saja yang tetap akan tingal di sisiku. Aku takut akan konsekuensi itu di masa depan. Tetapi…..

“Ayo anak-anak cepat naik,” kata manager kami, kemudian kami satu persatu menaiku panggung. Channyeol yang berada di belakangku menepuk punggungku. Dia terlihat mengangguk kecil padaku. Dan kubalas tatapan tajam yang membuatnya melotot. Aku lalu tersenyum kepadanya, dia mudah sekali masuk perangkapku.

Tak kusangka gadis-gadis tangguh itu datang sebanyak ini. Aku selalu berterimakasih kepada mereka, mereka sangat kuat. Mereka tetap berdiri tegap, walaupun itu menyakitkan. Membela kami habis-habisan meskipun terkadang itu salah kami. Mereka tetap berdiri disisi kami walaupun satu persatu dari kami harus mundur dan menyerah. Tapi kami telah berjanji bahwa tidak ada lagi kejadian serupa. Kami telah membuat banyak hati gadis kecil itu terluka.

Lampu sorot satu persatu mengarahkan cahanya kepada setiap orang dari kami. Sebelum pada akhirnya menyorot kami semua denan sinarnya yang menyilaukan.

Tentang masa depan aku tidak peduli sekarang. Hidup itu harus terus mengalir seperti air, aku tidak boleh penasaran dengan masa depan yang direncanakan Tuhan. Yang kupedulikan bagaimana menghibur gadis-gadis kecil itu supaya sakit dihatinya bisa sembuh. Mungkin mereka meninggalkanku suatu saat nanti, dan kami sibuk dengan keluarga kami masing-masing. Tetapi aku yakin mereka pastilah ingat dengan kami dan menyeritakan kepada bayi mereka bahwa mereka sangat mengagumi sosok kami. Tetapi, aku tidak menutup kemungkinan salah satu dari sekian juta diantara mereka akan kunikahi. Siapa tahu? Tuhan mempunyai kejutan-kejutan kecil untuk umatnya di seluruh dunia. Terimaksih kalian, aku bangga dan sengat mencintai kalian sepenuh hati.

NB: Jujur saya nggak mau sangkut-sangkutin ex lebih jelas. Aku nulisany tersirat aja hehehehe… makasih udah baca tolong komen di bawah ya….

4 tanggapan untuk “#4YearsWithEXO – Floodlights”

  1. Gileeee aku senyum senyum sendiri waktu ada “kemungkinan salah satu dari sekian juta dari mereka akan kunikahi” demi apa itu berhasil membuat akuuu ngeplaiii, makasih shuu :*
    Semangat selalu, ditunggu ff selanjutnya

Tinggalkan Balasan ke haneul Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s