#4thYearsWithEXO – Missing Link

missing link

Collaboration EVENT with MixMax Kpop Fanfiction

[#4thYearsWithEXO]
“Missing Link” by aiharalee®

Main Cast : EXO Xiumin & Aireen Kim (OC)
Genre : Romance, Hurt/Comfort
Rate : PG-17
Length : Oneshot

**Happy Reading**

[Reen POV]

Aku mengenalnya sebagai lelaki yang telah lari dan membawaku di punggungnya ke Rumah Sakit sesaat setelah kejadian mengerikan itu terjadi. Aku mengenalnya sebagai ‘neat freak’ yang telah menyelamatkan jiwaku selama aku berjuang melawan depresi karena kematian kedua orang tuaku yang tak pernah ku sangka. Aku mengenalnya sebagai lelaki dengan senyum menyejukkan dan suara menenangkan yang menemani di sisi rangjangku dan mengusap lembut puncak kepalaku dengan tangan kekarnya.
Aku mengenalnya sebagai Kim Minseok, kakak laki-lakiku.

[POV end]
[Flashback : ON]

Aireen menutup jendela kamarnya perlahan. Apartemen kecil yang ia tinggali bersama kakaknya, Minseok, terlihat lengang. Minseok memutuskan pergi ke kampung halaman mereka di Mokpo setelah ia mengetahui bahwa ia sudah tak pantas hidup berdampingan dengan adiknya, Kim Aireen.
Aireen menutup wajah dan seluruh tubuhnya dengan selimut. Berharap setelah ia terbangun nanti, sosok kakaknya masih membangunkannya dengan sentuhan lembutnya yang selama ini menjadi favorit Aireen. Sejenak keheningan menyelimutinya sebelum pecah oleh suara dering ponselnya. Telepon dari Ahn Imo, adik ibunya.

“Ne Imo. Waeyo?”
“Reen-ah, cepat ke Rumah Sakit Busan sekarang.” Aireen mengernyitkan dahinya.
“Museun iriseyeo, Imo?”
“Minseok…Minseok tertabrak mobil saat sedang menuju stasiun.” Aireen terperanjat. Hampir saja ia menjatuhkan ponsel di tangannya.
“Aku…aku akan segera kesana, Imo. Aku…aku…aku harus…bagaimana, Imo? Imo… Imo…” Aireen meracau.
“Jaehyo akan ke tempatmu sebentar lagi, menjemputmu. Cepat bersiap.” Belum lama setelah panggilan itu diakhiri, seseorang memencet bel pintu apartemen Aireen. Aireen segera berlari dan sesaat setelah pintu apartemennya terbuka, Aireen menghambur pada sepupunya, Ahn Jaehyo, yang telah diceritakan oleh bibinya.

“Oppa… bagaimana ini… Jae Oppa…” Jaehyo mengelus punggung Aireen lembut.
“Gaja kita berangkat. Sebelumnya, mari kita pack beberapa bajumu. Ayo, Reen-ah. Kita harus cepat agar sampai di Busan sebelum malam.”
“Ne, Oppa.” Aireen mengikuti perkataan Jaehyo. 15 menit kemudian, mereka berdua sudah berada di dalam mobil Jaehyo menuju ke Busan.

*****

“Oppa…..” kata itu yang meluncur dari mulut Aireen saat melihat tubuh kakaknya yang terbujur kaku dengan peralatan medis di sekitarnya.
“Minseok membutuhkan darah segera, Reen-ah.” jelas Mrs. Ahn, bibi Aireen. “Golongan darah B rhesus positif sedang kosong. Hanya ada 1 kantong yang tersisa dan itu tidak cukup.”
“Tap…tapi golongan darahku A posiif, Imo. Bagaimana bisa…bagaimana bisa Oppa berdarah B?” Mrs. Ahn terlihat gelisah. Melihat hal itu, Jaehyo mendekat.
“Aku B, Eomma. Bagaimana?” Jaehyo menawarkan darahnya. Mrs. Ahn menganguk dan segera menggandeng Jaehyo keluar dari kamar Minseok. Meninggalkan Aireen yang tampak kebingungan.

*****

Aireen mendekati bibinya dengan tatapan menuntut penjelasan. Mrs. Ahn dan Jaehyo menghela nafas panjang sebelum pada akhirnya berpandangan.

“Eomma, ini sudah saatnya. Mau sampai kapan Eomma menyembunyikannya dari Reen? Minseok sudah seperti ini. Tidak ada lagi yang perlu Eomma tunggu.”
“Arraseo, Jaehyo-ah. Kemari, Reen-ah. Akan Imo ceritakan yang sebenarnya. Sebenarnya kalian bukanlah saudara sedarah.” Aireen mengernyit tidak mengerti.
“Imo. Apa maksudnya?”
“25 tahun yang lalu, orangtuamu mengadopsi Minseok kecil dari salah satu panti asuhan di Busan karena Eommamu telah divonis kanker ovarium sehingga tidak bisa memberikan Appamu keturunan. Mereka menyayangi Minseok kecil seperti darah dagingnya sendiri. Namun tanpa disangka, saat Minseok kecil berumur 4 tahun, Eommamu mengandung. Minseok sangat bahagia karena akan memiliki adik. Saat itulah, orangtuamu sepakat untuk menyembunyikan kebenaran hubungan kalian berdua hingga kecelakaan hebat yang menewaskan mereka.” Mrs. Ahn menghela nafas berat. Jaehyo memahaminya. Ibunya tidak bisa meneruskan ceritanya.
“Hari itu, Minseok yang membawamu ke Rumah Sakit terkejut karena golongan darahmu yang berbeda dengannya. Serta golongan darahnya yang berbeda dengan kedua orangtua kalian. Selama pengobatanmu, Minseok mendesak Eommaku untuk menceritakan apa yang tidak ia mengerti. Sayangnya, sebelum semua terungkap, kau mengatakan bahwa kau mencintainya. Minseok yang sebenarnya telah merasakannya, tidak bisa sepenuhnya menerima perasaan itu. Oleh karena itu ia memutuskan kembali ke Mokpo dan menemui Eommaku untuk meminta cerita yang sebenarnya. Setelah ia mengerti keadaan sebenarnya, ia bertekad untuk tetep selalu menjagamu dan berada di sampingmu. Ia berlari ke stasiun untuk kembali ke sisimu. Sayangnya, kecelakaan ini terjadi.” Jaehyo mengakhiri ceritanya. Mrs. Ahn memeluk lengan anak laki-lakinya itu dan melihatku dengan tatapan berkaca-kaca.

[End of Flashback]
[Reen POV]

“Aku mengenalnya sebagai laki-laki yang telah menjagaku, baik siang maupun malam dan menyanyikanku lagu tidur saat mimpi-mimpi buruk itu menghampiriku. Aku mengenalnya sebagai satu-satunya laki-laki yang mampu melingkupi hatiku dengan kehangatan dari senyum dan pelukannya, hingga tak ada lagi alasan untuk meninggalkannya. Aku mengenalnya sebagai satu-satunya alasanku hidup hingga sejauh ini dan untuk tidak mundur barang selangkah pun.
Aku mengenalnya sebagai Kim Minseok, kakak laki-lakiku, sekaligus cinta terakhirku.”

Aku menutup jurnalku dan memandangi foto pernikahanku dengan Minseok Oppa yang tertempel di atas tempat tidur kami. Aku tanpa sadar tersenyum. Ini lah akhirnya. Akhir yang bahagia dari kami berdua.
-end-

One thought on “#4thYearsWithEXO – Missing Link”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s