#4thYearsWithEXO – My Angel

my angel

Collaboration EVENT with MixMax Kpop Fanfiction

Tittle: My angel
Author: byun septi
Cast: park chanyeol, Lee Jihyun, and other
Lenght: one shoot
Rating: T
Genre: hurt/Comfort, romance

Bulir hujan membasahi permukaan bumi dengan deras disertai angin dingin yang sangat menusuk tulang. Namun hal itu tak berpengaruh sedikit pun kepada namja tinggi dengan mata bulatnya itu. Dengan tenang ia menunggu seseorang didepan pintu utama sebuah rumah sakit tanpa menunjukkan ekspressi apapun.

“Tuan chanyeol masuklah, diluar dingin lagipula dokter kang sudah melarang Tuan berada ditempat dingin seperti ini” ucap salah satu suster.

Chanyeol menghela nafasnya lalu menatap suster itu “sudahlah suster kim, aku hanya ingin menunggu seseorang saja” mendengar perkataan chanyeol, Tak ada balasan apapun dari suster itu, ia tahu bahwa pasien bernama chanyeol itu memang keras kepala.

Sebuah Senyuman kecil mengembang pada bibir apel chanyeol ketika melihat seorang yeoja melangkah mendekati rumah sakit dengan payungnya. Yeoja itu pun tersenyum melihat chanyeol yang menunggunya dengan berdiri dipintu utama rumah sakit, dengan cepat yeoja itu melangkah mendekati chanyeol.

“Sudah lama menungguku?” Tanya yeoja itu dengan Senyuman manisnya ketika ia sudah berdiri dihadapan chanyeol.

kepala chanyeol menggeleng kecil seraya tersenyum. Chanyeol Bohong! Sebenarnya ia sudah hampir sejam lebih menunggu yeoja itu. Namun Karena ia tak mau membuat yeoja itu khawatir. “Kau tak usah khawatir jihyun-ah, aku belum lama menunggumu”

“Baguslah, tapi chanyeol…” jihyun menatap chanyeol dengan berat hati “aku tak bisa menemanimu lama, karena aku harus bertemu dengan dokter byun”

Senyuman chanyeol sirna seketika, ia memajukkan bibirnya kesal “Semenjak aku bertemu denganmu dirumah sakit ini dua bulan lalu, Kau selalu saja bertemu dengan dokter byun. Apa Kau mempunyai hubungan dengannya?”

Jihyun terkekeh melihat chanyeol merajuk seperti anak kecil “Ya, aku memang mempunyai hubungan dengan dokter byun itu”

“Aish padahal aku sudah menunggumu, sudahlah aku ingin kekamar saja” kaki jenjang namja tinggi itu sengaja ia hentakan Ketika ia meninggalkan jihyun ke kamarnya.

Jihyun yang melihat kepergian chanyeol itu terkekeh geli Karena chanyeol begitu kekanakan namun tak lama senyumannya luntur berganti dengan helaan nafas panjang.

Chanyeol begitu kesal dengan Jihyun, tak sadarkah yeoja itu bahwa chanyeol menunggunya lama? Bahkan dengan mudahnya yeoja itu memilih menemui dokter byun ketimbang menemaninya, bahkan sampai saat ini Chanyeol tak mengetahui hubungan apa yang terjadi pada Jihyun dan dokter byun. Sebenarnya chanyeol ingin berhenti menunggu yeoja itu karena kejadian seperti ini memang selalu terjadi namun entah mengapa hatinya selalu menolak.

Jantung chanyeol selalu berdetak kencang ketika Jihyun berada disisinya, bukan berdetak dalam artian buruk seperti yang ia alami selama ini. Namun lebih tepatnya detakan Jantung yang begitu nyaman, membuat ia begitu ingin Jihyun berada disisinya, dan menemaninya.

Pertemuan chanyeol dan Jihyun hanya Pertemuan biasa, ketika itu chanyeol berada ditaman rumah sakit yang tak sengaja bertemu Jihyun yang saat itu terlihat sedang menangis dibangku taman. Entah dari mana, Chanyeol justru mendekati yeoja itu dan menenangkannya. Membuat ia dan jihyun menjalin hubungan pertemanan.

Tok.. Tok.. Tok..

Ketukan pintu membuat lamunan chanyeol akan Jihyun hilang seketika, dengan pelan chanyeol membuka pintu ruangan rawatnya dan menemukan Jihyun disana “hai park chanyeol” sapa yeoja itu.

“Jihyun-a.. ayo masuk” Chanyeol melebarkan pintu kamar rawatnya, dan Jihyun masuk kesana. Ia duduk disebuah sofa kamar itu. Wajahnya terlihat sangat pucat membuat chanyeol mengerutkan alisnya bingung “Kau kenapa hmm? Apa dokter byun itu menyakitimu?”

Kepala yeoja itu menggeleng kecil lalu ia tersenyum kecil “Apa Besok Kau boleh keluar sebentar dari rumah sakit? Aku ingin mengajakmu jalan jalan”

Senyuman lebar khas chanyeol terlihat seketika, ia mengangguk “aku akan meminta izin pada dokter kang untuk mengizinkanku pergi denganmu, lagipula penyakit Jantung sialan ini tak pernah kambuh lagi” chanyeol menyentuh dadanya dengan yakin.

“Baiklah aku akan menunggumu Besok, sekarang aku harus kesuatu tempat” Jihyun pamit pulang lalu keluar kamar inap chanyeol. Meninggalkan chanyeol dengan ekspressi bingungnya Karena disatu sisi dia merasa bahagia Karena ajakan Jihyun. Namun disatu sisi dia justru sangat sedih yang Entah Karena apa.

Langit biru nan cerah seakan mendukung rencana Jihyun dan chanyeol. Jihyun dan chanyeol pun berencana pergi ke sungai han dan menikmati pemandangan disana.

Jihyun terlihat sangat cantik dengan dress selutut berwarna merah muda dan rambutnya yang ia gerai menambah kesan imut pada yeoja itu. Sedangkan chanyeol terlihat sangat tampan dengan kemeja hitam yang lengannya ia gulung, tak seperti biasanya yang hanya memakai pakaian pasien rumah sakit.

Hampir berjam jam lamanya mereka menghabiskan dengan berjalan jalan dan berbincang kecil disekitar sungai han. Sampai langit berubah menjadi kejinggaan Mereka berdua memutuskan untuk pulang. Namun siapa sangka ditengah perjalanan pulang, hujan deras turun begitu saja membuat chanyeol dan Jihyun basah oleh air hujan.

“Kita berteduh dahulu, ini tak baik untuk kesehatanmu” Jihyun menarik tangan chanyeol namun chanyeol tak bergeming. Ia justru menengadah merasakan buliran air hujan membasahi Wajahnya.

“Biarkan seperti ini dulu, aku rindu hujan”

Senyuman Jihyun mengembang. “Ayo Kita bermain hujan”

Chanyeol dan Jihyun pun bermain hujan seperti halnya anak anak, chanyeol mengejar Jihyun sedangkan Jihyun berlari menghindari chanyeol. Namun kebahagiaan Mereka tak berlangsung lama, Karena tiba tiba Chanyeol meringis kesakitan dan menyentuh dadanya menahan sakit.

“Kau tak apa?” Tanya Jihyun khawatir melihat chanyeol, Apalagi ketika wajah chanyeol begitu pucat. “Kita pulang yah. Sepertinya Kau tak sehat”

Jihyun ingin menarik tangan chanyeol untuk pulang, namun tiba tiba Chanyeol menarik Jihyun kepelukannya. “Aku hanya ingin seperti ini. Mencari kehangatan dengan memelukmu dibawah rintikan air hujan”

Air mata Jihyun menetes seketika namun tak dapat terlihat Karena air hujan yang membasahi wajahnya. Jihyun memeluk chanyeol erat dan menangis didekapannya “aku harap waktu berhenti agar Kita bisa menikmati waktu ini selama mungkin”

“Kuharap juga begitu” mata Chanyeol terpejam seketika. Ia pingsan dalam pelukan Jihyun.

“TOLONG” teriak Jihyun meminta pertolongan Karena ia tak sanggup membawa chanyeol ke rumah sakit.

“Kondisinya sangat parah. Chanyeol seharusnya tak boleh kedinginan seperti itu Karena itu sangat membahayakan jantungnya” tutur dokter kang ketika ia keluar dari ruang rawat Chanyeol. Kedua orang tua chanyeol menangis sedangkan Jihyun hanya membeku meratapi kesalahannya. “Chanyeol harus cepat mendapat donor jantung”.

“HIKS CHANYEOL..” tangisan ibu chanyeol pecah. Ia memeluk suaminya dengan erat.

Jihyun menangis dalam diam, dadanya terasa sesak melihat kondisi chanyeol. Namun tiba tiba perutnya sangat terasa sakit. Dengan gontai ia meninggalkan ruangan chanyeol dan pergi menemui dokter byun.

Hampir tiga minggu lamanya, Chanyeol dalam keadaan koma. Namun hari ini terasa berbeda Karena mata bulat yang tadinya terpejam justru terbuka dan mengerjap. Chanyeol mengedarkan seluruh pandangannya ke penjuru kamar Mencari seseorang. “Jihyun mana?” Itulah ucapan pertama yang keluar dari bibir apel milik chanyeol setelah ia siuman.

Ekspressi dokter kang, suster kim, dan Kedua orang tua chanyeol yang berada diruangan itu perlahan berubah sendu. Raut wajah berbinar Karena chanyeol siuman kini redup seketika.

Chanyeol merasa ada yang tidak beres disini, ia menatap seluruh orang disana dengan tatapan mengintimidasi “Dimana Lee Jihyun?” Ucapnya penuh penekanan.

CKLEKK!

Pintu terbuka dan terlihat dokter byun disana. Dokter byun mendekati chanyeol dengan Senyumannya yang hanya dibalas tatapan tajam dari chanyeol “hai chanyeol-ssi”

“dimana Jihyun? Apa Kau melarangnya menemuiku? Sebenarnya ada hubungan apa Kau dengannya?” Tanya Chanyeol disertai tatapan tajamnya.

Dokter byun hanya menghela nafas, ia menatap chanyeol lama “aku dan Jihyun memang mempunyai hubungan. Namun bukan hubungan yang Kau fikirkan selama ini. Kami hanya berhubungan sekedar dokter dan pasien”

Mata Chanyeol membelalak seketika mendengar ucapan dokter byun. “Lalu sekarang ia dimana?”

“Dia ada pada dirimu, dia tepat ada dijantungmu” ucap dokter byun yang hanya direspon dengan tawa keras chanyeol.

Chanyeol menatap dokter byun tak percaya “apa Kau bercanda? Kau sedang tidak main main bukan?”

“Aku serius, selama ini Jihyun mempunyai kanker pankreas” Tawa chanyeol pun berhenti dan wajahnya berubah sendu “dan ini surat terakhir Jihyun untukmu, kuharap Kau membacanya”

Semua orang disana pun keluar ruang rawat chanyeol, meninggalkan Chanyeol disana seorang diri. Chanyeol melihat surat itu dengan sedih. Entah mengapa dadanya terasa sesak.

Chanyeol pun membaca surat itu…

To: park chanyeol
From: Lee Jihyun

‘Jika Kau membaca surat ini mungkin aku sudah tidak ada disisimu. Namun percayalah aku akan selalu ada dihatimu.
Kau pasti sudah mendengar penyakitku bukan? Penyakit kanker pankreas yang begitu mematikan. Dan Itulah sebabnya aku selalu menemui dokter byun.
Seharusnya aku menceritakannya sejak awal. Namun bodohnya aku justru tak menceritakannya sehingga Kau cemburu dengan dokter byun. Kkkk~
Aku mencintaimu chanyeol. Maaf selama ini aku tak mampu mengucapkan kalimat itu, dan aku sangat berterima kasih padamu Karena telah membuat warna indah dipenghujung hidupku.
kini jantungku ada ditubuhmu. Jagalah~ dan aku juga akan menjagamu dengan jantung itu.
Selamat tinggal chanyeol’

Air mata Chanyeol membasahi seluruh wajahnya, tangisannya pecah. Dia memeluk surat itu “aku juga mencintaimu Jihyun” ucapnya disela isakan tangisnya. “Aku akan menjaga jantungmu seperti menjagamu, terimakasih atas semuanya My angel”

End

One thought on “#4thYearsWithEXO – My Angel”

Tinggalkan Balasan ke alf Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s