#4thYearsWithEXO – We Are

We Are

Collaboration EVENT with MixMax Kpop Fanfiction

⚫Title : [#4thYearsWithEXO] [ We Are ]
⚫Cast : Byun Baekhyun & Park Chanyeol
⚫OC : Jung YeonHee
⚫Pen name : Yunilia Kim
⚫Gendre : Friendship
⚫Rating : G
ㅡㅡㅡㅡ

*Summary*

Byun Baekhyun. Namja mungil dengan kecerdasannya yang luar biasa itu memiliki sahabat yang bernama Park Chanyeol. Namja tinggi yang dengan seringnya menjahili Baekhyun hingga mereka dewasa.Umur mereka kini tidak lagi sama, semua mulai berubah semenjak seseorang hadir di kehidupan Chanyeol.Baekhyun terlupakan, tidak ada lagi jahilan Chanyeol yang membuatnya ketar-ketir sendiri.Apa yang akan Baekhyun lakukan untuk mengembalikan Chanyeol padanya?

ㅡNormal Povㅡ

Pada pagi hari keluarga Byun selesai membereskan rumahnya, rumah barunya.

“Baek.. aku rasa kau harus terbiasa di lingkungan baru” kata Ny. Byun pada anak laki-laki berumur 5 tahun yang bernama Byun Baekhyun

“Mau ikut?” Tanya Ny. Byun

“Kemana?” Jawab Baekhyun

“Mengantar makanan kepada tetangga, seperti tradisi biasanya”

“Ikut”

Ny. Byun dan Baekhyun mengantarkan makanan dari tetangga satu ke tetangga yang lain, hingga selesai pada suatu rumah tepat di samping rumahnya.

“Annyeonghasseyo..” kata Ny. Byun dan Baekhyun bersamaan, Baekhyun menutupi mulutnya sambil tertawa

“Nuguya?” Anak laki-laki berumur 4 tahun membukakkan pintu.

“Hey.. manis.. siapa nama mu? Aku tetangga baru mu..” kata Ny. Byun, Baekhyun mengumpat di belakang Ny. Byun

“Kenapa kau takut melihat ku? Memang ada hantu di belakang ku? Kenalkan aku Park Chanyeol” Chanyeol menjulurkan tangannya kepada Baekhyun

“Baek.. ayolah.. Teman.. Kau ingat?” Ny. Byun menarik Baekhyun keluar dari umpatannya.

“Byun.. Baekhyun imnida”

“Yaampun.. Berapa umurmu? Aku fikir kau dibawah ku, karna kau pendek” Baekhyun memukul badan Chanyeol sedikit lebih keras

“Kurang sopan sekali kau ini Yeollie! Tubuhku pendek tapi aku ini 5 tahun!” Kata Baekhyun marah-marah

“Kkk~ kau lucu ternyata” Chanyeol tersenyum

“Hey.. Yeollie.. kenapa kau tidak bilang jika ada tamu eoh? Ayo masuk, hey.. siapa nama mu?” Ny. Park mencubit pipi Baekhyun gemas.

“Baekhyun imnida” Ny. Byun mengacak rambut Baekhyun lembut

“Ini untuk kalian, Baekhyun.. jika kau ingin bermain dengan Chanyeol, bermainlah.. eomma ingin membereskan kamar mu” Ny. Byun berlalu. Baekhyun dan Chanyeol pun bermain bersama, dimulai dari cerita Baekhyun yang bisa pindah sampai pertanyaan tidak penting untuk Chanyeol

‘Kenapa kau tinggu sedangkan aku pendek?’

“Yeollie.. kau tidak mengantuk?” Tanya Ny. Park

“Aku ingin tidur bersama Baekhyun” jawab Chanyeol membuat Baekhyun menggeleng

“Kenapa kau menggeleng?” Tanya Chanyeol

“Aku ingin tidur dirumah saja, eomma sudah selesai memberekan kamar ku pasti” Baekhyun berdiri

“Mari imo antar kau pulang”

* * * * *

Hari berganti dengan bulan. Tidak terasa kini Chanyeol menginjak umur 5 tahun

“Yeollie.. chukkae.. kau 5 sekarang” Baekhyun memberikan sebuah kotak hitam berpita merah pada Chanyeol

“Wah hyung, gomawo” Chanyeol menerimanya dengan senyuman. Dibukanya kotak itu dan Chanyeol tersenyum lebih sumringah.

Robot Buzz Lighter.

“Hyung!!! Aku menyukainya” ditekannya tombol yang ada di robot itu

‘Terbang tak terbatas melampauinya’

“Baguslah.. Aku senang jika kau senang” kata Baekhyun

“Tahun ini kau juga 6 hyung.. Aku rasa aku harus segera memberi mu kado”

“Kkk~ aku ingin lebih dari Buzz Lighter, aku hanya bercanda” Baekhyun tersenyum.

“Dan lagi pula.. Ulang tahun ku sudah lewat” Baekhyun menginformasikan

“Apa?! Kenapa kau tidak bilang?!” Chanyeol menggerutu

“Aku berulang tahun sebelum alu pindah kesini Chanyeol, kau tidak boleh kesal begitu”

Kedewasaan itu bukan diukur dari umur, melainkan sifat yang kita alami dengan bagaimana kita menangani masalah itu

“Aku harap.. kita akan selalu bersama-sama hyung” Chanyeol mengacungkan jari kelingkingnya

“Forever” Baekhyun meraih kelingking itu dengan kelingkingnya.

* * * * *

Bulan pun berganti tahun. Sekarang Baekhyun dan Chanyeol mulai melanjutkan pendidikannya di salah satu Sekolah Menengah Atas di Seoul.

“Hyung..” Chanyeol memanggil Baekhyun

“Iya tunggu Yeollie! Aku akan keluar!” Baekhyun terburu-buru

“Kaja!” Baekhyun masuk kedalam mobilnya bersama Chanyeol, Baekhyun membawa mobilnya dengan tergesa-gesa. Takut jika mereka terlambat

“Hyung.. hati-hati.. ini masih terlalu pagi.. jado tolonglah untuk berhati-hati” Chanyeol meminta, ya. Begitulah Baekhyun, walaupun masih jam 06.30 pagi, dia terburu-buru sekali, karna Baekhyun adalah orang yang disiplin

“Hyung awas ada kucing!” Baekhyun merem mendadak, membuat banyak mobil mengklakson.

“Yeollie! Kau membahayakan banyak orang!” Chanyeol memang jahil, apapun yang bisa membuat Baekhyun panik pasti dia jahili.

“Kkk~ mianhae.. itu akibat kau tidak mau berhati-hati” Chanyeol tidak bisa lagi menahan tawanya dan pada akhirnya tawa itu membludak hingga samapai ke dalam sekolah

“Diamlah Yeol! Kau berisik!” Baekhyun segera masuk ke dalam kelasnya sedangkan Chanyeol? Dia masih berusaha mengatur nafasnya.

Chanyeol berjalan sambil mencari smartphonenya yang dia taruh di dalam tasnya

‘Brukk’

“Bisakah kau berjalan memak..” Chanyeol terdiam di sela-sela amarahnya, dia melihat sosok yeoja cantik dengan rambut gelombang hitamnya

“Apa?! Kau bilang apa? Kau yang menabrak aku!! Kau menabrak ku!! Harusnya kau minta maaf padaku!!” Kata yeoja itu

“Mianhae..” yeoja itu tidak menjawab namun langsung pergi meninggalkan Chanyeol yang masih membayangkan wajah yeoja itu.

“Jung YeonHee” Chanyeol bergumam, darimana dia tahu? Dari namtag yeoja itu.

* * * * *

‘Kriing!!’

Jam pelajaran Chanyeol belum berakhir disitu. Itu bukan jam terkahir, Chanyeol masih harus mengikuti 2 pelajaran lagi.

“Jung YeonHee! Jung YeonHee! Jung YeonHee!” Nama itu yang selalu terngiang di benak Chanyeol, yeoja itu telah menarik perhatian Chanyeol untuk pertama kalinya

“Yeol! Mau kekantin? Yuk!” Ajak Baekhyun.

“Yeollie!”

“Park Chanyeol!”

“PARK CHANYEOL!!!!” Baekhyu berteriak untuk kesekian kalinya karna Chanyeol tidak kunjung medengarnya

“Ah iya hyung? Iya namanya Jung YeonHee!” Chanyeol menutup mulutnya.

“Apa katamu? YeonHee? Kau menyukai teman ku ya?? Aigoo.. kau sudah dewasa rupanya” Baekhyun menghoda Chanyeol

“Apa? Dia sekelas dengan mu?” Chanyeol antusias

“Iya..”

“Boleh aku minta nomor teleponnya?” Tanya Chanyeol

“Belajar dulu.. aku tidak mau hanya karna cinta kau malas untuk belajar” Baekhyun duduk di bangju taman sekolah bersama Chanyeol

“Hyung.. Dia penyemangat baru ku. Ayolah.. berikan ya..” Chanyeol bersujud di depan Baekhyun

“Bangunlah.. kau tidak usah seperti itu, iya nanti aku berikan”

* * * * *

Dalam hitunga bulan Chanyeol bisa mendapatka hatu YeonHee dan itu membuat Chanyeol berubah 180derajat.

Tidak ada lagi Chanyeol yang jahil di mata Baekhyun.
Tidak ada lagi Chanyeol yang tertawa di mata Baekhyun.
Tidak ada lagi Chanyeol yang selalu ikut kemana pun Baekhyun pergi.
Chanyeol benar-benar berubah. Semenjak dia bersama YeonHee

Kini waktu Chanyeol hanya untuk YeonHee, bukan untuknya lagi.

‘Tok!Tok!Tok!’

Baekhyun mengetuk pintu rumah Chanyeol.

“Baekhyun? Apa kabar mu?” Baekhyun terdiam

“Siapa chagi?” Chanyeol menghampiri YeonHee dan segera Baekhyun membalikkan tubuhnya untuk pulang kerumahnya

“Hyung” panggil Chanyeol, hati Baekhyun berdenyut nyeri, hampir satu bulan dia tidak bertemu Chanyeol akibat kesibukan Chanyeol yang selalu bersama YeonHee

“Aku merindukan mu” air mata Baekhyun menetes. Betapa rindunya Baekhyun dengan apa yang ada di dalam diri Chanyeol

“Mari bermain bersama”Baekhyun tidak tahan, dia berlari pulang kerumah dan segera masuk ke kamarnya

“Aku juga merindukan diri mu Yeol!! Aku ingin kau seperti dulu!! Aku ingin kau yang dulu Yeol!! Aku ingin kau yang dulu!!” Baekhyun menjerit, Ny.Byun menghampirinya.

“Baekhyun? Kau tidak apa-apa?” Tanya Ny.Byun sambil memeluk anaknya itu

“Aku membenci Chanyeol eomma!! Aku benci dia!! Dia berubah!! Dia lebih memilih YeonHee dibanding aku!!” Baekhyun semakin tersedu di pelukan eommanya

“Semua orang memang harus berubah Baek.. Tidak selamanya dia harus bergantung pada mu”

“Tapi tidak seperti ini! Dia sudah tidak pernah bersama ku sejak satu bulan yang lalu” Ny. Byun terdiam

“Yasudah jangan menangis.. tenangkan dirimu.. eomma akan kesini lagi jika kau sudah tenang”

* * * * *

“Hyung! Kau berubah!” Chanyeol mendatangi rumah Baekhyun pada malam harinya

“Aku berubah? Apa kau gila? Siapa yang berubah?! Kau Yeol! Kau! Kau berubah semenjak YeonHee masuk kedalam hidupmu! Kau melupaka aku! Kau berub..”

“Hanya karna yeoja?” Tanya Chanyeol menyunggingkan sebelah bibirnya

“Apa?! Kau dengan enak berkata seperti itu! Satu bulan Yeol! Satu bulan kau hampir tidak menyapaku! Oke aku ralat! Bahkan tidak pernah! Apa ini yang dinamakan sahabat?! Kau pergi jika sudah ada yang baru? Berbahagialah!” Baekhyun menutup pintu kamarnya dengan keras.

“Hyung aku minta maaf, maaf jika aku melupakan mu.. tapi aku tidak bermaksud untuk melakukan ini padamu.. Aku menyayangi mu layaknya aku menyayangi hyung ku sendiri.. maafkan aku jika aku sudah membuat mu terluka dengan prilaku ku, maafkan aku jika aku mengecewakan mu.. aku mohon.. kembali padaku hyung!!” Chanyeol menangis di depan kamar Baekhyun. Dan Baekhyun ikut menangis disana.

“Hyung ku mohon.. Aku ingin bersamamu seperti dulu hyung..”

“Semua isi kamarmu pasti sidah tentang YeonHee! Bukan masa ecil kita! Pergi!!” Baekhyun terlalu kecewa dengan Chanyeol hingga berfikiran yang tidak-tidak

“Siapa yang mengatakan itu semua? Foto kita masih ku pajang di dinding kamar, mainan Buzz Lighter dan kado-kado mu untuk ku dari tahun ke tahun aku pajang di kamar. Kau salah paham hyung.. ayolah keluar, apa yang harus ku lakukan supaya kau memaafkan ku? Aku harus putus dengan YeonHee? Baiklah! Aku akan memutiskannya” Baekhyun membuka pintunya saat Chanyeol sudah terhubung dengan YeonHee

“Tidak usah melakukan itu! Aku ini hanya tidak suka kau berubah!” Baekhyun mengambilnya dan memutuskan hubungannya

“Maafkan aku”

“Aku memaafkan mu” Chanyeol memeluk Baekhyun erat

-End-

One thought on “#4thYearsWithEXO – We Are”

Tinggalkan Balasan ke 8tones Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s