[EXOFFI FREELANCE] The Secret of The Strength (chapter 2)

the secret of the strength 1

tittle/judul: the secret of the strength (chapter 2)

author: Annisa Maulidia

length: chaptered

genre: fantasi,action,school life.

rating: 17

 

main cast:

– EXO-K

– Park Sangmi – OC

– Park Minri

 

Disclaimer: fanfict ini buattan aku sendiri dan imajinasi ku sendiri, suka typo tanpa kesadaran. hati-hati.

 

Part 2. POWER

-Author POV

Jam pelajaran olahraga pun dimulai siswa kelas 3-S pun segera menuju ruang olahraga dengan rapih.

“yayaya.. minri ya sepertinya mereka melihat kau terus ada apa?” jinsu berbisik ditelinga minri.

“aku tidak tahu jinsu yaa, eotthoke? Aku jadi gugup.”

“hmm. Tapi tak masalah mereka tampan sih hehhe..”

“yak..”

“anyeonghaseo..” ucap dara seonsaengnim memasukki ruang olahraga.

“anyeonghaseo seonsaengnim.” Tunduk semua murid.

“sepertinya ada murid baru, apa aku boleh lihat kekuatan kalian? Nanti kita akan berlatih mencari peti kecil ini.” Dara mengeluarkan peti kecil bewarna emas dari sakunya.

“eugh.. seonsaenim itu sangat mudah.” Ucap salah seorang murid.

“ne..” sahut lainnya kecuali ke-6 namja yang sedari tadi diam.

“benarkah? Aigoo.. kalau begitu aku ingn lihat kekuatan yang dimiliki murid baru ini.”

Semua mata pun tertuju kepada ke-6 namja tampan, “ayo dimulai dari kamu.” Dara menunjuk baekhyun

“eoh.. kekuatanku mengeluarkan cahaya, dan bisa membuat seorang buta dalam waktu 1 detik.”

Baekhyun pun berancang-ancang dan mengeluarkan kekuatannya mata yang hitam pun berubah menjadi cahaya terang, membuat seluruh siswa terkagum melihatnya.

“aigoo silau sekali..” ucap jinsu menutup matanya.

“sekarang giliran kau.” Tunjuk dara kea rah suho.

“kekuatankku air.”

Suho menarik nafas lalu merentangkan kedua tangannya, brrr… tiba-tiba saja keluar air dari kaki suho menjalar ke seluruh badannya secara melingkar, lalu menghentikannya.

“waw.. kurasa kelas 3-C iri akan ini.”

“hahahaha..”

“kekuatanku adalah bumi.”

Kyungsoo mengehentakan kakinya membuat lantai menjadi retak dan rusak.

“wa…”

“kekuatanku angin.”

Sehun mengambilancang-ancang dan menghembuskan angin sedang kearah mereka.

“kita butuh kau disaat kita kepanasan sehun ahh.” Ucap ketua kelas membuat semua orang disitu tertawa.

“kekuatanku api” chanyeol menghentakkan kedua tangannya lalu mengeluarkan api yang besar membuat minri kaget dan merinding.

“terakhir.” Dara melirik kai.

“kekuatanku teleportasi.”

Kai POV

Sekarang giliranku mengeluarkan kekuatanku, saat aku mengambil ancang-ancang ntah kenapa tubuhku terasa panas, aku pun tak segaja menatap minri, kurasa ia mengucapkan sesuatu.

Kurasa bukan aku saja yang merasakannya tapi kulihat saudaraku tadi juga terlihat tidak biasa, ada apa dengan gadis itu.

Ok, kai focus..

Blitzz…

Dengan secepat kilat aku berteleportasi menuju tempat lain, saat kubuka mata, betapa kagetnya aku, melihat seorang wanita sedang menatapku.

“eug..”

Ah…  atap sekolah, sedang apa dia, disana, kenapa dia terus menatapku dengan tajam.

“aku harus kembali.”

Blitzzz..

Author POV

“waw.. hebat kai ah..” teriak wanita-wanita 3-S kecuali minri yang hanya menatap saja.

“ok, kalau begitu bentuklah kelompok, aku akan menyembunyikan peti ini arraseo?” dara pun keluar ruangan secepat kilat.

“wa.. kalian sungguh daebak..”

“ne..”

“tampan juga..”

Semua mendekat ke-6 namja tersebut.

“maukah kau sekelompok denganku?”

Hening..

Minri mendekat dan menatap ke-6 namja tersebut.

“bagaimana?”

“hmm..” chanyeol melirik yang lainnya.

“ya boleh,” ucap kyungsoo dengan senyumnya.

“ok, namaku minri, kita akan jadi 1 tim.” Minri tersenyum.

“minri..” jinsu memanggil minri.

“hanya memutar kelompok, lagi pula aku selalu bersamamu terus.” Ucap minri halus.

“uh..” kesal jinsu mencari kelompok barunya.

“baiklah, kita 1 tim, peti itu akan disembunyikan ditempat tak terduga, bahkan kita bisa menemukan peti tersebut dalam 3 hari.”

“bagaimana bisa?” Tanya suho.

“peti tersebut dibawa oleh siswa.”

“jadi?” sehun menanggapi serius.

“peti tersebut bisa dipegang oleh siapa saja, disimpan dimana saja, bahkan berpindah-pindah.”

“eugh.. menyusahkan.” Kesal kai.

“hadiahnya akan menarik.”

“hadiah?” ucap baekhyun kaget.

“hm.. makan-makan..”

“woahh..”

“okokok.. sudah selesai?” dara masuk kembali ke ruang olahraga, “siap?”

“sepertinya.” Ucap jinsu malas.

“ada apa jinsu?” dara melihat jinsu yang tak semangat.

“aniya, gwenchana dara seonsaengnim.”

“ok, kalo gitu, permainan ini kita, mulai. Siapa yang menemukan peti itu, akan masuk ke pertandingan akhir tahun melawan kelas lain.”

“woooahhh..” teriak semua siswa semangat.

“ok, gunakan kekuatan kalian hanya 5X saja, setelah itu kalian tidak boleh menggunakan lagi, arraseo?”

“ne, seonsaengnim.”

“ok, selamat menemukan.” Dara pun keluar dengan secepat kilat.

Menyisakan siswa-siswi yang sedang berunding untuk menentukan pembagian lokasi di area sekolah maupun luar.

“bagaimana ini minri?” Tanya suho mendekat kearah minri.

“eum.. bagaimana ya..” ucap minri sembari berpikir.

“kita bagi saja bagaimana?” kai menatap anggotanya.

“hm.. boleh” ucap kyungsoo sembari mengangguk.

“ok, kai,chanyeol,sehun, kau cari di area outdoor, hm.. kyungsoo,suho,baekhyun, dan aku mencarinya di indoor.” Minri menunjuk rekan-rekannya.

“ok, kalau begitu kita harus bergegas.” Ucap sehun semangat.

“baiklah kita akan menemukannya, fighting!!” chanyeol mengepalkan satu tangannya keudara, dan disusul lainnya, “fighting!”

Semua kelompok pun segera berpencar mencari peti kecil tersebut, namun disisi lain seorang yeoja sedang menatap danau yang indah dari ujung jembatan kayu tanpa pengangan. Iya pun duduk santai menatap air yang tenang dan bersih.

“aku ingin menjadi air.” Ucapnya lirih.

“sangmi yaa, yak kau ini suka sekali menghilang.” Seorang yeoja menghampiri dan duduk disamping sangmi.

“dan akhirnya kau menemukanku chukka ne.” sangmi tersenyum ke sora, teman sekelas sangmi.

“augh.. kau ini kenapa sih suka sekali menghilang, aku kan lelah tau mencarimu.” Sora memngembungkan kedua pipinya sehingga bewarna merah muda.

“yayayakk, lihat pipimu memerah hahaha..” sangmi menunjuk-nujuk pipi sora, sehingga ia tak bisa menahan tawanya.

“iihh.. apasih,” sora menepis tangan sangmi dari pipinya.

“kalau kau lelah, kenapa tak memakai kekuatanmu saja  untuk mencari ku?”

“kekuatanku belum kuat, lihatlah” sora menggoyangkan kedua tangannya hingga muncul sebuah stik baseball panjang dari tangannya.

“hm.. lumayan sudah bisa memikirkan benda dan mengeluarkannya.” Angguk sangmi

“tapikan aku tidak bisa membaca pikiran, dan lokasi dimana kau berada tau.” Sora melempar stik baseball ke danau.

“yak, hei.. apa yang kau lakukan hah?” ucap sangmi kesal menatap sora.

“hanya membuangnya di danau, siapa tahu nanti ada yang membutuhkan, kan bisa muncul tiba-tiba hahaha..”

“airnya goyah, karna mu, lihat yang tadinya damai jadi runyam gakjelas seperti wajahmu, hahaha..”

“yak.. sangmi..” sora mendorong pundak sangmi pelan, “oh ya, bagaimana dengan kekuatanmu sangmi?”

“hmm..?”

 

10 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] The Secret of The Strength (chapter 2)”

Tinggalkan Balasan ke Deborah sally Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s