[EXOFFI FREELANCE] Summer : Mirage – Special

summer

Author: Muftonatul Aulia/Hanifah Harahap

Main Cast: Park Chanyeol, Byun Baekhan(OC), Byun Baekhyun & Oh Sehun

Genre: Romance, Friendship, Family, Angst

Rating: General

Length: Multichapter

Credit Poster: Gyuskaups @ Indo Fanfictions Arts

PLEASE, NO PLAGIAT! THIS STORY IS REAL FROM OUR MIND

AND DON’T BE A SIDERS!

Visit Us HERE

Previous Chapter:

Chapter 1 – Sehun Eyes | Chapter 2 – Baekhyun Drawing Book| Chapter 3 – It’s Time For Dinner| Chapter 4 – Begin Again | Chapter 5 – Lovely Doll | Chapter 6 – Be Happy | Chapter 7 – Our History | Chapter 8a – I’m Alone | Chapter 8b – It’s You | Chapter 9 – Get Well Soon | Chapter 10 – Good Night, Nuna! | Chapter 11 – Beginner (1) | Chapter 12 – Beginner (2) | Chapter 13 – Whisper | [NOW] Chapter 13.5 (Special Chapter) – Luhan’s

 

 

“Ayo, cepat!”

Luhan mengulum bibirnya, sedikit kesal dengan tingkah kekasihnya yang kini tengah berlari kecil sembari menenteng sebuah tas di bahunya.

Plak!

“Apa kembali ke China membuatmu menjadi seperti ini, Mingfa?” kata Luhan sesaat setelah ini berhasil menjitak kepala Mingfa, sementara yang dijitak hanya memegangi kepala sambil meringis kesakitan.

“Kenapa kau menjitakku?!”

“Karena kau seperti siput! Aku lelah menunggumu di sini. Lihatlah, kakiku sakit semua karena berdiri sedari tadi,” jawab Luhan sambil menggoyangkan badannya seperti seorang anak kecil yang merajuk.

“Kalau begitu seharusnya kau tadi tidak meninggalkanku!”

Luhan mendengus kecil lalu merangkul gadisnya yang baru saja kembali ke Korea beberapa hari yang lalu, tentu untuk menikmati puncak liburan musim panas bersama kekasihnya. Kedua sejoli itu melangkah menuju mobil sport milik Luhan.

“Kau sudah bertemu dengan nenekku, ‘kan?” tanya Luhan.

“Ya, nenekmu sangat suka dengan hadiah yang kau beri itu. Aku tak menyangka bahwa seorang Luhan adalah seorang cucu yang baik kukira dia adalah sebongkah es yang menyebalkan”

“Tentu aku ini cucu yang baik, dan pacar yang baik, tentu saja.”

“Apa menjitak kepala gadisnya bisa disebut pacar yang baik?”

Luhan menghentikan langkah kakinya dan menghadap ke arah Mingfa. Sedetik kemudian, lelaki itu mencium puncak kepala Mingfa dengan lembut hingga Mingfa hanya bisa terdiam mematung di tempatnya. Setelah melepaskan bibirnya dari puncak kepala Mingfa, Luhan tersenyum lebar.   “Dbuqi. Habisnya kamu itu menggemaskan, sihketerlaluan. Sekarang, apa kepalamu sudah tidak sakit lagi?

Luhan menatap netra gadisnya sejenak dan menemukan secercah kebahagian di dalamnya. Well, gadis mana yang tidak bahagia mendengar kalimat itu meluncur dari bibir lelaki yang dicintainya?

Plak!

Oh, baru sebentar Mingfa merasakan sisi romantis dari seorang Luhan, tiba-tiba sekarang ia sudah harus merasakan jitakan lagi di kepalanya. “Luhan!”

“Kamu bengongnya terlalu lama. Makanya aku jitak, aku kira kamu kerasukan hantu musim panas.”

“Kau pikir ini tidak sakit, huh?” Mingfa memukul bahu Luhan dengan kedua tangannya sementara Luhan hanya terkekeh melihat tindakan anarkis Mingfa sambil menghindarinya.

“Luhan! Come here!

Luhan berlari hingga melewati mobilnya sendiri. Mingfa terus berlari mengejarnya dengan satu misi: menghabiskan lelaki yang sudah menjitaknya sebanyak dua kali itu. Oh, ayolah. Ini bukan perkara mudah. Mingfa mengembangkan senyum kemenangan ketika tubuhnya semakin mendekati Luhan, tangannya bersiap membalas untuk menjitak kening Luhan yang angkuh itu.

Satu.. dua.. ti―

Greb~

Oh, ya. Luhan sangat pintar. Tak heran jika dia mendapatkan beasiswa penuh di Seoul University.

Niat Mingfa yang ingin membalaskan dendam kacau sudah karena ulah Luhan yang menarik gadis itu ke dalam pelukan ketika ia berada dalam jangkauan sang empunya pelukan. Kalau sudah begini, Mingfa bisa apa? Saat Luhan melepaskan pelukannya, saat itu pula Mingfa merasa kecewa padanya, dan juga sang waktu yang hanya membiarkan ini terjadi selama beberapa detik saja.

“Aku sampai lupa satu hal. Aku ingin mengajakmu ke pantai, itu lebih baik daripada bermain kejar-kejaran di musim panas, ‘kan?”

“Oh, baiklah, Tuan Luhan. Kita tidak sempat ke pantai kemarin, ‘kan? Kuharap kau ingat itu,”

AN (Absurd Note) :

Kak, kok dikit sih? Yah, namanya juga Special Chapter jadi maklumi aja ya XD

Kak, maksudnya apa? Nggak tahu juga sih, mungkin efek kurang kerjaan, lagi mendek banget soalnya dan entah kenapa dapet ilham buat 13.5, dan kita maklum kalo kalian gak ngerti apaan ini XD

Kak, kok ceritanya tiba-tiba tentang Abang Lu? Yaaahhh, soalnya status Abang Lu perlu diperjelas agar tidak ada kesalahpahaman di antara kita, guys :’) #abaikan

Kak, ini apaan? Jalan menuju chapter 14, sist. Biar kalian bisa membaca chapter 14 dengan tenang :’) #bahasamacamapaini

Sekian dan terimakasih telah berpartisipasi dalam Special Chapter ini. Sarangek! ❤ ❤ Fuuuuu

 

9 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Summer : Mirage – Special”

  1. akh iyaa,,aku melupaka abang Luhan,,,berarti dia jadian ma mingfa,,huuff untunglah jadi baekhan bisa tenang jalani hubunganya ma chanyeol,,, trusss nasib cinta , uri Baekhyun gmn?

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s