[Flash-fiction] Liebestraum ― a fiction by Len K

Liebestraum

 

 

Rasanya mustahil jika pianis jenius seperti Jongdae tidak bisa memainkan sebuah lagu. Ya, hanya satu lagu. Yaitu Liebestraum

Sebuah cerita ketika Liebestraum yang dimainkan oleh Jongdae kembali terdengar merdu

Liebestraum is a work of Len K

Standard disclaimer applied. I do not take any profit from this fiction

 

Starring : Kim Jongdae–Chen EXO, Im Nari (OC), Oh Sehun EXO | Rate : T | Genre : Friendship, Romance

 

WARNING! AU, possibly OOC, typo(s), it’s a flash-fiction

.

| Liebestraum |

.

                Jongdae memasuki hall dengan perasaan gugup. Nyeri di pipinya―juga memar di sana―akibat pukulan Sehun kemarin tidak dapat meluruhkan gugupnya. Tapi ia tidak bisa mundur sekarang. Tidak lagi. Apa yang dikatakan Sehun benar adanya.

“Jangan berani-beraninya kau lari, Jongdae. Nari akan jijik padamu.”

Maka disinilah Jongdae. Duduk di kursi pianis yang berwarna merah marun, berhadapan dengan sebuah grand piano warna hitam. Jongdae diam, mengatupkan bibirnya rapat-rapat, mengepalkan tangannya hingga buku-buku jarinya memerah.

Dasar Sehun keras kepala! Umpat Jongdae. Harus berapa kali Jongdae katakan pada Sehun jika ia tidak bisa memainkan Liebestraum?! Nada-nada apik itu menjadi sumbang tiap kali ia mainkan.

Tapi di salah satu kursi penonton, Sehun duduk diam. Fokus memandangi sahabatnya yang belum kunjung memainkan Liebestraum. Tidak mungkin Jongdae tidak bisa memainkan lagu itu. Jongdae itu pianis jenius! Malang-melintang menjuarai berbagai kompetisi lokal maupun internasional. Mustahil jika tidak bisa memainkan satu lagu. Ya, hanya satu lagu; Liebestraum.

“Mainkan Liebestraum itu, seperti yang diminta Nari.”

Perkataan Sehun menampar Jongdae. Dihirupnya nafas dalam-dalam. Kemudian jemarinya mulai memencet tuts-tuts piano.

Para juri dan penonton heran, terhenyak. Bagaimana bisa permainan seorang pianis jenius jadi begitu kacau, hilang tempo, kekurangan dan atau kelebihan nada?

Sudah kubilang kan? Aku tidak bisa… Jongdae menggigit bibir bawahnya, tetap bermain.

Tapi perhatian Jongdae mulai bercabang pada sosok yang mengenakan gaun putih dan membawa biola di sampingnya.

Nari

Gadis itu melempar senyum pada Jongdae sebelum ia mulai menggesek biolanya. Mengikuti alur permainan piano Jongdae.

Jongdae tersenyum memejamkan mata. Perlahan permainannya kembali. Nada-nada Liebestraum itu tidak lagi terdengar sumbang. Para penonton dan juri terpukau karenanya. Dan Sehun tersenyum tipis namun puas di tempatnya.

Sang pianis jenius telah kembali.

Jongdae semakin larut dalam permainannya. Kini ia merasa utuh, lengkap. Ia kini tahu kenapa nada-nada Liebestraum itu terdengar sumbang di telinganya. Itu karena ia memainkannya seorang diri, tanpa ada iringan biola dari Nari.

Tapi sekarang tidak. Jongdae dalam performa terbaiknya. Ia tak terkalahkan. Ia benar-benar bisa menikmati permainan Liebestraum yang ia bawakan. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Jongdae tetap tersenyum puas. Standing ovation diberikan. Meski satu gagasan terselip di kepalanya.

Bukankah… Nari sudah mati?

 

Liebestraum END

Words count : 350 words

 

A/N        :

Nyahahaha, balik lagi sama author gaje dan fanfiksi yang gaje XD

Nggak usah protes kenapa ini fanfiksi pendek banget. Namanya juga flash-fiction. Meski belum ada jumlah pasti berapa kata yang harus ada di dalam suatu cerita supanya bisa disebut flash-fiction, tapi sejauh ini yang populer itu 100 kata, 350 kata, dan 500 kata, pokoknya nggak lebih dari 1000 kata. Yang masih kepo, tanya Gugel; apa itu flash-fiction. Kata di fanfiksi ini terhitung sejak “| Liebestraum |” di awal sampe “― Liebestraum ― END ―”.

Fyi, Liebestraum sendiri adalah musik klasik karya Franz Liszt. Arti Liebestraum sendiri itu “Love’s Dream” dalam bahasa Jerman. It’s a good music! Coba deh, dengerin.

Entah kenapa fanfiksi ini feels-nya berasa ‘Shigatsu wa Kimi no Uso’ atau ‘Your Lie In April’ banget. Yang udah pernah liat tuh anime pasti faham. Itu anime adalah salah satu anime yang punya ending yang cukup kampret buat Len. Yahh, bisa dibilang Len terinspirasi sama nih anime pas lagi dengerin Liebestraum, terus lahirlah fanfiksi ini.

Daaannn… pasti pada bisa nangkep maksud cerita ini dong. Kan readers pinter-pinter, ahehehe. Coba, tulis di kolom komentar soal interpretasi kalian ke fanfiksi ini. Alias gimana cara kalian ngegambarin fanfiksi ini secara singkat. Mungkin dari situ ketahuan bagian yang belum paham yang mana, jadi kita bisa diskusi bareng.

Oke, kalo gitu… Len cabut dulu. Adios!

33 tanggapan untuk “[Flash-fiction] Liebestraum ― a fiction by Len K”

  1. Daebak min! Jujur gw baca ini karna judulnya menarik banget wkwk. Gacuma judulnya tapi ceritanya bener2 ga ngebosenin plus ceritanya yang susah ketebak 👍👍👍 daebak lah min!

  2. Hai penulis, let me tell you what I think about your story…

    Liebestraum
    Title (4/5)
    Tertarik. Aku pribadi sekali liat tulisan judul ini langsung penasaran, bahasa apa sih nih aneh bgt. Dan akhirnya penasaran buat baca. Kesinamnungan antara judul dengan isi cerita juga pas, ttg pianis yg sulit untuk memainkan Liebestraum, yg aku tangkep dri cerita ini sih jongdae ada semacam trauma karna dulu dia sama nari suka duet pake liebestraum

    Poster (2/5)
    Dari posternya pasti reader nebak kalo cerota ini ga jauh2 dari musikal gitu. Pas aja lah sama ceritanya. Dengan pewarnaan monokrom membuat kesan mendungnya keliatan.

    Foreword (4/5)
    ‘Rasanya mustahil jika pianis jenius seperti
    Jongdae tidak bisa memainkan sebuah lagu.
    Ya, hanya satu lagu. Yaitu Liebestraum
    Sebuah cerita ketika Liebestraum yang
    dimainkan oleh Jongdae kembali terdengar
    merdu’
    Bikin pembaca mikir, nah katanya jenius, kok ga bisa mainin itu? dan itu yang membuat pembaca penasaran.

    Plot, flow (4/5)
    Alurnya maju, jalan ceritanya bagus, karena flash fic jadinya kerasa cepet bgt dan itu merujuk satu scene di kehidupan jongdae. Terus di akhir ada plot twist nya. Aku kira jongdae ga bisa lagu itu karna alasan lain dan ga sampai mikir klo si nari udh mati. Baguuss.

    Caracterization (3/5)
    Kurang digambarkan dengan baik karena ini flashfic. Tapi cukup untuk menjelaskan bahwa jongdae masih blm move on dan lupain nari, bahkan sampai sulit buat mainin lagu yg pernah mereka duetkan, liebestraum

    Spelling, diksi (4/5)
    Belum nemu typo, terus diksinya juga bagus. Ga terlalu ringan dan ga terlalu berat juga.

    Overall (8/10)
    Suka sama plot twist-nya aku, ga nyangka kalo nari yg di panggung itu cuma imajinasi dri jongdae. Diksinya juga bagus. Good job buat authornya. Keep writing!

  3. Halooo Len K. Konbanwa. 😀

    Ini kok pada suka sama anime Shigatsu wa Kimi no Uso sih? Emang sekampret apa? Aku diceritain temen juga biasa aja. Wkwkwk lagi nungguin live action-nya aja nih. XD

    Ceritanya terlalu singkat ya, Len. *namanya juga flashfic* Sampe ngga ada yang bisa aku koreksi. Tapi lain kali tolong yang panjang ya, Len. Jadi lagi enak-enaknya ikut ke dalem cerita … eehhh selesai. Bukan cuman anime Shigatsu wa Kimi no Uso yang kampret, fiksi kamu juga bisa jadi kampret gegara ini. Hahahaha :v

    Sebenernya pengen tau lebih detil lagi tentang Liebestraum, tapi kok ya disuruh cari gugel. Paketan menipis. Wkwkwkwk *curhat

    Oke, aku agak kurang di bagian:
    Nyeri di pipinya―juga memar di sana―akibat pukulan Sehun kemarin tidak dapat meluruhkan gugupnya.
    Gimana kalo begini: Nyeri di pipinya―ada memar di sana―akibat pukulan Sehun kemarin tidak dapat meluruhkan gugupnya.

    Itu hanya saran aja ya. Ngga harus diubah kok. Tapi yang harus diubah, biasakan nulis cerita dengan rata kanan-kiri ya. Biar lebih rapi lagi. Ganbatte ne!! :3

    Salam kasih,
    WhitePingu95

    1. Hola!!
      Err….kampretnya SwKnU itu pas di akhir XD XD
      Hahahahahaha, ini singkat karena selain flashfic, tapi juga ide lagi mentok pas bikin ini XD
      Makasih buat koreksinya ya 😀 i am glad!!
      Anata mo ganbatte! 🙂

  4. Lanjut bc/ga tdr 😅 ㅋㅋㅋㅋㅋ
    Ntar di kantor cb searching vid Liebestraum ini deh *bukan’ny krj 😋 ㅋㅋㅋㅋㅋ
    Trnyt Nari dah wafat ya, sempet goosebumps pas bc line trakhir itu 😨
    Pengen du2k di sebelah 세훈 😘 nonton chen maen piano..

  5. Wah kereeeen, kak suka anime juga yaa? Setuju banget kalau ending shigatsu wa kimi no uso itu kampret, bikin nyesek, belum juga di tembak eh si doi nya udh mati duluan…

  6. apaan? belum pernah denger da lagunya. wanjay nari udh meninggal, lah yang senyum sapeh? ane. wkwkwkwk. ih pianonya bagus banget. bukan deng jongdaenya. bukan deng hmmmm auth- sehunnya. wkwkwkwk. XD XD XD

  7. Leeennn~~~ ane ketemu lagi sama fanfiksimu.
    flash2an lagi ya?
    Ane malah jadi flashback abis baca ini(?) /woinad/ 😀
    Jongdae jongdae akhirnya ketemu Jongdae /loh/ jarang2 kan jadi main cast di ff 😀
    jadi bingung mau komen apa.
    Gurih gurih sedap sih ini (?) 😉 Penasaran sama Liebestraum itu~

    Ohiya, Len demen anime juga kah?

    1. Iya. Tp yg kagak flash juga ada
      kok XD
      Bagus lho Liebestraum itu
      Iye, Len demen ama anime. Situ juga?

    2. Belom ketemu2 sama Liebestraum ini -____- wks~
      Ho’oh. Ane demen juga. tapi, gak banyak2 sih. Naruto, One piece, dan bberapa aja. Kaga sampe garis keras macam demen sama *teet* /oke, ini random!/

    3. belom nyari soale :v

      Sama kamu :v :v kkk~~
      udah keracunan Kpop sama Kdrama :v jadinya apdetan anime terlupakan. Udh kagak sekolah jg, gaada temen2 yg bisa diapajakin anime baru /plak/ :v

    4. Anjir! XD Ane mah gegara yaa itu … external disk belom di tangan. Padahal BWUANYAAAAKKK anime yang mau ane koleksi dan tonton elah
      Kagak sekolah? Temen-temen kuliah gitu?

    5. Leennn~~~ lempar kesini abis itu externdisknyaa 😥 wkwkwk
      Gak. Lagi dalam masa penantian beralih status ini.
      Kamu? Sekolah? kuliah? kerja? 😀

    6. Yaiyaa.. kan tadi bilangnya kalo udah dari kamu :v
      Astaga..
      Iyee, Len..
      Kalo udh mati berarti ane selama ini bales2an komen sama siapa??lol :v

  8. oooooooo,,, aku dah bc kolom komentar dan apa yg ingin ku tau dh di jawab ma Len,,
    **aku paling suka klo lihat org main biola,,/ aku suka henry lau,,dia jago main biola n piano,/ jd curcol/
    – btw,,akhir akhir ni,,chen makun bnyak yg Like ya,,cos dh mulai bnyak funfik dng cast Kim jongdae,, selain baeksoo,suara chen,,top!
    – kisahnya ngena ko kehati Len-
    -btw2, salam buat Oh sehun yg super duper tampan,,yg lagi nonton Chen konset– heheee!

    1. Dasar anak nakal! Kamu nyontek ya? XD
      Kalo menurutku, suaranya Chen di antara anak-anak ekso itu yang paling nendang di telinga buat aku :3
      .
      Makasih udah mau mampir lagi. Buat KPF, harap ditunggu. In progress new episode XD

  9. Intinya jongdae melihat arwah nari yang main biola sama dia. Tp emg secepat itu kah permainan pianonya? Ada ga ya di piano ti*les 2?

    HAHAHHA KETAUAN DEH ANAK GAMERS. Btw ffnya keren nih 😉

    1. Yup, bener banget.
      Yaaahhh… kalo permainan pianonya di fanfik dilamain, entar nggak jadi flash-fict 350 kata dong XD
      Kayaknya nggak deh. Nggak tau juga ding, belum ke-unlock semua nih di hape orang /WOII/ Ketauan nggak modal/ XD
      Makasih. Makasih juga udah mau baca 😀 Kalo luang dan berkenan, bisa kali mampir di fiksi-fiksi ane yang lain 😉

  10. BENARKAH LIEBESTRAUM SEBAGUS ITUUUUU
    *langsung pergi ndengerin
    gak, gak, aku gak akan pergi sebelum ngomenin ini bikos INI FF JONGDAE SAYA TIDAK BISA SANTAI APALAGI INI PIANIS!JONGDAE OKE SELAMAT TINGGAL DUNIA
    gapapa dah narinya mati, yg penting kamu bisa membawakan mimpi ttg cintamu dgn baik. tapi entah knp aku kok ya ga yakin ‘semudah itu’ krn kamu menyiratkan maksud lain melalui a.n
    jadi barangkali… ni lagu terakhir yg dibawain berdua sama chennari sblm nari mati… itu terjemahan paling poll dari aku.
    gapapa dah flashfic. coba tulis drabble 100 kata, bisakah? XD
    keep writing anyway.

    1. Iya, coba dengerin. Kalo mau, liat videonya. Merinding liat jari-jari pianis bisa gerak-gerak cepat menghasilkan nada yang WOW gitu /ini karena Len belum bisa main piano/ XD
      .
      Jangan tinggalin aku sendirian, Kak! Aku nggak mau Kakak pergi! /LEN, PLIS!/
      .
      Bener! Nggak salah! Jadi disini tuh Nari maksa Jongdae buat main Liebestraum, tapi Jongdae-nya ogah. Eeehh, kemudian Nari mati. Jongdae ngerasa bersalah karena belum sempet mainin Liebestraum. Jadi deh, tiap Jongdae berusaha main Liebestraum yang ada gagal fokus mulu XD
      .
      Flash-fic 100 kata? Oke, challenge accepted! XD
      .
      Yosh! Makasih udah mampir lagi. Aku cinta kamu, Kak XD

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s