[EXOFFI FREELANCE] Nappeun Namja (Ficlet)

306b6cbc587363ad023eea813e358c65_副本.jpg

Tittle :NappeunNamja

Author :BabySeo

Length :Ficlet

Genre : Romance, fluff

Cast :     Oh Sehun (EXO)

Kim Seoyeon (OC)

Disclaimer : FF iniaslidaribuahfikirku. Nama cast hanyameminjamdantidakbermaksuduntukmerubahkarakteraslinya. Don’t Plagiarsm and sorry for typo^^

A/N :dibuathanyauntukhiburansemata.^^ HappyReading^^

 

Kaki ku melangkah pasti menuju apartemennya. Sungguh aku sangat rindu wajah bak malaikatnya.  Kaki ku berhenti melangkah di depan apartemen nomer  94,  apartemen miliknya. Tangan ku terangkat untuk menekan  bell  apartemennya.  Tak  lama pintu apartemen nomer  94 itu pun terbuka.

Aku tersenyum menatap namja pemilik apartemen nomer  94  itu. Raut kesal tertampang jelas di wajah tampannya.

“Masuk”  ucapnya dingin.

Kaki ku melangkah memasuki apartemennya. Ku dudukan tubuh ku di sofa.  Namja tadi menghampiriku dengan membawakan segelas teh hangat.  Aku segera meminum teh hangat  yang  dibawakannya.

“Kenapa kau kembali?” ucapnya sinis

Aku meletakan gelas teh tadi dimeja depanku.  Aku bangkit dari duduk ku,  kaki ku hendak melangkah pergi tapi tangannya menahan lenganku.

“Yak! Mau  kemana lagi kau?’

“Tuan  Oh,  bukankah anda menyuruh saya untuk tidak kembali?”

Oh  Sehun menarik lengan ku hingga aku terduduk dipangkuannya.

“Kenapa kau tidak bilang padaku kalau kau pergi ke Australia? Kenapa selama sebulan ini kau tidak menghubungiku?”

Aku menatap wajah Sehun  yang  sangat terlihat raut kesalnya.

“Jadi begini  Tuan  Oh,  aku menjadi perwakilan perusahaan untuk ke  Australia.  Dan  aku sangat sibuk disana ,  jadi aku tak sempat menghubungimu”

Sebulan ini aku memang sibuk menjadi perwakilan dariperusahaan untuk mempresentasikan berbagai model gaun. Ya, aku bekerja disebuah perusahaan fashion ternama dikorea.

“tapi kenapa kau tidak bilang kalau kau menjadi perwakilan dari perusahaan”

Aku memutar  bola  mataku.  Ah  ayolah,  jika aku bilang kepada  Sehun aku yakin dia akan melakukan  segala cara untuk membatalkan rencana pergi ke Australiaku.

“Jika aku bilang padamu aku yakin kau akan membatalkan rencanaku pergi ke luar negeri”

Sehun memperbaiki sikap duduknya membuatku menjadi lebih nyaman dipangkuannya.

“kau benar juga, aku akan menyekapmu di apartemenku agar kau tidak pergi atau memaksamu menandatangi surat pengunduran diri dari perusahaan” gumamSehun

Benar  bukan? Oh Sehun tak akan tinggal diam jika aku meninggalkannya dalam kurun waktu sebulan yang menurut sehun seperti  seabad. Dan apa itu menyekapku? Memaksa ku manandatangi surat pengunduran  diri? Yak! Sejak kapan Oh Sehun menjadi sesadis ini -_-

“karna kau sudah meninggalkanku sebulan ini maka aku harus menghukummu”

Sehun mendekatkan wajahnya. Membiarkan bibir kami saling bertemu lalu melumatnya lembut. Dan aku menikmati hukuman yang Sehun berikan.

“Apa kau pikir ini hukumanmu?” senyum miring tercetak jelas diwajah malaikatnya.

“Ayolah Hun, aku sedang lelah” aku bangkit dari pangkuan Sehun. Kakiku hendak melangkah tapi tangan Sehun menahan lenganku.Lalu dengan cepat Sehun menggendong ala bridal style dan membawaku menuju kamar.

“Aku ingin mempunyai BABY Seoyeon-ah” bisik Sehun tepat di telingaku.

“Yak!  Kita belum menikah Sehun-ah. Aku masih ingin bekerja”

Aku memukul dada bidang Sehun tapi bukan kah tenaga pria lebih kuat daripada tenaga  wanita?

“maka dari itu aku ingin membuatmu secepatnya menikah denganku” Senyuman miring lagi lagi tertampang diwajah tampannya.

Dan malam itu aku benar benar melakukannya bersama Sehun tanpa pengamana papun! Dan ini pertama kalinya aku ‘melakukan’ tanpa pengaman. Jika dari dulu Sehun tidak menggunakan pengaman mungkin aku sudah beranak banyak -_-

####

Aku mendobrak pintu kamarSehun.

“Yak! Park Seoyeon! Apa kau ingin merusak pintu kamarku”teriak Sehun yang masih terduduk manis diranjangnya sembari memainkan game di laptop kesayangannya.

Dengan nafas yang tidak beraturan –Bayangkan aku berlari dari apartemenku yang berjarak satu kilometer dari apartemenSehun- aku melangkah mendekati Sehun lalu melempar benda keramat berbentuk persegi panjang itu.

“Aku hamil Brengsek!”

Dan Sehun mala hmenatapku dengan wajah berseri seri. Oh Tuhan sebenarnya apa yang yang bodoh ini.

“Aku hamil dan kita belum menikah dan aku masih harus bekerja daa—“ ucapanku terpotong berkat bibir tebal Sehun yang kini melumatku lembut. Setelah beberapa lama Sehun melepas ciumannya. Lalu memelukku.

“Dan aku akan menikahimu”

Sehun melepas pelukannya. Tangan Sehun merogoh saku celananya. Kening Sehun terlipat lipat.

“Park Seoyeon! Sebenarnya aku ingin melamarmu sekarang tapi berhubung aku lupa menaruh cincinnya. Jadi, ayo bertanding game! Aku baru saja mendownload game terbaru. Masalah cincin besok saja kita cari” Dengan senyuman tanpa dosa  Sehun kembali naik keranjang lalu melanjutkan gamenya.

“YAK! OH SEHUN!!”

 

END

 

Ini absurd banget yak -_- maklum lah amatiran  😀 jangan lupa tinggalkan jejak yaa readers yang cantik cantik.  J

28 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Nappeun Namja (Ficlet)”

  1. Ya ampun sehun kamu ini nggk romantis bnget. Masa’ kamu ini ngelamar orang nggak ada romantisnya cincinnya besok dan malah ngajak tanding game calon istrinya 😐

    1. hahahaa iyaiya. :v sehun emang gila :v #plaakk duh maapkan daku membuat sehun menjadi gila :v

      gomawo^^

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s