[FICLET] Hello, Silver’s Ocean ― ARRYLEA’s VERHAAL

4d4c26502218c2c510af371067d3394b

A fan fiction with,
Idol Life – towards to Romance – maybe Sad.
Staring by EXO’s members.
EXO’s members Point of View.
PG-13 for rating.

DISCLAIMER

Cerita fan fiksi ini murni milik saya yang kebetulan sedang lancar berimajinasi. Anggota EXO miliknya sendiri dan karakter lain adalah milik saya. Ini hanyalah sebuah fan fiksi, bukan untuk laba fan work. Jika ada kesamaan nama, cerita, waktu dan tempat harap maklum karena faktor ketidak sengajaan. Segala upaya penjiplakan harap di pikir dua kali karena ide tidak muncul sembarang dan semudah copy-paste. Terimakasih.

⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛ Selamat Membaca! ⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛⬛

Recommended to listen ⬆⬆

o

Hello, Silver’s Ocean
ARRYLEA’s

o

Dia.
Dia adalah serpihan cahaya yang memancar dalam gelap.
Dia adalah butiran kerlap-kerlip gugusan bintang.
Dia adalah putaran galaksi yang bercampur dengan asteroid.

Dan aku mencintainya seperti ia mencintaiku. Bahkan sekurang apapun perlakuanku padanya, dia tetap mencintaiku. Dan dia tak pernah bisa membuatku berpaling.


Lampu panggung mulai bercahaya dengan liar, memperlihatkan sembilan bintang yang selalu kalian teriakan. Tapi bagiku, bintang itu bukanlah kesembilan yang aku sebutkan. Bintang itu adalah dia.
Perlahan tirai besi itu terbuka, memperlihatkan lagi lebih jelas kesembilan bintang itu. Tapi bagiku, bintang itu lebih jelas ketika berada di hadapanku. Bintang itu adalah dia.

Sorak-sorainya menggema di setiap sudut. Membuatku bergidig dan ingin mengumpat. Dia sangat cantik. Dia adalah bintangku.

Aku melangkah bersama kedelapan lainnya dan dia semakin menyurakiku. Memanggil-manggil namaku berharap aku menoleh padanya. Aku akan, aku ingin sekali menoleh.

Aku menari, bernyanyi, bersama kedelapan lainnya dan dia menatapku penuh pesona. Tangan-tangan cantik ber-lightstick ia gerakkan ke kanan dan ke kiri. Mengikuti alur nada dengan tenang.

Berjanjilah! Berjanjilah!

Kau tidak akan berpaling dariku. Tidak akan pernah. Aku mohon.

Berjanjilah! Aku mohon berjanjilah!

Kau akan tetap mencintaiku dan tak akan pernah menistakanku dengan cinta. Aku mohon.

Suaranya begitu menghiburku. Seolah rasa lelahku berubah menjadi bahan bakar semangat yang membara begitu mendengar suara manisnya.

“E-X-O!”

Aku dengar dia memanggilku. Aku ingin menemuinya. Aku ingin mengungapkannya semua perasaan tak karuan ini. Aku mencintainya!

“EXO! WE ARE ONE!”

Lagi! Dia memanggilku. Dia mengatakan bahwa kita adalah SATU. Kau tahu bagaimana perasaanku? Bahagia.

Aku menatap setiap pasang mata di hadapanku. Tersenyum penuh rasa haru. Kau bintangku, kau cantik, kau kebahagianku.

Aku mencoba berjalan di sekitarmu. Menatapmu dari dekat. Kau lebih cantik dari yang ku kira. Aku bangga memilikimu. Rasanya air mataku ingin pecah, memelukmu dari dekat dan menatapmu lebih dekat lagi. Kau adalah bintangku.

“EXO, Aku mencintaimu!”

Kau berteriak lantang dengan percaya diri mencintaiku. Tapi aku masih bertanya pada diriku. Pantaskah aku mendapatkan rasa cinta itu darimu?

Stage demi stage di lewati. Bernyanyi bersama, tertawa bersama, bahkan membicarakan hal yang sama sekali random. Tapi aku bahagia memilikimu. Aku mohon berjanjilah untuk tetap mencintaiku. Bagiku, waktu bersamamu tak pernah terasa cukup, tapi aku harus berpisah darimu. Mengapa? Apakah kita tidak bisa meminta waktu tambahan seperti dalam permainan sepak bola? Aku ingin menatapmu sekali lagi.

Bye, EXO. I love you!”

Kumohon katakan satu kali lagi bahwa kau mencintaiku, sangat! Aku tak ingin berpisah!

“Aku merindukanmu, kembalilah kemari suatu saat!”

Aku akan! Aku ingin! Aku akan kembali. Aku berjanji.

EXO-L.

Aku mohon berjanjilah dengan segala upaya yang kau bisa.
Aku mohon tetap bersamaku dalam keadaanku yang bahkan tak sempurna.
Aku mohon tetap mencintaiku walau aku jauh darimu.
Aku mohon tetap rindukan aku.
Aku mohon setialah!
Aku mohon jangan pernah pergi dariku.

EXO-L.

Terimakasih telah mencintaiku.
Terimakasih telah merindukanku.
Terimakasih telah menerima semua kekuranganku.
Terimakasih tetap mau bersamaku.
Terimakasih tetap mendukungku.

EXO-L.

Maafkan aku, aku banyak meminta.
Maafkan aku, aku terlalu sering membuatmu khawatir.
Maafkan aku, aku membuatmu begitu frustasi ketika aku cidera atau terluka.
Maafkan aku, ketika aku terluka aku tak bisa memberikanmu yang terbaik.
Maafkan aku, aku sangat mencintaimu.
Maafkan aku, aku sangat merindukanmu.
Maafkan aku, aku begitu ingin menatapmu setiap hari.
Maafkan aku, aku begitu haus dukunganmu.
Maafkan aku, aku tak ingin kau pergi dariku.
Maafkan aku, aku begitu egois untuk memilikimu.

EXO-L.

Aku mencintaimu dengan semua rasa cintamu.
Aku mencintaimu dengan semua caramu.
Aku mencintaimu bahkan ketika jarak ini menjadi penghalang dan begitu menganggu.
Aku tetap mencintaimu. Aku selalu mencintaimu.

Perlahan, tirai besi menutup.
Perlahan lampu-lampu panggung menggelap, menghilangkan sisa-sisa cahaya yang tertinggal.
Aku tak bisa melihatmu. Kau tahu aku takut dalam kegelapan jika tanpamu? Kau dimana? Aku mohon kemarilah, datanglah. Tunjukkan padaku kau benar-benar mencintaiku dan takkan pernah meninggalkanku.

Aku rindu menatap lautan lightstick silver milikmu, membuatku merasa menjadi bagian dari galaksi milik pencipta. Aku rindu menatap indahnya kerlap-kerlip cahaya yang memancar darinya. Aku tak becanda, aku selalu ingin menangis menatap ribuan cahaya itu. Kau takkan pernah terganti di hatiku, sedikitpun takkan pernah, aku berjanji.

Aku terharu, aku bangga, aku mencintaimu, aku ingin menangis, kau tak tahu rasanya jadi aku yang begitu tak karuan setiap kali berdiri diatas panggung hanya untuk menatapmu dalam sekali. Aku selalu berharap agar Tuhan menciptakan mesin waktu untukku supaya bisa memutar ulang kembali setiap masa bahagiaku bersamamu, aku ingin mematikan waktu, memberhentikannya dan berjanji padamu bahwa kita akan bersama-sama selamanya!

Aku berjanji padamu, untuk selalu bekerja keras mengeluarkan semua kemampuan dan semangat sebisaku. Demi bertemu denganmu lagi. Lagi dan lagi.
Aku berjanji padamu, untuk tetap bersamamu walaupun sisa serpihan dua belas kelereng itu menjadi sembilan.
Aku berjanji padamu, untuk selalu mengenggam balik tanganmu yang hangat. Agar kau percaya. Aku tak pernah berbohong dalam hal cinta.
Aku berjanji padamu, temui aku dikala kau sedih, aku akan mendengarmu penuh perhatian dan dengan begitu aku akan memelukmu serta mengelus punggungmu dengan pelan. Dan berkata, “Kita adalah satu, masalahmu maka akan menjadi masalahku juga. Kita hadapi ini bersama-sama.”
Aku berjanji padamu sekali lagi, aku akan selalu disini. Kita akan saling menunggu di suatu tempat hingga akhirnya takdir menemukan kita kembali. Aku tak sabar akan hal itu.

Tetaplah tinggal disitu, di tempat dimana aku bisa melihatmu lagi. Di tempat dimana aku takkan pernah kehilanganmu lagi. Di tempat dimana aku bisa memelukmu dan tersenyum untukmu lagi.


ARR’S NOTES

Ini bukan first fanfiction, cuman ya pertama kali ngepost disini sebagai admin, maapkeun aja absurd, karena biasanya juga suka gitu *yheaa. Ter-imajinasi(?) gara-gara nonton DVD Tokyo Dome part Promise, itu loh yang si Kai sampe mewek-mewek bombay. Ya cuman mau mengungkapkan perasaan EXO ke EXO-L meskipun iya so’tau banget emang yhaa-_-

Thanks for reading💕🙈😂

 

27 tanggapan untuk “[FICLET] Hello, Silver’s Ocean ― ARRYLEA’s VERHAAL”

  1. ARRAAAAA KAMU TAU GAK AKU JADI BAPER GEGARA BACA FF INI. BERASA CURHATAN YANG BENER2 CURHATAN(?) /ngomong apa ini/
    DEMI APA ARRAAAAAA, AKU HARUS BILANG APA LAGI? TULISAN KAMU INI SUNGGUH CANTIK!!! DIKSINYA ADUHAAAI… /ngiri/ /duduk di pojokan/ /meluk lutut/
    Pokoknya kusuka sama ffnya. berasa semangat lagi jadi EXO-L! 😂
    thanks banget yaa udh bikin ff ini. bener2 ngewakilin gimana perasaan para EXO-L dan EXO(?) /lah isan tau dari mana?/
    keep writing!!! ayooo ditunggu ff childhoodnya 😂😂😂😂 ❤❤❤❤

    1. AAAAAAAAAA KAK ISAN PANGGILANYA AKU SUKA ASTAGA!!! GEMES, NAMA BARU:’v

      IYA INI EMANG CURHATAN AKU HAHA. YA AMPUN AKU BAPER AWALNYA LIAT VIDEO EKSO TOKYO DOME. SAMPE MEWEK-MEWEK, JADI AJA AKU BIKIN FF INI HUAHAHA:’v

      AH KAK ISAN:( TULISANKU BELUM SEBAGUS ITU. TAPI MAKASIH DENG😂😂😂😂
      JANGAN IRI DONG. KITA SAMA-SAMA BELAJAR DIKSI BIAR MAKIN BAGUS:’v HIHI❤❤❤

      Huahaha. Aku juga suka banget sama ff ini /hah? /plak. Engga deng, efek baper aja jadi suka sama ff ini wkwk:’v

      Hihi. Sama-sama kak Isan. Aku juga makin semangat buat nulis ff childhoodnya. Makasih yaaaaa❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

    2. AYUUUUM, BANTUIN AKU GALI LOBANG BOLEH? :”)
      KENAPA ISAN SUKA LUPA SAMA NAMA2 AUTHOR KECE INI YAALLOH? :””3
      ARRUM SAMA ARRA EMANG BEDA2 TIPIS, TAPI ENGGAK SAMPAI SALAH NAMA JUGAA :”(
      maapkeun faktor U(?) Ini yuum, maapkeun 😭😭😭 (ini udah berapa kali minta maaf?) 😢
      Iya yum iyaa sama2 :”) ❤❤❤❤

    3. IH KAK ISAN MAH:( WKWKWK. AKU BELUM KECE. AKU MASIH BERKEMBANG AWOKKOWAOWA. KECE ITU KAYA KAK ISAN, KAK IRISH, KAK TITIS, SAMA SEDERET AUTHOR EXOFFI LAINNYA:’v
      YAUDAH GAPAPA KOK WKWKW /ini capslock apaan sih wkwkwk.

  2. Bapeerr huhuuu i love u exo 😭 /loh/ wkwk keren thor aku harap exo beneran ngerasa kaya gtu ke exo l wahahah /makin baper/

    1. Wkwkwk. Please ga maksud buat baper/lhaa terus ngapa bikin fanfic ginian.
      Ya pokonya cuman pengen ngungkapin perasaan aja atulaahh:(

      Makasih ya udah baca btw hehe xD

  3. Woahh…. thor daebakk 😥
    Walaupun cuman drabble , tapi bisa nyentuh 😥
    Bisa ngrasain gimana jadi mereka 😥 Berasa mau nangis gitu 😥
    Hmm…Keren thor.. 🙂

    1. Aaaa🙈
      Arr juga terhura bener dah pas liat dvd tokyo dome nya part promise. Kai bener-bener nangis, dan itu bikin aaaahhh.
      Makasih ya udah baca! xD

    2. Hualah haha. Arr sebenernya agak ragu sama tulisan sendiri, belum berani chapter wkwk. Tapi nanti diusahain kalau udah beres UN tanggal 4 ntar wkwk. Do’ain ya! xD *so sksd banget apalah si arr:( haha

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s