[EXOFFI FREELANCE] You Are (Chapter 1)

PhotoGrid_1457741136086

Title/Judul Fanfic : You Are

Author : Park Hee Young

Length : Chaptered

Genre : Drama, Romantic

Rating : General

Main Cast: Park Chanyeol/Song In Na (OC)

Support Cast : Bisa cek di story ya

Disclaimer : Cerita ini hanya cerita fiksi dan keluar dari kepala dengan sendirinya untuk kepuasan pembaca dalam berkhayal bersama bias-nya. Dan jika ada kesamaan nama, tempat atau cerita itu hanya kebetulan. Jadi, mohon maaf ya….

Auhor’s note : Do not copy this story without my permission. Please enjoy the story and let your imagination begin…

Chapter 1

 

Aku berjalan menuju ruang klub fotografi setelah kelas selesai. Di sana terdapat beberapa anggota lain yang sedang sibuk melakukan editing foto. Dan hari ini kami semua berkumpul untuk mengadakan rapat dalam keikutsertaan klub kami dalam acara perayaan ulang tahun universitas.

“Sudah hadir semua? Baik mari kita berkumpul untuk membicarakan mengenai acara perayaan ulang tahun kampus kita,” tanya Kim Eun Soo sebagai ketua klub fotografi. Dia adalah seorang perempuan yang memiliki tubuh cukup proporsional bak seorang model. Pamornya tidak kalah dari para member boyband itu. Banyak laki-laki yang terpesona olehnya.

Kami semua pun berkumpul membuat lingkaran. Ruangan ini memang tidak besar, tapi cukup untuk menampung kami walaupun ruangan ini cukup berantakan dan terdapat banyak sekali tempelan foto-foto yang klub kami ambil di sepanjang dinding.

“Baiklah untuk perayaan ini, akan dipimpin oleh Joong Hyun. Dia yang akan melakukan pembagian tugas, jadi silakan Joong Hyun untuk memulai pembagian tugas,” lanjut Eun Soo.

Jong Hyun, lelaki ini memiliki tubuh yang atletis, dia juga suka bermain basket. Wajahnya tidak kalah tampan dan dia orang yang stylist.

“Baik semuanya, untuk acara perayaan ini seperti biasanya akan terdapat panggung untuk pergelaran seni dan juga stand-stand bazaar. Kita akan mengambil gambar dimulai dari ketika persiapan menuju acara, acara berlangsung dan juga setelah acara selesai. Untuk pembagiannya Eun Soo dan Yong Joon akan ditugaskan pada bagian stand-stand bazaar. Karena stand-nya akan cukup banyak maka aku minta bantuan Soo Ra untuk membantu mereka.”

Yong Joon, jika digambarkan dia mirip seperti Kim Bum. Innocent dan imut. Setiap kali dia berjalan sambil tersenyum semua wanita seperti terhipnotis.

Soo Ra, perempuan yang satu ini sangat tomboy. Rambutnya pendek dan orangnya sangat simple. Tapi dia sangat manis. Badannya juga mungil dan dia adalah maknae di antara kami di klub ini.

“Kemudian untuk para talent yang akan tampil, aku dan Ji Sub akan ambil bagian,” lanjut Jong Hyun sambil menunjuk kea rah ornag yang dimaksud.

Ji Sub memiliki rambut coklat ikal dan agak gondrong. Tapi dia orang yang rapi dan sangat memperhatikan penampilan. Rambutnya selalu diikat setengahnya dan saat ini dia memakai kaos lengan panjang berwarna putih dengan gaya duduknya yang super cool. Sedangkan aku biasa saja, tidak ada yang istimewa. Tapi aku cukup manis dan berkarisma.

“Untukmu In Na, ini akan menjadi sedikit special. Aku baru saja mendapatkan bocoran dari panitia acara, dikarenakan boyband exo sedang tidak terlalu sibuk, maka Chanyeol dan Baekhyun akan ikut mengisi acara. Dan karena kau berada satu kelas dengan mereka, maka akan menjadi lebih mudah jika kau yang mengambil gambar mereka,” jelas Jong Hyun sambil menunjuk ke arahku.

“Aku sendiri?” tanyaku pada Jong Hyun dengan mata sedikit membesar.

“Tentu saja, apa kau merasa kesulitan?” Jong Hyun mengiyakan sambil kemudian melipat kedua tangannya ke dada.

“Hanya fokus terhadap mereka berdua saja?”

“Ya.”

“Baiklah, sepertinya akan cukup mudah.”

“Kemudian untuk panitia akan dikerjakan oleh Soo Hyun dan Dong Ki. Baik semua sudah setuju. Mulai persiapkan diri kalian karena besok mereka mulai akan latihan,” tutup Jong Hyun.

Soo Hyun dan Dong Ki adalah pasangan kembar lelaki dan perempuan. Song Hyun memiliki rambut sebahu berwarna emas dan memiliki wajah yang kecil juga imut. Dong Ki tidak jauh berbeda, hanya saja dia terkenal sebagai salah satu playboy di sini.

“Ya In Na, suatu keberuntungan untukmu berada di dekat mereka,” ucap Eun Soo.

“Aku merasa biasa saja,” jawabku.

“Hati-hati, nanti bisa jadi kau …” ucap Ji Sub yang kemudian kututup mulutnya dengan tangan kananku sambil berjalan menghampirinya tepat di depan wajahnya.

“Tidak akan.” Aku pun melangkah keluar dari ruangan klub diikuti anggota lainnya.

***

Hari pertama untuk mengabadikan moment menuju perayaan ulang tahun kampus. Tugasku cukup mudah, hanya mengambil gambar dan mengikuti ke mana saja mereka pergi dalam persiapan ini. Dan kurasa, aku sudah siap.

Siang ini aku berjalan dari koridor menuju ke ruang klub musik di mana Baekhyun dan Chanyeol bergabung untuk melakukan latihan. Sebelum kedatanganku mereka semua sudah diberitahu akan ada orang dari klub kami yang akan datang dan meliput proses latihan mereka.

Aku pun masuk ke dalam studio mereka dan saat kubuka pintunya, di dalamnya hanya terdapat Chanyeol sedang memainkan gitar. Aku pun terhenti.

“Hi, annyeong In Na,” sapa Chanyeol ramah sambil tersenyum dan melambai ke arahku.

“Annyeong,” jawabku sambil membungkukkan badan dan Chanyeol datang menghampiriku.

“Ternyata kau yang akan mengambil foto dari klub kami.”

“Iya, ke mana yang lain?” tanyaku sambil menatap ke arah wajahnya. Tubuhnya kini berada di sebelah kiriku dan dia cukup tinggi.

“Yang lain hari ini tidak bisa datang. Baekhyun sendiri kondisi suaranya sedang tidak baik. Sementara anggota yang lain sedang ada tugas yang harus mereka segera kumpulkan besok. Jadi, karena aku tahu akan ada yang datang ke klub kami maka aku memutuskan untuk tetap datang supaya klub fotografi tidak kecewa,” jelasnya dengan senyuman yang tidak pernah lepas darinya. Benar, dia adalah orang yang ramah seperti kebanyakan dibicarakan orang di media. Fotonya pun selalu terlihat ceria dan dia juga orang yang perhatian.

“Baiklah,” jawabku sambil mengangguk,”kau mulai latihan saja dan mungkin aku akan melakukan sedikit wawancara untuk ditampilkan di majalah kampus minggu depan atau entah kapan akan diterbitkan karena masing-masing klub akan ditampilkan di hari yang berbeda.”

“Baiklah,” jawabnya bersemangat sambil dia berjalan ke arah tempat duduknya tadi dan mulai memainkan gitar sambil berlatih. Sementara aku mengeluarkan kameraku sambil mengambil beberapa gambar dan mengajukan beberapa pertanyaan kepadanya mengenai persiapan klub mereka tampil.

* * *

“Waaah….ternyata sudah sore. Pantas saja aku merasa perutku sangat lapar,” seru Chanyeol sambil melihat ke arah jam tangannya.

“Iya, waktu berlalu begitu cepat,” sahutku sambil membereskan perlengkapanku.

Wajah Chanyeol mendekatiku dan dia berkata, “Apakah kau akan langsung pergi? Apa kau tidak merasa lapar?”

Aku yang cukup kaget agak menjaga jarak wajahku dengan wajahnya. “Aku merasa lapar, tapi sepertinya masih bisa kutahan. Aku baik-baik saja.”

“Tidak boleh begitu. Kau harus tetap makan,” ucapnya semangat sambil sedikit melebarkan matanya.

“Kau makanlah saja sendiri, aku harus ke ruangan klub.”

“Jangan begitu. Karena ini pertama kalinya kita menghabiskan waktu bersama seperti ini, bagaimana jika aku yang mentraktirmu makan di kafetaria? Dan kau harus setuju karena aku memaksa,” ucapnya. Dan mengapa wajahnya menjadi imut.

“Baiklah kalau begitu.” Dan kami pun keluar dari ruangan klub musik menuju ke kafetaria.

***

“Bukankah itu Chanyeol Oppa?” seru seorang perempuan dari arah kafetaria. Suaranya cukup jelas terdengar padahal jarak kami masih cukup jauh.

“Iya, betul sekali. Dia bersama dengan siapa?” tanya seorang yang lain.

“Entahlah, tidak mungkin itu pacarnya. Penampilannya biasa saja, dia juga tidak cantik.”

Kerumunan orang-orang ini terdengar seperti sedang membicarakanku. Mereka adalah junior di universitas kami. Maka dari itu mereka menjadi sangat heboh dan sibuk ketika kami datang. Tentu saja karena seorang bintang, idola di Korea sedang berjalan menuju kafetaria dan dia tepat berada di sampingku.

Suara teriakan mereka semakin terdengar keras. Terutama para junior yang baru saja masuk ke universitas kami. Mereka semua memanggil-manggil nama Chanyeol. Tentu saja aku merasa risih, aku hanya berjalan sambil menunduk. Sementara Chanyeol tersenyum lebar, melambaikan tangannya ke arah mereka, mengucapkan salam dan sesekali berpose dengan jarinya membentuk huruf V dan ditempelkan didekat matanya. Pose imut andalannya. Aku berjalan sedikit menjauh karena kerumunan orang yang semakin banyak. Sepertinya dia tidak akan menyadari kepergianku.

“In Na, kau mau ke mana?” tanyanya sambil memegang pergelangan tangan kananku.

“Aku…”

Dia tersenyum dan menarik tanganku kemudian berjalan memasuki kafetaria. Ekspresinya masih sama. Senyum lebar dan itu yang membuat semua perempuan di sini terpesona. Dan kepribadiannya yang ramah sangat baik untuk seorang idola.

Kami terhenti di food stand di kafetaria. Kami memilih makanan yang akan kami makan. Kerumunan mahasiswa baru ini benar-benar mengganggu dan mereka masih saja mengambil foto dari Chanyeol, tapi Chanyeol biasa saja. Dia masih bias makan sangat lahap.

“Setelah ini, kau ada acara?” tanyanya sambil melahap sesendok nasi.

“Aku tidak ada acara.”

“Kalau begitu, maukah kau ikut denganku menengok Baekhyun?”

“Ah, sepertinya tidak. Lagi pula kan kalian pasti tinggal di mess. Dan isinya laki-laki semua. Mungkin lain kali saja.”

“Mmm..baiklah kalau begitu.”

“Apa Baekhyun separah itu?”

“Ah, tidak. Hanya saja aku senang menghabiskan sebagian hariku denganmu. Ternyata kau tidak seperti yang orang-orang katakan.”

Aku terdiam seketika. Apa aku benar seperti itu. Dan mengapa aku malah jadi terpesona dengannya. Tidak, tidaaaakkk. Tidak ada perasaan apapun. Tapi mengapa hati ini rasanya seperti meleleh setelah dia mengatakan itu. Apa yang aku pikirkan.

 

 

 

 

 

                                                                                                            To be continue

Hee Young

22 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] You Are (Chapter 1)”

  1. Lanjut thor-nim. Masa iya dia bisa biasa aja ga ngerasain apa apa didepan bintang populer macem baekyeol. Lakalo kita mah udah jerit jeriitt hehehe.
    req agak panjanh ya thor ceritanya hehehe. Makasih thor-nim hehe. Hwaiting!

    1. Sebenernya panjang nii ceritanya..tp aku heran kok cm segini..ada page yg ke-cut..maap ya..

  2. Yg satu artis yg satunya lg fotografer wahhhh nymbungkan,, hihihi bklan dket nih dgn adanya festival ini… God job!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s