[EXOFFI FREELANCE] I Live With Satansoo (Chapter 8)

PicsArt_1447739230208.jpg

Tittle : I Live With Satan Soo

Author :evina93

Length : chapter

Genre : maried life, romance, family

rating : 15

Main Cast : Shin Mingi (Oc), Do kyungsoo ( EXO), kim seokjin (BTS), Bang Minah ( G. Day)

Other cast : Member Exo, Han shin young ( Oc), Xi Luhan (ex-exo)

Author note : don’t be plagiat and don’t be silent reader.

Chapter 8

“Neo?”kyungsoo benar-benar dibuat terkejut.

“Long time no see kyung” gadis itu tersenyum manis pada kyungsoo. “woah tempat ini sama sekali

tidak berubah” gadis tersebut melangkah masuk ke dalam apartemen kyungsoo namun kyungsoo

segera menutup pintunya.

“kita bicara saja di tempat lain” kyungsoo pergi mendahului tidak lama kemudian gadis itu menyusul.

***

“Mingi -ya, ini sudah malam, apa perlu ku antar?” tawar luhan.

” ania, aku bisa sendiri ge” tolak mingi.

“geurom, hati-hati di jalan, jika ada apa-apa segera hubungi aku atau kyungsoo arra?” luhan benar-

benar menjaga mingi seperti adiknya sendiri. Mingi mengangguk patuh.

“Baiklah aku duluan” luhan pamit sambil mengacak rambut mingi.

“Ge!” bentak mingi. Namun luhan hanya tersenyum.

“Annyeong!”

***

Hari semakin malam, ia sedang berjalan menuju apartemennya. Namun di tengah perjalanan mingi

merasa ada yang mengikutinya.

Awalnya mingi berjalan lebih cepat lama-lama ia berlari.

Namun tiba-tiba ia berhenti. Orang yang mengikutinya pun berhenti.

Mingi berbalik dan akan memukul orang itu tapi. .

“Mwo?! Byun baekhyun!” ujarnya.

“Hoah, ternyata itu benar kau mingi!” ujar baekhyun girang.

“aish, kau membuatku kaget. Aku pikir kau ini penguntit” terang mingi.

“Mwo? Penguntit, Ya! Mana ada penguntit dengan wajah tampan seperti diriku ini” ujarnya dengan

bangga. Namun mingi merasa ingin muntah sekarang karena omongan baekhyun.

“astaga tuan byun, tingkat kenarsisanmu itu sangat tinggi!”

“kamsahamida” ujar baekhyun.

“Ya!itu bukan pujian!”

“haha . . Tingkat emosionalmu juga sangat tinggi. Aku heran kenapa kyungsoo bisa suka padamu”

baekhyun berpose seakan berpikir.

“Apa peduliku?” ujar mingi tapi wajahnya memerah.

“Kau bilang tidak peduli tapi wajahmu memerah” goda baekhyun.

“Berhentilah menggodaku!” bentak mingi.

“haha . . Baiklah. chankam, Bukankah itu kyungsoo lalu di belakangnya. . ” baekhyun menajamkan

pandangannya.

“omo bukankah itu minah” ujar baekhyun.

Mingi mengikuti arah pandang baekhyun. Ia merasa pernah mendengar nama itu. Entah kenapa

hatinya seperti tersayat sekarang.

***

Kyungsoo dan minah sedang berada di depan taman sekarang.

“untuk apa kau menemuiku?” tanya kyungsoo.

“karena aku merindukanmu” ujar minah.

“Bukankah dulu kau yang meninggalkanku” skak. Minah seperti di tusuk oleh sebuah pedang ia

terdiam tidak bisa berkomentar.

“Kyung maafkan aku, soal waktu itu aku . . ”

“Lupakanlah, kita jalani saja hidup kita masing – masing” kyungsoo berbalik untuk meninggalkan

minah. Namun minah menahannya.

“Kyung maafkan aku hiks . . Dulu aku tak bermaksud . . Hiks” minah mencoba untuk menjelaskan.

“Sudahlah, itu sudah berlalu” kyungsoo melepaskan tangan minah dan pergi meninggalkannya.

***

Mingi dan Baekhyun sedang duduk di taman. Ya mingi melihat dengan jelas kejadian tadi. Ia baru

ingat siapa itu minah. Seseorang yang sangat berharga bagi kyungsoo.

“Gwenchana?” tanya baekhyun.

“hm, tenanglah aku tidak apa-apa” ujar mingi dengan tersenyum. Baekhyun tau semua itu bohong.

“Jujurlah pada dirimu sendiri mingi-ya” saran baekhyun.

” apa aku terlihat sedang berbohong?” tanya mingi.

“hh . . Sudahlah. Itu terserah dirimu. kau jangan memaksakan diri. Jika ingin menangis maka

menangislah jika kau butuh teman curhat aku siap. Ey tapi itu tidak geratis kau harus mentraktirku

haha ” hibur baekhyun.

“aish dasar perhitungan haha ” akhirnya mingi sedikit bisa tersenyum.

***

“Aku pulang” ujar mingi.

“ya! Kau dari mana sa . .baek kenapa kau bersama mingi?” kyungsoo mulai memandang curiga.

“Tenanglah soo soo aku tidak akan merebut istrimu. Aku bertemu dia dijalan. Aku ketinggalan ini

maka dari itu aku kembali” Baekhyun mengambil catatannya yang tertinggal.

“nah ini sudah di tanganku, aku pamit dulu” namun sebelum keluar ia menghampiri mingi terlebih

dahulu. “ingat perkataanku tadi bukan?” mingi mengangguk.

“anak baik, kalo begitu aku benar-benar pamit sekarang” baekhyun mengacak rambut mingi dan

memberinya wink. Astaga mingi ingin muntah untuk kedua kalinya.

Tanpa merasa bersalah dan tanpa memperdulikan tatapan tajam penuh cemburu seseorang

baekhyun melangkah keluar dengan tenang. “annyeong soo annyeong mingi”.

“Ya byun baekhyun! Akan ku hajar kau!”

***

“Mingi kenapa kau bersama baekhyun?” tanya kyung.

“kau sudah makan?” tanya mingi.

“sudah, aish bukan itu yang ingin aku dengar. Dan ada apa antara kau dan baekhyun?”

“demammu turun?” tanya mingi kembali

“sudah. Ya! Jangan mengalihkan pembicaraan!” kyungsoo terlihat kesal. Namun entah kenapa wajah

kesal kyungsoo terlihat lucu dimata mingi.

“Kyung, apa kau cemburu?” tanya mingi.

“Ania!” bantah kyungsoo.

“Lalu kenapa kau marah jika aku dekat dengan baekhyun” goda mingi.

“itu karena . .”

“karena ..?”

“ah molla, aku mengantuk” kyungsoo segera memasuki kamarnya.

“hahaha ” mingi tertawa cukup keras.

“Berhenti menertawaiku!” ancam kyungsoo dari dalam kamar.

“haha . . ” namun mingi bukannya berhenti malah semakin keras.

Kyungsoo membuka pintu kamarnya, menghampiri mingi dan . .

CHU~

Bibir kyungsoo sudah memberhentikan tawa mingi. Mingi sangat terkejut.

“Sudah ku katakan bukan untuk berhenti menertawaiku” ujar kyungsoo dengan smirknya. Dan mingi

hanya mengangguk.

***

Mingi masuk kelas pagi hari ini. Masih ada waktu sebelum dosen masuk. Sepertinya tidur sejenak

adalah pilihan mingi namun perkataan baekhyun kemarin masih terngiang di otaknya.

FLASHBACK

“Kyungsoo dan minah dulunya adalah sepasang kekasih. Kyungsoo sangat menyukai minah. Namun

entah atas alasan apa minah meninggalkan kyungsoo dan pergi begitu saja. Saat itu adalah saat

terpuruk untuk kyungsoo sampai akhirnya ia bertemu denganmu” ujar baekhyun.

FLASHBACK END

“hh . . Aku rasa ia akan mengambil kembali kyungsoo” gumam mingi.

” siapa yang akan mengambil hyungku darimu?!”

“astaga, oh sehun kau mengagetkanku!” mingi menatap sehun tajam.

“hehe . . Mian” sehun menggaruk kepalanya. “ah itu tidak penting. Yang terpenting siapa yang akan

merebut kyungsoo hyung darimu?” tanya sehun.

” bukan urusanmu!” ketus mingi.

“aish, mingi katakanlah” sehun benar-benar penasaran.

Namun mingi tetap terdiam sampai akhirnya dosen datang.

***

sepanjang pelajaran sehun terus saja mengganggu mingi. Bahkan ia sampai duduk bersama mingi.

Di kantin, ruangan dosen bahkan toilet. Ah untuk yang satu ini mingi sampai menghajar sehun karena

dia ikut masuk toilet wanita. Sampai akhirnya mingi di perpus pun ia ikutin. Mahasiswa lain pun

sampai dibuat heran karena tidak biasanya seorang oh sehun masuk kedalam perpustakaan. Itu

menjadi tempat yang keramat untuk seseorang bernama oh sehun.

“mingi ayo katakan siapa? Hm hm?” sehun terus saja mengikuti.

“ya! Oh sehun kau ini berisik sekali!” teriak mingi.

“ehem, maaf jika kalian ingin membuat keributan silahkan diluar!” bentak guru penjaga perpus.

“ah, maafkan kami bu” ujar keduanya sebelum meninggalkan perpus.

***

“ini semua karenamu!” marah mingi.

“jika kau mengatakannya maka aku tidak akan seperti ini” balas sehun.

“dengar ya tuan oh . .” mingi menghela nafas. Sehun terlihat antusias. ” kau ingin mengetahuinya?”

sehun mengangguk cepat. Mingi memberi kode agar sehun mendekatkan telinganya. Sehun menurut

saja dan “jika kau ingin tau, CARI TAU SENDIRI!!!” Teriak mingi.

Tanpa memperdulikan telinga segun yg mendenging mingi pergi meninggalkannya.

“astaga, aku heran kenapa kyungsoo hyung bisa menyukai gadis seperti itu” gerutu sehun.

***

Bel cafe berdering tanda seseorang masuk.

“selamt da ” ucapan luhan terhenti ketika melihat wajah mingi yang cemberut.

“ada apa denganmu?” tanya luhan. “jangan bertanya apa-apa padaku sekarang. Aku sedang dalam

mood yang buruk” ujar mingi dan masuk kedalam ruang ganti karyawan.

Luhan hanya menggelengkan kepalanya.

“hyung apa mingi sudah datang?” tanya kyungsoo.

“sudah. Tp jangan mendekatinya dulu. Dia dalam mood yang buruk” bisik luhan.

“apa?” kyungsoo terlihat bingung.

Mingi keluar dari ruang ganti sudah memakai seragam kerja. Ketika akan menuju counter ia

berpapasan dengan jin.

“oh hai mingi” sapa jin. Namun dibalas dengan tatapan tajam oleh mingi.

Glek

Jin dan kyungsoo sama-sama menelan ludah.

“kau lihat kan” ujar luhan pada kyungsoo.

Kyungsoo hanya mengangguk.

Kring.

Pertanda ada seseorang yang memasuki cafe.

“selamat da . .” perkataan mingi terhenti. Entah apa hari ini cobaannya belum usai. “tang” lanjutnya.

Seorang gadis berdiri di depan pintu dengan dress cantiknya dan senyum menawannya. Kyungsoo

mengikuti arah pandang mingi dan seketika tubuhnya kaku.

“hai kyung . . Akhirnya aku menemukan tempat kerjamu” gadis tersebut yang ternyata minah

menghampiri kyungsoo dan bergelayut manja padanya.

Kyungsoo memandang mingi namun mingi membuang pandangannya.

“bisakah kau melepaskanku?! Ini tidak nyaman” pinta kyungsoo.

“baiklah, tapi kau harus menemaniku mengobrol” minah menyert kyungsoo menuju meja.

luhan menghampiri mingi “siapa gadis itu?” tanyanya dengan berbisik.

“mantan kekasih kyungsoo” ujar mingi kemudian ia mengambil daftar menu dan menuju meja

kyungsoo dan minah.

“APA?!” ujar luhan.

***

“maaf, ini daftar menunya silahkan” mingi memberikannya pada minah. Ia sama sekali tidak menatap

kyungsoo.

“mingi-ya aku ” ujar kyungsoo gelagapan.

“apa kalian dekat? ” tanya minah.

“Nde”

“ani”

Jawaban mingi dan kyungsoo berbeda. Kyungsoo memandang tajam mingi.

“maaf ada apa ini?” tanya jin.

“bukan urusanmu” ketus kyungsoo.

“tidak ada apa-apa, jin-sii kembalilah ke tempatmu” ujar mingi dengan senyum.

Pipi jin memerah.

Minah yang menyadari sikap jin kemudian tersenyum.

“bagaimana jika akhir pekan ini kita double date. Aku dan kyungsoo dan maaf siapa namamu?” tanya

minah.

“mingi. Shin mingi” ujar mingi.

“dan mingi-sii bersama jin-sii, otte?” tanya minah dengan antusias.

“TIDAK” tolak kyungsoo.

“Baiklah” ujar mingi.

” YA! SHIN MINGI!” Kyungsoo menatap mingi tajam tapi mingi tidak terlihat gentar sedikitpun.

Tbc

#bungkuk.

Maaf lama updte lagi sibuk. Aku tau chap ini masih pendek. Tap ide yang aku temuin baru segini. Di

usahakan chap berikutnya panjang dan gak terlalu lama. Tapi aku gk janji ya .

16 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] I Live With Satansoo (Chapter 8)”

  1. aku ketinggalan baca, padahal pas chap kemarin kemarin nya lagi penasaran, ternyata benerkan itu mantannya kyungsoo….next

  2. kaaakkk,,,,,,/gk tau mau mnggil apa.tpi biar sopan jha/
    maaf bru bsa komen di chap ini/bow/
    sbenrnya aku dh ngikutin ni ff,,, dan saya suka.saya suka/ala mei-mei/
    soalnya wktu kmarin” email aku ke blokir gra”gk prnah d pake. trpaksa deh buat email yg baru /curcol/
    maapkan driku yg bru bsa komen skrang 😦 hikss /nangis lebay/
    btw,,, smngat ya kak buat ngelanjutin ff nya,,,, ^^

    /kpanjangan ya komen nya???/
    miann,,,,,β€ž

  3. Kasian mingi 😦
    kira” mereka beneran bakal double date gak yaaa
    bisa perang dunia nih :v abang kyungsoo bisa ngamuk :v

    next chap ~
    fighting author ^^

  4. Salam kenal! aq reader baru di sini.

    Aq nggak tahu mau ngomen apa, yang jelas FFnya keren, pengen tahu lanjutannya. jadi di tunggu lanjutannya ya., semangat nulisnya!

    Sebenernya aq dah baca FF ni dari chapter awal tp krna aq nggak tau cara komennya #gaptek jd nggak pernah komen, aduh maaf ya baru komen skrg.

  5. Duhhhh, kok jadi gini? Mingi yang kuat ya.. kyung kamu kurang tegas

    Seneng banget liat lanjutannyaπŸ˜€πŸ˜€

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s