[Ficlet] Tired — ShanShoo

baek

Tired

ShanShoo‘s present

Starring [EXO] Baekhyun, [OC] Haneul & slightly![OC] Reyna

fluff, romance, slight!family | ficlet +500ws | T

Personal blog : ShanShoo

-0-

Well, aku bersyukur, setidaknya masih ada orang yang menyukai gadis berisik seperti Reyna.”

-0-

Woah, lihat kedua kantung matamu! Menyeramkan!” Komentar Baekhyun kala ia mengamati kedua mata Haneul yang tengah fokus pada layar laptop, selagi jari jemarinya sibuk mengetikkan berbagai kalimat pada keyboard.

“Diam, jangan bicara apapun, atau aku bisa lupa pada ketikan selanjutnya.” Haneul tak menatap, menoleh pun enggan. Ia abai terhadap sepasang manik Baekhyun yang tertuju padanya.

“Kau butuh istirahat,” sahut Baekhyun, prihatin. Tak ada lagi nada candaan seperti tadi.

“Ya, aku akan istirahat nanti, setelah aku benar-benar lelah.” Haneul melirik sekilas pada kekasihnya itu. “Bukankah itu tujuanku untuk datang ke rumahmu ini?”

Tak ada yang bisa Baekhyun lakukan, kecuali mengangguk mengiyakan. Tangan kanannya terulur, menyibakkan helaian poni yang menutupi sebagian mata Haneul.

“Jangan terlalu memaksakan diri untuk menyelesaikannya secepat yang kau mau. Lagipula, bukankah tugas akhir ini dikumpulkan dua minggu lagi?” Tanya Baekhyun, mengingat-ingat. Karena setahunya, ia juga pernah bertemu dengan dosen pembimbing Choi Haneul, karena gadis itu merengek minta ditemani untuk merevisi karya tulisnya.

Uhuh, kau benar. Tapi tetap saja, dua minggu itu tidak terasa. Dan lagi,” Haneul memotong perkataannya sejenak, sembari mengambil dua keping keripik kentang di samping laptop. “masih banyak bab-bab yang, kurasa, masih kurang sempurna.”

Yeah, kau benar. Aku bahkan pernah diejek dosen Kang saat aku memberikan karya tulisku. Katanya, lebih baik kau tak usah membuat.” Sahut Baekhyun, mengedikkan bahunya sekilas sembari tersenyum lebar.

Haneul berdecak geli. “Pantas saja—”

Oppa?”

Eh, tunggu, bukankah itu… suara Reyna?

Oppa, kau sudah bangun? Ah, tumben sekali kau bangun cepat di hari libur ini. Biasanya, kan, aku yang pertama bangun. Apa kau sedang mencoba mengalahkan rekorku? Oppa, kau sedang apa?” Ujar Reyna dengan nada parau. Di tempat Baekhyun dan Haneul terdiam, mereka bisa mendengar Reyna yang tengah membuka lemari pendingin dengan gerakan kasar, sehingga botol-botol beling berisi air dingin saling berbenturan.

Oppa, aku lapar. Tidak ada makanan apapun di sini. Maukah kau membuatkanku sesuatu? Yang bisa dimakan, jangan lupa! Karena aku ingat, kau sangat payah dalam hal memasak. Tapi kalau aku tidak memintamu, aku harus meminta pada siapa lagi? Pacarmu?”

Ugh, Reyna sungguh menyebalkan! Gerutu Baekhyun dalam hatinya. Maniknya melirik ke arah sang kekasih yang saat ini juga ikut terdiam mendengarkan setiap celotehan Reyna Byun saat ini. Tak pelak, Haneul pun balas menatap Baekhyun, memberikannya seulas senyum manis, kemudian berkata,

“Aku akan membuatkannya makanan.”

“Eh? Tapi—

“Hah… kalau saja aku tak menyukaimu dan adik perempuanmu itu, mungkin aku tak akan datang kemari.” Haneul terkekeh pelan, “Omong-omong, suara adikmu sangat lucu ketika ia baru bangun tidur.” Komentarnya.

“Ya ampun, lucu apanya? Hei, Reyna itu dua tahun lebih muda dari kita. Dia baru masuk universitas tahun ini. Kau tak ingat?” Baekhyun terlihat kesal, mengabaikan senyuman lebar diikuti tawa ringan yang lolos dari bibir Haneul.

“Ya, aku ingat, kok. Hanya saja, aku suka bagaimana cara gadis itu berbicara.” Ungkap Haneul, jujur. Mengingat pertemuan pertamanya ketika ia dan Reyna masih di usia anak-anak di rumah ini.

Well, aku bersyukur, setidaknya masih ada orang yang menyukai gadis berisik seperti Reyna.” Kata Baekhyun setelah mengembuskan napas panjang.

Yeah, dan aku tahu, kau termasuk ke dalamnya.” Haneul menepuk bahu Baekhyun beberapa kali. “Kau beruntung mempunyai adik seperti—”

Oppaaaa… kau sudah bangun atau belum, sih?”

Lagi, dan lagi, Reyna berhasil memotong ucapan Haneul. Manik mereka saling bersirobok, lalu tertawa bersama menanggapi rengekan Reyna yang terdengar seperti anak kecil.

.
.
.
.

“Kau benar, aku memang beruntung mempunyai adik seperti Reyna. Sampai-sampai aku lupa, kalau ia sering bertingkah menyebalkan.”

.
.
.
.

Fin.

27 tanggapan untuk “[Ficlet] Tired — ShanShoo”

  1. Yaelaaaaa Reyna… bigboseu. Wkwk
    Jajahlah selagi mampu menjajah Baek. *digiling
    Yaampun, awalnya aku bingung. Siapa reyna. Soalnya kan pacarnya baek si haneul itu. Belom lagi tiap dia ngomong kalimatnya di italic. Menimbulkan kesan horror😂
    Btw, nice fic!
    Semangat selaluu~

    1. Huhu…. kuterharu ff ini dikomen sama dua senpai (re: kaktata dan kakirish) :””3
      Kkk ini ceritanya baek sama haneul lagi di kamarnya baek. Sedangkan reyna ga tau kalo di rumah ada haneul. Secara /tsah/ reyna lagi ngubek sesuatu di dapur 😂😂😂😂😂

    2. Zenpai? Eike? Halah. Haha
      Iyee iyee paham ane. Wkwk
      Oiya. Aku punya proyek series. Ttg tiga serangkai gitu. Chan-soojung-baek. Kali aja kamu minat bikin cerita dari sudut pandang baek. Hehe
      Aku macet ide bagian dia. Hihi (ini malah promosi, etdah 😂)

    3. Yups. Udah aku post beberapa di wp pribadi. Coba aja diliat. Siapa tau tertarik. Cek kategori SHS.
      Terus proyek lainnya itu random words. (Yg ini sejenis prompt) siapa tau kamu minat bikin dari kalimat yg ada hehe. *ini kenapa malah jadi aslian promosi. Haha*

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s