Love Contract (chapter 1) By: PutriNami

Title : Love Contract // Author :PutriNami //Main cast : Oh Sehun (EXO), Lee Sooyun, Do Kyungsoo (EXO), Park Nayeong// Length: Chapter// Genre : Comedy romantic (mungkin), AU//Rating :General//

BJEX8611

 

 cerita ini terinspirasi dari salah satu cerita temen author. dan sebagian berasal dari imajinasi author sendiri ^^. 

Warning Typo bertebaran

 

 

HAPPY READING GAESS ^^

 

 

Sooyun Pov

 

“YA’…..Lihat Eunji. Eunji baru saja melaksanakan pernikahannya. Nahh..apa kau tak iri dengan-nya??”

 

Wae?? Kenapa aku harus iri dengannya??”

 

YAaaa…Lee SooYun. Sadarlah. Sebentar lagi umurmu dua puluh tiga tahun. Dan kau tau artinya itu??”

 

“mmm…Arra. tapi ayolah oppa…di jaman semodern dan secanggih ini – Kau masih saja mempercayai hal-hal konyol seperti itu??”

 

“mau tidak mau. Kau harus mengikuti tradisi konyol itu Arra

 

Ahhh….lagi-lagi. aku hanya bisa menghembuskan nafas beratku. Lagi dan lagi – Oppa menanyakan hal yang sama padaku. Dan sebentar lagi – eomma  halmoni ajumma ajusshi dan yang lainnya – akan menanyakan pertanyaan yang sama. ‘kapan nikah??’ pertanyaan yang selalu berhasil membuat Moodku menjadi buruk. Ayolahh…umurku baru dua puluh dua tahun. Aku bahkan masih menjalani masa kuliahku – semester akhir. Apa mereka segitu takutnya aku akan menjadi perawan tua?? Semua ini karena tradisi konyol itu. yahh…karena tradisi konyol itu… tradisi yang sungguh tak masuk akal.

 

Tradisi dalam keluargaku. Keterunan perempuan dari keluarga Lee. Harus menikah sebelum umur dua puluh tiga tahun. Jika tidak, keturunan mereka akan mendapatkan suatu kesialan. Dan sialnya – aku adalah salah satu dari keterunan perempuan keluarga Lee. Sangat konyol kan??

 

Dan hari ini sepupuku Lee Eunji, baru saja melaksanakan pernikahannya. Lee eunji adalah adik sepupuku. Usianya baru saja menginjak dua puluh tahun. Ia menikah dengan namja pilihan kedua orang tuanya – dan lagi-lagi, ini semua karena tradisi aneh keluargaku.

 

“Eunji…selamat atas penikahannya”

 

gumawo eonni.” Jawab Eunji tersenyum padaku. Sesungguhnya aku sedikit legah saat melihat senyum adik sepupuku ini. walau ia menikah karena sebuah perjodohan tapi Eunji dengan senang hati menerima semuanya. Dan tampaknya ia mencintai suaminya saat ini. terbukti saat ini ia sangat lengket dengan suaminya dan terus menggenggam erat tangan suaminya.

 

“aigoo…apa kalian sudah saling mencintai??? Bukankah kalian menikah karena perjodohan??” ledekku pada Eunji dan Chanyeol suaminya.

 

“Eonni”

 

“apa kau lupa Sooyun-si. Kalau aku sih sudah mencintai istri ku ini sejak pertama kali melihatnya. bahkan sebelum perjodohan ini” ucap Chanyeol dengan wajah yang sejak tadi mengambangkan senyum di wajahnya.

 

“ahh benarkah?? lalu bagaimana dengan adik sepupuku ini???” tanyaku memandangi Eunji – masih menggodanya.

 

“ahh eonni.…kau membuatku malu oh…sudahlah. yang jelas saat ini aku mencintai Chanyeol Oppa.” Ucap Eunji dengan nada malu dan memeluk lengan suaminya dengan manja. “emm..eonni. akukan sudah menikah. Lalu eonni kapan nikahnya?? Eonni. Sebentar lagi umur eonni dua puluh tiga tahun – “

 

“emm..Arra..Arra….aku tau. tapi bisakah kita tak membahas masalah ini lagi??? telingaku ini sudah sangat panas mendengar pertanyaan itu. aiss sudahlah. Aku mau pulang dulu. Pokoknya selamat buat kalian berdua” aku harus pergi dari tempat ini secepatnya – sebelum aku mendengar pertanyaan terkutuk itu lagi.

 

eonni…..kuatkan hati mu oh. Aku dengar besok akan ada rapat keluarga. Aku rasa mereka akan membahas mu eonni bla..bla..bla” aku tak bisa mendengar teriakan Eunji lagi. aku berjalan meninggalkan gedung pernikan dengan langkah berat. Ahhhh Eunji  malah mengingatkanku dengan pertemuan keluarga besok. Sial..kenapa aku lupa tentang pertemuan itu??

 

 

 

Rumah kedua orang tua Sooyun

 

 

Satu persatu keluarga ku mulai berdatangan. Di mulai dari ajumma…ajusshi dan terakhir halmoniku. Kini semua keluargaku telah berkumpul di ruang keluarga, termaksud ke tiga kakak laki-lakiku dan ke dua kakak ipar ku. sedangkan kakak iparku yang satunya lagi membantuku untuk menyediakan minuman untuk semuanya.

 

Saat ini aku dan Hana eonni – kakak iparku, sedang menyediakan minuman di dapur di bantu dengan bibi yang telah lama bekerja di rumahku.

 

“emm…Sooyun-ah. Apa kau baik-baik saja?” tanya Hana Eonni padaku. Nadanya sedikit ragu saat bertanya padaku. Aku rasa Hana eonni menghawatirkanku. Karena sejak tadi aku hanya diam. Sejujurnya aku sedang tak baik-baik saja sekarang.

 

“emm..aku baik-baik saja eonni” jawabku – menunjukkan senyum tipisku ke arahnya.

 

“kau taukan apa yang akan mereka bicarakana??”

 

ne eonni. Aku tau”

 

“mereka akan menjodohkanmu. Tidak ada jalan lain selain perjodohan. Kau tau itu??”

 

“aku tau eonni. Aku sangat mengenal mereka. Tapi yang benar saja. perjodohan???cihh…aku tak akan menuruti apa mau mereka”

 

“tapi bagaimana cara kau menolak semua ini?? setidaknya kau harus punya calon mu sendiri” yaa….setidaknya aku harus punya calon sendiri untuk di nikahi. Tapi aku harus cari calon suami dimana?? Bahkan kekasihpun aku tak punya.

 

“ahh…bukannya kau sudah punya kekasih??”

 

nde??” kekasih??? Kenapa tiba-tiba Hana eonni berkata seperti itu??

 

“emm kekasih – namja cingu. Jiyong bilang, kau punya kekasih. Jiyong selalu mendapatimu menelfon sambil tersenyum malu. Dan aku sangat tau, jika kau sudah bertingkah seperti itu, artinya kau sedang jatuh cinta. Iyakan??” ahhhh ….sepertinya aku sudah mulai mengerti arah pembicaraan Hana eonni. Mungkin yang Hana dan Jiyong eonni maksud adalah Kyungsoo. Hadewwwwww….kalau ingat nama itu membuatku naik darah saja.

 

“kekasih?? Ahh itu hanya pikiran Jiyong eonni saja. mana mungkin aku punya kekasih. Eonni tau sendirikan – semua lelaki yang mencoba mendekatiku akan lari saat mereka mengetahui siapa aku sebenarnya”

 

 

“sooyun-ah…kau tau alasan kita berkumpulkan di sini kan??” astaga….ada apa dengan tatapan halmoni ini??? seperti akan ada laser yang keluar dari matanya.

 

“apa ini masalah tradisi keluarga lagi??” iya..aku sangat tau alasan pertemuan keluarga ini.

 

“sooyun-ah…sebentar lagi umurmu dua puluh tiga tahun. Dan kau tau artinya itu kan??” kini eomma lah yang mengangkat suaranya, setelah sejak tadi hanya diam karena celoteh halmoni.

 

“sooyun-ah…jika kau tak segera menikah, keluarga kita akan kena sial. Kau tau itukan??” kini ajumma juga angkat bicara.

 

“sooyun-ah…kami hanya punya dua keturunan perempuan. Kau dan juga Eunji. Dan kau tau sendirikan – Eunji baru saja menikah kemarin – bahkan di umurnya yang baru dua puluh. Setidaknya kau punya calon sendiri jika kau tak ingin di jodohkan”

 

Oh astaga…kumohon…siapa pun tolong aku. Bisakah mereka menghentikan semua ini??? rasanya aku sudah muak mendengar semua ini. tradisilah….pernikahan….perjodohan…dan masalah dua puluh tiga tahun. Bisakah mereka menghentikan semuanya?? Rasanya aku sudah sangat lelah.

 

 

~~oo~~

 

Author Pov

 

di sisi lain. Seorang pria berumur dua puluh lima tahun – mengenakan setelan jas hitam menuruni mobil mewah. tampak wajahnya memandang gedung yang ada di hadapannya saat ini. pria itu menghembuskan nafas beratnya sebelum melangkahkan kakinya menuju pintu utama gedung yang menjulang tinggi – di hadapannya.

 

“selamat pagi Oh sajangnim. Jadwal anda di mulai pada pukul 09.30. siang ini anda ada janji makan siang bersama direktur choi dari cabang perusahaan yang ada di jepang. Lalu anda rapat dengan para pemegang saham. Pukul 16.30 anda harus menandatangani proyek yang akan di mulai besok di busan. Dan setelah itu anda memiliki waktu kosong selama dua jam.. lalu ada janji makan malam bersama nyonya Oh di golden hotel ” jelas seorang wanita muda kira-kira berumur dua puluh delapan tahun – sambil terus mengikuti langkah tegas pria yang di sebut Oh sajangnim – memasuki sebuah Lift.

 

“batalkan janji makan malam bersama nyonya Oh” ucap pria itu – menatap lurus ke arah pintu Lift yang tertutup – tanpa menatap wanita yang mengokiranya sejak memasuki perusahaan tadi.

 

“tapi Oh sajangnim” ucap wanita itu ragu-ragu.

 

“batalkan saja” ucap Oh sajangnim – melangkahkan kakinya keluar Lift – setelah Lift berhenti pada Lantai lima belas.

 

“Ya’ Oh Sehun. Sampai kapan kau mau menghindari makan malam bersama ibu mu oh?”

 

“Heari Noona, ku mohon batalkan saja oh. Seperti kau tak kenal ibuku saja. ibu hanya akan mengatur kencan buta untuk ku – bukannya makan malam bersamanya”

 

“aiss kau ini” decak wanita bernama Heari. Heari adalah kakak sepupu sekaligus sekertaris Sehun. usia Heari tiga tahun di atas Sehun. namun karena wajah Heari yang sangat cantik dan terlihat sangat muda – orang-orang akan mengira Sehun dan Heari adalah sepasang kekasih jika sedang bersama.

 

Oh Sehun. Atau biasa di panggil Oh sajangnim. Adalah CEO muda – pewaris tunggal Oh Grup. – perusahaan yang bergerak pada bidang IT. Tak hanya itu. Oh Grup. juga mengembangkan usahanya pada bidang perhotelan, restoran, dan juga pendidikan. Belum lagi saham yang menyebar di seluruh perusahaan-perusahaan besar Korea bahkan luar negeri.

 

Oh Sehun berjalan memasuki ruangannya. Sehun melangkahkan kakinya dengan tegas menuju kursi kerjanya.  Lagi – Sehun menghembuskan nafas panjangnya setelah melihat tumpukan dokumen di atas meja kerjanya. Baru saja Sehun ingin meraih satu dokumen itu, namun gerakan tanganya tertahan saat mendengar ponselnya bordering. Diliriknya ponsel itu. tertera nama eomma pada layar ponselnya. Sehun memutar bola matanya malas. Ia meraih ponsel yang ada di sebelah dokumennya dan mengangkat panggilan eommanya dengan malas.

 

“Nde” jawab Sehun singkat dengan nada datar-nya.

 

“Ya’…Oh Sehun. Sampai kapan kau akan menghindari makan malam eomma oh?” omel ibu Sehun di seberang sana.

 

“aku sibuk”

 

“sibuk? Sibuk apa? Bahkan kau tak ada waktu untuk eommamu sendiri”

 

“ada banyak dokumen yang harus aku selesaikan. Lagi pula aku sudah tau semua rencana eomma.”

 

“O’?…rencana ? rencana apa? kau bicara apa” terdengar jelas suara ibu Sehun yang sedikit panik.

 

“aku anak mu. aku sangat tau dirimu eomma. sudahlah. Aku tak ingin mengikuti kencan buta eomma. eomma, ada banyak gadis yang menginginkanku. Bisa saja aku memilih satu di antara mereka jika aku mau”

 

“eiss….lalu pilihlah salah satu dari mereka dan segeralah membuatkan aku cucu”

 

“eomma” Cucu?? Astaga. Untuk menikah saja Sehun sama sekali belum kepikiran, apa lagi punya anak.

 

“sudahlah. Eomma tak mau tau. Besok kau harus makan malam dengan gadis pilihan eomma. lagi pula apa salahnya sih?? Setidaknya lihat dulu. Cobalah untuk mengenalnya terlebih dahulu”

 

“Eomma. aku tidak mau”

 

“ awas saja kalau kau tak datang, Semua saham mu akan eomma tarik kembali kalau kau tak datang”

 

Tut…Tut..Tut….

 

“tapi eomaa…eomma….yeobosheo…eomma…..” Sehun menatap ponselnya tak percaya. Sungguh. Kenapa ia harus memiliki eomma yang sungguh keras kepala. Sepertinya kali ini Sehun tak bisa menghindar. Sehun harus segera menyusun rencana – bagaimana ia harus mengagalkan perjodohan yang ibunya telah rencanakan.

 

 

~~00~~

 

Sooyun Pov

 

Astaga hari ini kepala ku sakit sekali. Rasanya aku mau mati saja. kenapa nasipku sangat kurang beruntung seperti ini. kenapa aku harus di jodohkan??. setidaknya sekali. Bisakah aku merasakan bagaimana indahnya memiliki kekasih dengan normal?. Ayolah. Aku masih sangat muda untuk pernikahan.

 

“Ya’..Ya’…Ya’….kenapa kau memukul kepala mu seperti itu oh? Apa kepalamu tidak sakit?”

 

“tentu saja sakit. Mana mungkin tidak sakit”

 

“lalu kenapa kau memukul kepalamu sendiri?”

 

“ahh Molla. Sepertinya aku sudah gila. Nayeon-ah…Ottokaheeee??”

 

ahhh…bagaimana ini??  besok malam aku harus bertemu dengan pria itu – pria yang akan di jodohkan padaku. Apa yang harus aku lakukan?? Haruskah aku kabur?? Atau aku datang saja lalu aku segera menolaknya? Tapi bisa mati aku di tangan appa jika aku menolak pria itu.

 

Sebenarnya appa adalah satu-satunya orang yang tak percaya dengan cerita konyol mengenai tradisi keluargaku. Appa ku memiliki pemikiran yang sangat realistis. Tapi saat Halmoni berkata bahwa Pria itu adalah anak dari keluarga kaya dan memiliki masa depan yang cerah – seketika appaku mengubah pikirannya. Malah appa ku lah yang sangat menggebu-gebu untuk segera menikahkanku dengan pria itu. yah..itulah appaku. Selain realistis, appa ku juga matrealistis. Terlebih pria itu adalah anak sahabat appaku waktu jaman sekolah dulu.

 

“Wae?? Kau memikirkan perjodohan mu lagi?” tanya Nayeong padaku. Aku hanya bisa mengangguk lemas.

 

“astaga. Tinggal kau tolak saja apa susahnya sih? Ini kan bukan yang pertama kalinya kau menolak perjohan keluargamu”

 

“tapi kali ini berbeda. Kali ini bukan halmoni lagi tapi appa ku. kau tau sendiri bagaimana appa ku kan?? dia bisa saja membuangku jika aku menolak pria ini”

 

“MWO?? Eiii…..mana mungkin appamu tega melakukan semua itu padamu??”

 

“aku serius. Seperti kau tidak tau appaku saja. appa ku bisa saja berubah menjadi singa jika ia marah. Bahkan semua kakak ku tak ada yang berani dengannya”

 

“jelas saja kakakmu tak ada yang berani dengannya. Bahkan appaku saja tak berani dengan appamu – siapa juga yang berani melawan seorang  Jendral bintang empat??” ucap Nayeong bergedik ngeri.

 

Yah betul juga apa yang Nayeong ucapkan. Siapa yang akan berani melawan seorang Jendral bintang empat? Mau cari mati?. jika di suruh memilih. Aku sama sekali tak ingin memiliki ayah seorang jendral. Bahkan dengan memiliki tiga kakak laki-laki saja sudah membuatku pusing setengah mati, apa lagi di tambah dengan ayah seorang jendral?? Astaga. Kalian tau bagaimana perasaan ku?? Baiklah. Jika kalian tak mengerti maksudku. Aku akan memperkenalkan diriku.

 

Aku adalah anak bungsu dari empat bersaudara. Semua kakakku adalah laki-laki. Semua kakak ku memiliki perbedaan umur empat tahun – dari anak pertama sampai ketiga. saat eomma mengandungku – saat itu tak ada yang menyangka kehamilan eommaku. Kenapa? Karena saat itu kakak ke tigaku sudah berumur tujuh tahun dan eommaku sudah berumur empat puluh tahun. Bahkan eomma ku saja tak tau kalau saat itu ia sedang hamil. Dan saat mengetahui bayi yang ia kandung adalah perempuan – alangkah senangnya keluarga ku. karena entah mengapa keluargaku sangat sulit mendapatkan keturunan perempuan. Alhasil ketika aku lahir – aku memiliki perbedaan umur delapan tahun dengan kakak ketigaku. Dua belas tahun dengan kakak ke duaku dan enam belas tahun dengan kakak pertamaku.

 

Kakak pertama ku mendirikan suatu perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan. Kakak keduaku menerusi jejak appaku sebagai seorang perwira polisi sedangkan kakak ketigaku bekerja pada bidang perbankan.

 

Sejak kecil bahkan sampai saat ini – mereka menjagaku dan melindungiku. Sejak mereka bertiga menikah – Mereka bertiga mempercayakan semua pada mata-mata suruhannya untuk mengawasiku. jika ada yang berani mengangguku – ketiga kakakku tak segan-segan untuk turun langsung menghabisi orang itu.

 

Kelihatannya dari luar aku adalah seorang gadis yang tak memiliki beban hidup. Yang bisa pergi kemanapun yang aku inginkan. Aku memiliki banyak teman. Aku bergaul dengan sangat baik. Tapi di sisi lain. Aku tau, kalau hampir semua temanku sebenarnya memiliki rasa takut jika berada di dekatku. awalnya mereka sangat apa adanya jika berda di hadapanku. mereka semua terkadang Nampak gila jika sedang bersamaku. Tapi setelah mengetahui diriku yang sebenarnya – mereka tiba-tiba saja berubah. Mereka terlihat sangat palsu jika berada di hadapanku. mereka tak pernah lagi bertingkah gila seperti dulu lagi. seolah mereka hanya menunjukkan sisi baik dari diri mereka.

 

Bukan hanya teman. Bahkan semua pria yang mendekatiku. Yah aku akui. Wajahku tak jelek-jelek amat. Bisa di bilang aku cantik lah. Bahkan ada banyak banyak pria yang mengejarku.

 

Ada beberapa pria yang berhasil dekat dengan ku. aku bahkan bisa menerima kekurangan mereka. Tapi mereka tiba-tiba saja menjauhiku ketika mendengar mengenai ketiga kakak ku dan juga appaku.

 

Asal kalian tau saja. aku ini tipe wanita yang bersedia memberikan seluruh hatiku pada seorang pria yang ku cintai. Diantara pria yang sempat berhasil mendekatiku – ada satu Pria yang berhasil merebut seluruh hatiku. Aku bahkan rela mengorbankan apa saja untuknya. Pria ini sangat berbeda di banding pria lainnya. Jika pria lainnya kabur saat mengetahui siapa keluargaku, pria ini malah tampak tak peduli. bahkan dengan berani ia berkunjung ke rumahku, dan aku sangat yakin jika ketiga kakakku sudah mendengar mengenai pria ini.

 

Anehnya. Jika biasanya ketiga kakakku membuat masalah dengan pria yang mendekatiku – kali ini mereka tak berbuat apa-apa. mereka hanya diam seolah tak mengetahui semuanya. Tapi tatap saja. walau aku sudah sangat yakin dengan pria itu – aku masih belum siap untuk menceritakan semuanya pada keluargaku – berhubung saat itu kami belum memiliki hubungan apa-apa – hanya sebatas dekat. Aneh. Walau pria itu belum resmi menjadi kekasihku – tapi aku telah memberikan seluruh hatiku padanya.

 

Saat itu aku sangat yakin padanya. Setiap hari – dengan bodohnya aku selalu menunggunya untuk menyatakan perasaannya padaku. Aku terus menunggunya…menunggunya dan terus menunggunya – hingga akhirnya aku sadar bahwa pria itu hanya berakhir untuk menyakiti hatiku. Pria sialan itu benar-benar menghancurkan hatiku. Bahkan hingga saat ini. rasanya hatiku masih belum utuh. Sampai saat ini aku masih saja tak bisa memandangi pria lain. Bodoh…sangat bodoh..mata dan hatiku masih dibayangi oleh pria sialan itu – bahkan ketika otak dan pikiranku berkata kalau aku sangat membenci pria itu.

 

Untung saja ada Nayeong. Nayeong satu-satunya sahabat yang tulus padaku. Berhubung Nayeong adalah sahabatku sejak aku masih di taman kanak-kanak. Nayeong sudah sangat mengetahui tentang diriku. Bagaimana tidak, ayahnya saja adalah bawahan appaku. Eommaku saja bahkan sudah menganggap Nayeong seperti anak sendiri begitu juga ibu Nayeong yang sudah menganggap aku anaknya sendiri.

 

“jadi apa yang akan kau lakukan?”

 

“ahhh Molla…aku akan memikirkan semuanya setelah bertemu dengan Pria itu.”

 

“sudahlah terima saja. sepertinya kali ini kau tak punya pilihan lain. Mungkin ini sudah takdirmu. Dan mungkin saja semua ini jalan yang Tuhan berikan agar kau melupakan Kyungsoo”

 

“YA’ Park Nayeong. Sudah berapa kali aku katakan. Jangan pernah menyebut nama Pria sialan itu di hadapanku”

 

“Emm…Mian. lalu kau mau apa. setidakya kau memiliki pria lain untuk menolak perjodohan itu”

 

“sudahlah..kau diam saja. kau membuatku semakin pusing”

 

kemana aku harus mencari seorang Pria dalam waktu kurang dari sehari?? Tuhan…kumohon kirimkan aku bantuanmu. Kirimkan aku seorang Pria yang mau membantuku – berpura-pura sebagai kekasihku.

 

 

TBC.

 

Yap..Chapter pertama.  Kemarin Sehun Runa..nah sekarang aku kembali lagi dengan Sehun Sooyun hehehe. Sebelumnya aku pengen ngucapin Makasih buat kalian yang udah nyempetin baca ff aku yang sebelumnya. Aku seneng banget soalnya responnya “So I Married with Mr. Oh”  cukup baik. Gumawo cingu ^^ . aku berharapnya sih Sehun Sooyun juga bakal bisa seperti Sehun Runa. Dan seperti biasa, jika respon ff ini baik, aku akan terusin. Tapi kalau responnya agak kurang baik yah mungkin sampai di sini saja hehehe.

 

Oia. Ff aku kali ini agak beda dengan ff aku yang sebelumnya. Jika ff kemarin aku terinspirasi pada filem eifell im in love. Nah kali ini aku terinspirasi pada kisa hidup temen aku. setengah kisah yang ada dalam cerita di ambil dari kisah temen aku dan sebagian lagi kisahnya dari imajinasi aku hehehe. Sebelumnya aku posting ff ini, aku ijin dulu ama temen aku itu. awalnya sih aku agak ragu, takut kalau nantinya temen aku itu marah tapi dugaanku salah. Eh temen aku itu malah ngedukung dan senang kalau ceritanya di angkat. Apa lagi di pasangin ama Sehun. Temen aku itu malah ngedukung aku 1000 persen buat ff ini. dan untuk teman aku itu, aku pengen ngucapin banyak terima kasih ^^.

 

seperti biasa…jangan lupa jejaknya ^^

51 tanggapan untuk “Love Contract (chapter 1) By: PutriNami”

  1. bagus kak ceritanya,sehun yang cool dan dingin bakalan dijodohin sama sooyun yang apa adanya dan cenderung kasar….hemb…..bakalan gimana ya cerita mereka selanjutnya,bakalan sampe nikah gak ya……

  2. Oohh sooyun itu irene?? Hhmm rada kurang suka sih ma irene (y wlw cwe lain dket ma hunnie ttp gk suka hehehe)
    Menarik nih crita ny
    Poor sooyun ngikutin tradisi konyol

    Next thor
    Mian telat baca
    Muah

  3. udah lama prnh bc ff ini, kyny dulu dah komen ninggalin jejak tp kok opso ya? wkt tu dah bc smp chap yg sehun-sooyun ktmu d.o di htl mo gala dinner ma halmeoni’ny sooyun di jeju itu, yg tetiba emak’ny sehun dtg ksitu jg. bis tu kyny ga nemu2 lnjtn ff ni lg. tp awal sep ini trnyt ff ni jd ff of d’month & dah tamat 😀 whoah.. wkt liat poster n jdl ff ni di ff of d’month msh blm mudeng klo dulu dah prnh bc ff ni. apa dulu udah pk poster hun-rene? kyny blm deh, entahlah.. wkt liat poster ni rada sebel cz ga sk sm irene! -.- tp stlh bc awal2 trnyt ini ff yg dulu dah prnh eike bc, wlw bgitu te2p bc ulang & cari jejak yg trnyt ra ono.

  4. Menarik nii ceritanyaa, mafkan baru baca ya thor, sebenernya ud mau baca dari jaman chap ini keluar tapi ku nunggu sampai end dulu baru baca hehe, mafkan readermu ini thor wkwk, fighting thor

  5. Huwaaaaaaa ceritany kreeennn, contract. Menarik nih. Kayakny sehun bkl d jodohin sama sooyun deh hahaha.
    Kasihan sehun, cowok sekece dia masiihh ajh dirisihin sama eomma ny, banyak yang mau sama sehun kok, bahkan aku sendiri juga mau bangeeettt #plakkk
    gimana yaaa kelanjutanny.

  6. Sooyoung sabar ajah punya keluarga kyak gth yaa kekekee
    kira” pria itu yg dimaksud sooyoung, sehun kah ? Atau kyungsoo ? Kali ajah cuma kakak sooyoung yg tau kyungsoo wkwwkkk

    nice lanjuuttt

  7. Awal baca kirain sooyun dari keluarga yg kek tradisionalan gitu..
    Eh taunya anak jendral toh?
    Terus mas Sehun juga jadi CEO?
    Wahwah penasaran nih lanjutannya.
    *Itu mas Sehun mau dijodohin sm Sooyun??
    Hehe..
    Keep writing thor~

  8. Woaa tradisi keluarganya sooyun lucu.. udahlah sooyun terima aja perjodohannya siapa tau dijodohin sama sehun.. kekeke ditunggu banget next chapnya kekeke ^^

  9. Wih gak sabar sepertinya Sooyun yang bakalan di jodohkan dengan Sehun dan mereka bakalan buat konteak gitu ya. Menarik banget.. Sooyun enak dong punya kakak yang sangat memperhatikannya itu tandanya mereka tak mau ia tersakiti. Next chapternya ya

  10. hai putrinami…
    aku blum pernah membaca fic mu yg “so i married with mr. oh” itu, aku harap aku punya waktu untk membacanya nanti..
    dan hey.. kmu membuat fic dgn tema yg sgt mainstream. but kmu mengolahnya dgn sgt baik. aku sukaa.
    aku jga suka karakter sooyun, jujur dan ceplas ceplos…
    well.. keep writing..! hwaiting!!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s