[EXOFFI FREELANCE] ARTHURIA X HESTIA (Chapter 1)

PicsArt_02-17-05.17.13.jpg

Tittle : ARTHURIA X HESTIA

Author : CC & Haruki

Genre : Fantasy,School life,Sad Romance

Maincast & additional cast : -All member Exo

-Suzy

-wendy

-King Yi an

-Queen Seolbyun

-Perdana mentri

Length : Chaptered

Rated : PG-13

Author note : Warning ! typo everywhere dan bahasa penulisan masih amburadul, selamat membaca dan jangan lupa krisarnya, dont be like a silent reader.

 

 

SUMMARY

Sebuah penghianatan terjadi di kerajaan ARTHURIA yang bertempat di planet exo dari galaxy yang jauh, Sang ratu terbunuh saat para petinggi kerajaan termasuk 6 pangeran pergi menghadiri undangan dari kerajaan HESTIA.

Dimulailah permusuhan di antara dua kerajaan besar di planet exo ini karena kasus pembunuhan sang ratu dari kerajaan ARTHURIA yang belum terselesaikan, Sang perdana mentri dari kerajaan Arthuria menuding bahwa orang yang membunuh sang ratu adalah suruhan dari kerajaan HESTIA, Hingga tahun tahun pun berlalu dengan permusuhan antara dua kubu tersebut. Keadaan kembali memanas ketika di kabarkan bahwa para pangeran dari kerajaan ARTHURIA terbunuh, sang raja yang di kenal sangat sabar dan berfikiran dingin pun membuat keputusan untuk berperang dengan kerajaan HESTIA yang masih di tuding sebagai pelaku utamanya.

Tapi apa kah benar bahwa para pangeran telah mati? Apa peperangan tak bisa di hindari ?

CHAPTER 1

 

‘PANGERAN ARTHURIA’

 

=KRIS POV=

Entah bagaimana kami harus memulainya tapi inilah tugas kami, mencari gadis dengan kalung khusus tanda bahwa ia adalah wujud reinkarnasi berikutnya dari para petinggi kerajaan di planet exo, Lebih tepatnya wujud reinkarnasi dari sang ratu.

Aku Kris, aku adalah kakak tertua dan pangeran mahkota dari kerajaan ARTHURIA, aku tidak terlalu suka berbicara jika tidak mengenai hal yang penting, dan juga aku dapat mengendalikan gravitasi sesukaku,Sebuah kemampuan yang tidak begitu spesial menurutku.

Berikutnya adalah putra kedua dari kerajaan ARTHURIA,dia adalah Chanyeol lelaki tinggi dengan daun telinga yang agak lebar, dia juga tampan dan tipe lelaki periang. Ia sangat di takuti oleh adik adikkku yang lain karena kekuatan pengendalian apinya.

Xiumin, dia adalah tipe lelaki yang pendiam yang terlanjur jatuh cinta pada musik dan ketenangan. Sesuai dengan sifat nya Xiumin dapat mengendalikan es dan membekukan apa saja dalam sekejap.

Putra ke empat adalah Lay, lelaki lembut dan penyayang yang selalu bisa menenangkan ku dalam situasi yang tidak memungkinkan, ia adalah unicorn kami dengan kekuatan penyembuhannya.

Yang kelima adalah Kai, si tukang tidur yang hanya memikirkan waktu tidurnya di setiap jam,menit dan detik di keseharian nya look like sleeping prince. Kekuatannya adalah berpindah tempat dalam sekejap atau Teleportasi.

Dan yang terakhir adalah Sehun, putra terakhir dari kerajaan Arthuria yang merupakan tipe lelaki polos yang terlihat sangat tidak peduli pada lingkungan di sekitarnya namun, dibalik itu semua dia adalah adik yang sangat manja ketika ia bertemu Kai. Kekuatan nya adalah angin.

Tujuan kami datang ke planet biru ini hanya untuk menemukan gadis itu lalu mengungkap kebenaran yang sebenarnya dari ketidak pastian dan perkelahian antar dua kerajaan yang dulunya bersahabat baik.

Tugas kami adalah menemukan gadis itu, gadis dengan kalung bermatakan batu meteor biru.

==KRIS POV END==

 

==POV AUTHOR==

Perlahan Xiumin membuka pintu berwarna putih susu di depannya itu, ia sedikit mengintip kedalam untuk memastikan bahwa tempat itu adalah tempat yang sudah paman mereka pesan untuk mereka ber6 selama hidup di bumi.

Chanyeol menerobos masuk melewati Xiumin dengan wajah yang terlihat bodoh

“Ahhh … aku lelah” ucap Chanyeol seraya meregangkan otot otot di tubuhnya

“hwaaaahhhhh …. Hyung aku izin tidur..”

“Heh bodoh, otakmu hanya diisi tidurkah?”

Chanyeol menjitak kepala Kai dengan keras hingga membuat lelaki yang berkulit sedikit gelap dari yang lain nya itu meringis kesakitan.

“Kekerasan lagi hyung? Berhenti melakukan nya atau Kris hyung menjadikan mu makan malam”

Sehun mulai angkat bicara sambil membantu Kris dan Lay membereskan barang barang mereka di apartemen yang cukup luas itu.

“sebelum dia melakukannya aku akan menjadikan si pangeran mahkota itu menjadi daging panggang, bagaimana ? kau tertarik mencobanya Kai ? Sehun? Yakk… kau tidur dalam keadaan seperti ini heh bangun bodoh”

Chanyeol mulai berceloteh tanpa henti, hal yang sudah biasa Kris dan yang lain nya dengar, percuma saja jika berniat untuk menegurnya ia bukan tipe anak yang penurut.

“Dia mulai lagi” gumam Kris

“Lay Hyung, memasaklah !”

“untuk apa Sehunie?”

Lay tersenyum lembut layaknya seorang Ibu

“Aku lapar” jawab Xiumin dan Sehun bersamaan, mereka sangat kompak dalam keadaan lapar.

“Arra, Kris Hyung tolong buka kan kardus itu dan keluarkan beberapa ramen instan di dalamnya aku akan memasak ramen untuk kalian”

“uri eommaaaaa…memang sangat baik” puji Chanyeol pada Lay yang hanya menganggapinya dengan senyuman kecil

“Pergi sana pengacau” Xiumin menyentil jidat Chanyeol dengan keras membuat lelaki yang biasa di ejek nya karena daun telinga nya sedikit lebih besar itu memelototinya hingga terlihat seolah bola matanya ingin keluar dari tengkoraknya.

Kris tersenyum kecil di tempatnya berdiri,menatap kelakuan Xiumin yang akan selalu banyak bicara dan banyak tersenyum ketika bersama Chanyeol, ah dua lelaki itu hanya bisa memahami satu sama lain.

‘syukurlah, mereka terlihat baik baik saja’

“Aa.. apa pangeran mahkota bersedia melaksanakan perintah dari Lay eomma? Kurasa tidak Hyung, dia mungkin akan menjitak Lay hyung karena sudah menyuruh-nyuruhnya kkkkk”  ucap Sehun pada Xiumin dan Chanyeol sengaja menggoda Kris

“99% kemungkinan nya adalah dia akan memangsamu Sehun`..” jawab Chanyeol datar sambil menggaruk tengkuknya.

“Mau ku jadikan daging panggang kau Sehun?” ungkap Kris ketus, berjalan menuju tugas tugasnya membantu sang Ibu Lay memasak untuk anak anak bandel di belakang mereka kecuali si tukang tidur itu, dia adalah satu satunya yang tidak merepotkan sama sekali.

“Berhenti jadi anak nakal…”

Lay memukul 3 lelaki di hadapan nya itu

“sakittt … hyung”

“aku lebih tua darimu.. bersikaplah yang sopan!”

“hng…..”

“dengar…kalian itu pangeran yang di hormati, kalian sudah besar jangan main terus atau Kris akan marah” sambung Lay perlahan menasehati Hyung dan si Maknae yang terlihat kesal karena perlakuan Lay pada mereka.

“kau mau aku memanggilmu Hyung Chanyeol? Berhenti bermimpi” Lay tersenyum seraya mendorong kepala Chanyeol dengan jari telunjuknya

Semua nya tak jauh berbeda, Kris tetap dingin dan menyebalkan seperti biasanya, dan Lay tetap menjadi Ibu peri yang baik yang tanpa kata bosan menasehati anak-anak nakal yang mungkin umurnya sudah benar-benar bukan anak-anak lagi. Semua berjalan baik-baik saja setidaknya untuk malam ini.

.

.

“Aku mencium bau ramen.. emm lapar”

Kai bangun dari hibernasinya setelah mencium bau masakan dari Lay yang di letakkan dengan rapi di meja makan dengan mangkuk masing-masing penghuni di dalam apartemen itu. Kai menggaruk rambut belakangnya dengan wajah bantal yang masih terlihat sangat jelas dengan keadaan mata yang belum terbuka secara sempurna bahkan sesekali menguap dengan tidak sopan nya.

“mashitta…” gumam Kai mencicipi ramen di sebuah mangkuk yang di taruh secara spesial dengan air minum di samping kanan nya

‘Pletakk’

Lelaki tinggi dengan wajah mengerikan kembali menjitak kepala Kai dengan tangan besarnya, membuat Kai merintih dengan keras dan menatap lelaki tinggi di belakangnya yang ternyata si putra mahkota itu.

“Wa…wae?” ucap Kai dengan kerjapan polos di matanya

“Wae? Kau memakan Ramen ku”

“Mi..mian Hyung”

“hm… ne..ne, makanlah lalu kembali tidur”

Kai bukan yang termuda di antara 6 pangeran ini, tapi ia adalah bocah yang paling polos terlalu polos dan terlihat bodoh, bahkan tak memperdulikan sekelilingnya, tidur dan makan adalah segalanya bagi Kai, dan Kris tau semua sifat adik adiknya kecuali Chanyeol dan Xiumin, Kris bahkan tak pernah berbicara lebih dari 2 menit dengan mereka berdua meski mereka bersaudara dan 3 anak yang terlahir lebih dulu, Chanyeol dan Xiumin hanya bisa memahami satu sama lain layaknya seorang anak kembar, dan murka nya kedua anak yang tak banyak komentar pada keputusan Kris itu entah bagaimana, Kris tidak tau, yang ia tahu bahwa Chanyeol adalah orang yang sangat ceroboh dalam beberapa hal.

Andweyo its my turn to cry naega halkeyeo

Geudeui nunmul moa

Its my turn to cry naega matgyoyeo

Geununmul kaji this time

 

Sebuah alunan musik terdengar dari eartphone yang terpasang indah di telinga lelaki bermata sipit yang tinggi nya tak lebih dari 178 cm itu. Musik adalah oksigen yang selalu di butuhkan Xiumin di setiap harinya. Ia terdiam di balkon apartemen yang berada di kawasan gangnam, kota Seoul Korea Selatan itu, menatap kerlipan bintang di angkasa yang seolah tak ingin kalah dengan meriahnya lampu lampu di perkotaan modern di hadapannya.

“Bogoshippo…” ucap Xiumin lirih ketika bayangan gadis paling cantik di matanya itu terlintas sekilas hanya sepintas dan hilang bersamaan dengan memudarnya senyuman kecil di bibir putra ke tiga dari kerajaan ARTHURIA itu.

‘Aku tak pernah bisa menebak apa yang sedang kau fikirkan sekarang, kau tersenyum tapi hatimu menangis, kau terdiam tapi hatimu berteriak, bagaimana aku bisa memahami kerumitan dirimu Xiumin?’

Kris berdiri di balik kaca yang merupakan pintu menuju tempat Xiumin berdiri sekarang, ia menahan langkahnya, membiarkan lelaki itu menikmati kesendirian bersama alunan musik yang senantiasa menemaninya.

.

.

.

 

“SEHUNNNNNNNNNN….!! PPALIWA”

“ne .. ne”

Sehun keluar bersama Kai dengan muka bantal dan rambut yang berantakan

“heh! Kalian.. kenapa sudah menggunakan seragam dengan wajah yang seperti itu?”

Kali ini Chanyeol mengomel sambil menjewer kedua bocah yang terus menguap tanpa henti itu.

“seragam? Hwaaahhhh..”

Kai kembali menguap dan tak sengaja melirik kearah lelaki yang tengah duduk dengan santainya di sofa berwarna keputihan itu, Kris terlihat tampan dengan seragam dan bet nama yang terpasang rapi di bagian dada sebelah kanannya, kemudian di bagian bawahnya terdapat logo sekolah dengan tulisan ‘SM High School’ yang memperjelas dimana mereka akan bersekolah untuk pertama kalinya.

“eo? Kai ? Sehun ? belum mandi dan sudah menggunakan seragam?”

Lay muncul dengan membawa segelas susu di tangannya, sama seperti Kris, Chanyeol, dan Xiumin ia juga sudah berpakaian rapi untuk pergi kesekolah pagi ini.

“Sudah cepat sana mandi, sebelum aku mencincang kalian” ucap Chanyeol dengan nada mengancam mendorong punggung dua lelaki dengan wajah yang terlihat sangat mengantuk itu.

“kau tidak bisa ya tidak bicara kasar atau berbau mengancam sehari saja?”

“tidak, kenapa bakpao? Kemana bakpao mu ? kau lupa membawanya hah?”

“haish..”

Xiumin menaruh tangan nya di wajah Chanyeol dengan wajah datarnya membuat lelaki tinggi itu dengan cepat menjitak kepala Xiumin.

“kekerasan lagi, mau sampai kapan kau terus menganiyayaku?”

 

“ayo pergi Kai dan Sehun sudah siap” ucap Kris diikuti Lay di belakangnya, kemudian Xiumin dan Chanyeol lalu dua curut pembuat onar.

.

.

Sehun berjalan perlahan di belakang Kai dengan wajah lesu, mood nya benar benar buruk hari ini dan mungkin akan berlanjut ke hari-hari berikutnya, ah dia merasa bukan lagi seorang pangeran sekarang, tak ada pelayan, jam tidur terganggu, dan tak ada makanan istana.

“hufttt …”

Sehun menghela nafasnya pelan

“berhenti memikirkan hal-hal itu maknae, aku tau akan berbeda tapi jalani saja dulu” ucap Kai seolah bisa membaca pikiran Sehun

“berhenti sok tau Hyung!”

.

.

Tanpa sadar mereka memang menjadi pusat perhatian sejak tadi di dalam buss yang di penuhi sebagian besar siswa SMA itu, tapi tak satupun dari mereka menyadari akan hal itu, Sehun tetap badmood dengan kehidupan baru di luar istana dan Kai membaca pikirannya, Chanyeol terus mengganggu Xiumin , sedangkan Lay dan Kris sibuk dengan ponsel dan buku masing masing.

 

“siapa mereka? Astaga tampannya”

Kris mendengar sedikit bisikan bisikan di belakang mereka ketika mereka menuruni buss dan berjalan menuju SMA SM, semua terlihat heboh bahkan sampai mereka memasuki SMA SM.

“kenapa jadi ramai begini hyung?” tanya Lay

“apa kita terlihat aneh?”

“kau kan memang aneh, telinga mu besar dan badanmu tinggi”

Xiumin melirik Chanyeol sekilas sambil menahan tawanya melihat ekspresi Hyung nya itu memegangi kedua telinganya dengan bingung

“Jinj..”

Perkataan Chanyeol terputus

“heh murid pindahan! Sudah terlambat dihari pertama? Dari sma mana kalian sebelumnya? Astaga kenapa harus ada brandalan masuk ke sma SM aku benar-benar tidak percaya ini blablablabla…” Seorang gadis dengan kuncir satu agak tinggi mengomel tak jelas pada mereka, dan anehnya suasana yang tadinya ramai menjadi hening dalam sekejap

“jadi wanita itu begini?” gumam Kai polos

“wanita di bumi lebih banyak bicara rupanya” tambah Sehun tak kalah polos

“tapi dia cantik juga kan?” kali ini Chanyeol ikut bicara dengan dua curut itu

“kupikir eomma lebih cantik dari gadis ini” tambah Lay sesekali menatap gadis itu diikuti Xiumin dengan mata sipit nya

Kris hanya diam sambil sesekali melihat arlojinya membiarkan gadis yang bernama wendy itu terus mengoceh dan berpidato kesana kemari.

“kau memarahi kami karena terlambat bukan? Dan sekarang kami menjadi lebih terlambat dari sebelumnya.”

“Apa? Jadi kau bilang aku membuang-buang waktumu? Dengar ya…”

Wendy maju beberapa langkah dan berhenti tepat di hadapan Kris dengan tatapan tajam lalu di balas oleh Kris tak kalah tajam dan menusuk.

“aku adalah wakil ketua osis disini ! aku tidak suka dengan siswa yang melanggar peraturan, terlebih lagi brandalan kelas teri seperti kalian” ucapnya agak angkuh sambil berkacak pinggang

“kalau tidak suka itu masalahmu kan” jawab Chanyeol santai

“Chanyeol.. biar Kris…” Lay mencoba menenangkan bocah api itu namun Kris ternyata sudah terbakar karena Gadis menyebalkan di depannya

“hukum saja kalau begitu.”

“anak baru tidak tau diri, berdiri di sini sampai jam makan siang! Tidak boleh berteduh atau ku perpanjang waktu kalian di tengah lapangan ini”

Chanyeol memutar bola matanya sebal, lalu melemparkan sebuah kerikil kecil kearah Wendy dan tepat mengenai kepala gadis cerewet dan gemar menghukum itu.

“ups!..”

“kau dalam masalah telinga besar” ucap Xiumin menusuk-nusuk pipi lelaki yang terlihat lebih santai dan tenang dari biasanya itu

“Chanyeol.. berhenti main-main” Lay memperingatkan

Gadis itu berbalik dengan wajah super duper merah menahan amarahnya pada si pelaku yang berani melemparnya dengan batu kerikil

“Siapa yang melakukannya..” Wendy mencoba menahan emosinya

“Ahh .. apa kepalamu baik-baik saja Wen-dy? Ah Wendy.. kepalamu tidak meledak?”

“Heh raksasa mengerikan! Siapa kau berani-beraninya melepariku dengan kerikil?”

“Chanyeol Hyung.. sudahlah ini baru hari pertama”

“oh Chanyeol… namamu?” ucap Wendy berbalik melangkah kehadapan Chanyeol lalu menarik telinganya dengan keras membuat Chanyeol sedikit berteriak

“Kris Hyung.. tolong Chanyeol” Lay mencoba membujuk lelaki yang sejak tadi diam pada posisinya itu , 99% kemungkinan lelaki tertinggi di antara mereka ber6 itu akan menolak karena Chanyeol memang suka mencari gara-gara dan dia bukanlah tipe orang yang suka ikut campur terlebih dalam urusan Chanyeol. Benar saja Kris menggelengkan kepalanya tanda penolakan.

“Kris hyung hanya akan membuang tenaganya dengan sia-sia kalau membantu mengurus Chanyeol, tenanglah Lay Hyung ..” Kai berbicara pelan setelah menguap untuk yang ke 20 kalinya.

Benar saja mengatasi gadis itu memang tidak begitu sulit untuk Chanyeol, tapi kali ini ia mengalah ketika Xiumin dan Sehun membisikkan sesuatu padanya dan membiarkan gadis cerewet itu menyeretnya menuju toilet pria. seseorang dengan wangi khas yang tak asing di hidung Chanyeol tanpa sengaja menabraknya karena terburu-buru.

TBC.

 

 

5 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] ARTHURIA X HESTIA (Chapter 1)”

  1. hai salam kenal … 🙂
    wah ceritanya bagus dan jadi penasaran..
    gadis yang dicari itu Suzy bukan?
    lucu banget interaksinya antar ke 6 saudara itu.. haha
    yang dirinduin xiumin siapa?
    sehun sama xiumin mbisikin apa ke chanyeol sampai chanyeol nurut?
    laki2 yg nabrak chanyeol siapa?
    ditunggu kelanjutannya.. 😀

Tinggalkan Balasan ke deshwull Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s