[EXOFFI FREELANCE] A P O L O G Y (Chapter 2)

Poster Apology.jpg

Author : @intanelfs

Tittle : A P O L O G Y

Range : Sad,Romance,School life,Family

Length : Chapter

Disclaimer : Posted On https://fanfictionside.wordpress.com/

Rating : PG 16-17

 

– Other cast

#MohonDiBaca J

NB:Maaf sebelumnya di chapter pertama saya belum memperkenalkan diri ,sudah sekian lama author hiatus dari dunia perffan karena sibuk kuliah,jadi karena ini awal semester 4 jadi author belum terlalu sibuk dan menyempatkan diri untuk menulis cerita amburadul ini,sedikit bocoran cerita ini sudah sangat jelas terinspirasi dari lagunya apology IKON tapi ini murni dari otak saya sendiri,kenapa author melibatkan baekhyun karena wajah polos bak malaikat itu benar-benar cocok di jadikan dua keperibadian sosok baik dan jahat,dan untuk kim hanbin sediri saya masih bingung apa dia yang akan menjadi pasangan dari cast utama kita lihat saja nanti,dan janagn lupa untuk menambahkan komentar kalian karena itu sebagai salah satu motivator utama ,sebagai semangat hidup untuk melanujutkan cerita ini,sorry typo everywhere J

#NeedComment

#JustComment

#NeedKritikKalian

#TypoEveryWhere

Author Pov

.

.

.

Han jia berrgumam kesal setelah apa yang dilaluinya hari ini,tercebur di kolam renang ,baju basah,pulang telat karena rapat organisasi,

“hari ku benar-benar buruk setelah bertemu si brengsek murid pindahan itu,sial sial sial”jia terus saja mengumpat sambil berjalan ke arah gerbang sekolah,jia melirik ke arah jam tangannya sekarang tepat pukul 8 malam jia melihat sekeliling tepat saat jia hendak melihat kearah kanan

“Ya tuhan… kau mengagetkan ku,kenapa kau tiba-tiba muncul “ jia berteriak kaget saat hanbin tiba-tiba muncul tepat di wajahnya

“kau menunggu jemputan mu”Tanya hanbin namun tidak ada respon dari jia,jia terlalu sibuk mengontrol jantungnya karena kaget

“yaakk,,,lebih baik kau enyah dari hadapan ku,karena berdekatan dengan mu hari ku menjadi sangat buruk”jia berbicara dengan nada kesal

“baiklah,tadi aku berniat memberimu tumpangan,tapi niat baik ku sudah enyah begitu saja,,kalau begitu aku duluan”ucapan terakhir hanbin setelah dia masuk kedalam mobil bersama supirnya,hal itu semakin membuat hidung han jia kembang kempis karena kesal,jia mencoba mengatur menarik napas berulang kali

“apa ada seseorang yang membuat mu kesal”entah suara yang menurutnya tidak asing bagi jia membuatnya langsung mencari sumber suara “apa yang dilakukan si brengsek itu disini”,

Byun baekhyun entah muncul dari mana itu semakin membuat jia ingin mengumpat lagi

“apa yang kau lakukan disini? Mana park ahjussi? dan …mobil siapa yang kau gunakan,jangan bilang kalau..”

“masuklah,aku akan menjawab semua pertanyan mu di dalam mobil” jia langsung membuka pintu mobil bagian belakang dan masuk kedalamnya,tetapi jia belum juga melihat sosok baekhyun masuk kedalam mobil,jia membuka jendela mobil dan benar saja baekhyun tengah menatapnya dengan tatapan tajam

“aish apa yang di lakukan si brengsek itu disana,kenapa kau berdiri di situ dengan tatapan ingin membunuhku huh? “

“aku bukan supir mu,jadi duduk di depan”

“kau sama menyebalkannya dengan si brengsek kim hanbin”ucap jia yang akhirnya keluar dari mobil untuk pindah tempat duduk,melihat hal itu baekhyun tersenyum penuh kemenangan dan masuk ke dalam mobil dan mobil itu mulai menjauh dari sekolah.

.

.

.

“jelaskan pada ku apa yang terjadi”akhirnya jia membuka suara setelah kecanggungan yang meliputinya,karena ini kali pertamanya satu mobil dengan baekhyun

“ayah mu memberikannya,aku sudah mencoba menolaknya beberapa kali tapi mobil ini tiba-tiba ada di kampus ku”mendengar penjelasan dari baekhyun ,membuat puncak kemarahan jia sudah di ubun-ubun

“waaaah kau dan ibumu benar-benar Luar biasa byun baekhyun,ckckc,aku pikir hal seperti ini sering terjadi di dalam drama ternyata dalam kehidupan nyata pun,waah aku benar-benar tidak bisa berkata apa-apa”

“seumur hidupku dan semenjak aku pindah kerumah mu aku tidak pernah melihatmu menonton drama dan setauku kau bukan tipikal orang yang tertarik pada hal tidak penting seperti itu” perkataan baekhyun memang benar adanya ,memang sejak kapan seorang han jia membuang waktunya hanya untuk menonton drama,dia akan memilih membaca setumpuk buku harry potter yang tebalnya bukan main “si brengsek ini sangat handal dalam membuat seseorang semakin kesal”

“aku sarankan kau jangan terlalu sering mengumpat,”

“waah bagaimana kau tau aku mengumpat,kau bisa membaca pikiran?”

“apa kau lupa aku seorang mahasiswa psikologi,hanya dari gerak gerik mu saja aku sudah tau apa yang kau pikirkan” jia yang mendengar hal itu hanya bisa membuat sebuah kesimpulan “byun baekhyun akan sangat berdampak buruk bagi kehidupan selanjutnya”

“apa kau tau,hari ini adalah hari yang sangat buruk bagi ku,dan KAU TAU sebelum aku bertemu dengan mu,aku sudah sangat kesal karena seorang murid pindahan yang mengusik kehidupan ku,dan aku sarankan lebih baik kau jangan membuat ku semakin kesal atau aku akan membunuh mu”

“itu tidak terdengar sebagi sebuah ancaman”jawab baekhyun datar

“lebih baik aku diam saja”ucap jia,karena baekhyun ternyata mahluk yang sangat sulit untuk di kalahkan.mereka sekarang berada di tengah-tengah lampu merah,jia yang sudah terlihat sangat bosan berkutat dengan handphonenya mulai mencari suasana baru dengan membuka tutup jendela mobil,dan tepat di sebelah mobil baekhyun jia melihat sosok yang sangat familiar “bukankah itu eomma,,,siapa ahjussi itu ?”karena lampu sudah berubah menjadi warna hijau baekhyun mulai menjalankan mobilnya,jia melihat mobil yang dinaiki ibunya bersama seorang ajhussi berbelok ke jalur kiri sedangkan mereka seharusnya lurus ,jia langsung panic setengah mati,dia harus tau siapa laki-laki yang bersama ibunya

“ byun baekhyun,ikuti mobil itu,pallliiiiii”teriak jia sambil menujuk sebuah mobil mewah yang hendak berbelok ke arah lain

“jangan membuat masalah okey,lebih baik kita pulang”

“itu… eomma…bersama dengan seorang.. ahjussi”ucap jia lirih,baekhyun yang melihta ekspresi jia langsung berubah mau tidak mau dia harus mengikuti keinginan gadis penganggu satu ini.

.

.

.

Sekarang mobil yang mereka ikuti berhenti di parkiran sebuah restoran mewah,jia yang melihat ibunya turun dari mobil berjalan bersama dengan ahjussi tidak di kenal,jia melirik baekhyun

“menurut pandangan mu sebagai seorang mahasiswa bagian psikologi,apa yang sedang di lakukan ibu ku”

“ada dua kemungkinan,pertama ibumu mungkin sedang berkencan atau ibumu sedang membahas pekerjaan” baekhyun mengerkutkan kening saat melihat gerak-gerik dari ibu jia maupun dari ahjussi itu,dari yang dilihat baekhyun pertemuan itu terlalu formal,jadi kesimpulan baekhyun

“yak mereka hanya rekan kerja,kau bisa melihat sendiri,ini sangat formal”ucap baekhyun,jia tidak akan percaya begitu saja dengan ucapan baekhyun,dia tau betul ibunya jika sedang bekerja ibunya akan selalu di temani sekretarisnya

“aku tidak berpikir begitu,ibu ku biasanya membawa sekretarisnya,kenapa kau begitu yakin jika mereka rekan kerja,,aku benar-benar menyesal meminta pendapat dari mu,kau bahkan belum lulus sudah berani menyimpulkan..aku akan mengcek kedalam kau diam disini”jia hendak keluar namun lengannya di tahan oleh tangan baekhyun

“aku berani bertaruh kalo mereka hanya rekan kerja,kenapa kau sangat keras kepala huh”

“analisismu benar-benar parah,apa kau tidak tau yang dari rekan kerja bisa saja mereka semakin dekat kemudian saling menyukai,dan kau mungkin tidak tau saudara saja bisa saling menyukai,apalgai kau bukan saudara kandung ku,membayangkannya saja sudah sangat mengerikan”ocehan dari han jia membuat baekhyun hanya bisa menarik napas dalam-dalam karena sangat kesal,jadi baekhyun tidak mau ambil pusing dan membirakan jia berkutat dengan kehidupanya.

Jia masuk ke dalam restoran dengan sangat hati-hati dia memilih tempat duduk yang snagat strategis agar dia bisa melihat,mendengar dengan jelas apa yang di bicarakan mereka.akhirnya jia menarik napas dalam-dalam ternyata yang dikatakan baekhyun benar mereka hanya rekan kerja,yang di bahas hanya tentang pekerjaan,tetapi jia sangat bersyukur mereka hanya rekan kerja,karena dia benar-benar menginginkan eomma dan appanya bisa bersama kembali.

.

.

.

“kemana perginya psikopat gila itu”jia masuk kedalam mobil tidak menemukan seorang byun baekhyun,jia mencoba menghubungi baekhyun tapi dia baru ingat tidak memiliki kontak si baekhyun,memang akan aneh jika dia memiliki nomer telpon baekhyun,dirumah saja mereka jarang bicara,kecuali saat bertengkar,tapi kalian mungkin sudah tau yang sering mencari gara-gara duluan, siapa lagi kalau bukan han jia,dia akan benar-benar membuat ibu baekhyun dan juga baekhyun meninggalkan rumahnya.tapi untuk saat ini dia belum menemukan cara untuk membuat ayahnya berpaling dari si ahjuma jadi-jadian itu,dipikiran jia hanya satu cara agar hubungan ayahnya berakhir “jika aku berpacaran dengan psikopat gila itu,maka hubungan mereka berakhir”

“what?,,kenapa aku bisa punya pemikiran gila untuk berpacaran dengan si baekhyun,hah,”

“kau memang sudah gila”tiba-tiba baekhyun muncul entah dari mana

“Ya TUHAN kau mengagetkan ku,yak sejak kapan kau disini?”

“sejak kau mengatakan untuk berpacaran dengan si gila byun baekhyun”ucap baekhyun datar,mendengar hal itu jia benar-benar akan mati kehabisan napas

“sial,yaaak itu hanya pemikiran sepintas jangan menganggapnya terlalu serius ,,,jika hal itu memang terjadi tentu saja itu akan sangat menguntungkanku,,”jia berkata demikian sambil menatap tajam kearah baekhyun

“aku memikili beberapa alasan untuk tidak menjadikan mu sebagai yeojachingu ku”

“aku tau kau akan mengatakan hal itu,karena kau akan lebih untung jika bisa menarik perhatian ayah ku sebagai kakak ku,,kau memang anak dari seorang rubah,ibu anak sama saja,”

“kau ingin tau alasan ku,pertama,aku tidak perpacarn dengan pengganggu sepertimu,kedua aku tidak perpacarn dengan anak SMA yang labil sepertimu,ketiga aku tidak perpacaran dengan musuh,karena aku harus mengambil semuanya dari mu” ucapan dari baekhyun sedang di cerna oleh jia,jika dia berada di posisi baekhyun maka ia akan melakukan hal yang sama,tapi menurut jia baekhyun terlalu kejam,dia akan melakukan apapun untuk mendapatkan yang apa ia inginkan.jia benar-benar tidak menyangka kalau baekhyun ternyata lebih kejam dari ibunya

“byun baekhyun,bagaimana jika kau di posisi ku,apa kau akan membiarkan orang yang menghancurkan keluarga mu hidup dengan nyaman di rumah mu sendiri,aku…tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi,kau benar-benar seorang psikopat gila,aku akan melakukan apapun untuk membuat keluarga ku utuh kembali,,,dasar brengsek”jia langsung membanting pintu mobil dan memilih untuk tidak satu mobil dengan baekhyun,jia berjalan dengan kaki yang lemas,air matanya jatuh begitu saja,dia benar-benar sudah tidak tahan,jia berpikir hidupnya sangat menderita,ditambah lagi hujan lebat yang sedang membasahi kota seoul

“apa aku pernah melakukan kesalahan di kehidupan sebelumnya,aku sudah tiak kuat lagi”jia berkata pada dirinya sendiri,disaat hujan lebat semua orang berlarian jia memilih diam di tempat,tidak melakukan apa-apa,dan dia sekarng sudah cukup basah,membuatnya sedikit menggigil.

Di tempat lain baekhyun masih di dalam mobil di temani hujan yang cukup lebat,dia melirik jam tanganya yang sudah menunjukan pukul 11 malam

“sial,gadis itu benar-benar pengganggu”umpat baekhyun yang akhirnya memilih untuk mencari jia,karena dia di suruh ayahnya jia untuk menjemputnya,bisa-bisa dia dalam masalah besar jika tidak menemukan gadis itu,tidak butuh 5 menit baekhyun dapat melihat gadis itu terduduk diam sambil di guyur hujan

“dia benar-benar terlihat menyedihkan” baekhyun mulai berjalan ke arah jia,baekhyun melirik jam tanganya kembali ini sudah 5 menit dia berdiri di samping jia,tapi gadis ini belum juga menyadari baekhyun di sampingnya apalagi hujan sudah mulai mereda

“bangunlah,ini bukan saat yang tepat untuk menikmati hujan” perkataan baekhyun sama seklai tidak membuat jia bergeming

“han jia sampai kapan kau disini huh?”

“aku tidak bisa bangun kaki ku kram” baekhyun ingin tertawa mendengar jia

“dasar bodoh”baekhyun hendak mengangkat tubuh jia yang sudah basah kuyup namun jia langsung menyilangkan tangan didepan dadanya

“yak apa yang akan kau lakukan?”

“tentu saja mengangkat mu bodoh”

“tapi ..kenapa kau mau membantu ku,seharusnya kau senang aku bisa mati kedinginan disini”

“anggap saja ini bantuan dari teman bukan musuh ,mmm,apa kau mengerti”akhirnya baekhyun bisa mengangkat jia,sedangkan tangan jia merangkul leher baekhyun,jiak orang lain melihat mereka mungkin akan beranggapan merka adalah pasangan kekasih.

#To be continued/End?

#DontForgetComment J

 

 

 

 

11 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] A P O L O G Y (Chapter 2)”

  1. dh mulai greget ni! makin seruuu ko,,
    ,,boleh kasih saran,,,posternya kayanya kurang cocok ya ma judulnya,, /ga menarik,, kadang kita sbg readers,,bakal tertarik dng sebuah cerita,,bukan cuma dr judul,,tp jg dr poster lho!!! ini masukan aj c,,, ceritanya keren ko,, jadi moga bnyak yg minat baca ya!!!

    1. makasi atas masukannya,,,
      masalah poster masih belum bisa ngedit,,aku juga ngerasa itu poster super super biasa banget,,jadi mohon di maklumi
      tunggu next chap selanjuntya 🙂

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s