[EXOFFI FACEBOOK] Ur (1/2)

ur

UR Part 1
TITLE : UR
AUTHOR : YEYE
GENRE : FRIENDSHIP | ROMANCE | HURT
CAST : KAI [EXO] | HONG SENA
RATING : T
LENGTH : 1.598 Word
DISCLAIMER
Cerita ini murni dari pemikiran author sendiri, untuk cast author hanya meminjamnya sebagai kepentingan fanfiction author semata, karena sesungguhnya cast hanya milik tuhan dan orang tua masing masing. Don’t be silent reader. Like command juseyo. And DON’T BE PLAGIAT. Kritik dan saran sangat dibutuhkan untuk menjadikan tulisan author menjadi lebih baik. Bila banyak kesalahan dan kekurangan yang ditemukan mohon dimaafkan. Kamsahamnida.

Part 1
Suara alunan musik yang berasal dari kotak musik kuno, milik seorang perempuan tua yang tengah duduk termenung menerawang dibalik kaca rumahnya. Memerhatikan orang – orang yang berlalu lalang di depan rumahnya sambil menggenggam tangan pasangannya dengan penuh cinta. Dulu ia juga pernah merasakan tangannya digenggam dengan penuh cinta oleh seseorang yang sangat dicintainya, tapi itu dulu dan sekarang…
Perempuan itu mengangkat tangannya sambil memerhatikan tangannya yang mulai keriput dan pucat. sekarang orang itu tak lagi menggenggam tangannya. Tangan yang sudah terasa dingin ini ditambah dengan rasa hampa, menjadi sebuah rasa sakit yang tak akan pernah bisa diobati. Air matanya mulai turun membasahi pipinya yang memerah karena dinginnya udara.
Semakin lama alunan musiknya pun, semakin tak terdengar dan akhirnya berhenti, dan saat itu kenangan akan orang itu juga berhenti baginya.
— YOU ARE —
Pintu café terbuka dengan seorang gadis yang berjalan keluar dari dalam sana. Pagi ini salju turun dengan lebat di kota Seoul persis seperti ramalan cuaca di berita pagi tadi. Gadis itu mengulurkan tangannya menerima butiran – butiran salju di telapak tangannya. “ maaf, tapi kurasa semua tulisan ini. Aku tidak bisa membelinya, lagi pula tidak akan ada orang yang mau membaca tulisan seperti ini “ ia hanya bisa menghela nafas panjang saat mengingat kata – kata itu lagi.
Gadis bernama Sena itu melanjutkan jalan menuju halte bus yang tak jauh dari café tadi. Ia duduk disamping pria berjaket hitam dengan kepala tertunduk kebawah. Sena hanya meliriknya sebentar lalu kembali melihat kedepan, menunggu bus datang. Rasanya gadis itu juga ingin menangis kalau mengingat kata – kata orang tadi. Sena mengusap air matanya yang mulai mengalir dengan ibu jarinya, lalu pria yang duduk disampingnya tadi berdiri dan berjalan menuju tengah- tengah salju yang lebat dan saat itu ada sebuah mobil melintas dengan sangat cepat. Sena yang tahu tentang mobil itu mencoba memperingatkan pria tadi, tapi pria itu tak mendengarnya, tapi pria itu malah berhenti di tengah jalan. “ apa yang dilakukannya, dia sudah gila!” gerutu Sena bergegas lari untuk menyelamatkan pria itu. Sena meraih lengan pria itu dan menariknya ke pinggir, sehingga pria itu selamat dengan bantuan Sena.
“ yak! Kau sudah gila! Kau mau bunuh diri hah!” teriak Sena pada pria itu. Pria itu hanya diam dengan wajah marah, lalu pergi begitu saja tanpa mengucapkan terima kasih. “ hah! Orang itu aishhh!!!” gerutu Sena merasa sangat kesal pada pria tadi.
***
Meski merasa kesal dan marah tapi diam – diam Sena mengikuti pria itu dari belakang untuk memastikan pria itu tidak akan melakukan hal yang sama seperti tadi dalam artian baik – baik saja.
Sena berjalan agak jauh dari pria itu. tiba – tiba saja pria itu memukul pria lain yang sedang bersama kekasihnya. Sena benar – benar terkejut melihat kejadian itu begitu juga si wanita juga terkejut melihat kekasihnya yang tiba – tiba saja dipukul oleh seseorang. Si wanita membantu prianya berdiri dan terjadilah perkelahian di antara mereka namun si wanita menengahi kedua pria itu. Dan mendorong pria yang memukul pacaranya saat itu Sena datang dan mendamaikan mereka. “ tolong maafkan aku, kalian boleh pergi “ ucap Sena penuh sopan lalu sepasang kekasih itu pergi. Hanya tinggal Sena dan pria yang tak dikenalnya sekarang. “ apa yang kau lakukan? Kau hampir membunuh orang! “ sentak Sena.
“ ini bukan urusanmu” ucap pria itu acuh lalu membelakangi Sena. Sena menarik lengan pria itu, dan kini ia sudah berdiri lagi dihadapan pria itu.
“ ini urusanku, ikut aku “ ucap gadis itu sambil meninju dada pria di depannya.
***
Disebuah taman serta salju yang sudah tak turun lagi, Sena mengajak pria itu berdiri disebuah jembatan di tengah taman. “ jadi, itu tadi wanitamu? Jadi kau diselingkuhi?” Tanya Sena. Pria itu hanya diam. “ silakan “
“ mwo?” Tanya pria itu.
“ bunuh diri, lakukan saja di sini. Dan aku akan menjadi saksinya, aku akan bilang kalau wanitamulah yang sudah menyebabkan kau bunuh diri, lalu dia dipenjara. Beres” ucap Sena lalu memalingkan wajahnya.
“ kai “ ucap pria itu tiba – tiba yang tak dapat dimengerti oleh Sena. Sena membalikan badannya menghadap pria itu dengan wajah tak mengerti. tiba – tiba butiran salju turun dari langit tepat mengenai kepalanya, membuat gadis itu menengadakan kepalanya melihat ke atas langit, dan butiran – butiran salju turun kembali. Tiba – tiba sebuah jas menutupi pandangannya, gadis itu menurunkan pandangannya dan melihat pria tadi sedang memayunginya dengan jaketnya. “ maukah kau membantuku ?” Tanya pria itu begitu dekat dengan sena, yang hampir membuat jantungnya berdebar – debar.
Sena memutar bola matanya lalu menendang pria itu, sehingga membuat pria bernama kai itu merasa kesakitan. Sena memalingkan tubuhnya lalu pergi begitu saja. “ bunuh diri saja sana “ ucap sena sambil berlalu.
“ yak!…yak!” pria itu terlihat sangat kesakitan dikakinya.
“ kau ingin bunuh diri hanya karena satu wanita?” Tanya sena sambil memakan es krimnya. “ kau benar benar pria tak waras. Kau rela mati hanya untuk wanita menyedihkan seperti itu?” lanjut sena.
“ kau bilang apa?! Wanita menyedihkan?”
“ yak! Wanita menyedihkan kau mau apa hah! Mau memukulku juga? Aku ini hong sena, kau tahu” tantang sena.
“ hei, hong sena”
“ ogh”
“ apa kau pernah merasa berada di titik paling bawah?”
“ pernah, rasanya begitu menyakitkan. Tapi kau tahu semua hal yang kau lakukan didunia ini semua pasti akan berpindah tempat seperti roda yang berputar, terkadang kau berada dibawah kadang kau berada didiatas, terkadang kau sedih terkadang kau bahagia. Saat kau merasa tak bisa bertahan lagi, cobalah untuk bertahan. Karena kau tahu hidup itu roda yang berputar maka kau juga akan bisa melaluinya. Terlebih saat kau melaluinya dengan senyuman.”
“ aku baru mengenalmu entah kenapa rasanya seperti mengenalmu bertahun tahun.”
“ bukankah ini hal positifnya, kau diselingkuhi dan kau bertemu gadis cantik sepertiku “ sena menunjukan senyumya dengan gigi yang terlihat. Lalu kai ikut tertawa melihatnya.
“ kami adalah teman sejak kecil. Dan aku sangat menyukainya. Dulu dia adalah gadis yang baik, cantik, dan aku paling suka saat aku sedang menggenggam tangannya. tapi sekarang “ kai menganggkat tangannya dan memperhatikannya baik – baik. “ dan sekarang tangan yang ingin ku genggam itu sudah tidak ada.”
“ hah…kau sebenarnya diselingkuhi atau cinta bertepuk sebelah tangan?” ejek Sena“ kau bisa menggenggam tanganku”
“ untuk apa? Tanganmu tidak ada bagus – bagusnya untuk dipegang “
“ terserah “ ucap Sena “ ada orang diluar sana yang memiliki masalah jauh lebih berat dari pada dirimu, jadi semangatlah“ ucap Sena sambil menepuk bahu Kai.
Ketika suasana hening tiba – tiba ponsel Sena berbunyi. Sena mengambil ponsel miliknya dari dalam sakunya, dan dilayar terlihat sebuah pesan dari seseorang yang berisi “ ayo tanda tangan kontrak “
4 kata yang ada dihadapannya itu terasa seperti mimpi yang tak pernah menjadi nyata, tapi itu nyata. Benar – benar nyata. Kini rasa gelisah dihati Sena berubah menjadi perasaat bahagia. Sangat bahagia.
“ aku akan tanda tangan kontrak ceritaku akan terkenal.” Ucap Sena sangat bahagia bahkan tanpa ia sadari ia sudah menggenggam tangan Kai. Kai juga ikut senang mendengarnya dan mereka melompat – lompat bahagia. tiba – tiba saja Sena terpeleset tapi untungnya Kai menangkapnya dengan memeluk gadis itu.
Dalam pelukan Kai ia bisa merasakan detak jantung pria itu. Dan juga perasaan aneh tiba – tiba menyelimuti dirinya, rasa bahagia yang tak biasa. Ingin sekali ia lebih lama seperti ini. Ia ingin memeluk pria itu, tiba – tiba saja Kai mendorongnya. “ apa yang kau lakukan?” Tanya Kai.
“ ani, hmmm….aku sangat senang “ ucap Sena.
“ teraktir aku “ ucap Kai dengan tangan meminta. Tiba – tiba Sena memukul kepalanya dengan tas tangannya membuat pria itu merasa kesakitan. Lalu Sena merangkul bahu Kai dengan perasaan senang, untuk malam ini ia akan mentraktir pria itu sampai pria itu merasa puas.
Sena mengajaknya pergi ke dunia fantasi dimana kita hanya akan merasakan perasaan senang dan meninggalkan perasaan sedih ataupun galau. Lalu mereka membeli gula – gula dan pop corn untuk dimakan di jalan. Membeli bando dengan bentuk telinga binatang, dan mencoba semua barang – barang aneh yang ada.
“ hanya hari ini saja, biarkan aku bersamanya. Meski aku baru mengenalnya. Tapi biarkan aku menyukainnya untuk malam ini saja, tuhan “ batin Sena dalam hatinya.
Bahkan mereka juga berfoto dengan badut – badut yang lucu – lucu. “ hahahahaha….menyenangkankan?” Tanya Sena berlari dari Kai dan berhenti di pinggir sungai Han.
“ kau benar – benar tahu cara bersenang – senang, aku beruntung bisa mengenalmu, teman “
“ teman?” pikir sena. “ tentu saja akukan Hong Sena, tentu saja tahu caranya bersenang – senang “ ucap Sena membanggakan dirinya. “ apa perasaanmu juga membaik?” Tanya Sena.
“ hmm…jauh lebih baik, perlahan aku bisa melupakannya”
“ oh great!” seru Sena menunjukan kedua jempolnya.
Tiba – tiba Kai memakaikan jaketnya pada Sena, karena malam itu salju mulai turun kembali. Tapi yang membuat Sena terkejut, tiba – tiba saja Kai memeluknya. Dan membisikan sesuatu ditelinganya. “ terima kasih untuk malam ini “
Sena menggerakkan tangannya untuk membalas pelukkan Kai, awalnya ia takut. Tapi akhirnya ia memeluk pria itu sambil menepuk – nepuk punggung pria itu.
“ aku menyukaimu….Kai “
To be continued….

4 tanggapan untuk “[EXOFFI FACEBOOK] Ur (1/2)”

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s