[EXOFFI FREELANCE] Our’s Destiny [SEQUEL DESTINY OF LOVE]

 Our's Love

Tittle     : Our’s Destiny [SEQUEL DESTINY OF LOVE]

 

Author  : RichFams06

 

Cast      : Kim Junmyeon as Suho

KimRa hee as (OC)

Etc.

Length : One Shoot

Genre:Hurt/Comfort, Marriage Life,Romance,Psychology.

Rated   : T+

Synopsis :

Kau pikir dengan dirimu mencintainya dan dirinya mencintaimu itu sudah cukup? Kau pikir semua hal yang kau anggap takdir itu akan terus berjalan baik? Takdir.., tau apa kau tentang takdir, bahkan jika kau hidup berkali – kalipun kau tidak akan pernah mengerti takdir itu seperti apa, bagaimana takdir itu bisa dibuat dan bagaimana segala takdir itu dijalankan..

Inilah takdir kami..

 

WARNING!! MANY TYPO’S! KESAMAAN TEMPAT,SITUASI DAN HAL – HAL LAIN ADALAH BUKAN DISENGAJA!

BEBERAPA ARIAL BERARTI BICARA DALAM HATI

INI HANYA IMAJINASI! INI HANYA FANFICTION!

DON’T LIKE DON’T READ

DON’T PLAGIAT!

 

Sudah dipost disini

https://richfams132.wordpress.com/2016/02/07/ours-destinysequel-destiny-of-love/

 

Enjoy~

 

Bodoh, sangat bodoh. Apa yang telah kau lakukan KimRa hee?, apa kau tidak bisa menjaga dirimu sendiri huh? Kau mau bicara apa pada orang tuamu mengenai hal ini? Bodoh kau KimRa hee. Sudah puas dirimu menghancurkan masa depan yang kau jaga selama ini?, sudah cukupkah semua ini untuk menghentikkan segala hal baik yang mengelilingimu. Bagaimana bisa kau hamil bahkan kau bukan hamil dengan pria yang benar – benar kau cintai.

Setidaknya kau harus benar – benar mencintainya KimRa hee! Tapi bahkan kau baru menyukainya, belum mencintai dirinya sepenuhnya, lalu apa yang akan kau lakukan, apa yang kau akan lakukan Ra hee?, bunuh diri bukanlah solusi dari semua kekacauan ini, berfikirlah KimRa hee.

 

STORY BEGIN!

 

 

***

Author’s Pov

Takdir, apakah takdir selalu baik?, tentu saja tidak, kau membohongi dirimu jika kau bilang takdirmu akan selalu baik. Tidak ada baik maka tidak ada buruk dan tidak ada kesedihan jika ada kebahagiaan, itulah hidup, selalu ada hal baik dan buruk. Namun bagaimana dirimu memulai hal baik dan buruk tersebut dengan takdir yang telah ada?, tidak ada yang tau takdir manusia akan seperti apa nantinya dan bagaimana masa depan manusia nantinya.

Jadi jika kau masih menyangka takdirmu akan selalu baik mungkin saja dirimu salah. Setiap manusia memiliki karma masing – masing dalam kehidupannya, banyak jiwa manusia yang tidak dapat menerima karma dan takdir yang ia alami. Banyak dari mereka hidup bagaikan orang yang mati, sangat sulit menghargai sebuah hidup namun banyak sekali yang menyiakannya.

Tidak sadarkah bahwa semua hal yang merugikan dirinya sendiri adalah karma yang ia buat sendiri, sebuah karma yang membawakan takdir buruk untuk dirinya.Kehamilan, kematian, bahkan reinkarnasi, semua itu adalah sebuah jalan yang dimilikki oleh tuhan, percaya? Itu adalah hakmu untuk mempercayainya atau tidak, namun wanita ini harus mempercayai semua takdir yang ia alami.

Dimulai dari perkenalan singkatnya dengan seorang pria, lalu sang pria sangat tergila – gila padanya, sampai ia harus hamil anak pria yang bahkan belum sepenuhnya ia cintai, terdengar biasa, masalah ini sangat banyak dialami seorang perempuan, tetapi untuk seorang wanita baik – baik sepertinya, ini bukanlah masalah biasa, ini adalah masalah serius baginya, apa yang harus ia harapkan?, ia meminta tanggung jawab sang lelaki?, itu tentu saja, meminta restu orang tuanya? Apa yang harus ia katakan pada orang tuanya tentang dirinya yang mendadak ingin menikah, belum lagi status idola yang disandang sang pria.

Bahkan ia belum mengenal keluarga pria itu sedikitpun. Bagaimana bisa dia mengenal orang tua lelaki tersebut jika dia bahkan belum lama mengenal sang lelaki, ia baru 3 bulan bersama dengan sang lelaki dan kini ia mengandung seorang anak yang sudah pasti ia curigai anak dari lelaki tersebut, Kim Junmyeon.

“kau sangat bodoh Ra hee, benar – benar bodoh, bagaimana bisa kau tidak tau alasan lelaki itu sangat protektif padamu selama ini, kenapa kau baru menyadarinya huh?”

 

*flashback*

 

Setelah Suho membersihkan tubuh Ra hee dan membaringkan Ra hee di sofa, Suho menghubungi seorang supir untuk datang dan mengantarkan dirinya pulang kerumah orang tuanya, tidak mungkin ia bisa pulang ke asrama EXO, bisa habis ditanya manager nantinya.

Kegugupan dan kegelisahan melingkupi dirinya, dia tidak dapat berfikir jernih sekarang, gangguan jiwa miliknya kembali, benar, Junmyeon atau Suho dia memiliki hypersex, gangguan ini adalah gangguan yang serius, karena disaat sang pemilik gangguan mengalaminya maka dirinya tidak akan sadar apa yang ia perbuat.

Bagaimanapun ia telah memikirkan suatu hal untuk menyingkirkan segala hal yang diperbuat olehnya, lalu Suho mengambil ponselnya dan menelfon seseorang.

Hyung aku membutuhkanmu..”

“…”

“baiklah, aku tunggu diSungai Han”

“…”

“baik, aku tutup telfon ini Hyung

Matanya menerawang jauh keluar jendela, dan tidak lama dirinya tiba ditempat yang ia janjikan dengan seseorang yang berbicara dengan dirinya di ponsel miliknya.

Hyung, kau datang?” tanyanya.

“ ada apa Junmyeon-ah?”

“changminHyung, eotokhe?( apa yang harus kulakukan?)”

Waegeure? WaeJunmyeon-ah?( ada apa? Kenapa Junmyeon?)” tanya seseorang yang ternyata adalah changmin dari TVXQ.

“a..aku..meniduriRa hee.., Hyung, aku tidak tau apa yang terjadi, apa yang harus kulakukan Hyung?, jika dia hamil bagaimana? Aku belum siap Hyung! Aku belum siap untuk menjadi seorang Appa!”

MWO!(APA!) kau gila !! kau benar – benar gila Kim Junmyeon!”

Hyung, aku tidak tau, semuanya diluar kendaliku Hyung, aku mabuk dan rahee dia membawaku pergi lalu aku..aku..”

“cukupJunmyeon!! Kalau sampai Ra hee hamil! Kau akan mati, mati!”

“j..janganHyung, aku ingin hidup tapi aku harus bagaimana Hyung, aku harus bagaimana?”

“tidak ada jalan lain, kau harus bertanggung jawab Kim Junmyeon”

“t..tapiHyung, aku.. aku belum siap Hyung

“lalu kau mau melakukan apa hah! Ini semua perbuatanmu Junmyeon! Kau harus ingat itu!”

“b..bagaimana jika kita menggugurkan kandungannya Hyung?”

MICHEOSO!(kau gila!)”

“lalu, lalu aku harus bagaimana Hyung?!”

“kau harus bertanggung jawab, aku tidak akan setuju jika kau melakukan hal gila itu!”

“orang tuaku, mereka belum tentu bisa menerima Ra hee, aku takut Hyung, aku takut”

“ini takdirmu Junmyeon, kau yang berbuat dan kau harus bertanggung jawab”

Hanya helaan nafas yang terdengar dari mulut manis milik Suho, ia terdiam. Mereka pergi dari tempat tersebut, Suho pulang kerumah orang tuanya, ia harus menjernihkan pikirannya, ia harus melakukan hal itu.

Setelah 3 hari dirumah orang tuanya, Suho kembali ke asrama EXO dan sudah mantap menetapkan hatinya untuk mempertanggung jawabkan perbuatan dirinya, ia harus menikahi wanitanya, harus, apapun yang terjadi nantinya biarkan ia mengahadapinya.

 

*flashback end*

 

***

Ra hee’s Pov

Bodoh, sangat bodoh. Apa yang telah kau lakukan KimRa hee?, apa kau tidak bisa menjaga dirimu sendiri huh? Kau mau bicara apa pada orang tuamu mengenai hal ini? Bodoh kau KimRa hee. Sudah puas dirimu menghancurkan masa depan yang kau jaga selama ini?, sudah cukupkah semua ini untuk menghentikkan segala hal baik yang mengelilingimu. Bagaimana bisa kau hamil bahkan kau bukan hamil dengan pria yang benar – benar kau cintai.

Setidaknya kau harus benar – benar mencintainya KimRa hee! Tapi bahkan kau baru menyukainya, belum mencintai dirinya sepenuhnya, lalu apa yang akan kau lakukan, apa yang kau akan lakukan Ra hee?, bunuh diri bukanlah solusi dari semua kekacauan ini, berfikirlah KimRa hee.

Aku tidak tau lagi apa yang harus kulakukan sekarang, apakah pulang kerumah, apakah pergi kesuatu tempat untuk menenangkan diriku?, apa yang harus kulakukan?, semua ini membuatku kaget, semua ini benar – benar membuatku gila. Aku mengandung, mengandung anak Suho, apa yang harus kulakukan?.

Menjadi seorang ibu dengan umurku yang bahkan baru akan genap 20 tahun, ini semua terlalu cepat untukku, aku belum siap untuk menikah dan memiliki anak. Aku harus bagaimana ya tuhan, apa yang terjadi padaku? Mengapa harus sekarang? Kenapa?.

***

Author’s Pov

Wanita itu berjalan gontai tak tau arah, ia sangat bingung harus melakukan apa, dia merasa tidak mungkin jika harus pasrah begitu saja. Dirinya bukan wanita yang dengan gampangnya menerima hal seperti ini, duduk di sebuah bangku taman menjadi pilihannya untuk sedikit mengambil nafas. Melihat layar ponselnya yang bergambarkan dirinya dengan Suho membuatnya ingin menangis.

Perutnya yang belum membesar namun ia sudah merasakan ada sesuatu dalam perutnya ia sentuh dengan lembut, naluri seorang ibu, mengelus perutnya seakan didalam sana terdapat sesuatu yang besar dan harus ia lindungi nantinya, ya benar melindungi anak itu.

Ponsel wanita tersebut berbunyi, menandakan ada seseorang yang menghubungi dirinya, tertera Id nomor Kim Heechul, dia adalah salah satu member SUPER JUNIOR yang paling dekat dengan dirinya, biasanya jika ada apa – apa Ra hee akan curhat padanya. Entah mengapa Heechul menghubunginya seperti itu, bagaikan ia mengetahui ada sesuatu yang terjadi pada Ra hee.

yeo..boseyo..?” jawa Ra hee dengan lirih.

“eo? Ra hee-ah kau tidak datang? Eh? Wae?Ada masalah?Mengapa suaramu sedih begitu huh?”

“e..eomma..,a..aku..”

“yak! Kau dimana?Dimana? Biar eomma kesana”

“a..aku diitaman dekat sungai han eomma..”

“baiklah, setelah acara pernikahan Kyuhyun, aku akan kesana, tunggu eomma, arrasseo?”

n..ne, eomma” lalu Ra hee mematikan ponselnya dan kembali menangis terdiam, dia bukan tipe orang yang bisa menangis dengan keras, dia bahkan cenderung sulit untuk menangis.

 

 

***

 

Tidak menunggu lama, Heechul telah sampai ditempat Ra hee berada, kebetulan pernikahan Kyuhyun telah usai sehingga ia bergegas menuju tempat Ra hee berada tanpa harus lama menunggu. Kalian akan berfikir menjadi Ra hee sangat beruntung bukan? Semua mimpi seorang fans wanita telah Ra hee milikki, bersahabat dengan idolanya, tidak bahkan bukan sahabat tetapi sebuah bagian dari keluarga. Tetapi semua itu harus hancur karena seseorang yang bahkan baru saja dicintai oleh dirinya.

“Ra hee-ah?Wae? Ada apa huh?” tanya Heechul panik lalu memeluk erat Ra hee saat sampai.

“e..eomma, Heechuleomma..aku..” dengan wajah penuh air mata ia langsung reflek memeluk Heechul dengan eratnya.

Wae?!! Kalau bicara yang jelas! Anakku kenapa? Ada apa?” tanyaHeechul serius.

“aku..aku hamil eomma..”

MWO!!HAMIL!” kaget Heechul.

“siapa? Siapa pelakunya hah?! Akan eomma bunuh orang itu!”

“dia.., dia Suho..”

“Suho?Junmyeon? Orang itu! Mati kau Junmyeon!”

“e..eomma..” air mata mengalir dengan derasnya dari kedua manik mata cokelat milik Ra hee, tanpa berbicara apapun ia menangis dipelukan Heechul, sosok Heechul sudah seperti eomma bagi dirinya, karena kedua orang tuanya yang tidak berada dikorea sehingga Heechulah yang menjadi sosok Appa sekaligus ibu dari Ra hee , jadi hal itu sangat wajar jika Heechul murka dan semarah itu pada Suho.

“lalu apa yang kau inginkan Ra hee-ah? Eomma harus melakukan apa untukmu? Eomma yakin kamu bukan perempuan seperti itu kan? Pasti disini kamu yang terkena jebakkan Junmyeon, eomma benar bukan?”

“a..aku tidak tau aku harus bagaimana eomma.., aku takut, aku bingung” jawab Ra hee dengan lirih.

“kau tau? Orang tua Suho itu bukan orang sembarangan, mereka adalah chaebol , kau tau itu berarti apa kan?”

“lalu aku harus bagaimana eomma? Aku tidak mau terjadi apapun pada anakku”

“baiklah, semuanya akan eomma urus, sampai kelahiran anakmu segalanya akan eomma urus, eomma akan menyembunyikanmu dirumah eomma, sampai janin itu lahir kau akan aman. Berapa usia kandunganmu?”

“3 bulan lebih eomma..”

“apakahSuho sudah mengetahuinya?”

ajik(belum), aku belum memberitahukan padanya”

“kalau begitu kita harus memanggil si berengsek itu segera untuk mengetahui apa yang akan ia lakukan, jika hal itu membahayakan dirimu, terpaksa eomma harus mengamankan dirimu disuatu tempat”.

Mereka bergegas pergi menuju sebuah restoran, Heechul menghubungi Suho untuk pergi ketempat tersebut, lalu mereka bertiga duduk berhadapan ditempat yang sama.

***

Suasana canggung melingkupi mereka, tidak ada yang bersedia memulai pembicaraan. Sang wanita hanya menundukkan kepalanya yang menandakkan bahwa ia sedih dan kebingungan harus melakukan apa, sang pria yang tentunya sudah dapat menebak apa yang terjadi hanya pasrah dan menatap sang wanita dengan sendunya. Ia tidak bermaksud sedikitpun untuk melukai hati perempuan yang sangat ia cintai tersebut.

“Junmyeon..”

Hyung, aku sudah tau apa yang akan kau sampaikan, dan aku akan bertanggung jawab untuk Ra hee” jawab Suho dengan cepat.

“apa?!, jadi kau sudah mengetahuinya Junmyeon? Lalu kau tidak bicara apapun padanya dan menganggap semua tidak pernah terjadi lalu kau berlaku biasa padanya! Ya ampun! Bagaimana mungkin kau bisa begini Junmyeon!”

Mianhae..Hyung, aku belum siap untuk mengatakkannya..aku-“

“diam kau! Lelaki macam apa kau! Hanya diam dan tidak mengatakan apapun bahwa kau telah membuat dirinya seperti ini! Bodoh!Dasar bodoh kau”Heechul dengan emosi memukul wajah Suho dan Ra hee yang melihat hal tersebut mencegahnya untuk berbuat lebih jauh.Suho hanya menundukkan kepalanya tanpa berani menatap Heechul yang berada dihadapannya.

“…”

“kenapa kau hanya diam hah! Lalu bagaimana orang tuamu?Apakah mereka sudah tau?Apakah mereka sudah merestuimu bersamanya?”

“belumHyung, aku belum bicara pada mereka.., aku.., aku akan menikahi dengan atau tanpa restu orang tuaku”

“kau gila Junmyeon! Kau mau melakukan apa? Menikah tanpa restu?Sudah kuduga akan seperti ini, lebih baik kau mendapatkan restumu baru kau menikahinya, jika tidak lebih baik kau jangan pernah muncul dihadapan kami lagi, mengerti?” kali ini Heechul mulai tenang dan kembali berbicara pelan pada Suho.

“tidak Hyung, aku tau orang tuaku tidak akan pernah merestui kami berdua, aku tau, butuh waktu lama untuk meyakinkan orang tuaku bahwa orang yang pantas menjadi pendamping hidupku adalah Ra hee, aku tidak perduli, aku akan pergi!” Suho berlari dan menarik Ra hee untuk pergi dan menggendong Ra hee dengan bridal, Ra hee yang bingung hanya bisa menolak Suho yang menariknya untuk pergi.

andwae! Andwae! Jangan bawa aku! Aku tidak mau!” tolak Ra hee, Ra hee hanya bisa memberontak namun tubuhnya yang sedang lemah karena belum memakan apapun malah pingsan.

“Junmyeon!! Yakk berhenti berlari kau! Yaissh, kenapa dia berlari cepat sekali!”Heechul masih berusaha mengejar suho, namun naas ia tertinggal jauh.

“YAKK!KIM JUNMYEON AWAS KAU!” teriak Heechul murka.

***

Suho membawa Ra hee pergi kedalam mobil mewah miliknya, tidak ada waktu lagi ia harus pergi ke pendaftaran pernikahan sekarang juga, ia harus pergi kesana untuk mendaftarkan pernikahannya dengan Ra hee.

Di korea Selatan cukup dengan mendaftarkan pernikahan pada catatan sipil sudah dianggap sah, dan secara agama junmyeon akan menikahi Ra hee menurut agamanya yaitu budha, dalam agamanya juga pernikahan bukanlah sesuatu yang sulit, hanya sebuah cincin giok atau emas lalu akan resmi. Ra hee yang terbangun sangat pucat wajahnya, wajar karena ia belum mengkonsumsi sedikitpun makanan.

“kau sudah bangun? Maaf aku tidak mengatakan segalanya padamu, maaf karena aku melakukan semua ini dengan cara seperti ini, tapi percayalah Ra hee, aku benar – benar mencintaimu dan ingin bersamamu, aku akan bertanggung jawab atas apa yang telah aku lakukan padamu.., kita akan sampai ke kuil dan kita akan menikah disana, kau belum makan? Aku sudah membelikan makanan kesukaanmu tadi, kau harus makan, karena anak kita ada didalam kandunganmu sayang”

Ra hee hanya diam tanpa menjawab Suho, sungguh ini adalah hal terburuk yang pernah ia alami dan saat ini ia bahkan harus menikah, dan entah sejak kapan tubuhnya sudah tidak memakai baju biasa lagi tetapi memakai hanbok yang sangat indah.

“kemana bajuku?” tanya Ra hee dengan suara yang sangat lemah.

“tadi aku meminta tolong seorang pegawai wanita yang berada ditoko untuk memakaikanmu baju tersebut, maaf..” jawab Suho sambil menyetir.

“kita akan kemana?”

“aku akan menikahimu.., aku sudah bilang, aku akan mempertanggung jawabkan semua perbuatanku..” jawab Suho.

“t..tapi…”

“aku mohon, jangan buat hidupku dilingkupi rasa bersalah chagi-ya, aku tidak ingin menelantarkan anakku dan juga dirimu..”

“k..kau mencintaiku kan? Kau menikahiku karena kau juga mencintaiku kan?”

“aku sangat mencintaimu itu tidak perlu kamu ragukan”

“bagaimana dengan orang tuamu?”

“aku tidak perduli, yang sekarang ku perdulikan hanya dirimu dan calon anak kita chagi-ya”.

“tapi bagaimana mungkin kita menikah tanpa orang tua kita tau?”

“kita akan memberitahukan mereka setelah pernikahan kita sah”

“kenapa ?kenapa harus begini? Mengapa orang tuamu dan orang tuaku tau setelah kita resmi menikah?”

“makanlah, aku tau kamu belum makan sedikitpun..” Ra hee menatap Suho yang sedang menyetir, ia bingung, sungguh bingung dengan Suho, bagaimana mungkin mereka menikah dengan cara begini?, perutnya yang kosong tidak dapat mentolelir lagi, akhirnya iapun memakan makanan tersebut.

“jadi benar kamu menyetubuhiku saat aku tidak sadarkan diri? Benar?Mengapa Suhooppa? Mengapa kamu melakukan hal itu padaku?” tanyaRa hee dengan suara bergetar.

HyperSex, kamu mahasiswa psikologi Ra hee-ah, kamu pasti mengerti apa yang kumaksud..” jawab Suho.

“j..jadi semua yang kamu lakukan padaku karena emosi yang memuncak dan tragger dari gangguan itu adalah aku? Benar?” tanyaRa hee dengan tatapan kosong.

“benar, semua yang kamu katakan benar..” tidak sadar mobil tersebut telah sampai di kuil, Suho telah mendapatkan surat pernikahan dan surat tersebut telah ditanda tangani oleh Ra heedan dirinya, yang berarti mereka akan melangsungkan pernikahan secara agama nantinya dikuil.

“a..aku takut.., aku..”

“ssstt, percayalah padaku, semua akan baik – baik saja selama kita berdua bersama..” Suho menggenggam tangan Ra hee dengan lembut, menyalurkan seluruh perasaannya pada Ra hee.

Pernikahan mereka berlangsung dengan sederhana, saksi yang berupa member Kyu-line(changmin dan minho), dan cincin yang Suho ambil dari ibunya, cincin keluarga Kim, cincin emas dengan kepala berlian. Inikah akhir kisah mereka? Apakah dengan sebuah pernikahan semua akan selesai? Tidak, semua ini baru awal, semua ini baru saja dimulai, Kim Junmyeon dan Kim Ra hee.

***

Membeli apartement di daerah yang cukup jauh dari Seoul adalah pilihan Suho yaitu Incheon, Ra hee memilih mengajukkan cuti kuliah hingga anaknya lahir.Suho membeli apartement dengan uang cash yang ia dapatkan dari perusahaan yang menaungi dirinya, sehingga Appanya tidak mengetahui dimana ia menyembunyikan istri dan calon anaknya, namun sepertinya dugaan Suho salah. Sang Appa tau dimana Suho pergi dan tinggal bersama istrinya, alasan mengapa AppaSuho menentang anaknya untuk menikahi wanita selain pilihannya adalah bisnis, tentu saja, AppaSuho tidak memperdulikan status keluarga Ra hee yang bahkan diatasnya, ia tidak memperdulikan hal yang tidak menguntungkan dirinya.

Menurut AppaSuho, relasi bisnisnya lebih penting, ditambah lagi Suho telah dijodohkan dengan seorang anak kolega kerjanya. Tetapi AppaSuho salah, ia salah besar, keluarga Ra hee bukanlah keluarga sembarangan, AppaRa hee adalah seorang Diplomat yang berasal dari Indonesia, seluruh keluarga Ra hee bahkan memiliki jabatan tinggi.

Tetapi

***

4 month after marriage..

Memulai kehidupan rumah tangga memang bukanlah harapan yang diinginkan oleh mereka, Ra hee dan Suho, namun keadaan dan takdir yang membawa diri mereka sampai ke situasi tersebut, Suho bersikap seperti biasa, mereka bahkan semakin terlihat dekat dengan cinta yang mereka milikki. Orang tua Ra hee sudah mengetahui keadaan Ra hee yang menikah dengan Suho dikorea, sayang dikarenakan Appa dan ibu Ra hee yang masih belum mendapat izin untuk cuti mereka tidak bisa mengunjungi Ra hee ke Korea.

Begitupula dengan orang tua Suho mereka sudah mengetahuinya setelah 4 bulan pernikahan mereka berdua, namun AppaSuho menentang keras pernikahan ini dan menganggap pernikahan tersebut tidak sah, sehingga AppaSuho berusaha untuk melakukan sebuah hal gila.

Saat iniSuho disibukkan oleh kegiatan EXO namun dirinya selalu pulang kerumah untuk menemui sang istri dan tentunya sang janin yang kini telah berumur 7 bulan, tinggal menghitung hari menuju kelahiran sang anak namun semua itu harus hancur ketika.

***

Seperti biasa Suho pulang malam hari untuk memastikan tidak ada yang membuntutinya untuk sampai dirumah, sepertinya ia salah.

“aku pulang~” teriak Suho saat sampai di apartement mewah miliknya dan istrinya.

yeobo sudah pulang? Aku sudah menyiapkan air hangat untukmu mandi dan aku memasak makanan kesukaanmu, setelah mandi kita makan bersama ya..” jawab Ra hee sembari melepas mantel sang suami dengan lembut.

arrasseo, bagaimana keadaan hanbyeol? Dia baik kan?” tanya Suho sembari mengelus perut Ra hee yang sudah mulai telihat membesar.

“ baikAppa~ tentu saja hanbyeol baik” jawab Ra hee dengan suara yang nampak seperti anak kecil.

aigooo, anak Appa pintar, jaga eomma saat dirumah eo? MianhaeAppa pulang malam terus.., kalau begitu aku mandi dulu yeobo..”Suho pergi dengan meninggalkan ciuman di bibir Ra hee, lalu ia bergegas mandi.

Ting Tong..

“huh? Siapa yang malam begini bertamu?Apa tetangga sebelah ya?” Ra hee yang mendengar suara bel apartement miliknya bergegas melihat intelkom yang ada untuk melihat siapa yang berada diluar, namun tidak ada siapapun disana.

“aihh, mungkin orang iseng.., lebih baik aku menyiapkan makanan untuk suamiku..”

Ting..Tong

“aissh siapa sih, yasudah aku buka sajalah!” saat Ra hee membuka pintu tidak ada seorangpun disana, saat ia keluar dari pintu apartement miliknya, tiga orang bertubuh besar dan memakai baju hitam membawa Ra hee pergi denga membius Ra hee hingga pingsan.

***

yeobo~ aku sudah selesai mandi~” Suho yang telah selesai mandi keluar menuju dapur untuk makan bersama istrinya, namun ia hanya menemukan makanannya saja berada disana.

“kemana dia?” Suho pergi menuju ruang tamu namun Ra hee tidak berada disana, dan saat dia melihat pintu apartementnya terbuka.

yeobo? Yeobo~ jawab aku~ kamu disini kan?” seakan menepis firasat buruk didalam hatinya, ia terus mencari sang istri, namun semua itu nihil, karena tidak ada jawaban sedikitpun, iapun langsung bergegas mengambil mantel miliknya dan pergi keluar apartemen miliknya lalu menutup pintu serapat mungkin, mencoba menghubungi ponsel milik Ra hee.

“aku mohon.. jawab aku yeobo.. jangan begini..” bergegas dirinya mengelilingi sekitar apartement untuk mencari istrinya, namun tidak ada siapapun disana.

Lelaki itu bergegas menuju mobil miliknya untuk mencari lebih jauh Ra hee sang istri, ia hanya berfikir tempat dimana sang istri biasanya berada, namun. Terdengar dering ponsel miliknya, tertera id call dari seorang yang sangat ia kenal.

Appa calling..

“dimana istriku?” jawab Suho dengan dinginnya.

“dia berada disuatu tempat, cepat pulang kerumah jika kau mau istri dan anakmu selamat”

Appamicheoso!(Appa gila!), dia menantu yang sedang mengandung cucumu Appa!”

“cepat pulang!”

 

Tutt..tuttt..

 

“ARRGGGHHHH!!!” karena kekesalannya Suho berteriak frustasi dan segera mengarahkan mobilnya kerumah orang tuanya.

***

Sesampainya disana, Suho langsung berlari dan sangat emosi, ia berteriak menanyakan keberadaan istrinya pada sang Appa, namun sang Appa hanya bersikap dingin dan tenang dihadapan sang anak.

“apa yang kau inginkan? Katakan!”

“ceraikan anak itu dan menikah dengan orang yang sudah jelas kau tau akan aku jodohkan denganmu..”

“kau sudah menolak yixing, aku terima hal itu, aku sudah mengikhlaskan cintaku dan yixing yang berakhir, namun ini Ra hee, dia adalah wanita yang aku cintai, dia adalah ibu dari anakku, dan dia adalah ibu dari cucumu.., tidak bisakah Appa memberikan kami kesempatan?”

Appa sudah bilang, Appa ingin kau menikah dengan orang yang Appa pilih, atau kau akan kehilangan istrimu”

Appa, kurasa Appa cukup pintar bukan?Atau appa lupa untuk menyelidikki keluarga Ra hee? Aku harus mengatakkan jika Appa melakukan hal itu Appa akan sangat menyesal..”

Appa tidak akan menyesalinya sedikitpun..” jawab AppaSuho dengan wajah dinginnya.

“dia adalah anak seorang DiplomatAppa! Ibunya adalah seorang Diplomat, dan Appanya juga seorang Diplomat, keluarga lainnya bahkan seorang petinggi polisi, apaAppa masih ingin melakukannya? Mau menyingkirkannya?Aku rasa Appa tidak ingin bunuh diri bukan?Appa ingin seluruh investasi luar negri Appa hancur?” Suho mengatakan segalanya dengan wajah sinis pada sang Appa.

“benar, aku memang tidak sebodoh itu untuk tidak menyelidikki latar belakang keluarganya, namun dari semua yang kudapatkan tidak satupun yang mendapat bahwa Appadan eomma dari istrimu adalah Diplomat!!” jawab AppaSuho dengan kerasnya.

Appa, mereka melakukan hal itu karena itu adalah cara untuk melindungi seorang anak Diplomat, jika hal itu tersebar luas maka akan berbahaya..”

“baiklah!! Kau menang kim junmyeon!! Kau bisa bersamanya, tetapi saat ini dia sedang melahirkan dirumah sakit!!”

Mwo?! Ini bukan saat dimelahirkan appa! Dimana rumah sakit tempat ia berada appa?!!”

“Incheon Hospital”

Tanpa menunggu Suho-pun bergegas menuju rumah sakit tempat sang istri melahirkan, kegugupan mendominasi dirinya saat ini, sesampainya dirumah sakit tentu saja ia langsung dengan emosi memukuli bodyguard sang appa, beruntung ada eommanya yang memisahkan dirinya dari orang – orang yang menyebabkan istrinya seperti sekarang. Tidak lupa ia mengabari Heechul yang notabennya adalah orang yang Ra hee anggap sebagai eomma, ia juga mengabari semua kerabat dekatnnya di Kyu-line tidak lupa adik Ra hee yang sudah pasti ikut kerumah sakit bersama Heechul.

eomma.., bagaimana keadaan istriku?” tanya Suho cemas.

“tenanglah nak, istrimu sedang melahirkan, dia kontraksi tadi saat sampai dirumah, lalu eomma menemaninya hingga kesini, berdoalah supaya persalinannya lancar..” eommaSuho memeluk sang anak yang gelisah, Suho memang anak yang bisa dengan gampang mengeluarkan air mata walau ia seorang lelaki, sehingga ia kini menangis karena mengkhawatirkan sang istri setengah mati.

1 jam..

 

2 jam..

 

Belum ada kabar sedikitpun, yang ada hanya teriakan dari sang istri yang terdengar hingga luar, membuat dirinya ingin masuk dan menemani sang istri. Lalu seorang dokter yang masih lengkap memakai baju persalinan keluar.

“disini ada suami dari nyonya Ra hee?” tanya sang dokter.

“s..saya dokter! Ada apa? Ada apa dengan istri saya?!” tanya Suho panik.

“anda silahkan memakai baju steril dan menemani istri anda untuk melahirkan, karena istri anda menginginkan anda untuk menemaninya sejak tadi, dia sudah mencapai pembukaan 7, sebentar lagi anak anda akan lahir, jadi segera memakai baju steril dan temani istri anda..”.

Suho yang mendengar hal tersebut melesat pergi memakai baju yang dikatakan sang dokter dan saat memasuki ruang persalinan, melihat sang istri yang sangat pucat dengan peluh yang muncul dikening indahnya membuat Suho merasa sesak didada.

“y..yeobogwenchana?” tanya Suho dengan mata sendunya pada sang istri.

“s..sakityeobo.. sakit..” jawab Ra hee pelan.

“kamu pasti bisayeobo, ada aku disini..” Suho menggenggam tangan Ra hee, menyalurkan segaka cita dan kekuatan miliknya pada sang istri.

“tapi sakit.., sakit yeobo..ukhhh” ringis Ra hee.

“nyonya kami akan mulai lagi, suami anda ada disini sekarang, percayalah bahwa anda bisa melakukannya, lakukan segala hal yang akan saya katakan pada anda, lakukan sekuat tenaga anda dan jangan sampai keasadaran anda hilang nyonya..” sang dokter kembali melakukan prosedur melahirkan dengan baik.

Lelaki tampan tersebut terus meyakinkan dan menyemangati sang istri untuk bisa melahirkan sang anak dengan baik, memberikan kekuatan, menatap sang istri dengan tatapan cinta miliknya. Sebuah kekuatan kecil yang perlahan menjadi sumber kekuatan besar untuk sang istri melahirkan.

yeobo..kamu bisa yeobo.., aku mencintaimu.., aku mencintaimu dan hanbyeol, aku sangat mencintai kalian..” sementara sang suami terus memberikan semangat, Ra hee bersusah payah untuk melahirkan, hingga akhirnya.

“OEKKK..OEKKK” sang anak lahir.

“anak anda berjenis kelamin perempuan dan sehat, nyonya dan tuan, selamat..” dokter memberikan sang bayi pada suster untuk segera dibersihkan.

yeobo..gomawo sudah menjadi orang yang kucintai, gomawo sudah menjadi takdirku, gomawo sudah menjadi ibu dari anakku, gomawo..” dengan penuh rasa cinta, Suho mengecup kening Ra hee seakan menyalurkan segala perasaannya disana.

nado..gomawo..ye..yeobo..” dengan lemahnya Ra hee menjawab semua perkataan Suho, dan iapun tidak sadarkan diri karena kelelahan.

***

5 years latter..

Eomma!!! Hanbyeol lapar~” teriak seorang anak perempuan manis keluarga kim.

“eihh? Anak eomma lapar?ingineomma masak apa? Ayam?” tanya seorang wanita yang tentunya kim Ra hee.

“yeeeeyyyy ayam~ iyaa eomma, hanbyeol mau ayammmm” jawab anak itu dengan imutnya.

“kenapa ayam lagi? Aku bosan.., tidak ada makanan lain memangnya?” tanya lelaki tampan bernama junmyeon.

yeobo, kamu itu-kan selaluberbeda makanannya.., aku sudah masak daging sapiwagyu kesukaanmu..” jawab Ra hee.

ania, aku heran dengan kalian berdua, kenapa selalu saja memakan ayam setiap hari, apa kalian tidak bosan huh?” tanya Suho yang sedang duduk didepan televisi sembari menuliskan sesuatu dikertas, lirik lagu baru EXO.

“Tidak kita berdua tidak bosan kok!” jawab Ra heedan hanbyeol bersamaan.

“dasar.., ibu dan anak sama saja..”

appa juga, memangnya apa tidak bosan makan daging sapi setiap hari, issh, appa menyebalkan..” cemberut hanbyeol.

“baiklah baiklah, appa mengerti, keluarga kita memang maniak ayam dan sapi.., juga, baby yang berada diperut eommamu ini juga..”

Suho yang duduk disamping Ra hee yang sedang mengikat rambut hanbyeol, kini menyentuh dengan lembut perut Ra hee yang membesar, kini Ra hee kembali hamil, namun kali ini anak yang berada dalam perut Ra hee kembar.Senyuman menghiasi wajah istrinya.

Ting..Tong..

“itu pasti Heechulhalmeoni!!” teriak hanbyeol senang dan tanpa pikir panjang hanbyeol berlari ke arah pintu dan membukanya.

annyeong hanbyeol-ah~” sapa Heechul didepan sana.

“kyaaa~ Pooh~” dengan senangnya hanbyeol melihat hadiah ditangan Heechul, ya, sebuah boneka pooh, hanbyeol sangat menyukainya.

Dengan senyuman yang terus menghiasi kedua insan yang sudah menjalin kasih selama hampir 5 tahun, mereka menyambut Heechul untuk masuk kedalam rumahnya.

hyung, kau datang?” tanya Suho.

“kau bilang orang tuamu akan datang sebentar lagi bukan? Aku tidak bisa lama, aku ingin menyerahkan ini untuk kesehatan janin Ra hee, aku juga ada urusan” Heechul memberikan susu hamil yang ia belikkannya untuk Ra hee.

gomawoeomma~ lagi – lagi aku merepotkan, habis jika aku menyuruh Suho pasti susunya berubah – ubah. Terimakasih juga untuk kado hanbyeol.., tapi jangan terlalu sering memberikan kado ya eomma, nanti akan jadi kebiasaan..”Ra hee mengambil susu pemberian Heechul.

arra.., kalau begitu eomma pulang.., jangan lupa minum susunya.., byeollie~ halmeoni pulang ya? Byebye sayang~” Heechul menggendong hanbyeol menuju pintu, dan mencium pipi tembam milik hanbyeol.

“hati – hati ya halmeoni~” jawab hanbyeol dengan imutnya.

Ne~, Ra hee, junmyeon, nangalkke~(ya, Ra hee, junmyeon, aku pergi~)” lalu Heechul menurunkan hanbyeol dan menutup pintu lalu pergi.

josimhae~ eomma~” Ra hee melambai keluar, lalu ia masuk kembali ke dalam apartementnya.

appa dan eommaku kapan akan datang?” tanya Suho.

“mungkin sebentar lagi..” jawab Ra hee.

Ting..Tong..

“nahh itu mungkin abeonim dan eomonim..” Ra hee yang mendengar suara bel bergegas membukakan bel pintu apartementnya.

“Ra hee-ah apa kabar nak? Kalian baik kan?” sapa appa Suho.

“aku baik abeonim, bagaimana dengan abeonim dan eomonim?” jawab Ra hee sembari membawakan barang yang dibawa mertuanya.

“tidak usah Ra hee-ah, biar kami membawa sendiri, lihat kandunganmu sudah besar begitu, harus lebih hati – hati..” eomma Suho membawa barang yang ia bawa tanpa ingin menantunya terjadi sesuatu.

“ah, neeommonim.., aku hanya ingin membantu..” jawab Ra hee.

“biarSuho saja yang membawakan.., aigoo, appamu itu Suho bukannya membawa barang malah langsung menempeli cucunya..”

“hihi, harabeoji geliiii” appaSuho yang datang langsung mendatangi hanbyeol dan menggelitikki cucunya.

yeobo, aku mau bermain dengan cucuku, letakkan saja barang kita” hanya sebuah tawa yang kini terlihat, sebuah kebahagiaan, canda dan tawa menghiasi wajah mereka.

Suho’s Pov

ya, kini kami sangat bahagia, ayahku telah menerima istriku sebagai menantunya. Ia sangat menyayangi cucunya dan tentunya ia menerima pernikahan kami. Semua ini adalah sebuah takdir yang sangat rumit, tidak, aku bahkan tidak pernah membayangkan bisa mendapatkan takdir seperti ini, tetapi dari semua..yang terpenting adalah kami bahagia, sangat bahagia. Aku melakukan pengobatan pada psikiater untuk mengobati gangguan yang ku alami, ya, hypersex, kalian bertanya gangguan seperti apa hal itu, itu cukup mengganggu, disaat aku mengalaminya, namun, istriku dengan segala kebaikannya menemaniku untuk memusnahkan gangguan itu, terimakasih takdirku, istriku dan keajaibanku, Kim Ra hee.

 

***

 

Sungguh indah pemandangan keluarga tersebut, namun tidak semudah itu, kebahagiaan itu adalah bayaran yang sangat pantas untuk perjuangan mereka..

Sebuah takdir yang tidak terbayangkan..

Sebuah cinta yang juga tidak pernah diduga..

Inilah takdir?

Ya..inilah takdir..

Inilah sebuah takdir..

Yang membawamu pada situasi yang dimulai dengan buruk maupun baik..

Jika kau bisa melewatinya, kebahagiaan tak tertara yang menjadi bayarannya..

 

 

 

*Epilog*

“appa, ini cucumu.., dia kim hanbyeol” suho menatap sang appa yang masih menunjukan wajah datarnya.

“lihatlah.. betapa cantiknya dia, dan dia adalah keturunan keluarga kim, cucumu appa..”

Sang ayah mulai merespon perkataan suho dan melihat hanbyeol yang masih berumur 4 hari.

“dia cucuku? Cucuku kim hanbyeol?” sang appa dengan haru mendekat pada suho.

“ya..dia adalah cucumu..kim hanbyeol, anakku dan Kim Ra hee, orang yang sangat kucintai..”

 

***

 

Percayakah kalian bahwa cinta bisa mengubah segalanya? Bahkan sebuah takdir manusia sekalipun..

Wanita yang kucintai, wanita yang menerimaku apa adanya..

Wanita yang bahkan mengetahui kekuranganku namun ia tetap mencintaiku..

Wanita yang tau bagaimana cara menjadikan lelaki yang ia cintai mengatasi segala hal yang mengganggu pada dirinya..

Ya.., dia adalah keajaiban milikku..

Kim Ra Hee..nae sarang..

-Suho-

-KKEUT- This story Not End but And..

 

Kyaaa~ >.< maaf ya FFnya amburadul bangetttt, author Richfams06 bingung harus kaya gimana lagi, soalnya agak gak sanggup gitu ngebayanginnya XD maaf ya semua~

Author tetep buat Sequelnya..

Ohh ya richfams06 baru buat blog loh, nih linknya..

 

Tapi author tetep posting pertama kali di sini jadi, disini perdananya~

Di blog buat re-share~

Cuap cuap dikit, sebenernya richfams gak masalah kalau komentar FFnya Cuma 1 orang, tapi buat author, komentar itu adalah sebuah penghargaan, baik itu baik maupun buruk..

Penghargaan itu penting untuk membuat richfams yang udah semangat buatin FF jadi makin semangat~ soalnya aku tipe yang moody~ Cuma buat FF kalau ada ide, kalau gak ada yang gak nulis..

Sebenernya richfams udah jadi author dari tahun 2009 tapi ya gitu deh, namanya juga pake mood, hiatus bisa ratusan tahun sendiri, tapi kalau buat sekarang bikinnya Cuma FF one shoot dan two shoot aja XD wkwk udah ah cuapnya~

Give me youre comment, so I can take ur stregth~ keep reading~

Sarangeekkkk

#Richfams06

5 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Our’s Destiny [SEQUEL DESTINY OF LOVE]”

  1. ceritanya keren say walaupun sedikit terburu buru but it’s not bad semangat terus bikin epepnya ya chingu thanks udah bikin epep yang bisa gua baca buat ngisi waktu luang 🙂

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s