Rendezvous Again [ Chapter 1 ] – Story By Christy Wu

ck

Cast

Genre : Fantasy, Crime, Romance | Rating : G | Lenght : Chapter

Story By Christy Wu

Pemuda berparas tampan itu tampak duduk tenang dalam ruangannya yang penuh dengan mayat berceceran. Ditangan, kemeja serata diwajah rupawan bak replika dewa yunani itu masih terdapat bercak darah yang mengering yang ia biarkan tanpa niat untuk dibersihkan. Bibir segarisnya tampak menyeringai saat rungunya mendengar kegaduhan yang berhasil membawa sosok pemuda yang parasnya tak kalah tampan berdiri dihadapanhya dengan tatapan mata nyalang memandang anggota tim terbaiknya yang sudah tak bernyawa dengan tembakan dikepala dan beberapa kepalanya hampir putus tertebas samurai.

“ Brengsek apa yang kau lakukan pada anggota divisiku “ bentak pemuda itu – Kai – .

Sehun hanya tertawa tanpa dosa saat menatap sepupunya yang siap untuk meledak dan memukulnya bertubi – tubi. Sehun berjalan dengan elegan menjauh dari kursi kebesannya yang nyaman, ia menjilan darah yang mengering disudut bibirnya sambil bersedekap dada bersadar pada pinggiran meja menegaskan arogansinya sebagai sang penguasa.

“ Hanya hukuman kecil karena sudah melanggar perintah dariku “ ucapnya penuh arogansi dengan dagu terangkat seakan dia tak terkalahkan.

“ Mereka sudah menuruti perintahmu bajingan, mereka sudah membunuh semua anggota keluarga rival bisnismu, lalu apa yang salah “ bentak Kai merasa frustasi dengan sepupunya yang sudah seperti iblis tak punya hati. Bukan seperti tapi mungkin sudah menjelma menjadi iblis sebenarnya.

“ Mereka melewatkan satu nyawa yang akan berdampak besar untukku dikemudian hari jika dibiarkan, mereka melewatkan untuk membunuh bayi yang disembunyikan didalam lemari “ ujar Sehun. Kai merasa geram lalu mencengkram kerah kemeja saudanya itu penuh tatapan ingin membunuh. Apa lagi Sehun malah menampakkan seriangai yang menyebalkan untuknya.

“ Itu bukan kesalah mereka bajingan, mana mereka tahu kalau ada bayi dalam rumah itu. Bukankah menurut info yang kau berikan keluarga Tuan Jo tidak punya anak kecil. “

“ tapi setidaknya anggota divisi yang kau banggakan itu bisa melaksanakan tugasnya lebih rapi tanpa informasi yang kuberikan. Mereka bisa menyelidiki ulang keluarga itu sebelum menelan informasi itu bulat – bulat. “ keras kepala. egois, suka memerintah dan tak terbantahkan adalah kata yang cocok untuk mendescripsikan seorang Sehun Rouler. Tangan yang penuh darah itu menarik cengkraman tangan Kai pada kemejanya dan menghempaskannya kasar. Membuat tubuh proposional lelaki berkulit eksotik itu sedikit terhuyun.

“ Lalu kau apakan bayi itu ?“ tanya Kai ragu dengan mata nanar menatap satu mayat yang ia kenal akrab akan menikah minggu ini dengan wanita pujaannya. Rasa bersalah itu muncul kembali, kembali ia merasa berdosa telah menghilangkan nyawa orang kesekian kalinya akibat ulah Sehun.

“ Tentu aku membunuhnya sendiri dengan tanganku, aku memastikan sendiri kalau bayi itu sudah mati tertebas samurai yang juga aku gunakan untuk membunuh beberapa anggota divisimu “ ujarnya tenang berjalan kearah wastafel membersihkan darah ditangan dan diwajahnya.

“ Apa kau benar – benar tak punya hati. Kenapa kau tega membunuh bayi yang tidak berdosa “ tanya Kai, namun Sehun malah terkekeh seakan pertanyaan itu hanya sebuah lelucon tak berarti. Mungkin Kai lupa kalau yang dihadapannya ini bukanlah lagi seorang manusia yang punya hati nurani.

“ Aku saja tega membunuh bayiku sendiri bersamaan dengan wanita yang mengandunya dengan tanganku. Apa lagi melenyapkan satu nyawa yang tidak ada hubungan darah denganku terasa sangat ringan seperti kapas “ ujarnya yang hanya ditatap Kai nanar. Perasaan bersalahnya semakin mendalam kala sehun mengungkit lagi perihal gadis bernama Nara. Gadis bersurai cokelat sahabat Kai dari Jerman. entah sebuah takdir macam apa yang mempertemukannya dengan Sehun hingga membuatnya jatuh cinta setengah mati pada pria berkulit porselen namun malah harus berakhir tragis Sehun juga akhirnya.

Sehun berdiri didepan Kai, menatap pemuda itu dengan manik mata gelap yang siap menenggelamkan siapapun didalamnya dalam pesona iblis yang memikat. “ Kau tahu aku sangat benci kesalahan sekecil apapun dalam setiap perintah yang kuturunkan. Kali ini aku hanya membunuh 30 orang terbaik dari divisi investigasimu. Jika kau melakukan kesalahan lagi “ Sehun mencondongkan diri dan berbisik tepat ditelinga Kai. “ Tidak hanya divisimu, bahkan keluarganya akan ku habisi “ Kai langsung menolehkan kepalanya cepat, bertepatan dengan Sehun yang melemparkan senyuman malaikat kematian mengakhiri pertemuan mereka hari itu. Meninggalakan Kai yang terduduk frustasi ditengah mayat rekan – rekannya.

o0o

in Krystal Eyes

Pelangi itu indah, ia selalu datang setelah hujan turun. Warnanya begitu cantik membuat sedikit warna dalam hidupku yang hampa. Kadang aku seperti orang gila yang selalu duduk dibawah hujan menanti pelangi mucul atau aku akan terlihat semakin seperti orang gila yang akan tersenyum hanya karena pelangi. Bagi semua orang tujuh warna yang tertoreh dilangit itu tidaklah istimewa. Namun bagiku munculnya pelangi itu punya makna tersendiri.

“ Sayang kau hujan – hujan lagi “ suara lembut itu menyentuh indra pendengaranku. Mommy sudah berdiri dengan handuk hangat ditangannya. Padahal dia sendiri tahu kalau handuk itu tidak akan ada gunanya. Aku tidak merasakan dingin sama sekali karena aku jelas bukan manusia. Aku Vampire sama sepertinya.

“ Apa Daddy sudah pulang “ enggan menanggapi kicauannya yang tadi, aku membelokkan pembicaraan.

“ Belum, mungkin sedikit terlambat “ Mom tahu aku sudah bosan dengan pertanyaan itu, sehingga ia mengalah dan menyelimuti tubuhku yang basah kuyup dengan handuk.

“ Aku ingin membantu Daddy bekerja “ ujarku sambil menatap mata merah Mom yang berkilau cantik.

“ Tidak perlu sayang, Daddy masih sanggup menghandle semua pekerjaannya sendiri “ jawab Mom.

“ Tapi aku bosan dirumah terus “ Jawabku dengan wajah tertekuk. “ Aku ingin seperti Hanna yang bisa kuliah dan berkeliaran diluar sana. Aku juga ingin membaur dengan manusia Mommy “ rengenkku mencoba mencari sekutu untuk membujuk Daddy.

“ Kita sudah membicarakan hal ini sebelumnya sayang, belum saatnya kau berkeliaran diluar sana “ aku tidak tahu Mommy ini vampire sungguhan atau tidak tapi Mom benar – benar tidak mempunyai aura Vampire sama sekali. Ia selalu menghadapiku yang keras kepala dengan tutur kata yang lemah lembut cenderung mengalah. Bukankah sikap Vampire itu seharusnya egois, selalu mudah tersulut amarah dan selalu berwajah datar dan dingin.

Mungkin wajah datar dan dingin lebih cocok untuk Daddy yang terlihat Bossy tapi sikapnya yang selalu memerintah itu tak pernah berlaku padaku. Jelas aku anaknya, sifat keras kepalanya juga mengalir dalam tubuhku. Dibalik itu semua Daddy adalah sosok ayah yang bijaksana dan sangat menyayangi Mom, dari caranya menatap Mom aku bisa merasakan rasa cintanya itu yang tak lekang oleh waktu.

“ Aku tidak akan menghisap darah mereka sampai kering. Percayalah aku bisa mengendalikan nafsu membunuhku “ tatapan Mommy terlihat sayu seperti ada kesedihan disana. Tidak, apa kata – kataku ada yang melukai perasaan Mom.

“ Mom “ aku menggenggam tangan Mom yang sedingin bongkahan es batu hingga senyum samar terpatri diwajahnya yang cantik.

“ Dunia luar sangat berbahaya Krystal, bukan kita yang akan membahayakan mereka tapi merekalah yang berbahaya karena sifat tamak iblis telah meracuni sebagian dari manusia yang hidup saat ini. Mom hanya khawatir padamu “ ungkap Mommy dengan mata mulai berkaca – kaca. Sungguh aku selalu merasa bersalah tiap melihat Mommy seperti ini.

Aku mencoba tersenyum walau hanya terlihat samar, kupeluk Mommy sambil memejamkan mata. “ Aku sudah dewasa Mom, walau aku tidak tahu pasti definisi dewasa dalam bangsa kita umur berapa spesifiknya tapi aku ingin berdiri dengan kakiku menantang dunia luar. Bukan hanya terkurung dalam kastil mewah ini “ Mom tidak menjawab namun ia terus mengusap rambut cokelatku yang basah. Aku tak bisa membaca fikiran Mom. Mungkin hanya Chanyeol yang punya kemampuan langka seperti itu. Sedangkan kekuatanku adalah pertahan diri sangat bertarung, bisa dibilang akulah perisai untuk mereka. Aku bisa menangkis berbagai macam kekuatan dan membentuk benteng untuk melindungi yang lain saat bertarung. Lebih menguntungkan dimedan perang namun tidak menguntungkan dikehidupan sehari – hari.

Tapi sekali lagi Mommy tidak menjawah, ia malah mempererat pelukannya lalu mengecup keningku lembut. “ Masuklah, Mom akan menyiapkan air hangat untukmu “ setelah itu Mom pergi meninggalkanku sendiri ditaman. Menyisakan kesunyian bersama aroma khas hujan yang semerbak. Aku terus mengamati Mom yang menghilang dibalik pintu kaca yang menghubungkan dengan rumah inti. Kembali kuhela nafas seakan aku benar – benar manusia yang membutuhkan oksigen untuk bernafas. mungkin aku akan terjebak dalam kastil ini selamanya atau mungkin tidak.

o0o

Langkahnya terseok memasuki sebuah rumah kayu yang berada ditempat terpencil. Rumah yang berdiri ditengah padang bunga dan beberapa pohon apple yang yang berada dibagian belakang dan depan rumah. Kai membuka pintu kayu yang kondisinya masih sangat baik walau sudah berselang tiga tahun rumah itu tak berpenghuni lagi. Semerbak aroma mawar menggelitik indra penciumannya walau si pemilik aroma itu sudah tak ada lagi didunia. Perabotan, semua baju dan pernak – pernik bayi masih terpajang rapi disana sebagai pengingat untuk Kai kalau Nara pernah hidup dan tinggal disana menanti kelahiran buah cinta yang sama sekali tidak diharapkan oleh si iblis.

Netra coklatnya beralih pada box bayi yang memanggil – manggil didalam kamar, memaksa otaknya untuk memutar kenangan saat pertama kali melihat tubuh nungil nan cantik yang tertidur damai disana saat baru beberapa jam dilahirkan. Hingga percakan terakhir yang ia lakukan dengan Nara kala itu berputar bagai roll film rusak yang menyesakkan dadanya.

Flashback On

“ Kau melahirkan bayi yang cantik Nara “ ungkap Kai tulus sambil mengayun bayi mungil didalam box dengan mata berbinar. Disampingnya Nara bersandar pada tempat tidur masih terlihat lemah dan pucat setelah melahirkan. Memperjuangkan bayi yang sama sekali tidak diharapkan oleh sang ayah. Sungguh bagi Kai, Nara adalah satu dari sekian perempuan tegar yang ia kenal.

“ Iya, dia memiliki garis wajah mirip ayahnya, Sehun “ tatapan mata Kai berubah sedih, sekilas menatap prihatin pada Nara. Namun gadis itu tetap memberikan sebuah senyuman tulus semakin membuat Kai semakin sesak untuk bernafas.

“ Tapi Sehun tidak pernah menginginkan kalian. Maksudku sebelum dia sadar kalau telah jatuh cinta padamu dan kau telah mengandung anaknya “

“ Tidak ada yang salah dengan cinta Kai “ sanggah Nara. Keras kepala dan bebal adalah salah satu dari sekian banyak sifat Nara yang Kai benci. Mungkin Sehun dan Nara memang cocok dalam hal keras kepala.

“ Memang tidak Nara tapi lain ceritanya jika kau menarik Sehun masuk dalam kisah cinta itu. Kau mencintai seorang iblis bukan manusia “ debat Kai mencoba membuka fikiran perempuan yang tak lain adalah sahabat karibnya itu.

“ Dia manusia Kai, buktinya kau masih menggambarkan dengan kiasan ‘ seorang ’ “ Kai mengusap rambutnya hingga berantakan tak habis fikir Nara bisa menyerangnya dengan permainan kata yang ia lontarkan.

Kai berjongkok disisi tempat tidur dengan wajah serius “ Nara kumohon dengarkanlah aku. Pergilah dari Korea, menetaplah di Jerman aku akan membiayai kehidupan kalian disana. Kalian harus segera berlindung sebelum Sehun menemukan kalian. Bahkan aku tidak bisa membayangkan apa yang akan dia perbuat “

“ Dia tidak akan melakukan apapun padaku ataupun pada darah dagingnya sendiri “ tolak Nara seperti biasa. Tak henti Kai mengumpat dengan mengabsen seluruh nama hewan dalam hati menghadapi sahabatnya yang keras kepala.

“ Kau tak mengenal Sehun “ geram Kai hampir membentak. Kilatan cahaya dan suara petir yang bersahutan diluar seakan menjadi latar musik perdebatan mereka.

Mata Nara mendadak sayu “ Aku memang tak mengenal Sehun lama Kai, tapi aku bisa merasakan cinta dan kehangatan dimatanya, tiap sentuhan, ciumannya semua kata yang terucap dari bibirnya tiap kami bercinta. Aku merasakan kalau itu tulus. Jangan pernah menilainya buruk, Sehun tak mungkin tega membunuh darah dagingnya sendiri “

Flashback Off

Akhirnya ucapan Nara hanya menjadi sebuah angin lalu. Iblis selamanya akan menjadi iblis yang tak tersentuh oleh rasa yang bernama cinta. Sehun hanyalah seonggok bongkahan es abadi yang tak akan mencair sekuat apapun kau memberinya kehangatan. Hatinya sudah terlanjur beku tenggelam dalam dendam dan ambisi yang memperkokoh pilar ketamakan dalam dirinya. Mengahancurkan sisi manusiawi yang seharusnya dimiliki oleh setiap manusia.Rumah kayu itu seakan menertawakan keputusan Kai kala itu yang mempercayai kata – kata Nara. Pada akhirnya nyawa Nara harus lenyap ditangan pria yang ia cintai.

o0o

“ Menunggu hujan lagi “ Chanyeol. Mudah mengenali suara bass khas miliknya.

“ Memang apa yang bisa kulakukan selain menunggu hujan dan munculnya pelangi “ balas Krystal malas. Moodnya sudah benar – benar pada titik jenuh.

“ Bibi Jesy mengkhawatirkanmu yang mogok makan “ balasnya. Krystal terdiam agak lama. Matanya menatap kosong kelangit dengan fikiran yang melayang jauh, lebih jauh dari tempatnya kini berbijak.

“ Aku tidak sedang ingin dibujuk, pergilah jika yang ingin kau katakan hanya untuk menggugurkan keinginanku keluar dari tempat ini “ usir Krystal. Chanyeol sedikit tersinggung dengan pengusiran itu walau semua sudah bisa ia bayangkan sebelum bertatapan langsung dengan Krystal.

Chanyeol menarik nafas panjang“ Menurutlah pada perintah orang tuamu Krys, mereka hanya khawatir pada keselamatanmu. Jangan berbuat sesuka hatimu sendiri “

“ Konyol sekali, seandainya aku berbuat sesuka hati tanpa memikirkan baik dan buruk. Aku sudah menjebol dinding beton yang membuatku terkurung disini tanpa susah – susah meminta izin. Ya ampun selamanya emosi dan perilakuku harus diplot dalam sebuah alur. Aku bonekanya “ ujar Krystal pelan syarat akan amarah yang ia tekan dalam dirinya. “ Hidupku seperti palsu, aku merasa keberadaanku didunia seperti tidak nyata, jejak kehidupanku menjadi kabur terlalu lama disini. Aku hidup tanpa riwayat dibelakangku. Aku juga ingin mendapat pengakuan dari orang luar sana. Aku ingin punya jejak kehidupan yang bisa kukenang dan dikenang oleh orang lain “

Chanyeol mendesah sekali lagi. “ Bagaimana caranya membuatmu mengerti “

“ Befikirlah dengan otak brilianmu tentang bagaimana membuat ibuku mengerti maksud permintaanku “

“ Mengapa kau seakan marah padaku ? jalanilah apa yang kau terima saat ini. Kesepian dan kesendirian membuat manusia sangat mandiri dan soliter. Mudah marah bila terusik, mudah menghancurkan bila terancam, mudah musnah jika gegabah. Kau belum mengetahui jelas seluk beluk manusia” Chanyeol mulai mendebat. Kemarahannya mudah terpancing.

“ Siapa yang marah padamu ? aku hanya muak. Mengapa semua orang mengatur hidupku ? apa aku tidak boleh mamahami sendiri bagaimana kehidupan manusia ?. aku dilahirkan tapi tidak memiliki kehidupanku sendiri. seharusnyua aku menyerah dan mati saja sejak dulu “

” Jangan menyalahkan siapapun. Terimalah, ini yang harus kau hadapi dikehidupanmu “ Chanyeol berkata dengan suara yang amat tajam.

“ Mudah kau berkata seperti itu, kau tidak tahu apa yang kurasakan. Kau tidak pernah tahu rasanya terkurung seperti burung dalam sangkar emas. Kau tidak akan pernah tahu bagaimana masa lalumu menghilang begitu saja “

Chanyeol menunjuk wajah Krystal, emosinya sudah mencapai ubun – ubun. “ kau tidak tahu apa yang kau bicarakan. Jangan sekali membandingkan kehidupanmu dengan kehidupanku. Kau belum memahami betul apa yang terjadi “

“ Lalu kenapa kau mendebatku ? kalau aku terlalu bodoh untuk mengerti apa yang kalian ajarkan dan kalian maksud. Biarkan aku mempelajarinya sendiri. Pengetahuan tidak hanya berasal dari apa saja yang kita baca namun juga apa yang kita alami. Sekarang siapa sebenarnya yang egois ? “

Chanyeol menarik nafas dalam lalu menyandarkan punggungnya kekursi. “ Maaf. Tidak seharusnya kau berbicara seperti itu “ ujarnya pelan. Krystal tidak menjawab, lantas ia berdiri berjalan memasuki rumah dengan emosi yang masih berkilat dimata semerah rubynya. Ia membuka pintu dan menutupnya dengan dentuman yang memecahkan keheningan, menyisakan puing – puing kaca yang berserakan akibat ulahnya. Hatinya terasa pedih.

“ Hidup seperti apa yang coba mereka tunjukkan padaku ? tidak bolehkan aku punya seseorang atau suatu tempat dimana aku bisa pulang dan mengenang semua yang telah kulalui sebagai bentuk bukti nyata kalau aku ini hidup. “ gerutu Krystal menaiki puluhan anak tangga melingkar yang mengantarkan pada kamar nuansa eropa miliknya. Ia lelah dan muak. Sungguh ingin berteriak sekeras – kerasnya dan melempar apapun sejauh – jauhnya. Serasa ingin memukul gunung hingga terbelah menjadi dua. Krystal ingin memberontak.

o0o

Malam kian semakin larut namun Seoul adalah kota yang tidak pernah tidur. Selalu ada kehidupan disetiap titik kota ini disaat yang lain sedang menjelajah dunia mimpi, disaat yang terjaga mengasah asa dan cita – cita atau hanya mencari sebuah pelarian dari kehidupan yang keras. Angin membawa aroma hujan yang menari menemani malam dingin tanpa bintang membuat langit merindu pada hiasan cantik bintang dan bulan yang selalu bertengger cantik pada kuasanya yang gagah diangkasa.

Hanna berjalan dengan kaki jenjangnya menyusuri jalan menuju apartemen tempat ia tinggal. Andai saja semua orang tahu jumlah uang dalam deposit bank miliknya sudah lebih dari cukup untuk membeli ratusan mobil dan tinggal didalam Mansion megah bak Cinderella. Namun kini dia sedang menjadi seorang Park Hanna gadis yatim – piatu berusia 22 tahun yang merantau dikota besar untuk kuliah dibidang desain. Hidup sederhana tinggal diapartemen dengan biaya sewa murah dan kerja part-time diberbagai tempat untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari. Bukan sebagai Hanna Vandersmith putri dari kerajaan Vampire Swedia dengan kekayaan yang menumpuk – numpuk hingga tidak akan pernah habis dimakan zaman, usia hampir menginjak dua abad namun wajah masih sangat belia diusianya.

Menjalani jati diri yang berbeda sudah dilakukan Hanna hampir satu abad dalam hidupnya. Berpindah dari satu negara kenegara lain dari satu benua kebenuanya lainnya, dari satu kota kekota lainnya. Semua ia lakukan untuk mengisi waktunya yang tak terbatas itu untuk mencari sebuah pengalaman hidup dan tentu saja merasakan perkembangan Zaman tiap masanya.

Tangan pucatnya membetulkan Syal merah maroon yang hampir saja merosot dari leher walau udara dingin yang diciptakan alam ini sama sekali tidak terasa. Tubuhnya memang sejak lahir sudah beku dan dingin tanpa ada aliran darah didalamnya. Tentu Hanna adalah vampire. Orang tuanya adalah vampire darah murni dan kakaknya adalah salah satu dari vampir rupawan lainnya.

“ Hai manis mau pulang “ Empat pria muncul dari pojokan yang Hanna tuju, berpakaian terlalu santai untuk kategori pekerja yang baru pulang kerja, tapi terlalu lusuh sebagai turis. Ketika mereka mendekat, Hanna menyadari umur mereka tidak terlalu jauh darinya, maksudnya usia manusia yang ia gunakan. Mereka bercanda sambil berteriak-teriak, tertawa liar dan saling menonjok lengan.

Hanna bergegas menyingkir sejauh mungkin, memberi jarak pada mereka, berjalan cepat, sambil menoleh ke arah mereka. “ Ck sampah masyarakat “ decaknya.

“ Mau kami antar atau ikut bersenang – senang dengan kami saja dulu disini “ panggil salah satu dari mereka saat berpapasan, dan ia pasti berbicara dengan Hanna, mengingat tak ada orang lain di sekitarnya. Hanna pun memandang mereka dengan tatapan dingin khas miliknya. Lalu mengabaikan dengan terus berjalan membenarkan lagi letak syalnya yang merosot.

“Hei, tunggu!” salah satu memanggil lagi, tapi Hanna terus berjalan acuh dan berbelok sambil menahan nafas, menekan gejolak dalam dirinya untuk mencabik manusia – manusia tak berguna itu. Masih ia dengar mereka tertawa tergelak-gelak di belakang. Seharusnya menghabisi tiga manusia tidak susah juga dan menghisap darahnya sampai kering terasa menggiurkan membuat air liur mengalir deras dimulut. Tapi darah orang yang mabuk tidak enak, darah mereka pahit dan itu akan membuat kulitnya kusam. Bahkan vampire – pun pilih – pilih makanan. Seharusnya keadaan itu tidak berlaku untuknya tapi yang jelas Hanna sedang tidak ingin minum darah orang mabuk sekarang.

Langit masih terlihat menggelap, dan ketika menoleh untuk memandang awan yang semakin mengancam. Hanna terkejut saat salah satu dari pria mabuk itu menarik Syalnya hingga lepas dan buku yang ia bawa berhamburan kejalan.

“ Kau sombong juga ya “ ucap orang itu mengelus pipi Hanna yang dingin. Lalu terkesiap.

“ Kurasa ada yang butuh kehangatan disini “ setringai yang begitu Hanna benci muncul. Kuku – kuku tajam sudah keluar dari tangannya bersiap merobek mulut kotor dan tangan yang sudah lancang menyentuhnya. Belum sempat pikiran liarnya terealisasi ia sudah mendapati tubuh pria itu terpelanting kebelakang. Kepalanya membentur pinggir trotoar, membuat darah mengucur deras disana dan orang itu taksadarkan diri.

Disusul dengan erangan tiga pria lainnya dan bunyi pecahan botol soju yang menghantam kelapa salah satu dari tiga sampah yang masih sadar. Semua berjalan begitu cepat. Namun bagi Hanna itu seperti slow motion yang begitu menakjubkan hingga sanggup membuatnya tak berkedip. Walau kategori menakjubkan itu hanya ada dalam definisi Hanna.

“ Pergilah sebelum aku menghabisi kalian, dan bawa teman kalian yang tidak sadar itu pergi dari sini “ desis suara bariton itu, membuat mereka dengan terseok – seok menyingkir. Tak berani lagi menoleh kebelakang sama sekali.

“ Kau tidak apa – apa ? “ Hanna mengerjapkan mata, tiba – tiba pemuda itu sudah ada didepannya memungut buku – buku yang terjatuh. Hal pertama yang menarik perhatian Hanna adalah aroma kayu manis dari pemuda itu yang begitu klasik menggelitik penciumannya. Aromanya terasa manis seperti darah, membuatnya ingin mencicipi.

“ Nona kau baik – baik saja “ tanya pemuda bersetelan formal itu sopan. Hampir saja Hanna kehilangan kewarasannya hanya karena aroma tubuh pemuda ini yang tak umum. Aneh.

Hanna berdiri begitu saja lalu menerima buku yang sudah dipungut pemuda itu tadi “ Terima kasih “ ucap Hanna kaku, bukan gayanya sama sekali.

“ Tidak masalah, bahaya pulang sendiri malam – malam. Bukan bermaksud buruk tapi dimana tempat tinggalmu ? jika tidak keberatan aku akan mengantar atau memanggilkanmu taxi “ Hanna menggosok lengannya yang tak dingin, lidahnya terasa kelu saat ingin menjawab. Matanya terlalu tenggelam dalam sorot tajam berwarna gelap didepannya.

“ Tidak usah apartemenku sudah dekat, disana sebelah taman “ jemarinya menunjung gedung disebelah taman. Pemuda itu mengangguk lalu berjalan kebelakang Hanna. Kembali Hanna memejamkan mata menikmati aroma menggiurkan dari pemuda itu. Tanpa sadar ia menggigit bibir bawahnya menahan diri untuk tidak menancapkan taring diceruk leher pemuda baik hati itu. Kenapa tiba – tiba kontrol tubuhnya menjadi payah begini.

Sesuatu yang lembut melingkar dilehernya, dengan aroma Kayu manis yang semakin melingkupi hampir membuat Hanna gila. Aura hangat tiba – tiba bergelenyar disekitar saat tangan itu merapikan rambut panjangnya hingga menutupi Syal merah maroon yang baru saja pemuda itu pasangkan. Rasa hangat yang tidak pernah Hanna rasakan sebelumnya sebagai Vampire merayap keseluruh tubuh, membuat wajah pucatnya terasa terbakar dan perutnya tergelitik. Bukan menyiksa lebih dari kata menenangkan yang Hanna tangkap.

“ Syalmu terjatuh maaf sudah lancang memakaikannya “ alunan suara pemuda itu membuat Hanna sadar dari monolognya sendiri.

“ Terima kasih “ namun hanya kata itu yang [ lagi ] keluar dari bibirnya.

“ Sama – sama kalau begitu lekaslah pulang. Diluar sangat berbahaya “ pemuda itu membukukkan badan lalu berbalik berniat menyebrang jalan tempatnya menepikan mobil.

“ Tunggu “ pemuda itu berhenti memandang Hanna dengan dahi berkerut bingung.

“ Namaku Hanna, siapa namamu ? mungkin jika kita bertemu lagi. Aku akan mentraktirmu minum kopi sebagai ucapan terima kasih “

Pemuda itu tersenyum, senyum yang sangat manis membuat Hanna tak sanggup berpaling “ Namaku Kai. Kuharap kita bisa bertemu lagi untuk minum kopi “

o0o

Topi fendora krem bertengger manis diatas mahkota koceklatannya yang tergerai panjang, berkilau cantik ditimpa mentari. Dress berwarna pink pastel melekat sempurna ditubuh semampainya, dengan stileto berwarna senada begitu sempurna membingkai keindahan lengkukan tubuh. Apa yang Krystal kenakan tidaklah berlebihan namun kecantikannya yang tidak bisa dianggap normal menarik perhatian semua orang untuk terus menatapnya tanpa berkedip.

Dengan santai ia berjalan mengabaikan tatapan kagum semua orang. Pada akhirnya Krystal memutuskan memberontak dengan diam – diam keluar dari rumah. Jangan ditanya bagaimana caranya. Krystal adalah seorang vampire tentu saja ia keluar dengan cara tidak umum seperti manusia normal lainnya. Sejak tadi ia terus berjalan tanpa tahu arah tujuan kemana. Ia hanya menikmati waktu bebasnya dengan mengamati semua kegiatan manusia yang terlihat sibuk dipagi hari. Pelajar berangkat sekolah, ibu – ibu kepasar, pengantar susu, ibu – ibu mengantar anaknya sekolah itu sangat menyenangkan untuknya. Matahari bersinar hangat, membuat kulit putih pucatnya begitu menonjol diatara kerumunan orang yang berlalu lalang.

Ia teringat tempat yang sangat ingin dikunjunginya sejak lama. Krystal berinisiatif bertanya pada seseorang untuk sampai ketempat itu. Namun ia lebih dulu mencari informan yang sekiranya dapat mengerti apa yang ia katakan. Bahasa koreanya lancar hanya saja logat British – nya begitu kental ia hanya takut orang – orang tidak mengerti apa yang ia katakan.

Selama di Mansion semua orang selalu menggunakan bahasa Inggris saat berinteraksi. Mungkin beberapa kesempatan Mommy dan Hanna akan mengajaknya berbicara Bahasa Korea atau Daddy – nya akan menggunakan Bahasa China dan beberapa bahasa lainnya. Setelah celingak – celinguk mencari akhirnya ia menemui seseorang yang ia anggap dapat faham dengan logatnya.

Krystal berjalan kearah seorang pria dengan setelan jas hitam berkemeja putih dengan dasi abu – abu dan tatanan rambut rapi yang baru saja keluar dari sebuah cafe dekat tempatnya berdiri. Dilihat dari penampilannya jelas orang itu pasti seorang pekerja kantoran atau setidaknya orang terpelajar.

Orang itu tampak akan menyeberang jalan sebelum Krystal mencegatnya.

“ Exusme, can i ask you something ? “ lantas orang itu berbalik, wajahnya mendadak pucat pasi mengamati wajah Krystal tanpa berkedip seperti melihat hantu disiang bolong. Krystal yang bingung langsung memeriksa wajahnya, menyentuh bibir memastikan taringnya tidak keluar sehingga menakuti orang dihadapannya. Namun nihil wajahnya normal – normal saja, setidaknya normal yang dimaksud taringnya tidak mengintip dibalik bibir ranum itu.

“ Mr are you okay ? “ tanya Krystal memastikan sedikit mengguncang bahu orang itu. Kemudian orang itu mengerjap dengan netra yang terus mengamati Krystal dari atas sampai bawah dan kembali lagi keatas. Memeriksa tiap jengkal dengan matanya kalau wanita dihadapannya ini nyata. Krystal memandang orang itu bingung. Hingga bibir orang itu seperti menggumamkan sesuatu yang begitu sulit untuk lolos dari tenggorokannya.

“ Na. . .nara “

o0o

TBC

Ini apa ??? ff baru lagi ??? LGnya dikemanain ???

Tenang gag dikemana – manain kok cuman masih dalam masa pengerjaan. gag tau kenapa nih tangan pengen ngetik ff ini muluk. LGnya ditinggal *ditimpuk reader.

Maaf kalo ff absurd ini mengecewakan. maklum mood lagi kayak roler coaster heheh

Salam Sayang Christy Wu

XOXO

36 tanggapan untuk “Rendezvous Again [ Chapter 1 ] – Story By Christy Wu”

  1. halloo..author, boleh nyapa kan hihihii..
    aku baru pertama baca ff author, sbnernya aku uda tau lama ini ff.. soalnya sering muncul di email aku lewat exofanficindonesia, tp awalnya aku diemin dulu.. trs lama” penasaran & buka nii ff di chap 5, aku liat castnya sehun..ugh aku tertarikk nih trs aku nyoba baca chap 1 hehe..& tadaaaaaaa akuu sukaaaa..
    disinii sehun kejam bgt eoh, sadiss..bener kata kaii diamahh uda jadi ibliss bukan manusia lagii..ehh,thor mo nanya tp sbnernya sehun itu aslii manusia kan disini..???
    aku ijin baca chap slnjutnyaaa yaa thorr..makasiiii

  2. Bukan maksud apa” tapi itu debat antara author ff ini sama author sehunbee please lah jangan di lakukan di kolom komentar.kesannya kayak gimana gitu.kan juga gak enak sih sama reader yang lain.
    Tolong kebijaksanaannya.
    Terima kasih

    1. Terima kasih perhatiannya dear, silahkan hubungi jga author satu lg yg bersangkutan.
      Mslh ini sdh dbicarakan baik2 di sosmed lainnya scr privat, christy jga kget tiba2 dy berkicau disini

  3. Sekedar saran deh, ya… Mungkin ini berkesan jahat banget… Tapi ya kalau emang ini mau dibuat dalam bentuk e-book, kreatifitasnya tolong ditingkatin. Jangan pakai OC kesayangan author lain, malu lah sama pembaca. Lebih-lebih nama Hanna dengan visual Hyo Jin sudah hampir 2 tahun menjadi milik saya dengan Sehun sebagai pasangannya.

    Terima kasih.

    Regards,

    Sehun’Bee

    1. loh kan sudah dibilang kalau semua ff baru sudah masa edit. Ini chapter 1 di laptop sudah diganti semua. Mengganti nama tiap lembarnya butuh waktu. Tolong bersikap dewasa. Poster juga sudah diganti.

      Hanna u sudah tidak ada dalam ff saya. Minggu depan semua rombakan akan publish. Saya bukan orang nganggur yang punya banyak waktu luang untung mengganti semua dalam 1 hari.

      mohon pengertiannya

      Pada tanggal 04/03/16, EXO FanFiction Indonesia

    2. Kalau OC saya gak diambil dengan cara kekanakan, saya juga gak akan bersikap ‘sekekanakan’ ini.

      Memiliki jati diri untuk seorang author itu sejatinya memang sangat penting, karena apa yang kita mulai di awal adalah apa yang akan kita kembangkan.

      Awalnya saya sangat ingin bersikap biasa, tetapi semakin lama perasaan gak nyaman itu ada. Mungkin karena sangat menyayangkan orang yang membuat saya kecewa adalah orang yang selalu menyapa saya lewat twitter.

      Terima kasih. Saya akan tunggu hasilnya.

      Regards,

      Sehun’Bee

    3. u wajib kesal kalau saya tidak mau mengganti oc atau nama cast yang sudah u claim. Tapi saya sudah berjanji untuk mengganti dan memperbaiki semua cast yang menggunakan nama hanna disemua ff baru yang di publish.

      Yang bikin u masih kesel apa. Permintaan maaf sudah saya sampaikan melalui twitter tempo hari dengan kesimpulan saya mengganti nama cast dan visual.

      Jangan membaca ff lain jika u gag mau menemukan nama hanna disana. Jelas belum ada perbaikan.

      Padahal christy berharap u bisa lebih dewasa dengan bersabar. Dan tetap melakukan komunikasi seperti dulu. Christy ngerti apa yang u pengen. Tapi u harus bersabar.

      Pada tanggal 04/03/16, EXO FanFiction Indonesia

  4. Hah? Jadi nara mukanya mirip krystal? Woahh bahaya tuh kalo sampe sehun ketemu sama krystal.. ceritanya seruu!! Keren kerenn suka thor.. ditunggu banget next chapnya kekeke ^^

  5. Horee… Fantasy vampire. Entah kenapa aku gila bgt sama yg namanya vampire. Anime vampire pertama yg aku liat tuh vampire knight dan dia, zero lah yg buat aku jatuh cinta sama vampir. Kalo vampire knight kan lebih ke vampir bgt gitu, kalo vampir romance aku suka Diabolik loves more blood. Aku suka watak sehun yg kejam phsyco gini. Masalalu sehun x Nara tuh apa sih? Gak ngeh gitu aku bacanya. Reinkarnasi? Krystal itu reinkarnasinya nara?. Mesti chap.1 itu penuh misteri. Aku bingung, krystal tuh hidupnya di jaman apa ya? Banyak sekali pertanyaan memenuhi kepalaku. Hah, sangat bingung.nunggu lanjutannya aja deh biar gk bingung. Sampai jumpa 🙂

  6. aigooo ff fantasy lainnya aduduh, ada kai lagi T_T fav, ini cerita vampire ya? bagus idenyaaa ga sabar nunggu chapter 2nya dan penasaran sm krystal, dia reinkarnasi? trs kai? vampir jg apa ga ? trs knp sehun kejam bgt yaa, ditunggu chapter lanjutannya kak, fighting!!

  7. Ini ff nya kayaknya bagus bangeeet
    terusin dong Christy wu Please
    ini ff yang paling aku tunggu
    paling aku sukain tolong dong
    terusiiiin please udah kepo banget niiih
    nggak sabar tiap hari udah cek terus demi ff ini

  8. ini apa?
    ff baru? LG nya?
    ini daebakkk christy, super super daebakk
    btw si Sehun serem amat ya perannya and Krystal mukanya mirip gitu sama nara?
    pls update soon. maaf baru bisa comen karena real life sangat menyita waktu

  9. Sehunn……
    SEREM bat sih peranyaaaa
    Tapi bakalan ada sweet momentnya kan ya?
    Tapi pas yang bagian kai nolongin itu juga kerasa bat feelnya
    Keep writing ya thorr

  10. Wah akhirnya ketemu juga FF ini wkwkw gak nyangka Sehun perannya sampe segitunya. jahat amat ngebunuh anaknya sendiri. astaga sehun tega amat lu! Terus krystal wajahnya pasti mirip nara kan? wouw asik nih. ~ gak sangka Krystal keluar diam diam dari rumah wkwkw ntar dicariin lho ><
    next yaaa m~ gak sabar nunggu kelanjutannya 😉

  11. Aku merinding kak baca scene di awal chapter, gila sehun yg biasanya imut” dengan wajah dinginnya bisa sadis banget gitu. Belom lagi sehun ngebunuh darah dagingnya sendiri? 😮 Kayaknya bener kata kai kalo sehun bukan manusia, tapi iblis.
    Dan itu krystal mirip nara? Atau malah krystal itu nara yg udah diubah jadi vampire? Secara kayaknya orang tua krystal ngelarang banget krystal keluar. Mungkin aja karena dulu mereka nemuain nara/krystal dalam kondisi yg mengenaskanan terus mereka takut hal yg sama terulang? Oke deh ini cuma opini aku aja, ditunggu chapter 2 nya, dan ditunggu juga LG nya kak 😀 hehehe

  12. Emang asem si Sehun –” jahat banget.. Ngebunuh 30 orang sekaligus? :3 nggak sakit tuh tangan gerak mulu? .-. Btw apa mungkin itu yang ditemui Krystal si Kai? Nara? Krystal mirip Nara kah? Duh penasaran kak.. Next ><

  13. Keren !!
    Tapi kenapa sehun jadi jahat begitu .. Takuuuttt >.<
    itu diakhir siapa yaa yg ketemu kristal ?? Sehun kah ? Kai kah ? Who is that ??

    Okeh ditunggu kelanjutan nya
    fighting kak christy ^^

  14. keren banget….. sestal lagi!!!! aku tebak pasti nara belum mati soalnya dia di rubah jadi vampir dan aku berharap sestal ending soalnya sehun-nya bakal di bikin punya watak jelek jadi harus antisipasi…. request sestal ending!!!! harus SESTAL!!!! hehehehe….

  15. Wihhh…. seru kak cerita barunya! Apa jangan2 hana sama krystal itu orang yang sama? Atau cuma mirip? Ahhh penasaran,,, ditunggu kelanjutannya ya kak Christy, sama LG nya juga hehe… fighting! 😘

  16. Wwwoooaaahhh kejutan besar Sehun sma Kai mnusia…?????
    Trus Kystal sma Hana Vampire seruuuuuuuu ne… Kapn mu d post chap 1nya hahahha mlah gk sbar ne nunggu FF anyar nya
    Bakaln tegang gk sih????
    Aq perbaiki yh maaf bnget d beberapa tulisan msh bnyak y typo… Mkin kdpannya d cek ulng lg sblm d post biar mkin greget ajj bacanya….. Heheheh selebihnya kerennn kekejaman Sehun mantabbb dnnn wooahhh Nara serupa sma Kystal seruuuu ne

  17. Jadi visualisasi nara yang dibunuh sehun itu krystal ya?? Jangan2 si nara hidup lagi, cuman skarang jadi vampire:v
    Itu orang yang mau ditanyain krystal sehun kan ya?? Atau siapa? Wkwk
    Ditunggu next nya yaa.. jjangg!!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s