[EXOFFI FREELANCE] Baby (Don’t Cry) – Chapter 7 (END)

20160104193831.jpg

BaBy {Don’tCry} – Chapter 7[END]

By— Alona. C.

Chapter 1 | | Chapter 2 | | Chapter 3 | | Chapter 4 | | Chapter 5 | | Chapter 6 | | Chapter 7[NOW]

ByunBaekhyun – OC’s Jung HyunGi –

AndOther’s

Chapterred

Hurt/comfort – Sad – Romance – Friendship

PG-13

Disclaimer;

This FF ONLY MINE, I justownthe PLOT. Not the CAST. If thereis a similarity, Sorry… Itwasaccidental.

A/N;

Semoga reader menikmati ini… Maaf jika makin aneh kkk~ Jika tidak suka Reader-Nim bisa back/Cancel^^

No SIDERS PLEASE!!

 

Β©2016 Alona Present

 

.

 

.

 

.

 

.

 

Baekhyun meringis. Merasa perih kala obat merah itu menyentuh permukaan kulitnya. HyunGi yang melihatnya ikut meringis. Kini, Baekhyun dan HyunGi berada di dorm EXO. Sehun? Entahlah, setelah mengantar Baekhyun dam Hyun ke Dorm pria berkulit pucat itu pergi entah kemana.

 

“Bisakah kau pelan sedikit?”Baekhyun kesal, kenapa HyunGi melakukannya dengan kasar? Tidakkah dia berpikir ini perih?

 

“Jika pelan akan semakin sakit Baek.. Diamlah. Oia, kemanamember yang lain?”TanyaHyunGi, masih dengan acara mengobati wajah babak belur Baekhyun.

 

“Mereka ada acara. Sisanya entahlah..”Jawab Baekhyun. Sedikit tersenyum, ternyata wajah HyunGi masih sama. Polos dan tulus.

 

“Apa kau mau kembali bersamaku lagi? Tadi kudengar kau masih merasakan hal yqng sama seperti dulu..?”TanyaBaekhyun. Merasa gugup dan takut. Bagaimana jika HyunGi masih menolaknya.

 

Sementara HyunGi sendiri masih terdiam, meski tangannya masih bergerak mengobati wajah lelaki imut itu. Otaknya berpikir, hatinya berdesir. Dia ingin sekali bilang ‘ Mari bersama lagi’Tapi itu terasa kelu. Terasa berhenti di tenggorokannya.

 

“Iya aku masih merasakannya.. Tapi untuk kembali aku-”

 

“BAEK KAU BAIK SAJA?”

 

Kenapa dia harus datang disaat menegangkan?

 

Taeyeon.. Kau merusak suasana.

 

“Aku baik Noona. Pukulannya tidak terlalu keras!”Elak Baekhyun. Lalu beringsut mendekati Hyun Gi yang terdiam.

 

“Tidak keras? Lalu memar begini? Kau gila?”Tanya Taeyeon. Mendekati Baekhyun yang nampak menjauhinya.Lalu sedetik kemudian dia baru sadar. Alasan pria itu menjauh karna ada gadis polos yang menatap kosong.

 

“Ah.. Maafkan aku! Kau disini? Maafkan aku sekali lagi?”Lirih Taeyeon. Membunggkuk. Lalu menatap yeoja yang sama mungilnya dengannya yang kini tersenyum tipis.

 

“Kenapa meminta maaf? Niatmu ingin menjenguk Baekhyun kan? Lanjutkan. Oia, ini kapasnya. Lanjutkan mengobatinya. Tinggal kau tekan saja. Aku akan pulang. Temanku menunggu!”Tiba -tiba gadis berambut hitam sepinggang itu menjawab. Nadanya terdengar tenang tapi terburu –Β  buru dan mendesak.

 

“Tapi-”

 

“Bye..”

 

BLAM

 

Baekhyun masih mencintai Hyun Gi.

 

Itulah pendapat Taeyeon. Itu terlukis jelas dimata sipit beryelinernya yang menatap pintu tertutup itu sendu. Dia hanya kagum padaku? Chanyeol benar.

 

 

# B (D C) Β©7

 

 

Bolehkah dia mencintai Baekhyun?

 

Bolehkan dia kembali bersama Baekhyun? Melukis hari indah bersama lagi?

 

Intinya, bisakah? Akankah sama?

 

“Kau mencintainya, tapi kau menolaknya. Kau sama.bodohnya dengannya…”

 

Tiba – tiba Sehun sudah berada di hadapannya. Tersenyum tipis,Lalu mendudukan diri disamping Hyun Gi.

 

Hyun Gi hanya menundukan kepalanya. Meresapi ucapan pria bersuara husky itu. Meski sedikit membenarkan dalam hati.

 

“Kembalilah! Seperti ucapanku kemarin. Kau akan menyesal jika terlambat!”Saran Sehun. Ada nada ragu disana, seakan enggan mengatakannya.

 

“Tapi.. Bagaimana dengan Taeyeon Eonnie? Dia menyukai Baekhyun kan?”

 

“Kau masih memikirkannya? Pikirkan dirimu sendiri! Cobalah berpikir egois.”Sahut Sehun lagi. Kembali mengusap puncuk kepala gadis yang menarik perhatiannya dan membuatnya patah hati. Tapi, kini berpindah pada punggung gadis itu. Ingin menyentuh sebentar, sebagai sentuhan terakhir,-Pikirnya.

 

“Sunbae… Terima kasih… Aku sangat berterima kasih!”Ucap Hyun Gi. Dengan senyum cerah, sebuah senyum yang pertama kali Sehun lihat. Lantas, Sehun balas tersenyum. Lalu membelai pipi tirus gadis ini.

 

“Semoga kau bahagia.. Aku menyukaimu…”Ungkap Sehun lalu memeluk posesif Hyun Gi. Sebuah pelukan yang menjelaskan soal perasaan.

 

“A-aapa? Kau apa?”Tqnya Hyun Gi tak percaya. Tapi, Sehun hanya tersenyum lalu pergi. Ada apa ddengan pria itu?

 

 

0o0

 

 

Hyun Gi melangkah dengan semangat. Baru saja dia meminta pencerahan pada sahabatnya. Seulbi.

 

Senyum terlukis indah di bibir ranumnya. Seolah tak aada beban. Kedua tangannya memangku sekotak strawberry. Kesukaan Baekhyun.

 

Dia akan bertemu dengan Baekhyun, setelah sekian lama, mereka akhirnya kembali bertemu. Kau tau perasaannya?

 

Mendebarkan.

 

Kaki jenjangnya dengan tungkai yang dilapisi wedges berwarna hitam membawanya pada sebuah restauran mahal si Seoul.

 

“Ada yang bisa saya bantu Nona?”Tanya seorang pelayan.

 

“Saya ingin bertemu dengan Baekhyun! Atas amama Jung Hyun Gi?”

 

“Lewat sini…”

 

 

Hyun Gi dibawa menuju sebuah ruang yang sepi. Tapi, terdapat sebuah meja, dan 2 kursi. Sangat indah, karena tempatnya langsung menghadap jalan malam di Seoul.

 

“Silahkan ditunggu…”

 

Hyun Gi hanya tersenyum, melangkah menuju kursi mahal itu. Lalu duduk, sedikit merapikan gaun hitam selututnya. Lalu jemari indahnya menekan tuts pada layar ponselnya.

 

“Baek? Kau dimana?”

 

“…”

 

“Ooh? Arraseo.. Gwenchanha.. Kutunggu..”

 

Hyun Gi sedikit tersenyum. Tak sabar ingin bertemu Baekhyun. Ok, ini adalah kencam mereka sebagai bersyukurnya mereka kembali bersama.

 

“Aku harap, semua berjalan lancar!”

 

 

0o0

 

 

“Baek.. Aku mencintaimu…”

 

Baekhyun melarikan fokusnya pada Taeyeon. Menatap wanita cantik itu iba. Sedikit tersentuh oleh, mata berkacanya.

 

“Maaf Noona… Maafkan aku…”

 

“Hiks… JIKA KAU AKAN MENINGGALKANKU SEBAIKNYA JANGAN MEMBUATKU JATUH CINTA.. BODOH!!!”Taeyeon berteriak, memukul bahu Baekhyun kencang. Tapi, tidak ada satupun kata yang keluar selain ‘Maaf’ dari bibir pemuda ini. Padahal, Taeyeon berharap lelaki itu akan berkata ‘Ya/ayo?’

 

“Kumohon.. Maafkan aku..”

 

“APA TIDAK ADA SSELAIN KATA MAAF?”

 

“Maafkan aku Noona.. Aku harus pergi… Maaf…”Baekhyun berdiri, lalu melangkah pergi, meninggalkan Taeyeon yangMenangis histeris.

 

Jujur dia juga merasa iba. Tapi, dia mencintai Hyun Gi. Dia bisa apa?

 

 

Baekhyun berlari, seraya membenarkan letak jas hitamnya. Lalu, menemukan Hyun Gi ddengan seorang gadis. Itu, Tiffany. Sunbaenya juga. Ada apa ini? Masalahnya wwajah Hyun Gi menyendu.

 

“Akhirnya kau datang hah? Kau meninggalkan Taeyeon. Kau jahat Baek.. Aku membencimu.. Maaf mengganggu waktu kalian.. Permisi!”Ucap gadis itu berwibawa, lalu mendorong Baekhyun hingga pria bersurai hitam itu terhuyung.

 

“Kau baik saja Gi?”

 

Hyun Gi mendongak, menatap Baekhyun dengan raut wwajah tak terbaca.

 

“Kurasa ini memang harus berhenti…”

 

Baekhyun terbelalak. Berlari menghamipiri Hyun Gi. Lalu memeluk gadis iti erat.

 

“Kumohon.. Aku baru saja harus kehilangan sunbaeku..”

 

“Kenapa tidak kembali bersamanya?!”

 

“Apa? Maksudku.. Aku baru saja meninggalkan seorang gadis dengan tidak kasihan, dan kini kau menyia-nyiakan usahaku?”Lirih Baekhyun dengan isakan. Astaga, lelaki itu menangis.

 

“OMO.. Baek.. Kau?”

 

“Kau sungguh tidak tau rasanya… Bagaimanapun juga kita sama – sama tersakiti. Maafkan aku! Ayo perbaiki lagi…”Bujuk Baekhyun sembari meremas kedua jemari Hyun Gi.

 

“Tqpi…”

 

“Kumohon… Hiks…”

 

Lelaki itu menangis histeris. Astaga.

 

“Bagaimana jika kau mengulangnya?”Tanya Hyun Gi. Sedikit kasihan melihat Baekhyun.

 

“Kau boleh pergo dariku selamanya…”Ucap pria itu percaya diri.

 

“Baiklah.. Tidak ada salahnya memberi kesempatan…”

 

Baekhyun memeluk Hyun Gi erat.Memberi gadis itu kesan hangat.

 

“Aku akan menjagamu Gi.. Maafkan aku.. Jangan menangis… Jangan membuatku makin merasa seperti seorang pria brengsek. Lihatlah, Bahkan bulan bersembunyi… Sunbaeku itu memberiku pelajaran lho Gi… Dia hebat..”

 

“Benarkah? Semoga dia bahagia Baek..”

 

In other Side~

 

“Meski aku sakit. Aku bahagia melihatnya tersenyum. Ini memang benar Tiff. Cinta butuh pengorbanan…”

 

“Bersabarlah.. Masih ada yang lain…”

 

 

REAL END….

 

 

Yuhuu… Ini END…^^

 

Seperti kataku.. Ini HAPPY ENDING…^^

 

Semoga puas yaa para Reader.. Oia, yg mau Sad ending.. Ntar kubuat… Oia promosi.. Aku buat FF baru,, judulnya ‘DEATH GAME ALLEY’ FF fantasy, Wkwkwk… Semoga sukaaa…

 

Maaf, kalau endnya gk sesuai eekpetasi.. Makasih kak Salsaa. Bantuannya…

 

Ini pendek ya?? Hehehe… Gak usah panjang – panjang lah.. Ntar pusing…

 

NEOMO NEOMO KHAMSAHABNIDA READER-NIM… I LOVE U.. Gak akan ada saya tampa kalian…^^ # BigHug

 

NEOMO NEOMO MIANHAE… Kalau kalian masih gk ngerti… Mungkin yang nunggu FF ini?? Hehee… Maafkan sayaa…

 

Segitu aja pesan sayaa.. Semoga hari kalian seperto Happy endingnyq Hyun Gi ma Baek ya… PLEASE COMMENT.. Tapi gk maksa jugaaa # PlinPlan

 

Gomawoyo…

 

Signed,

 

Alona. C

5 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] Baby (Don’t Cry) – Chapter 7 (END)”

  1. waaaaaaaaaa…. Akhirnyaaa endddddddd wkwkwkkw πŸ™‚ … πŸ˜‰
    Tae sakitttt wkwkwkwk

    Oyaaa ff barunyaaa castnyaa baekkk kahhh??? πŸ™‚

  2. Omooo!!! Akhirnya taeyeon tersakiti wkwk… ada tiffany tapi cuma jadi cameo(?) Wewww mereka jadian lagi langgeng yaaaa πŸ™ŒπŸ™ŒπŸ™Œwkwk

  3. Happy ending tapi kependekkan gak apa lah yang penting happy ending. Wih aku senang akhirnya baekhyun menyadari perasaannya pada hyun gi dan meninggalkan taeyeon. Tapi kasihan juga sehun. Padahal dulunya saat hyun gi sedih sehun selalu ada untuknya. Oke deh kutunggu next fanfic barunya author.

  4. aaaaa.. happy ending πŸ˜₯
    Keren de!!! tpi msih ada typo hehehe tpi ga papa tetep keren ko.
    ditunggu ya ff barunya πŸ™‚
    Semangat terus!!!

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s