[EXOFFI FREELANCE] The Story of Vampire (Chapter 2)

p0

Tittle/judul fanfic: The Story of Vampire – Chapter 2

Author: Leehaera17

Length: Chapter

Genre: Mystery,Romance,Vampire,Married Life, supernatural

Rating: PG-17

Main Cast & Additional Cast:

Main Cast :

Xi Luhan, Park Chanyeol – Exo, Park Jongbi (OC)

Supporting Cast :

Oh Sehun, Do Kyungsoo, Kim Jongin, Suzy ( missA), Lay, Xiumin,

Disclaimer :

FF ini hasil kerja sendiri yang sudah pernah di publish di Wattpat author, bisa baca di sana ID : Leehaera17, semua tokoh hanya sebagai Aktor protagonist dan antagonist, jangan lupa Comment dan Like J

Trimakasih…

Enjoy !!

 

Chapter 2

 

“ Iero ”

 

lagi – lagi suara itu terdengar jelas di telinganya

 

tiba – tiba seorang laki – laki bermata merah darah dengan postur tubuh tinggi berada di depannya,

 

“ siapa kau ? ”

 

Tanya Jongbi dengan nada takut

 

“ Iero.. ”

 

lagi – lagi laki – laki itu mengucapkan kata yang sama

 

ia berjalan semakin mendekat

 

“ Iero.. jangan pergi ” katanya lagi

 

“ siapa iero ? ” jongbi terus berjalan lurus kebelakang

 

“ jangan mendekat ! ” kata jongbi lagi

 

tiba – tiba seseorang muncul di depan Jongbi,

 

“ jangan ganggu dia ékrisi ! dia bukan milikmu ! ”

 

bruk !!

 

Jongbi tergeletak tak berdaya

 

 

~ I̱ istoría to̱n vampire ~

 

Jongbi POV

 

Di mana aku ..

 

Ada apa ini ? kenapa pusing sekali

 

“ Jongbi ya.. ”

kakek ??

 

aku mencoba membuka mata, perlahan sinar mata terus menerobos ke dalam kelopak mataku

sayu sayu ku lihat jam dinding yang berada di atas pintu menujukan pukul 7 malam, kakek duduk di samping tempat tidurku

 

“ Jongbi yaa…. Apa kau sudah sadar ”

 

“ kakek ” kataku lembut

 

“ syukurlah .. ternyata kau sudah sadar, kembalilah beristirahat ”

 

aku masih menutup mataku, sangat berat rasanya untuk mengangkat kelopak mata ini.

 

“ terima kasih yixin ”

ternyata dokter zhang ada di sini.

 

“ ékrisi tak akan berhenti sebelum mendapatkannya kris, ini sangat berbahaya bagi tubuhnya yang masih menjadi manusia, berdekatan dengan mereka akan membuat Jongbi susah bernafas dan hilang kesadaran ”

 

mwoo ??? apa ini …

 

“ baiklah.. tapi ini bukan tempat untuk membicarakannya ” suara kakek masih terdengar

 

“ sepertinya tugasku selesai di sini kris, beri tahu aku bila ada apa – apa ”

 

“ terima kasih yixin, kau memang selalu bisa di andalkan ”

 

sepertinya dokter zhang akan pergi, aku harus minta penjelasan dari kakek tua ini

 

brak ! suara pintu tertutup keras

 

“harabochi ! ” aku membuka mata dan menuntut penjelasan

 

“ ada apa dengan ini semua, siapa Iero ? siapa ékrisi ? ada apa dengan ku ? kenapa ini semua terjadi ? ” tanyaku terburu – buru dan duduk di atas tempat tidur.

 

“ tenanglah Jongbi … ini semua memang harus terjadi ”

 

“ jelaskan padaku apa yang terjadi ” kataku sedikit berteriak

 

“ aku tidak bisa menjelaskan ini semua, tapi cepat atau lambat kau akan mengetahui semuanya, kembalilah beristirahat ”

 

“ harabochi ! ” kataku kesal

 

brak ! pintu kamar tertutup

 

aku mengambil laptop menulis kata

 

“ Iero and ekrisi ”

 

muncul nama sebuah buku berjudul

“ I̱ istoría to̱n vampire ”

 

aku mencatat nama buku itu dan ku simpan di dalam tasku, aku akan mencarinya besok di perpustakaan.

 

Author POV

 

Kris berada di kantornya bersama Luhan

 

“ kau harus bisa menjaganya Ferrum , aku tak ingin mengulangi kejadian

yang sama ”

 

“ aku … aku tak tau akan sekuat apa ékrisi, tapi aku akan berjanji akan melindunginya ”

 

“ sampai kapan kau akan membiarkannya menjadi manusia ? ”

 

“ sampai ingatannya kembali, aku tak ingin memaksa ”

 

“ apa édafos tau soal ini ? ”

 

“ tentu, dia orang pertama yang menyadari itu setelah melihat bekas luka di tangan kiri Iero ”

 

“ aku tak akan berada di sini untuk waktu yang cukup lama, aku harus mengurus banyak keperluan lain, lindungi dia Ferrum aku hanya memintamu untuk membiarkannya tetap hidup dan jauh dari ékrisi, aku tak mau semua ini terulang dan melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya, aku mengorbankan nyawa seseorang untuk menggantikan hidupnya sekarang, aku tak akan rela bila hidupnya yang sekarang harus hancur seperti dulu. ”

kakek tua itu menundukan kepalanya sesaat.

 

“ aku… akan mempertaruhkan hidupku demi Iero, ia orang yang paling aku cintai dulu hingga sekarang ”

 

“ terima kasih Ferrum, dan katakan pada yang lain bahwa pertemua para petinggi akan di adakan dalam waktu 6 bulan, kita harus mengimpan Iero serapat mungkin ”

 

“ baik yang mulia ”

 

 

~ I̱ istoría to̱n vampire ~

 

 

 

Jam menujukan pukul 3 sore,

Jongbi sedikit merapatkan jaketnya karna dinginnya udara Seoul,

 

Aku harus bisa mendapatkan informasi dari buku ini

 

Iero ? ékrisi ? siapa mereka ?

 

Mengapa mereka bilang aku Iero ? apa hubunganku dengan laki – laki bernama ékrisi.

 

Nama – nama yang tidak masuk akal ini membuatku gila

 

~ I̱ istoría to̱n vampire ~

 

Jongbi menginjakan kakinya di perpustakaan terbesar di Seoul .

 

Menekan tombol lift, masuk dan menekan tombol 3 (sastra lama)

 

Jongbi berjalan di deretan buku Yunani kuno yang sudah lusuh dan kusut, terkadang robek dan di plester sana sini.

 

I̱ istoría to̱n vampire

 

Mata Jongbi terhenti setelah membaca judul buku yang tertulis di pinggir buku

 

“ assaa ! ” katanya kecil.

 

Jongbi membawa buku yang cukup tebal itu ke meja terdekat

Saat ingin mulai membaca,

Tiba – tiba sebuah suara mengaggetkan Jongbi.

 

“ permisi, apa kursi ini ada yang punya ? ” seorang lelaki jangkung berparas tampan dengan rambut blondenya bertanya pada Jongbi

 

~ I̱ istoría to̱n vampire ~

 

Jongbi POV

 

“ permisi, apa kursi ini ada yang punya ? ” suara seorang laki – laki tiba – tiba mengagetkanku

 

“ oo.. tidak ada ” kataku sambil memandangnya

 

ia tampan, tapi .. aku merasa ada yang salah dengannya, ada yang….. entah perasaan apa ini, seperti … ketakutan … berfikir apa aku, ini baru pertama kalinya aku melihatnya, kenapa aku mesti takut.

 

Aku mulai membaca bagian pertama buku itu anehnya di sini tidak ada nama sang pengarang, tahun pengarang dan penerbitan, apa memang buku yang sudah terlalu lama tidak punya penerbit ??

 

Aku mulai membaca bab pertama, bab ke dua, bab ketiga, tapi belum ada nama yang tercantum, hanya angin,api,hujan,cahaya,bumi,salju,apa ini, apa sebenarnya yang ingin di katakan sang pengarang? Apa perlu ku tanyakan pada Luhan seongsenim, ia kan dosen sastra lama …

 

“ kau suka sastra lama ? ”

 

apa dia berbicara padaku ??

 

aku menoleh untuk memastikan, ternyata laki – laki itu sedang memandangku dengan mata besarnya.

 

“ o? tidak juga .. ” kataku sambil tertawa kecil.

 

“ tapi buku itu sangat lama .. itu dari tahun 1908 ”

 

“ bagaimana kau tau ? ”

kenapa aku merasakan sesak di dadaku

 

“ aku.. seorang sastrawan, namaku Park Chanyeol ”

aku.. sesak.. kenapa ini… pergelangan tanganku… seperti tersayat

 

“ aa.. park Chanyeol shi, a a aku .. ”

 

aku beranjak dari tempat duduk – ku , melangkah menjauh dari laki – laki itu,bersandar di belakang rak buku, ada yang salah… ini semua salah.. aku terus menggenggam pergelangan tanganku, ada apa ini kenapa tanganku sakit sekali ..

 

“ Jongbi sshi ”

siapa itu ? mengapa menggangguku di saat dramatic seperti ini

 

“jongbisshi apa ada masalah ? ”

 

“ ahk! ..Ferrum tolong aku, ia mengejarku ! ”

bruk !

 

Luhan POV

 

“ akh ! ..Ferrum tolong aku, ia mengejarku ! ”

Fe fe fe ferrum …

 

Bruk !

 

“ Jongbi sshi ! , Jongbi sshi !! ”

 

ekrisi ! laki – laki itu tak pernah berhenti ..

 

~ I̱ istoría to̱n vampire ~

 

Jongbi POV

 

Lagi – lagi kepalaku yang begitu pusing, dengan potongan – potongan gambar tak nyata tentang seseorang …

 

“ Ferrum.. aku sangat mencintaimu … ”

 

“ Ferrum.. jangan tinggalkan aku …. ”

 

“ Ferrum … Ferrum… aku… merindukanmu.. aku mencintaimu ”

 

“ Jongbi … ”

 

“ Ferrum !! ”

 

“ Jongbi!!” badanku terasa ada yang mengguncang

 

“ Ferrum jangan pergi !! ”

 

“Iero.. aku di sini.. aku tak akan meninggalkanmu … aku juga mencintaimu … ” kata – kata itu terdengar nyata di telingaku …

 

“ FERRUM !! ”

 

“ hah ! hah! hah!”

 

aku terbangun dengan sangat kaget keringat bercucuran mataku terbelalak dan mencoba mencari seseorang, ini mimpi ? ini nyata ? sadarkan aku ?

 

“ Iéro… ”

 

suara itu.. aku mengenalnya …

 

“ apa kau mengingatku ?? .. ”

 

suara itu, aku mengingatnya dengan jelas, aku memutar kepalaku, aku memandang seseorang sedang duduk di sebelah tempat tidurku, mata itu… memandangku sendu..

 

“ aakkhh !! ”

 

kepalaku.. !!! apa ini semua

 

“ aakkhh !!!!! ”

 

 

 

author POV

 

Luhan beranjak dari tempat duduknya dan memeluk Jongbi,

“ hentikan .. jangan memaksa untuk mengingat … jangan memaksa dirimu untuk mengingat …. Hentikan… ”

 

Jongbi berhenti berteriak, ia terus memegangi kepalanya, keadaanya mengenaskan, seperti orang kehilanga jiwanya, menangis seperti orang gila.

 

“ hentikan…. ” lagi – lagi Luhan mengucapkan kata yang sama

 

“ ferrum jangan tinggalkan aku … ” Jongbi masih menangis tersedu – sedu di dalam pelukan Luhan

 

“ aku tak akan meninggalkanmu Iero.. tidak untuk kali ini … ”

 

Jongbi berhenti berteriak ia tenang dalam dekapan Luhan, perlahan Jongbi mengangkat wajahnya, menatap nanar mata Luhan.

 

“ kau tidak papa ?? ” kata Luhan hati – hati

 

“ siapa kau sebenarnya ? kenapa …. Kenapa semua ini seperti terulang kembali ? apa yang terjadi ? ”

 

“ sudah… tidak usah di pikirkan…. ini semua belum ada jawabannya ”

 

Luhan membiarkan Jongbi berada di pelukannya sesaat, ia mencoba menenangkannya, mencoba menuangkan rasa rindu saat Iero memanggil namanya, saat di mana cinta mereka berdua tak dapat di pisahkan.

 

“ aku butuh penjelasan ” menyadarinya atau tidak Jongbi berbisik di sela – sela isak tangisnya

 

“ ini semua tergantung padamu Jongbi-yaa, aku tak akan memaksa, aku tak akan berteriak dan aku tak akan meninggalkanmu”

 

saat jongbi mulai reda, Luhan sedikit melepaskan pelukannya, Jongbi terlihat sangat lemas, pucat dan tak berdaya, ia mengambil segelas air minum yang ada di atas nakas dan memberikannya pada Jongbi.

 

“ minumlah ” luhan memberikan gelas itu pada Jongbi

 

“ terima kasih, aku tak tau apa yang terjadi, tapi… terima kasih karna sudah menolongku ”
“ jangan banyak bicara, kau masih kurang sehat ” kata luhan lagi lembut

 

Jongbi merasa ini semua sudah pernah terjadi, ini semua seperti terulang lagi, saat – saat di mana ia dan Luhan bertatapan, berbicara, berpelukan, semuanya terasa tidak asing baginya,

 

tapi …. Semua terlihat seperti mimpi, apa iya itu hanya sebuah mimpi, apa iya ini semua tidak nyata, apa iya aku hanya berhalusinasi

 

bertubi – tubi pertanyaan yang lewat di otak Jongbi untuk saat ini, sekarang ada nama asing baru yang di ingatnya Ferrum, siapa Ferrum, semuanya masih mistery, siapa Iero dan Ekrisi, itupun masih mistery, tak kala perasaan Jongbi yang campur aduk dengan semua ini menuntut penjelasan, siapapun, apapun.

 

Jongbi POV

 

Kepalaku seakan mau pecah, semua terlihat kabur di mataku, kunang – kunang,

Seketika pintu terbuka aku melihat harabochi masuk dengan tampang tak berdosanya dan duduk di kursi di sebelah tempat tidurku.

 

“ Jongbi… kakek tau, kakek harus menjelaskan semua ini, tapi… ”

kata – kata kakek terputus..

 

“ tapi ?? ” kataku lagi

 

“ tapi aku hanya takut kau akan menyalahkanku atas semua ini ”

kata kakek lagi menundukan kepalanya

 

“ ini bukan kali pertama kau mengacaukan hidupku, apa yang baru dengan ini semua ? ”

 

“ kau tak mengerti Jongbi.. ini semua terlalu rumit… ”

 

“ apa lagi yang lebih rumit dari hidupku.. apa lagi yang kau perbuat pada hidupku ??? apa aku tak boleh merasakan ketenangan ? apa aku …. ”

 

“ HETIKAN IERO ! ”
suara itu ….. kata – kata itu .. lagi, lagi potongan demi potongan kejadian yang aku tak mengerti, seorang raja dengan putrinya yang sedang bertengkar,

 

“ yang mulia… pertimbangkan lagi, aku tidak mungkin menikah dengannya ”

 

“ HENTIKAN IERO ”

 

“ tapi yang mulia … ”

 

“ ini untuk menyelamatkan semuanya Iero, mengertilah ! ”

 

“ AAAAKKHHH !!!!!! ”

kepalaku kembali berdenyut kuat

 

“ hentikaann !! ” aku kembali merancau hebat tak karuan

 

“ Jongbi … ” suara Luhan kembali terdengar, ia kembali memeluku, mendekapku dalam pelukannya

 

“ hentikan Jongbi.. Hentikan… ”

suara Luhan kembali menenangkanku… kembali pelukan itu yang menghangatkan tubuhku, aku meremas kemeja Luhan dengan sekuat tenaga, takut kalau – kalau ia pergi meninggalkanku sendiri.

 

Luhan membaringkan tubuhku dan ingin beranjak dari tempat tidurku

 

“ jangan pergi .. ” kataku reflek melihat dirinya yang hampir beranjak dari tempatnya

 

“ baiklah … ” katanya melihat ke arahku dengan masih tersenyum manis

 

ia merubah posisinya dan berbaring di sebelah Jongbi menatapnya dengan mata indahnya yang berwarna hijau

 

pertama kalinya aku melihatnya dengan jarak dekat, ia begitu tampan

 

“ aku tau .. ” tiba – tiba luhan berbicara, aku mengerjapkan mataku

 

“ apa ? ” kataku tak mengerti

 

“ kau baru saja mengatakan aku tampan ” katanya lagi

 

“ kapan ? ” kataku lagi

 

“ di sini .. ” ia menunjuk nunjuk kepalanya

 

“ aku bisa membaca pikiran ” katanya lagi

 

“ apa ?? ” lagi – lagi aku membelalakan mataku

 

matanya berubah merah, bibirnya pun ikut berubah menjadi merah darah..

ada apa ini …

 

“ aku… ti ti ti tidak me-nger-ti ? ”

kataku takut

 

“ mungkin kau tidak menyadarinya, beberapa orang di sekitarmu bukan manusia biasa ”

 

“ a a a apa maksutmu ? ” kataku takut

 

“ apa kau pernah membaca I̱ istoría to̱n vampire ? ”

 

“ aku baru membacanya sampai bab 3 ” kataku

 

“ apa kau tau arti dari judul buku itu ? ”

 

“ tidak .. ” kataku pelan

 

“ I̱ istoría to̱n vampire, yang berati THE HISTORY – OF – VAMPIRE ” katanya memberi penekanan pada setiap katanya dan tersenyum menampilkan taring panjang di deretan giginya.

 

Aku menutup mulutku rapat, ini semua tidak nyata

 

“ ini nyata Jongbi… dan banyak hal – hal baru yang lebih mengejutkan ”

 

“ kau ??? vampire ??? ” kataku dengan nada tak percaya

 

Tiba – tiba luhan mengacungkan jari telunjuknya, dengan sekejap jendela dan tirai kamarku tertutup, dan lampu kamarku tiba – tiba redup.

Luhan kembali mengacungkan jarinya tiba – tiba langit – langit kamarku berubah menjadi langit malam yang indah, bertebaran cahaya kerlap – kerlip bintang menyapa.

 

“ apa kau masih tidak percaya ? ” katanya

 

“ apa ini nyata .. ” kataku sambil menatap bintang – bintang di langit kamarku

 

aku kembali menatap mata Luhan, mencari secercah kebohongan, tapi yang kudapat hanya keyakinan, kepercayaan, dan kenyataan.

 

“ aku selalu mempercayai apa yang ku lihat, tapi ini semua … terlihat sangat tidak nyata .. ” kataku sambil menatap mata Luhan lekat

 

Luhan menggerakan tubuhnya mencoba mendekat kearahku dan

Chuuu~~

Ia mengecup bibirku, sangat lembut.. seperti mengutarakan cinta..

Aku memejamkan mataku menikmati setiap sentuhan yang Luhan berikan

Sekitar 5 menit berlalu, kami masih menikmati kecupan satu sama lain.

 

“ uhuuk uhhuukk !! ”

 

tiba – tiba Luhan terbatuk dan memutuskan ciuman kami

 

“ ada apa ? ” tanyaku kaget

 

“ maafkan aku, tapi kita harus menghentikannya uhhukk uhhhuukk ” ia duduk di di atas kasur dan memegangi dadanya

 

tiba – tiba semua lampu kembali hidup, semua bintang – bintang di atas langit – langit menghilang.

 

Aku duduk di sampingnya dan mengamatinya yang sedang terbatuk – batuk sepeti orang yang kehabisan nafas.

 

Aku mencoba meraih gelas air minum yang ada di atas nakas

Praang !

 

“ Aakkhh !”

gelas itu tiba – tiba pecah dan mengenai tanganku, darah segar mengalir keluar dari tanganku,

 

dengan gerakan super cepat aku melihat Luhan memegang tanganku yang berdarah dan menatapnya nanar.

 

“ Luhan.. ada apa .. ” tanyaku takut

 

“ Iero… ” katanya pelan

 

 

 

~ I̱ istoría to̱n vampire ~

 

TBC

 

 

 

 

22 tanggapan untuk “[EXOFFI FREELANCE] The Story of Vampire (Chapter 2)”

  1. Kakeknya itu kris.? Berarti asilnya kris bapaknya donk
    Bukan Kakeknya jongbi
    Iya gak sih

    Terus bisa ada chanyeol
    Chanyeol ama luhan saling kenal emang?

  2. Jadi emang bener kalau Luhan itu vampire😇apa mungkin Jongbi juga vampire?
    Aku penasaran tingkat dewa kak sama kelanjutannya😁
    Lanjut kakak,Fighting💪

  3. Annyeong kaka …
    Aku reader baru…
    Kak ceriatnya keren. Nama panggilan nya ciamik. Itu bahasa yunani an gtu ya?
    Izin bca next chap ya kaa..
    Btw ini emg gak ada chap 1 ny ya

  4. Apa yang terjadi pada jongbi. Apakah itu kelakuan chanyeol. Ugh sangat menarik aku gak sabar mau baca next chapter.. apalagi luhan sampai batuk-batuk gitu

Pip~ Pip~ Pip~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s